<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Sampah Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 08:10:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Sampah Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sampah Tak Tuntas, Sukarnain Kadir: Ubah Mindset Warga</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sampah-tak-tuntas-sukarnain-kadir-ubah-mindset-warga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sampah-tak-tuntas-sukarnain-kadir-ubah-mindset-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2019 00:55:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=33581</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;&#160; Masalah sampah di Kota Kendari terus menuai sorotan publik lantaran penanganannya belum dilakukan secara maksimal. Salah satu sorotan muncul dari anggota Dewan Kota Kendari. Anggota DPRD mengkritik lantaran kota metro ini terdapat masih banyak tebaran sampah yang tak terangkut armada dan menjadi penyebab ancaman banjir karena menghambat aliran air disaluran drainase-drainase di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-tak-tuntas-sukarnain-kadir-ubah-mindset-warga/">Sampah Tak Tuntas, Sukarnain Kadir: Ubah Mindset Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;&nbsp; Masalah sampah di Kota Kendari terus menuai sorotan publik lantaran penanganannya belum dilakukan secara maksimal. Salah satu sorotan muncul dari anggota Dewan Kota Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DPRD mengkritik lantaran kota metro ini terdapat masih banyak tebaran sampah yang tak terangkut armada dan menjadi penyebab ancaman banjir karena menghambat aliran air disaluran drainase-drainase di kota peraih tropi adipura 10 kali ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Kendari,  H Sulkarnain Kadir tak memungkiri persoalan sampah ini. Kondisi penanganan saat ini belum maksimal karena tak lepas pengaruh pertumbuhan penduduk yang begitu cepat.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sampah,walikota&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Serius ingin menuntaskan persoalan ini, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu memperhatikan lingkungan disekitar, dan langkah itu dapat lebih maksimal apabila mindset seluruh masyarakat berubah. Jadi mindset penanganan sampah hanya diselesaikan petigas kebersihan harus dirubah dengan tanggung jawab bersama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena yang ada dibenak masyarakat saat ini jika melihat sampah mengasumsikan itu tanggung jawab petugas kebersihan yang pada akhirnya sampah berhamburan, sehingga masyarakat harus merubah mindset karena berbicara soal sampah itu sudah tanggung jawab kita semua&#8221; tuturnya, Kamis (14/11/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi PKS ini menuturkan, jika masyarakat sudah tidak membuang sampah sembarangan sedapat mungkin bisa mengolah sampah dengan menggunakan teori reduce yang&nbsp;berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah dan recycle&nbsp;berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menopang perubahan mindset dalam mengatasi persoalan sampah, Sulkarnain akan melakukan pengadaan truk pengangkut sampah untuk mendukung kerja-kerja para petugas kebersihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan memaksimalkan armada yang tersedia Insya Allah tahun depan akan ada penambahan armada lagi,&#8221; Pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M1<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-tak-tuntas-sukarnain-kadir-ubah-mindset-warga/">Sampah Tak Tuntas, Sukarnain Kadir: Ubah Mindset Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sampah-tak-tuntas-sukarnain-kadir-ubah-mindset-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Walikota Kendari Akui Penanganan Sampah Tak Maksimal</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/walikota-kendari-akui-penanganan-sampah-tak-maksimal/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/walikota-kendari-akui-penanganan-sampah-tak-maksimal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2019 06:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=33481</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Kota Kendari mengakui masih banyaknya sampah di sejumlah kawasan kota yang belum tertangani maksimal.&#160; Kritik penanganan sampah mencuat setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menuding turunnya performa pemkot menangani sampah di kota ini. Menjawab kritikan tersebut, Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, menerangkan tak maksimalnya penanganan sampah saat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/walikota-kendari-akui-penanganan-sampah-tak-maksimal/">Walikota Kendari Akui Penanganan Sampah Tak Maksimal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;  Pemerintah Kota Kendari mengakui masih banyaknya sampah di sejumlah kawasan kota yang belum tertangani maksimal.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kritik penanganan sampah mencuat setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menuding turunnya performa pemkot menangani sampah di kota ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjawab kritikan tersebut, Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, menerangkan tak maksimalnya penanganan sampah saat ini, bukan karena turunnya kinerja petugas sampah dan dinas lingkungan hidup dan kehutanan (DLHK), tapi disebabkan tingginya produksi sampah akibat bertambahnya jumlah penduduk. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sampah,walikota&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita akui, karena faktanya memang begitu, tapi menurunnya bukan karena kinerja petugas tapi karena masyarakat yang dilayani begitu banyak,&#8221; ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (11/11/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang nomor satu di Kendari ini menjelaskan jumlah penduduk Kota Kendari hampir mencapai diangka 400 ribu penduduk, dibanding  tahun sebelumnya yang jumlahnya masih diangka 200 ribu penduduk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemudian armada kita juga yang masih kurang memadai,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya mengatasi masalah sampah, Pemkot akan mengambil langkah-langkah strategis agar penanganan sampah berjalan maksimal, salah satunya dengan penambahan jumlah armada yang direncanakan tahun 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanganan sampah ini juga memaksimalkan kinerja petugas kebersihan untuk mengantisipasi ancaman banjir dimusim penghujan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/walikota-kendari-akui-penanganan-sampah-tak-maksimal/">Walikota Kendari Akui Penanganan Sampah Tak Maksimal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/walikota-kendari-akui-penanganan-sampah-tak-maksimal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Dorong Penanganan Sampah Plastik di Kawasan Objek Wisata</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-dorong-penanganan-sampah-plastik-di-kawasan-objek-wisata/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-dorong-penanganan-sampah-plastik-di-kawasan-objek-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2019 00:33:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=32284</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Perhelatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-39 yang diadakan di Sulawesi Tenggara (Sultra) November mendatang, diperkirakan ribuan wisatawan nasional hingga wisata mancanegara bakal mengunjungi destinasi &#8211; destinasi wisata yang ada di wilayah Sultra. Atas agenda kunjungan tamu HPS yang diperkirakan jumlahnya mencapai 30.000 orang, sebagai tuan rumah, pemerintah provinsi dorong penaganan sampah platik &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-dorong-penanganan-sampah-plastik-di-kawasan-objek-wisata/">Pemprov Dorong Penanganan Sampah Plastik di Kawasan Objek Wisata</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Perhelatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-39 yang diadakan di Sulawesi Tenggara (Sultra) November mendatang, diperkirakan ribuan wisatawan nasional hingga wisata mancanegara bakal mengunjungi destinasi &#8211; destinasi wisata yang ada di wilayah Sultra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas agenda kunjungan tamu HPS yang diperkirakan jumlahnya mencapai 30.000 orang, sebagai tuan rumah, pemerintah provinsi dorong penaganan sampah platik dibeberapa kawasan wisata di bumi Anoa ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana Tugas, Kepala Dinas Pariwisata, Sultra, I Gede Panca menerangkan bahwa, wilayah sultra banyak terdapat objek wisata dan memiliki daya tarik tinggi untuk dikunjungi wisatawan. