<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Rektor IAIN Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/rektor-iain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2019 09:14:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Rektor IAIN Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DO Mahasiswa, IAIN Kendari Persilahkan Tempuh Jalur Hukum</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/do-mahasiswa-iain-kendari-persilahkan-tempuh-jalur-hukum/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/do-mahasiswa-iain-kendari-persilahkan-tempuh-jalur-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 09:14:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DO Mahasiswa IAIN Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[IAIN Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor IAIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=30361</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Surat Keputusan Nomor 0653 Tahun 2019 tentang pemberhentian dengan tidak hormat atau drop out (DO) Hikma Sanggala sebagai mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari pada tanggal 22 Agustus lalu sudah final, namun yang bersangkutan diperbolehkan untuk menempuh jalur hukum. Hal tersebut diungkapkan Rektor IAIN Kendari, Faizah Binti Awad, melalui press releasenya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/do-mahasiswa-iain-kendari-persilahkan-tempuh-jalur-hukum/">DO Mahasiswa, IAIN Kendari Persilahkan Tempuh Jalur Hukum</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Surat Keputusan Nomor 0653 Tahun 2019 tentang pemberhentian dengan tidak hormat atau drop out (DO) Hikma Sanggala sebagai mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari pada tanggal 22 Agustus lalu sudah final, namun yang bersangkutan diperbolehkan untuk menempuh jalur hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut diungkapkan Rektor IAIN Kendari, Faizah Binti Awad, melalui press releasenya tentang pemberhentian dengan tidak hormat Hikma Sanggala sebagai mahasiswa IAIN Kendari, Senin (9/9/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, sanksi yang dikeluarkan IAIN Kendari kepada Hikma Sanggala tidak secara tiba-tiba, tetapi telah melalui kajian dan tahapan-tahapan yang diatur dalam kode etik dan tata tertib mahasiswa IAIN Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;do mahasiswa,iain kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dimana, kata dia, pihak IAIN juga telah melakukan pembinaan secara persuasif kepada Hikma Sanggala agar tidak terpengaruh paham yang bertentangan dengan pancasila.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saudara Hikma Sanggala telah diberikan sanksi akademik pada tahun 2017 dengan sanksi skorsing selama satu semester, karena telah melakukan pelanggaran kode etik bab V pasal 14 tentang melakukan provokasi dan tindakan mencemarkan nama baik IAIN Kendari,” ungkap Faizah dalam press releasenya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Ia menambahkan, Hikma Sanggala telah dinasehati, diberi pembinaan untuk tidak mengulangi dan menyebarkan paham-paham yang bertentangan dengan pancasila dan nilai-nilai kebangsaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenyataannya, lanjut dia, Hikma Sanggala tetap melakukan penyebaran paham yang bertentangan dengan pancasila dan nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa di lingkungan IAIN Kendari dan di medsos.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hikma Sanggala juga aktif menyebarkan konten dan berita di medsos yang dinilai merusak citra IAIN Kendari dan menghina Pimpinan IAIN Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, Ia menjelaskan, pemberitaan medsos yang mengatakan bahwa Hikma Sanggala sebagai mahasiswa berprestasi tidak sepenuhnya benar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keputusan ini bersifat final, dan kami mempersilahkan saudara Hikma Sanggala untuk melakukan upaya hukum apabila tidak menerima keputusan tersebut,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menuturkan, berdasarkan berbagai bukti dan pertimbangan serta saran dari Dewan Kehormatan Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa, maka Hikma Sanggala diberikan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat sebagai mahasiswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/do-mahasiswa-iain-kendari-persilahkan-tempuh-jalur-hukum/">DO Mahasiswa, IAIN Kendari Persilahkan Tempuh Jalur Hukum</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/do-mahasiswa-iain-kendari-persilahkan-tempuh-jalur-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berakhir Kala Kerinduan Membuncah</title>
