<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Distanak Sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/distanak-sultra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 08:39:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Distanak Sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Upaya Distanak Antisipasi Kekurangan Stok Daging dan Telur di Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tiga-upaya-distanak-antisipasi-kekurangan-stok-daging-dan-telur-di-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tiga-upaya-distanak-antisipasi-kekurangan-stok-daging-dan-telur-di-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 11:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=112135</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan tiga upaya strategis dalam mengantisipasi kekurangan stok daging dan telur. Ketiga upaya strategis ini untuk mencegah agar ketersediaan stok daging dan telur di Sultra tetap tercukupi di masyarakat. Tiga upaya itu yakni Upaya jangka pendek, menengah dan panjang. Kepala Distanak Sultra, Muhammad &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tiga-upaya-distanak-antisipasi-kekurangan-stok-daging-dan-telur-di-sultra/">Tiga Upaya Distanak Antisipasi Kekurangan Stok Daging dan Telur di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/">Distanak</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan tiga upaya strategis dalam mengantisipasi kekurangan stok daging dan telur. Ketiga upaya strategis ini untuk mencegah agar ketersediaan stok daging dan telur di Sultra tetap tercukupi di masyarakat. Tiga upaya itu yakni Upaya jangka pendek, menengah dan panjang.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra, Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, untuk strategi dengan meningkatkan kualitas pakan, peningkatan ini dapat membantu produksi daging dan telur dengan cepat.</p>
<p>&#8220;Selain itu juga dalam jangka pendek ini kita memberikan bantuan vitamin dan obat obatan juga dapat membantu menjaga kesehatan hewan ternak dan ayam,&#8221; katanya.</p>
<p>Lanjutnya untuk jangka menengah, upaya yang dilakukan adalah mengembangkan rantai pasok dengan memperkuat infrastruktur dan sistem distribusi, ini agar produk daging dan telur dapat sampai ke konsumen dengan cepat dan efisien.</p>
<p>Selanjutnya, dengan mendukung para peternak melakukan program bantuan daging dan telur, memanfaatkan jaringan dan kemitraan yang ada, berfokus situasi pasar, serta fasilitasi perbankan berupa KUR.</p>
<p>Sedangkan untuk jangka panjang, upaya yang dilakukan adalah melakukan pengembangan peternakan yakni peningkatan kawasan peternakan dan populasi ternak. Serta memanfaatkan teknologi seleksi bibit unggul.</p>
<p>&#8220;Selain itu juga, perlunya melakukan perbaikan distribusi misalnya dengan memasarkan secara digital melalui marketplace dan mengikutsertakan produk peternakan dalam pameran dan expo,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tiga-upaya-distanak-antisipasi-kekurangan-stok-daging-dan-telur-di-sultra/">Tiga Upaya Distanak Antisipasi Kekurangan Stok Daging dan Telur di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tiga-upaya-distanak-antisipasi-kekurangan-stok-daging-dan-telur-di-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi PMK di Sultra Capai 4.167 Dosis Per Februari 2025</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/vaksinasi-pmk-di-sultra-capai-4-167-dosis-per-februari-2025/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/vaksinasi-pmk-di-sultra-capai-4-167-dosis-per-februari-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 11:24:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=112133</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mencapai 4.167 dosis per 25 Februari 2025. Realisasi tersebut baru mencapai 27,6 persen dari total keseluruhan target vaksinasi yang diberikan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 15.100 dosis atau 604 vial. Kepala Distanak Sultra, Muhammad Rusdin &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/vaksinasi-pmk-di-sultra-capai-4-167-dosis-per-februari-2025/">Vaksinasi PMK di Sultra Capai 4.167 Dosis Per Februari 2025</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (<a href="https://detiksultra.com/tag/distanak-sultra">Distanak</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mencapai 4.167 dosis per 25 Februari 2025. Realisasi tersebut baru mencapai 27,6 persen dari total keseluruhan target vaksinasi yang diberikan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 15.100 dosis atau 604 vial.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra, Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, berdasarkan arahan gubernur, realisasi vaksinasi tersebut harus terus diperluas ataupun ditingkatkan.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan atensi bapak gubernur dan wakil gubernur, pelaksanaan vaksinasi ini terus ditingkatkan di kabupaten kota, agar target atau dosis dari Kementan bisa tercapai,&#8221; katanya, Rabu (26/2/2025).</p>