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;wisata,sampah&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita punya ikan yang melimpah, karang, pasir putih dan beberapa kekayaan wisata lainnya, hanya saja masih ada kendala dalam hal nilai jual kepada wisatawan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun begitu, Panca menyadari kebersihan pada kawasan objek wisata belum tertangani secara maksimal, buktinya masih ada beberapa sampah pelastik yang bertebaran, apalagi kata panca, orang asing sangat tidak suka dengan keberadaan sampah plastik, untuk itu melalui program yang dugagas, pemerintah provinsi “Perang terhadap sampah plastik&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi memang untuk destinasi wilayah di bawah pengendalian pemerintah provinsi, kami sudah adakan program untuk bersih bersih sampah plastik, minimal sekali lah. Tujuannya  bagaimana kita meminimalisir sampah plastik di destinasi wisata,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misalnya, tambah Panca untuk Kota Kendari melalui wali Kota Kendari dan dinas lingkungan hidup setiap OPD diturunkan 10 orang staff untuk membersihkan sampah-sampah plastik, namun kegiatan itu perlu dilakukan kembali sehingga pada saat HPS dimulai keberadaan sampah plastik dapat diatasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain melakukan bersih-bersih sampah plastik, pemprov sudah mulai mengadakan training informal kepada stafnya yang menjaga di destinasi wisata, seperti destinasi pulau bokori, pantai dan beberapa destinasi yang bakal dikunjungi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Supaya kalau datang tamu kita, biar bagaimana memperlakukan mereka secara sopan, kemudian memberikan informasi yang jelas,” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-dorong-penanganan-sampah-plastik-di-kawasan-objek-wisata/">Pemprov Dorong Penanganan Sampah Plastik di Kawasan Objek Wisata</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-dorong-penanganan-sampah-plastik-di-kawasan-objek-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Kota Kendari Bersihkan Sampah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-warga-kota-kendari-bersihkan-sampah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-warga-kota-kendari-bersihkan-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Sep 2019 03:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31070</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Puluhan komunitas terlibat dalam aksi bersih sampah di Kota Kendari yang mencapai ribuan orang. Kegiatan ini diselenggrakan oleh Komunitas Word Cleanup Day (WCD), merupakan agenda tahunan dalam memperingati hari bersih-bersih dunia, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat di dunia pada umumnya dah khususnya di Kota Kendari, agar lebih sadar mengenai sampah, utamanya sampah plastik. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ribuan-warga-kota-kendari-bersihkan-sampah/">Ribuan Warga Kota Kendari Bersihkan Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Puluhan komunitas terlibat dalam aksi bersih sampah di Kota Kendari yang mencapai ribuan orang. Kegiatan ini diselenggrakan oleh Komunitas Word Cleanup Day (WCD), merupakan agenda tahunan dalam memperingati hari bersih-bersih dunia, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat di dunia pada umumnya dah khususnya di Kota Kendari, agar lebih sadar mengenai sampah, utamanya sampah plastik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Leader WDC Kendari, Musdalifa, menyebutkan, pihaknya membuka penerimaan relawan secara umum. WCD tahun ini, kata dia, ditargetkan merekrut sebanyak 2.100 relawan, tapi berdasarkan formulir yang terkumpul, justru membludak menjadi 8.000 ribu relawan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 38 komunitas penggiat lingkungan dengan berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pelajar, pengusaha, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas pariwisata dan komunitas lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan ini dilakukan di tiga titik yakni di tugu religi lapangan MTQ, Kendari Beach (Water Sport) dan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Makanya saya mengajak seluruh masyarakat di Kota Kendari agar lebih peduli lingkungan. Sebab, jika ingin merasakan dampak yang lebih baik, maka kita harus berusaha dengan lebih pula, seperti yang kita lakukan ini,” ungkapnya, Sabtu (21/9/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sultra, Ansar, M.Si. Serta dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Paminudin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, World Cleanup Day Indonesia mengambil tema Cleanup for Peaceful Indonesia. Hal ini dikarenakan pada tanggal 21 September juga merupakan hari ditetapkannya International Day of Peace atau Hari Perdamaian International oleh PBB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">World Cleanup Day juga merupakan aksi yang sejalan dengan kampanye dari pemerintah Indonesia yaitu Gerakan Indonesia Bersih. Hadirnya WCD diharapkan menjadikan aksi penguat yang dapat terus membantu pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia bersih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ribuan-warga-kota-kendari-bersihkan-sampah/">Ribuan Warga Kota Kendari Bersihkan Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-warga-kota-kendari-bersihkan-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jorok, Sampah Menumpuk di Kantor Bupati Bombana</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/jorok-sampah-menumpuk-di-kantor-bupati-bombana/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/jorok-sampah-menumpuk-di-kantor-bupati-bombana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 02:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bombana]]></category>
		<category><![CDATA[bombana]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29546</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah bekas sisa makanan terlihat menumpuk di depan Aula Bupati Bombana, hal ini terlihat jorok hingga menimbulkan bau tak sedap sebab tumpukan sampah berada hanya beberapa meter dari pintu utama gedung. Dari pantauan Detiksultra.com Jumat (23/8/2019), sampah yang menumpuk dan terlihat jorok berada di halaman kompleks tepat di belakang kantor utama Bupati &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/jorok-sampah-menumpuk-di-kantor-bupati-bombana/">Jorok, Sampah Menumpuk di Kantor Bupati Bombana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">BOMBANA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah bekas sisa makanan terlihat menumpuk di depan Aula Bupati Bombana, hal ini terlihat jorok hingga menimbulkan bau tak sedap sebab tumpukan sampah berada hanya beberapa meter dari pintu utama gedung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pantauan Detiksultra.com Jumat (23/8/2019), sampah yang menumpuk dan terlihat jorok berada di halaman kompleks tepat di belakang kantor utama Bupati Bombana yang masih satu gedung itu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut salah satu keterangan dari pegawai inisial A (30) yang enggan disebutkan namanya, dirinya mengakui bahwa hampir setiap ada acara di gedung tersebut, ia sering melihat tumpukan sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini kan gedung serbaguna Pemda yang sering digunakan dinas-dinas ketika ada kegiatan, malu dong ketika tamu-tamu lihat baik itu dari daerah maupun luar daerah Bombana,&#8221; pungkasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Ia juga menyoroti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang tidak menyediakan bak sampah utama untuk ditampung dalam jumlah banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini faktor kemalasan makanya hanya dibuang di depan gedung begitu saja, belum ada juga bak sampah utama dari DLH di sekitar kantor,&#8221; tutupnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Arif<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/jorok-sampah-menumpuk-di-kantor-bupati-bombana/">Jorok, Sampah Menumpuk di Kantor Bupati Bombana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/jorok-sampah-menumpuk-di-kantor-bupati-bombana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Bertebaran Tak Jauh dari Kantor DPRD Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sampah-bertebaran-tak-jauh-dari-kantor-dprd-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sampah-bertebaran-tak-jauh-dari-kantor-dprd-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2019 09:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29506</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah berserakan dipinggir Jalan Madisula, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia. Lokasi