<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kasus Randi Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/kasus-randi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Sep 2025 06:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Kasus Randi Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muak Dijanji Bangun Tugu &#8220;Randi-Yusuf&#8221;, Mahasiswa Banting Meja di Hadapan Ketua DPRD Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/muak-dijanji-bangun-tugu-randi-yusuf-mahasiswa-banting-meja-di-hadapan-ketua-dprd-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/muak-dijanji-bangun-tugu-randi-yusuf-mahasiswa-banting-meja-di-hadapan-ketua-dprd-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 06:03:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116794</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, mendatangi kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (26/9/2025). Kedatangan mereka langsung disambut oleh Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, dan Wakil Ketua DPRD Sultra, Hasmawati untuk melakukan audiensi. Audiensi tersebut digelar KBM FKIP UHO sebagai bentuk kekecewaan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/muak-dijanji-bangun-tugu-randi-yusuf-mahasiswa-banting-meja-di-hadapan-ketua-dprd-sultra/">Muak Dijanji Bangun Tugu “Randi-Yusuf”, Mahasiswa Banting Meja di Hadapan Ketua DPRD Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, mendatangi kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (26/9/2025). Kedatangan mereka langsung disambut oleh Ketua <a href="https://detiksultra.com/kendari/dprd-sultra-jadwalkan-rdp-soal-dugaan-pt-arga-morini-indah-menambang-tanpa-ppkh/">DPRD Sultra</a>, La Ode Tariala, dan Wakil Ketua DPRD Sultra, Hasmawati untuk melakukan audiensi.</p>
<p>Audiensi tersebut digelar KBM FKIP UHO sebagai bentuk kekecewaan terhadap DPRD Sultra yang dianggap abai terhadap sejumlah persoalan, salah satunya kasus penembakan dua mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf, pada 2019 lalu.</p>
<p>“Pada September 2024 lalu, Ketua DPRD Sultra berjanji akan membangun monumen atau tugu patung Randi dan Yusuf. Namun sampai hari ini janji itu belum ditunaikan,” kata salah satu perwakilan mahasiswa dalam forum tersebut.</p>
<p>Selain mendesak pembangunan tugu, mahasiswa juga menuntut agar DPRD Sultra membangun gedung serba guna sebagai bentuk penghormatan terhadap Randi-Yusuf.</p>
<p>“Jika apa yang menjadi keinginan kami tidak diatensi, maka kami dari KBM FKIP siap memberikan kejutan dalam waktu yang tidak ditentukan kepada Ketua DPRD Sultra,” katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu juga, KBM FKIP UHO Kendari meminta Ketua DPRD Sultra untuk mundur dari jabatannya, sesuai yang pernah ia lontarkan ketika menerima massa aksi sebelumnya, apabila tidak mampu menunaikan janjinya.</p>
<p>&#8220;Jangan hanya omon-omon saja, mundur dari Ketua DPRD Sultra,&#8221; pintanya, disusul mahasiswa lainnya memukul meja.</p>
<p>La Ode Tariala yang tak terima para mahasiswa memukul meja, lantas ia mengingatkan mereka untuk tenang, dan tidak anarkis.</p>
<p>“Jangan pukul meja, kita sama-sama di sini. Kalau begitu saya tinggalkan tempat,” ujar La Ode Tariala mengawali tanggapan.</p>
<p>Pernyataan itu justru memicu perwakilan mahasiswa melakukan aksi banting meja, seketika, Ketua DPRD Sultra langsung berdiri dan meninggalkan ruang pertemuan. Forum audiens pun bubar tanpa adanya kesepakatan. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto </strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/muak-dijanji-bangun-tugu-randi-yusuf-mahasiswa-banting-meja-di-hadapan-ketua-dprd-sultra/">Muak Dijanji Bangun Tugu “Randi-Yusuf”, Mahasiswa Banting Meja di Hadapan Ketua DPRD Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/muak-dijanji-bangun-tugu-randi-yusuf-mahasiswa-banting-meja-di-hadapan-ketua-dprd-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Tahun Randi-Yusuf, KBM STMIK Bina Bangsa Kendari Minta Polda Sultra Jangan Bungkam</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/lima-tahun-randi-yusuf-kbm-stmik-bina-bangsa-kendari-minta-polda-sultra-jangan-bungkam/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/lima-tahun-randi-yusuf-kbm-stmik-bina-bangsa-kendari-minta-polda-sultra-jangan-bungkam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 13:07:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=106725</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) STMIK Bina Bangsa Kendari melaksanakan refleksi dan mengenang kepergian Randi-Yusuf. Diketahui, Almahrum