<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita korban Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/korban/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jul 2025 22:30:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita korban Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Identitas Korban Pembunuhan di Kendari Terungkap: Tante Artis FTV Ivonne Inawade</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/identitas-korban-pembunuhan-di-kendari-terungkap-tante-artis-ftv-ivonne-inawade/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/identitas-korban-pembunuhan-di-kendari-terungkap-tante-artis-ftv-ivonne-inawade/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 22:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=114968</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan penemuan mayat Anty Inawade (59), tante dari artis FTV sekaligus Manager dari Band Anaconda, Ivonne Inawade Jie. Anty Inawade tewas di kediamannya di Jalan Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, pada Selasa (1/7/2025) sore. Korban ditemukan tergeletak di lantai, bersimbah darah dengan luka menganga di leher, dan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/identitas-korban-pembunuhan-di-kendari-terungkap-tante-artis-ftv-ivonne-inawade/">Identitas Korban Pembunuhan di Kendari Terungkap: Tante Artis FTV Ivonne Inawade</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan <a href="https://detiksultra.com/hukum/penemuan-mayat-lansia-di-muna-korban-diduga-gantung-diri/">penemuan mayat</a> Anty Inawade (59), tante dari artis FTV sekaligus Manager dari Band Anaconda, Ivonne Inawade Jie.</p>
<p>Anty Inawade tewas di kediamannya di Jalan Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, pada Selasa (1/7/2025) sore.</p>
<p>Korban ditemukan tergeletak di lantai, bersimbah darah dengan luka menganga di leher, dan dalam kondisi setengah berbusana, memicu spekulasi adanya aksi keji di balik kematiannya.</p>
<p>Mayat korban pertama kali diketahui oleh sahabat korban, Efrata Lantemona, yang segera melaporkan kejadian tersebut. Tak lama, polisi dari Polsek Mandonga bersama tim forensik bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.</p>
<p>Jasad Anty kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk autopsi lebih lanjut.</p>
<p>Ivonne Inawade, yang merupakan keponakan korban, mengungkapkan kecurigaan mendalam atas kematian tantenya itu.</p>
<p>Menurutnya, Anty, yang tinggal seorang diri, masih berkomunikasi dengannya melalui pesan WhatsApp pada Senin sore (30/6/2025).</p>
<p>Namun, saat kakak korban mencoba menghubungi pada malam harinya, pesan hanya centang satu, menandakan ponsel Anty tidak aktif.</p>
<p>&#8220;Saya curiga ada yang tidak beres. Apalagi anjing-anjing peliharaan Anty, yang biasanya menggonggong keras saat ada orang asing, kali ini sunyi senyap,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu Kapolsek Mandonga, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya dugaan pembunuhan.</p>
<p>&#8220;Kami sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kasus ini,&#8221; singkat dia. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto </strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/identitas-korban-pembunuhan-di-kendari-terungkap-tante-artis-ftv-ivonne-inawade/">Identitas Korban Pembunuhan di Kendari Terungkap: Tante Artis FTV Ivonne Inawade</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/identitas-korban-pembunuhan-di-kendari-terungkap-tante-artis-ftv-ivonne-inawade/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada DBD, Ada Empat Korban Meninggal Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-dbd-ada-empat-korban-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-dbd-ada-empat-korban-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 11:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=39578</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kendari mewabah, jumlah korban yang jatuh sakit terus bertambah, terhitung sejak Januari hingga Maret 2020. Tiga bulan terakhir, jumlah penderita DBD melonjak sampai 163 orang. Dua Kecamatan di Kendari dinyatakan paling rawan endemik sebaran DBD yang disebabkan nyamuk penyebab demam berdarah, Aedes Aegypti, yakni Kecamatan Poasia &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-dbd-ada-empat-korban-meninggal-dunia/">Waspada DBD, Ada Empat Korban Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kendari mewabah, jumlah korban yang jatuh sakit terus bertambah, terhitung sejak Januari hingga Maret 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga bulan terakhir, jumlah penderita DBD melonjak sampai 163 orang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua Kecamatan di Kendari dinyatakan paling rawan endemik sebaran DBD yang disebabkan nyamuk penyebab demam berdarah, Aedes Aegypti, yakni Kecamatan Poasia dan Kecamatan Baruga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah rumah sakit di Kota Kendari dilaporkan terus dipadati pasien penderita Demam berdarah Dengue.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kendari, Samsul Bahri, menyebutkan adanya peningkatan signifikan jumlah penderita DBD, bahkan ada sekitar empat pasien meninggal dunia, diduga akibat penyakit tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dari informasi terakhir dari empat orang tersebut ada dua orang pasien meninggal, didiagnosa juga menderita penyakit lain yakni lever dan hepatitis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">BACA JUGA :</h2>



<div class="wp-block-group has-very-light-gray-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list has-dates wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/kejagung-ungkap-peran-kasi-pemetaan-wiup-dinas-esdm-sultra-di-kasus-ekspor-nikel-ilegal-pt-cni/">Kejagung Ungkap Peran Kasi Pemetaan WIUP Dinas ESDM Sultra di Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT CNI</a><time datetime="2026-10-23T13:13:57+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe-utara/petani-mowundo-panen-110-kilogram-cabai-hasil-pendampingan-pt-antam/">Petani Mowundo Panen 110 Kilogram Cabai Hasil Pendampingan PT Antam</a><time datetime="2026-10-23T11:10:54+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/amsi-sulawesi-tenggara-jadi-mitra-strategis-kejaksaan-tinggi/">AMSI Sulawesi Tenggara Jadi Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi</a><time datetime="2026-10-23T06:16:47+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">23 Oktober 2026</time></li>
</ul></div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Empat korban yang teridentifikasi itu masing-masing anak usia 9 tahun berdomisili di Lorong Segar Kendari, anak usia 12 tahun berasal dari Kecamatan Nambo, orang dewasa usia 50 tahun warga Kelurahan Purirono, dan satu korban lainnya berasal dari Lorong Tunggala, Kecamatan Wua-wua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Memang sebelumnya ada empat orang yang sudah meninggal, tetapi dua oranya bukan hanya terkena DBD  tapi ada penyakit lain yang menyertainya,&#8221; katanya  via seluler, Kamis (12/03/2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Samsul mengimbau seluruh masyarakat  Kota Kendari agar selalu menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan intens merapkan gerakan 3M yakni  Mengubur barang-barang bekas, Menutup tempat penambungan air, dan Menguras bak mandi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pola PHBS Dinas Kesehatan Kendari ini juga intens dilaksanakan di sekolah-sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Sesra<br>Editor: Dahlan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-dbd-ada-empat-korban-meninggal-dunia/">Waspada DBD, Ada Empat