<p>Adapun rincian realisasi vaksinasi di wilayah Sultra yakni Kabupaten Bombana sebanyak 225 dosis atau 18,75 persen dari 1.200 dosis. Konawe 570 dosis atau 17,27 persen dari 3.300 dosis. Konawe Selatan belum terealisasi vaksinasinya dari target total 1.000 dosis.</p>
<p>Kabupaten Kolaka sebanyak 235 dosis atau 18,1 persen dari 1.300 dosis. Kolaka Timur sebanyak 425 dosis atau 32,69 persen dari 1.300 dosis. Konawe Utara belum terealisasi dari 200 dosis.Kabupaten Buton sebanyak 1.007 dosis atau 55,94 persen dari 1.800 dosis.</p>
<p>Selanjutnya, Buton Tengah sebanyak 304 dosis atau 20,26 persen dari 1.500 dosis. Baubau sebanyak 312 dosis atau 62,4 persen dari 500 dosis. Konawe Kepulauan sebanyak 75 dosis atau 9,38 dari 800 dosis.</p>
<p>&#8220;Sedangkan di Kabupaten Muna sebanyak 314 dosis atau 31,4 persen dari 1.000 dosis. Muna Barat 670 dosis atau 67 persen dari 1.000 dosis. Terakhir Kolaka Utara totalnya 200 dosis namun belum di distribusikan,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Harapannya vaksinasi ini bisa terealisasi semuanya di daerah-daerah, sehingga Sultra bisa mencegah penyebaran penyakit PMK,&#8221; tandasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/vaksinasi-pmk-di-sultra-capai-4-167-dosis-per-februari-2025/">Vaksinasi PMK di Sultra Capai 4.167 Dosis Per Februari 2025</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/vaksinasi-pmk-di-sultra-capai-4-167-dosis-per-februari-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>12.001 Unit Irigasi Tersier Sultra Diusulkan Perbaikan di Tahun 2025</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/12-001-unit-irigasi-tersier-sultra-diusulkan-perbaikan-di-tahun-2025/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/12-001-unit-irigasi-tersier-sultra-diusulkan-perbaikan-di-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 09:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=111925</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 12.001 unit irigasi tersier diusulkan perbaikan pada tahun 2025. Diketahui, jaringan irigasi tersier adalah jaringan irigasi yang berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier. Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, ukuran dalam satu unit irigasi tersier &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/12-001-unit-irigasi-tersier-sultra-diusulkan-perbaikan-di-tahun-2025/">12.001 Unit Irigasi Tersier Sultra Diusulkan Perbaikan di Tahun 2025</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 12.001 unit irigasi tersier diusulkan perbaikan pada tahun 2025.</p>
<p>Diketahui, jaringan irigasi tersier adalah jaringan irigasi yang berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, ukuran dalam satu unit irigasi tersier tersebut meternya berbeda-beda.</p>
<p>&#8220;Jadi dalam satu unit itu berbeda beda ada yang 100 meter, 200, dan 300 meter. Usulan ini nantinya akan diverifikasi Kementerian Pertanian,&#8221; katanya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Lanjutnya, usulan yang diverifikasi tersebut melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) dan Dirjen Irigasi Lahan untuk melihat kelayakan dan potensi lahan. Kelayakan tersebut katanya, untuk melihat apakah untuk peningkatan Indeks Pertanaman (IP) atau masuk dalam kawasan luas tambah tanam reguler.</p>
<p>Rusdin berharap, tahun ini usulan perbaikan tersebut dapat disetujui oleh Kementerian Pertanian dengan berkoordinasi Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Sulawesi Tenggara.</p>
<p>&#8220;Perlunya perbaikan tersebut karena adanya beberapa poros dari irigasi tersier yang bocor, rusak tidak menyambung antara satu titik dengan titik lain,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, ada tiga daerah yang belum masuk dalam usulan, yakni Wakatobi, Buton Selatan, dan Buton Tengah. Harapannya daerah tersebut dapat diusulkan perbaikan ke kementerian.</p>