Randi-Yusuf gugur saat memperjuangkan demokrasi pada 26 September 2019 silam. Randi tewas karena luka tembak di dada kiri bawah ketiak dan tembus dada kanan. Hari itu juga, Randi mengembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan Yusuf meninggal karena benturan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/lima-tahun-randi-yusuf-kbm-stmik-bina-bangsa-kendari-minta-polda-sultra-jangan-bungkam/">Lima Tahun Randi-Yusuf, KBM STMIK Bina Bangsa Kendari Minta Polda Sultra Jangan Bungkam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) STMIK Bina Bangsa Kendari melaksanakan refleksi dan mengenang kepergian <a href="https://detiksultra.com/hukum/setahun-randi-yusuf-gema-nusa-polisi-kerja-atau-tidur/">Randi-Yusuf</a>.</p>
<p>Diketahui, Almahrum Randi-Yusuf gugur saat memperjuangkan demokrasi pada 26 September 2019 silam. Randi tewas karena luka tembak di dada kiri bawah ketiak dan tembus dada kanan. Hari itu juga, Randi mengembuskan nafas terakhirnya.</p>
<p>Sedangkan Yusuf meninggal karena benturan benda tumpul di kepala saat mengikuti aksi 26 September 2019. Saat itu, Yusuf dilarikan ke Rumah Sakit (RS) karena kritis, namun nyawa Yusuf tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia, pada 27 September 2019.</p>
<p>Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK Bina Bangsa Kendari, Aldi Lamoito mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan untuk merefleksi dan mengenang kepergian Randi-Yusuf.</p>
<p>“Aksi ini berfokus untuk mengenang dua pahlawan kita yang meninggal. Selain doa bersama dan bakar lilin, kita rangkaikan juga acara mimbar di antaranya orasi singkat, puisi dan nonton bareng tragedi 26 September,” kata Aldi Lamoito, Kamis (26/09/2024).</p>
<p>Aldi melanjutkan, melalui aksi solidaritas tersebut, ia berharap kepada pihak kepolisian Polda Sultra untuk menuntaskan kasus meninggalnya Randi-Yusuf terkhusus kasus almarhum Yusuf.</p>
<p>“Kami berharap, kepada pihak penegak hukum Polda Sultra untuk dapat menuntaskan kasus meninggalnya Randi-Yusuf. Jangan seolah bungkam dengan kasus yang saat ini belum terselesaikan. Terkhusus kasus almarhum Yusuf belum mendapatkan keadilan di ranah hukum,” harapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, masyarakat perlu mengetahui bahwa menjelang lima tahun meninggal, Yusuf belum mendapatkan keadilan. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/lima-tahun-randi-yusuf-kbm-stmik-bina-bangsa-kendari-minta-polda-sultra-jangan-bungkam/">Lima Tahun Randi-Yusuf, KBM STMIK Bina Bangsa Kendari Minta Polda Sultra Jangan Bungkam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/lima-tahun-randi-yusuf-kbm-stmik-bina-bangsa-kendari-minta-polda-sultra-jangan-bungkam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Massa Unjuk Rasa Tiga Tahun Kematian Randi dan Yusuf</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ratusan-massa-unjuk-rasa-tiga-tahun-kematian-randi-dan-yusuf/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ratusan-massa-unjuk-rasa-tiga-tahun-kematian-randi-dan-yusuf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 03:46:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=81577</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan tiga tahun kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi, Senin (26/09/2022). Keduanya tewas pada 26 September 2019 saat melakukan aksi unjuk rasa. Massa menuntut keadilan terhadap kematian dua mahasiswa tersebut. Berdasarkan pantauan media ini, terdapat dua titik demonstrasi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ratusan-massa-unjuk-rasa-tiga-tahun-kematian-randi-dan-yusuf/">Ratusan Massa Unjuk Rasa Tiga Tahun Kematian Randi dan Yusuf</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan tiga tahun kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni <a href="https://detiksultra.com/hukum/empat-mahasiswa-jadi-saksi-sidang-perkara-tewasnya-randi/">Randi</a> dan Muhammad Yusuf Kardawi, Senin (26/09/2022). Keduanya tewas pada 26 September 2019 saat melakukan aksi unjuk rasa. Massa menuntut keadilan terhadap kematian dua mahasiswa tersebut.</p>
<p>Berdasarkan pantauan media ini, terdapat dua titik demonstrasi yakni di Bundaran Tank dan Polda Sultra, Senin (26/9/2022).</p>
<p>Salah satu koordinator Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Kendari, Risal mengatakan, pihaknya hari ini melakukan aksi di bundaran tank  untuk menutuk keadilan atas meninggalnya dua mahasiswa tersebut.</p>