Korban Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-dbd-ada-empat-korban-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Lakalantas 2019 Rata-Rata Berusia 16 Hingga 30 Tahun</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/korban-lakalantas-2019-rata-rata-berusia-16-hingga-30-tahun/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/korban-lakalantas-2019-rata-rata-berusia-16-hingga-30-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2019 11:42:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Lakalantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=35447</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam pernyataan resminya di Mapolda Sultra, Selasa (31/12/2019), Brigjen Pol Merdisyam menyatakan korban kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019 didominasi oleh usia 16 &#8211; 30 tahun. Dalam penyampaiannya diketahui bahwa kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tertinggi sebanyak 444 kejadian yang rata-ratanya pelaku dan korbannya berusia 16 &#8211; 30 tahun, dibanding korban berusia &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/korban-lakalantas-2019-rata-rata-berusia-16-hingga-30-tahun/">Korban Lakalantas 2019 Rata-Rata Berusia 16 Hingga 30 Tahun</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dalam pernyataan resminya di Mapolda Sultra, Selasa (31/12/2019), Brigjen Pol Merdisyam menyatakan korban kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019 didominasi oleh usia 16 &#8211; 30 tahun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penyampaiannya diketahui  bahwa kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tertinggi sebanyak 444 kejadian yang rata-ratanya pelaku dan korbannya berusia 16 &#8211; 30 tahun, dibanding korban berusia 31 &#8211; 60 tahun keatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu jumlah ini memprihatinkan semua pihak, termasuk Kapolda Sultra Sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">BACA JUGA:</h2>



<div class="wp-block-group has-very-light-gray-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid aligncenter wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/kejagung-ungkap-peran-kasi-pemetaan-wiup-dinas-esdm-sultra-di-kasus-ekspor-nikel-ilegal-pt-cni/">Kejagung Ungkap Peran Kasi Pemetaan WIUP Dinas ESDM Sultra di Kasus Ekspor Nikel Ilegal PT CNI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe-utara/petani-mowundo-panen-110-kilogram-cabai-hasil-pendampingan-pt-antam/">Petani Mowundo Panen 110 Kilogram Cabai Hasil Pendampingan PT Antam</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/amsi-sulawesi-tenggara-jadi-mitra-strategis-kejaksaan-tinggi/">AMSI Sulawesi Tenggara Jadi Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi</a></li>
</ul></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tntunya merupakan bahan evaluasi kami ditingkat kepolisian agar pada tahun-tahun mendatang tingkat lakalantas dapat kita tekan lagi seperti sosialisasi ketaatan berlalu lintas, memperketat pengurusan SIM,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu evaluasi juga dilakukan aparat kepolisian daerah Sultra terkait rendahnya pemahaman masyarakat akan &#8220;keselamatan&#8221; dalam berkendara, yang mana berdasarkan tahun 2018 hingga 2019 terjadi peningkatan pelanggaran lalu lintas sebesar 6 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor kesalahan manusia atau human error jelas menjadi permasalahan utama dalam lakalantas sepanjang tahun 2019 ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlebih lagi mengingat banyaknya anak berusia remaja yang mulai menggunakan kendaraan tanpa mengedepankan hal safety driving dalam berkendara.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter : Gery<br>Editor : Qs</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/korban-lakalantas-2019-rata-rata-berusia-16-hingga-30-tahun/">Korban Lakalantas 2019 Rata-Rata Berusia 16 Hingga 30 Tahun</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/korban-lakalantas-2019-rata-rata-berusia-16-hingga-30-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Ketua LPSK Ungkap Perlindungan Saksi dan Korban</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/wakil-ketua-lpsk-ungkap-perlindungan-saksi-dan-korban/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/wakil-ketua-lpsk-ungkap-perlindungan-saksi-dan-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2019 00:44:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[LPSK]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=32894</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia, Manager Nasution membeberkan hak perlindungan yang harus diterima oleh saksi dan korban pada suatu peristiwa atau kasus. Hal tersebut disampaikan pada kuliah umum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Kamis (24/10/2019). Menurutnya, paradigma mengenai perlindungan saksi dan korban dari tahun ke tahun &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wakil-ketua-lpsk-ungkap-perlindungan-saksi-dan-korban/">Wakil Ketua LPSK Ungkap Perlindungan Saksi dan Korban</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia, Manager Nasution membeberkan hak perlindungan yang harus diterima oleh saksi dan korban pada suatu peristiwa atau kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan pada kuliah umum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Kamis (24/10/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, paradigma mengenai perlindungan saksi dan korban dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan. Hal tersebut wajar saja karena salah satu ciri negara modern adalah sistem hukum yang terus berkembang.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;lpsk,umk&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanya saja, kata dia, korban dan saksi sudah menjadi keharusan untuk mendapatkan berbagai pelayanan dalam rangka menjamin keamanannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada beberapa hal yang terkait dalam memberikan beberapa jenis pelayanan, seperti perlindungan fisik, pemenuhan hak prosedural, perlindungan hukum, bantuan medis, rehabilitasi psikologis dan rehabilitasi psikososial, kompensasi ganti rugi dan restitusi,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Rektor UMK, Amir Mahmud, berharap dengan terlaksananya kuliah umum yang bertajuk Paradigma Baru Perlindungan Saksi Dan Korban ini bisa memberikan pemahaman terkait dengan undang-undang hukum pidana, yang pastinya kegiatan yang digagas LPSK RI ini sangat bermanfaat bagi peserta yang hadir hari ini, khususnya mahasiswa hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan terlaksananya kegiatan ini, UMK berharap nantinya akan lebih memahami hal-hal yang terkait dengan undang-undang hukum pidana,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/wakil-ketua-lpsk-ungkap-perlindungan-saksi-dan-korban/">Wakil Ketua LPSK Ungkap Perlindungan Saksi dan Korban</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/wakil-ketua-lpsk-ungkap-perlindungan-saksi-dan-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Diduga Luka Tembak Demo 26 September Bertambah</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/korban-diduga-luka-tembak-demo-26-september-bertambah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/korban-diduga-luka-tembak-demo-26-september-bertambah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 03:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31757</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menerima laporan di kantornya, Kamis (3/10/2019). Kali ini laporan itu datang dari seorang mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Fakultas Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari atas nama Oksa Putra Palulun. Oksa Putra Palulun melapor ke Ombudsman didampingi oleh seniornya serta rekan-rekannya. [artikel number=3 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/korban-diduga-luka-tembak-demo-26-september-bertambah/">Korban Diduga Luka Tembak Demo 26 September Bertambah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menerima laporan di kantornya, Kamis (3/10/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kali ini laporan itu datang dari seorang mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Fakultas Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari atas nama Oksa Putra Palulun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oksa Putra Palulun melapor ke Ombudsman didampingi oleh seniornya serta rekan-rekannya.