<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kapal Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/kapal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 08:11:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Kapal Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sidang Perkara Kapal Putra Mandar yang Ditahan Lanal Kendari Terus Bergulir</title>
		<link>https://detiksultra.com/hukum/54083/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/hukum/54083/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 09:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=54083</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sidang perkara atas kasus ketidaksesuaian menggunakan surat persetujuan berlayar (SPB) terhadap kapal Tug Boat Putra Mandar 179 dan Tongkang BG PBB Tandung Balanipa 3011, yang dinahkodai Andang Rohman salaku terdakwa terus bergulir. Diketahui sidang atas perkara diatas telah berjalan selama dua kali sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Pertama, sidangnya berlangsung pada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/54083/">Sidang Perkara Kapal Putra Mandar yang Ditahan Lanal Kendari Terus Bergulir</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Sidang perkara atas kasus ketidaksesuaian menggunakan surat persetujuan berlayar (SPB) terhadap kapal Tug Boat Putra Mandar 179 dan Tongkang BG PBB Tandung Balanipa 3011, yang dinahkodai Andang Rohman salaku terdakwa terus bergulir.</p>
<p>Diketahui sidang atas perkara diatas telah berjalan selama dua kali sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kendari.</p>
<p>Pertama, sidangnya berlangsung pada 21 Januari 2021 kemarin, dan sidang kedua dilaksanakan hari ini, 2 Februari 2021.</p>
<p>Adapun dua agenda sidang tersebut, mendengarkan keterangan saksi dari Anak Buah Kapal (ABK) kapal Tug Boat Putra Mandar 179 dan pihak Syahbandar.</p>
<p>Hal diungkapkan oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rahmat, SH,. MH, Selasa (2/2/2021).</p>
<p>&#8220;Hari ini sidang kembali digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Jika sudah dianggap cukup,maka agenda sidang selanjutnya mendengarkan keterangan ahli,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Dalam keterangannya, ia juga membenarkan bahwa tongkang yang ditahan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari berlayar dari Kabaena, Kabupaten Bombana.</p>
<p>&#8220;Saya sudah jawab tadi, kalau terdakwa menahkodai kapal tidak sesuai dengan SPB yang dimiliki,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Danunit Intel Lanal Kendari Kapten Laut (P) Rizki Daya mengatakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) mengamankan kapal dan tongkang bermuatan 7.500 metrik ton ore nikel di perairan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, kapal dan tongkang bermuatan ore nikel tersebut tidak memiliki dokumen kelengkapan izin berlayar.</p>
<p>Karena berada di wilayah kerjanya, Lanal Kendari mendapatkan pelimpahan dokumen atas pelanggaran tersebut dari tim Kapal Perang Republik Indonesia (KRI).</p>
<p>Sehingga sejak tanggal 25 Desember 2020 lalu, hingga saa ini masih di bawah pengamanan Lanal Kendari di Perairan Bungkutoko.</p>
<p>“Setelah diperiksa ternyata dokumen pelayaran tidak lengkap. Sehingga tim KRI melimpahkan ke Lanal terdekat untuk diamankan,&#8221; beber dia, Selasa (29/12/2020) lalu.</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/hukum/54083/">Sidang Perkara Kapal Putra Mandar yang Ditahan Lanal Kendari Terus Bergulir</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/hukum/54083/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Bombana Bantah jika Kapal TB Putra Mandar 179 Berangkat dari Kolaka Utara</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/warga-bombana-bantah-jika-kapal-tb-putra-mandar-179-berangkat-dari-kolaka-utara/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/warga-bombana-bantah-jika-kapal-tb-putra-mandar-179-berangkat-dari-kolaka-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2021 23:22:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kolaka utara]]></category>
		<category><![CDATA[lanal kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=53072</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanal) Kendari, telah mengamankan kapal PT Putra Mandar 179 dan satu Tongkang Tadung Balanipa 3011, yang memuat ore nikel sebanyak 7.600 metrik ton. Dalam wawancara beberapa waktu lalu, pihak Lanal Kendari mengatakan bahwa kapal tersebut ditangkap di perairan Pulau Wawonii, yang hendak menuju ke Morowali setelah berangkat dari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/warga-bombana-bantah-jika-kapal-tb-putra-mandar-179-berangkat-dari-kolaka-utara/">Warga Bombana Bantah jika Kapal TB Putra Mandar 179 Berangkat dari Kolaka Utara</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanal) Kendari, telah mengamankan kapal PT Putra Mandar 179 dan satu Tongkang Tadung Balanipa 3011, yang memuat ore nikel sebanyak 7.600 metrik ton.</p>
<p>Dalam wawancara beberapa waktu lalu, pihak Lanal Kendari mengatakan bahwa kapal tersebut ditangkap di perairan Pulau Wawonii, yang hendak menuju ke Morowali setelah berangkat dari Kabupaten Kolaka Utara.</p>
<p>Namun belakangan, salah satu warga Desa Mapila, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Simon Bateman membantah terkait pernyataan Lanal Kendari yang mengungkapkan jika kapal tersebut berangkat dari Kolaka Utara.</p>
<p>Menurut Simon Batenam, dirinya melihat secara langsung saat Kapal Putra Mandar 179 dan tongkang Tadung Balanipa 3011 masuk di wilayah pelabuhan jetty PT SSU yang berada di Desa Mapila, pada tanggal 2 Desember 2020, berlabuh sebelum melakukan pemuatan ore nikel milik PT CMI.</p>
<p>Bahkan, ia mengatakan ada setoran uang kompensasi yang diberikan kepada masyarakat setempat, senilai Rp45 juta sekitar tanggal 16 Desember 2020 kemarin atas pemuatan ore nikel di kapal TB Putra Mandar.</p>
<p>&#8220;Saya lihat langsung, bahkan ada dokumentasi saya saat pemuatan ore nikel di Tongkang Tadung Balanipa 3011. Jadi saya katakan, pernyataan Lanal Kendari itu keliru, karena kapal itu bukan berangkat dari Kolaka Utara, tapi dari Bombana,&#8221; ungkap dia, Sabtu (2/1/2021).</p>
<p>Lagi, Simon Bateman menjelaskan mengatakan bahwa sudah sangat jelas jika pihak kapal yang memuat ore nikel itu merubah dokumen pemuatan menjadi keberangkatan dari Kolaka Utara.</p>
