<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita ekonomi masyarakat Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/ekonomi-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2018 07:47:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita ekonomi masyarakat Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Harga Ikan Melambung</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/harga-ikan-melambung/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/harga-ikan-melambung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 07:47:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[harga ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7237</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harga ikan di Kota Kendari melambung. Kenaikan harga mencapai 40 hingga 50 persen setiap kilogramnya. Ini dipengaruhi kurangnya pasokan. Kepala UPT Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Alda Kesutaan Lapae mengatakan, stok ikan di PPI berkurang sejak lima hari jelang Ramadan. “Stok ikan di PPI Kota Kendari berkurang, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/harga-ikan-melambung/">Harga Ikan Melambung</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Harga ikan di Kota Kendari melambung. Kenaikan harga mencapai 40 hingga 50 persen setiap kilogramnya. Ini dipengaruhi kurangnya pasokan.<br />
Kepala UPT Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Alda Kesutaan Lapae mengatakan, stok ikan di PPI berkurang sejak lima hari jelang Ramadan.<br />
“Stok ikan  di PPI Kota Kendari berkurang, sehingga mengakibatkan harga ikan melambung 40 hingga 50 persen,” terangnya, Jumat (18/5/2018).<br />
Berkurangnya pasokan ikan, lanjutnya, banyak nelayan yang tak melaut. Mereka pulang kampong  untuk merayakan puasa bersama keluarganya. Alasan lain, saat ini mulai memasuki angin timur yang mengakibatkan cuaca tidak bersahabat.<br />
Di PPI, harga ikan katombong dan lajang  biasanya Rp15 ribu/kg, kini harganya Rp30 ribu/kg. Ikan kakap awalnya Rp50 ribu &#8211; Rp60 ribu/kg, kini dibanderol Rp100 ribu &#8211; Rp120 ribu/kg. Sedangkan ikan putih dan ikan kembung juga naik, saat ini Rp50 ribu sampai Rp55 ribu rupiah/kg yang sebelumnya hanya Rp30 ribu hingga Rp35 ribu/kg.<br />
Meskipun stok ikan terbatas namun tidak mempengaruhi aktivitas jual beli ikan di PPI. Diperkirakan kondisi ini tidak berlansung lama. “Pekan depan harga ikan akan normal kembali,” tutupnya.<br />
Salah seorang pembeli, Anissa mengatakan, terpaksa harus mengurangi porsi pembelian dari hari-hari biasanya. “Biasanya beli sekilo sekarang setengah kilo saja,” katanya.<br />
Sementara itu, seorang pedagang ikan, Sarifuddin mengaku, naiknya harga menjadikan dagangan kurang laku. “Terkadang ikan tidak laku dijual menjadi busuk dan rugi,” terangnya.<br />
Reporter: M3<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/harga-ikan-melambung/">Harga Ikan Melambung</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/harga-ikan-melambung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Tepat Guna untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/teknologi-tepat-guna-untuk-memperkuat-ekonomi-masyarakat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/teknologi-tepat-guna-untuk-memperkuat-ekonomi-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2018 05:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[TTG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6277</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) Provinsi Sultra terus mengembangkan teknologi tepat guna demi memperkuat perekonomian masyarakat. Beberapa hasil riset dan penelitian mulai diterapkan di beberapa daerah. Kepala Balitbang Provinsi Sultra, Dr Ir Sukanto Toding MSP MA mengatakan, penerapan teknologi merupakan salah satu dari enam tema kegiatan Balitbang Provinsi Sultra dalam memperkuat perekominian. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/teknologi-tepat-guna-untuk-memperkuat-ekonomi-masyarakat/">Teknologi Tepat Guna untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) Provinsi Sultra terus mengembangkan teknologi tepat guna demi memperkuat perekonomian masyarakat. Beberapa hasil riset dan penelitian mulai diterapkan di beberapa daerah.<br />
Kepala Balitbang Provinsi Sultra, Dr Ir Sukanto Toding MSP MA mengatakan, penerapan teknologi merupakan salah satu dari enam tema kegiatan Balitbang Provinsi Sultra dalam memperkuat perekominian. Yakni, ketahanan pangan, pengembangan komoditas unggulan -penciptaan dan pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan, pengembangan penganekaragaman hayati/konservasi sumber daya alam, pengembangan tata kelola Pemda, pengembangan inovasi dan pendayagunaan Iptek.<br />
“Saat ini, sementara menerapkan kepada masyarakat, yakni pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan kapasitas produksi dan daya saing. Berikut mengembangkan kajian teknologi terapan,” terangnya.<br />
Kajian teknologi meliputi, penerapan tehnik Light Anggregation Device (LAD) bagi pengelolaan perikanan pelagis kecil secara berkelanjutan pada daerah Konawe dan Konawe Selatan, pengembangan klon kakao unggul mendukung pembangunan scrience park di Sultra, khusunya Kolaka Timur.<br />
Kemudian, kajian mengenai model pengembangan biogas skala rumah tangga berbasis kakao mendukung techno park di Kolaka Utara dan Kolaka Timur, optimalisasi pemanfaatan lahan marginal melalui pengembangan padi gogo lokal berbasis teknologi mikroba indigenous sebagai biofertilizer dan biopestisida di Kabupaten Kolaka Utara, Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe , kajian kualitas protein albumin ikan gabus lokal, pila budidaya serta pemanfaatannya bagi usaha industri kecil bidang kesehatan, penerapan teknologi Karamba Jaring Apung (KJA) berbasis rumpun dasar untuk penguatan ekonomi masyarakat dikawasan desa pesisir di Kabupaten Konawe Selatan, serta kajian model konservasi plasma nutfah sapi sahiwal cross penghasil daging dan susu pada derah Konawe, Konawe Selatan, Bombana dan Kolaka.<br />
“Jika masyarakat mampu mengembangkan program aplikasi teknologi tersebut, secara tidak langsung mampu melakukan persaingan dalam memajukan pendapatan mereka melalui daya saing yang tinggi,” terangnya.<br />
Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan alat tersebut agar masyarakat mampu mengoperasikan teknologi. Bagi masyarakat yang belum menguasai cara mengoperasikan dapat melapor kapada pihak  mitra yang bekerja sama dengan Balitbang terkait penggunaan teknologi.<br />
Reporter: Irmawati<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/teknologi-tepat-guna-untuk-memperkuat-ekonomi-masyarakat/">Teknologi Tepat Guna untuk Memperkuat Ekonomi Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/teknologi-tepat-guna-untuk-memperkuat-ekonomi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
