<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Tolaki Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/tolaki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Apr 2021 08:12:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Tolaki Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penghina Suku Tolaki Ditetapkan Sebagai Tersangka</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/penghina-suku-tolaki-ditetapkan-sebagai-tersangka/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/penghina-suku-tolaki-ditetapkan-sebagai-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2019 03:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[sara]]></category>
		<category><![CDATA[Tolaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=27411</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pelaku penghina Suku Tolaki (isu Sara) di media sosial (Medsos) dengan nama akun facebook &#8220;Om Kecilong&#8221; telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara. &#8220;Sekitar pukul 09.00 penyidik Diskrimsus Polda memberi kabar ke saya kalau penghina Suku Tolaki telah ditetapkan sebagai tersangka,&#8221; kata Ketua Pemersatu Masyarakat Tolaki &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/penghina-suku-tolaki-ditetapkan-sebagai-tersangka/">Penghina Suku Tolaki Ditetapkan Sebagai Tersangka</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pelaku penghina Suku Tolaki (isu Sara) di media sosial (Medsos) dengan nama akun facebook &#8220;Om Kecilong&#8221; telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekitar pukul 09.00 penyidik Diskrimsus Polda memberi kabar ke saya kalau penghina Suku Tolaki telah ditetapkan sebagai tersangka,&#8221; kata Ketua Pemersatu Masyarakat Tolaki (PMT) Sultra, Supriyadin, SH. MH kepada Detiksultra.com, Jumat (26/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut advokat muda ini, penetapan tersangka kepada pelaku isu sara tersebut tidak lepas dari presure yang dilakukan masyarakat Tolaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Apa yang dilakukan Polda itu sudah benar. Itu yang kita inginkan dari dulu supaya ditetapkan sebagai tersangka,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, selain fokusnya hanya kepada pelaku penghina Suku Tolaki dengan nama akun facebook Om Kecilong, Supriyadin mengatakan, bidikan selanjutnya adalah Grup Facebook Sultra Watch. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Admin Sultra watch memang saya desak, diakan sudah mau dipanggil juga itu,&#8221; tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/penghina-suku-tolaki-ditetapkan-sebagai-tersangka/">Penghina Suku Tolaki Ditetapkan Sebagai Tersangka</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/penghina-suku-tolaki-ditetapkan-sebagai-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota: Saatnya Anak Muda Menunjukkan Karya</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/wali-kota-saatnya-anak-muda-menunjukkan-karya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/wali-kota-saatnya-anak-muda-menunjukkan-karya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2019 07:22:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Tolaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=20924</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM-22 finalis Duta Wisata Luale Anandonia Kota Kendari tahun 2019 menemui wali Kota Kendari, Kamis (28/3/2019). Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan saat ini waktunya para generasi muda untuk menunjukkan karya terbaik bagi kepentingan orang banyak. Ia juga menantang para finalis untuk menunjukkan karyanya yang bisa bermanfaat bagi kota Kendari. Salah satu contoh mungkin &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wali-kota-saatnya-anak-muda-menunjukkan-karya/">Wali Kota: Saatnya Anak Muda Menunjukkan Karya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM-22 finalis Duta Wisata Luale Anandonia Kota Kendari tahun 2019 menemui wali Kota Kendari, Kamis (28/3/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan saat ini waktunya para generasi muda untuk menunjukkan karya terbaik bagi kepentingan orang banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menantang para finalis untuk menunjukkan karyanya yang bisa bermanfaat bagi kota Kendari. Salah satu contoh mungkin bisa membuat sebuah pertunjukkan yang seluruhnya menggunakan bahasa daerah Tolaki.<br>
