<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita mayat Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/mayat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 08:11:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita mayat Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Tersengat Listrik, Mayat Remaja Itu Ternyata Mahasiswa UHO</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/diduga-tersengat-listrik-mayat-remaja-itu-ternyata-mahasiswa-uho/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/diduga-tersengat-listrik-mayat-remaja-itu-ternyata-mahasiswa-uho/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 10:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[UHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=33442</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mayat seorang remaja bernama Muhamad Tasri yang ditemukan di Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, ternyata merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Diduga karena kelalaiannya, mengakibatkan korban tersengat aliran listrik bertegangan tinggi. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poasia, AKP Slamet Budiono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika pemilik proyek pembangunan gudang bernama Enton mengecek &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/diduga-tersengat-listrik-mayat-remaja-itu-ternyata-mahasiswa-uho/">Diduga Tersengat Listrik, Mayat Remaja Itu Ternyata Mahasiswa UHO</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mayat seorang remaja bernama Muhamad Tasri yang ditemukan di Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, ternyata merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Diduga karena kelalaiannya, mengakibatkan korban tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Poasia, AKP Slamet Budiono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika pemilik proyek pembangunan gudang bernama Enton mengecek proses pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya datang pagi-pagi mengecek lokasi pembangunan gudang pukul 09.00 Wita, Sabtu (9/11/2019), dan kaget melihat sesosok orang tidak menggunakan pakaian terbaring di bawah tenda biru. Awalnya orang tersebut diduga sedang tertidur pulas. Enton pun melanjutkan pengecekan bersama buruh bangunan yang tak lain adalah keluarga korban. Dan setelahnya diketahui bahwa Muhammad Tasri sudah tak bernyawa.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;mayat,mahasiswa&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau dilihat secara kasat mata di lapangan, ada dugaan korban tersengat aliran listrik. Akan tetapi secara pastinya kan perlu ada penyelidikan lagi. Kemungkinan besar saat seluruh buruh bangunan sudah mulai beraktifitas, korban ingin mandi kemudian karena aliran pompa airnya macet, ia pun memutuskan mengecek dan tanpa sengaja memegang kabel yang dialiri aliran listrik,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring sambil menggenggam sebuah colokan dan kabel listrik, dan diketahui pula bahwa korban Muhammad Tasri memang sering menginap di basecamp tersebut bersama sepupunya yang tak lain adalah buruh bangunan di proyek pembangunan gudang tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Slamet Budiono menambahkan, secara visual tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban. Namun untuk memastikannya, pihak kepolisian akan menyelidiki lebih lanjut dengan proses visum yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Gery<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/diduga-tersengat-listrik-mayat-remaja-itu-ternyata-mahasiswa-uho/">Diduga Tersengat Listrik, Mayat Remaja Itu Ternyata Mahasiswa UHO</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/diduga-tersengat-listrik-mayat-remaja-itu-ternyata-mahasiswa-uho/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mayat Remaja Ditemukan di Basecamp Kelurahan Matabubu</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/mayat-remaja-ditemukan-di-basecamp-kelurahan-matabubu/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/mayat-remaja-ditemukan-di-basecamp-kelurahan-matabubu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 08:52:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=33438</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mayat seorang remaja pria ditemukan di basecamp Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sabtu pagi (9/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Ketika ditemukan, kondisi mayat remaja pria tersebut dalam posisi terbaring di dalam basecamp. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia, melalui Kapolsek, AKP Slamet Budiono menjelaskan, identitas mayat tersebut bernama Muhammad Tasri berumur sekitar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/mayat-remaja-ditemukan-di-basecamp-kelurahan-matabubu/">Mayat Remaja Ditemukan di Basecamp Kelurahan Matabubu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mayat seorang remaja pria ditemukan di basecamp Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sabtu pagi (9/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Ketika ditemukan, kondisi mayat remaja pria tersebut dalam posisi terbaring di dalam basecamp.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia, melalui Kapolsek, AKP Slamet Budiono menjelaskan, identitas mayat tersebut bernama Muhammad Tasri berumur sekitar 19 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik lahan bernama Enton sekitar pukul 09.00 Wita. Setelah menemukan mayat tersebut, ia langsung menghubungi pihak Babinkamtibmas,&#8221; jelasnya melalui telepon seluler.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;polsek,mayat&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat Kepolisian Reserse (Polres) Kendari pun bergegas melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti secukupnya. Mayat tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara guna melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab tewasnya Muhammad Asri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang jelas untuk saat ini mayatnya sudah dialihkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penyelidikan lebih lanjut terkait motif tewasnya remaja pria tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Gery<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/mayat-remaja-ditemukan-di-basecamp-kelurahan-matabubu/">Mayat Remaja Ditemukan di Basecamp Kelurahan Matabubu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/mayat-remaja-ditemukan-di-basecamp-kelurahan-matabubu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Jelaskan Kronologi Penemuan Mayat di Nanga-nanga</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/polisi-jelaskan-kronologi-penemuan-mayat-di-nanga-nanga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/polisi-jelaskan-kronologi-penemuan-mayat-di-nanga-nanga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2019 07:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=27559</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA. COM &#8211; Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga, AKP Sri Endang, membenarkan penemuan mayat laki-laki atas nama Drs. Sama Dikun (67), yang ditemukan dalam posisi gantung diri di sebuah rumah kosong di Nanga-nanga, Minggu (28/7/2019). Korban merupakan seorang pensiunan PNS yang beralamat di BTN Greend Malaka No.31 Jl. Martandu Lrg Ghanesah Kel. Andonouhu Kec. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/polisi-jelaskan-kronologi-penemuan-mayat-di-nanga-nanga/">Polisi Jelaskan Kronologi Penemuan Mayat di Nanga-nanga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA. COM &#8211; Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga, AKP Sri Endang, membenarkan penemuan mayat laki-laki atas nama Drs. Sama Dikun (67), yang ditemukan dalam posisi gantung diri di sebuah rumah kosong di Nanga-nanga, Minggu (28/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban merupakan seorang pensiunan PNS yang beralamat di BTN Greend Malaka No.31 Jl. Martandu Lrg Ghanesah Kel. Andonouhu Kec. Poasia Kota Kendari, yang telah hilang sejak Jumat (26/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Benar kejadian tersebut, jenazah sudah dibawa ke RS Bayangkara, namun info terakhir keluarga menolak dilakukan otopsi,&#8221; terangnya kepada Detiksultra, Minggu (28/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan lebih lanjut, bahwa korban ditemukan dengan posisi gantung diri di gelagar rumah mengunakan tali nilon mengenakan kaca mata bening, baju kaos lengan panjang warna merah maron hitam, celana kain panjang warna coklat, dan menggunakan sepatu warna hitam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selanjutnya saksi bersama ustad Sumarno kembali keTKP untuk memastikan kejadian tersebut disampaikan oleh saksi tiba dilokasi TKP melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi gantung diri di gelagar rumah bagian tengah kemudian ustad sumarno melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian Bhabin Kamtibmas Kelurahan Baruga Bripka Udin,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semenyara itu, hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukan oleh tim Forensik RS. Bhayangkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun pihaknya akan lakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tetap akan kami monitor sekiranya ada info terkait kejadian ini,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/polisi-jelaskan-kronologi-penemuan-mayat-di-nanga-nanga/">Polisi Jelaskan Kronologi Penemuan Mayat di Nanga-nanga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/polisi-jelaskan-kronologi-penemuan-mayat-di-nanga-nanga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/sosok-mayat-pria-ditemukan-gantung-diri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/sosok-mayat-pria-ditemukan-gantung-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2019 06:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Baruga]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=27560</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sesosok pria ditemukan meninggal dengan posisi gantung diri, di sebuah rumah kosong dekat pesantren, Minggu (28/7/2019) pukul 11:00 Wita, Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) diketahui berada di Jalan Muaz Bin Jabal setelah pesantren Darul Hijrah Hidayatullah, Nanga-nanga. Menurut salah seorang saksi, Abdullah (19), pada saat ditemukan, kondisi pria tersebut telah meninggal dalam &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/sosok-mayat-pria-ditemukan-gantung-diri/">Sosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sesosok pria ditemukan meninggal dengan posisi gantung diri, di sebuah rumah kosong dekat pesantren, Minggu (28/7/2019) pukul 11:00 Wita, </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) diketahui berada di Jalan Muaz Bin Jabal setelah pesantren Darul Hijrah Hidayatullah, Nanga-nanga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut salah seorang saksi, Abdullah (19), pada saat ditemukan, kondisi pria tersebut telah meninggal dalam posisi menggantung di sebuah rumah kosong pinggir jalan yang mereka lalui. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kebetulan pulang dari  pesantren Darul Hijrah Nanga-nanga melewati Jalan Muaz Bin Jabal menuju pesantren Hidayatullah Andounohu. Tanpa sengaja, saya melihat ada mayat dalam posisi gantung diri,&#8221; jelasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;mayat,gantung diri&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun identitas jenazah pria yang berusia antara 50-60 tahun tersebut bernama Samadiqun, yang diketahui telah hilang sejak Jumat (26/7/2019) lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi yang tiba diTKP langsung membawa jenazah korban ke rumah sakit Bayangkara Kendari untuk menjalani proses identifikasi. Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait penemuan jenazah ini. Namun Kapolsek Baruga, AKP Sri Endang, membenarkan penemuan mayat tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/sosok-mayat-pria-ditemukan-gantung-diri/">Sosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/sosok-mayat-pria-ditemukan-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Wali Kota dan Polisi Patroli, Paginya Warga Digegerkan Penemuan Mayat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/malam-wali-kota-dan-polisi-patroli-paginya-warga-digegerkan-penemuan-mayat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/malam-wali-kota-dan-polisi-patroli-paginya-warga-digegerkan-penemuan-mayat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2019 07:24:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26978</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baru saja Wali Kota Kendari, Kapolres Kendari dan Dandim 1417 Kendari, melakukan patroli memantau kemanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Kendari Sabtu malam (20/7/2019), Minggu pagi warga dikagetkan penemuan mayat disebuah selokan di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Wali Kota Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan pada pukul &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/malam-wali-kota-dan-polisi-patroli-paginya-warga-digegerkan-penemuan-mayat/">Malam Wali Kota dan Polisi Patroli, Paginya Warga Digegerkan Penemuan Mayat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baru saja Wali Kota Kendari, Kapolres Kendari dan Dandim 1417 Kendari, melakukan patroli memantau kemanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Kendari Sabtu malam (20/7/2019), Minggu pagi warga dikagetkan penemuan mayat disebuah selokan di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan pada pukul 20:30 Wita hingga 22:30 Wita menyisir jalan-jalan Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Malam ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak terganggu dengan isu yang telah berkembang beberapa terakhir ini, alhamdulilah berjalan dengan baik, kita menyaksikan sendiri masyarakat tidak terganggu dengan isu yang beredar,&#8221; ucap Wali Kota Kendari usai melakukan pemantauan, Sabtu (20/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;pembunuhan,wali kota patroli&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pada malam yang sama  seorang perempuan melapor di Polsek Baruga atas kasus kehilangan ASN Dinas Pariwisata Abu Saila alias Aditya yang juga merupakan MC dan Presenter TVRI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya, berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa pihak korban melapor ke Polsek Baruga dan diteruskan ke polres Kendari, kemudian tadi pagi kita sudah melakukan pencarian termasuk menyebar ke Watsapp group polres Kendari untuk melakukan monitor keberadaan korban,&#8221; ujar Polres Kendari AKBP Jemi Junaedi (21/7/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Minggu pagi seorang ibu yang hendak membuang sampah menemukan sesosok mayat bersimbah darah dan usus terburai di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi mayat tersebut terbaring tertelungkup, menggunakan celana sampai di lutut dan baju kaos.