<p>Sebab diketahuinya, ore nikel yang dimuat oleh Kapal TB Putra Mandar adalah milik PT CMI. Karena yang membuat kesepakatan dengan masyarakat Desa Mapila yakni PT CMI, dan ia sendiri terlibat sebagai perwakilan masyarakat saat itu.</p>
<p>&#8220;Makanya saya kaget tiba-tiba muncul pihak lain yang muat, saya bertanya kepada Kepala Desa Mapila atas nama Sudirman. Ia menyebutkan mereka (pihak lain) punya izin untuk mengangkut ore nikel tersebut,&#8221; kata dia</p>
<p>&#8220;Padahal sangat jelas ore nikel itu milik PT CMI yang nantinya akan membayar kompensasi kepada masyarakat di setiap tonase nikel ore yang dimuat,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Sehingga ia kembali menegaskan jika pernyataan pihak Lanal Kendari itu keliru, yang seharusnya kapal TB Putra Mandar 179 dan Tongkang Tanjung Balanipa 3011 bertolak dari Bombana bukan dari Kolaka Utara.</p>
<p>&#8220;Syahbandar Baubau tidak memberikan izin berlayar, karena ada surat pemberitahuan dari PT CMI. Makanya saya berani bertanggung jawab hingga sampai di neraka, itu barang dari Kabaena Utara pada waktu itu,&#8221; tegas Simon.</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/warga-bombana-bantah-jika-kapal-tb-putra-mandar-179-berangkat-dari-kolaka-utara/">Warga Bombana Bantah jika Kapal TB Putra Mandar 179 Berangkat dari Kolaka Utara</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/warga-bombana-bantah-jika-kapal-tb-putra-mandar-179-berangkat-dari-kolaka-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muat Nikel Tanpa Dokumen Lengkap, Lanal Kendari Tahan Kapal TB Putera Mandar</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/muat-nikel-tanpa-dokumen-lengkap-lanal-kendari-tahan-kapal-tb-putera-mandar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/muat-nikel-tanpa-dokumen-lengkap-lanal-kendari-tahan-kapal-tb-putera-mandar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2020 09:49:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=52985</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pangkalan TNI Angakatan Laut (Lanal) Kendari menahan kapal TB Putera Mandar, yang memuat ore nikel 7.600 metrik ton. Hal itu diungkapkan oleh Komandan Unit (Danunit) Intel Lanal Kendari, Kapten Laut (P) Rizki Daya saat ditemui awak media diruangannya, Selasa (29/12/2020). Rizki Daya mengatakan, penangkapan kapal TB Putera Mandar, bermula ketika Kapal saat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/muat-nikel-tanpa-dokumen-lengkap-lanal-kendari-tahan-kapal-tb-putera-mandar/">Muat Nikel Tanpa Dokumen Lengkap, Lanal Kendari Tahan Kapal TB Putera Mandar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pangkalan TNI Angakatan Laut (Lanal) Kendari menahan kapal TB Putera Mandar, yang memuat ore nikel 7.600 metrik ton.</p>
<p>Hal itu diungkapkan oleh Komandan Unit (Danunit) Intel Lanal Kendari, Kapten Laut (P) Rizki Daya saat ditemui awak media diruangannya, Selasa (29/12/2020).</p>
<p>Rizki Daya mengatakan, penangkapan kapal TB Putera Mandar, bermula ketika Kapal saat hendak melakukan patroli di dibagian perairan pulau Wawonii pada tanggal 25 Desember 2020 dini hari.</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal TB Putera Mandar tidak memiliki dokumen lengkap, dan menyalahi undang &#8211; undang pelayaran.</p>
<p>Karena surat-surat kapal TB Putera Mandar tak lengkap, maka kapal tersebut ditahan, dan diserahkan ke Lanal Kendari, sebagai penanggung jawab wilayah perairan di Sulawesi Tenggara (Sultra).</p>
<p>&#8220;Satu kapal telah diamankan berisikan ore nikel, sekarang berada di Bungkutoko. Tujuan kapal ini sandiri dari Kolaka Utara menuju Morowali,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain menahan satu kapal berisikan ribuan metrik ton ore nikel, Lanal Kendari juga turut menahan 10 anak buah kapal (ABK).</p>
<p>&#8220;10 ABK masih berada di dalam kapal, dengan pengawasan ketat,&#8221; beber Rizki.</p>
<p>Untuk selanjutnya, tambah dia, saat ini pihaknya masih mendalami terkait kapal TB Putera Mandar yang tidak memiliki dokumen lengkap.</p>
<p>&#8220;Masih dilakukan pemeriksaan lebih detail lagi, ya mereka melanggara undang-undang pelayaran,&#8221; terang dia.</p>
<p>Sebelumnya, di sejumlah media online di Kendari memberitakan bahwa ore nikel yang dimuat di dalam kapal TB Putera Mandar, merupakan milik PT Cipta Mineral Indonesia (CMI), yang hendak dijual oknum tanpa seizin perusahaan.</p>
<p>Direktur Utama (Dirut) PT CMI, Raymond Siregar menyebut sebanyak 7.600 metrik ton ore nikel dari total 45.000 metrik ton yang menjadi hak perusahaannya diangkut ke kapal untuk dijual tanpa izin dari perusahaan.</p>
<p>“Kita ada kontrak dengan SSU. Bahwa kita yang ekploitasi, mengangkut dan menjual ore nikel di sana. Nah sekarang ada yang klaim. Seolah-olah punya dia. Padahal dokumen kita lengkap,&#8221; katanya.</p>
<p>Katanya, dia baru mendapat kabar sekitar minggu pertama di bulan Desember 2020, jika ore nikel milik PT CMI sebanyak 7.600 metrik ton dimuat di kapal TB Putera Mandar, untuk kemudian di jual tanpa izin PT CMI.</p>
<p>Mendengar itu, PT CMI kemudian mengirim surat peringatan atau pemberitahuan ke beberapa pihak untuk mencegah kapal tersebut mengangkut ore nikel miliknya.</p>
<p>Namun sejak Minggu lalu TB Putera Mandar dan Tongkang Tadung Balanipa sudah terisi penuh dan siap diberangkatkan.</p>
<p>Fakta itu membuatnya kian geram. Ia pun melayangkan tembusan surat peringatan tersebut ke Kabareskrim Polri, Dinas ESDM Sultra, Kesyabandaran, dan Dinas Perhubungan Sultra.</p>
<p>“Kita udah bersurat, dikasih tembusan juga kemana-mana. Soalnya ini udah pencurian namanya. 7600 ton itu banyak. Nilai 2,6 miliar. Kalau dibiarkan bisa habis diangkut semua tuh, 45 ribu ton, tapi kita gak tinggal diam,&#8221; urainya.</p>
<p>Parahnya lagi, oknum yang diduga pencuri nikel itu sengaja mendekati masyarakat lebih dulu. Padahal menurut dia perangkat desa pun tahu jika ore nikel itu hak PT CMI.</p>
<p>“Mereka memberi uang ke desa dibungkus jadi CSR pada masyarakat. Kita udah dapat bukti transfernya, foto-foto penyerahan, dan nama nama yang diduga terlibat, dan lainnya” ungkapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, kapal itu belum lepas dari dermaga. CMI menduga jika oknum-oknum tersebut sudah sadar bahwa pengapalan tak bisa dilakukan semudah itu. Sebab belum memiliki surat keterangan asal barang, laporan hasil verifikasi, dan draf survey.</p>
<p>&#8220;Mau diakali dengan memakai dokumen tambang lain. Tapi kita akan jaga tuh. Kita lapor seluruh pihak yang terlibat pencurian ke aparat penegak hukum hingga tingkat pusat sana,” tukasnya.</p>
