Nasional

Perkuat Konektivitas yang Tumbuh, Bupati Muna Barat Audiensi dengan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI

Dengarkan

JAKARTA, DETIKSULTRA.COM – Komitmen membangun Muna Barat yang tumbuh, sehat, dan keren terus diperkuat Pemerintah Daerah Muna Barat. Kali ini, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi bersama Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, La Ode Darwin menegaskan bahwa konektivitas bukan sekadar menghubungkan wilayah, tetapi merupakan kunci untuk membuka akses masyarakat terhadap ekonomi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga pelayanan publik.

“Muna Barat adalah wilayah kepulauan di Sulawesi Tenggara dengan potensi ekonomi yang besar, namun memiliki tantangan konektivitas yang tidak mudah,” ujar La Ode Darwin.

Ia memaparkan dua tantangan utama yang dihadapi Muna Barat. Tantangan pertama adalah konektivitas darat. Menurutnya, konektivitas antar wilayah di Muna Barat membutuhkan dukungan prasarana jalan yang aman dan memadai. Selain itu, kebutuhan perlengkapan keselamatan jalan masih perlu diperkuat, serta akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, pelayanan publik, dan pusat kegiatan ekonomi membutuhkan angkutan yang lebih terjangkau.

Tantangan kedua adalah konektivitas laut atau penyeberangan. Mobilitas masyarakat antar pesisir dan antar pulau sangat bergantung pada transportasi penyeberangan. Kondisi geografis kepulauan membutuhkan titik-titik penyeberangan yang berfungsi secara optimal, serta konektivitas menuju pusat ekonomi dan wilayah sekitar Muna Barat perlu terus diperkuat.

Secara umum, masalah utama konektivitas di Muna Barat meliputi lima aspek, yakni konektivitas antar wilayah, keselamatan jalan, konektivitas pendidikan, konektivitas pariwisata, dan konektivitas penyeberangan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Daerah Muna Barat mengajukan enam usulan prioritas dan satu agenda strategis kepada Kemenhub RI, yakni pengadaan 100 unit Penerangan Jalan Umum (PJU), 100 rambu lalu lintas, 50 kilometer marka jalan, 50 unit Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ), 100 delineator, 10 guardrail, dan 20 unit Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Kemudian penyeberangan Tondasi-Katela-Gala, sebagai penguatan layanan penyeberangan antar wilayah. Selain itu, revitalisasi Pelabuhan Pajala, bantuan dua unit bus sekolah untuk mendukung konektivitas pendidikan, bantuan dua unit bus pariwisata untuk mendukung konektivitas pariwisata, serta subsidi penyeberangan Tondasi-Torobulu agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

La Ode Darwin berharap, melalui audiensi ini, dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dapat segera terealisasi demi mewujudkan Muna Barat yang benar-benar tumbuh, sehat, dan keren, serta tidak ada lagi wilayah yang terisolir. (kjs)

Reporter: La Ode Darlan

Facebook Komentar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Konten berita ini merupakan karya jurnalistik DetikSultra.com.
Jika ingin mengutip atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita, mohon menghubungi redaksi terlebih dahulu dan mencantumkan sumber.