tumpukan sampah tak jauh dari kantor DPRD Kota Kendari. Selain sebagian berceceran di pinggir jalan, kondisi sampah juga menyebarkan bau busuk, sehingga mengganggu konsentrasi pengendara yang melintas. Salah seorang warga, Harbiun (42), mengaku sampah tersebut adalah buangan dari mobil-mobil yang lewat diwilayah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-bertebaran-tak-jauh-dari-kantor-dprd-kendari/">Sampah Bertebaran Tak Jauh dari Kantor DPRD Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah berserakan dipinggir Jalan Madisula, Kelurahan Anduonohu,  Kecamatan Poasia. Lokasi tumpukan sampah tak jauh dari kantor DPRD Kota Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain sebagian berceceran di pinggir jalan, kondisi sampah juga menyebarkan bau busuk, sehingga mengganggu konsentrasi pengendara yang melintas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah seorang warga, Harbiun (42), mengaku sampah tersebut adalah buangan dari mobil-mobil yang lewat diwilayah sekitar. Mereka lewat sambil membuang atau menurunkan sampahnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Entah itu dari sampah industri, kantor-kantor maupun masyarakat yang jelas kadang mereka datang, buang sampah disini, padahal tidak boleh soalnya ini area pinggir jalan umum, kemudian sampah-sampahnya sebagian bisa  jatuh ke perairan teluk dan merembes ke jalan,&#8221; pungkasnya, Jumat(23/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tambahnya lagi, mesti ada kebijakan yang ketat dan kinerja yang nyata dari Pemerintah Kota dalam menjalankan aturan untuk mendisiplinkan masyarakat guna menciptakan kondisi lingkungan yang lestari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga lain, Hardiansyah(30), memaparkan, bahwa sangat tidak elok kondisi jalan yang sering dilaluinya, apalagi kondisi sampah tersebut berdekatan dengan kantor wakil rakyat Kota Kendari yang dalam waktu dekat akan ditempat anggota DPRD baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kan kalau begini sangat jelek kalau diperhatikan apalagi bisa-bisa pemerintah menjadi sorotan atas kinerjanya dalam mengurus Kota Kendari, belum lagi disana ada kantor DPRD tapi di dekat kantornya ada tumpukan sampah, kan kelihatan lucu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia pun juga menyinggung bahwa  Kendari akan menjadi tuan rumah Hari Pangan Sedunia(HPS)-39. Hal seperti ini harusnya menjadi perhatian utama oleh Pemerintah Kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya kira hari pangan sudah dekat, kalau pembenahan jalan saja bisa kenapa membersihkan sampah tidak bisa, apalagi saya baca dimedia kalau kita akan jadi tuan rumah hari pangan sedunia, terus tamu liat daerah kita penuh sampah kira-kira tanggapannya bagaimana,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Gery<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-bertebaran-tak-jauh-dari-kantor-dprd-kendari/">Sampah Bertebaran Tak Jauh dari Kantor DPRD Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sampah-bertebaran-tak-jauh-dari-kantor-dprd-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembuangan Sampah Diubah Menjadi Lahan Produktif</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pembuangan-sampah-diubah-menjadi-lahan-produktif/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pembuangan-sampah-diubah-menjadi-lahan-produktif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2019 09:25:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kwt]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=27879</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Saat ini Kelompok Wanita Tani (KWT) Mepokoaso terus berbenah. Salah satunya mengubah lahan yang sebelumnya adalah pembuangan sampah menjadi demplot penanaman bibit sayur dan buah yang tidak mengandung pestisida. Awalnya lahan demplot tersebut merupakan pembuangan sampah warga, yang berada di RT 11 RW 4, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu. Seperti yang disampaikan Dr. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pembuangan-sampah-diubah-menjadi-lahan-produktif/">Pembuangan Sampah Diubah Menjadi Lahan Produktif</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Saat ini Kelompok Wanita Tani (KWT) Mepokoaso terus berbenah. Salah satunya mengubah lahan yang sebelumnya adalah pembuangan sampah menjadi demplot penanaman bibit sayur dan buah yang tidak mengandung pestisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya lahan demplot tersebut merupakan pembuangan sampah warga, yang berada di RT 11 RW 4, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu. Seperti yang disampaikan Dr. Ruslaini, selaku Ketua RT bahwa lahan tersebut dulunya pembuangan sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebelum ada kegiatan ini, lokasi ini digunakan untuk membuang sampah. Tapi setelah ada Kelompok Mepokoaso, menjadi seperti ini. Lebih produktif, sangat bermanfaat bagi warga sekitar,&#8221; jelasnya, Kamis (1/8/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sampah,kwt&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Pangan Kota Kendari sendiri memberikan program bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan agar lebih bermanfaat. Baik dari segi ekonomi, gizi dan sehat. Sehingga warga bisa mengurangi konsumsi sayuran yang lebih banyak mengandung pestisida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan ibu-ibu dalam kegiatan penanaman sayuran ini, dinilai akan memberikan manfaat besar, terutama mengurangi pengeluaran ekonomi keluarga dan bisa mencukupi gizi yang seimbang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat ini kami KWT Mepokoaso sedang melakukan berbagai kegiatan, salah satunya pembibitan. Rumah bibit ini yang merupakan program bantuan dari Dinas Pangan Kota Kendari,” ucap Saenab, anggota KWT Mepokoaso.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pembuangan-sampah-diubah-menjadi-lahan-produktif/">Pembuangan Sampah Diubah Menjadi Lahan Produktif</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pembuangan-sampah-diubah-menjadi-lahan-produktif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TPA Tidak Berfungsi, Sampah di Wakatobi Dibiarkan Membusuk</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/tpa-tidak-berfungsi-sampah-di-wakatobi-dibiarkan-membusuk/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/tpa-tidak-berfungsi-sampah-di-wakatobi-dibiarkan-membusuk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2019 01:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[wakatobi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26706</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULRA.COM &#8211; Sudah semestinya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dijadikan tempat untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan. Namun sayangnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di Kabupaten Wakatobi. TPA bukannya dijadikan tempat memproses sampah akhir, malah hanya dijadikan tempat penampungan sampah tanpa diproses, hingga akhirnya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/tpa-tidak-berfungsi-sampah-di-wakatobi-dibiarkan-membusuk/">TPA Tidak Berfungsi, Sampah di Wakatobi Dibiarkan Membusuk</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">WAKATOBI, DETIKSULRA.COM &#8211; Sudah semestinya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dijadikan tempat untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan. Namun sayangnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di Kabupaten Wakatobi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">TPA bukannya dijadikan tempat memproses sampah akhir, malah hanya dijadikan tempat penampungan sampah tanpa diproses, hingga akhirnya membusuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal produksi sampah masyarakat di dua kecamatan yang ada di ibu kota Kabupaten Wakatobi yakni sekitaran wilayah Numana, Mola, Mandati Raya sampai dengan di Wandoka, setiap harinya rata-rata 30 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setiap hari mobil kita yang operasi ini ada 6 armada truk sampah. Satu truk mengangkut sekitar empat sampai enam ton. Jadi katakanlah rata-rata lima ton per truk berarti 30 ton perhari. Jadi tempat pemrosesan akhir sampah itu kita gunakan untuk pembuangan saja dulu,&#8221; ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jaemuna, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/7/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, tempat pemrosesan akhir sampah, untuk sementara hanya difungsikan sebagai tempat pembuangan secara teratur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita sedang membuat rumah pengomposan. Jadi sampah itu tidak masuk semuanya landfill (sistem pengelolaan atau