<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita pedagang kecil Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/pedagang-kecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita pedagang kecil Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cerita Dibalik Perayaan Halo Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/cerita-dibalik-perayaan-halo-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/cerita-dibalik-perayaan-halo-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2018 06:49:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[halo sultra]]></category>
		<category><![CDATA[hut sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang kecil]]></category>
		<category><![CDATA[tukang parkir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=6735</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sultra telah usai. Ada sisa cerita dari para pencari keberuntungan. Seperti pedang pakaian, mainan, makanan,elektronik hingga sampai pada tukang parkir kendaraan. Sepanjang kegiatan Halo Sultra, yang terpusat di eks MTQ Kota Kendari, mampu menyedot animo masyarakat. Bukan hanya warga kota, dari luar daerah juga ikut hadir &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/cerita-dibalik-perayaan-halo-sultra/">Cerita Dibalik Perayaan Halo Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sultra telah usai. Ada sisa cerita dari para pencari keberuntungan. Seperti pedang pakaian, mainan, makanan,elektronik hingga sampai pada tukang parkir kendaraan.<br />
Sepanjang kegiatan Halo Sultra, yang terpusat di eks MTQ Kota Kendari, mampu menyedot animo masyarakat. Bukan hanya warga kota, dari luar daerah juga ikut hadir di sana. Kedatangan pengunjung tentunya membawa berkah tersendiri bagi mereka yang coba mencari keberuntungan.<br />
Diantaranya, tukang parkir kendaraan. Rata-rata mereka mengenakan tarif Rp5 ribu untuk sepeda motor dan Rp10 ribu untuk kendaraan roda empat.<br />
&#8220;Penghasilan parkir yang saya dapat dalam satu malam kurang lebih Rp200 ribu. Uang tersebut saya setor lagi ke orang yang menangani parkiran,&#8221; terang Aldi, seorang tukang parkir.<br />
Tingginya tarif parkir sempat dikeluhkan, Rina, seorang pengunjung. Ia mengaku, kurang paham terhadap jumlah tarif yang dikenakan. &#8220;Saya sebetulnya kurang paham dengan tarif parkir yang diberlakukan. Padahal normalnya sepeda motor cukup Rp2-Rp3 ribu,” katanya.<br />
Berbeda dengan Beni, pengunjung lainnya. Ia rela membayar parkir Rp5000. &#8220;Sebetulnya masalah uang parkir saya berpikir ini adalah salah satu ladang untuk meraup rejeki. Kalau untuk saya biarlah, yang penting saya bisa turut memeriahkan acara HUT Sultra ini,&#8221; ujarnya.<br />
Reporter: Nirwana Anwar<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/cerita-dibalik-perayaan-halo-sultra/">Cerita Dibalik Perayaan Halo Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/cerita-dibalik-perayaan-halo-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesal, Penagih Koperasi Tendang Jualan Nasabah</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/kesal-penagih-koperasi-tendang-jualan-nasabah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/kesal-penagih-koperasi-tendang-jualan-nasabah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2018 08:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang kecil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5668</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sikap yang tidak sewajarnya, dipertontonkan oleh salah seorang penagih Koperasi Nur Asri. Karena kesal disuruh menunggu saat menagih iuran, penagih tersebut menendang jualan nasabahnya hinggah berserahkan di tanah. Kejadian ini bermula penagih koperasi tersebut datang menagih pelanggannya, Yuni (20) di tempat penjualan ikan Pasar Sentral Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Tagihannya sebesar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/kesal-penagih-koperasi-tendang-jualan-nasabah/">Kesal, Penagih Koperasi Tendang Jualan Nasabah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sikap yang tidak sewajarnya, dipertontonkan oleh salah seorang penagih Koperasi Nur Asri. Karena kesal disuruh menunggu saat menagih iuran, penagih tersebut menendang jualan nasabahnya hinggah berserahkan di tanah.<br />
Kejadian ini bermula penagih koperasi tersebut datang menagih pelanggannya, Yuni (20) di tempat penjualan ikan Pasar Sentral Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Tagihannya sebesar Rp50 ribu per harinya.<br />
