<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita keracunan Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/keracunan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita keracunan Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>58 Siswi MTsN Pasarwajo Keracunan Obat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/58-siswi-mtsn-pasarwajo-keracunan-obat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/58-siswi-mtsn-pasarwajo-keracunan-obat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2018 09:57:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=9696</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM -Sebanyak 58 siswi MTsN 1 Pasarwajo mengalami keracunan setelah mengkonsumsi obat penambah darah yang diberikan oleh petugas Puskesmas Banabungi. Ke-58 siswi tersebut dilarikan keruang UGD RSUD Buton setelah merasa pusing dan mual-mual. Kadis Kesehatan Buton, Sumardin, mengatakan, para siswi diberikan obat FE yang merupakan program Kementerian Perempuan, diperuntukkan bagi siswi yang berusia 12-18 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/58-siswi-mtsn-pasarwajo-keracunan-obat/">58 Siswi MTsN Pasarwajo Keracunan Obat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM -Sebanyak 58 siswi MTsN 1 Pasarwajo mengalami keracunan setelah mengkonsumsi obat penambah darah yang diberikan oleh petugas Puskesmas Banabungi. Ke-58 siswi tersebut dilarikan keruang UGD RSUD Buton setelah merasa pusing dan mual-mual.<br />
Kadis Kesehatan Buton, Sumardin, mengatakan, para siswi diberikan obat FE yang merupakan program Kementerian Perempuan, diperuntukkan bagi siswi yang berusia 12-18 tahun, dan program ini telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.<br />
&#8220;Jadi ini program dari pemerintah pusat. Dan kita juga belum bisa pastikan penyebab siswi merasa mual-mual. Yang pastinya, ini bukan keracunan,&#8221; katanya.<br />
Sumardin menjelaskan, pemberian obat penambah dara bagi siswi, bertujuan untuk menambah daya tahan tubuh. Dan ini dilakukan di seluruh sekolah se-Kabupaten Buton, bukan hanya di MTsN 1 Pasarwajo.<br />
Kepala MTSN 1 Pasarwajo, Arifin, menambahkan, kejadian berawal dari pemberian obat kepada siswi kelas VII, VIII dan IX, pada hari Selasa (24/7/2018) lalu, sekitar pukul 10.00 wita. Tiga jam kemudian, para siswi mulai merasakan efek dari obat penambah darah tersebut.<br />
&#8220;Setelah tiga jam, mereka mulai merasa mual, oleng bahkan ada yang pingsan. Sehingga dilarikan ke rumah sakit,&#8221; ucapnya.<br />
Hingga malam hari, tercatat sebanyak 58 siswi yang dirawat, diduga akibat keracunan obat penambah darah.<br />
Hingga saat ini terdapat dua orang siswi yang masih dirawat. Pasalnya, kondisi keduanya masih lemas sehingga butuh perawatan. Sedangkan 56 orang sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.<br />
&#8220;Ini tinggal dua orang saja yang dirawat, sedangkan yang lain sudah bisa pulang,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter: Safrin<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/58-siswi-mtsn-pasarwajo-keracunan-obat/">58 Siswi MTsN Pasarwajo Keracunan Obat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/58-siswi-mtsn-pasarwajo-keracunan-obat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keracunan, Puluhan Warga Jalani Perawatan Medis</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/keracunan-puluhan-warga-jalani-perawatan-medis/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/keracunan-puluhan-warga-jalani-perawatan-medis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2018 13:23:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6596</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM – Puluhan warga Desa Horongkuli, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Toari dan Puskesmas Watubangga. Diduga mengalami keracunan setelah menyatap hidangan di pesta pernikahan, Senin malam (23/4/2018). Kepala Puskesmas Kecamatan Toari, Firdaus mengungkapkan, Senin malam sekira pukul 22.00 Wita menerima pasien yang diduga keracunan. “Rata-rata pasien mengalami muntah dan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/keracunan-puluhan-warga-jalani-perawatan-medis/">Keracunan, Puluhan Warga Jalani Perawatan Medis</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM – Puluhan warga Desa Horongkuli,  Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Toari dan Puskesmas Watubangga. Diduga mengalami keracunan setelah menyatap hidangan di pesta pernikahan, Senin malam (23/4/2018).<br />
Kepala Puskesmas Kecamatan Toari, Firdaus mengungkapkan, Senin malam sekira pukul 22.00 Wita menerima pasien yang diduga keracunan. “Rata-rata pasien mengalami muntah dan pusing,” terangnya saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (24/4/2018).<br />
Sementara itu, Humas Dinas Kesehatan Kolaka, Endang menyakan, belum dapat memastikan penyebab puluhan warga mengalami muntah-mutah. Butuh pemeriksaan atau uji lamboratorium.<br />
“Sampel makanan kami sudah kirim ke Kota Kendari guna di lakukan pengujian di laboratorium Kendari. Kita tunggu saja selama empat hari kedepan hasil sudah bisa diketahui,” katanya.<br />
Hal senada dikatakan Kasat Reskrim Polres Kolaka, I Gede Pranata.  Katanya, untuk dapat memastikan penyebab kasus tersebut masih menunggu hasil uji pemeriksaan laboratorium dari Kendari. Selain itu, tim Reskrim sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap tuan rumah yang mempunyai hajatan pesta pernikahan.<br />
“Saat ini, kami belum bisa simpulkan apaka ini benar-benar keracunan atau tidak, jadi kita tunggu saja hasil uji laboratorium nanti,” pungkasnya.<br />
Informasi dihimpun wartawan Detiksultra, terdapat 47 orang warga yang mengalami muntah-muntah. Saat ini, 33 orang masih jalani perawatan di Puskesmas Kecamatan Toari dan 10 dirawat di Puskesmas Kecamatan Watubangga. Sedangkan 4 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang.<br />
Reporter : Yus<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/keracunan-puluhan-warga-jalani-perawatan-medis/">Keracunan, Puluhan Warga Jalani Perawatan Medis</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/keracunan-puluhan-warga-jalani-perawatan-medis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
