<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita teluk kendari Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/teluk-kendari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 11:56:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita teluk kendari Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hoaks! Korban Percobaan Bunuh Diri di Kendari Masih Hidup</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/hoaks-korban-percobaan-bunuh-diri-di-kendari-masih-hidup/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/hoaks-korban-percobaan-bunuh-diri-di-kendari-masih-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 11:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115021</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Korban percobaan bunuh diri berinisial AP (38) dinyatakan selamat setelah sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Santaana, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (3/7/2025). Sebelumnya, beredar kabar bahwa korban telah meninggal dunia. Namun, informasi tersebut dibantah oleh Kapolsek KP3 Kendari, Iptu Laode Hasmil Hamzah. &#8220;Itu tidak benar. Korban selamat dari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/hoaks-korban-percobaan-bunuh-diri-di-kendari-masih-hidup/">Hoaks! Korban Percobaan Bunuh Diri di Kendari Masih Hidup</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Korban percobaan bunuh diri berinisial AP (38) dinyatakan selamat setelah sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Santaana, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (3/7/2025).</p>
<p>Sebelumnya, beredar kabar bahwa korban telah meninggal dunia. Namun, informasi tersebut dibantah oleh Kapolsek KP3 Kendari, Iptu Laode Hasmil Hamzah.</p>
<p>&#8220;Itu tidak benar. Korban selamat dari insiden percobaan bunuh diri,&#8221; tegas Hasmil saat dikonfirmasi.</p>
<p>Ia juga menambahkan, saat ini korban telah dipulangkan ke rumahnya di kawasan BTN Mutiara Atira, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.</p>
<p>&#8220;Itu hoaks. Korban tidak meninggal, bahkan sekarang sudah pulang ke rumahnya bersama keluarga,&#8221; katanya.</p>
<p>Isu meninggalnya korban mencuat setelah beredar luas foto di media sosial yang memperlihatkan tubuh AP dalam kondisi terbaring dan terbungkus kain putih. Foto tersebut memicu spekulasi bahwa korban telah meninggal dunia.</p>
<p>Namun, Iptu Hasmil memberikan klarifikasi bahwa kain putih yang terlihat dalam foto tersebut bukanlah kain kafan, melainkan selimut medis milik rumah sakit. Selimut tersebut digunakan untuk menjaga suhu tubuh korban yang sempat menggigil usai terpapar air laut dalam waktu cukup lama.</p>
<p>Baca Juga : <a title="Nelayan Selamatkan Seorang Pria yang Mencoba Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari" href="https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Nelayan Selamatkan Seorang Pria yang Mencoba Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a></p>
<p>&#8220;Itu kain rumah sakit, bukan kain kafan. Petugas medis memakaikannya agar korban tidak kedinginan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik aksi percobaan bunuh diri tersebut. Dugaan sementara mengarah pada tekanan psikologis yang tengah dialami oleh AP.</p>
<p>&#8220;Kami masih lakukan pendalaman. Dugaan awal ada tekanan mental. Tapi yang pasti, kondisi korban sudah stabil dan telah kembali ke rumahnya,&#8221; tambah Hasmil.</p>
<p>Di akhir keterangannya, Iptu Laode Hasmil Hamzah mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak turut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.</p>
<p>&#8220;Kami minta masyarakat berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Cek dulu kebenarannya, jangan sampai hoaks menyebar dan membuat keluarga korban makin tertekan,&#8221; tutupnya. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/hoaks-korban-percobaan-bunuh-diri-di-kendari-masih-hidup/">Hoaks! Korban Percobaan Bunuh Diri di Kendari Masih Hidup</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/hoaks-korban-percobaan-bunuh-diri-di-kendari-masih-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Selamatkan Seorang Pria yang Mencoba Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 05:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115013</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; AP (38) pria asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) selamat dari maut, usai gagal dalam percobaan bunuh diri di Jembatan Teluk Kendari, Kamis (3/7/2025) pagi tadi. Berdasarkan keterangan saksi, Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin menyebut, AP bersama teman (saksi) di mobil yang sama. Saat melintas di Jembatan Teluk Kendari, korban tiba-tiba keluar dari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Nelayan Selamatkan Seorang Pria yang Mencoba Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; AP (38) pria asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) selamat dari maut, usai gagal dalam percobaan bunuh diri di Jembatan Teluk Kendari, Kamis (3/7/2025) pagi tadi.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi, Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin menyebut, AP bersama teman (saksi) di mobil yang sama. Saat melintas di Jembatan Teluk Kendari, korban tiba-tiba keluar dari mobil dan melompat dari Jembatan Teluk Kendari.</p>
<p>&#8220;Sekitar Pukul 09.15 Wita mendapat informasi dari rekan korban atas nama Sofyan, saksi sekaligus rekan korban yang bersama-sama di dalam mobil tiba-tiba keluar dan kemudian langsung melompat dari Jembatan Bahhteramas (Teluk <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/">Kendari</a>),&#8221; ucapnya.</p>
<p>Untungnya, tidak lama setelah korban melompat, ada nelayan yang melintas menggunakan perahu dan mendayung mendekati korban.</p>
<p>Nelayan itu pun menarik tangan korban dan menyelamatkannya. Lalu datang kapal yang membantu dari Dinas PU, Syahbandar, dan Polsek KP3.</p>
<p>&#8220;Lalu korban dilarikan ke Rumah Sakit Santa Anna untuk dirawat dan kondisi korban saat ini sedang dalam penanganan di IGD,&#8221; tukasnya. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto </strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Nelayan Selamatkan Seorang Pria yang Mencoba Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-selamatkan-seorang-pria-yang-mencoba-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 02:07:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114453</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Muh Agil Ismail (22), warga Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, yang diduga melompat dari Jembatan Teluk Kendari. Korban ditemukan mengapung di perairan sekitar gerbang Toronipa, sekitar 609 meter dari titik terakhir terlihat, pada Selasa (3/6/2025) pukul 06.25 Wita. Proses evakuasi dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/">Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Muh Agil Ismail (22), warga Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, yang diduga melompat dari Jembatan <a href="https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Teluk Kendari</a>. Korban ditemukan mengapung di perairan sekitar gerbang Toronipa, sekitar 609 meter dari titik terakhir terlihat, pada Selasa (3/6/2025) pukul 06.25 Wita.</p>
<p>Proses evakuasi dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada pukul 06.30 Wita dan jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi pencarian secara resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.</p>
