<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita hypermart Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/hypermart/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Apr 2021 08:31:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita hypermart Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Terlihat Segar, Buah Belum Tentu Aman</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/meski-terlihat-segar-buah-belum-tentu-aman/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/meski-terlihat-segar-buah-belum-tentu-aman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2019 04:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Buah]]></category>
		<category><![CDATA[hypermart]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=25582</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Secara umum hampir sebagian besar masyarakat dari berbagai macam kalangan sering mengkonsumsi buah-buahan. Karena kandungan di dalamnya sangat baik untuk tubuh jika dikonsumsi. Di Kendari, buah-buahan mudah kita dapatkan, baik itu di pasar-pasar tradisional maupun di pusat perbelanjaan seperti Hypermart. Namun masyarakat juga perlu berhati-hati dalam memilih buah sebelum dikonsumsi. Pasalnya bisa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/meski-terlihat-segar-buah-belum-tentu-aman/">Meski Terlihat Segar, Buah Belum Tentu Aman</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Secara umum hampir sebagian besar masyarakat dari berbagai macam kalangan sering mengkonsumsi buah-buahan. Karena kandungan di dalamnya sangat baik untuk tubuh jika dikonsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Kendari, buah-buahan mudah kita dapatkan, baik itu di pasar-pasar tradisional maupun di pusat perbelanjaan seperti Hypermart. Namun masyarakat juga perlu berhati-hati dalam memilih buah sebelum dikonsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya bisa jadi buah yang terlihat segar namun di dalamnya mengandung formalin yang bahaya jika dikonsumsi. Salah seorang masyarakat, Agusina (21), lebih melihat kesegaran buah pada kerutan pada kulit buah untuk menentukan buah yang hendak dibeli segar atau tidak.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;buah,hypermart&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau beli buah seperti apel saya lihat warnanya, terus kulitnya apa sudah kelihatan mengkerut, kemudian dipijit kalau sudah lembek itu sudah tidak segar,&#8221; ujarnya Sabtu (29/6/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Dinas Pangan Kota Kendari melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Arianti Patiung, memberikan panduan masyarakat agar terhindar dari buah mengandung formalin yaitu hindari memilih makanan yang berwarna mencolok, bertekstur kenyal, tidak mudah hancur, dan tidak mudah busuk. Tak kalah penting cuci buah dan sayur sampai benar-benar bersih dan memasak makanan dengan cara yang baik dan matang secara sempurna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masyarakat bisa mengetahui ciri menonjol pangan yang mengandung formalin, misalnya ada pangan tahan tak busuk berhari-hari patut dicurigai,&#8221; ujar Arianti Patiung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan paparan Badan Standardisasi Nasional menjelaskan ciri-ciri buah maupun sayuran yang mengandung formalin diantaranya permukaan bagian kulit terlihat kencang dan segar meski telah berbulan-bulan dipanen maupun dipajang di supermarket, lapak, kios, pasar namun apabila dipegang buahnya terasa keras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cium buah, jika tidak tercium aroma khas buah patut diwaspadai, buah yang mengandung formalin beraroma tajam seperti aroma kimia. Umumnya buah yang diberi formalin adalah jeruk, anggur dan apel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Formalin pada buah yang dijual secara bertangkai (lengkeng dan anggur) jika tangkainya sudah tampak layu, sementara buahnya masih sangat segar  dengan aroma menyengat bukan khas buah patut diwaspadai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/meski-terlihat-segar-buah-belum-tentu-aman/">Meski Terlihat Segar, Buah Belum Tentu Aman</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/meski-terlihat-segar-buah-belum-tentu-aman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandungan Pestisida Sayur di Hypermart Diuji</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kandungan-pestisida-sayur-di-hypermart-diuji/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kandungan-pestisida-sayur-di-hypermart-diuji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2019 00:43:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[hypermart]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pestisida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=23826</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pangan, melakukan uji tes kandungan pestisida pada bahan pangan di Hypermart, Senin (20/5/2019). Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung, mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan dari beberapa komoditi, dan dilakukan uji rapid tes kit, komoditi tersebut dinyatakan aman dari kandungan pestesida. &#8220;Hasil pengambilan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kandungan-pestisida-sayur-di-hypermart-diuji/">Kandungan Pestisida Sayur di Hypermart Diuji</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pangan, melakukan uji tes kandungan pestisida pada bahan pangan di Hypermart, Senin (20/5/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Kota Kendari, Arianti Patiung, mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan dari beberapa komoditi, dan dilakukan uji rapid tes kit, komoditi tersebut dinyatakan aman dari kandungan pestesida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hasil pengambilan sampel dari empat komoditi di antaranya kangkung, bayam, tomat, cabai merah besar, hasilnya, semua aman,&#8221; ujar Arianty.