<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita penjual kue Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/penjual-kue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Apr 2021 08:31:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita penjual kue Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Tidak Gunakan Bahan Berbahaya</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/bpom-ingatkan-pedagang-takjil-tidak-gunakan-bahan-berbahaya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/bpom-ingatkan-pedagang-takjil-tidak-gunakan-bahan-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 May 2018 15:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[balai pengawas obat dan makanan]]></category>
		<category><![CDATA[bpom kota kendari]]></category>
		<category><![CDATA[bulan ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[penjual kue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7293</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari mengingatkan para pedagang khususnya pedagang takjil, untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanan. Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma mengatakan, sejak hari pertama puasa ramadan, pihaknya sudah melakukan pengawasan di pasar-pasar takjil. &#8220;Untuk mengintensifkan pengawasan pangan dan jajanan di pasar, kami sudah mulai sejak dua &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/bpom-ingatkan-pedagang-takjil-tidak-gunakan-bahan-berbahaya/">BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Tidak Gunakan Bahan Berbahaya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari mengingatkan para pedagang khususnya pedagang takjil, untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanan.<br />
Kepala BPOM Kendari,  Leonard Duma mengatakan, sejak hari pertama puasa ramadan, pihaknya sudah melakukan pengawasan di pasar-pasar takjil.<br />
&#8220;Untuk mengintensifkan pengawasan pangan dan jajanan di pasar, kami sudah mulai sejak dua hari yang lalu. Dan akan kami lakukan hingga hari raya idul fitri nanti,&#8221; jelasnya.<br />
Jika pihak BPOM menemukan pedagang yang nakal, dengan mencampurkan bahan berbahaya seperti ridhomin B, boraks atau pewarna textil dalam makanan yang dia jual, pihaknya terlebih dahulu mengedepankan tindakan persuasif berupa pembinaan.<br />
Apabila pelaku usaha tersebut tidak mengindahkan upaya pembinaan, maka BPOM akan melakukan tindakan yang lebih tegas.<br />
Reporter: (M3)<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/bpom-ingatkan-pedagang-takjil-tidak-gunakan-bahan-berbahaya/">BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Tidak Gunakan Bahan Berbahaya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/bpom-ingatkan-pedagang-takjil-tidak-gunakan-bahan-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jual Takjil, Omzet Mencapai Rp400 Ribu Perhari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/jual-takjil-omzet-mencapai-rp400-ribu-perhari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/jual-takjil-omzet-mencapai-rp400-ribu-perhari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 May 2018 15:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[buka puasa]]></category>
		<category><![CDATA[bulan puasa]]></category>
		<category><![CDATA[bulan ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Jajanan]]></category>
		<category><![CDATA[penjual kue]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[takjil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap memasuki bulan suci ramadan, jalan-jalan di Kota Kendari berubah menjadi pasar takjil. Pasar takjil musiman ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, seiring berakhirnya bulan ramadan. Momen bulan ramadan memang selalu membawa berkah. Sehingga dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mencari rezeki tambahan dengan berjualan takjil. Pasalnya, pemburu takjil di Kota Kendari selalu berhasil membuat dagangan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jual-takjil-omzet-mencapai-rp400-ribu-perhari/">Jual Takjil, Omzet Mencapai Rp400 Ribu Perhari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap memasuki bulan suci ramadan, jalan-jalan di Kota Kendari berubah menjadi pasar takjil. Pasar takjil musiman ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, seiring berakhirnya bulan ramadan.<br />
Momen bulan ramadan memang selalu membawa berkah. Sehingga dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mencari rezeki tambahan dengan berjualan takjil. Pasalnya, pemburu takjil di Kota Kendari selalu berhasil membuat dagangan penjual takjil ludes terbeli.<br />
Salah satu ruas jalan yang menjadi pasar takjil adalah sepanjang Jalan Sao-sao. Para pedagang jajanan berbuka puasa membuka lapaknya di dua sisi jalan. Kondisi itu kerap membuat Jalan Sao-sao selalu macet setiap pukul 15.00 sore, hingga waktu berbuka tiba.<br />
Adapun jajanan takjil yang dijajakan antara lain kue tradisional seperti doko-doko, roti pawa, jalangkote, barongko, teripang, dan masih banyak lagi. Juga ada kue kering, bubur kacang ijo, aneka suguhan minuman dingin, sampai dengan makanan siap saji,  semuanya ada.<br />
Pedagang mulai membuka lapaknya berupa meja-meja kecil, dari pukul 14.00 siang. Dan menutupnya pada pukul 20.00 malam, atau bisa lebih cepat apabila dagangannya cepat habis.<br />
Salah seorang pedagang takjil, Adi, sudah melakoni pekerjaan musiman ini sejak dua tahun lalu. Aktifitas ini dilakukannya hanya pada saat bulan ramadan, karena di bulan lain, biasanya dia berjualan di kantin salah satu sekolah di Kota Kendari.<br />
&#8220;Lumayan, dari hasil penjualan takjil ini, bisa menambah uang belanja rumah tangga,&#8221; ujar Adi yang selama bulan ramadan libur jualan di kantin sekolah, karena anak sekolahan biasanya libur selama bulan puasa.<br />
Senada dengan Marniati, penjual lauk pauk di Jalan Sao-sao.  Dengan menjajakan suguhan buka puasa, dalam sehari dia bisa mendapatkan omzet hingga 400 ribu rupiah.<br />
Dari jumlah itu, ia bisa mendapatkan keuntungan bersih sebesar 150 ribu rupiah sehari.<br />
&#8220;Dari pada duduk di rumah tidak ada kegiatan,  mendingan mencoba jualan takjil. Untungnya juga lumayan,&#8221; katanya sambil menata dagangannya.<br />
Warga Kota Kendari yang ingin membeli takjil, dapat menjadikan pasar takjil Jalan Sao-sao sebagai pilihan untuk berbelanja.<br />
Reporter: (M3)<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jual-takjil-omzet-mencapai-rp400-ribu-perhari/">Jual Takjil, Omzet Mencapai Rp400 Ribu Perhari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/jual-takjil-omzet-mencapai-rp400-ribu-perhari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