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;korban,demo&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kepala ORI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, kedatangan Oksa Putra Palulun ke Ombudsman ingin melaporkan bahwa dirinya juga merupakan korban penembakan dalam aksi damai beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada luka di lengan sebelah kiri, diduga karena tembakan. Tembus dari depan ke belakang,&#8221; kata dia kepada awak media.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Oksa juga menyerahkan kaos berwarna hitam dan jaket berwarna abu-abu yang berlubang diduga akibat ditembus peluru,&#8221; sambungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Oksa kepada wartawan menceritakan kronologis dugaan penembakan terhadap dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Posisi saya duduk di dekat halte di depan OJK, polisi mendekat (dari arah Kantor Disnakertrans, tiba-tiba ada saya rasa panas di lengan sebelah kiri. Nanti tiba di rumah, baju berasa basah, saya periksa ternyata ada darah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditanya alasan mengapa dia baru melaporkan dugaan penembakan terhadap dirinya ke Ombdudsman, karena dia sempat mengawatirkan keselamatannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kenapa saya baru melapor sekarang karena saya sempat khawatir dengan keselamatan saya. Nanti ada pendampingan dari senior-senior, saya beranikan diri melapor ke Ombudsman,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, sebelumnya juga Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra, Saharuddin tepatnya hari Rabu (2/10/2019) kemarin juga menyerahkan selongsong peluru yang ditemukan di depan Disnakertrans Sultra. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/korban-diduga-luka-tembak-demo-26-september-bertambah/">Korban Diduga Luka Tembak Demo 26 September Bertambah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/korban-diduga-luka-tembak-demo-26-september-bertambah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Aksi Tewas Akan Diotopsi</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/korban-aksi-tewas-akan-diotopsi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/korban-aksi-tewas-akan-diotopsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 12:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[otopsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31321</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salah seorang korban aksi unjuk rasa mahasiswa yang tewas, Randi (21), yang merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, akan menjalani otopsi setelah dirujuk dari Rumah Sakit Korem menuju Rumah Sakit Kota Kendari. Hasil pengamatan visual dari forensik yaitu dokter Radja, ada dua lubang yang ditemukan. Di dada kanan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/korban-aksi-tewas-akan-diotopsi/">Korban Aksi Tewas Akan Diotopsi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salah seorang korban aksi unjuk rasa mahasiswa yang tewas, Randi (21), yang merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, akan menjalani otopsi setelah dirujuk dari Rumah Sakit Korem menuju Rumah Sakit Kota Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pengamatan visual dari forensik yaitu dokter Radja, ada dua lubang yang ditemukan. Di dada kanan dan rusuk kiri korban. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Secar visual yang saya lihat ada lubang di dada kanan kemudian menembus sampai ke tengah dan saya belum mengetahui secara pasti apakah benar-benar ada peluru yang bersarang di dada korban hingga ada foto rongent. Akan tetapi pihak keluarga sudah mengusir saya dengan dalih saya adalah dokter yang bekerja di Rumah Sakit Bhayangkara,&#8221; ungkapnya, Kamis (26/9/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jelasnya lagi, dokter tersebut meberitahukan bahwa terlebih dahulu sebelum melakukan otopsi harus ada keterangan permintaan visum dari pihak kepolisian, hal itulah yang menyebabkan pihak keluarga geram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan berdasarkan pengakuan sahabat korban, Iron (21), Randi adalah anak yang aktif di kampus, baik dari segi akademik maupun organisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Randi ini anak yang baik dan bersahabat. Dia sering aktif di kampus baik akademik maupun organisasi. Saya juga sesalkan kenapa pihak aparat harus melakukan hal seperti ini,&#8221; sesalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt, mengatakan, anggota kepolisian tidak ada satu pun yang membawa senjata peluru karet maupun peluru tajam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Teman-tan tadi bisa liat anggota kepolisian yang mengamankan aksi hanya bertahan tanpa melakukan kegiatan represif. Dan anggota kami hanya dibekali pentungan, tameng, gas air mata dan water canon karena sebelum ke lapangan sudah diberikan APP bisa saya pastikan,&#8221; tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait hal tersebut, ia pun mengatakan, akan menunggu hasil otopsi dan melakukan penyelidikan terkait penyebab hal tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Gery<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/korban-aksi-tewas-akan-diotopsi/">Korban Aksi Tewas Akan Diotopsi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/korban-aksi-tewas-akan-diotopsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-dilarikan-ke-rumah-sakit/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-dilarikan-ke-rumah-sakit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 07:23:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31273</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Sultra yang diwarnai bentrok dengan aparat, mengakibatkan tiga mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dan satu mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Mahasiswa yang dilarikan ke RS, seorang di antaranya akibat terkena lemparan batu dan tiga orang mahasiswi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-dilarikan-ke-rumah-sakit/">Empat Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Sultra yang diwarnai bentrok dengan aparat, mengakibatkan tiga mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dan satu mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa yang dilarikan ke RS, seorang di antaranya akibat terkena lemparan batu dan tiga orang mahasiswi yang pingsan akibat menghirup gas air mata. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nampak pihak Polisi Lalu Lintas  dan Dokpol Polda Sultra turut serta membantu membopong korban. Selain itu, berdasarkan pantauan di lapangan, nampak juga salah seorang Polantas yang mengangkut seorang pengunjuk rasa untuk menjauhi lokasi aksi yang sudah tidak kondusif.