<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita HTI Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/hti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 08:11:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita HTI Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolres Kendari Ancam Bubarkan Orasi Khilafah</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/kapolres-kendari-ancam-bubarkan-orasi-khilafah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/kapolres-kendari-ancam-bubarkan-orasi-khilafah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2018 07:38:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[HTI]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Cinta Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12744</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi bela kalimat tauhid akan digelar Majelis Cinta Islam (MCI) Sabtu esok (27/10/2018). Pihak kepolisian mewanti-wanti, agar aksi berlangsung damai. Tidak boleh ada orasi soal khilafah dan ganti sistem. &#8220;Tidak akan ada pembubaran massa aksi, kami hanya mengamankan. Tapi kalau ada orasi khilafah, kami akan bubarkan,&#8221; ujar Kapolres Kendari,AKBP Jemi Junaidi, saat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kapolres-kendari-ancam-bubarkan-orasi-khilafah/">Kapolres Kendari Ancam Bubarkan Orasi Khilafah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi bela kalimat tauhid akan digelar Majelis Cinta Islam (MCI) Sabtu esok (27/10/2018). Pihak kepolisian mewanti-wanti, agar aksi berlangsung damai. Tidak boleh ada orasi soal khilafah dan ganti sistem.</p>
<p>&#8220;Tidak akan ada pembubaran massa aksi, kami hanya mengamankan. Tapi kalau ada orasi khilafah, kami akan bubarkan,&#8221; ujar Kapolres Kendari,AKBP Jemi Junaidi, saat ditemui di kawasan tugu religi, Jumat (26/10/2018).</p>
<p>Jemi menegaskan, pihaknya tidak akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Artinya tidak memberi izin terhadap kelompok aksi ini karena alasan keamanan. Namun Polres Kendari dan Polda Sultra akan mengamankan aksi tersebut, dengan mengerahkan hampir 500 personil gabungan.</p>
<p>Selain itu juga, pengamanan tersebut dilakukan karena ada aksi tandingan dari Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) yang akan ikut menolak keberadaan HTI. Namun hanya GPMI yang mendapat izin.</p>
<p><font color="red">BACA JUGA:</font><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/keluarga-tuntut-pembunuh-polisi-m-faturrahman-dipecat" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Keluarga Tuntut Pembunuh Polisi M Faturrahman Dipecat</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/pembunuh-m-faturrahman-direkomendasikan-dipecat" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Pembunuh M Faturrahman Direkomendasikan Dipecat</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/alumni-poltekes-bina-husada-kendari-dibutuhkan-di-dunia-kerja" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Alumni Poltekes Bina Husada Kendari Dibutuhkan di Dunia Kerja</font></strong></a></p>
<p>&#8220;STTP kami terbitkan untuk GPMI karena mereka ikut membantu pemerintah menolak HTI. Ketika itu hal positif, kami pasti kasih izin,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, massa aksi bela tauhid yang dipelopori MCI akan menggelar aksi long march dari lapangan sepakbola Lakidende Kendari yang akan berkahir di pelataran tugu persatuan Sultra. Rencananya akan dimulai pada pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita.</p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kapolres-kendari-ancam-bubarkan-orasi-khilafah/">Kapolres Kendari Ancam Bubarkan Orasi Khilafah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/kapolres-kendari-ancam-bubarkan-orasi-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Kejar Pemasang Baliho HTI di Depan TK Kuncup Pertiwi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/polisi-kejar-pemasang-baliho-hti-di-depan-tk-kuncup-pertiwi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/polisi-kejar-pemasang-baliho-hti-di-depan-tk-kuncup-pertiwi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2018 06:32:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[HTI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12733</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baliho yang terpampang di depan TK Kuncup Pertiwi Wuawua Kendari akhirnya dicopot pada Jumat pagi (26/10/2018). Baliho ini bertuliskan aksi damai bela Hizbuth Tahrir Indonesia. Wakapolres Kendari, Kompol Suparno Agus Chandra mengatakan, pencopotan baliho dilakukan oleh Satpol PP Kendari. Karena menggunakan papan reklame milik Pemkot. Pihaknya menduga baliho dipasang pada subuh hari. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/polisi-kejar-pemasang-baliho-hti-di-depan-tk-kuncup-pertiwi/">Polisi Kejar Pemasang Baliho HTI di Depan TK Kuncup Pertiwi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baliho yang terpampang di depan TK Kuncup Pertiwi Wuawua Kendari akhirnya dicopot pada Jumat pagi (26/10/2018). Baliho ini bertuliskan aksi damai bela Hizbuth Tahrir Indonesia.</p>
<p>Wakapolres Kendari, Kompol Suparno Agus Chandra mengatakan, pencopotan baliho dilakukan oleh Satpol PP Kendari. Karena menggunakan papan reklame milik Pemkot. Pihaknya menduga baliho dipasang pada subuh hari.</p>
<p><font color="red">BACA JUGA:</font><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/keluarga-tuntut-pembunuh-polisi-m-faturrahman-dipecat" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Keluarga Tuntut Pembunuh Polisi M Faturrahman Dipecat</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/pembunuh-m-faturrahman-direkomendasikan-dipecat" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Pembunuh M Faturrahman Direkomendasikan Dipecat</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/alumni-poltekes-bina-husada-kendari-dibutuhkan-di-dunia-kerja" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Alumni Poltekes Bina Husada Kendari Dibutuhkan di Dunia Kerja</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Kami mengamankan baliho tersebut untuk dijadikan penyelidikan lebih lanjut. Lalu akan ditelusuri aktor pemasang baliho organisasi terlarang tersebut,&#8221; katanya saat ditemui pelataran tugu religi Sultra.</p>
<p>Pihaknya menyayangkan pemasangan baliho bergambar HTI tersebut. Karena organisasi itu sendiri sudah dilarang oleh pemerintah. Jikalau bukan organisasi terlarang, kata Kompol Chandra, polisi tidak akan mengamankan baliho tersebut.</p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/polisi-kejar-pemasang-baliho-hti-di-depan-tk-kuncup-pertiwi/">Polisi Kejar Pemasang Baliho HTI di Depan TK Kuncup Pertiwi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/polisi-kejar-pemasang-baliho-hti-di-depan-tk-kuncup-pertiwi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadang Aksi Bela Tauhid, GPMI Bakal Kerahkan Ribuan Massa</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hadang-aksi-bela-tauhid-gpmi-bakal-kerahkan-ribuan-massa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hadang-aksi-bela-tauhid-gpmi-bakal-kerahkan-ribuan-massa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2018 20:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[HTI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12715</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKLSULTRA.COM &#8211; Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) secara tegas menolak aksi bela tauhid yang akan digelar pada Sabtu (27/10/2018). Penolakan itu, menurut Koordinatir GPMI Alfin Pola, karena aksi ditunggangi organisasi terlarang HTI dan Gema Pembebasan Sultra. &#8220;Maka kami minta pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Kendari agar tak memberikan izin untuk aksi tersebut. Jika &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hadang-aksi-bela-tauhid-gpmi-bakal-kerahkan-ribuan-massa/">Hadang Aksi Bela Tauhid, GPMI Bakal Kerahkan Ribuan Massa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKLSULTRA.COM &#8211; Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) secara tegas menolak aksi bela tauhid yang akan digelar pada Sabtu (27/10/2018). Penolakan itu, menurut Koordinatir GPMI Alfin Pola, karena aksi ditunggangi organisasi terlarang HTI dan Gema Pembebasan Sultra.</p>
<p>&#8220;Maka kami minta pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Kendari agar tak memberikan izin untuk aksi tersebut. Jika HTI tetap memaksakan aksi tanpa izin, maka GPMI akan menurunkan sebanyak dua ribu anggota kami untuk melawan menghadang aksi itu,&#8221; seru Alfin Pola pada Kamis malam (25/10/2018).</p>