pemusnahan sampah). Sehingga ada pemisahan sampah organik dijadikan kompos, sampah plastik didaur ulang,&#8221; ujarnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjutnya, pihaknya juga sudah menyampaikan ke masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah plastik dan organik karena sampah plastik memiliki nilai ekonomis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Cuma masyarakat kita mungkin tidak mau pusing, sehingga petugas Lingkungan Hidup setelah melihat sampah, diangkat saja ke mobil dan langsung saja dibuang ke TPA,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Ema<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/tpa-tidak-berfungsi-sampah-di-wakatobi-dibiarkan-membusuk/">TPA Tidak Berfungsi, Sampah di Wakatobi Dibiarkan Membusuk</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/tpa-tidak-berfungsi-sampah-di-wakatobi-dibiarkan-membusuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Penanganan Sampah, Pemkot Kendari Segera Tambah Armada</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tingkatkan-penanganan-sampah-pemkot-kendari-segera-tambah-armada/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tingkatkan-penanganan-sampah-pemkot-kendari-segera-tambah-armada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 12:39:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26498</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Meningkatnya volume sampah setiap harinya, membuat Pemerintah Kota Kendari harus menambah armada operasional truk pengangkut sampah. Hal ini dilakukan sebagai wujud keseriusan pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah yang kerap masih dikeluhkan masyarakat kota lulo. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, pemerintah provinsi dan kementerian ikut terlibat membantu Kota Kendari dalam penambahan truk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tingkatkan-penanganan-sampah-pemkot-kendari-segera-tambah-armada/">Tingkatkan Penanganan Sampah, Pemkot Kendari Segera Tambah Armada</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Meningkatnya volume sampah setiap harinya, membuat Pemerintah Kota Kendari harus menambah armada operasional truk pengangkut sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini dilakukan sebagai wujud keseriusan pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah yang kerap masih dikeluhkan masyarakat kota lulo. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, pemerintah provinsi dan kementerian ikut terlibat membantu Kota Kendari dalam penambahan truk sampah yang nantinya difungsikan membantu mengatasi permasalah sampah.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sampah,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah kita juga dibantu pemerintah provinsi sudah menjanjikan di APBD perubahan tiga drump truck untuk mengangkut sampah, saya juga dapat dari kementrian satu excavator untuk difungsikan di TPA dan beberapa unit drump truck jumlahnya masih dihitung, hasil komunikasi kita bersama pihak kementerian alhamdulillah empat atau lima unit,&#8221; ujarnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk penambahan, diperkirakan pada Oktober telah terealisasi sehingga diharapkan dapat membantu kinerja petugas kebersihan yang ada di Kota Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk total keseluruhan penambahan truk sampah diperkirakan delapan unit dan insyaallah Oktober mendatang sudah terealisasi,&#8221; tambah Sulkarnain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menambah kendaraan operasional, pemerintah juga telah menaikkan gaji tenaga kebersihan, ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi pemerintah agar lebih meningkatkan semangat kerja para petugas kebersihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tidak banyak, sekitar 100 ribu untuk masing-masing orang. Alhamdulillah mereka merespon dengan baik, tapi tidak berhenti disini kami akan terus memperhatikan kesejahteraan mereka, kalau kemampuan keuangan daerah mengalami peningkatan, petugas kebersihan adalah salah satu prioritas,&#8221; jelas Sulkarnain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, sebelumnya, gaji petugas Kebersihan perbulannya Rp 900 ribu. Setelah mengalami kenaikan, menjadi Rp 1 juta/bulan untuk dua jam kerja setiap harinya. Sedangkan bagi sopir mobil pengangkut berkisar Rp 1,5 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tingkatkan-penanganan-sampah-pemkot-kendari-segera-tambah-armada/">Tingkatkan Penanganan Sampah, Pemkot Kendari Segera Tambah Armada</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tingkatkan-penanganan-sampah-pemkot-kendari-segera-tambah-armada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Sisa Lebaran Mulai Dibersihkan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sampah-sisa-lebaran-mulai-dibersihkan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sampah-sisa-lebaran-mulai-dibersihkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2019 14:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=24607</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari, mulai eksis membereskan sampah yang menumpuk dipinggir jalan pasca berakhirnya libur lebaran. Sampah-sampah disebaran titik wilayah Kota Kendari itu, sempat dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan bau tak sedap karena sudah berhari-hari tak terangkut . Kepala DLHK Kota Kendari Paminuddin Mane mengatakan, keterbatasan personel pasukan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-sisa-lebaran-mulai-dibersihkan/">Sampah Sisa Lebaran Mulai Dibersihkan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari, mulai eksis membereskan sampah yang menumpuk dipinggir jalan pasca berakhirnya libur lebaran. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampah-sampah disebaran titik wilayah Kota Kendari itu, sempat dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan bau tak sedap karena sudah berhari-hari tak terangkut . </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala DLHK Kota Kendari Paminuddin Mane mengatakan, keterbatasan personel pasukan orange menyebabkan proses pengangkutan sampah di Tempah Pembuangan Sampah (TPS) saat libur lebaran kurang maksimal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun ia memastikan, pasca libur lebaran dan cuti bersama kali ini, pihaknya akan mengerahkan kekuatan penuh untuk membereskan persoalan sampah itu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemarin kita kekurangan tenaga anggota saya juga ada yang mudik lebaran. Insya Allah mulai hari ini pengangkutan sampah di setiap TPS bisa kembali normal,&#8221; ucap Paminuddin Mane, di Kantor Wali Kota Kendari, Senin (10/6/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;Sampah,Kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditempat yang sama, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menjelaskan bahwa persoalan sampah memang jadi prioritas yang akan dituntaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Terlebih dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kota Kendari menjadi Kota Layak Huni Berbasis Ekologi, Teknologi dan Informasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanganan sampah tersebut sangat penting dalam menciptakan iklim sosial yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya akan minta Pak Kadis LHK untuk melaporkan situasi terupdate terkait persoalan sampah. Laporan itu akan menjadi evaluasi bagi Pemkot Kendari agar dicarikan solusi terbaik bagi penanganan sampah di Kota Kendari,&#8221; tandas Sulkarnain Kadir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Adi (24) warga Kelurahan Kadia, mengapresiasi kerja petugas sampah yang akan menuntaskan dalam kota. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi sampah selama libur lebaran tak terurus dengan baik, akibatnya bau menyengat menyebar apalagi pasca terkena hujan sehingga baunya mengganggu kenyamanan warga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untunglah akan dibereskan, selama libur lebaran tumpukan sampah sudah &#8220;menggunung&#8221; dan berbau busuk apalagi di Kelurahan Kadia sangat mengganggu kenyamanan,&#8221; pungkasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-sisa-lebaran-mulai-dibersihkan/">Sampah Sisa Lebaran Mulai Dibersihkan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sampah-sisa-lebaran-mulai-dibersihkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Dapat Menekan Dampak Negatif</title>