<p>&#8220;Harapan kami jika semua irigasi yang diusulkan dan akan diusulkan ini dapat diperbaiki secara keseluruhan, maka kami optimis ke depannya akan ada peningkatan produksi di tahun ini,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/12-001-unit-irigasi-tersier-sultra-diusulkan-perbaikan-di-tahun-2025/">12.001 Unit Irigasi Tersier Sultra Diusulkan Perbaikan di Tahun 2025</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/12-001-unit-irigasi-tersier-sultra-diusulkan-perbaikan-di-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luas Tanam Jagung di Sultra Capai 34.353 Hektare Selama 2024, Muna Terbanyak</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/luas-tanam-jagung-di-sultra-capai-34-353-hektare-selama-2024-muna-terbanyak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/luas-tanam-jagung-di-sultra-capai-34-353-hektare-selama-2024-muna-terbanyak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 11:12:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=110928</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat luas tanam jagung di daerah itu ada 34.353 hektare sepanjang 2024. Luasan tanam jagung tersebut telah mencapai 95 persen lebih dari target yang diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Kepala Distanak Sultra LM Rusdin Jaya mengatakan penanaman jagung ini dalam mendukung program &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/luas-tanam-jagung-di-sultra-capai-34-353-hektare-selama-2024-muna-terbanyak/">Luas Tanam Jagung di Sultra Capai 34.353 Hektare Selama 2024, Muna Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (<a href="https://detiksultra.com/tag/distanak-sultra">Distanak</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat luas tanam jagung di daerah itu ada 34.353 hektare sepanjang 2024.</p>
<p>Luasan tanam jagung tersebut telah mencapai 95 persen lebih dari target yang diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra LM Rusdin Jaya mengatakan penanaman jagung ini dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan swasembada pangan serta sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data tahun lalu, luas tanam jagung terbanyak di Sulawesi Tenggara ada di Kabupaten Muna, dengan luasan mencapai 7.857 hektare,&#8221; katanya, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Rusdin menambahkan, daerah selanjutnya dengan luas tanam terbanyak yakni di Kabupaten Muna Barat 7.707 hektare, Konawe Selatan 5.747 hektare, Kolaka Timur 3.074 hektare.</p>
<p>Kemudian disusul Kabupaten Kolaka Utara 1.918 hektare, Buton Selatan 1.490 hektare, Kolaka 1.299 hektare, Bombana 1.119 hektare, Konawe 906 hektare, Konawe Utara 768 hektare, Buton Tengah 689 hektare.</p>
<p>Selanjutnya, Buton 589 hektare, Buton Utara 533 hektare, Kendari 467 hektare, Baubau 146 hektare, Konawe Kepulauan 42 hektare, dan terakhir Wakatobi 5 hektare.</p>
<p>Sedangkan pada awal 2025 per 10 Januari berdasarkan data yang terekap yakni total luas tanam seluas 266 hektare.</p>
<p>&#8220;Tahun ini ada tujuh wilayah yaitu Muna seluas 31 hektare, Konawe 20 hektare, Kolaka 3 hektare, Konawe Selatan 50 hektare, Bombana 49 hektare, Kolaka Timur 97 hektare, Muna Barat 16 hektare,&#8221; rincinya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/luas-tanam-jagung-di-sultra-capai-34-353-hektare-selama-2024-muna-terbanyak/">Luas Tanam Jagung di Sultra Capai 34.353 Hektare Selama 2024, Muna Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/luas-tanam-jagung-di-sultra-capai-34-353-hektare-selama-2024-muna-terbanyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10.775 Meter Pembangunan Jalan Usaha Tani di Sultra telah Rampung</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/10-775-meter-pembangunan-jalan-usaha-tani-di-sultra-telah-rampung/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/10-775-meter-pembangunan-jalan-usaha-tani-di-sultra-telah-rampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 12:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=110260</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan telah merampungkan 10.775 meter pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) pada tahun 2024. Jalan yang terealisasi tersebut tercatat mengalami peningkatan sekitar 17.300 meter dari tahun sebelumnya. Distanak juga telah menganggarkan untuk peningkatan di tahun 2025. Jalan usaha tani ini merupakan program &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/10-775-meter-pembangunan-jalan-usaha-tani-di-sultra-telah-rampung/">10.775 Meter Pembangunan Jalan Usaha Tani di Sultra telah Rampung</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan telah merampungkan 10.775 meter pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) pada tahun 2024.</p>
<p>Jalan yang terealisasi tersebut tercatat mengalami peningkatan sekitar 17.300 meter dari tahun sebelumnya. Distanak juga telah menganggarkan untuk peningkatan di tahun 2025.</p>
<p>Jalan usaha tani ini merupakan program peningkatan produksi dan produktivitas di sektor pertanian dalam rangkan membangun daerah yang menjadi pusat padi dan jagung.</p>
<p>Kepala <a href="https://detiksultra.com/tag/distanak-sultra">Distanak Sultra</a>, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan melalui program ini harapannya dapat memperlancar jalur distribusi hasil panen dari para petani.</p>
<p>&#8220;Kami harapkan dengan program ini bisa memperlancar jalur distribusi. Mungkin jarak tempuh sebelumnya membutuhkan waktu 2-3 jam, saat ini lebih cepat,&#8221; katanya beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur.</p>