<p>Operasi SAR terhadap Muh Agil dimulai setelah warga melaporkan adanya temuan sepeda motor Yamaha Mio merah-hitam dengan nomor polisi DT 3351 VF yang terparkir di bahu Jembatan Teluk Kendari pada Minggu malam (1/6/2025). Sepasang sandal ditemukan tak jauh dari motor tersebut, memunculkan dugaan kuat bahwa pemiliknya nekat melompat ke laut.</p>
<p>Ditemukannya jenazah Muh Agil menambah daftar kasus serupa di Jembatan Teluk Kendari. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental orang-orang di sekitar, serta tidak ragu melapor atau meminta bantuan kepada pihak terkait jika melihat tanda-tanda orang dengan potensi bunuh diri. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian bersama terhadap isu kesehatan jiwa dan keamanan di ruang publik. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/">Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Bunuh Diri Meningkat, Kenali Perubahan Perilaku Seseorang hingga Pentingnya Motivasi Orang Terdekat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/kasus-bunuh-diri-meningkat-kenali-perubahan-perilaku-seseorang-hingga-pentingnya-motivasi-orang-terdekat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/kasus-bunuh-diri-meningkat-kenali-perubahan-perilaku-seseorang-hingga-pentingnya-motivasi-orang-terdekat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 08:38:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114446</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kasus bunuh diri di Jembatan Teluk Kendari (JTK), Sulawesi Tenggara (Sultra) belakangan ini menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran banyak pihak. Fenomena ini tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi alarm keras atas kondisi kesehatan mental masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam upaya memberikan edukasi kepada publik, Psikolog Klinis Unit Pelaksana Teknis &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kasus-bunuh-diri-meningkat-kenali-perubahan-perilaku-seseorang-hingga-pentingnya-motivasi-orang-terdekat/">Kasus Bunuh Diri Meningkat, Kenali Perubahan Perilaku Seseorang hingga Pentingnya Motivasi Orang Terdekat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Kasus bunuh diri di Jembatan <a href="https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Teluk Kendari</a> (JTK), Sulawesi Tenggara (Sultra) belakangan ini menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran banyak pihak. Fenomena ini tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi alarm keras atas kondisi kesehatan mental masyarakat, khususnya generasi muda.</p>
<p>Dalam upaya memberikan edukasi kepada publik, Psikolog Klinis Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Kendari, Astri Yunita, menegaskan pentingnya peran orang terdekat dalam melakukan pertolongan psikologis pertama terhadap individu yang menunjukkan gejala gangguan mental berat, termasuk keinginan bunuh diri.</p>
<p>“Tanda-tandanya bisa berupa penarikan diri secara sosial, perubahan perilaku drastis, penurunan motivasi dalam aktivitas sehari-hari, atau mengucapkan kalimat bernada putus asa. Bahkan, terkadang mereka memberikan hadiah mendadak sebagai simbol perpisahan,” jelas Astri, Senin (2/6/2025).</p>
<p>Namun, kata Astri, tanda-tanda tersebut tidak bisa diambil secara mentah sebagai satu-satunya indikator. Perlu pemahaman utuh tentang latar belakang kehidupan individu, pola asuh dalam keluarga, trauma masa lalu, hingga riwayat gangguan psikologis.</p>
<p>Dosen Jurusan Psikologi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu menyarankan agar siapa pun yang mendapati teman, rekan kerja, atau anggota keluarga menunjukkan gejala depresi berat tidak tinggal diam. Salah satu bentuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menawarkan dukungan psikologis awal.</p>
<p>“Kita tidak boleh membenarkan keinginan menyakiti diri mereka. Sebaliknya, kita perlu hadir secara emosional, menawarkan bantuan kecil, seperti mendampingi mengerjakan tugas atau memberi motivasi tanpa menghakimi. Sangat penting untuk menciptakan lingkungan bebas stigma,” jelasnya.</p>
<p>Selain memberikan dukungan moral, langkah paling krusial adalah menghubungkan individu tersebut ke tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.</p>
<p>Menurutnya, layanan konseling di Sultra khususnya Kota Kendari sudah tersedia di berbagai titik, mulai dari Rumah Sakit Jiwa, kampus UHO, hingga lembaga seperti UPTD PPA.</p>
<p>Meski jumlah psikolog klinis di Kota Kendari baru berkisar 10 orang, akses terhadap layanan masih terbuka lebar, asal individu dan keluarga mau mencarinya.</p>
<p>“Kesadaran untuk mencari bantuan masih menjadi tantangan utama. Kita harus sama-sama mengubah pola pikir bahwa ke psikolog bukan berarti ‘gila’, tapi justru bentuk kepedulian terhadap diri sendiri,” tutup Astri.</p>
<p>Dengan meningkatnya kasus bunuh diri di JTK, penting bagi masyarakat untuk saling menjaga. Mendeteksi dini dan memberikan pertolongan pertama secara emosional dapat menjadi penyelamat hidup seseorang. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kasus-bunuh-diri-meningkat-kenali-perubahan-perilaku-seseorang-hingga-pentingnya-motivasi-orang-terdekat/">Kasus Bunuh Diri Meningkat, Kenali Perubahan Perilaku Seseorang hingga Pentingnya Motivasi Orang Terdekat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/kasus-bunuh-diri-meningkat-kenali-perubahan-perilaku-seseorang-hingga-pentingnya-motivasi-orang-terdekat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Identitas Pria yang Diduga Lompat di Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 05:07:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114437</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Identitas pria yang diduga lompat dari Jembatan Teluk Kendari pada Sabtu (1/6/2025) terungkap. Laki-laki tersebut merupakan seorang mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bernama Muh. Agil Ismail. Kapolsek KP3 Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah mengatakan, motor merek Yamaha dengan nomor polisi DT 3351 VF itu dikemudikan oleh pria. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Ini Identitas Pria yang Diduga Lompat di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Identitas pria yang diduga lompat dari Jembatan <a href="https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Teluk Kendari</a> pada Sabtu (1/6/2025) terungkap. Laki-laki tersebut merupakan seorang mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bernama Muh. Agil Ismail.</p>
<p>Kapolsek KP3 Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah mengatakan, motor merek Yamaha dengan nomor polisi DT 3351 VF itu dikemudikan oleh pria. Saat lompat dari Jembatan Teluk Kendari, korban terekam CCTV SHMS.</p>
<p>“Laki-laki yang lompat terekam CCTV SHMS yang ada di lokasi,” ucapnya.</p>
<p>Hanya saja mereka belum mengantongi rekaman CCTV itu, sebab harus menyurat lebih dulu kepada pihak yang bersangkutan.</p>
<p>“Dari petugas SHMS, ada laki-laki yang lompat, ada CCTV-nya. Tetapi mereka belum bisa keluarkan karena menunggu surat resmi,” bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Iptu La Ode Hasmil sudah melakukan interogasi kepada sejumlah saksi. Salah satunya adalah penjual somay di lokasi kejadian bernama Hadi (42). Tetapi, Hadi hanya melihat motor parkir dan sendal, tidak sempat melihat korban lompat dari jembatan.</p>
<p>“Pak Hadi ini yang pertama kali melihat motor korban, makanya dia datang melapor,” bebernya.</p>