		<link>https://detiksultra.com/opini/sampah-dapat-menekan-dampak-negatif/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/opini/sampah-dapat-menekan-dampak-negatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2019 13:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[muna]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Ikhsan Jamal S.HBeberapa bulan lalu, Pemerintah Kab. Muna mendapat sorotan dari masyarakat atas sampah yang bertaburan. Banyak pihak yang kembali mempersalahkan pemimpin sebagai biang kerok pencemaran lingkungan, tapi banyak juga pihak yang dengan bijak mengatakan bahwa memang perlu ada perbaikan pengelolaan sampah. Padahal seluruh masyarakat banyak yang menginginkan dan mendambakan lingkungan hidup tempat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/opini/sampah-dapat-menekan-dampak-negatif/">Sampah Dapat Menekan Dampak Negatif</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">Oleh : Ikhsan Jamal S.H<br>Beberapa bulan lalu, Pemerintah Kab. Muna mendapat sorotan dari masyarakat atas sampah yang bertaburan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak pihak yang kembali mempersalahkan pemimpin sebagai biang kerok pencemaran lingkungan, tapi banyak juga pihak yang dengan bijak mengatakan bahwa memang perlu ada perbaikan pengelolaan sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal seluruh masyarakat banyak yang menginginkan dan mendambakan lingkungan hidup tempat tinggal mereka itu sehat dan bersih. Namun, semua itu sepertinya hanya mimpi saja. Tentu saja itu semua hanya mimpi, karena dari masyarakatnya sendiri pun tidak pernah ingin menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;ramadhan,buton&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk dapat mengadaptasi hal tersebut masyarakat Kab. Muna hal pertama yang harus dilakukan adalah membenahi perilaku masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan, harus ada penegakan hukum yang jelas dan serius. Selanjutnya, harus ada perbaikan penanganan sampah, mulai dari pengumpulan dan pemilahannya, sehingga bahan baku untuk daur ulang menjadi lebih bersih dan dapat menguntungkan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama untuk menjaga lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan lagi. Pemerintah membantu dalam menyediakan tong sampah. Tong sampah&nbsp;&nbsp;untuk sampah organik dan sampah non-organik, agar masyarakat dapat memilah sampah-sampah yang akan mereka buang nanti.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuan dari pengelolaan sampah adalah membuat sampah tersebut memiliki nilai ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pengelolaan sampah  yang benar,  dapat membantu untuk menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika saja Sang Armada Bupati Muna Rusman Emba., S.T terlintas untuk mengkaji dari sisi keuntungan dalam mengelolah sampah mungkin tak akan timbul keresahan masyarakat apalagi mesti menutup hidung untuk menghirup udara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tengok sejenak &amp;  belajar Dari Negara Maju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak 2012, Inggris telah mengekspor lebih dari 2,7 juta ton sampah plastik ke China dan Hong Kong. Pelarangan impor sampah plastik oleh China pada akhir 2017 membuat Inggris  dan banyak negara lain harus menjadi lebih serius menangani apa yang selama ini dianggap sebagai ‘sampah’. Mereka sadar, bahwa ‘sampah’ tersebut jika diolah dengan baik, akan menambah pemasukan negara, melalui prinsip circular economy. Kita dituntut untuk mengembangkan sistem di mana mereka dapat menggunakan material tersebut selama yang mereka bisa (material recovery) dan mempertahankan material tersebut dalam perputaran ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara sederhana, circular economy adalah alternatif dari sistem ekonomi linear (produksi, penggunaan, pembuangan) yang bertujuan untuk menggali potensi dari setiap material semaksimal mungkin. Konsep utamanya adalah meminimalisir bahan terbuang sehingga dapat mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Belanda adalah salah satu negara yang menginisiasi prinsip circular economy, dengan target mereka dapat menghemat bahan baku melalui cara reduksi, daur ulang, biobased, dan sumber daya berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga Dari contoh tersebut dapat membuka cakrawala berpikir masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat dan masyarakat memiliki kesadaran untuk mengelolah sampah dengan baik.</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/opini/sampah-dapat-menekan-dampak-negatif/">Sampah Dapat Menekan Dampak Negatif</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/opini/sampah-dapat-menekan-dampak-negatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Sebulan, Sampah di Pasar Wayong Tak Diangkut</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sudah-sebulan-sampah-di-pasar-wayong-tak-diangkut/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sudah-sebulan-sampah-di-pasar-wayong-tak-diangkut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 08:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kendari]]></category>
		<category><![CDATA[petugas kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=22243</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM&#160;&#8211; Sudah sekitar sebulan, sampah di Pasar Wayong belum terangkut dan dibiarkan menumpuk, sehingga aroma busuk menyebar ke sekitar pasar. Bukan hanya aromanya, tumpukan sampah juga sangat mengganggu pemandangan dan tentu saja, akan menjadi sumber penyakit bagi orang di sekitarnya. Keadaan ini dikeluhkan pedagang Pasar Wayong. Pasalnya, pembeli maupun pedagang sangat terganggu akibat keberadaan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sudah-sebulan-sampah-di-pasar-wayong-tak-diangkut/">Sudah Sebulan, Sampah di Pasar Wayong Tak Diangkut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM&nbsp;&#8211; Sudah sekitar sebulan, sampah di Pasar Wayong belum terangkut dan dibiarkan menumpuk, sehingga aroma busuk menyebar ke sekitar pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan hanya aromanya, tumpukan sampah juga sangat mengganggu pemandangan dan tentu saja, akan menjadi sumber penyakit bagi orang di sekitarnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keadaan ini dikeluhkan pedagang Pasar Wayong. Pasalnya, pembeli maupun pedagang sangat terganggu akibat keberadaan sampah yang sampai hari ini belum juga terangkut.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pasar,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sampah sudah ada satu bulan, belum ada petugas yang datang angkut, baunya busuk sekali, apalagi kalau aromanya terbawa angin, makin menyengat dan mengganggu. Apalagi sekarang musim hujan, baunya makin menyengat,&#8221; keluh seorang pedagang saat ditemui di kiosnya, Kamis (25/4/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keadaan makin menghawatirkan karena tumpukan sampah sudah sampai di samping kios pedagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masalah ini sudah disampaikan kepada Kepala Pasar dan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, tapi sampah belum juga diangkut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampah yang bersumber dari aktifitas pasar ditambah sampah dari rumah tangga menyebabkan sampah cepat menumpuk dan berbau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap agar dinas terkait segera mengatasi sampah tersebut, pasalnya bukan hanya berbau tetapi bisa berdampak pada kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap dinas terkait segera mengatasi masalah ini, sebab saya khawatirkan bukan hanya baunya yang tidak sedap, tetapi berdampak buruk pada kesehatan, apalagi pasar inikan lokasinya dekat dengan perumahan warga,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sudah-sebulan-sampah-di-pasar-wayong-tak-diangkut/">Sudah Sebulan, Sampah di Pasar Wayong Tak Diangkut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sudah-sebulan-sampah-di-pasar-wayong-tak-diangkut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Peduli Sampah Nasional, Ali Mazi Ingatkan Kebersihan Dimulai dari Diri Kita</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hari-peduli-sampah-nasional-ali-mazi-ingatkan-kebersihan-dimulai-dari-diri-kita/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hari-peduli-sampah-nasional-ali-mazi-ingatkan-kebersihan-dimulai-dari-diri-kita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 12:26:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=19133</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, mengingatkan bahwa kebersihan dimulai dari diri kita. &#8220;Bulan Februari ini kita masih dalam suasana memperingati hari peduli sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari. Mengingatkan kita terhadap bencana lingkungan yang bersumber dari sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hari-peduli-sampah-nasional-ali-mazi-ingatkan-kebersihan-dimulai-dari-diri-kita/">Hari Peduli Sampah Nasional, Ali Mazi Ingatkan Kebersihan Dimulai dari Diri Kita</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, mengingatkan bahwa kebersihan dimulai dari diri kita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bulan Februari ini kita masih dalam suasana memperingati hari peduli sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari. Mengingatkan kita terhadap bencana lingkungan yang bersumber dari sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Leuwi Gajah yang menelan korban jiwa dan materi, tentunya kita tidak ingin hal ini terulang lagi,&#8221; kata Ali Mazi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat kasus yang terjadi di Pantai Wakatobi,ditemukannya ikan paus mati yang terdampar, dan di dalam perut paus sepanjang 9,6 meter itu ditemukan sampah plastik yang jumlahnya cukup besar yakni sekitar 5,9 kg.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”sampah,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini mengundang perhatian termasuk putri Ali Mazi<br>