<p>Sebagai informasi diketahui PT CMI terikat kontrak dengan PT. Surya Saga Utama (SSU). PT CMI bertindak sebagai pengolah, selanjutnya ada royalti yang dibayarkan ke SSU sebagai pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP).</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/muat-nikel-tanpa-dokumen-lengkap-lanal-kendari-tahan-kapal-tb-putera-mandar/">Muat Nikel Tanpa Dokumen Lengkap, Lanal Kendari Tahan Kapal TB Putera Mandar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/muat-nikel-tanpa-dokumen-lengkap-lanal-kendari-tahan-kapal-tb-putera-mandar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pantai Batam Telan Korban, Kapal Terbalik Pengunjung Tewas Tenggelam</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/pantai-batam-telan-korban-kapal-terbalik-pengunjung-tewas-tenggelam/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/pantai-batam-telan-korban-kapal-terbalik-pengunjung-tewas-tenggelam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 14:59:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=35479</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salwiati 50 tahun, ditemukan tewas tenggelam saat berwisata momen tahun baru di Pantai Batam, Mataiwoi, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Rabu (1/1/2020). Kejadian naas tersebut terjadi pada Rabu siang (1/1/2020), dimana Kapal Motor yang ditumpangi korban bersama belasan penumpang lainnya, terbalik saat hendak kembali ke tepi pantai. Kapolsek Lasolo, Ipda Reginald, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pantai-batam-telan-korban-kapal-terbalik-pengunjung-tewas-tenggelam/">Pantai Batam Telan Korban, Kapal Terbalik Pengunjung Tewas Tenggelam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Salwiati 50 tahun, ditemukan tewas tenggelam saat berwisata momen tahun baru di Pantai Batam, Mataiwoi, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Rabu (1/1/2020).</p>



<p style="text-align: justify;">Kejadian naas tersebut terjadi pada Rabu siang (1/1/2020), dimana Kapal Motor yang ditumpangi korban bersama belasan penumpang lainnya, terbalik saat hendak kembali ke tepi pantai. </p>



<p style="text-align: justify;">Kapolsek Lasolo, Ipda Reginald, menyatakan  kronologis kejadian yang menimpa Salwiyati, terbalik tiba-tiba. Perahu yang ditumpangi itu memang tujuan wisata dengan kenaan tarif. </p>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Diketahui bahwa perahu yang ditumpangi tersebut diisi oleh 14 orang yang terdiri dari nahkoda dan penumpang yang mayoritas adalah anak-anak. Dimana kapal tersebut memang diperuntukan untuk hiburan wisata dengan tarif Rp 5000. Kronologisnya saat memutar balik posisi kapal menjadi miring dan membuat sebagian penumpang terjatuh ke air,&#8221; ungkapnya.</p>



<p style="text-align: justify;">Diduga korban tak bisa berenang saat tercebur ke laut sempat meronta. Kemudian pingsan tak sadarkan diri saat ditolong nakhoda kapal. </p>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Nakhoda sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melempar dua buah pelampung untuk menyelamatkan para korban. Akan tetapi pertolongan tersebut juga sempat terkendala akibat jangkar kapal yang terjatuh kelaut sehingga memperlambat pertolongan,&#8221; paparnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>BACA JUGA :</strong></h2>



<div class="wp-block-group has-background" style="background-color:#e2e7ea"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid has-dates aligncenter wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/bpn-muna-barat-dan-kejari-muna-teken-mou-perkuat-sinergi-penegakan-hukum-dan-pelayanan-pertanahan/">BPN Muna Barat dan Kejari Muna Teken MoU, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan Pertanahan</a><time datetime="2026-09-12T13:52:31+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">12 September 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/hukum/kejagung-periksa-inspektur-tambang-sultra-terkait-kasus-korupsi-ekspor-nikel-ilegal-pt-ceria-nugraha-indotama/">Kejagung Periksa Inspektur Tambang Sultra Terkait Kasus Korupsi Ekspor Nikel Ilegal PT Ceria Nugraha Indotama</a><time datetime="2026-09-11T16:00:59+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">11 September 2026</time></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/kendari/desak-kejati-sultra-jemput-paksa-ali-mazi-maki-jangan-lembek-atau-kami-gugat-praperadilan/">Desak Kejati Sultra Jemput Paksa Ali Mazi, MAKI: Jangan Lembek atau Kami Gugat Praperadilan</a><time datetime="2026-09-11T12:46:38+08:00" class="wp-block-latest-posts__post-date">11 September 2026</time></li>
</ul></div></div>



<p style="text-align: justify;">Saat korban dilarikan ke rumah sakit masih dalam kondisi tak sadarkan diri dan tak lama berselang dinyatakan meninggal dunia. </p>



<p style="text-align: justify;">Hingga kini, perahu yang ditumpangi korban dan penumpang lainnya telah diamankan Polairut Molawe.</p>



<p style="text-align: justify;">&#8220;Satu korban telah meninggal saat dibawa kerumah sakit terdekat dan 13 orang lainnya berhasil diselamatkan, sedangkan nakhoda inisial JP (41) saat ini telah dibawa oleh pihak Polsek Lasolo untuk dimintai keterangan lebih lanjut,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Gery<br>Editor: Dahlan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pantai-batam-telan-korban-kapal-terbalik-pengunjung-tewas-tenggelam/">Pantai Batam Telan Korban, Kapal Terbalik Pengunjung Tewas Tenggelam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/pantai-batam-telan-korban-kapal-terbalik-pengunjung-tewas-tenggelam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Bombana Ciptakan Kapal Fiber</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/warga-bombana-ciptakan-kapal-fiber/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/warga-bombana-ciptakan-kapal-fiber/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 12:34:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bombana]]></category>