<p>Pembangunan infrastruktur ini menurutnya sangat penting dalam memastikan jalur distribusi bisa lancar baik dari sisi pasokan dan pengeluaran di daerah sentra tersebut.</p>
<p>Selain pembangunan jalan, Distanak juga membangun jaringan irigasi tersier untuk mengairi air disekitar persawahan agar lancar sampai ke daerah pertanaman.</p>
<p>Jaringan irigasi tersier ini berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier. Artinya saluran drainase yang menerima air dari saluran penangkap dan menyalurkannya ke saluran sekunder.</p>
<p>&#8220;Setelah pembangunan jalan usaha tani dibangun, maka dibangun juga jaringan irigasi tersier untuk mendukung persawahan di daerah itu,&#8221; pungkasnya. pafihumbanghasundutankab.org (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/10-775-meter-pembangunan-jalan-usaha-tani-di-sultra-telah-rampung/">10.775 Meter Pembangunan Jalan Usaha Tani di Sultra telah Rampung</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/10-775-meter-pembangunan-jalan-usaha-tani-di-sultra-telah-rampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Padi di Sultra Meningkat 38 Persen per Oktober 2024</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/produksi-padi-di-sultra-meningkat-38-persen-per-oktober-2024/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/produksi-padi-di-sultra-meningkat-38-persen-per-oktober-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 10:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108690</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat produksi padi di wilayah Sultra mengalami peningkatan sebesar 38 persen per Oktober 2024. Berdasarkan catatan tersebut, luas panen padi diperkirakan sebesar 130,31 ribu hektare dengan produksi padi sekitar 552,97 ribu ton gabah kering glling (GKG). Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/produksi-padi-di-sultra-meningkat-38-persen-per-oktober-2024/">Produksi Padi di Sultra Meningkat 38 Persen per Oktober 2024</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat produksi padi di wilayah Sultra mengalami peningkatan sebesar 38 persen per Oktober 2024.</p>
<p>Berdasarkan catatan tersebut, luas panen padi diperkirakan sebesar 130,31 ribu hektare dengan produksi padi sekitar 552,97 ribu ton gabah kering glling (GKG).</p>
<p>Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan peningkatan produksi ini sejalan dengan bertambahnya luas tanam di Sultra sebanyak 12.000 hektare melalui program dari Kementan.</p>
<p>Katanya, program ini sangat berdampak pada peningkatan produksi dibandingkan tahun lalu, terlebih ditambah dengan program pompanisasi.</p>
<p>&#8220;Rata-rata semua daerah di Sultra sudah melakukan panen karena tidak lama lagi akan masuk tanam berikutnya yang diperkirakan. Desember atau awal tahun depan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Rusdin berharap para petani sudah bisa melakukan penanaman, begitu juga yang sudah mau panen agar segera langsung melakukan percepatan tanam di masa tanam berikutnya.</p>
<p>&#8220;Kami juga sudah mempersiapkan benih yang akan didistribusikan di kabupaten kota untuk mendorong percepatan masa tanam dan produksi padi di Sultra,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sebagai informasi, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Luas panen padi pada 2024 diperkirakan sekitar 130,31 ribu hektare.</p>
<p>Catatan tersebut mengalami peningkatan sebanyak 16,38 ribu hektare atau 14,38 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 113,93 ribu hektare.</p>
<p>Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2024 diperkirakan sebesar 317,56 ribu ton.</p>
<p>Produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 317,56 ribu ton, mengalami peningkatan sebanyak 42,25 ribu ton atau 15,35 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebesar 275,31 ribu ton. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/produksi-padi-di-sultra-meningkat-38-persen-per-oktober-2024/">Produksi Padi di Sultra Meningkat 38 Persen per Oktober 2024</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/produksi-padi-di-sultra-meningkat-38-persen-per-oktober-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sultra Salurkan 1.850 Obat dan 380 Boks Disinfektan untuk Cegah Virus Jembrana</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-salurkan-1-850-obat-dan-380-boks-disinfektan-untuk-cegah-virus-jembrana/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-salurkan-1-850-obat-dan-380-boks-disinfektan-untuk-cegah-virus-jembrana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 10:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108687</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 1.850 botol analgetik antipiretik dan 380 boks disinfektan untuk mencegah virus jembrana pada sapi bali di kabupaten/kota di Sultra. Penyaluran bantuan obat-obatan dan disinfektan dari Kementerian Pertanian Direktorat Kesehatan Hewan ini diperuntukkan bagi daerah-daerah yang berpotensi penularan virus jembrana. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-salurkan-1-850-obat-dan-380-boks-disinfektan-untuk-cegah-virus-jembrana/">Pemprov Sultra Salurkan 1.850 Obat dan 380 Boks Disinfektan untuk Cegah Virus Jembrana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 1.850 botol analgetik antipiretik dan 380 boks disinfektan untuk mencegah virus jembrana pada sapi bali di kabupaten/kota di Sultra. Penyaluran bantuan obat-obatan dan disinfektan dari Kementerian Pertanian Direktorat Kesehatan Hewan ini diperuntukkan bagi daerah-daerah yang berpotensi penularan virus jembrana.</p>
<p>Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, penyaluran ini bertujuan menjaga antibodi hewan-hewan ternak agar kuat sambil menunggu vaksin didistribusikan.</p>
<p>&#8220;Beberapa dari obat dan disinfektan ini telah kami salurkan di Konawe Kepulauan sebanyak 20 botol analgetik dan 15 boks disinfektan,&#8221; katanya di Kantor Gubernur Sultra, Selasa (5/11/2024).</p>
<p>Kedepannya, akan dijadwalkan daerah lainnya untuk mendapatkan bantuan tersebut berdasarkan prioritas hewan yang menular di kabupaten/kota masing-masing.</p>
<p>Ia juga menyampaikan agar para peternak di Sultra untuk menjaga hewan ternaknya agar tidak berinteraksi dengan hewan ternak lainnya, utamanya yang telah tertular penyakit jembrana. Imbauan ini harus diperhatikan oleh para peternak karena vaksin yang tersedia belum menyebar secara merata di Sultra dan masih menunggu distribusinya.</p>
<p>&#8220;Kami menekankan dan memberitahu kepada para peternak ini agar terus menjaga kebersihan hewan. Selain itu harus membatasi interaksi dengan hewan lainnya, apalagi hewan yang masuk dari luar Sultra,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-salurkan-1-850-obat-dan-380-boks-disinfektan-untuk-cegah-virus-jembrana/">Pemprov Sultra Salurkan 1.850 Obat dan 380 Boks Disinfektan untuk Cegah Virus Jembrana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-salurkan-1-850-obat-dan-380-boks-disinfektan-untuk-cegah-virus-jembrana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sultra Upayakan Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Pendukung Sektor Pertanian</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-upayakan-pemanfaatan-lahan-tidur-jadi-pendukung-sektor-pertanian/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-upayakan-pemanfaatan-lahan-tidur-jadi-pendukung-sektor-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 09:04:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108081</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengupayakan dan mengedukasi para petani untuk memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung sektor pertanian. Pemanfaatan lahan tidur menjadi pertanian yang produktif, bertujuan untuk menciptakan ketersediaan pangan dan menuju swasembada pangan khususnya di wilayah Sultra. Kepala Dinas Tanaman Pangan (Distanak) Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-upayakan-pemanfaatan-lahan-tidur-jadi-pendukung-sektor-pertanian/">Pemprov Sultra Upayakan Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Pendukung Sektor Pertanian</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengupayakan dan mengedukasi para petani untuk memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung sektor pertanian. Pemanfaatan lahan tidur menjadi pertanian yang produktif, bertujuan untuk menciptakan ketersediaan pangan dan menuju swasembada pangan khususnya di wilayah Sultra.</p>
<p>Kepala Dinas Tanaman Pangan (Distanak) Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan pemanfaatan ini dapat memberikan manfaat serta keuntungan bagi petani.</p>
<p>&#8220;Kita bisa manfaatkan lahan tidur, misalnya kelapa dibawahnya kita bisa tanam padi gogo, sisa kemauan petani. Kan ini boleh, dan ini bisa untung dua kali,&#8221; katanya, Kamis (24/10/2024).</p>
<p>Kendati demikian, kendala yang dihadapi Distanak yakni terkait edukasi dan mengubah pola pikir petani dalam memanfaatkan potensi lahan tersebut. Contoh lainnya yakni di ladang persawahan misalnya di pematangnya bisa ditanam sayur, bawang, terong, tomat, dan lahan disebelahnya ada sapi dan ikan.</p>
<p>&#8220;Pemanfaatan ini juga telah diterapkan di daerah Jawa. Jadi satu hamparan lahan itu bisa ditanami dan menghasilkan potensi ekonomi yang banyak,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hal ini juga bisa dilakukan untuk menunggu panen sawah selanjutnya, jadi sambil menunggu petani bisa menanam kangkung, tomat hingga terong.</p>