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut seorang masyarakat di TKP mengatakan sempat mendengar orang meminta tolong, namun karena sudah larut malam dan kondisi gelap, enggan untuk keluar rumah karena takut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/malam-wali-kota-dan-polisi-patroli-paginya-warga-digegerkan-penemuan-mayat/">Malam Wali Kota dan Polisi Patroli, Paginya Warga Digegerkan Penemuan Mayat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/malam-wali-kota-dan-polisi-patroli-paginya-warga-digegerkan-penemuan-mayat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Gempar, Mayat Laki-laki Ditemukan di Selokan</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/warga-gempar-mayat-laki-laki-ditemukan-di-selokan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/warga-gempar-mayat-laki-laki-ditemukan-di-selokan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2019 04:17:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Dinas Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26959</guid>

					<description><![CDATA[<p>Breaking News: KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Minggu (21/7/2019), Warga Kota Kendari digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki, di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Korban yang ditemukan tak jauh dari jalan raya, dalam kondisi tidak bernyawa dengan memakai pakaian celana warna putih dan baju kaos hitam. Serta sebuah mobil yang terparkir ber plat nomor &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/warga-gempar-mayat-laki-laki-ditemukan-di-selokan/">Warga Gempar, Mayat Laki-laki Ditemukan di Selokan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">Breaking News:</p>



<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Minggu (21/7/2019), Warga Kota Kendari digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki, di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban yang ditemukan tak jauh dari jalan raya, dalam kondisi tidak bernyawa dengan memakai pakaian celana warna putih dan baju kaos hitam. Serta sebuah mobil yang terparkir ber plat nomor DT 1380 IE, jenis Toyota Avanza, yang di duga milik korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;Mayat,Kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan informasi yang diperoleh, mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan warga sekitar lokasi yang hendak pergi membuang sampah Karena takut, ia menceritakan penemuannya itu kepada warga lain, dan melaporkan ke pihak berwajib</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, saat kejadian polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit (RS) Bayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga siang ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penemuan mayat dengan kondisi menggenaskan itu, yakni pada bagian tubuh diketahui usus korban keluar dan bersimbah darah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi yang beredar, jika mayat itu diketahui bermama Abu Saila alias Adit, ASN di Dinas Pariwisata Sultra, dia juga dikenal sebagai pemandu acara (MC).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/warga-gempar-mayat-laki-laki-ditemukan-di-selokan/">Warga Gempar, Mayat Laki-laki Ditemukan di Selokan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/warga-gempar-mayat-laki-laki-ditemukan-di-selokan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosok Mayat Laki-laki Ditemukan di Kebunnya Sendiri</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/sosok-mayat-laki-laki-ditemukan-di-kebunnya-sendiri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/sosok-mayat-laki-laki-ditemukan-di-kebunnya-sendiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 07:54:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=26557</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sosok mayat laki-laki yang diketahui bernama Paganggangi (57) ditemukan tak bernyawa di kebunnya di Pakka Solo Desa Tolowe Ponrewaru, Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Selasa dini hari (16/7/2019) sekitar pukul 13.00 Wita. Pria yang berprofesi sebagai petani ditemukan tak bernyawa setelah anaknya Jusriadi (31), bersama menantu korban Marsin (26). Peristiwa tersebut diketahui saat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/sosok-mayat-laki-laki-ditemukan-di-kebunnya-sendiri/">Sosok Mayat Laki-laki Ditemukan di Kebunnya Sendiri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KOLAKA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sosok mayat laki-laki yang diketahui bernama Paganggangi (57) ditemukan tak bernyawa di kebunnya di Pakka Solo Desa Tolowe Ponrewaru, Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Selasa dini hari (16/7/2019) sekitar pukul 13.00 Wita. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang berprofesi sebagai petani ditemukan tak bernyawa setelah anaknya Jusriadi (31), bersama menantu korban Marsin (26). Peristiwa tersebut diketahui saat keduanya menuju ke kebun untuk mengantarkan bekal makanan ayahnya. Naas saat tiba di kebun, ayahnya sudah terbujur kaku dan tak bernyawa lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Paur Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa seorang pria bernama Panganggi telah ditemukan tak bernyawa di kebunnya oleh anaknya sendiri bernama Jusriadi.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;mayat,kolaka&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut dia menjelaskan kronologis kejadiannya. Awal bulan Juli 2019, korban berangkat dari rumahnya menuju kebun miliknya dengan menggunakan sepeda motor dan hingga 16 Juli 2019 tidak pernah lagi kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak keluarga sempat curiga karena tidak biasanya dia ke kebun dan tidak pulang. Hal inilah yang menyebabkan pihak keluarga berinisiatif menuju ke kebun untuk melihat kondisi orang tuanya. Ketika sampai di kebun, ditemukan ayahnya tak bernyawa lagi. Saat itu juga anaknya menghubungi keluarga melalui via telepon bahwa ayahnya sudah meninggal dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan informasi tersebut, keluarga almarhum bersama warga menuju ke kebun untuk evakuasi korban. Proses evakuasi memerlukan waktu yang cukup lama dikarenakan medan menuju ke kebun agak sulit dan membutuhkan waktu sekitar 3 jam baru sampai ke lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada saat korban ditemukan dalam keadaan berbaring dan berada di dalam rumah kebun. Berdasarkan keterangan medis dari pihak Puskesmas Wolo,&nbsp;di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Melalui hasil observasi, mayat telah meninggal dunia sekitar 3 hari yang lalu, diperkirakan