		<category><![CDATA[bombana]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=30780</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Desa Puununu, Kecamatan Kabaena Selatan, Bombana, tidak hanya unggul dalam aktifitas tangkapan ikan di laut, mereka ternyata juga ulung menciptakan kapal jenis fiber. Keunggulan menarik perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, sebab diproyeksikan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa. Sebagai bentuk apresiasi atas inovasi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/warga-bombana-ciptakan-kapal-fiber/">Warga Bombana Ciptakan Kapal Fiber</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">BOMBANA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Warga Desa Puununu, Kecamatan Kabaena Selatan, Bombana, tidak hanya unggul dalam aktifitas tangkapan ikan di laut, mereka ternyata juga ulung menciptakan kapal jenis fiber.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunggulan menarik perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, sebab diproyeksikan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk apresiasi  atas inovasi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Hasdi Ratta, turun ke Desa Puununu untuk memberikan tambahan sepuluh unit kapal fiber.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bantuan tersebut, selain bentuk penghargaan atas inovasi warganya juga sebagai sarana kemudahan pelayanan warga desa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemkab Bombana mengapresiasi kemampuan masyarakat Desa Puununu mampu berinovasi kapal fiber, bantuan ini sebagai motivasi agar masyarakat lebih termotivasi bekerja,&#8221; ucapnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasca pembagian kapal, Hasdin Ratta berharap masyarakat bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi, dengan memanfaatkan kapal fiber untuk jasa pelayaran. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini adalah satu apresiasi yang harus diberikan bahwa ditengah keterbatasan, mereka mampu menemukan inovasi yang menjadi kebutuhan mereka&#8221; ujar Hasdin Ratta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Desa Puununu, Sahluddin, bangga atas perhatian pemkab atas inovasi warganya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sahluddin menyebutkan pembuatan kapal fiber mulai tahap perencanaan  hingga siap operasi, hanya membutuhkan dana sekitar Rp14,5 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Arif<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/warga-bombana-ciptakan-kapal-fiber/">Warga Bombana Ciptakan Kapal Fiber</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/bombana/warga-bombana-ciptakan-kapal-fiber/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mudik Lebaran, Pelayaran Dharma Indah Siagakan Lima Armada</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/mudik-lebaran-pelayaran-dharma-indah-siagakan-lima-armada/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/mudik-lebaran-pelayaran-dharma-indah-siagakan-lima-armada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2019 06:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23684</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setiap tahun, volume penumpang jelang mudik lebaran idul fitri terus mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya. Untuk itu dalam menghadapi arus mudik lebaran tahun 2019, PT. Pelayaran Dharma Indah siagakan lima armada untuk melayani masyarakat yang ingin mudik saat lebaran. Lima kapal tersebut yaitu Expres Bahari 6E, Express Bahari 5E, Expres Bahari 9B, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mudik-lebaran-pelayaran-dharma-indah-siagakan-lima-armada/">Mudik Lebaran, Pelayaran Dharma Indah Siagakan Lima Armada</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setiap tahun, volume penumpang jelang mudik lebaran idul fitri terus mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu dalam menghadapi arus mudik lebaran tahun 2019, PT. Pelayaran Dharma Indah siagakan lima armada untuk melayani masyarakat yang ingin mudik saat lebaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lima kapal tersebut yaitu Expres Bahari 6E, Express Bahari 5E, Expres Bahari 9B, Express Cantika 168 Prisilia dan Express Cantika 88.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari lima kapal empat kapal dengan kapasitas 400 penumpang. Sementara Express Bahari 6E dengan muatan 543 orang.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;konawe,sembako&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kapal-kapal tersebut disiagakan untuk mudik lebaran. Dijadwalkan kapal-kapal tersebut sudah ada di Pelabuhan Nusantara Kendari di atas tanggal 20-an,&#8221; kata Kepala Shipping PT. Pelayaran Dharma Indah perwakilan Kendari, Sardi F saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (16/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata dia, untuk pelayaran kapal cepat ini melayani rute Kendari-Raha, Kendari-Baubau dan begitu pula sebaliknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau harga tiket kapal kelas ekonomi Kendari-Raha dibanderol Rp 125 ribu, sementara Kendari-Baubau dibanderol Rp 185 ribu. Sedangkan untuk kelas VIP untuk tujuan Kendari-Raha dijual dengan harga Rp 200 ribu dan Kendari-Baubau dibanderol Rp 250 Ribu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, harga tiket kapal penyeberangan PT. Dharma Indah tidak ada kenaikan harga, tetap normal seperti tahun lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiket kapal Express Bahari dapat dibeli di loket pintu masuk Pelabuhan Nusantara Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mudik-lebaran-pelayaran-dharma-indah-siagakan-lima-armada/">Mudik Lebaran, Pelayaran Dharma Indah Siagakan Lima Armada</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/mudik-lebaran-pelayaran-dharma-indah-siagakan-lima-armada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersengat Listrik di Kapal, Santri Penghafal Alquran Meninggal</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tersengat-listrik-di-kapal-santri-penghafal-alquran-meninggal/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tersengat-listrik-di-kapal-santri-penghafal-alquran-meninggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 09:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[tersengat listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=18374</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Santri penghafal Alquran, Arifani Alkaf yang meninggal Minggu (10/2/2019) saat perjalanan pulang usai mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), hari ini dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Ustadz Ambo Endre, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Kendari mengungkapkan, setelah dilakukan visum di RS