<p>Dalam aksi demo tersebut, tampak massa GMNI melakukan orasi secara bergantian dan juga melakukan pembakaran ban bekas. Selain GMNI terdapat juga mahasiswa Fakultas Teknik UHO yang menggelar aksi di Polda Sultra. (bds)</p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/nKM6H7aoVao" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan Subagiantoro</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ratusan-massa-unjuk-rasa-tiga-tahun-kematian-randi-dan-yusuf/">Ratusan Massa Unjuk Rasa Tiga Tahun Kematian Randi dan Yusuf</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ratusan-massa-unjuk-rasa-tiga-tahun-kematian-randi-dan-yusuf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tua Almarhum Yusuf Kardawi Hadir di Aksi Demo Buat Tenangkan Massa</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/orang-tua-almarhum-yusuf-kardawi-hadir-di-aksi-demo-buat-tenangkan-massa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/orang-tua-almarhum-yusuf-kardawi-hadir-di-aksi-demo-buat-tenangkan-massa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 13:52:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=67189</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mahasiswa demonstrasi memperingati dua tahun tewasnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi. Unjuk rasa Senin 27 September berujung bentrok antara massa dan aparat keamanan. Pantauan media ini, di tengah memanasnya unjuk rasa, orang tua Yusuf Kardawi hadir menenangkan situasi unjukrasa yang memanas. Kedua orang tua Yusuf Kardawi, Ramlan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/orang-tua-almarhum-yusuf-kardawi-hadir-di-aksi-demo-buat-tenangkan-massa/">Orang Tua Almarhum Yusuf Kardawi Hadir di Aksi Demo Buat Tenangkan Massa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Mahasiswa demonstrasi memperingati dua tahun tewasnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi.</p>
<p>Unjuk rasa Senin 27 September berujung bentrok antara massa dan aparat keamanan.</p>
<p>Pantauan media ini, di tengah memanasnya unjuk rasa, orang tua Yusuf Kardawi hadir menenangkan situasi unjukrasa yang memanas.</p>
<p>Kedua orang tua Yusuf Kardawi, Ramlan dan Endang Yulida, langsung mengimbau massa dan aparat untuk hentikan demonstrasi tersebut.</p>
<p>Massa pun terharu saat menyaksikan ibunda almarhum Yusuf Kardawi menangis.</p>
<p>Endang Yulida, langsung kepada massa aksi agar menghentikan pelemparan batu dan memohon tak ada lagi korban jiwa seperti yang dialami anaknya.</p>
<p>&#8220;Kalian pulanglah dan mungkin harus bersabar, mungkin dengan doa, kita&#8217;kan menghadirkan keadilan, karena aksi menuntut Randy-Yusuf tidak harus dengan anarkis,&#8221; ungkapnya dengan nada yang sedih kepada ratusan mahasiswa.</p>
<p>Setelah ibunda Yusuf dan menenangkan massa aksi, kemudian massa aksi menggelar doa bersama dan membubarkan diri.</p>
<p><strong>Reporter: Erik Lerihardika</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/orang-tua-almarhum-yusuf-kardawi-hadir-di-aksi-demo-buat-tenangkan-massa/">Orang Tua Almarhum Yusuf Kardawi Hadir di Aksi Demo Buat Tenangkan Massa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/orang-tua-almarhum-yusuf-kardawi-hadir-di-aksi-demo-buat-tenangkan-massa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Dua tahun Sedarah di Kendari Berujung Ricuh, Massa Aksi Lempar Batu ke Aparat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/demo-dua-tahun-sedarah-di-kendari-berujung-ricuh-massa-aksi-lempar-batu-ke-aparat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/demo-dua-tahun-sedarah-di-kendari-berujung-ricuh-massa-aksi-lempar-batu-ke-aparat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 07:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=67171</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Demonstrasi memperingati dua tahun tewasnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi, atau dikenal dengan peristiwa September Berdarah (Sedarah), di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (27/9/2021) berujung ricuh. Awalnya aksi berlangsung tertib, dan ahirnya mememanas setelah salah satu mahasiswa melempar batu kepada pihak kepolisian yang lakukan pengamanan. Aksi lempar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/demo-dua-tahun-sedarah-di-kendari-berujung-ricuh-massa-aksi-lempar-batu-ke-aparat/">Demo Dua tahun Sedarah di Kendari Berujung Ricuh, Massa Aksi Lempar Batu ke Aparat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Demonstrasi memperingati dua tahun tewasnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi, atau dikenal dengan peristiwa September Berdarah (Sedarah), di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (27/9/2021) berujung ricuh.</p>