&#8220;Anak saya menelpon dan katanya saya sebagai gubernur harus bertanggung jawab masalah sampah, ini artinya di Sulawesi Tenggara belum sepenuhnya peduli sampah,&#8221; katanya saat menghadiri peresmian gedung DLK, Selasa (26/2/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau kita berbicara soal lingkungan itu sangat sederhana yaitu dimulai dari diri kita sendiri, lingkungan kita, jadi kalau diri kita saja tidak peduli terhadap lingkungan, bagaimana dengan orang lain,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkan, sebelum kita memanajemeni orang lain, lebih dulu kita memanajemeni diri kita sendiri. Jadi mulai saat ini kita harus sadar terhadap kebersihan lingkungan dan mengingatkan orang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebagai contoh yang sederhana, kalau kita ke suatu tempat dan melihat puntung rokok, kita pungut saja dan kita buang ke tempat sampah. Makanya di Sulawesi Tenggara perlu sediakan tong-tong sampah agar tidak ada lagi yang membuang sampah di sembarang tempat,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ali Mazi berharap dan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga kebersihan di sekitarnya, minimal di masing-masing ruangannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi bersihkan dulu lingkungan kita insya Allah masyarakat akan mengikuti kita,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M4<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hari-peduli-sampah-nasional-ali-mazi-ingatkan-kebersihan-dimulai-dari-diri-kita/">Hari Peduli Sampah Nasional, Ali Mazi Ingatkan Kebersihan Dimulai dari Diri Kita</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hari-peduli-sampah-nasional-ali-mazi-ingatkan-kebersihan-dimulai-dari-diri-kita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wow! Warga Kendari Produksi Sampah 570 Ton/Hari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/wow-warga-kendari-produksi-sampah-570-ton-hari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/wow-warga-kendari-produksi-sampah-570-ton-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 07:39:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=19089</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Beberapa survei tahun terakhir mengatakan bahwa Kota Kendari memproduksi 570 ton sampah perhari. Perbandingan survei sepuluh tahun lalu, Kota Kendari memproduksi 248 ton sampah perhari, artinya bahwa produksi sampah mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Dalam beberapa hari terakhir sampah menjadi masalah untuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DHLK) ini disebakan masalah administrasi, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wow-warga-kendari-produksi-sampah-570-ton-hari/">Wow! Warga Kendari Produksi Sampah 570 Ton/Hari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Beberapa survei tahun terakhir mengatakan bahwa Kota Kendari memproduksi 570 ton sampah perhari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbandingan survei sepuluh tahun lalu, Kota Kendari memproduksi 248 ton sampah perhari, artinya bahwa produksi sampah mengalami kenaikan yang sangat signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa hari terakhir sampah menjadi masalah untuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DHLK) ini disebakan masalah administrasi, dan akan diselesaikan selama dua hari ke depan.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”sampah,produksi,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan untuk pengangkutan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kendari hanya mampu mengangkut 180/ton perhari, 300 tonnya adalah sampah yang bersumber dari selokan, home industri, dan yang ada di Teluk Kendari, sisanya yang berhamburan di jalan dan di kali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala DLHK Kota Kendari, Paminuddin, mengatakan saat ini pihaknya memiliki tantangan dalam persoalan lingkungan yaitu peran serta masyarakat yang masih sangat rendah dalam mengelola lingkungan. Contohnya, membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) sesuai jadwal, membuang sampah di kali, melakukan pemilihan dari sampah rumah tangga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu dikatakan Paminuddin di Pantai Nambo, Senin (25/2/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rendahnya iuran sampah masyarakat, oleh karena itu lurah, camat perlu ditindaklanjuti kembali, prosesnya didiskusikan melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda),&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M4<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wow-warga-kendari-produksi-sampah-570-ton-hari/">Wow! Warga Kendari Produksi Sampah 570 Ton/Hari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/wow-warga-kendari-produksi-sampah-570-ton-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Menumpuk, Pedagang Pasar Wayong Resah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sampah-menumpuk-pedagang-pasar-wayong-resah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sampah-menumpuk-pedagang-pasar-wayong-resah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 07:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=19085</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banyaknya tumpukan sampah di sekitar Pasar Wayong Rakyat membuat pedagang pasar resah karena aromanya yang tidak sedap. Banyaknya keluhan masyarakat di Kota Kendari akhir-akhir ini yang disebabkan adanya penumpukan sampah di berbagai tempat yang ada di Kota Kendari seperti yang ada di Pasar Wayong Rakyat Kelurahan Kadia. Tumpukan sampah yang diperkirakan sudah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-menumpuk-pedagang-pasar-wayong-resah/">Sampah Menumpuk, Pedagang Pasar Wayong Resah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banyaknya tumpukan sampah di sekitar Pasar Wayong Rakyat membuat pedagang pasar resah karena aromanya yang tidak sedap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyaknya keluhan masyarakat di Kota Kendari akhir-akhir ini yang disebabkan adanya penumpukan sampah di berbagai tempat yang ada di Kota Kendari seperti yang ada di Pasar Wayong Rakyat Kelurahan Kadia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tumpukan sampah yang diperkirakan sudah satu minggu belum ditangani oleh petugas kebersihan mengakibatkan sampah menumpuk sehingga masyarakat merasa terganggu dengan aromanya yang tidak sedap.