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;ruu,demo&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut kesaksian salah seorang mahasiswa, AA (23), awalnya terjadi bentrok saat penembakan gas air mata yang mengakibatkan mahasiswa asal UHO tersebut harus terkena lemparan batu nyasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat lari ini temanku tiba-tiba terkena lemparan batu di kepala dan terpaksa kami larikan ke Rumah Sakit terdekat,&#8221; bebernya, Kamis (26/9/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun pihak RS bersama Dokpol Polda Sultra dan Palang Merah Indonesia (PMI) masih bersiaga sembari menunggu korban yang terus berjatuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Gery<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-dilarikan-ke-rumah-sakit/">Empat Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-dilarikan-ke-rumah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari ini, Jasa Raharja Sultra Santuni Korban Kapal Terbakar</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hari-ini-jasa-raharja-sultra-santuni-korban-kapal-terbakar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hari-ini-jasa-raharja-sultra-santuni-korban-kapal-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2019 03:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[jasa raharja]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29185</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; PT Jasa Raharja Cabang Sultra, hari ini, Senin (19/8/2019) menyalurkan santunan bagi korban meninggal dalam insiden KM Izhar yang terbakar pada Sabtu dini hari (17/8/2019). Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sultra, Regy S Wijaya, menyatakan penyaluran dana santunan ini, akan diserahkan kepada ahli waris tiga korban kapal terbakar asal Sultra yang meninggal &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hari-ini-jasa-raharja-sultra-santuni-korban-kapal-terbakar/">Hari ini, Jasa Raharja Sultra Santuni Korban Kapal Terbakar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; PT Jasa Raharja Cabang Sultra, hari ini, Senin (19/8/2019) menyalurkan santunan bagi korban meninggal dalam insiden KM Izhar yang terbakar pada Sabtu dini hari (17/8/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sultra, Regy S Wijaya, menyatakan penyaluran dana santunan ini, akan diserahkan kepada ahli waris tiga korban kapal terbakar asal Sultra yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga korban meninggal tersebut masing-masing, Samia Lafini, warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Alolama, Haikal, warga Desa Lalogombu, Kecamatan Pungaluku, Konawe Selatan, dan Nurianti, juga asal Desa Lalogombu, Konawe Selatan. </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;kebakaran,korban&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap korban akan mendapatkan dana santunan sebesar Rp 50 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari ini kita serahkan ke ahli waris korban meninggal kapal terbakar mereka mendapatkan santunan Rp 50 juta,&#8221; ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada seorang korban meninggal dunia pada Sabtu lalu, sebesar Rp 50 juta. Korban seorang balita bernama Naura, warga Kelurahan Kendari Caddi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jasa raharja, kata Regy, menerima data korban meninggal dunia kapal terbakar tujuh orang, empat korban asal Sultra dan tiga korban asal Morowali, Sulawesi Tengah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yah kita terima data tujuh orang, tapi yang kita santuni empat korban asal Kendari dan Konawe Selatan,&#8221; katanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jasa Raharja juga bakal menyerahkan santunan kepada korban luka dalam kapal terbakar yang kini masih dirawat di RS Santana Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Besar santunan setiap korban disiapkan sekitar Rp 20 juta dan mereka bakal menerima santunan pasca menjalani perawatan intensif rumah sakit. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang korban luka kita siapkan Rp 20 juta, dan diserahkan setelah perawatan dari rumah sakit,&#8221; pungkas Regy. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, KM Izhar yang berlayar dari Kendari menuju Salabangka, terbakar di perairan Bokori. Akibat kecelakaan ini tujuh penumpang tewas dan empat lainnya hilang tenggelam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hari-ini-jasa-raharja-sultra-santuni-korban-kapal-terbakar/">Hari ini, Jasa Raharja Sultra Santuni Korban Kapal Terbakar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hari-ini-jasa-raharja-sultra-santuni-korban-kapal-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peduli Korban Banjir, Warga Gelar Penggalangan Dana di Jalanan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/peduli-korban-banjir-warga-gelar-penggalangan-dana-di-jalanan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/peduli-korban-banjir-warga-gelar-penggalangan-dana-di-jalanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2019 15:54:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=24632</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Meringankan beban para korban banjir khususnya di Kabupaten Konawe Utara dan Konawe, Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT) Sulawesi Tenggara menggelar penggalangan dana dengan turun ke jalan. Menurut Ketua PMT Sultra, Supriadin, SH,. MH, kegiatan ini sudah berlangsung sekitar pukul 9 pagi dan akan berakhir jam 6 sore. &#8220;Fokus kami di sekitaran Wuawua. Kami &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/peduli-korban-banjir-warga-gelar-penggalangan-dana-di-jalanan/">Peduli Korban Banjir, Warga Gelar Penggalangan Dana di Jalanan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Meringankan beban para korban banjir khususnya di Kabupaten Konawe Utara dan Konawe, Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT) Sulawesi Tenggara menggelar penggalangan dana dengan turun ke jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Ketua PMT Sultra, Supriadin, SH,. MH, kegiatan ini sudah berlangsung sekitar pukul 9 pagi dan akan berakhir jam 6 sore.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Fokus kami di sekitaran Wuawua. Kami mengajak masyakarakat untuk meringankan beban yang terkena banjir. Ini juga bagian untuk menjaga budaya Tolaki seperti pekombulua (Perkumpulan) dan mepokoasoa (Persatuan),&#8221; kata dia, Senin (10/6/2019).</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;Bantuan Korban Banjir,Kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggalangan dana untuk korban banjir, lanjut Supriadi akan berlangsung hingga dua hari kedepan. Setelah dilakukan penggalangan dana, nantinya PMT Sultra akan langsung mengantarkan ke masyarakat yang terkena dampak banjir khususnya di Konawe Utara dan Konawe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Insyahallah 2 hingga 3 hari kedepan. Sementara uang yang sudah terkumpul kurang lebih Rp 3 juta, tapi kami akan belikan bahan pokok saja baru kita antarkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengacara muda ini, menambahkan bahwa, masyarakat khususnya masyarakat Kota Kendari sangat antusias memberikan rezekinya kepada korban banjir, untuk meringankan beban mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya pikir masyarakat menyambut baik, ini bentuk kepedulian mereka terhadap sesama. Mereka sangat bangga dan senang terhadap kegitan ini sangat salut,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/peduli-korban-banjir-warga-gelar-penggalangan-dana-di-jalanan/">Peduli Korban Banjir, Warga Gelar Penggalangan Dana di Jalanan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/peduli-korban-banjir-warga-gelar-penggalangan-dana-di-jalanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Kronologis