		<link>https://detiksultra.com/advertorial/berakhir-kala-kerinduan-membuncah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/advertorial/berakhir-kala-kerinduan-membuncah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 12:23:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[IAIN]]></category>
		<category><![CDATA[nur alim]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor IAIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=20765</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masih berpeluang besar menjadi rektor dua periode, tetapi tak tertarik mencalonkan diri. Kepemimpinannya masih dirindukan civitas akademika, namun memilih berakhir satu periode saja. Adalah Dr. H. Nur Alim, M.Pd, rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Ia dilantik sebagai rektor pertama IAIN Kendari periode 2015-2019 berdasarkan SK Menteri Agama nomor B.II/3/01154.1 tanggal &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/berakhir-kala-kerinduan-membuncah/">Berakhir Kala Kerinduan Membuncah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masih berpeluang besar menjadi rektor dua periode, tetapi tak tertarik mencalonkan diri. Kepemimpinannya masih dirindukan civitas akademika, namun memilih berakhir satu periode saja.</p>
<p>Adalah Dr. H. Nur Alim, M.Pd, rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Ia dilantik sebagai rektor pertama IAIN Kendari periode 2015-2019 berdasarkan SK Menteri Agama nomor B.II/3/01154.1 tanggal 11 Februari 2015.</p>
<p>Sebelumnya, Nur Alim adalah ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kendari dua periode, yakni tahun 2008-2012 dan tahun 2013-2015. Nur Alim menggantikan Prof. Dr. H. Ahmad M. Sewang, MA yang menjadi ketua STAIN tahun 2007-2008. Nur Alim adalah ketua terakhir sekaligus rektor pertama.</p>
<p>Di tangannya, STAIN berubah status menjadi IAIN. Di eranya, IAIN maju pesat sebagai perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Sulawesi Tenggara. Apa saja capaian prestasi 4 tahun kepemimpinan Nur Alim?</p>
<p>Goresan prestasi Nur Alim dimulai sejak resmi dilantik menjadi rektor 4 Maret 2015 dan berakhir 3 Maret 2019. Rentang waktu tersebut merupakan periode awal setelah berubah status dari STAIN Sultan Qaimuddin Kendari menjadi IAIN Kendari.</p>
<p>“Masa transisi dan penyesuaian ini cukup banyak perubahan di berbagai bidang, khususnya tata kelola dan manajemen, dari sentralistik ke semi otonom pada masing-masing unit yang ada di IAIN Kendari,” urai Nur Alim.</p>
<p>Dalam perjalanan 4 tahun, institut dengan fasilitas kampus modern ini, kini mengelola sebanyak 23 program studi, dengan jumlah mahasiswa kurang lebih 5.000 orang. Diasuh oleh 150 tenaga akademik, yang bergelar doktor 39 orang dan 1 orang guru besar. Juga ditunjang oleh 121 tenaga non akademik tersebar di empat fakultas dan satu program pascasarjana.</p>
<p>Sesuai visinya “Menjadi pusat pengembangan kajian Islam transdisipliner di kawasan Asia tahun 2045”, IAIN Kendari bertekad menghasilkan sarjana yang memahami ilmu-ilmu keislaman secara transdisipliner. Tujuannya, meyediakan akses pendidikan tinggi keagamaan, dan menyiapkan sumber daya manusia yang terdidik dan terampil.</p>
<p>Maka tak heran, hasil yang dicapai bidang akademik dan pengembangan kelembagaan cukup membanggakan. Animo masyarakat terhadap lembaga ini sangat tinggi. Saat ini pendaftaran jalur SPAN sedang berlangsung dengan jumlah pendaftar sementara sampai 27 Februari 2019 pukul 08.30 Wita sebanyak 1.434 orang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Gedung-IAIN.jpg" width="1100"></p>
<p>Berdasarkan data yang ada, jumlah mahasiswa baru tahun 2015 sebanyak 699 orang, meningkat setiap tahun. Pada 2018 menjadi 1.314 orang, bertambah 642 orang dibanding tahun 2018 atau naik sebesar 91.85 persen.</p>
<p>Menurut Nur Alim, jumlah mahasiswa meningkat disebabkan, IAIN Kendari semakin populis di masyarakat—kegiatan maupun berbagai prestasinya. Akses masyarakat semakin terbuka untuk lanjut ke pendidikan tinggi. Terbukanya beberapa Prodi baru setelah beralih status. Biaya pendidikan terjangkau. Dan terletak di ibu kota provinsi, serta mudah akses menuju kampus.</p>