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”sampah,pedagang,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, sampah yang berada di Pasar  Wayong Rakyat ini, tidak hanya bersumber dari pedagang pasar, juga dari masyarakat umum, sehingga volumenya cepat bertambah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang pasar mengaku resah dengan tumpukan sampah ini, apalagi aromanya yang busuk karena bersumber dari pasar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">La Kasa saat ditemui mengatakan, sampah kira-kira sudah ada satu mingguan belum ada mobil sampah yang datang angkut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sebagai pedagang disini merasa terganggu dengan adanya tumpukan sampah ini,&#8221; ucapnya saat ditemui di Pasar Wayong, Senin pagi (25/2/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengatasi ini, pedagang pasar sudah melaporkan ke penanggung jawab pasar dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) agar segera secepatnya ditangani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk masalah sampah ini kami sudah melaporkan ke penanggung jawab pasar dan ke DLHK supaya segera ditangani,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M4<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sampah-menumpuk-pedagang-pasar-wayong-resah/">Sampah Menumpuk, Pedagang Pasar Wayong Resah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sampah-menumpuk-pedagang-pasar-wayong-resah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tumpukan Sampah Warnai Lokasi Deklarasi Fortuna</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tumpukan-sampah-warnai-lokasi-deklarasi-fortuna/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tumpukan-sampah-warnai-lokasi-deklarasi-fortuna/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2019 13:57:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=19012</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM- Banyaknya sampah yang berserakan saat deklarasi dukungan Forum Satu Nusantara (Fortuna) Sultra untuk pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Jokowi-Ma&#8217;ruf di SSDC lapangan eks MTQ Kendari, Jumat sore (22/2/2019), menjadi pemandangan yang tidak mengenakkan. Tumpukan sampah berasal dari sisa-sisa makanan seperti kotak makanan, mangkuk bakso, plastik sisa makanan, botol &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tumpukan-sampah-warnai-lokasi-deklarasi-fortuna/">Tumpukan Sampah Warnai Lokasi Deklarasi Fortuna</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM- Banyaknya sampah yang berserakan saat deklarasi dukungan Forum Satu Nusantara (Fortuna) Sultra untuk pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Jokowi-Ma&#8217;ruf di SSDC lapangan eks MTQ Kendari, Jumat sore (22/2/2019), menjadi pemandangan yang tidak mengenakkan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tumpukan sampah berasal dari sisa-sisa makanan seperti kotak makanan, mangkuk bakso, plastik sisa makanan, botol bekas minuman dan sampah lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ratusan pedagang bakso yang menjamur di SSDC Kendari menjadi salah satu sumber banyaknya sampah bekas makanan saat deklarasi. Begitu pula dengan pedagang lain yang berjualan pada saat deklarasi berlangsung. </p>


<p>[artikel number=3 tag=”fortuna,deklarasi,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengingat 21 Februari kemarin merupakan hari peduli sampah nasional, seharusnya menjadikan kita lebih peduli lagi terhadap lingkungan dengan tidak  membuang sampah di sembarang tempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah seorang warga Kota Kendari yang menghadiri deklarasi, Agustina, mengaku sangat prihatin melihat kondisi ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, masyarakat seharusnya memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk ke depannya, mungkin kalau ada acara seperti ini, panitia menyiapkan tempat sampah supaya pengunjung tidak membuang sampah di sembarang tempat. Ini juga membantu meringankan petugas kebersihan,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M4<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tumpukan-sampah-warnai-lokasi-deklarasi-fortuna/">Tumpukan Sampah Warnai Lokasi Deklarasi Fortuna</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tumpukan-sampah-warnai-lokasi-deklarasi-fortuna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kampung Salo Siap Ubah Sampah Jadi Uang</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/warga-kampung-salo-siap-ubah-sampah-jadi-uang/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/warga-kampung-salo-siap-ubah-sampah-jadi-uang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2018 09:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kampung salo]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=13757</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM-Warga kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, potensial mendatangkan penghasilan tambahan, menyusul beroperasinya Sanggar Bank Sampah &#8220;Ikhlas Bakti&#8221; yang diresmikan Rabu (28/11/2018). Bank Sampah ini akan memanfaatkan sampah yang dihasilkan masyarakat Kampung Salo dengan cara mengubah sampah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis. Bank Sampah itu juga dapat dijadikan sarana belajar masyarakat Kampung Salo, untuk meningkatkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/warga-kampung-salo-siap-ubah-sampah-jadi-uang/">Warga Kampung Salo Siap Ubah Sampah Jadi Uang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM-Warga kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari,  potensial mendatangkan penghasilan tambahan, menyusul beroperasinya Sanggar Bank Sampah &#8220;Ikhlas Bakti&#8221; yang diresmikan Rabu (28/11/2018).</p>
<p>Bank Sampah ini akan memanfaatkan sampah yang dihasilkan masyarakat Kampung Salo dengan cara mengubah  sampah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis.</p>
<p>Bank Sampah itu juga dapat dijadikan sarana belajar masyarakat Kampung Salo, untuk meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan sekaligus berkontribusi mengurangi resiko banjir.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Paminuddin, mengungkapkan, keberadaan Bank Sampah, memposisikan Kelurahan Kampung Salo sebagai daerah tangguh bencana, karena topografinya yang dibelah oleh sungai dan berada di kawasan perbukitan yang terjamah, sehingga rawan ancaman longsor dan banjir.</p>
<p>“Adanya bank sampah potensial sampah &#8211; sampah bisa diolah efektif, mencegah banjir, dan bahkan bisa bernilai ekonomis,&#8221; ujar Paminuddin usai peresmian Bank Sampah di Kelurahan Kampung Salo, Rabu (28/11/2018).</p>
<p>Sementara itu, Lurah Kampung Salo, Budi Utomo mengharapkan, hadirnya Sanggar Bank Sampah, masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di kali yang berada tepat di tengah kelurahan.</p>
<p>Keinginannya, masyarakat dapat membawa sampahnya ke Bank Sampah, agar dapat diolah jadi lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis. </p>
<p>“Kita akan beli sampah masyarakat itu berupa sampah plastik, botol plastik, besi, aluminium dan lain sebaginya,” ungkapnya</p>
<p>Bank Sampah “Ikhlas Bakti” di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, yang diresmikan Rabu (28/11/2018), merupakan hasil kerja kolaboratif USAID, Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK), dan PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kendari.</p>
<p>Pembangunan Sanggar Bank Sampah tersebut merupakan dana CSR PT Pertamina TBBM Kendari sebesar Rp80 juta </p>
<p>Perwakilan PT Pertamina TBBM Kendari, Krisnanda Nurhadianto mengatakan, pihaknya sangat mendukung keberadaan Bank Sampah itu.</p>
<p>Mereka siap memfasilitasi sanggar tersebut dengan kegiatan pelatihan serta pengadaan mesin pencacah sampah, tempat sampah terpilah, motor pengangkut dan peralatan kerja lainnya.</p>
<p>“Tentunya kerja sama dengan USAID APIK ini sangat bagus untuk perbaikan lingkungan,” pungkasnya.</p>
<p>Reporter : Dahlan<br />
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/warga-kampung-salo-siap-ubah-sampah-jadi-uang/">Warga Kampung Salo Siap Ubah Sampah Jadi Uang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/warga-kampung-salo-siap-ubah-sampah-jadi-uang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bermodalkan Sampah, Warga Kendari Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Gratis</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/bermodalkan-sampah-warga-kendari-bisa-nikmati-layanan-kesehatan-gratis/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/bermodalkan-sampah-warga-kendari-bisa-nikmati-layanan-kesehatan-gratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Oct 2018 12:54:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12428</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banyak orang tidak dapat mendapatkan akses pelayanan kesehatan dikarenakan faktor finansial. Bagi warga Kota Kendari, kini bisa menikmati fasilitas pelayan kesehatan berupa pengobatan gratis. Syaratnya mudah, cukup datang ke Puskesmas Perumnas dengan membawa sampah yang telah dikumpulkan. Entah itu sampah plastik maupun kardus/kertas. Sampah yang dikumpulkan selanjutnya dapat ditukarkan dengan pelayanan kesehatan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/bermodalkan-sampah-warga-kendari-bisa-nikmati-layanan-kesehatan-gratis/">Bermodalkan Sampah, Warga Kendari Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Gratis</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banyak orang tidak dapat mendapatkan akses pelayanan kesehatan dikarenakan faktor finansial. Bagi warga Kota Kendari, kini bisa menikmati fasilitas pelayan kesehatan berupa pengobatan gratis. </p>
<p>Syaratnya mudah, cukup datang ke Puskesmas Perumnas dengan membawa sampah yang telah dikumpulkan. Entah itu sampah plastik maupun kardus/kertas. Sampah yang dikumpulkan selanjutnya dapat ditukarkan dengan pelayanan kesehatan yang diinginkan. </p>