Buaya Terkam Warga Buton</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/begini-kronologis-buaya-terkam-warga-buton/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/begini-kronologis-buaya-terkam-warga-buton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Apr 2019 04:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=21708</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Darlin Uti lelaki berumur (30) asal Desa Kinapani, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, menjadi korban penerkaman buaya di Sungai Malaoge Lasalimu Selatan. Awal mula penerkaman tersebut terjadi ketika Darlin Uti bersama adiknya yang bernama Darlan sedang menambang pasir di Sungai Malaoge, sekitar pukul 14:00 Wita. Tiba-tiba mesin pompa yang digunakan untuk menambang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/begini-kronologis-buaya-terkam-warga-buton/">Begini Kronologis Buaya Terkam Warga Buton</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Darlin Uti lelaki berumur (30) asal Desa Kinapani, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, menjadi korban penerkaman buaya di Sungai Malaoge Lasalimu Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awal mula penerkaman tersebut terjadi ketika Darlin Uti bersama adiknya yang bernama Darlan sedang menambang pasir di Sungai Malaoge, sekitar pukul 14:00 Wita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiba-tiba mesin pompa yang digunakan untuk menambang pasir mengalami masalah. Korban pun langsung berinisiatif turun ke sungai untuk memeriksa pipa spiral mesin pompa penambangan dengan menggunakan peralatan selam tradisional berupa kompresor angin.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”korban,buaya,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">15 menit setelah korban turun ke air untuk memeriksa mesin tersebut, korban  diterkam seekor buaya. Darlan pun yang melihat korban diterkam langsung berupaya menyelamatkan korban dengan menarik selang alat selam tradisional yang digunakan untuk menyelam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tetapi morfis selang yang digunakan korban terlepas sehingga buaya tersebut membawa dan menenggelamkan korban kedalam air,&#8221; ungkap Kepala Basarnas Kendari, Djunaedi, Sabtu (13/4/201).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, oprasi pencarian hari kedua terhadap korban penerkaman buaya di Sungai Malaoge Lasalimu Selatan Kabupaten Buton kembali dilakukan pada pagi hari ini dengan tim yang terlibat yakni, Tim Rescue Pos SAR Baubau, anggota Polsek Ambuau, Babinsa Lasalimu Selatan, masyarakat setempat serta keluarga korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/begini-kronologis-buaya-terkam-warga-buton/">Begini Kronologis Buaya Terkam Warga Buton</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/begini-kronologis-buaya-terkam-warga-buton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjatuh di Pelabuhan Samudera Kendari, Pria Meninggal Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/terjatuh-di-pelabuhan-samudera-kendari-pria-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/terjatuh-di-pelabuhan-samudera-kendari-pria-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2019 03:47:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=20558</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang Pria, bernama Jarot, (27) meninggal dunia karena terjatuh dari kapal penangkap ikan yang bersandar di pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sabtu (23/3/2019). Kejadian jatuhnya korban tersebut terjadi pada sekitar pukul 3.00 Wita, pada pukul 04.50, korban Jatuh dan sempat hilang. Anggota kepolisian Sektor (Polsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP), IPTU Nasri berkordinasi bersama &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terjatuh-di-pelabuhan-samudera-kendari-pria-meninggal-dunia/">Terjatuh di Pelabuhan Samudera Kendari, Pria Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang Pria, bernama Jarot, (27) meninggal dunia karena terjatuh dari kapal penangkap ikan yang bersandar di pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sabtu (23/3/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian jatuhnya korban tersebut terjadi pada sekitar pukul 3.00 Wita, pada pukul 04.50, korban Jatuh dan sempat hilang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota kepolisian Sektor (Polsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP), IPTU Nasri berkordinasi bersama Basarnas Kendari untuk melakukan Pencarian.</p>


<p>[artikel number=3 tag=”korban,terjatuh,pelabuhan,” ]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia dimana satu org ABK kapal An. Jarot, jenis kelamin laki-laki usia 27 tahun terjatuh dari kapal di Pelabuhan perikanan samudra kendari &#8221; terangnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ia menjelaskan, korban diketahui adalah pemuda asal Medan yang saat ini tinggal di sebuah kost yang berhadapan dengan Pelabuhan perikanan samudra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue diberangkatkan  pada pukul 07.10 Wita, menuju tempat kejadian untuk melakukan pencarian </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada pukul 08.10 wita Tim Rescue Basarnas Kendari yg melakukan penyelaman dilokasi dan berhasil menemukan korban yang terjatuh tersebut tepat di bawah kapal sekitar kedalaman 7 meter dibawa air dalam keadaan tak bernyawa,&#8221; jelas Humas Basarnas Kendari, Yudi, melalui press rilisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban segera dievakuasi dan saat ini telah tiba di rumah sakit Bhayangkara Kendari untuk penanganan lebih lanjut, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian oleh Basarnas dinyatakan selesai dan ditutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terjatuh-di-pelabuhan-samudera-kendari-pria-meninggal-dunia/">Terjatuh di Pelabuhan Samudera Kendari, Pria Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/terjatuh-di-pelabuhan-samudera-kendari-pria-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Remaja Tewas Dalam Masjid Korban Kekerasan Rekan</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-utara/remaja-tewas-dalam-masjid-korban-kekerasan-rekan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-utara/remaja-tewas-dalam-masjid-korban-kekerasan-rekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 11:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8201</guid>

					<description><![CDATA[<p>BURANGA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Misteri meninggalnya Reflin Bin Badi, saat bermalam dalam sebuah mesjid di Desa Bira, Kabupaten Kulisusu Utara, Rabu (6/6/2018), akhinya terkuak. Reflin disinyalir menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh rekannya sendiri. Hasil pemeriksaan terhadap 9 orang rekan korban yang pertama kali menemukan korban menyebutkan, almarhum berulang kali dipukul dan terjatuh sesaat sebelum &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-utara/remaja-tewas-dalam-masjid-korban-kekerasan-rekan/">Remaja Tewas Dalam Masjid Korban Kekerasan Rekan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BURANGA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Misteri  meninggalnya  Reflin Bin Badi, saat bermalam dalam sebuah mesjid di Desa Bira, Kabupaten Kulisusu  Utara, Rabu (6/6/2018), akhinya terkuak.<br />
Reflin disinyalir menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh rekannya sendiri. Hasil pemeriksaan terhadap 9 orang rekan korban yang pertama kali menemukan korban menyebutkan, almarhum berulang kali dipukul dan terjatuh sesaat sebelum mereka bermalam di mesjid desa.<br />