korban meninggal dunia akibat tidak mengkonsumsi makanan dikarenakan bahan makanan korban telah habis,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Kasmin<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/sosok-mayat-laki-laki-ditemukan-di-kebunnya-sendiri/">Sosok Mayat Laki-laki Ditemukan di Kebunnya Sendiri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/sosok-mayat-laki-laki-ditemukan-di-kebunnya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Temukan Mayat di Sungai Sabilambo</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/warga-temukan-mayat-di-sungai-sabilambo/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/warga-temukan-mayat-di-sungai-sabilambo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2019 09:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25959</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM -Sesosok mayat yang diketahui adalah warga Kelurahan Sabilambo, Kabupaten Kolaka, ditemukan mengapung di sungai, Jumat (5/7/2019). Polisi yang tiba di TKP langsung melakukan olah TKP. Mayat itu diidentifikasi sebagai Suyono (53), yang sehari-harinya bekerja di kebun. Menurut salah seorang saksi mata, Sumardin, saat itu dia hendak mencuci pakaian di sungai. &#8220;Saya singkirkan daun &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/warga-temukan-mayat-di-sungai-sabilambo/">Warga Temukan Mayat di Sungai Sabilambo</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KOLAKA, DETIKSULTRA.COM -Sesosok mayat yang diketahui adalah warga Kelurahan Sabilambo, Kabupaten Kolaka, ditemukan mengapung di sungai, Jumat (5/7/2019). Polisi yang tiba di TKP langsung melakukan olah TKP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayat itu diidentifikasi sebagai Suyono (53), yang sehari-harinya bekerja di kebun. Menurut salah seorang saksi mata, Sumardin, saat itu dia hendak mencuci pakaian di sungai. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya singkirkan daun pisang yang nyangkut di jembatan, sekalian saya pegang, licin. Terus saya ambil kayu gamal saya cungkil-cungkil, ternyata betis orang. Teman saya langsung berteriak, orang,&#8221; jelasnya.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;mayat,kolaka&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek Kolaka, Ipda Usman Lanna, mengatakan, dari identifikasi terhadap korban serta mengumpulkan para saksi-saksi yang pertama kali menemukan mayat tersebut, almarhum Suyono murni hanyut di sungai dengan tersangkut di jembatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi tidak ada ungsur kekerasan pada tubuh korban, ini dibuktikan dari hasil pemeriksaan inafis serta pokter dari Polres Kolaka. Kini mayat Suyono sudah kami serahkan ke keluarganya untuk di makamkan,&#8221; tuntasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Yus<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/warga-temukan-mayat-di-sungai-sabilambo/">Warga Temukan Mayat di Sungai Sabilambo</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/warga-temukan-mayat-di-sungai-sabilambo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mayat Pegawai PT Taspen Ditemukan di Kamar Kosnya</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/mayat-pegawai-pt-taspen-ditemukan-di-kamar-kosnya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/mayat-pegawai-pt-taspen-ditemukan-di-kamar-kosnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 08:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[PT Taspen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25351</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, kembali dikejutkan dengan penemuan mayat yang diketahui adalah seorang pegawai PT. Taspen Kendari. Mayat ditemukan di kamar kos miliknya, Rabu (26/6/2019). Kanit Resrim Polsek Kemaraya, IPDA Andriana Yusuf, membenarkan kejadian tersebut, dimana pada saat sosok lelaki itu ditemukan oleh rekan kerjanya, korban sudah dalam &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/mayat-pegawai-pt-taspen-ditemukan-di-kamar-kosnya/">Mayat Pegawai PT Taspen Ditemukan di Kamar Kosnya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;  Warga Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, kembali dikejutkan dengan penemuan mayat yang diketahui adalah seorang pegawai PT. Taspen Kendari. Mayat ditemukan di kamar kos miliknya, Rabu (26/6/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kanit Resrim Polsek Kemaraya, IPDA Andriana Yusuf, membenarkan kejadian tersebut, dimana pada saat sosok lelaki itu ditemukan oleh rekan kerjanya, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8221;Benar, pada hari Rabu tgl 26 Juni 2019 sekitar jam 07.30 wita, bertempat di Jalan Bunga Ros, Kos-kosan Madani Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari telah terjadi penemuan mayat. Diketahui, jenazah laki-laki tersebut bernama Kombang Guruh Wiyono, tempat tanggal lahir  Kediri, 30-11-1968, usia 51 tahun, pekerjaan karyawan PT Taspen, Alamat Jl Bunga Ros Kos Madani Kelurahan Lahundape Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari,&#8221; terangnya kepada detiksultra.com. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;mayat,kasus&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjutnya, berdasarkan keterangan saksi Adi Susilo, yang tak lain rekan kerjanya sendiri, saat mendatangi kamar kos korban untuk sama-sama berangkat ke kantor, namun setelah  lama mengetuk pintu, tidak ada respon dari dalam kamar, selanjutnya saksi membuka pintu kamar kos korban dan melihat korban dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8216;Dedi Susilo kemudian memanggil pemilik kos, Muh. Sadio, untuk sama-sama mengecek korban. Setelah dicek, pemilik kos menyampaikan korban diduga sudah meninggal dan untuk meyakinkan kondisi korban, warga sekitar kemudian menghubungi pihak medis, setelah itu korban dinyatakan sudah meninggal dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, saksi Dedi R Pradan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.<br>
Setelah pihak kepolisian mendatangi TKP, kemudian menghubungi pihak RS Bhayangkara. Jenazah lalu dibawa ke RS untuk dilakukan visum atau otopsi untuk mengetahui penyebab kematian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/mayat-pegawai-pt-taspen-ditemukan-di-kamar-kosnya/">Mayat Pegawai PT Taspen Ditemukan di Kamar Kosnya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/mayat-pegawai-pt-taspen-ditemukan-di-kamar-kosnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Otopsi Mayat Wanita, Positif Komsumsi Miras</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hasil-otopsi-mayat-wanita-positif-komsumsi-miras/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hasil-otopsi-mayat-wanita-positif-komsumsi-miras/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2019 06:10:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[otopsi]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=24213</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hasil otopsi jenazah wanita yang ditemukan warga subuh dini hari tadi oleh tim forensik Dokpol Rumah sakit Bayangkara Kendari terdapat sejumlah luka berat di kepala hingga bagian tubuh lainnya. Kabid Dokkes Polda Sultra, Kompol dr. Mauluddin. Menyatakan, sejumlah luka pada kepala salah satunya terdapat cidera