<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita obyek wisata di muna Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/obyek-wisata-di-muna/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jul 2025 08:13:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita obyek wisata di muna Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hugua: Liang Kabori Destinasi Wisata Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/hugua-liang-kabori-destinasi-wisata-dunia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/hugua-liang-kabori-destinasi-wisata-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2018 08:08:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Muna]]></category>
		<category><![CDATA[hugua]]></category>
		<category><![CDATA[obyek wisata di muna]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Muna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5827</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kabupaten Muna, Provinsi Sultra punya banyak potensi wisata. Salah satunya adalah gua prasejarah, Liang Kabori, yang terletak di Kecamatan Lohia. Gua batu kapur yang terdapat di beberapa kawasan tersebut menyimpan bukti sejarah yang bercerita tentang peradaban zaman prasejarah di wilayah itu. Calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyempatkan diri melihat salah satu destinasi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/hugua-liang-kabori-destinasi-wisata-dunia/">Hugua: Liang Kabori Destinasi Wisata Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Kabupaten <a href="https://detiksultra.com/tag/muna">Muna</a>, Provinsi Sultra punya banyak potensi wisata. Salah satunya adalah gua prasejarah, Liang Kabori, yang terletak di Kecamatan Lohia.</p>
<p>Gua batu kapur yang terdapat di beberapa kawasan tersebut menyimpan bukti sejarah yang bercerita tentang peradaban zaman prasejarah di wilayah itu.</p>
<p>Calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyempatkan diri melihat salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Muna itu.</p>
<p>Menurutnya, gua prasejarah Liang Kabori merupakan salah satu tujuan wisata kelas dunia karena sangat diminati turis asing dari Asia, Eropa maupun Amerika.</p>
<p>“Kalau dikelola dengan baik, saya yakin ini bisa mendatangakan banyak turis asing, karena objek wisata seperti ini ada miripnya di beberapa negara dan itu sangat disukai para wisatawan di dunia,” ujar ketua PHRI Sultra ini, dikediamannya, Sabtu (31/3/2018).</p>
<p>Sementara itu penjaga situs sejarah Gua Liang Kabori, La Hada menjelaskan, di kawasan gua ini terdapat lebih dari 40 gua prasejarah yang memiliki tulisan di dindingnya.</p>
<p>“Di dinding gua prasejarah ini terdapat beberapa corak gambar, seperti hewan dan manusia yang diperkirakan bercerita tentang kehidupan masyarakat di masa itu,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.</p>
<p>Menurut peneliti, lukisan yang berada di dinding gua berasal dari zaman prasejarah atau sekitar 5.000 tahun lalu. Jika diamati, lukisan-lukisan tersebut menggambarkan cara hidup masyarakat suku Muna mulai dari bercocok tanam, beternak, berburu, sampai berperang.</p>
<p>Melalui lukisan ini, Anda seolah-olah diajak ke zaman suku Muna. Di antara puluhan gambar yang terlukis di dinding gua, ada gambar seseorang yang menaiki seekor gajah, gambar matahari, gambar pohon kelapa, gambar binatang ternak seperti sapi, kuda, serta gambar layang-layang yang merupakan salah satu media ritual masyarakat Muna pada saat itu.</p>
<p>Liang Kabori memiliki lebar 30 meter dengan tinggi sekitar 2-5 meter dan kedalaman di bawah tanah sekitar 50 meter. Gua ini tersusun dari bebatuan stalaktit dan stalagmit yang berwarna kehitaman.</p>
<p>Reporter: Ibnu<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/hugua-liang-kabori-destinasi-wisata-dunia/">Hugua: Liang Kabori Destinasi Wisata Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/hugua-liang-kabori-destinasi-wisata-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pantai Meleura Mulai Diminati Wisatawan Asing</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/pantai-meleura-mulai-diminati-wisatawan-asing/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/pantai-meleura-mulai-diminati-wisatawan-asing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2018 04:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Muna]]></category>
		<category><![CDATA[Muna Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[muna]]></category>
		<category><![CDATA[obyek wisata di muna]]></category>
		<category><![CDATA[wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan asing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5744</guid>

					<description><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Festival Pantai Meleura dengan konsep Mai Te Wuna yang digagas Bupati Muna, Rusman Emba tahun 2017, kini mulai menunjukkan hasil. Dalam pekan ini, lebih dari 20 orang wisatawan asal Tunisia berkunjung ke beberapa objek wisata di Kabupaten Muna. Diantaranya, Pantai Meleura dan Napabale. Bahkan hingga beberapa bulan kedepan diperkirakan lebih 100 wisatawan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/pantai-meleura-mulai-diminati-wisatawan-asing/">Pantai Meleura Mulai Diminati Wisatawan Asing</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Festival Pantai Meleura dengan konsep Mai Te Wuna yang digagas Bupati Muna, Rusman Emba tahun 2017, kini mulai menunjukkan hasil.<br />
Dalam pekan ini, lebih dari 20 orang wisatawan asal Tunisia berkunjung ke beberapa objek wisata di Kabupaten Muna. Diantaranya, Pantai Meleura dan Napabale. Bahkan hingga beberapa bulan kedepan diperkirakan lebih 100 wisatawan mancanegara (wisman) akan berkunjung ke Kabupaten Muna.<br />
Calon Gubernur Sultra, Hugua yang juga tengah melihat beberapa objek dan potensi wisata di Pantai Meleura, langsung menyapa para turis asing itu. Tentunya, dengan bahasa Inggris yang fasih. Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini juga mengajak rombongan turis Tunisia tersebut mengunjungi Wakatobi.<br />
“Saya mengapresiasi upaya Pemda Muna yang mulai mengembangkan sektor pariwisatanya. Kalau para turis sudah datang ke sini, mereka akan memberitahukan dan mengajak temannya yang lain untuk datang kembali ke sini. Sekarang Pemda juga sudah harus memperhatikan infrastruktur penunjangnya,” katanya, yang juga Ketua PHRI Sultra.<br />
Hugua mengimbau para  Bupati dan Wali Kota di Sultra untuk membuat program, khususnya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan atau dermaga dengan mengaitkannya dengan  Wakatobi.<br />
Jika upaya ini segera disambut para kepala daerah, maka peluang untuk mendapat bantuan anggaran dari pemerintah pusat sangat besar. Saat ini, Wakatobi masuk 10 top destinasi wisata di Indonesia.<br />
Promosi yang dilakukan Pemda Muna ini, membuat Pantai Meleura mejadi salah satu pilihan rute Sail Indonesia tahun 2018.<br />
Reporter: Ibnu<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/pantai-meleura-mulai-diminati-wisatawan-asing/">Pantai Meleura Mulai Diminati Wisatawan Asing</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/pantai-meleura-mulai-diminati-wisatawan-asing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