&#8220;Terjadi kesalah pahaman antara korban dan seorang rekan, yang tersinggung dengan ucapan korban, dan berujung pada penganiayaan, &#8221; ungkap Kapolsek Kulisusu, Ahali<br />
Dari 9 rekan korban yang diperiksa, Polisi mengamankan salah seorang rekan korban berinisial JP (15) yang diduga sebagai pelaku.<br />
Untuk pemeriksaan lebih lanjut kini JP telah ditahan di Polres Muna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.<br />
Sebelumnya Rabu (6/6/2018), warga  Desa Bira dan  Desa Kurolabu heboh setelah remaja yang bermalam di mesjid di Desa Bira  dilaporkan meninggal dunia oleh sesama rekannya.<br />
Reporter : Eko<br />
Editor : Arlink</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-utara/remaja-tewas-dalam-masjid-korban-kekerasan-rekan/">Remaja Tewas Dalam Masjid Korban Kekerasan Rekan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-utara/remaja-tewas-dalam-masjid-korban-kekerasan-rekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidur di Masjid, Remaja Usia 11 Tahun Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/tidur-di-masjid-remaja-usia-11-tahun-ditemukan-tewas/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/tidur-di-masjid-remaja-usia-11-tahun-ditemukan-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jun 2018 04:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban tewas]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8110</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTUR, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang remaja berusia 11 tahun ditemukan tak bernyawa dalam sebuah masjid di Desa Bira, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara. Korban tewas dengan sejumlah luka memar di badannya dan hidungnya berdarah. Korban yang diketahui bernama Reflin bin Badi ditemukan pada Rabu dinihari (6/6/2018) pukul 04.00. Saat itu, korban hendak dibangunkan oleh sejumlah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/tidur-di-masjid-remaja-usia-11-tahun-ditemukan-tewas/">Tidur di Masjid, Remaja Usia 11 Tahun Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTUR, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang remaja berusia 11 tahun ditemukan tak bernyawa dalam sebuah masjid di Desa Bira, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara.<br />
Korban tewas dengan sejumlah luka memar di badannya dan hidungnya berdarah.<br />
Korban yang diketahui bernama Reflin bin Badi ditemukan pada Rabu dinihari (6/6/2018) pukul 04.00. Saat itu, korban hendak dibangunkan oleh sejumlah rekannya. Namun mereka terkejut melihat kondisi korban yang tidak bernyawa lagi. Mereka kemudian melaporkan pada paman korban, La Ragi, yang kemudian memberitahukan pada orang tua korban.<br />
Setelah melihat kondisi anaknya, orang tua korban melapor ke polisi. Setelah melakukan pemeriksaan pada tubuh korban, polisi menemukan sejumlah luka memar dan tergores pada sejumlah bagian tubuh, serta pendarahan pada bagian hidung.<br />
Pihak kepolisan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa 9 rekan korban yang pertama kali menemukan korban. Dari pemeriksaan itu diketahui, sebelum meninggal, korban bersama rekannya sengaja bermalam di masjid. Namun pada subuh dini hari, korban sudah ditemukan tak bernyawa dengan kondisi luka memar di tubuhnya.<br />
Reporter: M1<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/tidur-di-masjid-remaja-usia-11-tahun-ditemukan-tewas/">Tidur di Masjid, Remaja Usia 11 Tahun Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/tidur-di-masjid-remaja-usia-11-tahun-ditemukan-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam Sungai Pohara Belum Ditemukan</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-sungai-pohara-belum-ditemukan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-sungai-pohara-belum-ditemukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2018 10:56:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Konawe]]></category>
		<category><![CDATA[aji saka]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[KOrban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian korban]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7862</guid>

					<description><![CDATA[<p>KONAWE, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Pondidaha yang tenggelam di Sungai Pohara, Aji Saka, hingga kini belum ditemukan. Aji Saka dilaporkan hilang sejak hari Kamis (31/5/2018) lalu. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Aji Saka belum juga ditemukan oleh tim pencari dari Basarnas Kendari. Wahyudi, Humas Basarnas mengatakan, pencarian kembali dilakukan dengan menyusuri aliran sungai di sekitar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-sungai-pohara-belum-ditemukan/">Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam Sungai Pohara Belum Ditemukan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KONAWE, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Pondidaha yang tenggelam di Sungai Pohara, Aji Saka, hingga kini belum ditemukan. Aji Saka dilaporkan hilang sejak hari Kamis (31/5/2018) lalu. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Aji Saka belum juga ditemukan oleh tim pencari dari Basarnas Kendari.<br />
Wahyudi, Humas Basarnas mengatakan, pencarian  kembali dilakukan  dengan menyusuri aliran sungai di sekitar lokasi hilangnya korban.<br />
&#8220;Sejumlah pihak ikut membantu pencarian ini seperti Polsek Bondoala, Babinsa dan warga sekitar,&#8221; beber Wahyudi.<br />
Dua buah perahu karet milik SAR, sebuah speedboat milik Polsek Bondoala dan juga perahu rakyat, digunakan dalam proses pencarian yang menyusuri jarak hingga 5 kilometer dari lokasi awal korban tenggelam.<br />
Diketahui, korban adalah salah satu karyawan perusahaan tambang yang terletak di Kecamatan Morosi. Korban mengalami nasib naas saat  berenang melintasi Sungai Pohara Rabu malam (30/5/2018).<br />
Korban nekad berenang karena saat itu, perahu penyeberangan yang biasa ditumpanginya bila hendak pergi bekerja, tidak beroperasi. Ternyata, korban malah hilang, dan hingga kini belum ditemukan.<br />
Reporter: M1<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-sungai-pohara-belum-ditemukan/">Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam Sungai Pohara Belum Ditemukan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-sungai-pohara-belum-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SAR Wakatobi Mulai Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Wakatobi</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/sar-wakatobi-mulai-pencarian-nelayan-hilang-di-perairan-wakatobi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/sar-wakatobi-mulai-pencarian-nelayan-hilang-di-perairan-wakatobi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 May 2018 07:53:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan hilang]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7777</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tim Sar Wakatobi mulai melakukan pencarian nelayan hilang di Wakatobi. Diketahui Darwin Ade alis La Daru, nelayan asal Kelurahan Sawa, Kecamatan Togo, Kabupaten Wakatobi, dinyatakan hilang pada Rabu (30/5/2018). Pelaksana Harian (PH) Korpos SAR Wakatobi, Susandy Fandi mengatakaan, pihaknya telah menurunkan 6 anggota tim untuk melakukan pencarian selama 7 hari ke depan. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/sar-wakatobi-mulai-pencarian-nelayan-hilang-di-perairan-wakatobi/">SAR Wakatobi Mulai Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Wakatobi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tim Sar Wakatobi mulai melakukan pencarian nelayan hilang di Wakatobi. Diketahui Darwin Ade alis La Daru, nelayan asal Kelurahan Sawa, Kecamatan Togo, Kabupaten Wakatobi, dinyatakan hilang pada Rabu (30/5/2018).</p>