<p>Tidak hanya Hadi, Kapolsek juga telah meminta keterangan saksi lain bernama Fatmawati (42). Menurutnya, motor parkir tersebut milik adik iparnya Muh. Agil Ismail, mahasiswa asal Lorong Fajar Merantau, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.</p>
<p>“Diketahui Muh. Agil Ismail keluar dari rumah kakaknya atas nama Adi Ismail dengan menggunakan pakaian kaus warna hitam dan celana cargo warna krem. Ia keluar dari BTN Azalia Perdana, Kelurahan Abeli, Kecamatan Abeli dengan menggunakan kendaraan sepeda motor tersebut,” bebernya.</p>
<p>Saat meninggalkan rumah kakaknya, Muh. Agil Ismail meminta izin kepada adiknya yang bernama Indah bahwa ia akan pergi salat magrib. Belakangan, motor yang digunakan ditemukan parkir di Jembatan Teluk Kendari. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Ini Identitas Pria yang Diduga Lompat di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ini-identitas-pria-yang-diduga-lompat-di-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Breaking News: Diduga Seseorang Melompat di Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 14:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114434</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga dihebohkan dengan sendal dan satu unit motor yang terparkir di area Jembatan Teluk Kendari, Minggu (1/6/2025) malam. Motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya. Namun diduga kuat pemilik motor melompat dari Jembatan Teluk Kendari ke Teluk Kendari. Motor yang terparkir itu berwarna merah paduan hitam dengan nomor polisi DT 3351 VF. “Viral lagi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Breaking News: Diduga Seseorang Melompat di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Warga dihebohkan dengan sendal dan satu unit motor yang terparkir di area Jembatan Teluk Kendari, Minggu (1/6/2025) malam. Motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya.</p>
<p>Namun diduga kuat pemilik motor melompat dari Jembatan Teluk Kendari ke Teluk Kendari. Motor yang terparkir itu berwarna merah paduan hitam dengan nomor polisi DT 3351 VF.</p>
<p>“Viral lagi ini malam di Jembatan Teluk Kendari, ada motor, kunci motor, sama sandal, orangnya tidak ada,” tulis warganet Subhan Subhan melalui akun Facebooknya.</p>
<p>Belum diketahui pasti siapa pemilik motor dan kenapa bisa terparkir di lokasi itu. Hingga kini, warga masih melakukan pencarian.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Patah Hati Diduga Jadi Penyebab Pria Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a></strong></p>
<p>Sedangkan Humas Basarnas saat di hubungi, mengatakan timnya sedang melakukan pencarian di area sekitar kejadian.</p>
<p>&#8220;Iya, tim lagi sementara melakukan pencarian di sekitar kejadian&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter : Dandy</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/">Breaking News: Diduga Seseorang Melompat di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/breaking-news-diduga-seseorang-melompat-di-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Patah Hati Diduga Jadi Penyebab Pria Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 00:53:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114365</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pihak kepolisian mengungkapkan penyebab Erwin Guswanto (23) nekat melompat dari atas Jembatan Teluk Kendari (JTK) hingga ditemukan tewas pada Selasa, (27/5/2025) siang. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah mengatakan, pelaku nekat mengakhiri hidupnya karena diduga mengalami stres usai diputuskan pacarnya. “Penyebab diduga stres karena patah hati,” katanya saat di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Patah Hati Diduga Jadi Penyebab Pria Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pihak kepolisian mengungkapkan penyebab Erwin Guswanto (23) nekat melompat dari atas Jembatan <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/">Teluk Kendari</a> (JTK) hingga ditemukan tewas pada Selasa, (27/5/2025) siang. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah mengatakan, pelaku nekat mengakhiri hidupnya karena diduga mengalami stres usai diputuskan pacarnya.</p>
<p>“Penyebab diduga stres karena patah hati,” katanya saat di hubungi melalui telephone, Rabu (28/5/2025).</p>
<p>Hasmil menyebut sebelum mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan, korban telah diputuskan oleh pacarnya.</p>
<p>“Diputuskan sama pacarnya satu hari sebelum kejadian,” ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya berdasarkan keterangan saksi mata, penjual somay, Mardin, korban tampak dalam kondisi emosional. Ia saat itu menghentikan kendaraannya di bawah pilar pertama jembatan dari arah Kota Lama menuju Abeli.</p>
<p>Dalam keadaan menangis, korban saat itu membanting motornya ke pinggir jalan, lalu memanjat pagar pembatas jembatan dan melompat ke laut.</p>
<p>Sementara itu, dari keterangan sepupu korban saat diperiksa polisi mengaku, ia menerima informasi dari istri adik korban bernama Lian, bahwa korban sempat berselisih dengan adiknya, Ilham Kurniawan, pada sore hari.</p>
<p>Usai pertengkaran, korban sempat pergi menjenguk salah satu keluarganya yang melahirkan di RSAD Dr. R. Ismoyo Kendari.</p>
<p>“Setelah salat Maghrib korban keluar dan meninggalkan RSAD. Dr.R Ismoyo Kendari dengan menggunakan pakaian kaos warna hitam dan celana pendek,” ungkap Hasmil. (dds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/">Patah Hati Diduga Jadi Penyebab Pria Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/patah-hati-diduga-jadi-penyebab-pria-bunuh-diri-di-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 09:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114355</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Seorang pria bernama Erwin Guswanto atau Agus (23) yang lompat dari Jembatan Teluk Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan meninggal dunia, Selasa (27/5/2024) siang. Kepala Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Amiruddin mengatakan, korban ditemukan di sekitar perairan Jembatan Teluk Kendari. Jarak dengan lokasi lompat sekitar 30 meter. “Sudah ditemukan oleh tim &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/">Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Seorang pria bernama Erwin Guswanto atau Agus (23) yang lompat dari Jembatan<a href="https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/"> Teluk Kendari</a>, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan meninggal dunia, Selasa (27/5/2024) siang. Kepala Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Amiruddin mengatakan, korban ditemukan di sekitar perairan Jembatan Teluk Kendari. Jarak dengan lokasi lompat sekitar 30 meter.</p>
<p>“Sudah ditemukan oleh tim penyelam, tim SAR gabungan. Meninggal dunia,” ucapnya.</p>
<p>Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka di Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Proses serah terima juga telah dilakukan dengan pihak keluarga korban.</p>
<p>“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ungkapnya.</p>