</p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;pasar,kendari&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut diperkirakan karena sudah dilakukan penanganan awal oleh suplier sebelum dikemas sehingga pestisida yang terkandung telah larut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah kita telusuri di Hypermart, ternyata yang menyiapkan bahan itu adalah suplier lokal, diambil dari Pasar Baruga lalu dikemas. Kemungkinan ini karena sudah ada pengolahan minimalnya seperti misalnya sayur itu dicuci sebelum dikemas. Jadi kemungkinan pestisida telah larut saat pencucian. Makanya kita dapatkan hasilnya aman. Berbeda yang di pasar, turun dari truk langsung dijual,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arianty juga menjelaskan cara untuk mengecek kandungan pestisdia pada bahan makanan, yaitu dengan menggunakan alat rapid test kit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Caranya, misalnya sampel kangkung kita ambil sekitar 100 gr, lalu dirajam kemudian diencerkan dengan aquadest/air bersih dan dibiarkan selama 5-10 menit. Setelah didiamkan, aquadest yang sudah dicampur dengan sampel diambil menggunakan pipet sekitar 5 ml lalu ditetes pada alat repid test kit,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi dua lubang A dan B dimasukan air hasil enceran sampel tadi kemudian kita biarkan 5-10 menit hingga airnya meresap masuk ke lubang yang tengah, jadi kalau misalnya warna A dan B tidak berubah, tetap putih setelah kita diamkan selama 5-10 menit, berarti sample yang kita uji itu ada kandungan pestisidanya,&#8221; bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau berubah jadi biru, berarti dia aman, tapi kalau hanya salah satunya ada biru dan putih berarti positif mengandung pestisida, jadi yang aman itu kalau biru dua-duanya,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Musdar<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kandungan-pestisida-sayur-di-hypermart-diuji/">Kandungan Pestisida Sayur di Hypermart Diuji</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kandungan-pestisida-sayur-di-hypermart-diuji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendag Sidak Pasar di Kendari, Sejumlah Harga Komoditi Naik</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/kemendag-sidak-pasar-di-kendari-sejumlah-harga-komoditi-naik/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/kemendag-sidak-pasar-di-kendari-sejumlah-harga-komoditi-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2018 10:35:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[bpom kota kendari]]></category>
		<category><![CDATA[hypermart]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[PAsar Modern]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6378</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harga sejumlah komoditi mulai naik di Kota Kendari. Seperti, cabai, beras, telur, gula, minyak goreng, daging, bawang dan cabai. Ini merupakan hasil sidak harga sembako yang dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI), Selasa (17/4/2018). Komoditi sayuran, bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp45.000/kg dan cabe &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kemendag-sidak-pasar-di-kendari-sejumlah-harga-komoditi-naik/">Kemendag Sidak Pasar di Kendari, Sejumlah Harga Komoditi Naik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harga sejumlah komoditi mulai naik di Kota Kendari. Seperti, cabai, beras, telur, gula, minyak goreng, daging, bawang dan cabai. Ini merupakan hasil sidak harga sembako yang dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI), Selasa (17/4/2018).<br />
Komoditi sayuran, bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp45.000/kg dan   cabe rawait Rp30.000 jadi Rp40.000/kg. Kemudian harga kebutuhan pokok lain yang naik, diantaranya harga beras dari Rp9.000 menjadi Rp11.500/kg, telur dari Rp40.000 menjadi Rp42.000/rak, minyak goreng dari Rp13.500 jadi Rp15.000/liter, gula pasir dari Rp9.500 jadi Rp14.000/kg, daging sapi dari Rp80.000 menjadi Rp110.000/kg dan harga daging ayam dari Rp45.000 menjadi Rp55.000/ekor.<br />
&#8220;Dari hasil pantauan, kami melihat harga dari masing-masing komoditi tersebut masih dalam HET (Harga Eceran Tertinggi). Bahkan ada harganya kurang dari itu, misalnya terigu, minyak goreng dan beras premium,” terang Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Ir Arlinda MA.<br />
Ia turun memantau harga bersama pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sultra, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari serta Badan Urusan Logistik (Bulog) Sultra.<br />
Sebelumnya, rombongan tersebut juga melakukan sidak di Hypermart. Hasil catatannya, kenaikan harga masih sesuai HET. Yakni, memantau komoditi beras, daging, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan tepung terigu.<br />
Sejumlah pasar yang didatangi, mulai dari pasar tradisional hingga pasar moderen. Seperti Pasar Basah Mandonga.<br />
Reporter: Irmawati<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/kemendag-sidak-pasar-di-kendari-sejumlah-harga-komoditi-naik/">Kemendag Sidak Pasar di Kendari, Sejumlah Harga Komoditi Naik</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/kemendag-sidak-pasar-di-kendari-sejumlah-harga-komoditi-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