<p>Pelaksana Harian (PH) Korpos SAR Wakatobi, Susandy Fandi mengatakaan, pihaknya telah menurunkan 6 anggota tim untuk melakukan pencarian selama 7 hari ke depan.</p>
<p>&#8220;Setelah kita dapatkan laporan kami langsung koordinasi dengan kantor SAR Kendari dan langsung diarahkan untuk melakukan pecarian tadi malam. Tapi karena terkendala cuaca buruk pagi baru kita lakukan pencarian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Setelah dilakukan pencarian di hari pertama tempat pemancingan, yakni bagian selatan Desa Polia dengan jarak 30 mill, hasilnya masih nihil.<br />
Dijelaskan Fandi, infomasi hilangnya Darwin Ade di ketahui setelah dua orang rekannya kembali melaut, namun Darwin belum kembali.</p>
<p>&#8220;Laporan mereka keluar melaut 3 orang sekitar jam 1 siang pada Rabu sebelum buka puasa. Dua orang rekannya itu telah kembali tapi dia belum,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Reporter: Ema<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/sar-wakatobi-mulai-pencarian-nelayan-hilang-di-perairan-wakatobi/">SAR Wakatobi Mulai Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Wakatobi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/wakatobi/sar-wakatobi-mulai-pencarian-nelayan-hilang-di-perairan-wakatobi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hari Hilang, Nelayan Asal Muna Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/5-hari-hilang-nelayan-asal-muna-ditemukan-tewas/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/5-hari-hilang-nelayan-asal-muna-ditemukan-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 May 2018 13:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Muna]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7334</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setelah lima hari dikabarkan hilang, seorang nelayan bernama Girman alias Nggiri (35), warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di perairan Desa Labunti dan Desa Bonea, Kecamatan Lasalepa, Minggu (20/5/2018) sekitar pukul 15.00 Wita. &#8220;Korban ditemukan oleh dua orang nelayan warga Lagasa, yakni Rusdianto dan Albit yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/5-hari-hilang-nelayan-asal-muna-ditemukan-tewas/">5 Hari Hilang, Nelayan Asal Muna Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setelah lima hari dikabarkan hilang, seorang nelayan bernama Girman alias Nggiri (35), warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di perairan Desa Labunti dan Desa Bonea, Kecamatan Lasalepa, Minggu  (20/5/2018) sekitar pukul 15.00 Wita.<br />
&#8220;Korban ditemukan oleh dua orang nelayan warga Lagasa, yakni Rusdianto dan Albit yang sedang memancing di sekitar perairan Bonea, Muna, dalam keadaan terapung, dengan posisi korban tengkurap. Selanjutnya saksi melapor penemuan mayat tersebut ke keluarga korban dan pihak tim SAR Gabungan,&#8221; ujar Humas Basarnas Kendari, Wahyudi.<br />
Sekitar pukul 15.20 Wita tim SAR gabungan menuju ke lokasi tempat ditemukannya korban dengan menggunakan perahu karet. Tim ini  terdiri atas Rescuer Pos SAR Baubau, Pol Air Muna, Polsek Kawapel Raha, Dinas Perikanan dan Kelautan Muna, BPBD Muna, serta masyarakat Lagasa.<br />
Pukul 17.00 Wita, tim tiba di dermaga Pelabuhan Raha dan kemudian korban dibawa menuju rumah duka di Desa Lagasa.<br />
Dengan ditemukannya korban tersebut, Operasi SAR terhadap satu orang hilang ditanjung Maligano, Raha, dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/5-hari-hilang-nelayan-asal-muna-ditemukan-tewas/">5 Hari Hilang, Nelayan Asal Muna Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/5-hari-hilang-nelayan-asal-muna-ditemukan-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tunawisma jadi Korban Tabrak Lari di Puuwatu</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tunawisma-jadi-korban-tabrak-lari-di-puuwatu/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tunawisma-jadi-korban-tabrak-lari-di-puuwatu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 May 2018 23:01:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban tabrak lari]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7313</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang pria berusia sekitar 50 tahun menjadi korban tabrak lari oleh pengendara mobil di depan Puskesmas Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Sabtu (19/5/2018), sekitar pukul 10.30 Wita. Salah satu perawat di Puskesmas Puuwatu, Patri Nela, mengungkapkan bahwa korban adalah tunawisma yang kesehariannya berkeliaran di sekitar Kecamatan Puwatu. &#8220;Keadaan korban saat ini cukup parah. Dia muntah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tunawisma-jadi-korban-tabrak-lari-di-puuwatu/">Tunawisma jadi Korban Tabrak Lari di Puuwatu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang pria berusia sekitar 50 tahun menjadi korban tabrak lari oleh pengendara mobil di depan Puskesmas Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Sabtu (19/5/2018), sekitar pukul 10.30 Wita.<br />
Salah satu perawat di Puskesmas Puuwatu, Patri Nela, mengungkapkan bahwa korban adalah tunawisma yang kesehariannya berkeliaran di sekitar Kecamatan Puwatu.<br />
&#8220;Keadaan korban saat ini cukup parah. Dia muntah darah. Karena kondisinya tersebut, pihak Puskesmas memutuskan untuk merujuknya di rumah sakit. Kalau bukan di Bayangkara, mungkin di RSU Bahteramas,&#8221; ujarnya.<br />
Dijelaskannya bahwa korban adalah seorang dengan gangguan mental. Identitas dan keluarganya juga belum diketahui.<br />
&#8220;Kami masih mencari keluarganya. Puskemas juga sedang menunggu informasi dari rumah sakit mengenai jalur perawatan yang harus dilalui jika korban tidak mempunyai sanak saudara,&#8221; lanjutnya.<br />
Mengenai keberadaan pelaku tabrak lari, salah seorang rekan Patri Nela telah melaporkan kejadian tersebut di Pos Polisi Puwatu.<br />
&#8220;Semoga pelaku bisa ditangkap secepatnya, dan korban juga bisa sembuh,&#8221; pungkasnya.<br />
Reporter: (M2)<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tunawisma-jadi-korban-tabrak-lari-di-puuwatu/">Tunawisma jadi Korban Tabrak Lari di Puuwatu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tunawisma-jadi-korban-tabrak-lari-di-puuwatu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Baubau Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan di Baubau</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/polres-baubau-ringkus-dua-pelaku-pembunuhan-di-baubau/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/polres-baubau-ringkus-dua-pelaku-pembunuhan-di-baubau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2018 02:41:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baubau]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan Pelaku Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=6807</guid>

					<description><![CDATA[<p>BAUBAU, DETIKSULTRA.COM &#8211; Polres Baubau berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan Warga Kelurahan Batara Guru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, yang berinisial LM (22) dan SW (15), di depan Lembaga Permasyarakatan Kota Baubau. Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK mengatakan, sebelumnya, telah dilakukan pengejaran selama tiga hari sampai ke Kota Kendari. Dan tepatnya pada hari Selasa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/polres-baubau-ringkus-dua-pelaku-pembunuhan-di-baubau/">Polres Baubau Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan di Baubau</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BAUBAU, DETIKSULTRA.COM &#8211; Polres Baubau berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan Warga Kelurahan Batara Guru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, yang berinisial LM (22) dan SW (15), di depan Lembaga Permasyarakatan Kota Baubau.<br />
