<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kejari wakatobi Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/kejari-wakatobi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Kejari wakatobi Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kejari Wakatobi Telusuri Dugaan Korupsi Pekerjaan Benteng Keraton Liya</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/kejari-wakatobi-telusuri-dugaan-korupsi-pekerjaan-benteng-keraton-liya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/kejari-wakatobi-telusuri-dugaan-korupsi-pekerjaan-benteng-keraton-liya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2019 14:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23950</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kejasaan Negeri Kabupaten Wakatobi, kini melakukan penelusuran laporan dugaan tindak korupsi pada pekerjaan rehab Benteng Keraton Liya yang dikerjakan oleh CV. Putra Sama Makmur dengan menelan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar yang bersumber dari APBN. Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudy, saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (23/5/2019), mengatakan, pihaknya saat ini sudah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kejari-wakatobi-telusuri-dugaan-korupsi-pekerjaan-benteng-keraton-liya/">Kejari Wakatobi Telusuri Dugaan Korupsi Pekerjaan Benteng Keraton Liya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kejasaan Negeri Kabupaten Wakatobi, kini  melakukan penelusuran laporan dugaan tindak korupsi pada pekerjaan rehab Benteng Keraton Liya yang dikerjakan oleh CV. Putra Sama Makmur dengan menelan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar yang bersumber dari APBN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudy, saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (23/5/2019), mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan kegiatan puldata &#8211; pulbaket dan sudah ditingkatkan ke tahap penyelidikan dengan memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada beberapa pihak yang telah kami undang, termasuk dari PPK, kemudian tim PHO, petugas lapangannya, masyarakat itu sendiri dan sudah diperiksa sekitar 15 orang lebih,&#8221; ujarnya.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pasar,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjut dia, dari data sementara, baik dari keterangan- keterangan saksi dan dokumen yang diperoleh, kasus tersebut berpotensi untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami harapkan dalam waktu dekat mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan. Kami pandang boleh jadi banyak pihak yang terlibat dan saya belum bisa menyebutkan siapa-siapa saja yang diduga terlibat,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Ema<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kejari-wakatobi-telusuri-dugaan-korupsi-pekerjaan-benteng-keraton-liya/">Kejari Wakatobi Telusuri Dugaan Korupsi Pekerjaan Benteng Keraton Liya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/kejari-wakatobi-telusuri-dugaan-korupsi-pekerjaan-benteng-keraton-liya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persoalkan Kinerja Kejari Wakatobi, &#039;Komppak&#039; Mengadu di Kejati Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/persoalkan-kinerja-kejari-wakatobi-komppak-mengadu-di-kejati-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/persoalkan-kinerja-kejari-wakatobi-komppak-mengadu-di-kejati-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2018 08:26:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati SUltra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=9935</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Puluhan massa aksi melakukan demonstrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Selasa, (31/7/2018). Massa aksi yang mengatasnamakan Konsorsium Masyarakat dan Pemuda Komala (Komppak) Pemerhati ADD/DD ini, menyambangi Kejati Sultra untuk mem-preasure laporan masyarakat Desa Komala, yang dinilai lamban ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Wakatobi. Diungkapkan oleh Jendral Lapangan, Baharuddin Al Fatih, bahwa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/persoalkan-kinerja-kejari-wakatobi-komppak-mengadu-di-kejati-sultra/">Persoalkan Kinerja Kejari Wakatobi, 'Komppak' Mengadu di Kejati Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Puluhan massa aksi melakukan demonstrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Selasa, (31/7/2018). Massa aksi yang mengatasnamakan Konsorsium Masyarakat dan Pemuda Komala (Komppak) Pemerhati ADD/DD ini, menyambangi Kejati Sultra untuk mem-preasure laporan masyarakat Desa Komala, yang dinilai lamban ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Wakatobi.<br />
Diungkapkan oleh Jendral Lapangan, Baharuddin Al Fatih, bahwa aksi ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan Komppak Pemerhati ADD/DD Desa Komala di Kejaksaan Negeri Wakatobi pada 5 Februari lalu.<br />
&#8220;Sudah tiga kali kami melakukan aksi. Pertama pada taggal 5 Februari lalu, sekaligus memasukkan laporan di Kejaksaan Negeri Wakatobi. Kemudian pada tanggal 18 Juli kemarin kami lakukan aksi lanjutan di Kantor Kejaksaan Negeri dan Kantor Bupati Wakatobi. Tentunya masih mempresure kasus yang sama. Makanya lewat perwakilan rakyat Desa Komala, hari ini kita mengadakan aksi di Kejati Sultra agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra menertibkan dan mengawasi semua unsur perangkat kerja Kejaksaan Negeri Wakatobi yang dinilai telah lamban menangani proses hukum dugaan penyalahgunaan kewenangan pengelolaan ADD/DD Desa Komala tahun 2017,&#8221; bebernya.<br />
Selain itu Bahar, sapaan akrabnya, juga meminta kepada Kejati Sultra untuk mengintruksikan kepada Kejari Wakatobi agar segera menetapkan tersangka, terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan pengelolaan ADD/DD Desa Komala tahun 2017.<br />
Diterima oleh Plh. Humas Kejati Sultra Krisdianto, SH. MH. diungkapkan oleh Bahar, bahwa Kejati Sultra siap untuk melakukan koordinasi dengan Kejari Wakatobi.<br />
&#8220;Kejati Sultra siap melakukan koordinasi dan meminta rakyat untuk bersabar dengan kasus ini,&#8221; ungkapnya.<br />
Untuk diketahui, sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa kasus laporan Komppak ini disebabkan adanya kejanggalan dalam realisasi pengadaan kapal di Desa Komala yang diajukan Mantan Kades La Ramu, melalui penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar Rp.397 juta lebih. Sedangkan total penyertaan modal mencapai Rp.657 juta. Sementara kala itu belum terbentuk Bumdes.<br />
&#8220;Anehnya usulan pengadaan kapal sudah diajukan. Sedangkan proses pembahasan pendirian Bumdes belum selesai. Sisa anggaran pengadaan kapal tidak jelas dikemanakan, ditambah lagi rincian pertanggungjawaban anggaran pembelian kapal tidak tercantum dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Desa Komala Tahap Satu,&#8221; terangnya.<br />
Reporter: Putra<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/persoalkan-kinerja-kejari-wakatobi-komppak-mengadu-di-kejati-sultra/">Persoalkan Kinerja Kejari Wakatobi, 'Komppak' Mengadu di Kejati Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/persoalkan-kinerja-kejari-wakatobi-komppak-mengadu-di-kejati-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
