<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Korban Mal Praktek Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/korban-mal-praktek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Apr 2021 08:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Korban Mal Praktek Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Hari Dirawat, Bayi Zahra Masih Tak Sadarkan Diri</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/6-hari-dirawat-bayi-zahra-masih-tak-sadarkan-diri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/6-hari-dirawat-bayi-zahra-masih-tak-sadarkan-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2017 14:25:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[bayi mal praktik]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Mal Praktek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=452</guid>

					<description><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Bayi Zahra yang berusia enam bulan hingga saat ini masih dirawat di RSUD Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/11). Meskipun sudah enam hari menjalani perawatan, namun hingga saat ini kondisi bayi Zahra masih belum sadarkan diri. Bayi Zahra diduga menjadi korban malapraktek yang dilakukan oleh seorang pekerja medis di Klinik &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/6-hari-dirawat-bayi-zahra-masih-tak-sadarkan-diri/">6 Hari Dirawat, Bayi Zahra Masih Tak Sadarkan Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Bayi Zahra yang berusia enam bulan hingga saat ini masih dirawat di RSUD Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/11). Meskipun sudah enam hari menjalani perawatan, namun hingga saat ini kondisi bayi Zahra masih belum sadarkan diri.<br />
Bayi Zahra diduga menjadi korban malapraktek yang dilakukan oleh seorang pekerja medis di Klinik Azalia. Pasalnya, pasca mendapatkan suntikan dari pekerja medis tersebut, bayi Zahra yang awalnya hanya menderita radang tenggorokan langsung tidak sadarkan diri.<br />
Pihak keluarga juga semakin cemas melihat kondisi bayi Zahra yang tidak menunjukkan kemajuan meskipun sudah dirujuk di RSUD Unaaha.<br />
Yusuf, paman bayi Zahra mengatakan bahwa pihak keluarga hingga saat ini terus berdoa demi kesembuhan Zahra.<br />
&#8220;Mudah-mudahan bisa segera pulih, karena ini sudah dirujuk, tetapi ini sudah hari keenam, namun belum ada kemajuan juga,&#8221; kata Yusuf.<br />
Pihak keluarga juga meminta kepada dokter yang menangani bayi Zahra saat ini agar bertanggung jawab terhadap kondisi bayi Zahra.<br />
Sementara itu, baik pihak rumah sakit dan Klinik Azalia belum memberikan komentar terkait kondisi yang terjadi terhadap Zahra.<br />
Reporter : Ilmi<br />
Editor : Harlina</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/6-hari-dirawat-bayi-zahra-masih-tak-sadarkan-diri/">6 Hari Dirawat, Bayi Zahra Masih Tak Sadarkan Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/6-hari-dirawat-bayi-zahra-masih-tak-sadarkan-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Masih Selidiki Dugaan Kasus Malpraktik di Konawe</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/polisi-masih-selidiki-dugaan-kasus-malapraktik-di-konawe/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/polisi-masih-selidiki-dugaan-kasus-malapraktik-di-konawe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2017 13:52:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi mal praktik]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Mal Praktek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=442</guid>

					<description><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Kepolisian dari Polres Konawe hingga kini masih melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi, terkait kasus dugaan malapraktik yang menimpa bayi berusia 6 bulan, Zahra. Zahra diduga menjadi korban malapraktik oleh petugas medis di Klinik Azalia, Kabupaten Konawe. Pihak kepolisian Polres Konawe juga telah mendatangi tempat kejadian perkara di Klinik Azalia. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/polisi-masih-selidiki-dugaan-kasus-malapraktik-di-konawe/">Polisi Masih Selidiki Dugaan Kasus Malpraktik di Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Kepolisian dari Polres Konawe hingga kini masih melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi, terkait kasus dugaan malapraktik yang menimpa bayi berusia 6 bulan, Zahra.<br />