Santa Anna Minggu sore &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tersengat-listrik-di-kapal-santri-penghafal-alquran-meninggal/">Tersengat Listrik di Kapal, Santri Penghafal Alquran Meninggal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Santri penghafal Alquran, Arifani Alkaf yang meninggal Minggu (10/2/2019) saat perjalanan pulang  usai mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), hari ini dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ustadz Ambo Endre, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Kendari mengungkapkan, setelah dilakukan visum di RS Santa Anna Minggu sore (10/2/2019), pihaknya pangsung melakukan persiapan untuk memulangkan jenazah ke Sidrap, lewat jalur darat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah divisum di RS Santa Anna, jenazah dipulangkan ke pondok dan langsung dipersiapkan utk dipulangkan ke Sidrap. Jenazah Arifani dimakamkan di sana,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ustad Endre menceritakan, kapal Fajar Fadila yang ditumpangi Arifani Alkaf dan rombongan kontingen STQ dari Langara menuju Kendari, berangkat Minggu pagi (10/2/2019) sekitar pukul 06.00. Beberapa jam di perjalanan, kapal dilanda ombak besar sehingga Arifani yang saat itu berdiri di bagian belakang kapal karena tidak mendapat tempat duduk, langsung mencari pegangan pada kayu yang melintang di atasnya. Di kayu tempat Arifani berpegang itulah terdapat kabel telanjang yang terhubung dengan mesin kapal dan langsung tersengat oleh arus listrik bertegangan tinggi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ombak kencang, dan arifani berpegang di kayu yang ada kabel tertempel di situ. Arifani teriak, temannya sempat mencoba menarik tapi terpental,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arifani Alkaf merupakan santri berprestasi yang menghafal 23 juz hanya dalam waktu satu setengah tahun. Rencananya, di tahun 2019 ini Arifani akan merampungkan 30 juz. Namun belum sempat merampungkan hafalan 30 juznya, Arifani telah berpulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter : M17<br>
Editor : Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tersengat-listrik-di-kapal-santri-penghafal-alquran-meninggal/">Tersengat Listrik di Kapal, Santri Penghafal Alquran Meninggal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tersengat-listrik-di-kapal-santri-penghafal-alquran-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Wakatobi Jemput Jemaah Haji dengan Kapal Laut</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/pemda-wakatobi-jemput-jemaah-haji-dengan-kapal-laut/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/pemda-wakatobi-jemput-jemaah-haji-dengan-kapal-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 10:54:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Wakatobi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=10861</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi akan melakukan penjemputan jemaah haji asal Wakatobi di Kota Kendari dengan menggunakan kapal laut. Langkah tersebut diambil Pemda Wakatobi, agar para jemaah bisa tiba bersama-sama dan disambut secara bersama-sama di Wakatobi. Jika menggunakan pesawat terbang, membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengangkut seluruh jemaah. &#8220;Dari hasil kesepakatan kita &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pemda-wakatobi-jemput-jemaah-haji-dengan-kapal-laut/">Pemda Wakatobi Jemput Jemaah Haji dengan Kapal Laut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi akan melakukan  penjemputan jemaah haji asal Wakatobi di Kota Kendari dengan menggunakan kapal laut.<br />
Langkah tersebut diambil Pemda Wakatobi, agar para jemaah bisa tiba bersama-sama dan disambut secara bersama-sama di Wakatobi. Jika menggunakan pesawat terbang, membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengangkut seluruh jemaah.<br />
&#8220;Dari hasil kesepakatan kita dengan jemaah saat pertemuan beberapa bulan lalu, mereka ingin tiba bersamaan. Sehingga diputuskan penjemputan menggunakan kapal laut,&#8221; ujar Kepala Bagian Kesra Setda Wakatobi, Sahibudin, Rabu (5/9/2018).<br />
Untuk setingan penjemputannya nanti, kata Sahibudin, kapal akan menunggu di Kota Kendari dan bertolak pada malam hari dari Kendari ke Wakatobi agar kapal tiba pada pagi hari di Wakatobi dan langsung diterima Bupati Wakatobi di rumah jabatan.<br />
&#8220;Kapal yang digunakan belum jelas tapi saya sudah diskusi dengan salah satu manager perusahaan kapal dan mereka siap,&#8221; jelasnya.<br />
Rencananya, jemaah haji Wakatobi akan tiba di Makassar pada tanggal 17 September 2018 kemudian langsung diterbangkan ke Kendari. Tiba di Wakatobi tanggal 18 september 2018, dengan jumlah jemaah sebanyak 89 orang, dari awalnya 93 orang.<br />
&#8220;Awalnya 93 jemaah. Dua orang batal berangkat. Yang satu karena suaminya sakit. Dan yang satunya lagi batal berangkat karena pada saat tiba di Makassar, ada jemaah yang istrinya meninggal, sehingga suaminya memutuskan untuk tidak berangkat ke Makkah, langsung pulang ke Tomia,&#8221; tuturnya.<br />
Kabarnya, di samping jemaah haji  kloter Wakatobi, ada lima jemaah Wakatobi yang tergabung di kloter daerah lain yang tiba bersamaan di Wakatobi.<br />
&#8220;Nantinya juga ada tambahan jemaah warga Wakatobi yang tergabung dengan kloter irian dan Taliabo. Mereka akan bergabung dengan jemaah Wakatobi di Kendari,&#8221; ungkapnya.<br />
Reporter: Ema<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/pemda-wakatobi-jemput-jemaah-haji-dengan-kapal-laut/">Pemda Wakatobi Jemput Jemaah Haji dengan Kapal Laut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/pemda-wakatobi-jemput-jemaah-haji-dengan-kapal-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takut Kapal Karam, KM Mirama Tujuan Baubau-Wakatobi Berlabuh di Buton</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/takut-kapal-karam-km-mirama-tujuan-baubau-wakatobi-berlabuh-di-buton/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/takut-kapal-karam-km-mirama-tujuan-baubau-wakatobi-berlabuh-di-buton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2018 02:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8263</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kapal penumpang tujuan Baubau-Wakatobi, KM Mirama, yang berangkat dari pelabuhan Baubau pada Sabtu (9/6/2018) pukul 12.00 Wita, terpaksa berlabuh di pelabuhan Banabungi Kabupaten Buton. Hal tersebut disebabkan surutnya air laut, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kapal karam di sekitaran laut Wakatobi. Kapten Kapal, La Meni mengatakan, berlabuhnya kapal di pelabuhan Banabungi bukan disebabkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/takut-kapal-karam-km-mirama-tujuan-baubau-wakatobi-berlabuh-di-buton/">Takut Kapal Karam, KM Mirama Tujuan Baubau-Wakatobi Berlabuh di Buton</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kapal penumpang tujuan Baubau-Wakatobi, KM Mirama, yang berangkat dari pelabuhan Baubau pada Sabtu (9/6/2018) pukul 12.00 Wita, terpaksa berlabuh di pelabuhan Banabungi Kabupaten Buton. Hal tersebut disebabkan surutnya air laut, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kapal karam di sekitaran laut Wakatobi.<br />
