<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pedagang Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/pedagang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Aug 2025 03:27:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Pedagang Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meriahnya Gerak Jalan, Bikin Pedagang Kaki Lima Raup Cuan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/meriahnya-gerak-jalan-bikin-pedagang-kaki-lima-raup-cuan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/meriahnya-gerak-jalan-bikin-pedagang-kaki-lima-raup-cuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 03:26:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115992</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Meriahnya gerak jalan indah yang diadakan Pemerintah Kota Kendari untuk peserta didik tingkat SD dan SMP, membawa berkah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). Mereka hari ini juga kebagian cuan imbas ramainya kegiatan. Salah satunya Usman, yang berjualan mainan anak. Ia mengaku, momentum seperti ini menjadi kesempatan langka yang hanya datang sekali dalam &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/meriahnya-gerak-jalan-bikin-pedagang-kaki-lima-raup-cuan/">Meriahnya Gerak Jalan, Bikin Pedagang Kaki Lima Raup Cuan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Meriahnya gerak jalan indah yang diadakan Pemerintah Kota Kendari untuk peserta didik tingkat SD dan SMP, membawa berkah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). Mereka hari ini juga kebagian cuan imbas ramainya kegiatan.</p>
<p>Salah satunya Usman, yang berjualan mainan anak. Ia mengaku, momentum seperti ini menjadi kesempatan langka yang hanya datang sekali dalam setahun.</p>
<p>“Hari biasa saya bisa dapat sekitar 150 ribu. Tapi kalau di acara seperti ini, kalau semua <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna-barat/pemkab-mubar-dan-bantaeng-teken-mou-perdagangan-komoditas-unggulan-antardaerah/">dagangan</a> habis, bisa dapat 500 ribu hingga 700 ribu, tergantung modal,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).</p>
<p>Menurut Usman, tingginya antusias earga yang berbondong-bondong menonton, membuat dagangannya laris.</p>
<p>Diketahui, ivent tahunan ini digelar sebagai rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 RI. Peserta yang berasal dari SD dan SMP se-Kota Kendari ini mengenakan pakaian sekolah yang dihias dengan pernak-pernik unik dari limbah plastik daur ulang, serta menampilkan formasi menarik. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/meriahnya-gerak-jalan-bikin-pedagang-kaki-lima-raup-cuan/">Meriahnya Gerak Jalan, Bikin Pedagang Kaki Lima Raup Cuan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/meriahnya-gerak-jalan-bikin-pedagang-kaki-lima-raup-cuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berbekal Peralatan Seadanya, Pedagang Pasar Mandonga Lawan Mata Rantai Covid-19</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/berbekal-peralatan-seadanya-pedagang-pasar-mandonga-lawan-mata-rantai-covid-19/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/berbekal-peralatan-seadanya-pedagang-pasar-mandonga-lawan-mata-rantai-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 13:27:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Mandonga]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=40024</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI,DETIKSULTRA.COM &#8211; Wabah virus corona semakin meresahkan masyarakat indonesia, tidak terkecuali di Sulawesi Tenggara, khususnya masyarakat atau pedagang di pasar mandonga, sejumlah pedagang pasar Mandonga melakukan penyemprotan setiap 4 jam sekali dengan peralatan Sederhana, yaitu dengan berbekal alat semprot dan cairan dinsekfektan buatan sendiri. Minggu ( 22/3/2020). Diketahui Juru Bicara Gugus Tugas Satgas Penanganan Covid-19 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/berbekal-peralatan-seadanya-pedagang-pasar-mandonga-lawan-mata-rantai-covid-19/">Berbekal Peralatan Seadanya, Pedagang Pasar Mandonga Lawan Mata Rantai Covid-19</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>KENDARI,DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Wabah virus corona semakin meresahkan masyarakat indonesia, tidak terkecuali di Sulawesi Tenggara, khususnya masyarakat atau pedagang di pasar mandonga,  sejumlah pedagang pasar  Mandonga melakukan penyemprotan setiap 4 jam sekali dengan peralatan Sederhana, yaitu dengan berbekal alat semprot dan cairan dinsekfektan buatan sendiri. Minggu ( 22/3/2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui Juru Bicara Gugus Tugas Satgas Penanganan Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal, pada Kamis (19/3/2020) malam. Telah mengumumkan kasus covid -19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) ,Diketahui  terdapat 3 kasus pasien positif virus corona COVID-19. Ketiganya berusia 25 tahun, 32 tahun, dan 41 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut membuat Masyarakat dan warga ketakutan sebab penyebaran sudah masuk ke Sulawesi Tenggara. Hal tersebut membuat pedagang pasar Mall Mandonga mengantisipasti penyebaran covid -19 dengan melakukan sosialiasi pencegahan dengan penyemprotan dinsekfektan buatan sendiri .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyempotan dilakukan di tangga , di sekitar barang jualan serta di uang yang diterima oleh pedagang. Cairan disekfektan dibuat dengan melihat dari yang di rilis oleh LIPPI maupun ada di youtube.</p>



<h2 class="wp-block-heading">BACA JUGA :</h2>



<div class="wp-block-group has-very-light-gray-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list has-dates wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/kejagung-ungkap-peran-kasi-pemetaan-wiup-dinas-esdm-sultra-di-kasus-ekspor-nikel-ilegal-pt-cni/">Kejagung Ungkap Peran Kasi Pemetaan WIUP Dinas ESDM Sultra di Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT CNI</a><time datetime="2026-10-23T13:13:57+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe-utara/petani-mowundo-panen-110-kilogram-cabai-hasil-pendampingan-pt-antam/">Petani Mowundo Panen 110 Kilogram Cabai Hasil Pendampingan PT Antam</a><time datetime="2026-10-23T11:10:54+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/amsi-sulawesi-tenggara-jadi-mitra-strategis-kejaksaan-tinggi/">AMSI Sulawesi Tenggara Jadi Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi</a><time datetime="2026-10-23T06:16:47+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