<p>Pada Februari 2019,  jumlah mahasiswa IAIN Kendari sebanyak 4.340 orang. Sementara jumlah alumni pada Februari 2019 sebanyak 4.827 orang. Data alumni ini rekap sejak berstatus STAIN (1997), belum termasuk alumni tahun sebelumnya (Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin).</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Mahasiswa-IAIN.jpg" width="1100"></p>
<p><strong>Perkembangan Jumlah Mahasiswa Aktif</strong><br />
<img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Jumlah-Mahasiswa.jpg" width="300"></p>
<p>Inovasi dan akselerasi juga dilakukan pada bidang penjaminan mutu akademik dan akreditasi. IAIN Kendari baru pertama kali melakukan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) tahun 2015 dengan nilai 261 (C). Pada 2018 telah mengajukan kembali usulan borang reakreditasi institusi, yang telah divisitasi atau asesmen lapangan pada 28 Februari 2019 sampai 2 Maret 2019. Hasilnya, sejak 26 Maret 2019, akreditasi IAIN Kendari kini memperoleh nilai B.</p>
<p>Terobosan kerjasama terbangun dengan banyak pihak. Beberapa kerjasama baru dan perpanjangan dengan beberapa institusi dalam negeri maupun luar negeri, yang terbangun sejak 2015-2019 total berjumlah 35 kerja sama. Tiga dengan luar negeri yakni, Universitas Sultan Zainal Abidin Trenggano, Malaysia (2016), Marmara University Istanbul, Turkey, Faculty of Theology (2016), dan Tohoko University of Japan, Jepang (2017).</p>
<p>“Sejak dilantik dan diberikan amanah sebagai rektor, saya telah berusaha memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya IAIN untuk terus mengejar kemajuan, dan berusaha menciptakan keunggulan di berbagai segi dan bidang. Saya menerapkan model kepemimpinan kolegial, transformatif dan partisipatif,” tandas Nur Alim.</p>
<p>IAIN Kendari juga menuai kemajuan pesat pada bidang penelitian dan penerbitan. LP2M sebagai institusi pelaksana penelitian dan pengabdian masyarakat, telah menghasilkan penelitian sesuai prioritas nasional, menjamin pengembangan penelitian unggulan, meningkatkan mutu penelitian yang relevan bagi masyarakat, meningkatkan karya ilmiah dosen pada jurnal nasional dan internasional, serta meningkatkan perolehan HaKI.</p>
<p>Sepanjang kurun waktu 2015-2019, LP2M mengelola anggaran program penelitian yang bersumber dari DIPA IAIN dan sumber lain total sebesar Rp 7.047.951.000. Hasil penelitian, IAIN Kendari yang usianya kini lebih separuh abad, memegang sebanyak 88 Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).</p>
<p><strong>Hasil Penelitian</strong><br />
<img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Penilitan-Nur-Alim.jpg" width="1100"></p>
<p>Sementara itu, berbagai upaya pengembangan dan pemanfaatan teknologi secara maksimal, menghasilkan kenaikan peringkat webometrics IAIN Kendari dari peringkat 801 menjadi peringkat 400 se-Indonesia. Pada awal tahun 2019, webometrics IAIN Kendari kembali naik ke peringkat 130 se-Indonesia, untuk menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia.</p>
<p><strong>Perkembangan Peringkat Webometrics IAIN</strong><br />
<img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Tingkat-Webometriks.jpg" width="500"></p>
<p>Posisi webometrics tersebut sekaligus menempatkan IAIN Kendari pada urutan ke 14 dari seluruh PTKIN se-Indonesia. Capaian tersebut menjadi rintisan penting untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul di Indonesia dan mendapat pengakuan (recognisi) internasional.</p>
<p>Berkat progres dan capaian kinerja luar biasa pesat itu, IAIN Kendari mendapat sejumlah apresiasi dan penghargaan. Apresiasi datang dari menteri agama. Selama periode 2015-2019 kampus IAIN Kendari telah dikunjungi oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin sebanyak 3 kali.</p>
<p>Pertama, peresmian alih status, 7 Maret 2015. Kedua, pembukaan Perkemahan Wirakarya Nasional PTKIN ke-13 dan peresmian gedung kuliah Fakultas Tarbiyah dan Gedung Ma’had Al-jamiah, 16 Mei 2016, dan ketiga, peresmian gedung SBSN 2018 dan peletakan batu pertama pembangunan laboratorium terpadu (SBSN 2019), 18 Februari 2019.</p>
