Regional

Pra Pon 2020, IMI Sultra Kirim Enam Pembalap Terbaik ke Sentul

S P E A K

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra mengirimkan enam pembalap terbaiknya ke Pra PON 2020 cabang olahraga (Cabor) balap motor di Sirkuit Sentul Internasional Karting Bogor.

Pra Pon 2020 Cabor balap motor rencananya bakal dimulai pada tanggal 11 dan 12 September 2019 mendatang.

Manager Tim Pra Pon IMI Sultra, Erwin, menuturkan bahwa enam pembalap motor yang berkompetisi di Sirkuit Sentul Internasional Karting Bogor merupakan pembalap motor terbaik Sultra.

“Ada enam pembalap yang dibagi dua kelas yakni kelas sidik ada pererongan dan beregu mereka adalah Handi Tuahatu, Tedi Tuahatu dan Yudi Prayogo. Sementara untuk kelas pemula yakni Arbiansyah Tombili, Muhamad Riski Awal dan La Ode Muhamad Sapian,” ujar Erwin kepada awak media, Sabtu (7/9/2019).

[artikel number=3 tag=”imi sultra,pra pon”]

Erwin menambahkan, biasanya sebelum mengikuti event tertentu, pada umumnya atlet harus mengikuti training center, namun tidak dengan enam pembalap motornya.

Sebab pembalap yang diturunkan sudah sering mengikuti turnamen dan kebetulan turnamen balap motor di Sultra lumayan banyak.

“Kita anggap mereka tetap melakukan proses latihan meski dalam posisi bertanding. Untuk persiapan ke Pra Pon kami hanya berikan waktu dua hari untuk latihan bersama,” ungkapnya.

Dikatakan, persiapan timnya sudah berada di 80 persen. Tinggal nantinya mereka beradaptasi dengan sirkuit. Meski diakuinya, di antara keenam pembalap tersebut, sudah ada yang pernah menjajal Sirkuit Sentul Internasional Karting Bogor.

“Kami berangkat tanggal 8, jadi masih ada waktu dua hari yakni 9 dan 10 untuk menjajal sirkuit sebagai ajang persiapan menuju ke pertandingan sebenarnya,” jelasnya.

Selanjutnya, Master of Ceremonies (MC) ini mengatakan, dana yang diberikan oleh KONI Sultra untuk biaya para pembalap motor dan official tidak memadai.

“Alhamdulillah kita dapat dana tambahan dari Ketua IMI Sultra Anton Timbang. Ini bukan atas inisiatif namun bisa dikata ini adalah tanggung jawab Pak Ketua untuk memberikan sumbangsihnya. Dan ini bukan kali pertama. Event-event sebelumnya Pak Ketua selalu mengalokasikan dana untuk biaya selama bertanding,” cetusnya.

IMI Sultra pun berharap enam pembalapnya dapat memberikan penampilan terbaiknya demi lolos ke PON Papua 2020 mendatang.

“Tentunya kami juga tidak merasa percaya diri, kami tetap membutuhkan doa dan dukungan masyarakat Sultra,” tutupnya.

Reporter: Sunarto
Editor: Rani

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button