</ul></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berinisiatif melakukan penyemprotan karena penyebaran bisa dimana saja &#8221; ujar Hery salah satu yang menginisiasi dilakukan penyemprotan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut hery menjelaskan dilakukan tindakan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Selain itu dirinya dan sejumlah pedagang di Mall mandonga mensosialisasikan kepada pedagang lain untuk memilki semprotan cairan dinsekfektan sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terakhir pedagang pasar Mandonga ini mengatakan bahwa pasar sebagai tempat berkumpulnya orang banyak  dan berharap dengan dilakukan sterilisasi seperti ini Pembeli akan merasa nyaman. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Marwah<br>Editor: Gery</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/berbekal-peralatan-seadanya-pedagang-pasar-mandonga-lawan-mata-rantai-covid-19/">Berbekal Peralatan Seadanya, Pedagang Pasar Mandonga Lawan Mata Rantai Covid-19</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/berbekal-peralatan-seadanya-pedagang-pasar-mandonga-lawan-mata-rantai-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Sering ditertibkan Satpol.PP, Pedagang Tetap Kembali Jualan di Pasar Sore Bombana</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/meski-sering-ditertibkan-satpol-pp-pedagang-tetap-kembali-jualan-di-pasar-sore-bombana/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/meski-sering-ditertibkan-satpol-pp-pedagang-tetap-kembali-jualan-di-pasar-sore-bombana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2020 04:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bombana]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[bombana]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=38730</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Meski sering ditertibkan oleh petugas Sat. Pol PP Pemkab Bombana, beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pasar sore Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana, seolah tak pernah jera untuk terus berjualan di area tersebut. Selasa (25/2/2020). Padahal, para pedagang ini telah disiapkan lapak jualan di Pasar Tadoha Mapaccing (Pasar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/meski-sering-ditertibkan-satpol-pp-pedagang-tetap-kembali-jualan-di-pasar-sore-bombana/">Meski Sering ditertibkan Satpol.PP, Pedagang Tetap Kembali Jualan di Pasar Sore Bombana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Meski sering ditertibkan oleh petugas Sat. Pol PP Pemkab Bombana, beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pasar sore Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana, seolah tak pernah jera untuk terus berjualan di area tersebut. Selasa (25/2/2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, para pedagang ini telah disiapkan lapak jualan di Pasar Tadoha Mapaccing (Pasar Sentral) oleh Pemkab Bombana, namun, mereka tetap enggan untuk pindah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut salah seorang pedagang pasar sore, Maiya (60th), dirinya dan beberapa rekannya sesama pedagang, tetap tidak akan pindah, meski telah disiapkan lokasi untuk berjualan di Pasar Sentral Bombana, karena lokasi pasar yang ditentukan pemerintah kabupaten dirasa terlalu jauh jaraknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pasar Sentral terlalu jauh, pembeli juga tidak ada yang keberatan dengan pasar sore disini, malah mereka senang karena tidak terlalu jauh untuk beli ikan. Kami akan pindah jika disiapkan tempat berjualan yang tidak jauh dari sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (TRANTIBUM) Satpol.PP Bombana, Andi Firman mengatakan, pihaknya tidak bisa bertindak &#8216;terlalu&#8217; tegas kepada para pedagang karena pedagang juga punya hak, sebab sebagian besar pedagang di pasar sore berjualan dihalaman pekarangan rumah mereka sendiri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi dalam penegakkan Perda, pihaknya hanya dapat menertibkan PKL yang berjualan disekitar bahu jalan. </p>



<h2 class="wp-block-heading">BACA JUGA :</h2>



<div class="wp-block-group has-very-light-gray-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list has-dates wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/kejagung-ungkap-peran-kasi-pemetaan-wiup-dinas-esdm-sultra-di-kasus-ekspor-nikel-ilegal-pt-cni/">Kejagung Ungkap Peran Kasi Pemetaan WIUP Dinas ESDM Sultra di Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT CNI</a><time datetime="2026-10-23T13:13:57+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe-utara/petani-mowundo-panen-110-kilogram-cabai-hasil-pendampingan-pt-antam/">Petani Mowundo Panen 110 Kilogram Cabai Hasil Pendampingan PT Antam</a><time datetime="2026-10-23T11:10:54+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/amsi-sulawesi-tenggara-jadi-mitra-strategis-kejaksaan-tinggi/">AMSI Sulawesi Tenggara Jadi Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi</a><time datetime="2026-10-23T06:16:47+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
</ul></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penindakan bisa saja dilakukan, bahkan kami bisa pastikan, hanya butuh satu hari karena memang ada Perda yang mengatur tentang itu, tetapi kami tidak memiliki dasar untuk menertibkan pedagang yang berjualan dihalaman rumah mereka sendiri, jika kami lalukan penindakan kepada PKL dibahu jalan, terkesan kami hanya melindungi mereka yang berjualan dihalaman rumahnya sendiri,&#8221; ungkap Andi Firman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, pembongkaran dan relokasi pedagang pasar sore ke Pasar Sentral telah disepakati oleh Dinas terkait diantaranya Disperindagkop, DLH, Satpol.PP, DPRD, hal ini menyusul dari aduan pihak pedagang Pasar Sentral yang merasa keberadaan pasar sore membuat omset penjualam mereka menipis, karena pembeli tak ada yang mau berbelanja di Pasar Sentral Bombana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Arif<br>Editor: Qs</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/meski-sering-ditertibkan-satpol-pp-pedagang-tetap-kembali-jualan-di-pasar-sore-bombana/">Meski Sering ditertibkan Satpol.PP, Pedagang Tetap Kembali Jualan di Pasar Sore Bombana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/meski-sering-ditertibkan-satpol-pp-pedagang-tetap-kembali-jualan-di-pasar-sore-bombana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disidak, Pedagang Jual Daging Tak Layak Konsumsi</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/disidak-pedagang-jual-daging-tak-layak-konsumsi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/disidak-pedagang-jual-daging-tak-layak-konsumsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 15:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=33709</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari bersama perwakilan Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Polres, Bulog dan Pihak Rumah Potong Hewan (RPH) melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Sentral Kota Kendari. Sidak kali ini dengan sasaran pedagang daging yang berdasarkan laporan warga telah menjual daging yang tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat. Dalam keterangannya melalui &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/disidak-pedagang-jual-daging-tak-layak-konsumsi/">Disidak, Pedagang Jual Daging Tak Layak Konsumsi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari bersama perwakilan Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Polres, Bulog dan Pihak Rumah Potong Hewan (RPH) melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Sentral Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sidak kali ini dengan sasaran pedagang daging yang berdasarkan laporan warga telah menjual daging yang tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Manager Operasional PD Pasar Evan, mengatakan dari hasil Sidak mereka menemukan seorang pedagang yang menjual daging sapi tidak layak konsumsi.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,sidak&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">“di lapangan kita temukan pedagang yang menjual daging yang tidak layak konsumsi, alasannya daging tersebut dijual bukan untuk dikonsumsi masyarakat tapi untuk pakan lele atau makanan anjing,” ujarnya selasa (19/11/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu saja hal ini tidak diperbolehkan, karena siapa yang bisa menjamin jika daging tersebut dijadikan bahan utama untuk jajanan lalu diperjual-belikan kembali kepada masyarakat?