kepala berat disertai cidera pada daerah punggung &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hasil-otopsi-mayat-wanita-positif-komsumsi-miras/">Hasil Otopsi Mayat Wanita, Positif Komsumsi Miras</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hasil otopsi jenazah wanita yang ditemukan warga subuh dini hari tadi oleh tim forensik Dokpol Rumah sakit Bayangkara Kendari terdapat sejumlah luka berat di kepala hingga bagian tubuh lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabid Dokkes Polda Sultra, Kompol dr. Mauluddin. Menyatakan, sejumlah luka pada kepala salah satunya terdapat cidera kepala berat disertai cidera pada daerah punggung hingga kuat dugaan korban mengalami tindakan kekerasan sebelum akhirnya tewas dan di temukan warga tergeletak di pinggir jalan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dari hasil olah TKP oleh tim Dokpol dan pemeriksaan jenazah dalam hal ini otopsi yang dilakukan oleh tim Dokpok RS Bhayangkara Kendari bersama tim forensik Fakultas Kedokteran UHO, ditemukan adanya cidera kepala berat disertai cidera pada daerah punggung,” jelasnya. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;kasus,lebaran&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, hasil pemeriksaan juga menyimpulkan pada bagian lambung korban tercium aroma minuman keras namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehamilan atau pun tanda bahwa korban telah mengonsumsi narkoba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Korban diketahui bernama Karni asal Konawe Selatan,” ujar perwira dokter polisi itu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, di kampung halamannya. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hasil-otopsi-mayat-wanita-positif-komsumsi-miras/">Hasil Otopsi Mayat Wanita, Positif Komsumsi Miras</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hasil-otopsi-mayat-wanita-positif-komsumsi-miras/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sopir Grab Temukan Mayat di Rumah Kosong</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/sopir-grab-temukan-mayat-di-rumah-kosong/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/sopir-grab-temukan-mayat-di-rumah-kosong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2019 22:30:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Grab]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[UHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=24153</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penemuan sesosok mayat Laki-laki didalam rumah kosong sontak membuat masyarakat geger, sehingga suasana di depan Puskesmas Kemaraya, kawasan perumahan dosen Kampus Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menjadi ramai oleh masyarakat yang ingin menyaksikan. Sosok mayat laki-laki itu ditemukan pertama kali oleh seorang pengendara grab bike Hendra (33), Selasa (28/5/2019) sekira pukul &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sopir-grab-temukan-mayat-di-rumah-kosong/">Sopir Grab Temukan Mayat di Rumah Kosong</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penemuan sesosok mayat Laki-laki didalam rumah kosong sontak membuat masyarakat geger, sehingga suasana di depan Puskesmas Kemaraya, kawasan perumahan dosen Kampus Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menjadi ramai oleh masyarakat yang ingin menyaksikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sosok mayat laki-laki itu ditemukan pertama kali oleh seorang pengendara grab bike Hendra (33), Selasa (28/5/2019) sekira pukul 10.00 Wita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayat tersebut diketahui bernama Dayanuddin (48), Hendra Sopir Grab yang menemukan mayat, Saat itu dia diminta oleh rekannya yang juga tukang ojek untuk membantu seorang ibu yang mencurigai ada orang di dalam rumah itu. Ibu tersebut hendak membersihkan rumah tersebut.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;kasus,uho&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya datang lalu mencongkel di bawah pintu, ternyata betul ada kaki. Saya minta mereka (ibu, anak perempuan yang dibawa, dan rekan saya). Kemudian saya dobrak. Memang benar seseorang sudah jadi mayat posisi terbaring telungkup di sebuah kamar. Sudah berbau, tapi tidak terlalu menyengat,&#8221; ungkap Hendra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia kemudian mendokumentasikan sesosok jenazah tersebut menggunakan hanphone pribadinya, mengambil gambar sebanyak dua kali dengan foto dan satu kali dengan visual audio. Hendra pun langsung menutup pintu rumah agar warga yang datang tidak masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Warga langsung banyak berkumpul, tapi saya larang masuk. Tidak lama datang polisi, saya tidak tahu siapa yang hubungi,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kanit Reskrim Polsek Kemaraya IPDA Adriana Yusuf mengatakan, pihaknya saat itu Langsung mendatangi TKP di depan puskesmas Kemaraya. Dan benar ada sesosok mayat pria. Polisi sendiri belum mengetahui penyebab kematian pria tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Identifikasi awal belum diketahui, apakah penyebabnya karena tindak pidana atau bukan. Makanya kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi. Kami perkirakan jenazahnya sudah berhari-hari karena jenazahnya sudah mengering,&#8221; beber IPDA Adriana Yusuf.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pantauan terlihat polisi langsung membentangkan garis polisi di pagar rumah itu. Kemudian, Dokter Forensik Polda Sultra lalu membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan mobil ambulans.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sopir-grab-temukan-mayat-di-rumah-kosong/">Sopir Grab Temukan Mayat di Rumah Kosong</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/sopir-grab-temukan-mayat-di-rumah-kosong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Roraya Konsel</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/penambang-pasir-ditemukan-tak-bernyawa-di-sungai-roraya-konsel/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/penambang-pasir-ditemukan-tak-bernyawa-di-sungai-roraya-konsel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2019 13:20:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=20336</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Yusdin (18), seorang warga Desa Lanowuluh, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa pada Senin (18/3/2019). Minggu, 17 Maret 2019 pukul 14.10 Wita lalu, Yusdin dilaporkan hilang di Sungai Roraya, saat melakukan aktivitas penambangan pasir. &#8220;Sore tadi, pukul 17.20 Wita, Yusdin berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal,&#8221; terang, Djunaidi, Kepala &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/penambang-pasir-ditemukan-tak-bernyawa-di-sungai-roraya-konsel/">Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Roraya Konsel</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Yusdin (18), seorang warga Desa Lanowuluh, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa pada Senin (18/3/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Minggu, 17 Maret 2019 pukul 14.10 Wita lalu, Yusdin dilaporkan hilang di Sungai Roraya, saat melakukan aktivitas penambangan pasir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sore tadi, pukul 17.20 Wita, Yusdin berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal,&#8221; terang, Djunaidi, Kepala Basarnas Kendari, Senin (18/03/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban ditemukan kurang lebih 500 meter dari lokasi keberadaannya terakhir kali, dan dalam posisi awal ditemukan, terlihat rambut korban di permukaan sungai. </p>