<p>&#8220;Misalnya warga ingin memeriksakan gula darah, asam urat dan lainnya. Jadi hanya modal Rp10 ribu uang yang diperoleh dari sampah yang ditimbang tadi, sudah bisa menikmati layanan kesehatan yang kita berikan,&#8221; ungkap Kepala Puskesmas Kadia, Dr. Patma Ayunita, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/10/2018).</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/kadis-dikmudora-siswa-korban-gempa-palu-sekolah-di-kendari-tanpa-kompensasi" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="blue">Kadis Dikmudora: Siswa Korban Gempa Palu Sekolah di Kendari Tanpa Kompensasi</font></strong></a></p>
<p>Siapapun warga Kota Kendari bisa memanfaatkan layanan tersebut, dengan catatan pasien dapat memperlihatkan KTP-el domisili Kendari.</p>
<p>Menurutnya, penukaran layanan kesehatan dengan sampah menjadi bagian dari sarana edukasi bagi warga warga untuk sadar menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>&#8220;Saya pribadi sadar dan peduli terhadap lingkungan. Dengan mendaur ulang sampah, selain dapat menjadikan lingkungan bersih, juga menambah pendapatan,” ucapnya penuh semangat.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/pkb-dan-pklb-bbkbn-ikuti-pelatihan-pengelolaan-kepegawaian" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="blue">PKB dan PKLB BBKBN Ikuti Pelatihan Pengelolaan Kepegawaian</font></strong></a></p>
<p>Untuk menjaga keberlanjutkan program inovasi ramah lingkungan yang digagasnya tersebut, pihaknya terlebih dahulu akan teken MoU dengan Bank Sampah BendeQ.</p>
<p>&#8220;Mekanismenya, nanti sampah yang telah dikumpulkan oleh pasien, dikumpulkan oleh petugas Bank Sampah BendeQ. Sampah pasien yang dibawa kita bayar pakai kas kantor. Selanjutnya bendeQ akan menggantikan uang tersebut saat hendak mengangkut sampah,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Nantinya, sampah-sampah itu akan diolah hingga bernilai ekonomis. </p>
<p>Reporter: Ningsih<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/bermodalkan-sampah-warga-kendari-bisa-nikmati-layanan-kesehatan-gratis/">Bermodalkan Sampah, Warga Kendari Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Gratis</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/bermodalkan-sampah-warga-kendari-bisa-nikmati-layanan-kesehatan-gratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Keluhkan Banyaknya Sampah di Pesisir Pantai Pulau Ular</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-selatan/wisatawan-keluhkan-banyaknya-sampah-di-pesisir-pantai-pulau-ular/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-selatan/wisatawan-keluhkan-banyaknya-sampah-di-pesisir-pantai-pulau-ular/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jun 2018 15:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8949</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON SELATAN, DETIKSULTRA.COM &#8211; Destinasi wisata pantai Liwutongkidi atau lebih dikenal dengan sebutan Pulau Ular yang terletak di Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, rupanya sudah mulai dilirik wisatawan domestik. Namun sayangnya keindahan pasir putih di sepanjang pesisir pantai dirusak dengan banyaknya sampah yang bertebaran di sepanjang pantai hingga membuat para wisatawan merasa tidak nyaman. Cakri &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-selatan/wisatawan-keluhkan-banyaknya-sampah-di-pesisir-pantai-pulau-ular/">Wisatawan Keluhkan Banyaknya Sampah di Pesisir Pantai Pulau Ular</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTON SELATAN, DETIKSULTRA.COM &#8211; Destinasi wisata pantai Liwutongkidi atau lebih dikenal dengan sebutan Pulau Ular yang terletak di Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, rupanya sudah mulai dilirik wisatawan domestik. Namun sayangnya keindahan pasir putih di sepanjang pesisir pantai dirusak dengan banyaknya sampah yang bertebaran di sepanjang pantai hingga membuat para wisatawan merasa tidak nyaman.<br />
Cakri misalnya, wanita berparas cantik yang berprofesi sebagai reporter di salah satu stasiun televisi nasional ini mengakui keindahan pantai Pulau Ular dengan pasir putihnya, tak kalah eksotis dengan obyek wisata di daerah lain. Kata Cakri, ia pernah membaca artikel tentang Pulau Ular yang tidak berpenghuni yang biasa dijadikan tempat camping. Namun sayangnya, banyak sampah yang kemungkinan ditinggalkan para pengunjung.<br />
&#8220;Buat saya sebagai wisatawan, eksotik banget. Harapannya sih harusnya bersih ya dari sampah. Sayang pasir di sini begitu bagus, pulaunya bagus, vegetasinya cakep, tapi sampahnya banyak,&#8221; ucap Cakri saat berkunjung di Pulau Ular bersama puluhan wisatawan lainnya yang berasal dari Kota Jakarta.<br />
Sebagai jurnalis televisi yang sering melakukan peliputan soal lingkungan di Berita Satu ini, Cakri merasa tidak nyaman dengan pemandangan sampah di sepanjang pesisir pantai, hatinyapun tergerak untuk memungut sampah bersama rekan-rekannya sesama jurnalis yang ikut berwisata di Pulau Ular.</p>
<p>&#8220;Tadi saya banyak pungut sampah. Kebanyakan sampah plastik bekas kemasan air mineral. Saya gak percaya kalau semua sampah ini dari laut, sepertinya ini ditinggalkan pengunjung atau orang-orang yang camping di sini,&#8221; terang Cakri.<br />
Hal senada juga diungkapkan wisatawan asal Jakarta, Lisa, yang merasa prihatin dengan kondisi pantai di Pulau Ular yang menurutnya sangat tidak terawat dengan banyaknya sampah yang bertebaran. Lisa juga mengeluhkan akses menuju Pulau Ular yang menurutnya sangat berbahaya. Pulau yang ditempuh dengan menggunakan speed boat atau biasa disebut perahu katinting oleh penduduk setempat, tanpa dilengkapi jaket pelampung.<br />
&#8220;Pantainya sih bagus banget ya, tapi sayangnya banyak sampah di sini. Terus transportasinya kesini menurut aku bahaya banget ya, karena kita tidak dikasi safety jaket atau pelampung gitu. Kapalnya tadi sempat oleng. Di sini juga belum tertata. Kalau dikembangkan pasti bagus banget, bisa jadi destinasi wisata,&#8221; ungkap Lisa.<br />
Lisa dan para wisatawan lainnya berharap pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan kenyamanan dan keamanan alat transportasi menuju Pulau Ular dan fasilitas seperti rumah makan dan yang paling dibutuhkan wanita yaitu toilet serta ruang ganti.<br />
Reporter: Jamil<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-selatan/wisatawan-keluhkan-banyaknya-sampah-di-pesisir-pantai-pulau-ular/">Wisatawan Keluhkan Banyaknya Sampah di Pesisir Pantai Pulau Ular</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-selatan/wisatawan-keluhkan-banyaknya-sampah-di-pesisir-pantai-pulau-ular/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petugas Kebersihan Kewalahan Angkut Sampah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/petugas-kebersihan-kewalahan-angkut-sampah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/petugas-kebersihan-kewalahan-angkut-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 May 2018 14:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tps]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7685</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kian menumpuk. Banyaknya volume sampah hampir dijumpai di beberapa tempat di Kota Kendari. Warga mempertanyakan kinerja Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari, Mohammad Nur Rasak mengatakan, pengangkutan sampah dilakukan seperti biasa, setiap pagi dan sore. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/petugas-kebersihan-kewalahan-angkut-sampah/">Petugas Kebersihan Kewalahan Angkut Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kian menumpuk. Banyaknya volume sampah hampir dijumpai di beberapa tempat  di Kota Kendari.<br />
Warga mempertanyakan kinerja Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari.<br />
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari,  Mohammad Nur Rasak mengatakan, pengangkutan sampah dilakukan seperti biasa, setiap  pagi dan sore.<br />
&#8220;Hanya saja pengangkutan ini tidak efektif, petugas kebersihan kewalahan di lapangan. Banyak warga yang membuang sampah di TPS di luar dari jadwal yang telah ditetapkan Perda, mulai pukul 18.00 &#8211; pukul 06.00 Wita,&#8221;  imbuhnya.<br />
Ia mengimbau warga mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan.<br />
&#8220;Janganlah membuang sampah semaunya, diluar dari jadwal yang telah ditentukan. Marilah kita bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan Kota  Kendari,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter : M3<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/petugas-kebersihan-kewalahan-angkut-sampah/">Petugas Kebersihan Kewalahan Angkut Sampah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/petugas-kebersihan-kewalahan-angkut-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