</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Makanya tadi kita suruh bungkus dan menghimbau agar tidak dijual disini, karena disini untuk jual daging segar yang layak konsumsi. Kalau mau jualan daging untuk pakan ikan lele atau makanan anjing bukan disini tempatnya&#8221;, Tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditempat yang berbeda, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari, Sitty Ganef menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati membeli daging untuk dikonsumsi dan jangan tergiur dengan harga murah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengetahui daging sapi yang segar, tercium dari baunya yang &#8220;khas&#8221; bukan yang berbau busuk. Selain itu juga dapat dilihat dari warna daging yang segar, tidak pucat dan kotor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Aqsa</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/disidak-pedagang-jual-daging-tak-layak-konsumsi/">Disidak, Pedagang Jual Daging Tak Layak Konsumsi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/disidak-pedagang-jual-daging-tak-layak-konsumsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Beraksi di Eks MTQ, Lapak Pedagang Hancur</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/satpol-pp-beraksi-di-eks-mtq-lapak-pedagang-hancur/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/satpol-pp-beraksi-di-eks-mtq-lapak-pedagang-hancur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 03:28:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mtq]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29703</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari beraksi dengan menggusur sejumlah tempat jualan pedagang di kawasan Eks MTQ Kendari, Selasa (27/8/2019). Beberapa tempat jualan pedagang terpaksa ditertibkan karena letaknya dianggap menyalahi aturan yakni berada diluar pagar. Kepala bidang penertiban pol-pp Kendari, Aris Manda, menuturkan pembongkaran lapak jualan pedagang disekitar Eks MTQ &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/satpol-pp-beraksi-di-eks-mtq-lapak-pedagang-hancur/">Satpol PP Beraksi di Eks MTQ, Lapak Pedagang Hancur</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;   Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari beraksi dengan menggusur sejumlah tempat jualan pedagang di kawasan Eks MTQ Kendari, Selasa (27/8/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa tempat jualan pedagang terpaksa ditertibkan  karena letaknya dianggap menyalahi aturan yakni berada diluar pagar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala bidang penertiban pol-pp Kendari, Aris Manda, menuturkan pembongkaran lapak jualan pedagang disekitar Eks MTQ adalah yang ketiga kali, dengan pemilik lapak yang sama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang dinilai tidak &#8216;kapok&#8217; meski ditertibkan berkali-kali, padahal mereka sudah menerima teguran keras dari petugas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya tiga lapak ini kami bongkar karna sudah melewati pagar eks MTQ, sebelum ditertibkan kami juga sudah berikan teguran terlebih dulu,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aris, pemilik lapak yang ditertibkan mengakui posisi tempat berjualannya melanggar, tapi menyayangkan petugas yang terkesan tebang pilih membongkar lapak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya tidak keberatan dibongkar tapi Satpol PP harus tegas sama lain jangan tebang pilih kasian,&#8221; ujar Aris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M7<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/satpol-pp-beraksi-di-eks-mtq-lapak-pedagang-hancur/">Satpol PP Beraksi di Eks MTQ, Lapak Pedagang Hancur</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/satpol-pp-beraksi-di-eks-mtq-lapak-pedagang-hancur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Hut RI, Penjualan Bendera Sepi</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-hut-ri-penjualan-bendera-sepi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-hut-ri-penjualan-bendera-sepi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2019 07:57:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[bendera]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28931</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM -Hari-hari menjelang perayaan HUT ke-74 RI, dimanfaatkan oleh pedagang bendera yang mulai menjamur di jalanan Kota Kendari. Selain bendera, pedagang musiman ini juga menjual umbul-umbul lengkap dengan bambunya serta berbagai macam bendera dengan motif yang berbeda dan ukuran. [artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,bendera&#8221;] Salah satu pedagang, Amran, mengaku, setiap tahunnya ia menjual bendera tapi untuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/jelang-hut-ri-penjualan-bendera-sepi/">Jelang Hut RI, Penjualan Bendera Sepi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM -Hari-hari menjelang perayaan HUT ke-74 RI, dimanfaatkan oleh pedagang bendera yang mulai menjamur di jalanan Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain bendera, pedagang musiman ini juga menjual umbul-umbul lengkap dengan bambunya serta berbagai macam bendera dengan motif yang berbeda dan ukuran.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,bendera&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pedagang, Amran, mengaku, setiap tahunnya ia menjual bendera  tapi untuk tahun ini pembeli sepi dibandingkan tahun lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Harga bendera yang dijual berkisar Rp 25.000 untuk bendera merah putih dan bendera panjang ukuran 10 meter dihargai Rp 250,000. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun lalu, dia bisa mendapatkan 10-15 pembeli. Tapi tahun ini, dalam sehari benderanya hanya dibeli 4 orang saja. Dia menduga, penyebabnya karena saingannya sesama pedagang bendera makin banyak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M8<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/jelang-hut-ri-penjualan-bendera-sepi/">Jelang Hut RI, Penjualan Bendera Sepi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-hut-ri-penjualan-bendera-sepi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Rekomendasikan Pantai Kendari sebagai Kawasan Pedagang Kaki Lima</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dprd-rekomendasikan-pantai-kendari-sebagai-kawasan-pedagang-kaki-lima/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dprd-rekomendasikan-pantai-kendari-sebagai-kawasan-pedagang-kaki-lima/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2019 07:54:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28927</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI,DETIKSULTRA.COM &#8211; Laju perkembangan Kota Kendari kian pesat, hal itu dapat dilihat dari bertambahnya gedung dan fasilitas infrastruktur dalam kota. Pertumbuhan pembangunan kota yang terus laju, menjadi persoalan tersendiri bagi Pemkot Kendari, salah satunya makin menjamurnya pedagang kaki lima. DPRD Kota Kendari, memperkirakan jumlah PKL tak resmi meningkat sampai ratusan bahkan ribuan orang. [artikel number=3 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dprd-rekomendasikan-pantai-kendari-sebagai-kawasan-pedagang-kaki-lima/">DPRD Rekomendasikan Pantai Kendari sebagai Kawasan Pedagang Kaki Lima</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI,DETIKSULTRA.COM &#8211; Laju perkembangan Kota Kendari kian pesat, hal itu dapat dilihat dari bertambahnya gedung dan fasilitas infrastruktur dalam kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan pembangunan kota yang terus laju, menjadi persoalan tersendiri bagi Pemkot Kendari, salah satunya makin menjamurnya pedagang kaki lima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DPRD Kota Kendari, memperkirakan jumlah PKL tak resmi meningkat sampai ratusan bahkan ribuan orang. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,dprd&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DPRD Kendari, Sukarni Ali Madya mengakui sulitnya untuk menangani PKL di wilayah Kendari, penegakan aturan secara persuasif hingga tindakan tegas kerap kali dilakukan, namun upaya tersebut dianggap belum mampu menata permanen keberadaan pedagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang terjadi, kata Sukarni, pedagang kerap main kucing-kucingan berjualan dengan Satpol PP. Utamanya keberadaan pedagang dipinggir jalan dalam kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DPRD Kendari telah mengusulkan adanya ruang bagi PKL untuk ditampung di satu kawasan seperti didua lokasi pelabuhan tambat labu dan area Kendari Beach.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Iya dua tempat itu kami rekomendasikan disiapkan bagi PKL di seluruh wilayah Kota Kendari kapasistas dari dua tempat tersebut dapat menampung hingga 10.000  pedagangan,&#8221; kata Sukarni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua lokasi tersebut dipastikan sudah mampu menjawab dan menampung para PKL di seluruh titik wilayah Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapannya kedepan, Pemkot Kendari tidak lagi terkendala soal penataan pedagang yang jumlahnya semakin bertambah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Repoter: M 7<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dprd-rekomendasikan-pantai-kendari-sebagai-kawasan-pedagang-kaki-lima/">DPRD Rekomendasikan Pantai Kendari sebagai Kawasan Pedagang Kaki Lima</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dprd-rekomendasikan-pantai-kendari-sebagai-kawasan-pedagang-kaki-lima/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Warning Pedagang Kendari Beach</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-warning-pedagang-kendari-beach/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-warning-pedagang-kendari-beach/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 11:47:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kendari Beach]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28833</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memperbolehkan puluhan pedagang berjualan di Kawasan Teluk Kendari atau Kendari Beach (Kebi)&#160;dengan syarat mau menaati aturan. Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Kendari Nahwa Umar, menjelaskan, Pemkot tidak ingin melihat para pedagang yang usai menjual, bangunannya tidak dibongkar karena dapat mengganggu keindahan kota. &#8220;Kemarin kita sampaikan yang tidak bongkar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-warning-pedagang-kendari-beach/">Pemkot Warning Pedagang Kendari Beach</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memperbolehkan puluhan pedagang berjualan di Kawasan Teluk Kendari atau Kendari Beach (Kebi)&nbsp;dengan syarat mau menaati aturan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Kendari Nahwa Umar, menjelaskan, Pemkot tidak ingin melihat para pedagang yang usai menjual, bangunannya tidak dibongkar karena dapat mengganggu keindahan kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemarin kita sampaikan yang tidak bongkar tendanya selesai menjual, kita yang bongkar. Karena kalau tidak dibongkar, kelihatan kumuh,&#8221; ujarnya Rabu (14/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) ini menegaskan, pedagang yang tak menaati aturan akan ditindak tegas. Pedagang tersebut tidak dikenakan tarif retribusi sehingga karena itu diharapkan tidak berjualan sembarangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menyayangkan beberapa pedagang sebelumnya membuang sampah di teluk, selokan dan di pinggir pantai, sehingga menyebabkan lingkungan pantai nampak kotor yang pada akhirnya Dinas Kebersihan menjadi sorotan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tapi kenyataannya barangnya disimpan disitu, sampahnya juga dibuang disitu, itu kan tidak bagus, makanya kita larang,&#8221; tambah Nahwa Umar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini Pemkot telah memperbolehkan para pedagang berjualan, akan tetapi pemerintah telah mewarning pedagang untuk tidak menyimpan peralatan dagangannya di tempat usai berjualan pada malam hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yah silahkan, tapi begitu selesai menjual angkat semua barang-barangnya, tidak boleh disimpan disitu,&#8221; tegas Nahwa Umar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun diperbolehkan, aparat keamanan akan tetap berjaga-jaga di sekitar Kendari beach untuk menertibkan jikalau pedagang tidak menaati aturan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nahwa Umar menambahkan, seluruh pedagang tersebut nantinya akan ditertibkan dan ditempatkan di area tambat labuh dan bangunan pendopo usai tuntas dikerjakan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-warning-pedagang-kendari-beach/">Pemkot Warning Pedagang Kendari Beach</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-warning-pedagang-kendari-beach/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Andonohu Bakal Direlokasi</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/pedagang-pasar-andonohu-bakal-direlokasi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/pedagang-pasar-andonohu-bakal-direlokasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2019 08:34:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28433</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pasar Andonohu dinyatakan over kapasitas. Total pedagang di Pasar Andonohu saat ini, terdata kurang lebih 600 pedagang. Olehnya itu, Direktur Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari, Asnar, bakal segera merelokasi ratusan pedagang ke lokasi lain, mayoritas adalah pedagang sayur dan buah. Asnar menyebutkan, relokasi pedagang Pasar Andonohu tidak seluruhnya, tapi hanya dikhususkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pedagang-pasar-andonohu-bakal-direlokasi/">Pedagang Pasar Andonohu Bakal Direlokasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pasar Andonohu dinyatakan over kapasitas. Total pedagang di Pasar Andonohu saat ini, terdata kurang lebih 600 pedagang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Olehnya itu, Direktur Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari, Asnar, bakal segera merelokasi ratusan pedagang ke lokasi lain, mayoritas adalah pedagang sayur dan buah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Asnar menyebutkan, relokasi pedagang Pasar Andonohu tidak seluruhnya, tapi hanya dikhususkan bagi pedagang yang berjualan di luar pasar yang menempati area pinggir Jalan Kedondong.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,pasar&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sasaran pemindahan juga pedagang yang berjualan di area parkir Pasar Andonohu,  termasuk jalur lalu lintas sekitar masjid (depan Pasar Andonohu). </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yah sudah over kapasitas, dan PD Pasar sudah mempresentasekan ke pemkot soal usulan relokasi, dan ternyata disahuti. Jumlahnya sekitar 100 pedagang,&#8221; ujar Asnar saat ditemui di ruang kerjanya, (8/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asnar menambahkan, usulan penempatan pedagang yang direlokasi nanti belum difinalkan, tapi PD Pasar merencakan lokasinya tak jauh dari pasar saat ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Final lokasinya akan ditentukan oleh Pemkot Kendari,&#8221; tambahnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui, kapasitas ideal di Pasar Andonohu berdasarkan layout perencanaan pasar hanya menampung sekitar 324 pedagang,  dengan rincian jumlah pedagang kios 205 dan pedagang lods 119. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, seiring permintaan lods pasar meningkat, jumlah pedagang kemudian membengkak sampai 445 pedagang. Jumlah ini terdata legal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pedagang-pasar-andonohu-bakal-direlokasi/">Pedagang Pasar Andonohu Bakal Direlokasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/pedagang-pasar-andonohu-bakal-direlokasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pusing, Harga Cabe Naik Lagi</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pusing-harga-cabe-naik-lagi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pusing-harga-cabe-naik-lagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 23:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[cabe]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28385</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Lagi-lagi pedagang dipusingkan dengan kenaikan harga cabe di pasaran. Pasalnya, pedagang sulit menyesuaikan harga jual termasuk muncul tudingan mempermainkan harga dari konsumen. Pasca bertahan di harga Rp 70.000 per kilogram pekan lalu, harga cabe besar merangkak naik sampai Rp 90.000 per kilogram. Pedagang hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga ini, pasalnya pembelian &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pusing-harga-cabe-naik-lagi/">Pedagang Pusing, Harga Cabe Naik Lagi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Lagi-lagi pedagang dipusingkan dengan kenaikan harga cabe di pasaran. Pasalnya, pedagang sulit menyesuaikan harga jual termasuk muncul tudingan mempermainkan harga dari konsumen. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasca bertahan di harga Rp 70.000 per kilogram pekan lalu, harga cabe besar merangkak naik sampai Rp 90.000 per kilogram. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga ini, pasalnya pembelian cabe besar ditingkat penyalur naik signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang cabe di Pasar Andonohu Ainun, memprediksi lonjakan harga cabe besar terjadi disebabkan tradisi momen perayaan hari raya lebaran. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kenaikan harga cabai ini selalu terjadi menjelang hari-hari besar seperti Idul Adha,&#8221; ucap Ainun, Rabu (7/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasokan cabe besar di Pasar Andonohu, masih mengandalkan penyalur di Pasar Baruga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahalnya harga cabe besar, membuat sebagian konsumen ibu rumah tangga, beralih membeli cabe keriting untuk bumbu masakan mereka. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M8<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pusing-harga-cabe-naik-lagi/">Pedagang Pusing, Harga Cabe Naik Lagi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pusing-harga-cabe-naik-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang: Walikota Kendari &#8220;Tutup Mata&#8221; Aktifkan Pasar Wua-wua</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-walikota-kendari-tutup-mata-aktifkan-pasar-wua-wua/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-walikota-kendari-tutup-mata-aktifkan-pasar-wua-wua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 09:06:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=28355</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hampir tiga tahun Pasar Sentral Wua-wua tak beroperasi maksimal. Lods-lods pedagang pada sepi akibat tak adanya pembeli. Sepinya aktifitas jual beli di Pasar Sentral Wua-wua mulai memicu kembali keresahan pedagang. Mereka menilai Pemkot Kendari &#8220;tutup mata&#8221; dengan kondisi pasar saat ini. Saleh (42), salah satu pedagang menyayangkan masih sepinya pasar hingga hari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-walikota-kendari-tutup-mata-aktifkan-pasar-wua-wua/">Pedagang: Walikota Kendari “Tutup Mata” Aktifkan Pasar Wua-wua</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hampir tiga tahun Pasar Sentral Wua-wua tak beroperasi maksimal. Lods-lods pedagang pada sepi akibat tak adanya pembeli. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepinya aktifitas jual beli di Pasar Sentral Wua-wua mulai memicu kembali keresahan pedagang. Mereka menilai Pemkot Kendari &#8220;tutup mata&#8221; dengan kondisi pasar saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saleh (42), salah satu pedagang menyayangkan masih sepinya pasar hingga hari ini, padahal pemkot sudah berjanji meramaikan pasar sentral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap pemerintah segera memaksimalkan pasar ini. Pemerintah juga harus tegas menindak pedagang liar dan masukkan pedagang ke pasar ini,&#8221; ucapnya, Rabu (7/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang juga menilai pemkot setengah hati merelokasi pedagang pasar panjang untuk mengisi lods di Pasar Sentral Wua-wua. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, pedagang yang berada di Pasar Panjang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketegasan Walikota dipertanyakan, belum melakukan relokasi,&#8221; tambahnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muh. Israjab<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-walikota-kendari-tutup-mata-aktifkan-pasar-wua-wua/">Pedagang: Walikota Kendari “Tutup Mata” Aktifkan Pasar Wua-wua</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-walikota-kendari-tutup-mata-aktifkan-pasar-wua-wua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Turun Naik Harga Sayur Kol Pengaruhi Penghasilan Pedagang Tahu Isi</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/turun-naik-harga-sayur-kol-pengaruhi-penghasilan-pedagang-tahu-isi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/turun-naik-harga-sayur-kol-pengaruhi-penghasilan-pedagang-tahu-isi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2019 07:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=27852</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sayur kol yang mengalami kenaikan harga pasca banjir bandang yang menimpa sebagian daerah Sultra, kini kembali turun. Pedagang Tahu Isi, Yuli mengatakan, harga sayur kol yang sempat merangkak naik hingga menyentuh harga Rp 15 ribu ini kembali normal menjadi Rp 10 ribu perkilogramnya. &#8220;Kami tetap menjaga kualitas, meski harga kol naik tapi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/turun-naik-harga-sayur-kol-pengaruhi-penghasilan-pedagang-tahu-isi/">Turun Naik Harga Sayur Kol Pengaruhi Penghasilan Pedagang Tahu Isi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sayur kol yang mengalami kenaikan harga pasca banjir bandang yang menimpa sebagian daerah Sultra, kini kembali turun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang Tahu Isi, Yuli mengatakan, harga sayur kol yang sempat merangkak naik hingga menyentuh harga Rp 15 ribu ini kembali normal menjadi Rp 10 ribu perkilogramnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami tetap menjaga kualitas, meski harga kol naik tapi isinya kita tidak kurangi dan harga tahu isinya juga kami tidak naikkan,&#8221; katanya kepada detiksultra.com, Rabu (31/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanya saja, tambah dia, pengeluarannya pasti bertambah lebih banyak, dan penghasilan sedikit berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau 1 kilogram kol itu sudah bisa jadi sebanyak 40 biji tahu isi. 40 biji itu sudah cukup untuk perkilonya, jadi kalau dikurangi bisa jadi kualitasnya berkurang,&nbsp; dan itu akan memperngaruhi pembeli,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/turun-naik-harga-sayur-kol-pengaruhi-penghasilan-pedagang-tahu-isi/">Turun Naik Harga Sayur Kol Pengaruhi Penghasilan Pedagang Tahu Isi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/turun-naik-harga-sayur-kol-pengaruhi-penghasilan-pedagang-tahu-isi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Beras Pasar Grossir Tak Mainkan Harga</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-beras-pasar-grossir-tak-mainkan-harga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-beras-pasar-grossir-tak-mainkan-harga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2019 02:52:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26723</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Bencana banjir bulan Juni lalu, sempat memutus akses pengiriman beras ke Kota Kendari, tidak sedikit pedagang memanfaatkan momen dengan melakukan indikasi kecurangan dengan menjual beras tidak sesuai porsi kualitas. Tapi hal tersebut beda dengan pedagang beras di Pasar Grosir, Kadia yang konsisten dengan takaran yang pas. Adapun yang menjadi alasan, yaitu perihal &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-beras-pasar-grossir-tak-mainkan-harga/">Pedagang Beras Pasar Grossir Tak Mainkan Harga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Bencana banjir bulan Juni lalu, sempat memutus akses pengiriman beras ke Kota Kendari,  tidak sedikit pedagang memanfaatkan momen dengan melakukan indikasi kecurangan dengan menjual beras tidak sesuai porsi kualitas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi hal tersebut beda dengan pedagang beras di Pasar Grosir, Kadia yang konsisten dengan takaran yang pas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun yang menjadi alasan, yaitu perihal pertimbangan sepinya pengunjung yang berbelanja dan persaingan pedagang beras di pasar-pasar lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seorang pedagang beras Pasar Grosir,   Sumiati (39), mengakui pasca banjir tetap dijual dengan harga normal, yaitu Rp 440.000 per karung. Harga penjualan ini cukup normal dibanding desas desus permainan harga yang dilakoni pedagang di pasar lain saat momen banjir lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau di pasar lain memang saya dengar banyak yang naikkan harga, hanya kalau disini kami tetap ji harganya, lagian pembeli juga tidak terlalu rame, justru kalau kami naikkan kami yang rugi,&#8221; katanya pada Detiksultra.com, Rabu(17/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jelasnya lagi bahwa, harga eceran beras yang dijualnya pun tetap sama dengan harga biasanya, yaitu Rp.10.000 per liter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau saya biasanya suplai beras dari Konawe dan Konawe Selatan, adapun setelah banjir ini harga beras yang saya suplai dari petani juga sama ji seperti biasanya, Rp 8.800 per liter, tidak berpengaruh ji,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga mengakui, walau sempat terkendala dalam hal distribusi akibat banjir, tapi tidak langsung berimbas pada harga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi banjir kemarin itu tidak berpengaruh ji, hanya proses pengirimannya saja yang agak lambat dari biasanya, karena memutar lagi orang lewat motaha,&#8221; pungkasnya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter : M2<br>
Editor : Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-beras-pasar-grossir-tak-mainkan-harga/">Pedagang Beras Pasar Grossir Tak Mainkan Harga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-beras-pasar-grossir-tak-mainkan-harga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangan Merangkak Naik, Untung Pedagang Keliling Turun</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pangan-merangkak-naik-untung-pedagang-keliling-turun/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pangan-merangkak-naik-untung-pedagang-keliling-turun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 01:38:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26440</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga komoditas pangan di Kota Kendari terus mengalami fluktuatif lantaran belum normalnya distribusi pangan. Kenaikan harga komoditas pangan tidak terlepas dari peralihan pasca bulan ramadhan dan banjir yang melanda daerah penghasil pangan. Pedagang Pasar Kota Kendari pun tak sedikit mengeluhkan minimnya pasokan komoditas pangan ini. Stok yang minim memaksa pedagang menaikkan harga. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pangan-merangkak-naik-untung-pedagang-keliling-turun/">Pangan Merangkak Naik, Untung Pedagang Keliling Turun</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga komoditas pangan di Kota Kendari terus mengalami fluktuatif lantaran belum normalnya distribusi pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga komoditas pangan tidak terlepas dari peralihan pasca bulan ramadhan dan banjir yang melanda daerah penghasil pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang Pasar Kota Kendari pun tak sedikit mengeluhkan minimnya pasokan komoditas pangan ini. Stok yang minim memaksa pedagang menaikkan harga. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pangan,pedagang&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga pangan bukan hanya dirasakan ibu rumah tangga (IRT) pedagang sayur keliling pun merasakan dampak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dewi, pedagang sayur keliling asal Kecamatan Konda, mengaku sejak harga pangan naik, keuntungan menjual sayur jadi menurun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menuturkan, jika sebelumnnya keuntungan perhari bisa sampai Rp 300.000 diluar dari modal beli sayur di pasar, tetapi sekarang keuntungan hanya sekitar 50 s.d 70 persen saja. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya beli juga sayur di pasar Baruga, mereka jual ke kami ya lumayan mahal. Pastinya saya naikan hargnya Rp 1000 hingga Rp 2000,&#8221; kata dia kepada pewarta Detiksultra.com, Senin (15/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjut dia, faktor pendapatan atau keuntungannya berkurang, akibat minimnya pembeli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ya bagaimana tidak saya harus naikan karena saya beli juga dari harga di pasar. Tentunya nda bakalan toh harganya,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pangan-merangkak-naik-untung-pedagang-keliling-turun/">Pangan Merangkak Naik, Untung Pedagang Keliling Turun</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pangan-merangkak-naik-untung-pedagang-keliling-turun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komoditas Pangan Mahal, Pedagang Makanan Irit Beli Sayur</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/komoditas-pangan-mahal-pedagang-makanan-irit-beli-sayur/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/komoditas-pangan-mahal-pedagang-makanan-irit-beli-sayur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2019 08:39:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Komoditas Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25867</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salah satu warung makan yang terletak di Keluarahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari terpaksa harus lebih irit membeli sayur mayur. Bahkan kata pemilik warung makan, Ibu Eto, dirinya hanya menyiapkan dua menu