Zahra diduga menjadi korban malapraktik oleh petugas medis di Klinik Azalia, Kabupaten Konawe.<br />
Pihak kepolisian Polres Konawe juga telah mendatangi tempat kejadian perkara di Klinik Azalia. Sayangngya ketika hendak dikonfirmasi, pemilik klinik selalu tidak berada di tempat.<br />
Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar mengatakan, kepolisian masih akan mengagendakan pemanggilan pihak klinik dan dokter spesialis anak yang menangani bayi Zahra untuk diperiksa. “Terkait dugaan-dugaan yang disampaikan oleh beberapa pihak, sementara kita dalami sambil menunggu laporan dan kami juga sementara melakukan penyelidikan,” tegasnya.<br />
Sementara itu pelaku yang memberikan obat kepada bayi Zahra, hingga kini belum diketahui keberadaanya. Pihaknya pun akan terus melakukan pencarian.<br />
Pasca peristiwa dugaan malapraktik tersebut, kini kondisi Klinik Azalia tampak kosong. Semua pasien yang dirawat pindah ke klinik lain karena takut. Sementara itu, bayi Zahra masih mendapatkan perawatan serius di RSUD Unaaha dan hingga kini belum sadarkan diri.<br />
Pihak keluarga berharap, pihak klinik dapat bertanggungjawab sepenuhnya, dan meminta pihak kepolsian segera meringkus pelaku dugaan malapraktik.<br />
Reporter : Ann<br />
Editor : Harlina</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/polisi-masih-selidiki-dugaan-kasus-malapraktik-di-konawe/">Polisi Masih Selidiki Dugaan Kasus Malpraktik di Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/polisi-masih-selidiki-dugaan-kasus-malapraktik-di-konawe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua DPW PPNI Sultra : Pelaku Dugaan Malpraktik Bukan Perawat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dpw-ppni-sultra-pelaku-dugaan-malpraktik-bukan-perawat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dpw-ppni-sultra-pelaku-dugaan-malpraktik-bukan-perawat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Nov 2017 05:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Mal Praktek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=377</guid>

					<description><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Dugaan kasus malpraktik yang menimpa seorang bayi berusia enam bulan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan cepat menyebar di sejumlah media. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perawat diduga melakukan penyuntikan antibiotik, sehingga bayi Zahra yang sebelumnya hanya mengalami radang tenggorokan langsung tak sadarkan diri. (baca juga : http://detiksultra.com/2017/11/12/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/) Namun menanggapi pemberitaan media yang seolah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dpw-ppni-sultra-pelaku-dugaan-malpraktik-bukan-perawat/">Ketua DPW PPNI Sultra : Pelaku Dugaan Malpraktik Bukan Perawat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Kendari &#8211; Dugaan kasus malpraktik yang menimpa seorang bayi berusia enam bulan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan cepat menyebar di sejumlah media. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perawat diduga melakukan penyuntikan antibiotik, sehingga bayi Zahra yang sebelumnya hanya mengalami radang tenggorokan langsung tak sadarkan diri.<br />
(baca juga : <a href="http://detiksultra.com/2017/11/12/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/">http://detiksultra.com/2017/11/12/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/</a>)<br />
Namun menanggapi pemberitaan media yang seolah menyudutkan bahwa perawatlah yang melakukan penyuntikan tanpa resep dokter ini, Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) Sultra tidak tinggal diam. Melalui Ketua DPW PPNI Sultra, Herianto langsung memerintahkan DPD PPNI Konawe untuk melakukan investigasi.<br />
“Kami langsung telfon DPD PPNI Konawe untuk membentuk tim invetigasi, dan semalam tim investigasi kami sudah turun. Hanya memang pihak managemen klinik ini belum bersedia ditemui, barulah pagi ini,” ujar Herianto di hadapan sejumlah awak media di Kendari.<br />