<p>Awalnya aksi berlangsung tertib, dan ahirnya mememanas setelah salah satu mahasiswa melempar batu kepada pihak kepolisian yang lakukan pengamanan.</p>
<p>Aksi lempar batu itu terjadi sekitar 14:30 WITA. Para mahasiswa dari berbagai kampus di Kendari itu melempari aparat dengan batu dan kayu.</p>
<p>Kemudian, lemparan batu dan kayu dari arah massa dibalas tembakan gas air mata dari aparat terus terjadi hingga mahasiswa mundur.</p>
<p>Dari pantauan media ini, aparat kepolisian terus memperingatkan agar massa tidak melakukan pelemparan, dan tak melakukan tindakan anarkis.</p>
<p>Namun, peringatan itu tak digubris massa, dan situasi di perempatan Polda Sultra semakin memanas.</p>
<p>Diketahui, demonstrasi itu mendesak agar kasus tewasnya Yusuf dan Randi diusut tuntas. (bds*)</p>
<p><strong>Reporter : Erik Lerihardika</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/demo-dua-tahun-sedarah-di-kendari-berujung-ricuh-massa-aksi-lempar-batu-ke-aparat/">Demo Dua tahun Sedarah di Kendari Berujung Ricuh, Massa Aksi Lempar Batu ke Aparat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/demo-dua-tahun-sedarah-di-kendari-berujung-ricuh-massa-aksi-lempar-batu-ke-aparat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Tahun Tragedi Sedarah, Ratusan Mahasiswa di Kendari Gelar Aksi Unjuk rasa</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/dua-tahun-tragedi-sedarah-ratusan-mahasiswa-di-kendari-gelar-aksi-unjuk-rasa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/dua-tahun-tragedi-sedarah-ratusan-mahasiswa-di-kendari-gelar-aksi-unjuk-rasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 05:24:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=67172</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ratusan mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan unjuk rasa di perempatan wilayah Polda Sultra, Senin (27/9/2021). Dalam aksinya, para mahasiswa menuntut penegakan hukum terhadap tewasnya dua mahasiswa UHO saat aksi penolakan RUU KUHP dan RUU KPK, 26 September 2019 lalu atau yang lebih dikenal dengan September Berdarah (Sedarah). Pantauan DetikSultra.com, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/dua-tahun-tragedi-sedarah-ratusan-mahasiswa-di-kendari-gelar-aksi-unjuk-rasa/">Dua Tahun Tragedi Sedarah, Ratusan Mahasiswa di Kendari Gelar Aksi Unjuk rasa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Ratusan mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan unjuk rasa di perempatan wilayah Polda Sultra, Senin (27/9/2021).</p>
<p>Dalam aksinya, para mahasiswa menuntut penegakan hukum terhadap tewasnya dua mahasiswa UHO saat aksi penolakan RUU KUHP dan RUU KPK, 26 September 2019 lalu atau yang lebih dikenal dengan September Berdarah (Sedarah).</p>
<p>Pantauan DetikSultra.com, terlihat beberapa ruas jalan arah Polda telah ditutup menggunakan pagar berduri untuk mencegah masuknya massa aksi.</p>
<p>Puluhan mahasiswa juga terus mendesak aparat kepolisian agar segera menuntaskan kasus kematian dua rekan mereka.</p>
<p>Dikatakan, tragedi kematian Randi dan Yusuf Kardawi pada 26 September 2019 lalu membuat seluruh mahasiswa di Sultra menyisakan pilu yang mendalam.</p>
<p>&#8220;Bahwa luka kami belum sembuh, apalagi kami turun untuk menyuarakan masyarakat tentang RUU KUHP dan RUU KPK, 26 September 2019 yang lalu. Akan tetapi pihak kepolisian melakukan tindakan represif, membuat saudara kami tewas karena kalian,&#8221; ucap Ardiyansyah saat lakukan orasinya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya akan terus menyuarakan kematian Randi-Yusuf. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter : Erik Lerihardika</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/dua-tahun-tragedi-sedarah-ratusan-mahasiswa-di-kendari-gelar-aksi-unjuk-rasa/">Dua Tahun Tragedi Sedarah, Ratusan Mahasiswa di Kendari Gelar Aksi Unjuk rasa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/dua-tahun-tragedi-sedarah-ratusan-mahasiswa-di-kendari-gelar-aksi-unjuk-rasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Didemo Kapolres Kendari Siap Dilengser</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/usai-didemo-kapolres-kendari-siap-dilengser/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/usai-didemo-kapolres-kendari-siap-dilengser/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 14:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31992</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Usai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik di depan