Kapten Kapal, La Meni mengatakan, berlabuhnya kapal di pelabuhan Banabungi bukan disebabkan angin kencang atau gelombang tinggi. Namun dikawatirkan kapal akan karam ketika tiba di Wakatobi pukul 23.00 Wita.<br />
&#8220;Kalau kita paksakan dengan kondisi air surut, maka dapat dipastikan kita akan karam, jadi saya ambil kesimpulan untuk berlabuh di Buton dulu,&#8221; katanya saat ditemui di atas kapal KM Mirama (10/6/18).<br />
La Meni menjelaskan, kapal bertolak dari pelabuhan Baubau menuju Wakatobi pada pukul 12.00 Wita, dengan muatan sebanyak 204 orang penumpang. Tak hanya itu, kapal juga memuat beberapa barang dan kendaraan roda dua.<br />
Hingga saat ini ketinggian ombak mencapai 1,5 meter dan kecepatan angin 9 kilo meter per jamnya. Hal tersebut tidak membahayakan pelayaran. Kapal akan diberangkatkan pada kembali pukul 02.00 Wita dan tiba di pelabuhan tujuan pada pukul 12.00 Wita.<br />
&#8220;Kalau kita berangkat jam dua ini, maka tibanya siang dan air sudah pasang, sehingga aman untuk masuk di pelabuhan,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter: Safrin<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/takut-kapal-karam-km-mirama-tujuan-baubau-wakatobi-berlabuh-di-buton/">Takut Kapal Karam, KM Mirama Tujuan Baubau-Wakatobi Berlabuh di Buton</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/takut-kapal-karam-km-mirama-tujuan-baubau-wakatobi-berlabuh-di-buton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syahbandar Kendari Siapkan Posko Terpadu Pengamanan Mudik Lebaran</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/syahbandar-kendari-siapkan-posko-terpadu-pengamanan-mudik-lebaran/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/syahbandar-kendari-siapkan-posko-terpadu-pengamanan-mudik-lebaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 11:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[ksop]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[syahbandar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8205</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satu minggu jelang mudik lebaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari menyediakan personil dan posko terpadu terdiri dari TNI/Polri, Basarnas, Kesehatan Pelabuhan, Karantina dan Bea Cukai. Kepala Kantor KSOP Kelas II Kendari Israyadi, mengatakan posko itu dibangun di 3 lokasi yaitu, Terminal Umum penyebrangan Kota Lama, Terminal Umum Nusantara &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/syahbandar-kendari-siapkan-posko-terpadu-pengamanan-mudik-lebaran/">Syahbandar Kendari Siapkan Posko Terpadu Pengamanan Mudik Lebaran</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satu minggu jelang mudik lebaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari  menyediakan personil dan posko terpadu terdiri dari TNI/Polri, Basarnas, Kesehatan Pelabuhan, Karantina dan Bea Cukai.<br />
Kepala Kantor KSOP Kelas II Kendari Israyadi, mengatakan posko itu dibangun di 3  lokasi yaitu, Terminal Umum penyebrangan Kota Lama, Terminal Umum Nusantara dan Terminal Umum Pangkalan Perahu.<br />
&#8220;Jadi selama minus 15 hari lebaran, kami sudah menyiapkan posko dengan menyiapkan 32 unit kapal, dengan kapasitas seat kapal 6.676 seat untuk pelaksanaan mudik lebaran, itu khusus untuk penyeberangan kendari dan sekitarnya diantaranya Kendari-Baubau, Kendari-Salabangka, Kendari-Bitung, Kendari-Raha-Baubau,&#8221; ujarnya, Jumat (8/6/2018).<br />
Menurutnya  jumlah kapal yang beroperasi selama arus mudik dan balik  ini  lebih banyak dari hari biasanya yang berjumlah 28-29 kapal.<br />
&#8220;Jadi sekarang ini kami menyiapkan kapal cadangan kurang lebih 5 kapal. Yang paling banyak itu rute Kendari-Raha dan sampai saat ini sudah 1.500 penumpang dari tanggal 31 sekarang tanggal 8 Juni, itu yang ke Raha,&#8221; ungkapnya.<br />
Pihaknya memastikan sampai H-3 lebaran akan mengalami lonjakan penumpang sampai 6%.<br />
&#8220;Kami sudah melaporkan waktu Rakordis di Jakarta bahwa kami akan mengalami kenaikan sampai enam 6 persen. Kalau prediksi kami besok malam Minggu-malam Senin, tapi saya juga dapat laporan H-4 dan H-3 masih akan mengalami kenaikan karena orang-orang Raha masih akan datang belanja di Kendari,&#8221; tukasnya<br />
Reporter: Putra<br />
Editor : Arlink</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/syahbandar-kendari-siapkan-posko-terpadu-pengamanan-mudik-lebaran/">Syahbandar Kendari Siapkan Posko Terpadu Pengamanan Mudik Lebaran</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/syahbandar-kendari-siapkan-posko-terpadu-pengamanan-mudik-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Wakatobi Terima 10 Unit Kapal</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/nelayan-wakatobi-terima-10-unit-kapal/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/nelayan-wakatobi-terima-10-unit-kapal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2018 07:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Arhawi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[wakatobi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8007</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi, menyerahkan 10 unit kapal bantuan​ Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diperuntukan bagi nelayan di Wakatobi. Bupati Wakatobi, H Arhawi dalam sambutanya menegaskan, bantuan kapal tersebut bukan hanya semata- mata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tetapi juga untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan dalam beraktifitas mencari ikan. &#8220;Bantuan ini &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/nelayan-wakatobi-terima-10-unit-kapal/">Nelayan Wakatobi Terima 10 Unit Kapal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi, menyerahkan 10 unit kapal bantuan​ Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diperuntukan bagi nelayan di Wakatobi.<br />
