<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kapolres Muna Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/kapolres-muna/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Kapolres Muna Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Kurir Narkoba di Sultra Ditangkap</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/tiga-kurir-narkoba-di-sultra-ditangkap/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/tiga-kurir-narkoba-di-sultra-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2020 06:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=35705</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tim Reserse Narkoba Polres Muna menangkap tiga kurir narkoba dengan barang bukti sabu seberat 46,42 gram, Rabu (7/8). Satu dari tiga tersangka kurir tersebut masih berusia 14 tahun. Ketiga pelaku ditangkap di tiga tempat berbeda. RN (19) ditangkap di Jalan Kancil, Kelurahan Watonea, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan barang bukti satu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/tiga-kurir-narkoba-di-sultra-ditangkap/">Tiga Kurir Narkoba di Sultra Ditangkap</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Tim Reserse Narkoba Polres Muna menangkap tiga kurir narkoba dengan barang bukti sabu seberat 46,42 gram, Rabu (7/8). Satu dari tiga tersangka kurir tersebut masih berusia 14 tahun.</p>
<p>Ketiga pelaku ditangkap di tiga tempat berbeda. RN (19) ditangkap di Jalan Kancil, Kelurahan Watonea, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan barang bukti satu saset sabu.</p>
<p>Tim Reserse Narkoba Polres Muna lalu menangkap LA (14) di Jalan Sirkaya, Kelurahan Wamponiki. Tidak sampai di situ, Satres Narkoba juga menangkap YW alias YD (32) di rumahnya di Jalan Agus Salim, Kelurahan Raha I, Rabu (7/8).</p>
<p>&#8220;Ditemukan barang bukti  uang tunai Rp1,9 juta, sabu seberat 46,42 gram, alat isap, serta timbangan digital,&#8221; ujar Kasat Narkoba, Iptu Hamka.</p>
<p>Dari pengakuan para tersangka, RN mengaku mendapatkan barang haram itu dari LA, yang sudah lama bekerja sebagai kurir YD. Sementara, pasokan sabu YD diperoleh dari RYT alias RY melalui jaringan Lapas Kendari yang dikirim menggunakan kapal malam untuk diedarkan di Kabupaten Muna.</p>
<p>&#8220;Ancaman  paling lama seumur hidup dan paling singkat empat tahun penjara. Ketiganya sudah diamankan di Mako Polres Muna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,&#8221; ungkap Iptu Hamka.</p>
<p>Ketiga tersangka tersebut disangkakan dengan pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>
<p><strong>Reporter: M1</strong><br />
<strong>Editor: Dahlan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/tiga-kurir-narkoba-di-sultra-ditangkap/">Tiga Kurir Narkoba di Sultra Ditangkap</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/tiga-kurir-narkoba-di-sultra-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Posting Mahasiswa yang Meninggal Tertembak Hoax, Kapolres Muna Minta Dicopot</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/posting-mahasiswa-yang-meninggal-tertembak-hoax-kapolres-muna-minta-dicopot/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/posting-mahasiswa-yang-meninggal-tertembak-hoax-kapolres-muna-minta-dicopot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 12:37:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Muna]]></category>
		<category><![CDATA[hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[muna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=31308</guid>

					<description><![CDATA[<p>MUNA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi demonstrasi mahasiswa di Kendari yang menolak rencana pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menimbulkan duka yang mendalam. Salah seorang mahasiswa bernama Randy dikabarkan meninggal dunia akibat luka tembak di dadanya yang diduga dari aparat keamanan. Namun di sela-sela banyaknya ucapan belasungkawa, akun Facebook (FB) Polres Muna malah memposting foto korban yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/posting-mahasiswa-yang-meninggal-tertembak-hoax-kapolres-muna-minta-dicopot/">Posting Mahasiswa yang Meninggal Tertembak Hoax, Kapolres Muna Minta Dicopot</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">MUNA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi demonstrasi mahasiswa di Kendari yang menolak rencana pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menimbulkan duka yang mendalam. Salah seorang mahasiswa bernama Randy dikabarkan meninggal dunia akibat luka tembak di dadanya yang diduga dari