oleh

Warga Pelosok Konawe Butuh Bantuan Logistik

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Masyarakat korban banjir di Konawe masih sangat membutuhkan bantuan logistik dari para dermawan untuk bertahan hidup. Bantuan yang dibutuhkan diantaranya bahan makanan, selimut, air bersih dan genset untuk bertahan hidup dalam pengungsian.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari salah satu masyarakat korban banjir, Idha 24 warga desa Wowasolo Kecamatan Wonggeduku Konawe, saat ini mereka sangat membutuhkan makanan dan pasokan air bersih serta obat-obatan untuk bertahan hidup di pengungsian.

“Kami disini banyak, tapi belum tersentu bantuan apapun kshan didesaku. Krna banyak mi yg paling depan yang dapat, sementara masih banyak lagi dipelosok butuh uluran tangan teman-teman. Desaku paling pelosok, kalau mau masuk harus lewati beberapa desa dulu karena pling belakang,” ujar Idha korban banjir Konawe, Rabu (12/6/2019).

Ditempat yang sama, Usman (50) menjelaskan dirinya bersama masyarakat Wawasolo sama sekali belum tersentuh bantuan selama mengungsi akibat bencana banjir tersebut.

“Kalau kita disini banyak yang kita butuhkan, air bersih, bahan makanan karena disini sudah tidak ada, kalau bisa genset karena disini siang sampai malam disini tidak ada penerangan. Kalau saya pribadi di Desa Wawasolo sama sekali belum pernah terima bantuan tidak tau ditempat lain,” jelas Usman (50) Warga Wawasolo.

Sebagian besar korban banjir sangat membutuhkan bantuan, untuk itu diharapkan uluran tangan para dermawan dapat membantu meringankan korban dari dampak banjir yang ada di Konawe.

Untuk diketahui berdasarkan data korem 143/HO mengenai data kerugian yang ada di kabupaten Konawe tercatat, bencana banjir yang meliputi yang 10 Kecamatan yakni, Kecamatan Wonggeduku, Pondidaha, Konawe, Amonggedo, Wonggeduku Barat, Wawotobi, Anggotoa, Sampara, Morosi dan Kecamatan Bondoala.

Rumah terendam banjir sebanyak 1.887 unit, jumlah KK terdampak banjir 1887 KK (65. 189 Jiwa), dan sawah yang terendam sebanyak 1.602 Ha.

Reporter: Musdar
Editor: Dahlan

Loading...

Komentar

News Update