Bupati Wakatobi, H Arhawi dalam sambutanya menegaskan, bantuan kapal tersebut bukan hanya semata- mata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tetapi juga untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan dalam beraktifitas mencari ikan.<br />
&#8220;Bantuan ini diturunkan ke masyarakat bukan hanya untuk memaksimalkan pendapatan masyarakat. Tetapi harus memudahkan nelayan kita untuk mencari ikan,&#8221; ujarnya.<br />
Lebih rinci Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi, Oktawinus menjelaskan, bantuan kapal tersebut berkapasitas 10 GT dan 5 GT. Selain itu juga dilengkapi dengan alat bantu penangkap ikan dengan total Rp5,5 miliar.<br />
Dikesampatan itu, Dinas DKP juga menyerahkan bantuan ansuransi nelayan Rp440 juta kepada 6 orang ahli waris Kartu Asuransi Nelayan​.<br />
Reporter: Ema<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/nelayan-wakatobi-terima-10-unit-kapal/">Nelayan Wakatobi Terima 10 Unit Kapal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/nelayan-wakatobi-terima-10-unit-kapal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Mudik Lebaran, Syahbandar Periksa Kapal di Pelabuhan Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-mudik-lebaran-syahbandar-periksa-kapal-di-pelabuhan-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-mudik-lebaran-syahbandar-periksa-kapal-di-pelabuhan-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 May 2018 07:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan kendari]]></category>
		<category><![CDATA[syahbandar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7774</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Menghadapi arus mudik lebaran, pihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kota Kendari melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kapal yang akan digunakan untuk mudik lebaran. Kegiatan ini dilakukan bersama kepolisian, TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan Pelindo, pada Kamis (31/5/2018). Dalam pemeriksaan yang digelar di Pelabuhan Nusantara, petugas fokus pada pemeriksaan alat keselamatan dan jumlah penumpang. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/jelang-mudik-lebaran-syahbandar-periksa-kapal-di-pelabuhan-kendari/">Jelang Mudik Lebaran, Syahbandar Periksa Kapal di Pelabuhan Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Menghadapi arus mudik lebaran, pihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kota Kendari melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kapal yang akan digunakan untuk mudik lebaran.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan bersama kepolisian, TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan Pelindo, pada Kamis (31/5/2018).</p>
<p>Dalam pemeriksaan yang digelar di Pelabuhan Nusantara, petugas fokus pada pemeriksaan alat keselamatan dan jumlah penumpang.</p>
<p>&#8220;Fokus pada alat keselamatan berupa jaket pelampung dan mengecek jumlah penumpang yang dipastikan tidak akan melebihi kapasitas kapal yang berangkat,&#8221; ungkap Kepala Syahbandar Kota Kendari, M. Israyadi.</p>
<p>Salah satu kapal kayu yang hendak bertolak dari Kota Kendari menuju Pulau Wakatobi, tidak luput dari sasaran pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan ada terdapat puluhan penumpang yang sudah melakukan mudik lebih awal.</p>
<p>&#8220;Hal itu diakibatkan karena seringnya terjadi lonjakan penumpang jelang lebaran nanti,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah adanya kapal-kapal nakal yang biasa mengangkut penumpang melebihi kapasitas.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada seluruh satuan tugas untuk menindak tegas jika menemukan adanya calo yang menjual tiket tanpa melewati loket,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, dari data Syahbandar Kota Kendari, terdapat 32 kapal yang akan disiapkan untuk mengangkut para pemudik nantinya. Namun jika kondisi penumpang membludak maka pihaknya akan menambah armada yang telah dicadangkan.</p>
<p>Reporter: Ahmad Sadikin<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/jelang-mudik-lebaran-syahbandar-periksa-kapal-di-pelabuhan-kendari/">Jelang Mudik Lebaran, Syahbandar Periksa Kapal di Pelabuhan Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/jelang-mudik-lebaran-syahbandar-periksa-kapal-di-pelabuhan-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendadak, Harga Tiket Kapal Naik</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/mendadak-harga-tiket-kapal-naik/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/mendadak-harga-tiket-kapal-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2018 07:42:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kapal cepat]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang kapal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7124</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penumpang kelas ekonomi yang menggunakan jasa angkutan Kapal Bahari Expres di Pelabuhan Nusantara Kendari mengeluh. Menyusul adanya indikasi pencaloan tiket dan tidak samanya harga tiket antar agen. Harga tiket mendadak naik. Ada penumpang yang membeli sampai Rp250.000, sementara harga resmi kapal kelas ekonomi Rp125.000. Salah satu penumpang kapal dari Kota Kendari, Waode &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mendadak-harga-tiket-kapal-naik/">Mendadak, Harga Tiket Kapal Naik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penumpang kelas ekonomi yang menggunakan jasa angkutan Kapal Bahari Expres di Pelabuhan Nusantara Kendari mengeluh. Menyusul adanya indikasi pencaloan  tiket dan tidak samanya harga tiket antar agen.<br />
Harga tiket mendadak naik. Ada penumpang yang membeli sampai Rp250.000, sementara harga resmi kapal kelas ekonomi Rp125.000.<br />
Salah satu penumpang kapal dari Kota Kendari, Waode Fatimah, mengungkapkan, untuk keberangkatan ke Kabupaten Muna dirinya harus mengeluarkan uang sampai dua kali lipat.<br />
&#8220;Terpaksa kita harus beli, karena di loket resmi katanya sudah tidak ada tiket, tapi sama oknum (yang diduga calo) masih banyak pegang tiket yang rata-rata masih tersedia kursi. Saya menduga ini ada permainan,&#8221; jelasnya kepada Detiksultra.com Selasa, (15/5/2018).<br />