<p>[artikel number=3 tag=”mayat,penambangan,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap satu orang tenggelam di Sungai Roraya Kabupaten Konawe Selatan dinyatakan selesai dan ditutup,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah korban disambut isak tangis haru keluarga yang telah mencari korban sejak minggu kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/penambang-pasir-ditemukan-tak-bernyawa-di-sungai-roraya-konsel/">Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Roraya Konsel</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/penambang-pasir-ditemukan-tak-bernyawa-di-sungai-roraya-konsel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek Warga Gunung Jati Meninggal di Pete-pete</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/kakek-warga-gunung-jati-meninggal-di-pete-pete/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/kakek-warga-gunung-jati-meninggal-di-pete-pete/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Feb 2019 09:38:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=18638</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang penumpang tiba-tiba meninggal saat perjalanan di dalam angkutan umum (pete-pete) jurusan Pasar Baru-Kota Lama. Penumpang tersebut diketahui adalah seorang kakek bernama Hendrik Asis, berusia 57 tahun, yang beralamat di Lorong Timur, Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari Barat dan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Hendrik Asis meninggal di dalam pete-pete yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/kakek-warga-gunung-jati-meninggal-di-pete-pete/">Kakek Warga Gunung Jati Meninggal di Pete-pete</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang penumpang tiba-tiba meninggal saat perjalanan di dalam angkutan umum (pete-pete) jurusan Pasar Baru-Kota Lama. Penumpang tersebut diketahui adalah seorang kakek bernama Hendrik Asis, berusia 57 tahun, yang beralamat di Lorong Timur, Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari Barat dan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendrik Asis meninggal di dalam pete-pete yang dikemudikan oleh supir bernama Abdul Asis Efendi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek Kemaraya, AKP Rizal, menerangkan, kejadian tersebut  bermula saat Asis Efendi mengemudikan mobilnya dari Pasar Baru menuju Kota Lama sekitar pukul 09.30 pagi, Sabtu (16/2/2019). Di depan  kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi (PU Lama), Hendrik Asis naik ke angkot tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=”mayat,temukan,” ] </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa lama kemudian, saat angkot tiba di depan Toko Tiga Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, sekitar pukul 10.30 pagi, sang penumpang meninggal dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Korban minta diantar ke arah kota lama. Akhirnya Azis beri tumpangan, dan dia duduk di kursi depan sebelah sopir. Sepanjang jalan, kakek ini terus pegang perutnya, kesakitan,&#8221; terang AKP Rizal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang jalan, Asis sudah melihat kakek tersebut merintih kesakitan. Asis  lalu membujuk korban untuk ke Rumah Sakit Santa Anna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tetapi kakek ini menolak. Tidak lama, sampai di depan Toko Tiga, beliau meninggal,&#8221; lanjutnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Asis lalu minta pertolongan.<br>
Beberapa saat setelah kakek itu tewas, langsung dijemput oleh keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keluarganya bernama Waode Salmini, sudah mengambil jenazah lalu dibawa di rumah duka. Menurut keluarganya, korban memang mengidap penyakit epilepsi, jadi jenazah tidak di bawa ke rumah sakit lagi untuk di periksa,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M17<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/kakek-warga-gunung-jati-meninggal-di-pete-pete/">Kakek Warga Gunung Jati Meninggal di Pete-pete</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/kakek-warga-gunung-jati-meninggal-di-pete-pete/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mayat Ditemukan di Baubau, Dibunuh  Suaminya Sendiri</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/mayat-ditemukan-di-baubau-dibunuh-suaminya-sendiri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/mayat-ditemukan-di-baubau-dibunuh-suaminya-sendiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 12:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baubau]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=16310</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang Ibu bernama Wa Ode Rachmawati (31) warga Jalan Paelangkuta Kecamatan Kataobu, Kabupaten Muna, tewas ditangan suaminya sendiri bernama La Rosa (46) pada Sabtu malam (29/12/2018). Salah satu penyebabnya ialah korban meminta hak asuh anak kepada suaminya. Peristiwa naas tersebut bermula pada Kamis (27/12/2018) Wa Ode Rachmawati saat itu berada di Muna, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/mayat-ditemukan-di-baubau-dibunuh-suaminya-sendiri/">Mayat Ditemukan di Baubau, Dibunuh  Suaminya Sendiri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang Ibu bernama Wa Ode Rachmawati (31) warga Jalan Paelangkuta Kecamatan Kataobu, Kabupaten Muna, tewas ditangan suaminya sendiri bernama La Rosa (46) pada Sabtu malam (29/12/2018). Salah satu penyebabnya ialah korban meminta hak asuh anak kepada suaminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa naas tersebut bermula pada Kamis (27/12/2018) Wa Ode Rachmawati saat itu berada di Muna, berkomunikasi melalui telepon dengan suaminya Rusaini La Dai alias La Rosa yang saat itu berada di Kota Baubau. Istrinya meminta uang untuk kebutuhan anaknya, La Rosa pun meminta istrinya datang ke Baubau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt menceritakan, Wa Ode Rachmawati berangkat ke Baubau untuk menemui suaminya pada Jumat siang (28/12/2018). Sore hari, orang tua Rachmawati menghubungi tersangka, menanyakan keberadaan anaknya, apakah tersangka saat itu sedang bersama-sama dengan korban. Namun tersangka menjawab tidak sedang tidak bersama-sama dengan korban.