<p>Alfin mengungkapkan, TNI dan POLRI tidak boleh memberi mereka ruang  untuk aksi unjuk rasa ataupun kegiatan-kegiatan lain. Pasalnya, pelaku pembakaran kalimat suci atau kalimat tauhid itu telah diproses hukum, maka biarkan proses hukum berjalan.</p>
<p>&#8220;Organisasi radikal akan  memanfaatkan situasi dengan menyebar isu-isu yang dapat memecah persatuan bangsa, organisasi anti Pancasila akan turun ke  jalan memenuhi kota tepatnya hari sabtu 27 oktober 2018 di Kota Kendari, dengan jumlah mereka yang banyak menjadi ancaman keamanan negara.&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ditegaskannya, negara tidak boleh kecolongan oleh organisasi yang anti Pancasila. Situasi bangsa yang memanas akan dimanfaatkan oleh HTI dan Gema Pembebasan, keadaan seperti inilah yang mereka inginkan untuk mewujudkan apa yang mereka cita-citakan.</p>
<p>&#8220;Kami mendukung TNI Polri membubarkan aksi 27 Oktober nanti. Kami juga mendesak pemerintah membubarkan HTI sampai ke akar-akrnya, khususnya Gema Pembebasan yang berafiliasi dengan HTI,&#8221; pungkas Alfin.</p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Fizzi</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hadang-aksi-bela-tauhid-gpmi-bakal-kerahkan-ribuan-massa/">Hadang Aksi Bela Tauhid, GPMI Bakal Kerahkan Ribuan Massa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hadang-aksi-bela-tauhid-gpmi-bakal-kerahkan-ribuan-massa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suarakan Khilafah dan Anti Pancasila, Massa Eks HTI Dibubarkan Polisi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/suarakan-khilafah-dan-anti-pancasila-massa-eks-hti-dibubarkan-polisi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/suarakan-khilafah-dan-anti-pancasila-massa-eks-hti-dibubarkan-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 10:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[HTI]]></category>
		<category><![CDATA[Khilafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12505</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Puluhan massa yang mengatasnamakan Gema Pembebasan Sultra atau eks Hizbuth Tahrir Indonesia (HTI), melakukan aksi unjuk rasa di perempatan lampu merah eks MTQ Kendari, Kamis (18/10/2018). Namun aksi massa ini dibubarkan pihak kepolisian dari Polres Kendari. Polisi beralasan, pembubaran ini dilakukan karena mereka tidak mengantongi izin. Selain itu massa juga menyerukan khilafah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/suarakan-khilafah-dan-anti-pancasila-massa-eks-hti-dibubarkan-polisi/">Suarakan Khilafah dan Anti Pancasila, Massa Eks HTI Dibubarkan Polisi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Puluhan massa yang mengatasnamakan Gema Pembebasan Sultra atau eks Hizbuth Tahrir Indonesia (HTI),  melakukan aksi unjuk rasa di perempatan lampu merah eks MTQ Kendari, Kamis (18/10/2018). Namun aksi massa ini  dibubarkan pihak kepolisian dari Polres Kendari. </p>
<p>Polisi beralasan, pembubaran ini dilakukan karena mereka tidak mengantongi izin. Selain itu massa juga menyerukan khilafah dan mempermasalahkan ideologi Pancasila. </p>
<p>&#8220;Terpaksa kami bubarkan, karena mengampanyekan khilafah. Mereka juga mempermasalahkan ideologi Pancasila. Lalu saat kami menanyakan izin dari kepolisian tapi mereka tidak bisa tunjukkan,&#8221; ujar Kasat Binmas Polres Kendari, AKP Nurdin.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/lurah-pecat-rt-karena-tak-menangkan-asrun-hugua-di-pilgub" target="blank"><strong><font color="blue">Lurah Pecat RT Karena Tak Menangkan Asrun-Hugua di Pilgub?</font></strong></a></p>
<p>Beberapa massa aksi ini menolak upaya pembubaran tersebut, sehingga sempat terjadi kericuhan. Namun pada akhirnya aparat kepolisian berhasil menetralkan suasana sehingga kondusif. Polisi juga mengamankan selebaran-selebaran yang mengandung ujaran kebencian.</p>
<p>Sementara itu, koordinator aksi, Arwin Salihin mengaku, tidak tahu pasti kronologi kejadian tersebut. Ia mengaku sangat menyayangkan aksi pembubaran, apalagi hingga terjadi insiden pemukulan.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/biro-kerjasama-pemprov-sultra-galang-kerjasama-asia-dan-eropa" target="blank"><strong><font color="blue">Pemprov Sultra Galang Kerjasama Asia dan Eropa</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Seharusnya tidak langsung dibubarkan. Tapi kita bicara dulu duduk bersama. Sejak awal melakukan aksi damai,&#8221; beber Arwin. </p>