Melalui hasil investigasi ini Herianto menegaskan, bahwa tenaga medis yang diduga melakukan tindakan medis dengan memberikan penyuntikan antibiotik bukanlah perawat.<br />
“Laporan dari tim investigasi kami seperti yang di  berita itu bukan perawat. Data kami di klinik itu ada tiga orang perawat, dan itu laki  semua,” tegasnya.<br />
Meski memastikan pelaku bukanlah perawat, namun Herianto enggan membeberkan tenaga medis dari profesi apa yang telah melakukan penanganan kepada bayi Zahra hingga mengakibatkan pasien tidak sadarkan diri.<br />
“Prinsipnya kami hanya ingin mengklarifikasi pemberitaan kemarin bahwa itu yang disangkakan adalah perawat, intinya bukan perawat, yang jelasnya dia dari profesi lain. Intinya yang melakukan ini kan perempuan. Sementara tidak ada perawat perempuan di klinik itu,” tegasnya.<br />
Reporter : Ann<br />
Editor: Harlina</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dpw-ppni-sultra-pelaku-dugaan-malpraktik-bukan-perawat/">Ketua DPW PPNI Sultra : Pelaku Dugaan Malpraktik Bukan Perawat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dpw-ppni-sultra-pelaku-dugaan-malpraktik-bukan-perawat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Korban Mal Praktek, Bayi Zahra Tak Sadarkan Diri</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Nov 2017 11:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Mal Praktek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=361</guid>

					<description><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Konawe- Zahra, bayi berusia enam bulan yang diduga menjadi korban mal praktek hingga Minggu siang belum sadarkan diri dan masih mendapatkan penanganan dari pihak Rumah Sakit Daerah Kabupaten Konawe. Pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan Zahra dari Klinik Azalia karena melihat kondisi Zahra terus mengalami penurunan, sehingga harus mendapatkan penanganan serius dari pihak rumah sakit. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/">Diduga Korban Mal Praktek, Bayi Zahra Tak Sadarkan Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DETIKSULTRA.COM, Konawe- Zahra, bayi berusia enam bulan yang diduga menjadi korban mal praktek hingga Minggu siang belum sadarkan diri dan masih mendapatkan penanganan dari pihak Rumah Sakit Daerah Kabupaten Konawe.<br />
Pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan Zahra dari Klinik Azalia karena melihat kondisi Zahra terus mengalami penurunan, sehingga harus mendapatkan penanganan serius dari pihak rumah sakit.<br />
Yusuf, Paman Zahra mengatakan jika keponakannya itu belum sadarkan diri hingga hari ini. “Belum sadar,” terangnya, Minggu (12/11).<br />
Selama 24 jam ini bayi Zahra kejang-kejang, namun tidak menunjukkan tanda jika akan siuman, sehingga pihak keluarga menjadi lebih khawatir lagi.<br />
Pihak keluarga juga menyayangkan sikap dari rumah sakit karena antara pihak keluarga dan rumah sakit sempat terjadi pertengkaran karena melarang media untuk mengambil gambar.<br />
“Seharusnya pihak rumah sakit bisa lebih terbuka, kami dari pihak keluarga sama sekali tidak melarang jika media ingin mengambil gambar, tetapi ini justru pihak rumah sakit yang melarang,” cetusnya.<br />
Diana, Humas RSUD Konawe, mengatakan bahwa terkait pelarangan untuk mengambil gambar itu merupakanprosedur rumah sakit. “Bukan dilarang, tetapi sudah menjadi prosedur rumah sakit, tidak diperbolehkan mengambil gambar sembarangan,” katanya.<br />
Untuk kondisi bayi Zahra, Diana enggan untuk memberikan komentarnya.<br />
Seperti diketahui bahwa bayi Zahra dirujuk ke RSUD Konawe pasca mendapatkan suntikan anti biotik dari perawat di Klinik Azalia. Setelah mendapatkan suntikan tanpa resep dokter tersebut, bayi Zahra tidak sadarkan diri.<br />
Reporter : Ilmi</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/">Diduga Korban Mal Praktek, Bayi Zahra Tak Sadarkan Diri</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/diduga-korban-mal-praktek-bayi-zahra-tak-sadarkan-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