kantor DPRD Sultra, Senin(7/10/2019), atas tuntutan pencopotan status Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi. Kini hal tersebut pun diperjelas dengan surat telegram yang dikeluarkan oleh Mabes Polri terkait rotasi jabatan personil di lingkup Polri. Berdasarkan surat bernomor ST/ 2657/X/KEP./2019 yang dikeluarkan pada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/usai-didemo-kapolres-kendari-siap-dilengser/">Usai Didemo Kapolres Kendari Siap Dilengser</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Usai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik di depan kantor DPRD Sultra, Senin(7/10/2019), atas tuntutan pencopotan status Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi. Kini hal tersebut pun diperjelas dengan surat telegram yang dikeluarkan oleh Mabes Polri terkait rotasi jabatan personil di lingkup Polri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan  surat bernomor  ST/ 2657/X/KEP./2019 yang dikeluarkan pada tanggal 7/10/2019, dijelaskan bahwa beberapa personil yang tercantum dalam surat telegram telah diberhentikan dari jabatan lama dan diangkat dalam status jabatan baru, termasuk AKBP Jemi Junaidi yang menjabat sebagai Kapolres Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada surat tersebut bahwa AKBP Jemi Junaidi selaku Kapolres Kendari kini diangkat dalam jabatan baru sebagai KABAGDALPERS ROSDM Polda Kalimantan Tengah, dan digantikan oleh AKBP Didik Erfianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Wakatobi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;pergantian kapolres,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait surat telegram tersebut juga telah memperoleh klarifikasi melalui Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt yang menjelaskan bahwa telah dilakukan Rotasi oleh sejumlah pejabat Polri tak terkecuali mantan Kapolres Kendari tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berdasarkan surat tugas tersebut telah dilakukan rotasi kepada Kapolres Kendari,&#8221; jelasnya kepada awak media, Senin (7/10/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada surat tugas tersebut juga dijelaskan, bahwa para personil yang tercantum untuk sesegera mungkin melaksanakan tugas yang baru, terhitung sejak tanggal mutasi ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter : Gery<br> Editor : Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/usai-didemo-kapolres-kendari-siap-dilengser/">Usai Didemo Kapolres Kendari Siap Dilengser</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/usai-didemo-kapolres-kendari-siap-dilengser/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenang Randi dan Yusuf, Pelantikan Anggota DPRD Sultra Diwarnai Mengheningkan Cipta</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/kenang-randi-dan-yusuf-pelantikan-anggota-dprd-sultra-diwarnai-mengheningkan-cipta/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/kenang-randi-dan-yusuf-pelantikan-anggota-dprd-sultra-diwarnai-mengheningkan-cipta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 14:23:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31989</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Rapat paripurna dalam rangka pelantikan anggota DPRD Sultra periode 2019-2024 dihiasi dengan mengheningkan cipta, untuk mengenang dua mahasiswa UHO yang meninggal pada unjuk rasa 26 September lalu, Senin (7/10/2019). Mengheningkan cipta ini dilakukan setelah ada inisiasi dari salah satu anggota DPRD terpilih yang baru saja dilantik, Muhammad Endang, sebagai bentuk penghargaan terhadap &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kenang-randi-dan-yusuf-pelantikan-anggota-dprd-sultra-diwarnai-mengheningkan-cipta/">Kenang Randi dan Yusuf, Pelantikan Anggota DPRD Sultra Diwarnai Mengheningkan Cipta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Rapat paripurna dalam rangka pelantikan anggota DPRD Sultra periode 2019-2024 dihiasi dengan mengheningkan cipta, untuk mengenang dua mahasiswa UHO yang meninggal pada unjuk rasa 26 September lalu, Senin (7/10/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengheningkan cipta ini dilakukan setelah ada inisiasi dari salah satu anggota DPRD terpilih yang baru saja dilantik, Muhammad Endang, sebagai bentuk penghargaan terhadap mahasiswa yang telah melakukan kontrol sosialnya terhadap jalannya pemerintahan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhammad Endang yang merupakan anggota DPRD terpilih dari Dapil Sultra II meliputi Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Bombana mengatakan, gerakan mahasiswa telah banyak memberikan pengaruh terhadap negara Indonesia, karena dengan adanya gerakan-gerakan pemuda dan mahasiswa inilah banyak terjadi perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;hening cipta,kasus randi&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dimana, kata dia, dalam sejarah, kalau tidak ada pemuda yang menculik Bung Karno, mungkin Indonesia tidak akan merdeka pada 17 Agustus 1945.