Atau bisa juga membuat komunitas cinta bahasa Tolaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya nantang apa yang mau dilakukan para finalis tentunya berfikir kreatif, saya tunggu setelah kontestasi ini. Sebulan setelah ini saya tunggu ideny, kalau itu bisa jadi kebijakan saya garansi ide itu jadi kebijakan,” ujarnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali kota juga meminta para finalis terus mengambil peran sebagai pelaku, bukan hanya sebagai penonton. Seperti terlibat dalam pemilihan duta wisata ini  merupakan peluang untuk mendedikasikan diri mengembangkan budaya dan wisata Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sulkarnain menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Kota Kendari untuk mempertahankan budaya dan tradisi yang ada di Kota Kendari agar tetap lestari dan dikenal hingga kemancanegara. Seperti membuat Perda tentang budaya Suku Tolaki di Kota Kendari, membuat keputusan wali kota tentang corak tenunan khas Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada perda yang sedang dibahas tentang budaya suku tolaki di Kendari, Pemerintah kota juga mengimbau restoran dan rumah makan menyediakan sinonggi, kami juga meminta pihak hotel memperkenalkan tenun khas Kota Kendari, kedepan nanti gedung kantor Wali Kota Kendari akan didesain menggunakan unsur etnis Tolaki,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kendari, Sasriati mengatakan, Pertemuan antara Wali Kota Kendari dengan para finalis duta wisata Luale Anandonia ini merupakan bentuk  pengakuan  dan dukungan pemerintah pada duta wisata, serta motivasi bagi para finalis untuk memperkenalkan Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat ini sudah memasuki tahapan akhir, hari ini agendanya city tour, ketemu wali kota, kunjungan ke media, bank dan kesejumlah objek wisata,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencananya grand final dan malam penganugerahan pemilihan duta wisata Luale Anandonia Kota Kendari tahun 2019 akan dilakukan tanggal 31 Maret mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Ningsih<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wali-kota-saatnya-anak-muda-menunjukkan-karya/">Wali Kota: Saatnya Anak Muda Menunjukkan Karya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/wali-kota-saatnya-anak-muda-menunjukkan-karya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tikar Adat Tolaki Karya Lansia Jadi Pusat Perhatian Warga Yogyakarta</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tikar-adat-tolaki-karya-lansia-jadi-pusat-perhatian-warga-yogyakarta/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tikar-adat-tolaki-karya-lansia-jadi-pusat-perhatian-warga-yogyakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 21:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[lansia]]></category>
		<category><![CDATA[panti sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Tolaki]]></category>
		<category><![CDATA[Tolaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=9139</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masyarakat Sultra patut bangga akan kekayaan budaya yang dimilikinya. Salah satu kerajinan tangan asli Suku Tolaki dipamerkan di acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018 yang digelar di lapangan Paskhas Sleman, Yogyakarta. Hasil karya tersebut, ialah kerajinan Tikar adat Suku Tolaki yang dibuat oleh lansia Panti Sosial Tresna Werdha Minaula (PSTW) &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tikar-adat-tolaki-karya-lansia-jadi-pusat-perhatian-warga-yogyakarta/">Tikar Adat Tolaki Karya Lansia Jadi Pusat Perhatian Warga Yogyakarta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masyarakat Sultra patut bangga akan kekayaan budaya yang dimilikinya. Salah satu kerajinan tangan asli Suku Tolaki dipamerkan di acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018 yang digelar di lapangan Paskhas Sleman, Yogyakarta.<br />
Hasil karya tersebut, ialah kerajinan Tikar adat Suku Tolaki yang dibuat oleh lansia Panti Sosial Tresna Werdha Minaula (PSTW) Kendari. Karya lansia ini mendapatkan perhatian khusus dari pengunjung dan peserta HALUN di seluruh Indonesia.<br />
&#8220;Sangat luar biasa nenek diusia lanjutnya masih mampu membuat kerajinan tangan yang boleh dikatakan membutuhkan ketelitian. Kedepan saya harapkan lansia didorong untuk berkontribusi dalam mempertahankan tradisi ini,&#8221; ujar tim Direktorat Bangda Kemendagri, Besma melalui rilis yang diterima Detiksultra.com<br />
Ditempat yang sama,  Didi seorang Lansia PSTW Minaula Kendari mengaku, merasa sangat senang dapat dilibatkan dalam kegiatan HALUN 2018 kali ini<br />
&#8220;Baru kali ini saya naik pesawat, saya tak pernah bayangkan bisa naik pesawat, saya sangat berterima masih pada kementerian sosial yang begitu peduli pada kami para lansia,&#8221; katanya.<br />
Kepala PSTW Minaula Kendari,  Syamsuddi  menambahkan, tikar adat suku Tolaki bukan tikar sembarang. Kedudukannya sangat vital dalam setiap ritual adat suku Tolaki. Menurutnya pemerintah harus tegas mengambil langkah dalam mempertahankan kerajinan tersebut,  supaya tidak punah dimakan jaman.<br />
&#8220;Sayangnya, sudah jarang orang yang dapat membuat tikar ini, selain karena pengerjannya yang sulit juga bahan bakunya yang langkah. Tapi Alhamdulillah kami berdayakan para sesepuh yang tinggal dipanti intuk mengambil bagian dalam rangka melestarikan tradisi kebudayaan yang ada agar tidak punah,&#8221; imbuhnya.<br />
Reporter: Sunarto<br />
Editor: Arlink</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tikar-adat-tolaki-karya-lansia-jadi-pusat-perhatian-warga-yogyakarta/">Tikar Adat Tolaki Karya Lansia Jadi Pusat Perhatian Warga Yogyakarta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tikar-adat-tolaki-karya-lansia-jadi-pusat-perhatian-warga-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