<p>Diketahui, Agus lompat dari Jembatan Teluk Kendari pada Senin (26/5/2025), malam. Saat kejadian, warga melihat korban menangis dan menggunakan sepeda motor. Tak ada banyak kata, korban langsung melewati pagar pembatas lalu lompat ke Teluk Kendari. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/">Pria yang Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Ditemukan Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pria-yang-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Pria Lompat dari Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 01:15:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114345</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Susasana malam di Teluk Kendari yang biasanya tenang mendadak heboh akibat insiden tragis pada Senin (26/5/2025) malam, sekitar pukul 19.10 Wita. Seorang pria terjun ke laut dari atas Jembatan Teluk Kendari, setelah sebelumnya terlihat menangis. Menurut penuturan salah seorang saksi mata, penjual siomay bernama Mardin, pria tersebut datang mengendarai sepeda motor. Ia &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/">Seorang Pria Lompat dari Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Susasana malam di <a href="https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/">Teluk Kendari</a> yang biasanya tenang mendadak heboh akibat insiden tragis pada Senin (26/5/2025) malam, sekitar pukul 19.10 Wita. Seorang pria terjun ke laut dari atas Jembatan Teluk Kendari, setelah sebelumnya terlihat menangis.</p>
<p>Menurut penuturan salah seorang saksi mata, penjual siomay bernama Mardin, pria tersebut datang mengendarai sepeda motor. Ia berhenti di tepi jembatan, turun dari kendaraannya sambil terisak. Belum sempat didekati warga sekitar, pria itu langsung meloncat ke dalam gelapnya perairan di bawah jembatan.</p>
<p>“Kami melihat dia seperti sedang sangat sedih. Dia menangis, lalu tiba-tiba melompat saja,” kata Mardin dengan nada masih terkejut.</p>
<p>Sepeda motor berplat DT 5085 RF yang ditinggalkan di lokasi menjadi satu-satunya petunjuk awal yang kini tengah diselidiki aparat kepolisian.</p>
<p>Identitas korban bernama Erin Guswanto (23) warga dari Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.</p>
<p>Komandan Tim SAR Kendari, Amiruddin menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 19.40 Wita. Tim penyelamat pun segera dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 19.55 Wita dengan perlengkapan lengkap, termasuk alat selam, perahu karet, dan teknologi deteksi bawah air aqua eye.</p>
<p>“Kami bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Polairud, Lanal Kendari, dan KSOP untuk menyisir area sekitar jembatan,” ujar Amiruddin.</p>
<p>Lokasi kejadian berjarak sekitar 17 kilometer dari Kantor KPP Kendari. Kondisi cuaca cenderung berawan, arus yang deras dan visibilitas rendah menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung dan korban belum ditemukan. Pihak berwenang juga masih berupaya mengungkap identitas korban serta kemungkinan motif di balik aksi nekat tersebut. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/">Seorang Pria Lompat dari Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/seorang-pria-lompat-dari-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjual Ikan Jadi Korban Pembacokan OTK di Jembatan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 22:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114312</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Penjual ikan bernama Rusli (36) dibacok oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di Jembatan Teluk Kendari (JTK), Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (24/5/2025). Aksi pembacokan itu terjadi ketika korban dalam perjalanan bergerak dari arah Kecamatan Kendari menuju ke Kecamatan Abeli. Rencananya, ia akan membeli ikan di tempat penampung &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/">Penjual Ikan Jadi Korban Pembacokan OTK di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Penjual ikan bernama Rusli (36) dibacok oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di <a href="https://detiksultra.com/hukum/remaja-yang-terjun-dari-jembatan-teluk-kendari-ditemukan-meninggal/">Jembatan Teluk Kendari</a> (JTK), Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (24/5/2025).</p>
<p>Aksi pembacokan itu terjadi ketika korban dalam perjalanan bergerak dari arah Kecamatan Kendari menuju ke Kecamatan Abeli. Rencananya, ia akan membeli ikan di tempat penampung ikan, Pelabuhan Samudera.</p>
<p>Saat melintas di area JTK, ia diadang oleh OTK. Lalu, korban dibacok di area wajah menggunakan senjata tajam (sajam). Setelah melakukan pembacokan, pelaku melarikan diri.</p>
<p>Sementara korban dibawa warga yang melintas ke RSUD Kendari untuk mendapatkan pertolongan medis akibat luka di wajah kirinya.</p>
<p>Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Abeli, Iptu Nurul Syahrizad mengungkapkan, korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Kendari. Sementara pelaku dalam pengejaran polisi.</p>
<p>“Sementara dirawat di RSUD Kendari. Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku,” pungkasnya, Sabtu (24/5/2025). (dds)</p>
<p><strong>Reporter: Dandy</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/">Penjual Ikan Jadi Korban Pembacokan OTK di Jembatan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/penjual-ikan-jadi-korban-pembacokan-otk-di-jembatan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Tongkang Berlabuh di Hutan Mangrove, Wali Kota: Kami Masih Komunikasi dengan KSOP</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/kapal-tongkang-berlabuh-di-hutan-mangrove-wali-kota-kami-masih-komunikasi-dengan-ksop/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/kapal-tongkang-berlabuh-di-hutan-mangrove-wali-kota-kami-masih-komunikasi-dengan-ksop/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 06:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Tongkang]]></category>
		<category><![CDATA[sultra]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=55417</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tiga kapal tongkang berlabuh di kawasan Hutan Mangrove Teluk Kendari, di Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kapal tongkang ini diduga pengangkut ore nikel. Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengungkapkan, pihaknya masih membangun komunikasi dengan pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari untuk memastikan agar tidak terjadi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kapal-tongkang-berlabuh-di-hutan-mangrove-wali-kota-kami-masih-komunikasi-dengan-ksop/">Kapal Tongkang Berlabuh di Hutan Mangrove, Wali Kota: Kami Masih Komunikasi dengan KSOP</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Tiga kapal tongkang berlabuh di kawasan Hutan Mangrove Teluk Kendari, di Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kapal tongkang ini diduga pengangkut ore nikel.</p>
<p>Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengungkapkan, pihaknya masih membangun komunikasi dengan pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari untuk memastikan agar tidak terjadi penyalahgunaan.</p>
<p>&#8220;Kami masih menunggu laporan dari KSOP apa yang dilakukan kapal tongkang ini, apakah sekadar berlabuh atau ada aktivitas lain yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam UU yang ada,&#8221; ujarnya ditemui acara kegiatan dialog deklarasi kebangsaan antar agama, Rabu (10/3/2021).</p>
<p>Sementara Ketua DPRD Kota Kendari Subhan mengatakan, tempat berlabuhnya tongkang ini memang bukan untuk tempat bersandar kapal tongkang.</p>
<p>Pihaknya akan menindaklanjuti dengan meminta kejelasan dari pihak KSOP atas aktivitas yang dilakukan oleh pemilik kapal tongkang.</p>
<p>&#8220;Kami akan pastikan agar keberadaan kapal tongkang ini bisa ditindaklanjuti dengan ketentuan yang harus dipertanggungjawabkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya juga akan mewarning dinas tekait dan pemilik kapal tongkang untuk memberikan klarifikasi terkait aktivitas yang dilakukan di Teluk Kendari saat ini.</p>