<p>Apresiasi juga datang dari Gubernur Sultra, Nur Alam. Setelah diperjuangkan sekian lama, akhirnya lahan kampus IAIN yang sebelumnya milik Pemprov Sultra, pada 22 Agustus 2016 dihibahkan kepada IAIN setelah mendapat persetujuan DPRD Sultra.</p>
<p>Kepercayaan diberikan kepada IAIN sebagai tuan rumah Perkemahan Wirakarya Nasional PTKIN. Diantara 57 PTKIN se-Indonesia, IAIN Kendari dipercaya menjadi tuan rumah ke XIII.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Gedung-IAIN-Kendari.jpg" width="1100"></p>
<p>“IAIN Kendari merupakan salah satu perguruan tinggi keagamaan negeri dengan repository terbaik. Capaian ini dilihat dua tahun terakhir berkat dukungan suasana akademik dan SDM yang semakin bertanggung jawab,” tutur Nur Alim.</p>
<p>Kepercayaan pun diberikan pihak luar negeri, melalui kunjungan dosen tamu dari berbagai negara diantaranya dari Turki, Jepang, Amerika Serikat, Arab Saudi, Thailand, Malaysia, Brunai Darussalam, dll. Hal ini, menurut Nur Alim, memberikan warna dan atmosfer akademik yang tidak dirasakan sebelumnya, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri civitas akademika.</p>
<p>IAIN Kendari juga mendapat penghargaan dari Museum Record Indonesia (2016), Harian Kendari Pos (2015), Harian Rakyat Sultra (2015-2016), dan dari panitia SPAN-UM PTKIN (2019). Prestasi lain ialah juara umum III pada Pekan Ilmiah, Olah Raga, dan Seni Religius (Pioner) Indonesia Timur di Makassar (2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/e0129e15-f054-42ae-8058-c322f0c49c72.jpg" width="1100"></p>
<p>Capaian ini, bagi Nur Alim diharapkan menjadi barometer dan komparasi bagi kemajuan IAIN di masa mendatang. “IAIN Kendari harus lebih proaktif, kreatif, adaptif, dan responsif terhadap tuntutan perubahan di berbagai sektor kehidupan. Kita dituntut berkontribusi signifikan mencapai tatanan kehidupan maju, sejahtera, utamanya bidang akademik dan moral spiritual keagamaan,” tandas mantan aktifis HMI Cabang Kendari ini.</p>
<p>IAIN Kendari didirikan tahun 1967. Mulanya sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin Makassar filial/kelas jauh Kendari, yang kemudian pada 1997 berubah menjadi STAIN Kendari. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 145 tahun 2014 tanggal 17 Oktober 2014, STAIN Kendari bertransformasi menjadi IAIN Kendari.</p>
<p><strong><font size="4">Nyaris Tak Lanjut Sekolah</font></strong></p>
<p>Nur Alim lahir di Selayar, 4 Mei 1965. Ia menikah dengan rekan kuliahnya, Dr. Hj. Hadi Machmud, M.Pd. Hadi Machmud yang lahir di Pakue, 23 Maret 1965, juga dosen di IAIN Kendari serta mantan anggota Bawaslu Sultra. Pasangan bahagia ini dikaruniai 3 orang anak: Enha Muthiah Firdiyanti, Radiah Zakiyati Alim, dan Fahmi Humam Firsada.</p>
<p>Nur Alim menempuh pendidikan sarjana jurusan Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin tahun1989, magister Manajemen Pendidikan pada Universitas Negeri Malang tahun 2000, dan doktor Manajemen Pendidikan pada Universitas Negeri Malang tahun 2004.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/03/Nur-Alim.jpg" width="350"></p>
<p>Sejumlah kunjungan luar negeri diantaranya mengikuti: Certificate IV in Training and Assesment (Short Cource), Victoria University, Australia tahun 2008, dan Short Course Higher Education Leadership and Manajemen Program, Curtin University Australia, tahun 2010.</p>
<p>Nur Alim menjadi dosen STAIN Kendari sejak 1991. Pernah menjabat dekan Fakultas Agama Islam pada Universitas Muhammadiyah Kendari tahun 2005-2008. Lalu dosen Program Pascasarjana (PPS) Unhalu sejak 2005 dan dosen PPS UIN Alauddin Makassar sejak 2006.</p>
<p>Anak kedua dari lima bersaudara ini, dipercaya sebagai Dewan Pakar Majelis Pertimbangan dan Pengembangan Pendidikan Agama (MP3A) Sultra tahun 2008-2013, penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra, dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sultra.</p>
<p>Sebelum menjadi orang sukses, Nur Alim melewati perjuangan hidup tak mudah. Keterbatasan ekonomi nyaris membuatnya tak lanjut sekolah. &#8220;Bila melihat capaian karier saya saat ini, mungkin tidak banyak orang tahu kalau saya berasal dari keluarga susah. Saking susahnya ekonomi keluarga, ayah saya melarang saya lanjut ke SMP dan menganjurkan berkebun saja,&#8221; kenang Nur Alim.</p>
