Opini

Perlunya Mengoptimalkan Teluk Kendari Sebagai Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Wisata Teluk

Dengarkan

Pengembangan pariwisata di Teluk Kendari menjadi objek pariwisata yang dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah setempat dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi wisata yang sudah ada di daerah tersebut dan juga dengan melakukan inovasi di bidang pariwisata yang berfokus pada nilai keekonomian dan berkelanjutan.

Salah satu potensi wisata yang sudah ada di Teluk Kendari adalah Wisata Mangrove dimana Wisata Mangrove di Teluk Kendari dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata yang berkelanjutan dengan mengembangkan aktivitas yang menarik seperti jalur kano, kegiatan memancing, atau juga mengembangkan produk makanan dan minuman yang berbasis pada sumber daya alam di sekitar hutan mangrove.

Hal ini dapat memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi pemerintah setempat dan juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatannya. Selain itu, Kincir Bianglala dan Masjid Megah Al-Alam juga dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata yang menarik.

Kincir Bianglala dapat dikembangkan dengan mengembangkan area sekitarnya menjadi pusat hiburan dengan menawarkan aktivitas-aktivitas yang menarik seperti permainan air atau wisata kuliner khas daerah. Sementara itu, Masjid Megah Al-Alam dapat menjadi objek wisata religius yang menarik dengan mengembangkan fasilitas-fasilitas yang memudahkan wisatawan untuk beribadah di masjid tersebut.

Di samping itu, pengembangan pusat kuliner di Hutan Mangrove Kota juga dapat menjadi salah satu inovasi dalam pengembangan pariwisata di Teluk Kendari. Pusat kuliner ini dapat menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman yang berbasis pada sumber daya alam di sekitar hutan mangrove.

Selain itu, pusat kuliner ini juga dapat mempromosikan keanekaragaman kuliner khas daerah dan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan mereka. Untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata di Teluk Kendari berkelanjutan dan tidak merusak habitat mangrove, perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan industri, masyarakat setempat, dan akademisi dalam mengikuti prinsip Penta Helix.

Masyarakat setempat harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan dan pengembangan pariwisata, sehingga mereka dapat memperoleh manfaat dari pengembangan pariwisata. Selain itu, pemerintah setempat harus mengembangkan program pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam industri pariwisata.
Prospek pengembangan pariwisata di Teluk Kendari sangat menjanjikan, mengingat potensi wisata yang sangat besar dan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki. Namun, pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan berkelanjutan dan tidak merusak habitat mangrove.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata di Teluk Kendari untuk bekerja sama dan mempertimbangkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam setiap keputusan yang diambil. Selain itu, ada beberapa saran dan input yang dapat diberikan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di Teluk Kendari.

Pertama, perlu dilakukan penelitian dan analisis untuk mengidentifikasi potensi wisata yang ada di daerah tersebut. Dengan mengetahui potensi wisata yang ada, maka dapat dikembangkan strategi dan program pengembangan pariwisata yang tepat sasaran.

Kedua, perlu dilakukan promosi dan branding yang efektif untuk menarik minat wisatawan. Promosi dan branding dapat dilakukan melalui media sosial, situs web, pameran pariwisata, dan kerja sama dengan agen perjalanan.
Ketiga, perlu meningkatkan kualitas dan jumlah fasilitas pariwisata yang ada di daerah tersebut. Hal ini termasuk peningkatan kualitas penginapan, transportasi, restoran, dan fasilitas umum lainnya.

Keempat, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat lokal dalam industri pariwisata. Hal ini termasuk pelatihan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia dalam industri pariwisata.
Kelima, perlu dilakukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini termasuk upaya untuk menjaga habitat mangrove dan lingkungan alam sekitar dari dampak negatif pengembangan pariwisata.

Terakhir, perlu adanya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan industri, dan masyarakat setempat dalam mengembangkan pariwisata di Teluk Kendari. Melalui kerja sama yang baik, maka dapat menciptakan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat.

Dari beberapa masukan tentang pengembangan pariwisata di Teluk Kendari, maka akan menjadikan objek pariwisata yang dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah setempat, dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi wisata yang sudah ada di daerah tersebut dan juga dengan melakukan inovasi di bidang pariwisata yang berfokus pada nilai keekonomian dan berkelanjutan.

Hal ini penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata di Teluk Kendari untuk bekerja sama dan mempertimbangkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam setiap keputusan yang diambil. Dengan demikian, diharapkan pengembangan pariwisata di Teluk Kendari dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan juga bagi pengunjung yang datang ke daerah tersebut.(DRLAKAI)

 

Oleh : DRLAK-AI

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button