sayur, padahal sebelumnya ada beberapa jenis menu sayur. Ibu Eto terpaksa hanya menjual dua menu sayur, akibat komoditas pangan di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/komoditas-pangan-mahal-pedagang-makanan-irit-beli-sayur/">Komoditas Pangan Mahal, Pedagang Makanan Irit Beli Sayur</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salah satu warung makan yang terletak di Keluarahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari terpaksa harus lebih irit membeli sayur mayur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan kata pemilik warung makan, Ibu Eto, dirinya hanya menyiapkan dua menu sayur, padahal sebelumnya ada beberapa jenis menu sayur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibu Eto terpaksa hanya menjual dua menu sayur, akibat komoditas pangan di pasar Kota Kendari rata-rata naik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya ndak menaikkan harga, hanya saya mengurangi menu sayur. Saya hanya siapkan dua menu yakni sayur nangka dan daun ubi,&#8221; beber dia kepada Detiksultra.com, Senin (1/7/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sayuran,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia pun mengaku, sudah hampir dua bulan dirinya tak menjual menu sayur selain  sayur daun ubi dan nangka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pas bulan puasa sayur mahal, ditambah akibat banjir harga sayur pun melambung naik,&#8221; kata dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Olehnya itu, dia berharap harga komoditas pangan di pasaran kembali normal. Sehingga warung makan yang dia kelola kembali menjual macam-macam sayur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau turun harga sayur, pasti beli lagi toh,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/komoditas-pangan-mahal-pedagang-makanan-irit-beli-sayur/">Komoditas Pangan Mahal, Pedagang Makanan Irit Beli Sayur</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/komoditas-pangan-mahal-pedagang-makanan-irit-beli-sayur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Bawang Putih Melejit, Ada Permainan Tengkulak?</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/harga-bawang-putih-melejit-ada-permainan-tengkulak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/harga-bawang-putih-melejit-ada-permainan-tengkulak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2019 12:08:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[bawang putih]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25671</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga bawang putih di sejumlah pasar di Kota Kendari melejit tak terkendali. Kenaikan harga bawang ini sudah terjadi sejak puasa lalu. Saat ini harga jual bawang putih masih bertahan dikisaran Rp 60.000 s.d Rp 70.000 per kilogram. Di Pasar Andonohu, banyak pedagang, menjual bumbu dapur ini dengan harga Rp 60.000 dari sebelumnya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/harga-bawang-putih-melejit-ada-permainan-tengkulak/">Harga Bawang Putih Melejit, Ada Permainan Tengkulak?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga bawang putih di sejumlah pasar di Kota Kendari melejit tak terkendali. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga bawang ini sudah terjadi sejak puasa lalu. Saat ini harga jual bawang putih masih bertahan dikisaran Rp 60.000 s.d Rp 70.000 per kilogram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Pasar Andonohu, banyak pedagang, menjual bumbu dapur ini dengan harga Rp 60.000 dari sebelumnya secara bertahap Rp 35.000, kemudian Rp 45.000-Rp 50.000 dan naik hingga saat ini. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,bawang&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sementara bawang merah masih stabil ji dikisaran Rp 30.000 per kilogram,&#8221; kata salah satu pedagang pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang di Pasar Andonohu mengaku harga bawang putih mengalami lonjakan beberapa kali secara bertahap. Kenaikan dipicu minimnya pasokan bawang dari petani penghasil, sehingga stok menipis. Tak heran bawang yang tiba di pasar jadi rebutan pedagang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Waode Rusna, pedagang di Pasar Sentral Kendari bahkan menduga lonjakan harga bawang putih sengaja dipermainkan tengkulak  dan terjadi sejak bulan ramadan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vina (31) warga Anduonohu, mengeluhkan harga bawang putih yang tak kunjung stabil, harganya bahkan dua kali lipat dari harga bawang merah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya, masih mahal Rp 60.000 s.d Rp 70.000 per kilo. Sudah tak wajarlah, kalau bisa kasian turun kayak bawang merah,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/harga-bawang-putih-melejit-ada-permainan-tengkulak/">Harga Bawang Putih Melejit, Ada Permainan Tengkulak?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/harga-bawang-putih-melejit-ada-permainan-tengkulak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pilih Berhenti Jualan Saat Stok Pangan Minim</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pilih-berhenti-jualan-saat-stok-pangan-minim/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pilih-berhenti-jualan-saat-stok-pangan-minim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2019 04:57:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25630</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banjir yang melanda Sultra beberapa pekan lalu, membuat stok pangan khususnya di Kendari minim. Akibatnya beberapa pedagang lebih memilih untuk sejenak berhenti berdagang, sambil menunggu stok pangan kembali normal. Sebut saja Wanida (48), salah satu pedagang pasar Kota Kendari, yang memilih untuk tidak berdagang di saat suplai pangan minim. [artikel number=3 tag=&#8221;pangan,pedagang&#8221;] &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pilih-berhenti-jualan-saat-stok-pangan-minim/">Pedagang Pilih Berhenti Jualan Saat Stok Pangan Minim</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Banjir yang melanda Sultra beberapa pekan lalu, membuat stok pangan khususnya di Kendari minim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibatnya beberapa pedagang lebih memilih untuk sejenak berhenti berdagang, sambil menunggu stok pangan kembali normal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebut saja Wanida (48), salah satu pedagang pasar Kota Kendari, yang memilih untuk tidak berdagang di saat suplai pangan minim.