<p>Sebelumnya, anggota DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik saat menerima aksi yang dilakukan massa kemarin, Selasa (9/3/2021), mengaku tidak mengetahui ada kapal tongkang yang berlabuh di mangrove yang tepat berhadapan depan kantor DPRD Kota Kendari.</p>
<p>&#8220;Kami tidak tahu keberadaan kapal tongkang yang berlabuh di mangrove ini. Namun karena ada laporan masyarakat bahwa ada kapal tongkang, pas dicek di lokasi ternyata betul ada kapal tongkang yang berlabuh,” ungkapnya.</p>
<p><strong>Reporter: Sesra</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kapal-tongkang-berlabuh-di-hutan-mangrove-wali-kota-kami-masih-komunikasi-dengan-ksop/">Kapal Tongkang Berlabuh di Hutan Mangrove, Wali Kota: Kami Masih Komunikasi dengan KSOP</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/kapal-tongkang-berlabuh-di-hutan-mangrove-wali-kota-kami-masih-komunikasi-dengan-ksop/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Tutul Terdampar di Teluk Kendari, BKSDA Sultra Turun Evakuasi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/paus-tutul-terdampar-di-teluk-kendari-bksda-sultra-turun-evakuasi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/paus-tutul-terdampar-di-teluk-kendari-bksda-sultra-turun-evakuasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2021 05:08:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDA]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[sultra]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=53083</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seekor ikan paus ditemukan terdampar dialiran dangkal Teluk Kendari, tepatnya dibelakang RSUD Kota Kendari. Keberadaan ikan paus jenis tutul itu menghebohkan warga, karena tak menyangka jenis paus masuk ke perairan Teluk Kendari yang dekat dengan pemukiman masyarakat. Sontak, keberadaan paus tutul itu jadi tontonan warga. Tim BKSDA Sultra yang mengetahui keberadaan paus &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/paus-tutul-terdampar-di-teluk-kendari-bksda-sultra-turun-evakuasi/">Paus Tutul Terdampar di Teluk Kendari, BKSDA Sultra Turun Evakuasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Seekor ikan paus ditemukan terdampar dialiran dangkal Teluk Kendari, tepatnya dibelakang RSUD Kota Kendari.</p>
<p>Keberadaan ikan paus jenis tutul itu menghebohkan warga, karena tak menyangka jenis paus masuk ke perairan Teluk Kendari yang dekat dengan pemukiman masyarakat. Sontak, keberadaan paus tutul itu jadi tontonan warga.</p>
<p>Tim BKSDA Sultra yang mengetahui keberadaan paus terdampar itu, turun melakukan evakuasi dengan mendorong paus tutul tersebut ke tengah laut.</p>
<p>Proses evakuasi paus sepanjang 4,5 meter itu melibatkan Tim SAR dan masyarakat. Evakuasi sempat dilakukan cukup sulit, lantaran air laut tengah surut.</p>
<p>Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra, Sakrianto Jawie menduga, kemungkinan besar paus tutul itu terdampar karena terpisah dari kelompoknya, dan masuk ke Teluk Kendari saat kondisi air laut pasang. Ketika air laut surut, paus berukuran tersebut sulit kembali ke laut dalam.</p>
<p>&#8220;Ini jenis paus dilindungi. Biasa ditemukan dibagian Laut Banda dan di wilayah perairan Sultra, bisanya terdapat di perairan Muna, Wawoni, Wakatobi dan perairan wilayah Konawe Selatan (Konsel),&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Reporter: Sesra</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/paus-tutul-terdampar-di-teluk-kendari-bksda-sultra-turun-evakuasi/">Paus Tutul Terdampar di Teluk Kendari, BKSDA Sultra Turun Evakuasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/paus-tutul-terdampar-di-teluk-kendari-bksda-sultra-turun-evakuasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Wanita Sampan&#8217;, Mengais Rezeki di Perairan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/cerita/wanita-sampan-mengais-rezeki-di-perairan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/cerita/wanita-sampan-mengais-rezeki-di-perairan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 09:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29571</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wanita tua berkulit legam itu seperti tak perduli pada matahari yang nyaris membakar kulitnya. Bagaimana tidak, di musim kemarau seperti sekarang, dia masih melakoni pekerjaannya sebagai pencari plastik bekas di perairan Teluk Kendari. Sampan tua yang sudah tampak rapuh menjadi kendaraannya. Itulah yang sehari-hari menemaninya mencari nafkah. Seorang diri. Ya, seorang diri. Karena suaminya tak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/cerita/wanita-sampan-mengais-rezeki-di-perairan-teluk-kendari/">‘Wanita Sampan’, Mengais Rezeki di Perairan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">Wanita tua berkulit legam itu seperti tak perduli pada matahari yang nyaris membakar kulitnya. Bagaimana tidak, di musim kemarau seperti sekarang, dia masih melakoni pekerjaannya sebagai pencari plastik bekas di perairan Teluk Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampan tua yang sudah tampak rapuh menjadi kendaraannya. Itulah yang sehari-hari menemaninya mencari nafkah. Seorang diri. Ya, seorang diri. Karena suaminya tak mampu lagi membantunya karena sudah uzur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sambil mengayuh sampannya, Mangutta (50), wanita itu, dengan cekatannya memungut sampah botol plastik yang mengapung di atas teluk. Tentu saja, sampah yang tampak tak berguna itu, baginya justru adalah sumber rezekinya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wanita berkerudung itu menjual botol-botol plastik bekas yang telah dikumpulkannya selama seminggu pada pengumpul. Terkadang, dia hanya mendapatkan Rp 20 ribu setiap minggu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari pada kita minta-minta sama orang, saya tidak mau seperti itu. Ada anakku masih sekolah, apapun saya kerjakan yang penting halal, dan tidak menyusahkan orang lain,&#8221; tekadnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jangan ditanya lelahnya. Namun wanita tangguh itu tak menyerah. Demi menyekolahkan anaknya yang kini duduk di bangku SMA, dia rela berlelah-lelah mencari nafkah dengan cara ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap hari turun ke laut saat pagi buta dan menuju daratan sekitar pukul 12 siang, baginya tak masalah asalkan anak dan suaminya bisa makan. Tak jarang dia menerima pemberian ala kadarnya dari orang yang iba padanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Rasanya sangat pantas dia disebut &#8216;wanita sampan&#8217;. Setiap hari dia tak pernah absen memungut plastik bekas di laut dengan ditemani sampan tuanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya dia hanya mampu menyewa perahu kecil sebagai kendaraannya untuk mencari sampah plastik di laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pertama kali turun saya sewa kasian perahunya orang Rp 10.000 per hari. Baru pendapatannya sedikit sekali hanya Rp 20.000. Sekarang adami body (sampan) saya beli,&#8221; katanya dengan wajah murung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah memilah-milah plastik bekas yang berhasil dikumpulkannya hari ini, dia mengisahkan bagaimana dia berjuang hidup, dengan mencari barang bekas yang diambilnya di perairan Teluk Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya ambil sampah kasian untuk dijual, ini yang saya kumpulkan hari ini. Masih ada disana yang saya simpan. Kalau sudah banyak saya jualmi sama mas,&#8221; ucapnya sambil membersihkan plastik bekas yang didapatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski pekerjaan ini tergolong berbahaya bagi perempuan seperti dia, Mangutta tak bergeming. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah banyak saya lewati. Kalau lagi mencari kasian, hujan lebat sekali dan kadang juga ombak kalau ada kapal yang lewat besar sekali itu ombak, ngeri kasian,&#8221; ceritanya dengan dialek khas daerah ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mangutta pun menceritakan pengalaman yang membuatnya merinding ketakutan saat sedang memulung di Teluk Kendari. Dari atas perahunya dia melihat sesuatu yang mengapung dari kejauhan. Setelah dia mendekat, ternyata sesosok mayat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya waktu memulung pernah lihat ada mayat di sekitar pelelangan ikan. Saya langsung teriak saja, &#8220;tolong, ada mayat!&#8221; Orang kaget saya teriak begitu. Nda lama datang polisi,&#8221; ucapnya dengan nada datar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada kalanya Mangutta mendapatkan banyak sampah plastik, namun kadang juga sangat sedikit. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kita mungkin tak pernah terpikir, betapa orang seperti Mangutta telah membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik, terutama di perairan Teluk Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi Manggutta adalah satu-satunya orang yang melakoni pekerjaan itu. Tapi dia tidak berharap muluk-muluk. Dia hanya ingin pemerintah membantunya dengan memberinya sampan yang lebih layak. Agar lebih mudah baginya mengumpulkan sampah plastik bekas di teluk kebanggaan Kota Kendari itu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yah kalau mungkin didengar saya sangat bersyukur sekali. Kalau ada bantuan dikasih mungkin itu bagian dari perhatian mereka kepada masyarakat kecil seperti saya. Mau perahu atau bantuan lain saya terima,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/cerita/wanita-sampan-mengais-rezeki-di-perairan-teluk-kendari/">‘Wanita Sampan’, Mengais Rezeki di Perairan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/cerita/wanita-sampan-mengais-rezeki-di-perairan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Rancang Divisi Khusus Tangani Kebersihan Teluk Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-rancang-divisi-khusus-tangani-kebersihan-teluk-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-rancang-divisi-khusus-tangani-kebersihan-teluk-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2019 11:06:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=18947</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka mengoptimalkan pemeliharaan Teluk Kendari atau Kendari Beach, Pemerintah Kota Kendari bakal membuat divisi yang khusus menangani kebersihan di sepanjang Teluk Kendari. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan, divisi khusus yang menangani kebersihan Teluk Kendari ini akan bernaung di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari. Pasalnya, kata dia, kondisi Teluk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-rancang-divisi-khusus-tangani-kebersihan-teluk-kendari/">Pemkot Rancang Divisi Khusus Tangani Kebersihan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka mengoptimalkan pemeliharaan Teluk Kendari atau Kendari Beach, Pemerintah Kota Kendari bakal membuat divisi yang khusus menangani kebersihan di sepanjang Teluk Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan, divisi khusus yang menangani kebersihan Teluk Kendari ini akan bernaung di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari. Pasalnya, kata dia, kondisi Teluk Kendari masih dicemari sampah, baik sampah plastik maupun sedimentasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Walapun demikian, untuk benar-benar menjaga kebersihan teluk, tetap kesadaran masyarakat untuk memastikan sampah-sampah tidak dibuang itu yang utama. Olehnya itu, upaya yang telah dan akan dilakukan Pemkot sebagai langkah komitmen menjaga teluk harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat itu sendiri.</p>


<p>[artikel number=3 tag=””telukkendari,walikota, ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perencanaan pembuatan divisi itu bagian dari upaya kita untuk memaksimalkan langkah-langkah dalam memelihara Teluk Kendari. Namun, untuk penamaan divisi ini kami masih sementara menyusun nomenklaturnya. Karena di pemerintahan ini untuk soal administasinya, kita tidak bisa sesuka hati mengadakan nama divisi, tetapi ada regulasi. Yang jelas divisi ini akan fokus mengatasi sampah di perairan dan pesisir Teluk Kendari,” katanya kepada detiksultra.com.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-rancang-divisi-khusus-tangani-kebersihan-teluk-kendari/">Pemkot Rancang Divisi Khusus Tangani Kebersihan Teluk Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-rancang-divisi-khusus-tangani-kebersihan-teluk-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Reklamasi Teluk Rugikan Istri Nelayan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/proyek-reklamasi-teluk-rugikan-istri-nelayan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/proyek-reklamasi-teluk-rugikan-istri-nelayan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2018 14:58:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12660</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Istri &#8211; istri nelayan yang tergabung dalam komunitas masyarakat pesisir teluk kendari, menyoroti pembangunan infrastruktur di kawasan teluk Kendari. Keberadaan proyek reklamasi yang tak kunjung selesai itu dianggap meresahkan dan mengurangi pendapatan ekonomi para istri nelayan, khususnya mereka yang berdomisili di pesisir teluk wilayah kelurahan Tipulu dan Sodoha. Akibat reklamasi teluk, ruang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/proyek-reklamasi-teluk-rugikan-istri-nelayan/">Proyek Reklamasi Teluk Rugikan Istri Nelayan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Istri &#8211; istri nelayan yang tergabung dalam komunitas masyarakat pesisir teluk kendari, menyoroti pembangunan infrastruktur di kawasan teluk Kendari. Keberadaan proyek reklamasi yang tak kunjung selesai itu dianggap meresahkan dan mengurangi pendapatan ekonomi para istri nelayan, khususnya mereka yang berdomisili di pesisir teluk wilayah kelurahan Tipulu dan Sodoha.</p>
<p>Akibat reklamasi teluk,  ruang gerak membantu suami mereka mencari ikan untuk kebutuhan hari &#8211; hari semakin sempit dan dirasakan sejak proyek tersebut di kerjakan sejak tujuh tahun lalu.</p>
<p>Akibat penyempitan teluk, aktifitas suami mereka yang merupakan nelayan cukup terganggu, tidak sedikit dari mereka terpaksa menganggur karena tak memiliki pekerjaan lain.</p>
<p>Situasi itu semakin sulit dirasakan Lina, salah satu keluarga nelayan pesisir teluk Kendari, setelah tidak mendapat jaminan asuransi nelayan dan bantuan dana untuk pengadaan kapal dari pemerintah.</p>
<p>“Susah bertahun-tahun kita rasa begini, adanya proyek di teluk mengganggu pekerjaan kita yang ingin bantu suami penuhi biaya sekolah anak-anak dan makan hari-hari,”  Ungkap Lina, Selasa sore (23/10/2018).</p>
<p>Keresahan komunitas ibu-ibu pesisir ini, diungkapkan mereka dalam kegiatan Talk Show, yang dilaksanakan pengurus<br />
Solidaritas Perempuan (SP) kota Kendari.</p>
<p>Badan Eksekutif Komunitas Solidaritas Perempuan Kendari, Wa Ode Surti Ningsih mengaku prihatin dengan kondisi ini. Ia mengajak semua pihak turut andil menanggapi persoalan yang dialami masyarakat pesisir Kota Kendari.</p>