aparat keamanan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun di sela-sela banyaknya ucapan belasungkawa, akun Facebook (FB) Polres Muna malah memposting foto korban yang sudah tak bernyawa dengan label &#8216;hoax&#8217;. Sontak postingan itu dicapture dan dibagikan pada beranda-beranda Sosial Media (Sosmed). </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;demo,muna&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecaman terhadap Polres Muna pun dilontarkan para netizen. Akun La Ode misalnya menulis pada kolom komentar postingan FB Res Muna &#8216;ada apa dengan res Muna bilangkan ini tidak betul korban jelas-jelas dari mahasiswa UHO yang meninggal, kalian pengayom masyarakat bukan membabi buta&#8217;. Kemudian La Ode Asramudin menulis &#8216;Loh, kok banyak berita yang beredar bahwa itu betul, bukan hoax. Sebenarnya penyebar hoax itu siapa?&#8217;. Lalu Abdur Rajab Saputra memposting hasil capture postingan Res Muna dengan tulisan &#8216;Polres Muna telah menyebar berita bohong. Kapolres Muna harus bertanggungjawab. #copotkapolresmuna&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah postingan itu viral, akun FB Res Muna lalu menghapus dengan menggantinya dengan postingan&#8217; maaf izin menyampaikan, bahwa yang dimaksud hoax ini adalah &#8216;sdr. Randi meninggal dunia karena terkena tembakan&#8217;. Karena pada saat unjuk rasa anggota tdk ada sama sekali yang membawa peluru hampa, peluru karet atau pun peluru tajam? mohon untuk tidak terprovokasi.&#8217;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi dari Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Naryo<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/posting-mahasiswa-yang-meninggal-tertembak-hoax-kapolres-muna-minta-dicopot/">Posting Mahasiswa yang Meninggal Tertembak Hoax, Kapolres Muna Minta Dicopot</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna/posting-mahasiswa-yang-meninggal-tertembak-hoax-kapolres-muna-minta-dicopot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Mar 2018 11:56:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Muna]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5392</guid>

					<description><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki di kebun milik salah seorang warga. Mayat dalam posisi tengkurap itu ditemukan Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 12.30 siang. Mayat yang diketahui bernama La Risai (60) itu, pertama kali ditemukan oleh Alusia, yang saat itu hendak ke kebunnya. Tentu saja &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/">Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RAHA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki di kebun milik salah seorang warga.<br />
Mayat dalam posisi tengkurap itu ditemukan Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 12.30 siang. Mayat yang diketahui bernama La Risai (60) itu, pertama kali ditemukan oleh Alusia, yang saat itu hendak ke kebunnya.<br />
Tentu saja Alusia terkejut melihat ada seorang laki-laki terbaring tengkurap di tanah, di depan pondok kebunnya.<br />
Ia lalu melaporkan penemuannya itu pada warga sekitar. Saat dicek, kondisi laki-laki itu sudah tidak bernyawa.  Mereka lalu melaporkan pada aparat Kepolisian setempat.<br />
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, IPTU Fitrayadi menerangkan, saat mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP,  tidak ditemukan luka dan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.<br />
Korban diduga meninggal akibat penyakit asma.<br />
&#8220;Korban sering mengeluh sakit pada bagian dada serta mengalami gangguan jiwa selama 20 tahun,&#8221; kata perwira yang pernah bertugas di Papua selama 8 tahun itu.<br />
Dari keterangan saksi-saksi, lanjut mantan pasukan khusus misi kemanusiaan PBB itu, sebelum ditemukan meninggal, korban terakhir kali ditemukan malam hari (Sabtu malam) sekira pukul 19.00 Wita. Korban saat itu menuju kebun milik Alusia.<br />
&#8220;Kemungkinan saat menuju kebun itu, korban mengalami sesak napas dan tidak ada yang menolong,&#8221; ujarnya.<br />
Mantan Kapolsek Ranteangin,  Kolaka Utara itu menambahkan,  saat ini korban telah diantar ke rumah duka untuk dikebumikan.<br />
&#8220;Pihak keluarga menolak dilakukan visum,&#8221; tandasnya.<br />
Reporter: Nar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/">Sesosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Kebun Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/sesosok-mayat-ditemukan-tengkurap-di-kebun-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