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”mayat,dibunuh” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada keesokan harinya, lanjut Harry, Sabtu sore (29/12/2018) sekitar 17.00 Wita, korban mendatangi tersangka ditempat kerjanya (pembuatan kapal viber) untuk meminta uang sejumlah Rp2 juta. Namun tersangka saat itu tidak mempunyai uang, lalu korban meminta telepon genggam tersangka, tetapi tidak diberikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga korban meminta agar anaknya (anak ke dua dari hubungan mereka) yang sebelumnya diasuh oleh suaminya, diminta korban untuk mengasuhnya. Namun tersangka tidak mau memberikan juga. Karena kesal korban menjadi marah dan kemudian melempari tersangka dengan menggunakan batu,&#8221; beber AKBP Harry Goldenhardt dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (2/1/2019)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menerima perlakuan kasar, sambung Harry, tersangka meninggalkan korban dan pergi mengambil sebotol arak lalu meminumnya. Dalam kondisi terkontaminasi alkohol, timbul niat tersangka untuk membunuh korban, sehingga tersangka mengambil sebilah badik miliknya dan mengajak korban bersama-sama pergi ke bank untuk mengambil uang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam harinya, lanjut Harry, sekitar pukul 23.00 wita, tersangka mengajak korban untuk bersama-sama mengambil uang. Dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo warna hitam, tersangka membonceng korban menuju kebun masyarakat, dekat jalan poros Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sesampainya di TKP korban turun dari sepeda motor sambil berkata &#8220;Kamu bilang mau ambil uang, kenapa bawa saya disini.&#8221; Namun tersangka tidak menjawab perkataan korban, saat tersangka turun dari sepeda motor tersangka langsung mencabut sebilah badik kemudian menikam pada arah perut korban,&#8221; terang Harry.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah terkena tusukan, korban langsung duduk dan memegang perutnya, saat itulah tersangka langsung mendorong badan korban sehingga korban terbaring ke tanah. Tersangka kembali menikam kearah badan sebanyak 6 kali. Setelah memastikan korban sudah meninggal, tersangka langsung mengambil sepeda motornya dan pulang kerumahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada hari Minggu siang (30/12/2018) sekitar pukul 12.00 wita, tersangka datang ke Pelabuhan Murhum Kota Baubau, kemudian naik kapal cepat menuju Kota Kendari dengan tujuan untuk melarikan diri. Mayat korban pun ditemukan warga sekitar pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 sore.&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Personil Sat Reskrim Baubau di bantu oleh personil Polda Sultra berhasil menangkap tersangka di wilayah hukum Polresta Kota Kendari yakni, di Kecamatan Kambu pada Selasa (1/1/2019), selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Baubau guna Proses Hukum lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak kepolisian menyita beberapa barang bukti, diantaranya sebilah badik, satu unit sepeda motor merk Honda revo warna merah hitam dengan nomor polisi DT 2729 KG, dan pakaian korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berdasarkan bukti yang cukup terhadap tersangka, patut diduga telah melakukan tindak pidana Kejahatan terhadap nyawa orang (pembunuhan) atau penganiayaan mengakibatkan seseorang meninggal dunia, dijerat dengan pasal 338 subsider pasal 354 ayat (2) KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,&#8221; pungkas AKBP Harry Goldenhardt.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fadli Aksar<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/mayat-ditemukan-di-baubau-dibunuh-suaminya-sendiri/">Mayat Ditemukan di Baubau, Dibunuh  Suaminya Sendiri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/mayat-ditemukan-di-baubau-dibunuh-suaminya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temuan Mayat di Kolong Jembatan Gegerkan Warga Kolaka</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/temuan-mayat-dikolong-jembatan-gegerkan-warga-kolaka/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/temuan-mayat-dikolong-jembatan-gegerkan-warga-kolaka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2018 12:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban tewas]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=15221</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penemuan mayat berjenis laki-laki di kolong jembatan Jembatan Kartini Jalan Pramuka, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, pada Senin (10/12/18) menggegerkan warga setempat. Mayat berjenis kelamin pria itu, ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Abdul Muin. Saat ditemukan korban dalam posisi tengkurap ditepi sungai pada sebatang kayu. Korban menggunakan baju kaos berwarna biru &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/temuan-mayat-dikolong-jembatan-gegerkan-warga-kolaka/">Temuan Mayat di Kolong Jembatan Gegerkan Warga Kolaka</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penemuan mayat berjenis laki-laki di kolong jembatan Jembatan Kartini Jalan Pramuka, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, pada Senin (10/12/18) menggegerkan warga setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayat berjenis kelamin pria itu, ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Abdul Muin. Saat ditemukan korban dalam posisi tengkurap ditepi sungai pada sebatang kayu. Korban menggunakan baju kaos berwarna biru dan celana panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">P.S. Paur Subbag Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi menjelaskan, setelah menerima informasi pihaknya langsung ke TKP. Unit Inafis Polres Kolaka langsung melakukan olah TKP dibantu oleh Personil SPKT, setelah dilakukan olah TKP, mayat yang ditemukan tersebut langsung dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>[artikel number=3 tag=”mayat,polisi” ]</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mayat seorang pria tersebut teridentifikasi bernama Ardianto alias Adi (35) warga Jl. Pahlawan, Kelurahan Lamokato Kecamatan Kolaka. Pada tubuh korban tidak ditemukan  tanda-tanda kekerasan, diduga Korban meninggal akibat terjatuh kesungai,&#8221; papar Riswandi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Riswan membeberkan, dari beberapa keterangan dan informasi dari saksi yang dihimpun, bahwa sehari sebelumnya yaitu pada hari Minggu (09/12/18), seorang pria terlihat hendak menaiki tangga pada tanggul sekitar jembatan Kartini, namun saat itu pria tersebut terjatuh hingga kesungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat hendak ditolong dan dilakukan pencarian pria yang terjatuh tersebut sudah tidak terlihat lagi, beberapa orang warga kemudian melakukan pencarian namun tidak ditemukan, hingga saat petang warga menghentikan pencarian,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayat korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, salah seorang keluarga korban mengatakan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fadli Aksar<br>
Editor : Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/temuan-mayat-dikolong-jembatan-gegerkan-warga-kolaka/">Temuan Mayat di Kolong Jembatan Gegerkan Warga Kolaka</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/temuan-mayat-dikolong-jembatan-gegerkan-warga-kolaka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mayat Nelayan Ditemukan di Kedalaman 20 Meter</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/mayat-nelayan-ditemukan-di-kedalaman-20-meter/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/mayat-nelayan-ditemukan-di-kedalaman-20-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2018 11:09:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8373</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang nelayan, La Junaedu (23) yang tenggelam di pesisir pantai Desa Kondowa, Kecamaran Pasarwajo, 12 Juni 2018, akhirnya ditemukan. Masyarakat dibantu tim SAR dan kepolisian menemukan korban pada kedalaman 20 meter dengan kondisi tak bernyawa lagi. Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sugiri, S.IK menjelaskan, awalnya korban bersama rekannya La Diri menuju Desa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/mayat-nelayan-ditemukan-di-kedalaman-20-meter/">Mayat Nelayan Ditemukan di Kedalaman 20 Meter</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang nelayan, La Junaedu (23) yang tenggelam di pesisir pantai Desa Kondowa, Kecamaran Pasarwajo, 12 Juni 2018, akhirnya ditemukan. Masyarakat dibantu tim SAR dan kepolisian menemukan korban pada kedalaman 20 meter dengan kondisi tak bernyawa lagi.<br />
Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sugiri, S.IK menjelaskan, awalnya korban bersama rekannya La Diri menuju Desa Kondowa untuk memanah ikan. Setibanya di tempat kejadian, korban dan rekannya langsung turun menyelam<br />
dengan jarak 100 meter dari bibir pantai. Sekitar pukul 15.40 wita, korban dan rekannya memilih mencari ikan di tempat terpisah.<br />
&#8220;Setengah jam setelah mereka terpisah, La Diri kembali ke darat untuk mencari korban, namun dia tidak melihatnya,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Rabu (13/6/2018).<br />
La Diri kemudian berusaha meminta bantuan kepada warga dan tim SAR beserta aparat kepolisian guna mencari korban. Namun hingga pukul 23.00 wita,  korban belum berhasil ditemukan.<br />
Percarian kemudian dilanjutkan pada hari ini, Rabu 13 Juni 2018, pukul 08.00 wita. Pencarian dipusatkan di sekitaran tempat korban mencari ikan. Sekitar 10 menit melakukan pencarian, akhirnya membuahkan hasil. korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi, di kedalaman 20 meter.<br />
&#8220;Saat ditemukan, posisi korban terjepit batu dengan tali nilon yang terikat di pergelangan tangannya. Sementara posisi mata panahnya tertancap pada ikan hasil tangkapannya, ikan mobara dengan berat sekitar 5 kg,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter: Safrin<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/mayat-nelayan-ditemukan-di-kedalaman-20-meter/">Mayat Nelayan Ditemukan di Kedalaman 20 Meter</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/mayat-nelayan-ditemukan-di-kedalaman-20-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Mar 2018 11:56:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5392</guid>

					<description><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki di kebun milik salah seorang warga. Mayat dalam posisi tengkurap itu ditemukan Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 12.30 siang. Mayat yang diketahui bernama La Risai (60) itu, pertama kali ditemukan oleh Alusia, yang saat itu hendak ke kebunnya. Tentu saja &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/">Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki di kebun milik salah seorang warga.<br />
Mayat dalam posisi tengkurap itu ditemukan Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 12.30 siang. Mayat yang diketahui bernama La Risai (60) itu, pertama kali ditemukan oleh Alusia, yang saat itu hendak ke kebunnya.<br />
Tentu saja Alusia terkejut melihat ada seorang laki-laki terbaring tengkurap di tanah, di depan pondok kebunnya.<br />
Ia lalu melaporkan penemuannya itu pada warga sekitar. Saat dicek, kondisi laki-laki itu sudah tidak bernyawa.  Mereka lalu melaporkan pada aparat Kepolisian setempat.<br />
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, IPTU Fitrayadi menerangkan, saat mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP,  tidak ditemukan luka dan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.<br />
Korban diduga meninggal akibat penyakit asma.<br />
&#8220;Korban sering mengeluh sakit pada bagian dada serta mengalami gangguan jiwa selama 20 tahun,&#8221; kata perwira yang pernah bertugas di Papua selama 8 tahun itu.<br />
Dari keterangan saksi-saksi, lanjut mantan pasukan khusus misi kemanusiaan PBB itu, sebelum ditemukan meninggal, korban terakhir kali ditemukan malam hari (Sabtu malam) sekira pukul 19.00 Wita. Korban saat itu menuju kebun milik Alusia.<br />
&#8220;Kemungkinan saat menuju kebun itu, korban mengalami sesak napas dan tidak ada yang menolong,&#8221; ujarnya.<br />
Mantan Kapolsek Ranteangin,  Kolaka Utara itu menambahkan,  saat ini korban telah diantar ke rumah duka untuk dikebumikan.<br />
&#8220;Pihak keluarga menolak dilakukan visum,&#8221; tandasnya.<br />
Reporter: Nar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/">Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditemukan, Bayi Dikubur di Kampus UHO</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/ditemukan-bayi-dikubur-di-kampus-uho/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/ditemukan-bayi-dikubur-di-kampus-uho/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2018 05:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=4696</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang bayi ditemukan dikubur di halaman kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO), tepatnya di belakang auditorium Mokodompit. Bayi tersebut ditemukan Kamis pagi (1/3/2018) sekitar pukul 9.30. Wa Kamaria dan Wa Tina yang berprofesi sebagai cleaning service di UHO mengaku, awalnya dia melihat gundukan tanah dan sebuah pisau pada saat lewat di belakang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/ditemukan-bayi-dikubur-di-kampus-uho/">Ditemukan, Bayi Dikubur di Kampus UHO</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang bayi ditemukan dikubur di halaman kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO), tepatnya di belakang auditorium Mokodompit. Bayi tersebut ditemukan Kamis pagi (1/3/2018) sekitar pukul 9.30.<br />
Wa Kamaria dan Wa Tina yang berprofesi sebagai cleaning service di UHO mengaku, awalnya dia melihat gundukan tanah dan sebuah pisau pada saat lewat di belakang auditorium. Karena penasaran, mereka kemudian membuka gundukan tanah itu. Ternyata di dalam gundukan, mereka menemukan sesuatu yang terbungkus kain putih.<br />
&#8220;Ternyata ada bungkusan kain putih. Tapi saya tidak berani membuka bungkusan itu. Saya menyuruh teman saya memanggil satpam. Teman saya lalu pergi memanggil satpam, barulah kita buka sama-sama. Ternyata bungkusan itu berisi bayi,&#8221; jelas Wa Kamaria kepada Detiksultra.com<br />
Ibu berusia 65 tahun ini mengaku sempat memegang bayi itu. Dia menduga, bayi itu dikubur hidup-hidup karena kepalanya, ketika dipegang masih hangat. Seandainya ditemukan lebih pagi, kata dia, mungkin bayi ini masih bisa diselamatkan.<br />
Diduga bayi itu baru berusia sekitar 7 bulan di dalam kandungan. Bayi yang mengenaskan itu berjenis kelamin laki-laki. Kini may at bayi malang tersebut telah dibawa ke rumah sakit Bayangkara oleh polisi.<br />
Informasi terakhir, saat ini polisi sedang mencari pelakunya menggunakan anjing pelacak.<br />
Reporter: Yusuf Maronta<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/ditemukan-bayi-dikubur-di-kampus-uho/">Ditemukan, Bayi Dikubur di Kampus UHO</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/ditemukan-bayi-dikubur-di-kampus-uho/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