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pangan,pedagang&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah seminggu saya ndak jualan, saya tunggu normalnya saja dulu,&#8221; katanya kepada Detiksultra.com, Minggu (30/6/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diapun mengakui, harga pangan di pasar &#8211; pasar memang melonjak naik. Hal ini tak terlepas dari minimnya ketersediaan komoditas pangan untuk para pedagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum lagi kata dia, penyuplai komoditas pangan dari luar daerah mematok harga lebih tinggi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka menaikkan harganya kepada kami terpaksa karena terbatas sayurnya. Sebab kebanyakan petani di Sabolakoa dan Duriaasi gagal panen akibat terendam lahannya,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pilih-berhenti-jualan-saat-stok-pangan-minim/">Pedagang Pilih Berhenti Jualan Saat Stok Pangan Minim</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pedagang-pilih-berhenti-jualan-saat-stok-pangan-minim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sayur Kangkung Mahal, Pedagagang Gigit Jari</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/sayur-kangkung-mahal-pedagagang-gigit-jari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/sayur-kangkung-mahal-pedagagang-gigit-jari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2019 04:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur Kangkung]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25585</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pedagang Sayur, khususnya kangkung cabut di pasaran mengeluhkan harga dari pemasok yang sangat mahal. Hingga mau tak mau pedagang juga ikut menaikkan harga. Seperti Tiara (24), mengatakan, saat ini harga kangkung mengalami kenaikan yang sangat signifikan hingga mencapai harga Rp 6.000 perikat. &#8220;Ini yang buat pedagang was-was. Harga sayuran mahal, nggak tahu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/sayur-kangkung-mahal-pedagagang-gigit-jari/">Sayur Kangkung Mahal, Pedagagang Gigit Jari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pedagang Sayur, khususnya kangkung cabut di pasaran mengeluhkan harga dari pemasok yang sangat mahal. Hingga mau tak mau pedagang juga ikut menaikkan harga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti Tiara (24), mengatakan, saat ini harga kangkung mengalami kenaikan yang sangat signifikan hingga mencapai harga Rp 6.000 perikat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini yang buat pedagang was-was. Harga sayuran mahal, nggak tahu kenapa seperti itu. Karena kita juga nda bisa turunkan harganya seperti biasa,&#8221; ungkapnya di Pasar Anduonohu, Sabtu (29/6/2019). </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;sayuran,pedagang&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan ini karena dari pemasok harganya sudah tinggi, sehingga pedagang kecil juga mesti membeli kemudian menjual dengan harga miring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya harga kangkung ini Rp 5.000 per tiga ikat. Namun sekarang sulit mendapatkan harga tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Muhammad Israjab<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/sayur-kangkung-mahal-pedagagang-gigit-jari/">Sayur Kangkung Mahal, Pedagagang Gigit Jari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/sayur-kangkung-mahal-pedagagang-gigit-jari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentimun Jadi Rebutan Pedagang</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/mentimun-jadi-rebutan-pedagang/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/mentimun-jadi-rebutan-pedagang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2019 02:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25396</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga beberapa pangan segar disejumlah pasar di Kota Kendari masih relatif mahal. Harga mentimun (Cucumis Sativus L) misalnya, sudah dijual pedagang sampai Rp 5000 per buah. Pasokannya yang minim dari petani, membuat mentimum paling diincar pedagang saat distribusinya masuk ke pasar untuk dijual eceran. Sebagian pedagang bahkan saling berebut untuk mendapatkan mentimum &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mentimun-jadi-rebutan-pedagang/">Mentimun Jadi Rebutan Pedagang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Harga beberapa pangan segar disejumlah pasar di Kota Kendari masih relatif mahal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harga mentimun (Cucumis Sativus L) misalnya, sudah dijual pedagang sampai Rp 5000 per buah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasokannya yang minim dari petani, membuat mentimum paling diincar pedagang saat distribusinya masuk ke pasar untuk dijual eceran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian pedagang bahkan saling berebut untuk mendapatkan mentimum meski harganya terbilang mahal perkarung. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pedagang,petani&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sarina, pedagang sayur di Pasar Sentral Kendari, mengaku tak bisa menegosiasi jika ada pembeli menawar harga mentimun, karena pengambilannya dari petani mahal sampai Rp 300 ribu perkarung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Banyak yang nawar Rp 5000 ribu per tiga buah, tapi ndak bisa, pengambilannya kasian juga mahal,&#8221; ungkap </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak musibah banjir melanda Konawe dan Konawe Utara, pasokan mentimun masuk ke Kendari sudah menurun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, salah satu daerah sumber pemasok mentimun dari Konawe, terhenti karena petani setempat gagal panen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pedagang hanya mengandalkan pasokan makanan pendamping lauk ini dari Kecamatan Konda, Konawe Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mentimun-jadi-rebutan-pedagang/">Mentimun Jadi Rebutan Pedagang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/mentimun-jadi-rebutan-pedagang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Musiman di Pasar Bakal Ditertibkan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pedagang-musiman-di-pasar-bakal-ditertibkan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pedagang-musiman-di-pasar-bakal-ditertibkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 May 2019 09:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=24281</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Fenomena menjamurnya pedagang musiman di sejumlah pasar saat ramadan, menjadi perhatian bagi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari. Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar menyatakan masih memberikan toleransi kepada pedagang musiman yang berjualan makanan dan minuman dikawasan agar mereka bisa menambah penghasilan. &#8220;Kita berikan ruang bagi mereka yang memanfaatkan momen ramadan untuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pedagang-musiman-di-pasar-bakal-ditertibkan/">Pedagang Musiman di Pasar Bakal Ditertibkan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Fenomena menjamurnya pedagang musiman di sejumlah pasar saat ramadan, menjadi perhatian bagi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar menyatakan masih memberikan toleransi kepada pedagang musiman yang berjualan makanan dan minuman dikawasan agar mereka bisa menambah penghasilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita berikan ruang bagi mereka yang memanfaatkan momen ramadan untuk mencari kehidupan, karena momen ini setahun sekali,&#8221; ujarnya, (31/5/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pasar,pedagang&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kata Asnar, batas waktu mereka hanya selama ramadan saja, pasca itu mereka tidak diberi izin. Jika pedagang musiman berniat berjualan setelah ramadan, akan ditertibkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pedagang musiman, PD Pasar juga memantau aktifitas pedagang dalam pasar, yang berniat membuka lapak baru diluar pasar. PD Pasar akan menindak, jika ada pedagang yang berulah, berjualan diluar batas yang ditentukan, seperti yang masih terjadi hingga saat ini dipasar wayong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui kewenangan PD Pasar diantaranya Pasar Wayong, Pasar Baruga, Pasar Andonuhu dan Pasar Lapulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pedagang-musiman-di-pasar-bakal-ditertibkan/">Pedagang Musiman di Pasar Bakal Ditertibkan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pedagang-musiman-di-pasar-bakal-ditertibkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