<p>Dalam aksinya, selain menyuarakan penerapan syariat islam negara khilafah dan anti Pancasila, massa juga menolak kenaikan harga untuk semua jenis BBM. Karena BBM merupakan kebutuhan vital rakyat. </p>
<p>&#8220;Hentikan pencitraan rezim Jokowi yang hanya justru merugikan masyarakat. Sebab kesejahteraan yang dijanjikan belum pernah terwujud,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/suarakan-khilafah-dan-anti-pancasila-massa-eks-hti-dibubarkan-polisi/">Suarakan Khilafah dan Anti Pancasila, Massa Eks HTI Dibubarkan Polisi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/suarakan-khilafah-dan-anti-pancasila-massa-eks-hti-dibubarkan-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Baliho Ucapan Selamat Datang Berlogo HTI, Apa Kata Panitia Munas Gerakan Pramuka?</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ada-baliho-ucapan-selamat-datang-berlogo-hti-apa-kata-panitia-munas-gerakan-pramuka/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ada-baliho-ucapan-selamat-datang-berlogo-hti-apa-kata-panitia-munas-gerakan-pramuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 09:43:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Baliho]]></category>
		<category><![CDATA[HTI]]></category>
		<category><![CDATA[Munas Gerakan Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Musyawarah Nasional Pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=11506</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baliho bergambar logo gerakan mahasiswa yang diduga organisasi underbow Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan foto Adhyaksa Dault, yang bertuliskan ucapan selamat datang kepada Ketua Kwarnas Pramuka, tampak bertebaran di sepanjang jalan depan hotel Clarion. Tempat berlangsungnya Munas Gerakan Pramuka ke-X, pada Rabu pagi (26/9/2018) Humas Munas Gerakan Pramuka ke-X, Hariqo Wibawa Saputra &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ada-baliho-ucapan-selamat-datang-berlogo-hti-apa-kata-panitia-munas-gerakan-pramuka/">Ada Baliho Ucapan Selamat Datang Berlogo HTI, Apa Kata Panitia Munas Gerakan Pramuka?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Baliho bergambar logo gerakan mahasiswa yang diduga organisasi underbow Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan foto Adhyaksa Dault, yang bertuliskan ucapan selamat datang kepada Ketua Kwarnas Pramuka, tampak bertebaran di sepanjang jalan depan hotel Clarion. Tempat berlangsungnya Munas Gerakan Pramuka ke-X, pada Rabu pagi (26/9/2018)</p>
<p>Humas Munas Gerakan Pramuka ke-X, Hariqo Wibawa Saputra menegaskan, baliho berlogo organisasi terlarang tersebut, merupakan upaya provokasi untuk merusak agenda pemilihan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka yang baru, dengan memfitnah Adhyaksa Dault.</p>
<p>&#8220;Ada upaya dari tangan-tangan yang belum kita tahu ini, untuk merusak Munas dengan memfitnah ikon dari gerakan pramuka ini yaitu Kak Adhyaksa. Mereka berupaya menjatuhkan dia, tapi mereka tidak tau, yang mengikuti Munas ini orang-orang senior yang tidak mudah terprovokasi,&#8221; ungkap Hariqo sebelum agenda Munas dimulai.</p>
<p>Lebih lanjut, Hariqo menyebut pemasang baliho berbendera HTI adalah operasi palsu dengan memasang spanduk tak bertuan atau fals flag. Ia menegaksan, tindakan tersebut merupakan upaya sepihak tanpa sepengetahuan panitia.</p>
<p>&#8220;Jelas tanpa sepengetahuan panitia, saya juga baru dikabari panitia. Saya langsung hubungi Kak Adhyaksa, katanya udah kalem aja, kita jangan terjebak, kalau misalnya kita copot dia pasang lagi, copot dia pasang lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya berharap kepada aparat kepolisian agar mencari dan menemukan aktor intelektual di balik pemasangan baliho ini. Termasuk yang menyuruh dan mendanai upaya provokasi tersebut. Selain itu, ia mengimbau kepada panita dan peserta Munas agar tetap solid dan menjaga suasana damai dan penuh kegembiraan.</p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ada-baliho-ucapan-selamat-datang-berlogo-hti-apa-kata-panitia-munas-gerakan-pramuka/">Ada Baliho Ucapan Selamat Datang Berlogo HTI, Apa Kata Panitia Munas Gerakan Pramuka?</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ada-baliho-ucapan-selamat-datang-berlogo-hti-apa-kata-panitia-munas-gerakan-pramuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