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitu juga, tambah dia, pada masa orde lama dimana Sukarno yang dianggap telah menyimpang dari tujuannya, maka lahirlah orde baru, dan pada tahun 1966 tidak akan ada orde baru kalau tidak ada gerakan pemuda dan mahasiswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Begitu juga pada tahun 1998, tidak akan ada reformasi kalau saja tidak ada gerakan pemuda dan mahasiswa. Makanya kita hari ini berutang banyak kepada gerakan mahasiswa. Olehnya, mari kita mengheningkan cipta untuk almarhum Yusuf dan Randi yang telah berjuang melalui pergerakan mahasiswanya,&#8221; katanya saat memberikan intruksi dalam sidang paripurna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan ia mengaku bahwa dirinya tidak akan bisa berada di kursi DPRD kalau tidak ada gerakan mahasiswa pada 1998 lalu, sebab sebelum peristiwa 1998 itu partai itu hanya tiga saja yakni Golkar, PDI dan PPP. Sehingga dengan adanya reformasi, barulah bermunculan banyak partai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya dan Pak Ketua mungkin saja tidak akan menjadi anggota DPRD saat ini, kalau tidak ada gerakan mahasiswa pada 1999 lalu, karena sebelum 1998 partai itu hanya tiga saja. Maka setelah reformasi itu lahirlah partai PAN, PKS dan partai-partai lainnya sampai sekarang,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah instruksi tersebut, melalui pimpinan rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua Definitif DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, memimpin untuk mengheningkan sejenak untuk dua mahasiswa, Randi dan Yusuf.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kenang-randi-dan-yusuf-pelantikan-anggota-dprd-sultra-diwarnai-mengheningkan-cipta/">Kenang Randi dan Yusuf, Pelantikan Anggota DPRD Sultra Diwarnai Mengheningkan Cipta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/kenang-randi-dan-yusuf-pelantikan-anggota-dprd-sultra-diwarnai-mengheningkan-cipta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Polisi Dibebas Tugaskan, Humas Polda: Keenamnya Sedang Tunggu Sidang Kode Etik</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/enam-polisi-dibebas-tugaskan-humas-polda-keenamnya-sedang-tunggu-sidang-kode-etik/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/enam-polisi-dibebas-tugaskan-humas-polda-keenamnya-sedang-tunggu-sidang-kode-etik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 09:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31959</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Usai menjalani pemeriksaan, keenam anggota kepolisian yang membawa senjata api (Senpi) saat aksi damai hari Kamis (26/9/2019) lalu dibebas tugaskan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhart, Senin (7/10/2019), bahwa keenam polisi tersebut telah dibebas tugaskan. Menurut dia keenam polisi tersebut dinyatakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/enam-polisi-dibebas-tugaskan-humas-polda-keenamnya-sedang-tunggu-sidang-kode-etik/">Enam Polisi Dibebas Tugaskan, Humas Polda: Keenamnya Sedang Tunggu Sidang Kode Etik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Usai menjalani pemeriksaan, keenam anggota kepolisian yang membawa senjata api (Senpi) saat aksi damai hari Kamis (26/9/2019) lalu dibebas tugaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhart, Senin (7/10/2019), bahwa keenam polisi tersebut telah dibebas tugaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia keenam polisi tersebut dinyatakan melanggar standar oprasional prosedur (SOP) saat sedang menjalankan tugas keamanan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya benar karena status nya adalah terperiksa maka dibebas tugaskan,&#8221; kata dia kepada Detiksultra.com</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;kasus randi,polisi&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, AKBP Harry Goldenhart menuturkan, selain dibebas tugaskan mereka juga sedang menunggu sidang kode etik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekarang keenamnya sedang menunggu proses sidang kode etik dan penetapan sanksi disiplin,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui keenam polisi yang membawa Senpi saat demo masing &#8211; masing berinisial DK, DM, MI, MA, H dan E. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/enam-polisi-dibebas-tugaskan-humas-polda-keenamnya-sedang-tunggu-sidang-kode-etik/">Enam Polisi Dibebas Tugaskan, Humas Polda: Keenamnya Sedang Tunggu Sidang Kode Etik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/enam-polisi-dibebas-tugaskan-humas-polda-keenamnya-sedang-tunggu-sidang-kode-etik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Endang SA: Terlalu Mahal Jika Kepolisian Korbankan Institusi Karena Satu Pelaku</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/endang-sa-terlalu-mahal-jika-kepolisian-korbankan-institusi-karena-satu-pelaku/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/endang-sa-terlalu-mahal-jika-kepolisian-korbankan-institusi-karena-satu-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 06:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dprd sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Randi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31934</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ratusan massa aksi yang tergabung dalam mahasiswa Teknik se-Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sultra, Senin (7/10/2019). Dalam tuntutannya, massa aksi meminta agar pengusutan tewasnya Randi dalam aksi damai beberapa waktu lalu, segera dituntaskan oleh pihak kepolisian. Menanggapi permintaan massa aksi, empat calon pimpinan DPRD Sultra yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/endang-sa-terlalu-mahal-jika-kepolisian-korbankan-institusi-karena-satu-pelaku/">Endang SA: Terlalu Mahal Jika Kepolisian Korbankan Institusi Karena Satu Pelaku</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ratusan massa aksi yang tergabung dalam mahasiswa Teknik se-Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sultra, Senin (7/10/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam tuntutannya, massa aksi meminta agar pengusutan tewasnya Randi dalam aksi damai beberapa waktu lalu, segera dituntaskan oleh pihak kepolisian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi permintaan massa aksi, empat calon pimpinan DPRD Sultra yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD masa bhakti 2019 &#8211; 2025, diantaranya Abdurahman Saleh, Endang SA, Heri Asiku dan Nursalam Lada menemui ratusan massa aksi. Lalu keempat calon pimpinan DPRD tersebut menaiki mimbar orasi milik massa aksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">[artikel number=3 tag=&#8221;demo mahasiswa,randi&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhamad Endang SA dalam menyahuti tuntutan massa aksi mengatakan bahwa masyarakat Sultra mesti banyak berterima kasih kepada pergerakan mahasiswa. Sebab karena gerakan mahasiswalah sehingga lahir orde baru dan reformasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Permintaan teman-teman mahasiswa atas pengusutan kasus penembakan mahasiswa dalam aksi damai kemarin secara tuntas, kami pastikan, akan terealisasi,&#8221; ujar dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua DPW Partai Demokrat Sultra ini juga meminta agar tidak ada lagi korban selanjutnya. Kata dia, kepolisian dan mahasiswa adalah saudara, yang masing-masing memerankan tugas dan tupoksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pihak kepolisian, pandanganlah mahasiswa itu sebagai adik kita, sayangilah mereka dan ayomi mereka. Mahasiswa ingin meluruskan reformasi begitu pula polisi ingin menjaga kemanan,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga menegaskan, kasus penembakan Randi harus diusut seterang-terangnya dan sebaik &#8211; baiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terlalu mahal jika mengorbankan institusi kepolisian hanya untuk mengamankan pelaku penembakan. Padahal Polda dan Polres sudah mengimbau untuk tidak membahwa senjata,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, usai menerima massa aksi, empat calon pimpinan DPRD Sultra masa bhakti 2019-2025 menandatangani petisi atau komiten pengusutan secara tuntas kasus Randi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Sunarto<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/endang-sa-terlalu-mahal-jika-kepolisian-korbankan-institusi-karena-satu-pelaku/">Endang SA: Terlalu Mahal Jika Kepolisian Korbankan Institusi Karena Satu Pelaku</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/endang-sa-terlalu-mahal-jika-kepolisian-korbankan-institusi-karena-satu-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