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK mengatakan, sebelumnya, telah dilakukan pengejaran selama tiga hari sampai ke Kota Kendari. Dan tepatnya pada hari Selasa 1 April 2018, anggota Polres Baubau berhasil meringkus kedua pelaku dengan mudah dan tanpa perlawanan.<br />
&#8220;Setelah kita kejar selama tiga hari, akhirnya hari ini kita berhasil meringkus kedua pelaku,&#8221; katanya saat konfrensi pers di Polres Baubau, Selasa (1/5/18).<br />
Daniel menerangkan, kronologis kejadian berawal ketika korban melintas di jembatan tengah dengan membawa sebilah parang. Kedua tersangka melihatnya, langsung mengancam korban. Spontan, korban langsung melemparkan parang yang dibawanya ke arah pelaku. Pelaku tidak terima, lalu mengambil parang tersebut untuk menganiaya korban.<br />
Lanjut Daniel, pelaku merupakan warga yang berdomisili di Kota Baubau. Kedua pelaku sama-sama berperan sebagai eksekutor dengan masing-masing peran yang berbeda. Dimana satu melukai bagian kepala dan satunya lagi melukai bagian badan korban.<br />
Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara dan pasal 170 tentang melakukan tindakan pidana bersama-sama dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.<br />
Reporter : Safrin<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/polres-baubau-ringkus-dua-pelaku-pembunuhan-di-baubau/">Polres Baubau Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan di Baubau</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/polres-baubau-ringkus-dua-pelaku-pembunuhan-di-baubau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Baubau Buru Pelaku Pembunuh Warga Wolio</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/polres-baubau-buru-pelaku-pembunuh-warga-wolio/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/polres-baubau-buru-pelaku-pembunuh-warga-wolio/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 02:12:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Baubau]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[dianiaya]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[korban tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Baubau]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=6756</guid>

					<description><![CDATA[<p>BAUBAU, DETIKSULTRA.COM &#8211; Polres Baubau kini tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus penganiayaan sekelompok warga, yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pria berinisial R (26). Warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau. Kapolres Kota Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharan mengatakan, korban dianiyaya sekelompok orang tak dikenal. Kala itu korban tengah melintas di jembatan tengah Kelurahan Bataraguru, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/polres-baubau-buru-pelaku-pembunuh-warga-wolio/">Polres Baubau Buru Pelaku Pembunuh Warga Wolio</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BAUBAU, DETIKSULTRA.COM &#8211; Polres Baubau kini tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus penganiayaan sekelompok warga, yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pria berinisial R (26). Warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.<br />
Kapolres Kota Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharan mengatakan, korban dianiyaya sekelompok orang tak dikenal. Kala itu korban tengah melintas di jembatan tengah Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, sekitar pukul 01.00 Wita (28/4/2018), bersama satu rekannya. Saat melintas korban dihampiri beberapa orang. Diduga pelaku langsung melakukan penganiyayaan yang berujung hilangnya nyawa R.<br />
&#8220;Pada saat melintas korban dihampiri orang lebih dari satu, dan langsung melakukan​ penganiayaan,&#8221; ujarnya​.<br />
AKBP Daniel Widya Mucharan mengatakan, hingga saat ini belum diketahui motif penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa R. Namum pihaknya terus melakukan penyelidikan dan telah memeriksa empat orang saksi.<br />
Ia menambahkan, korban sebelumnya sempat diberikan pertolongan di RSUD Palagimata Baubau. Namun korban tidak bisa tertolong lagi. Korban kemudian dimakamkan pada pukul 16.00 Wita pada hari yang sama, di Kelurahan Batara Guru, Wolio.<br />
&#8220;Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun karena banyaknya luka sayatan benda tajam, sehingga nyawa korban tidak tertolong lagi,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter : Safrin<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/polres-baubau-buru-pelaku-pembunuh-warga-wolio/">Polres Baubau Buru Pelaku Pembunuh Warga Wolio</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/polres-baubau-buru-pelaku-pembunuh-warga-wolio/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Simpatisan Cagub Dikeroyok OTK, Kapolres Kendari: Diduga Dendam Lama</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/simpatisan-cagub-dikeroyok-otk-kapolres-kendari-diduga-dendam-lama/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/simpatisan-cagub-dikeroyok-otk-kapolres-kendari-diduga-dendam-lama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2018 14:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[jemi junaidi]]></category>
		<category><![CDATA[kapolres kendari]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Simpatisan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=2265</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dua pemuda yang merupakan simpatisan calon gubernur sultra, di keroyok orang tak dikenal (OTK), yang juga simpatisan calon gubernur yang sama. Korban berinisial AD dan MR menjadi korban, saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Kapolres Kendari AKBP Jemi junaedi menjelaskan, peristiwa pengeroyokan ini terjadi di sekitaran Warkop Haji Anto 2. &#8220;Pelapor AD &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/simpatisan-cagub-dikeroyok-otk-kapolres-kendari-diduga-dendam-lama/">Simpatisan Cagub Dikeroyok OTK, Kapolres Kendari: Diduga Dendam Lama</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dua pemuda yang merupakan simpatisan calon gubernur sultra, di keroyok orang tak dikenal (OTK), yang juga simpatisan calon gubernur yang sama. Korban berinisial AD dan MR menjadi korban, saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.<br />
Kapolres Kendari AKBP Jemi junaedi menjelaskan, peristiwa pengeroyokan ini terjadi di sekitaran Warkop Haji Anto 2. &#8220;Pelapor AD ini sementara berdiri di samping mobil, kemudian pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor, kemudian memukul hidung dan mata korban, sehingga mengakibatkan bengkak dan memar pada kelopak mata, serta hidung berdarah,&#8221; jelasnya.<br />
Selain AD, pelaku juga memukul teman AD yakni MR, yang mengakibatkan luka memar pada wajah. Jemi Junaidi mengatakan, hal ini dikarenakan dendam yang sudah lama antara korban dan pelaku.<br />
&#8220;Korban dan pelaku sama-sama kenal, dan permasalahannya sudah lama. Bertemu di suatu tempat dan terjadilah insiden tersebut. Pelaku ini juga merupakan simpatisan calon gubernur yang sama dengan korban,&#8221; imbuhnya.<br />
Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki identitas pelaku pengeroyokan tersebut.<br />
Reporter: Nompute<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/simpatisan-cagub-dikeroyok-otk-kapolres-kendari-diduga-dendam-lama/">Simpatisan Cagub Dikeroyok OTK, Kapolres Kendari: Diduga Dendam Lama</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/simpatisan-cagub-dikeroyok-otk-kapolres-kendari-diduga-dendam-lama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
