KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Tarif dasar air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Kendari ‘meroket’. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menyebut besaran biaya tarif ini merupakan tertinggi kedua di Indonesia.

Katanya, tarif PDAM Tirta Anoa Kota Kendari berada pada harga Rp6.500 per meter kubik (1000 liter), lebih tinggi dibanding kebanyak daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga  Kunjungi Jerman, Wali Kota Kendari Bersua dengan Dokter Jantung Asal Indonesia

“Yang pasti, tarif PDAM tertinggi kedua di Indonesia,” ujarnya saat ditemui, Selasa (28/7/2020).

Lanjutnya, setelah melakukan review bersama Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPP SPAM) terhadap Feasibility Study (FS), rencana pengembangan PDAM Tirta Anoa Kota Kendari yang akan dijalankan ke depannya melalui skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha.

“Jadi kedepannya itu jika ada investor yang berani berinvestasi dengan PDAM Tirta Anoa Kendari terkait tarif air bersih akan ditinjau ulang dan dilakukan koreksi,” jelasnya.

Baca Juga  Ali Mazi dan DPD RI Bahas RUU Kepulauan

Seiring berjalannya investasi, tarif PDAM nantinya akan tinjau kembali dan ada peluang penurunan tarif.

“Kita minta investor untuk menyepakati penurunan tarif air bersih, sehingga masyarakat terlayani dan biaya tarifnya terjangkau,” imbuhnya.

Reporter: Sesra
Editor: Via

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
0
MENARIK
0
TIDAK MENARIK
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Pemerintahan