&#8220;Bukannya saya tidak mau bayar tagihan. Saya hanya minta supaya dia menunggu sampai laku ikanku. Paling tidak dia pergi menagih di tempat lain dulu sembari dia menunggu selesai saya jual daganganku. Karena biar bagaimana tidak ada uang yang saya pegang untuk membayar belum cukup,&#8221; ungkap Yuni.<br />
Salah satu saksi di antara puluhan penjual ikan juga membenarkan hal itu. &#8220;Selain menendang ikan jualan, si penagih koperasi itu juga hampir menghantam Yuli menggunakan helm. Kalau saya tidak teriak tadi mungkin ibu Yuli itu sudah dihantam pakai helm yang dipakai tukang tagih tadi,&#8221; kata Wati.<br />
Saat dihubungi, Senin (26/3/2018), penangung jawab Koperasi Nur Asri, Larangka, membenarkan hal tersebut. Namum ia enggan memberikan kejelasan secara rinci terkait persoalan tersebut.<br />
&#8220;Iya memang benar dan tanya saja nasabahnya itu betul,&#8221; ucapnya<br />
Reporte : Ema<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/kesal-penagih-koperasi-tendang-jualan-nasabah/">Kesal, Penagih Koperasi Tendang Jualan Nasabah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/kesal-penagih-koperasi-tendang-jualan-nasabah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kehadiran Indomaret Tidak Pengaruhi Omset Pedagang Kecil</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/kehadiran-indomaret-tidak-pengaruhi-omset-pedagang-kecil/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/kehadiran-indomaret-tidak-pengaruhi-omset-pedagang-kecil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2018 14:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mini market]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Kepala OJK Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5590</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Menjamurnya Indomaret di Kota Kendari, mendapat tanggapan berbeda dari berbagai pihak. Plt Kepala OJK Sultra, Muhammad Fredly Nasution mengungkapkan, kehadiran Indomaret di Kota Kendari sebenarnya memberikan dampak positif bagi konsumen dari segi kenyamanan berbelanja, produk yang lebih tertata rapi dan bersih, serta harga yang jelas. Tapi di sisi lain, ada pedagang yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kehadiran-indomaret-tidak-pengaruhi-omset-pedagang-kecil/">Kehadiran Indomaret Tidak Pengaruhi Omset Pedagang Kecil</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Menjamurnya Indomaret di Kota Kendari, mendapat tanggapan berbeda dari berbagai pihak. Plt Kepala OJK Sultra, Muhammad Fredly Nasution mengungkapkan, kehadiran Indomaret di Kota Kendari sebenarnya memberikan dampak positif bagi konsumen dari segi kenyamanan berbelanja, produk yang lebih tertata rapi dan bersih, serta harga yang jelas.<br />
Tapi di sisi lain, ada pedagang yang harus dilindungi. Oleh sebab itu, kebijakan dari pemerintah Kota Kendari, sangat dibutuhkan untuk mengatur masalah ini.<br />
&#8220;Sebaiknya jarak Indomaret dengan pasar tradisional jangan berdekatan,&#8221; ucap Muhammad Fredly Nasution.<br />
La Ode Suriadi, Ketua Jurusan IESP (Ilmu Ekonomi Sosial Politik) UHO beranggapan,  kehadiran  Indomaret merupakan salah satu pertanda dari kota yang maju. Selain itu,<br />
produk yang ditawarkan lebih murah karena umumnya Indomaret mengambil barang langsung dari distributor.<br />
&#8220;Tapi dampak buruknya, akan mematikan usaha-usaha kecil yang berada di dekatnya. Pemerintah seharusnya membuat aturan mengenai mekanisme pemberian izin usaha pasar modern,&#8221; tambahnya.<br />
Sementara itu, seorang pedagang sembako, H. Ahmad, menganggap kehadiran Indomaret di Kota Kendari tidak mempengaruhi omzet mereka, karena harga yang ditawarkan tidak berbeda jauh.<br />
&#8220;Untuk saat ini tidak ada kaitannya Indomaret dengan penghasilan kami,&#8221; katanya.<br />
Pedagang sembako lainnya, Mili, berpendapat sama. Dagangannya sepi sejak dulu, jauh sebelum Indomaret hadir di kota ini. Penyebabnya, kiosnya berada di lokasi yang kurang strategis.<br />
Reporter: Nirwana Anwar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kehadiran-indomaret-tidak-pengaruhi-omset-pedagang-kecil/">Kehadiran Indomaret Tidak Pengaruhi Omset Pedagang Kecil</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/kehadiran-indomaret-tidak-pengaruhi-omset-pedagang-kecil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