<p>“Kawan-kawan mahasiswa serta kawan media melihat hal itu untuk bersama-sama menyebarluaskan kepada para pemangku kebijakan untuk mencanangkan ruang pesisir teluk Kendari, dampak infrastruktur telah merugikan masyarakat kecil” katanya.</p>
<p>Talk Show Solidaritas Perempuan dilaksanakan dalam rangkaian Peringatan Hari Pangan Sedunia, dengan tema ‘Tantangan Perempuan Pesisir dalam Pemenuhan dan Perlindungan Hak Atas Pangan’ di salah satu hotel di Kendari, Selasa (23/10/2018).</p>
<p>Reporter: Dahlan<br />
Editor: Fizzi</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/proyek-reklamasi-teluk-rugikan-istri-nelayan/">Proyek Reklamasi Teluk Rugikan Istri Nelayan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/proyek-reklamasi-teluk-rugikan-istri-nelayan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Reklamasi Teluk Kendari Terbengkalai?</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/proyek-reklamasi-teluk-kendari-terbengkalai/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/proyek-reklamasi-teluk-kendari-terbengkalai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Oct 2018 07:33:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12419</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Nasib proyek reklamasi Teluk Kendari saat ini menjadi tak jelas dan terbengkalai. Hal itu terjadi sejak Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) tersandung kasus hukum di KPK bersama ayahnya. Anggota DPRD Kendari, Muhammad Subhan menyatakan, proyek reklamasi penimbunan sebagian Teluk Kendari bukan lagi menjadi skala prioritas, yang semula direncanakan membangun kawasan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/proyek-reklamasi-teluk-kendari-terbengkalai/">Proyek Reklamasi Teluk Kendari Terbengkalai?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Nasib proyek reklamasi Teluk Kendari saat ini menjadi tak jelas dan terbengkalai. Hal itu terjadi sejak Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) tersandung kasus hukum di KPK bersama ayahnya.</p>
<p>Anggota DPRD Kendari, Muhammad Subhan menyatakan, proyek reklamasi penimbunan sebagian Teluk Kendari bukan lagi menjadi skala prioritas, yang semula direncanakan membangun kawasan tambat labuh dan area smart city.</p>
<p>Dewan akan berkoordinasi ke pemerintah, terkait kelanjutan proyek  yang peletakan batu pondasi pertamamya dimulai sejak tahun 2012. </p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/ada-duit-di-balik-pemasangan-stiker-caleg-di-petepete-nominalnya-lumayan" target="blank"><strong><font color="blue">Ada ‘Duit’ di Balik Pemasangan Stiker Caleg di Petepete, Nominalnya Lumayan</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Yang jelas kita tidak ingin kawasan itu terbengkalai karena dibangun dengan dana APBD,&#8221; ujarnya di kantor DPRD Kendari, Selasa (16/10/2018).</p>
<p>Umar Bonte (UB), anggota DPRD Kendari lainnya, tegas meminta penghentian kelanjutan proyek reklamasi teluk. Selain tak menguntungkan, proyek yang digagas mantan Wali Kota Asrun yang tak lain ayah kandung ADP, juga dinilai melanggar Permenhub Nomor 52 Tahun 2011 tentang pengerukan dan reklamasi.</p>
<p>&#8220;Total harus dihentikan, DPRD juga meniadakan anggaran tahunan untuk proyek tersebut dalam bahasan APBD,&#8221; ungkap UB.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/sekolah-diminta-layanani-siswa-pindahan-dari-palu" target="blank"><strong><font color="blue">Sekolah Diminta Layanani Siswa Pindahan dari Palu</font></strong></a></p>
<p>Tambah UB, kawasan yang sudah ada, hanya harus dibenahi dengan tidak lagi melakukan penimbunan, tetapi pengerukan. Dan dana yang sudah terserap di proyek itu, tinggal dipertanggungjawabkan saja.</p>
<p>&#8220;Yang pasti, konsep kawasan smart city Pemkot tidak hilang, tapi tidak harus menimbun laut, bisa di darat dengan menghijaukan kawasan,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Reporter: Dahlan<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/proyek-reklamasi-teluk-kendari-terbengkalai/">Proyek Reklamasi Teluk Kendari Terbengkalai?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/proyek-reklamasi-teluk-kendari-terbengkalai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masjid Al Alam Bocor</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/masjid-al-alam-bocor/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/masjid-al-alam-bocor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jun 2018 21:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Al Alam Teluk Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid al-alam]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Terapung]]></category>
		<category><![CDATA[mosque]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7924</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masjid Al Alam Kendari, yang diresmikan pada 27/4/2018, sudah bocor. Rembesan air diduga berasal dari areal atap kubah. Pihak Pemprov Sultra melalui Asisten I, Sarifuddin Safaa mengatakan, kebocoran kubah sudah dibenahi. Menurutnya, itu bukan kerusakan yang prinsip. &#8220;Tapi karena adanya air yang merembes sehingga dari kemarin, kontraktor sudah memperbaiki,. Dalam kontrak masih &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/masjid-al-alam-bocor/">Masjid Al Alam Bocor</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masjid Al Alam Kendari, yang diresmikan pada 27/4/2018,  sudah bocor. Rembesan air diduga berasal dari areal atap kubah.<br />
Pihak Pemprov Sultra melalui Asisten I, Sarifuddin Safaa mengatakan, kebocoran kubah sudah dibenahi. Menurutnya,  itu bukan kerusakan yang prinsip.<br />
&#8220;Tapi karena adanya air yang merembes sehingga dari kemarin, kontraktor sudah memperbaiki,. Dalam kontrak masih dalam masa pemeliharaan,&#8221; ujar Sarifuddin Safaa pada Minggu (3/6/2018).<br />
Masjid yang memiliki kapasitas 10 ribu jemaah ini dibangun sejak 2010 dan rampung pada 2018. Menghabiskan dana sebesar Rp200 miliar lebih.<br />
Pantauan Detiksultra, genangan air terlihat di lantai bagian tengah masjid. Agar tak membasahi ruangan, pengurus meletakkan ember di titik jatuhnya air.<br />
Pengurus juga memasang tanda larangan untuk tidak melintasi lantai yang basah tersebut.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editot: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/masjid-al-alam-bocor/">Masjid Al Alam Bocor</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/masjid-al-alam-bocor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mancing, Cara Ngabuburit Asik di Pelabuhan Samudra Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/mancing-cara-ngabuburit-asik-di-pelabuhan-samudra-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/mancing-cara-ngabuburit-asik-di-pelabuhan-samudra-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 May 2018 12:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[ngabuburit]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7359</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sejumlah warga Kota Kendari manfaatkan waktu berpuasa dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah memancing ikan di sekitar dermaga Pelabuhan Samudera Kendari. Kawasan sepanjang dermaga ini, menjadi lokasi pilihan warga untuk melakukan kegiatan memancing. Salah satu warga, Saimha mengatakan, ia kerap datang memancing untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. &#8220;Katanya orang ikannya banyak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/mancing-cara-ngabuburit-asik-di-pelabuhan-samudra-kendari/">Mancing, Cara Ngabuburit Asik di Pelabuhan Samudra Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sejumlah warga Kota Kendari manfaatkan waktu berpuasa dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah memancing ikan di sekitar dermaga Pelabuhan Samudera Kendari. Kawasan sepanjang dermaga ini, menjadi lokasi pilihan warga untuk melakukan kegiatan memancing.<br />
