<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Zat Berbahaya Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/zat-berbahaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2019 02:34:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Zat Berbahaya Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Awas! Dinas Pangan Temukan Sayur Positif Pestisida</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/awas-dinas-pangan-temukan-sayur-positif-pestisida/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/awas-dinas-pangan-temukan-sayur-positif-pestisida/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 02:34:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Berbahaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23979</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sayur menjadi salah satu makanan yang sering masyarakat konsumsi. Namun rupanya masyarakat perlu lebih hati-hati dalam memilih sayuran, pasalnya ada beberapa sayuran yang masih mengandung zat pestisida. Setelah melakukan pemeriksaan melalui rapid tes kid pestisida pada sampel, Dinas Pangan Kota Kendari menemukan salah satu sampel yang diambil dari kelompok tani yaitu daun &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/awas-dinas-pangan-temukan-sayur-positif-pestisida/">Awas! Dinas Pangan Temukan Sayur Positif Pestisida</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sayur menjadi salah satu makanan yang sering masyarakat konsumsi. Namun rupanya masyarakat perlu lebih hati-hati dalam memilih sayuran, pasalnya ada beberapa sayuran yang masih mengandung zat pestisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah melakukan pemeriksaan melalui rapid tes kid pestisida pada sampel, Dinas Pangan Kota Kendari menemukan salah satu sampel yang diambil dari kelompok tani yaitu daun bawang yang potifif mengandung pastisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung, menjelaskan bahaya pestisida pada manusia jika dikonsumsi.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pertanian,konut&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dampak pestisida tidak langsung dirasakan, akan tetapi jika masyarakat sudah terpapar pestisida sejak kecil sampai umur tertentu, karena ternyata bahan yang terkandung dalam pestisida bersifat karsinogenik yang memicu sel kanker,&#8221; bebernya, Kamis (23/5/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu salah satu cara untuk menghilangkan larutan pestisida yang ada pada sayur, masyarakat diharapkan cerdas dalam memilih dan mengelola sayur sebelum dikonsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salah satu supaya menghilangkan pestisida yang ada di sayur saat kita mencuci sayur usahakan di air yang mengalir karena kalau mencuci dengan merendam, maka pestisida tidak akan larut,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikutip dari doktersehat, pakar kesehatan dr. Philip Landrigan yang berasal dari&nbsp;Mt. Sinai School of Medicine, menyebutkan bahwa paparan pestisida dalam kadar yang rendah pun bisa berbahaya bagi kesehatan&nbsp;anak-anak, khususnya yang berusia balita atau bayi. Karena alasan inilah, sebelum mengkonsumsi buah atau sayuran, sebisa mungkin bahan makanan ini dicuci dengan bersih demi menghilangkan paparan pestisida tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/awas-dinas-pangan-temukan-sayur-positif-pestisida/">Awas! Dinas Pangan Temukan Sayur Positif Pestisida</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/awas-dinas-pangan-temukan-sayur-positif-pestisida/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Pangan Sehat, Kelompok Tani Akan Dibina</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ciptakan-pangan-sehat-kelompok-tani-akan-dibina/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ciptakan-pangan-sehat-kelompok-tani-akan-dibina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2019 02:21:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Berbahaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23965</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kelompok tani di Kendari akan segera diberikan pembinaan, sehingga nantinya mereka bisa memproduksi tanaman organik yang sehat dan bebas dari zat berbahaya seperti pestisida. Pembinaan kelompok tani merupakan hal yang penting dilakukan, pasalnya masih ada petani yang menggunakan produk pestisida pada tanamannya. Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ciptakan-pangan-sehat-kelompok-tani-akan-dibina/">Ciptakan Pangan Sehat, Kelompok Tani Akan Dibina</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kelompok tani di Kendari akan segera diberikan pembinaan, sehingga nantinya mereka bisa memproduksi tanaman organik yang sehat dan bebas dari zat berbahaya seperti pestisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembinaan kelompok tani merupakan hal yang penting dilakukan, pasalnya masih ada petani yang menggunakan produk pestisida pada tanamannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung, mengatakan, kelompok tani di Kendari akan segera diberikan pembinaan bersama Otoritas Kompoten Kemanan Pangan Daerah (OKKPD).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;politik,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk tahun ini kita ada edukasi pada petani, setelah lebaran kita akan turun mengadakan pembinaan, kami menggandeng OKKPD yang ada di provinsi.<br>
termasuk mereka akan menyampaikan kepada petani bagamana untuk mensertifikasi produk mereka,&#8221; ungkap Arianti Patiung, Kamis (25/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini dilakukan agar nantinya petani dapat memproduksi tanaman organik, setelah nantinya mereka berhasil memproduksi tanaman organik maka produk mereka akan disertifikasi yang menandakan tanaman mereka bebas dari pestisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Supaya kalau nanti proses produksinya betul-betul organik maka mereka akan mendapatkan sertifikasi prima, sertifikasi prima tiga khususnya untuk produk yang bebas pestisida,&#8221; jelas Arianti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah itu berhasil, kami akan memberikan informasi kepada masyarakat baik itu melalui media bahwa kelompok tani tersebut memproduksi pangan segarnya secara organik,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ciptakan-pangan-sehat-kelompok-tani-akan-dibina/">Ciptakan Pangan Sehat, Kelompok Tani Akan Dibina</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ciptakan-pangan-sehat-kelompok-tani-akan-dibina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPOM Kendari Sidak Jajanan Takjil Mengandung Zat Berbahaya</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bpom-kendari-sidak-jajanan-takjil-mengandung-zat-berbahaya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bpom-kendari-sidak-jajanan-takjil-mengandung-zat-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2019 06:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[jajanan takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Berbahaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23282</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari,&#160;setiap tahun pada bulan ramadhan melakukan sidak terhadap takjil buka puasa yang dijual di beberapa titik di Kendari. Kabid Pengawasan BPOM Kendari, Nesy, mengatakan, sampel yang diambil untuk diperiksa adalah jajanan es cendol dan es buah, serta beberapa jenis kue berbeda yang menggunakan pewarna. &#8220;Sampel &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bpom-kendari-sidak-jajanan-takjil-mengandung-zat-berbahaya/">BPOM Kendari Sidak Jajanan Takjil Mengandung Zat Berbahaya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari,&nbsp;setiap tahun pada bulan ramadhan melakukan sidak terhadap takjil buka puasa yang dijual di beberapa titik di Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabid Pengawasan BPOM Kendari, Nesy, mengatakan, sampel yang diambil untuk diperiksa adalah jajanan es cendol dan es buah, serta beberapa jenis kue berbeda yang menggunakan pewarna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sampel yang diambil langsung kami uji pada laboratorium berjalan milik BPOM Kendari. Salah satu sampel yang kita ambil es cendol dan es buah, juga beberapa jenis kue yang menggunakan pewarna,&#8221; ujarnya.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pasar,demo&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pemeriksaan sampel, BPOM menemukan sejumlah makanan dan minuman yang mengandung pewarna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nesy mengungkapkan, walaupun menemukan makanan dan minuman yang mengandung pewarna, namun belum menemukan makanan dan minuman yang mengandung pengawet atau zat berbahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih aman saat pengecekan, tapi sidak ini akan terus kami lakukan sampai sepuluh hari ke depan selama bulan ramadhan,&#8221; bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bpom-kendari-sidak-jajanan-takjil-mengandung-zat-berbahaya/">BPOM Kendari Sidak Jajanan Takjil Mengandung Zat Berbahaya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bpom-kendari-sidak-jajanan-takjil-mengandung-zat-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