Sementara pegawai yang bertugas memeriksa tiket saat dimintai klarifikasi mengelak jika ada calo di pelabuhan. &#8220;Mana calo, tidak ada di sini, coba kalau ada panggilkan kesini saya mau lihat,&#8221; kata pegawai yang tidak mau disebutkan namanya.<br />
Sementara penumpang lain, Yuliana Jie menjadi heran dengan sikap pegawai yang menyuruh penumpang untuk membuktikan adanya calo.<br />
&#8220;Itukan tugas mereka, jangan langsung membentak menyuruh kita membuktikan, minimal kasih saran atau solusi yang lain,&#8221; imbuhnya.<br />
Reporter: Ahmad Sadikin<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/mendadak-harga-tiket-kapal-naik/">Mendadak, Harga Tiket Kapal Naik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/mendadak-harga-tiket-kapal-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KM Tiwikila Kandas, 53 Calon Mahasiswa USN Kolaka Selamat</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/km-tiwikila-kandas-53-calon-mahasiswa-usn-kolaka-selamat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/km-tiwikila-kandas-53-calon-mahasiswa-usn-kolaka-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 May 2018 06:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kolaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=6865</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM – Tim SAR Kolaka berhasil mengevakuasi 53 orang penumpang, yang juga calon Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka dan 5 anak buah kapal (ABK) KM Tiwikila 02 (kapal fiber). Pasca terkandas di perairan Pulau Maniang, Kabupaten Kolaka, Jumat (4/5/2018) pukul 19.00 Wita. Seorang ABK, La Ode menceritakan, sepuluh jam berlayar dari Baubau tiba-tiba &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/km-tiwikila-kandas-53-calon-mahasiswa-usn-kolaka-selamat/">KM Tiwikila Kandas, 53 Calon Mahasiswa USN Kolaka Selamat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM – Tim SAR Kolaka berhasil mengevakuasi 53 orang penumpang, yang juga calon Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka  dan 5 anak buah kapal (ABK) KM Tiwikila 02 (kapal fiber). Pasca terkandas di perairan Pulau Maniang, Kabupaten Kolaka, Jumat (4/5/2018) pukul 19.00 Wita.<br />
Seorang ABK, La Ode menceritakan, sepuluh jam berlayar dari Baubau tiba-tiba kapal kandas dan tidak dapat melaju. “Kita tunggu sampai air laut pasang. Namun sekitar pukul 01.00 Wita tim sar datang dan mengevakuasi kami. Kami antar anak calon mahasiswa yang mau kuliah di USN Kolaka, sebanyak 53 orang,” terangnya.<br />
Anggota Basarnas Kolaka, Hidayat membenarkan adanya kapal kandas. “Di seputaran Pulau Maniang kapal kandas, Sekitar pukul 04.00 Wita, tanggal 5 Mei 2018, kami berhasil membawa seluruh penumpang beserta kapalnya ke Pelabuhan Kolaka. Semua kondisinya alhamdulillah selamat,” jelasnya.<br />
Pelaksana Harian Syahwandar Kabupaten Kolaka,  Muh Yunus menerangkan, KM Tiwikila 02 berangkat dari Pelabuhan Siompu, Kota Baubau pukul 09.00 Wita dengan membawa 53 orang penumpang dan 5 orang ABK kapal. Penumpang merupakan calon Mahasiswa USN Kolaka yang telah lolos program bebas tes.<br />
&#8220;Pada pukul 19.00 Wita seorang mahasiswa USN Kolaka datang ke kantor Syahbandar melaporkan ada kapal kandas. Setelah menerima laporan kami langsung berkoordinasi dengan tim SAR Kolaka untuk melakukan evakuasi para penumpang,” terangnya.<br />
Kapal kandas akibat air laut surut. Sementara nahkoda kapal baru kali pertama berlayar menuju Kolaka. Belum menguasai jalur di sekitar pulau tersebut. “Pihak Syahbandar masih menahan kelima cruw kapal untuk dimintai keterangan. Kami akam melakukan tindakan sesuai prosedur,” tutupnya.<br />
Reporter : Yus<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/km-tiwikila-kandas-53-calon-mahasiswa-usn-kolaka-selamat/">KM Tiwikila Kandas, 53 Calon Mahasiswa USN Kolaka Selamat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/km-tiwikila-kandas-53-calon-mahasiswa-usn-kolaka-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kronologis Tenggelamnya ABK KM Sinar Wahyu</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/ini-kronologis-tenggelamnya-abk-km-sinar-wahyu/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/ini-kronologis-tenggelamnya-abk-km-sinar-wahyu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2018 09:22:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[KOrban Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6224</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ligo (23), salah satu anak buah kapal (ABK) kapal KM Sinar Wahyu 03 GT 21, Tanda Selar GT 21 No. 1273/LLO, tenggelam di dermaga PPS Kendari. Pejabat Fungsional Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (SPSKP) Kendari, Tri Wahyu Widoyarto, kejadian ini terjadi Rabu (11/4/2018) pukul 15:00 Wita. &#8220;Awalnya kapal itu mau berangkat, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/ini-kronologis-tenggelamnya-abk-km-sinar-wahyu/">Ini Kronologis Tenggelamnya ABK KM Sinar Wahyu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ligo (23), salah satu anak buah kapal (ABK) kapal KM Sinar Wahyu 03 GT 21, Tanda Selar GT 21 No. 1273/LLO, tenggelam di dermaga PPS Kendari. Pejabat Fungsional Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (SPSKP) Kendari, Tri Wahyu Widoyarto, kejadian ini terjadi Rabu (11/4/2018) pukul 15:00 Wita.<br />
&#8220;Awalnya kapal itu mau berangkat, tapi jangkarnya terkait di dermaga PPS Kendari sehingga salah satu ABK kapal menyelam untuk mengangkat jangkar waktu sandar. Tetapi ABK tersebut tidak naik-naik kepermukaan hingga saat ini,&#8221; bebernya kepada Detiksultra.com, Kamis (12/4/2018).<br />
Ia juga mengaku sudah ada upaya pencarian korban tenggelam yang melibatkan Basarnas Kota Kendari dan Polair.<br />
&#8220;Mulai kemarin sudah dimulai pencarian sejak korban tidak kembali ke permukaan. Para petugas pencarian dari Basarnas dan Polair menyelam hingga pagi hari ini, namun belum ada tanda-tanda ditemukan,&#8221; ungkapnya.<br />
&#8220;Indikasi kenapa korban belum naik kepermukaan karena badan korban masih berat dikarenakan air payau. Seandainya air asin Insyaallah cepat naiknya. Mungkin besok hari Jumat pagi atau sore korban sudah bisa naik,&#8221; tambahnya<br />
Reporter: Sunarto<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/ini-kronologis-tenggelamnya-abk-km-sinar-wahyu/">Ini Kronologis Tenggelamnya ABK KM Sinar Wahyu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/ini-kronologis-tenggelamnya-abk-km-sinar-wahyu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
