<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Sayur mayur Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/sayur-mayur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 May 2019 10:52:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Sayur mayur Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hindari Bahan Kimia, Warga Dianjurkan Tanam Sayur di Pekarangan Rumah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hindari-bahan-kimia-warga-dianjurkan-tanam-sayur-di-pekarangan-rumah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hindari-bahan-kimia-warga-dianjurkan-tanam-sayur-di-pekarangan-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2019 11:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur mayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=22016</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pangan Kota Kendari melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Arianti Patiung, menganjurkan agar masyarakat dapat memanfaatkan perangan rumahnya dengan menanami sayur mayur. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi membeli sayur mayur di pedagang pasar atau penjual sayur keliling, karena tidak menutup kemungkinan sayur mayur yang di jual di pasar yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hindari-bahan-kimia-warga-dianjurkan-tanam-sayur-di-pekarangan-rumah/">Hindari Bahan Kimia, Warga Dianjurkan Tanam Sayur di Pekarangan Rumah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pangan Kota Kendari melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Arianti Patiung, menganjurkan agar masyarakat dapat memanfaatkan perangan rumahnya dengan menanami sayur mayur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi membeli sayur mayur di pedagang pasar atau penjual sayur keliling, karena tidak menutup kemungkinan sayur mayur yang di jual di pasar yang dipasok dari luar daerah!, menggunakan pengawet dari bahan kimia, seperti formain dan pestisida untuk menjaga kesegarannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menghindari bahan kimia ini, banyak cara bisa dilakukan, salah satunya dengan mencucinya di air yang mengalir, tetapi itu tidak menghilangkan zat kimia tersebut yang sudah melekat di sayur mayur yang ingin dikonsumsi, tetapi hanya menguranginya saja. Pasalnya, walaupun sedikit saja zat kimia yang masuk dalam tubuh ketika mengkonsumsi sayur tersebut, tetapi dari hal sedikit itulah kalau dikonsumsi terus menerus akan juga menjadi banyak, dan itu akan berefek buruk terhadap kesehatan tubuh.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”sayur,pangan,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Memang paling bagus itu kita menanam sendiri sayur mayur di pekarangan rumah, karena itu jauh lebih menjamin sayur tersebut aman dari bahan pengawet dari zat kimia dibanding kita membeli di penjual sayur walaupun dicuci bersih. Dengan memanam sendiri sayur, kita dapat memastikan sayur tersebut aman dari zat kimia untuk kita konsumsi di rumah,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hindari-bahan-kimia-warga-dianjurkan-tanam-sayur-di-pekarangan-rumah/">Hindari Bahan Kimia, Warga Dianjurkan Tanam Sayur di Pekarangan Rumah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hindari-bahan-kimia-warga-dianjurkan-tanam-sayur-di-pekarangan-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Pangan Kendari, 90 persen Bergantung Suplai dari Luar</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/kebutuhan-pangan-kendari-90-persen-bergantung-suplai-dari-luar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/kebutuhan-pangan-kendari-90-persen-bergantung-suplai-dari-luar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jun 2018 05:03:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur mayur]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8630</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung menyebutkan, 90 persen kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Kendari dipasok dari luar daerah. Terutama dari Konawe Selatan, Konawe, Sulawesi Selatan dan Surabaya. Kebutuhan pangan yang dipasok dari luar, mulai sayur mayur hingga bumbu dapur (bawang putih dan bawang merah). Selain &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kebutuhan-pangan-kendari-90-persen-bergantung-suplai-dari-luar/">Kebutuhan Pangan Kendari, 90 persen Bergantung Suplai dari Luar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung menyebutkan, 90 persen kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Kendari dipasok dari luar daerah.<br />
Terutama dari Konawe Selatan, Konawe, Sulawesi Selatan dan Surabaya. Kebutuhan pangan yang dipasok dari luar, mulai sayur mayur hingga bumbu dapur (bawang putih dan bawang merah).<br />
Selain itu, pasokan kebutuhan yang disuplai dari luar yaitu buah-buahan, kebanyakan didatangkan dari luar Sulawesi.<br />
&#8220;Buah-buahan yang dijual di sejumlah pasar tradisional di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini, asalnya dari luar,&#8221; imbuhnya.<br />
Menurut Arianti Patiung, penyebab Kota Kendari masih tergantung dengan pasokan dari luar daerah. karena sebagian besar daerah kita bukan basis pertanian. Walaupun sebagian masyarakat hidup dengan bertani, namun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.<br />
&#8220;Jadi, jangan kaget jika pada moment tertentu, harga bahan pangan di pasar Kota Kendari  bergejolak. Hal ini disebakan suplai dari daerah tetangga yang terbatas, mengakibatkan tingginya permintaan. Juga karena pengaruh musim,&#8221; pungkasnya.<br />
Reporter: Febry<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kebutuhan-pangan-kendari-90-persen-bergantung-suplai-dari-luar/">Kebutuhan Pangan Kendari, 90 persen Bergantung Suplai dari Luar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/kebutuhan-pangan-kendari-90-persen-bergantung-suplai-dari-luar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