<p>Berbekal tekad yang kuat, Nur Alim tetap masuk SMP, dan bisa menyelesaikan sekolahnya. Ia lalu merantau ke Kendari dan melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Kendari. Berbekal beasiswa Supersemar, Nur Alim bisa menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin. Siapa sangka, anak kampung itu, kini menjadi tokoh pendidikan di Sultra.</p>
<p><strong>M NASIR IDRIS</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/berakhir-kala-kerinduan-membuncah/">Berakhir Kala Kerinduan Membuncah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/advertorial/berakhir-kala-kerinduan-membuncah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Calon Rektor IAIN Kendari Siap Fit and Proper Test</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/enam-calon-rektor-iain-kendari-siap-fit-and-proper-test/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/enam-calon-rektor-iain-kendari-siap-fit-and-proper-test/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2019 10:58:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[calon rektor]]></category>
		<category><![CDATA[IAIN Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor IAIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=18879</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dua minggu menjelang berakhirnya masa jabatan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, enam calon rektor pengganti Nur Alim, siap mengikuti fit and proper test. Hasil fit and proper test nanti akan menghasilkan tiga nama. Keenam calon rektor yaitu Dr. Pairin, MA, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, Prof. Dr. Kasjim, M.Th.I, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/enam-calon-rektor-iain-kendari-siap-fit-and-proper-test/">Enam Calon Rektor IAIN Kendari Siap Fit and Proper Test</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dua minggu menjelang berakhirnya masa jabatan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, enam calon rektor pengganti Nur Alim, siap mengikuti fit and proper test. Hasil fit and proper test nanti akan menghasilkan tiga nama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keenam calon rektor yaitu Dr. Pairin, MA, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, Prof. Dr. Kasjim, M.Th.I, Dr. Muh. Alifuddin, M.Ag dan Dr. Hj. Kuraedah, M.Ag, dan Dr. Insawan, M.Ag. Rencananya akan menjalani fit and proper test di Jakarta, tepatnya di Hotel Borobudur, Jumat (22/2/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari beberapa calon rektor yang ditemui mengaku tidak melakukan banyak persiapan, hanya berupaya lebih mendalami visi misi yang telah diajukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun harapan untuk IAIN Kendari ke depan, beberapa calon rektor memiliki tanggapannya masing-masing. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. H. Pairin, MA, salah satu calon rektor yang juga menjabat Wakil Rektor Bagian Keuangan, berharap IAIN Kendari lebih baik dan lebih berkembang dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapan kita semoga rektor selanjutnya dapat menjaga tali persaudaraan di lingkup IAIN Kendari,&#8221; ungkapnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, calon rektor lainnya yang juga Ketua Senat IAIN Kendari, berharap IAIN Kendari bisa beralih status menjadi UIN. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Meskipun tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi semoga kita bisa bersama-sama mengayomi dan mewujudkan impian kita menjadikan IAIN Kendari lebih baik dan maju,&#8221; ungkap Faizah Binti Awad. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Calon rektor lainnya, Dr. Hj. St Kuraedah, M.Ag, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Kendari, berharap visi misi yang dibuat oleh calon-calon rektor bisa didokumentasikan dan diserahkan kepada rektor terpilih nanti. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga ide brilian dari enam calon rektor bisa dijadikan sebagai referensi yang  dipertimbangkan dalam penyusunan program kerja rektor periode 2019-2023 demi kemajuan dan kejayaan IAIN Kendari ke depannya,&#8221; tandasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M19<br>Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/enam-calon-rektor-iain-kendari-siap-fit-and-proper-test/">Enam Calon Rektor IAIN Kendari Siap Fit and Proper Test</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/enam-calon-rektor-iain-kendari-siap-fit-and-proper-test/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
