Muna

Tuntut Pembatalan Psikotes, Masyarakat Kepung Kantor BKPSDM Muna

S P E A K

MUNA, DETIKSULTRA.COM– Sejumlah masyarakat mengatasnamakan diri Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) kepung Kantor BKPSDM Muna, Senin 12/10/20.

Mereka menuntut penghentian tambahan psikotes yang dinilai sangat merugikan peserta CASN.

“Psikotes harus dihentikan, sebab dalam pelaksanaan psikotes patut dicurigai ada sesuatu dibalik ngototnya Kepala BKPSDM,” ujar Korlap Pospera, La Ode Ilham Malik, saat mengumandangkan aspirasinya Senin 12/10/20 di Kantor BKPSDM Muna.

Lanjutnya, apa sebenarnya alasan Kepala BKPSDM Muna Sukarman Loke hingga harus ngotot untuk mengadakan tambahan psikotes?

“Nyatanya Plt. Bupati Muna, H. Malik Ditu sudah memerintahkan penghentian psikotes melalui surat berlogo garuda emas. jadi tidak ada alasan lagi untuk dilkasanakan,” katanya.

Ia mengingatkan agar Kepala BKPSDM untuk tidak mencoba mengelabuhi masyarakat dengan menunggu balasan surat dari Panselnas.

Kepala BKPSDM Muna, Sukarman Loke, berpegang teguh jika pelaksanaan tambahan psikotes sudah termuat dalam Permenpan Nomor 23 tentang tata cara seleksi CASN.

Menurutnya, tidak ada yang salah pada pelaksanaan psikotes, sebab prosedurnya sudah sesuai regulasi yang ada.

“Dalam seleksi SKB ada seleksi tambahan yakni psikotes, yang mana bulan maret lalu kita sudah surati Panselnas dan disetujui pada 21 Maret. Jadi bukan maunya saya, nomor suratnya 13P/333/M.SM.01.00.2020 tentang panduan/pedoman SKB tambahan atau psikotes bagi peserta seleksi CASN Muna 2019,” jelasnya.

“Tak ada satu aturan yang kita lewati,” tambahnya.

Diketahui, Plt. Bupati Muna H. Malik Ditu menyurati Kepala BKPSDM Muna selaku sekretaris Panselda untuk melakukan penghentian tambahan psikotes pada tanggal 8 Oktober 2020 sehingga dilakukan penundaan.

Reporter: Abd. Rasyid S
Editor: Via

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button