Salah satu warga, Saimha mengatakan, ia kerap datang memancing untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.<br />
&#8220;Katanya orang ikannya banyak di sini, jadi saya datang hitung-hitung sambil menunggu buka puasa,&#8221; ujarnya.<br />
Hal senada juga diungkapkan Ula. Selain sambil ngabuburit, memancing baginya juga menjadi hobi.<br />
&#8220;Kalau saya mancing ini, untuk menyalurkan hobi, sekalian nunggu  berbuka puasa,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter: M3<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/mancing-cara-ngabuburit-asik-di-pelabuhan-samudra-kendari/">Mancing, Cara Ngabuburit Asik di Pelabuhan Samudra Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/mancing-cara-ngabuburit-asik-di-pelabuhan-samudra-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Kendari Menjaring Ikan di Lautan Sampah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-kendari-menjaring-ikan-di-lautan-sampah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-kendari-menjaring-ikan-di-lautan-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 May 2018 04:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah di teluk kendari]]></category>
		<category><![CDATA[teluk]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7346</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Teluk Kendari dipenuhi sampah rumah tangga yang terbawa arus setelah hujan lebat melanda Kota Kendari sejak Senin subuh (21/5/2018). Arus deras dari bagian hulu anak sungai juga mengakibatkan air laut keruh karena banyaknya lumpur yang masuk ke teluk. Kendati keruh dan dipenuhi sampah, teluk tetap dimanfaatkan nelayan lokal untuk menangkap ikan. Namun &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/nelayan-kendari-menjaring-ikan-di-lautan-sampah/">Nelayan Kendari Menjaring Ikan di Lautan Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Teluk Kendari dipenuhi sampah rumah tangga yang terbawa arus setelah hujan lebat melanda Kota Kendari sejak Senin subuh (21/5/2018).<br />
Arus deras dari bagian hulu anak sungai juga mengakibatkan air laut keruh karena banyaknya lumpur yang masuk ke teluk.<br />
Kendati keruh dan dipenuhi sampah, teluk tetap dimanfaatkan nelayan lokal untuk menangkap ikan.<br />
Namun kondisi teluk yang dipenuhi sampah dikeluhkan nelayan lantaran jaring mereka sering tersangkut kantong plastik bekas.<br />
Hanafing, salah satu nelayan mengatakan, hasil tangkapan ikan pada jaring yang dipasang sepanjang 50 meter turun drastis saat air teluk keruh dan kotor.<br />
Nelayan memaksakan mencari ikan di sekitar pelabuhan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari karena harga ikan yang terus melonjak selama ramadan, sehingga menjanjikan keuntungan yang lebih besar.<br />
&#8220;Ikan di sini jenis balanak dan ikan putih. Kita pasang jaring tapi saat ditarik, banyak sampah kantong plastik yang naik. Hasil tangkapan juga lebih sedikit dibanding kalau air teluk bersih,&#8221; ujarnya.<br />
Untuk mendapatkan hasil lebih banyak, nelayan terpaksa menangkap ikan lebih ke tengah, beberapa mil dari pelabuhan Kendari.<br />
Hanafing berharap peran seluruh pihak utamanya pemerintah benar-benar aktif memperhatikan kondisi teluk agar tetap bersih dan dapat dijadikan sumber nafkah bagi nelayan.<br />
Caranya, kata Hanafing, bisa dengan merutinkan gerakan pungut sampah di Teluk Kendari.<br />
&#8220;Kita maunya teluk ini dijaga terus supaya tetap bersih dan cocok jadi tempat menjaring ikan nelayan sini,&#8221; ungkapnya.<br />
Reporter: (M4)<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/nelayan-kendari-menjaring-ikan-di-lautan-sampah/">Nelayan Kendari Menjaring Ikan di Lautan Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/nelayan-kendari-menjaring-ikan-di-lautan-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masjid Al Alam, Tempat Ngabuburit Terfavorit</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/masjid-al-alam-tempat-ngabuburit-terfavorit/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/masjid-al-alam-tempat-ngabuburit-terfavorit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 May 2018 06:33:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Al Alam Teluk Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mosque]]></category>
		<category><![CDATA[ngabuburit]]></category>
		<category><![CDATA[teluk kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7322</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masjid Al Alam Kendari dengan kemegahannya, berhasil membuat warga Kota Kendari terpukau. Buktinya, meski belum lama dibuka untuk umum, masjid ini menjadi salah satu tempat favorit untuk menghabiskan waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa. Pelataran masjid yang luas memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengunjung, apalagi yang datang beramai-ramai. Salah satunya, gerombolan pengunjung dari mahasiswi PG-PAUD UHO. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/masjid-al-alam-tempat-ngabuburit-terfavorit/">Masjid Al Alam, Tempat Ngabuburit Terfavorit</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Masjid Al Alam Kendari dengan kemegahannya, berhasil membuat warga Kota Kendari terpukau. Buktinya, meski belum lama dibuka untuk umum, masjid ini menjadi salah satu tempat favorit untuk menghabiskan waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa.<br />
Pelataran masjid yang luas memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengunjung, apalagi yang datang beramai-ramai. Salah satunya, gerombolan pengunjung dari mahasiswi PG-PAUD UHO.<br />
&#8220;Tunggu buka puasa di sini rasanya nyaman,&#8221; ungkap seorang mahasiswi bernama Yanti, yang sengaja ke Masjid Al Alam untuk ngabuburit bersama tujuh orang temannya.<br />
Tiupan angin laut yang sejuk, serta mentari senja yang perlahan terbenam, membuat rasa lapar dan haus akibat berpuasa, seketika sirna. Jalan masuk masjid yang tidak terlalu lebar, terasa sempit karena dipadati pengunjung. Cuaca Kota Kendari yang selalu hujan akhir-akhir ini, tidak mengurangi minat warga untuk mengunjungi masjid indah ini.<br />
Walaupun masjid ini belum sepenuhnya rampung, pengunjung tidak perduli. Mereka lebih fokus pada panorama sore hari yang indah, yang cocok untuk aktifitas swafoto.<br />
&#8220;Cocok sekali untuk foto-foto di sini,&#8221; terang pengunjung lainnya, Akbar.<br />
Selain aktifitas swafoto, aktifitas memancing juga dilakukan oleh beberapa orang di pelataran masjid ini.<br />
Semakin senja, suasana semakin ramai, karena jamaah masjid yang bersiap sholat magrib mulai berdatangan. Lantunan shalawat dari dalam masjid, menandakan waktu berbuka semakin dekat. Para pengunjungpun mulai meninggalkan masjid. Sementara para jamaah mulai memasuki masjid.<br />
Reporter: Yusuf Maronta<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/masjid-al-alam-tempat-ngabuburit-terfavorit/">Masjid Al Alam, Tempat Ngabuburit Terfavorit</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/masjid-al-alam-tempat-ngabuburit-terfavorit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