<p>Sehingga Distanak terus mendorong agar para petani tidak hanya berharap pada satu sumber ekonomi saja melainkan bisa didapatkan dari sumber lainnya.</p>
<p>Olehnya itu, Distanak terus mengubah pola pikir yang berharap hanya satu sumber saja sama dengan petani zaman dahulu. Padahal ini bisa dikembangkan lagi.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillahnya kita di Sultra, potensi untuk memanfaatkan lahan tidur ini masih sangat besar, karena satu petani saja bisa memiliki satu hektare atau bahkan lebih,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-upayakan-pemanfaatan-lahan-tidur-jadi-pendukung-sektor-pertanian/">Pemprov Sultra Upayakan Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Pendukung Sektor Pertanian</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-upayakan-pemanfaatan-lahan-tidur-jadi-pendukung-sektor-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Distanak Salurkan 8.450 Kilogram Benih Padi di Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 09:02:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108078</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 8.450 kilogram benih padi di kabupaten kota se-Sultra. Bantuan ini merupakan bagian dari program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Sultra dari Kementerian Pertanian melalui Distanak. Penyalurannya disalurkan hampir merata kesemua wilayah khususnya daerah lumbung pangan seperti Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Bombana Konawe, Konawe Selatan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/">Distanak Salurkan 8.450 Kilogram Benih Padi di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 8.450 kilogram benih padi di kabupaten kota se-Sultra. Bantuan ini merupakan bagian dari program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Sultra dari Kementerian Pertanian melalui Distanak.</p>
<p>Penyalurannya disalurkan hampir merata kesemua wilayah khususnya daerah lumbung pangan seperti Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Bombana Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan daerah lainnya. Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan penyaluran ini merupakan usulan dari Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) dari Dinas Pertanian kabupaten/kota.</p>
<p>&#8220;Bantuan yang disalurkan sebanyak 8.450 kilogram benih dan 338 paket pestisida pada PAT 4.560 hektare yang tersebar di 17 kabupaten/kota,&#8221; Kamis (24/10/2024).</p>
<p>Lanjutnya, selama program tersebut berjalan, pihaknya juga mendukung benih, pestisida, serta pupuknya, sehingga sisa menunggu masa panen. Distanak juga mendorong agar perluasan areal yang telah terbentuk secara keseluruhan di Sultra sekitar 12.000 hektare harus ditanami di periode berikutnya.</p>
<p>&#8220;Terlebih dalam program ini telah didukung dengan paket bantuan yang komplit seperti alat dan mesin pertanian (Alsintan), pompa, benih, pupuk dan juga pestisida,&#8221; terangnya.</p>
<p>Rusdin berharap program ini terus berlanjut di tahun berikutnya, sebab jika pendampingan terus berjalan maka lahan yang telah dibuka bisa terus dilakukan penanaman.</p>
<p>&#8220;Kami sangat optimis program ini dilanjutkan di masa kepemimpinan Prabowo, hal ini untuk menciptakan swasembada pangan di Indonesia bisa kita wujudkan juga di Sultra,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/">Distanak Salurkan 8.450 Kilogram Benih Padi di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/distanak-salurkan-8-450-kilogram-benih-padi-di-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Distanak Sultra Telah Distribusi 15 Ribu Dosis Vaksin Atasi Virus Jembrana</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-telah-distribusi-15-ribu-dosis-vaksin-atasi-virus-jembrana/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-telah-distribusi-15-ribu-dosis-vaksin-atasi-virus-jembrana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 10:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=107485</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah distribusi 15.000 dosis vaksin untuk mengatasi virus jembrana dan telah dibagikan ke peternak. Diketahui, jembrana merupakan penyakit hewan menular pada sapi bali yang bersifat akut dan disebabkan oleh virus. Rata-rata kematian penyakit jembrana 50 persen dari jumlah populasi. Penyakit ini juga tidak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-telah-distribusi-15-ribu-dosis-vaksin-atasi-virus-jembrana/">Distanak Sultra Telah Distribusi 15 Ribu Dosis Vaksin Atasi Virus Jembrana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah distribusi 15.000 dosis vaksin untuk mengatasi virus jembrana dan telah dibagikan ke peternak.</p>
<p>Diketahui, jembrana merupakan penyakit hewan menular pada sapi bali yang bersifat akut dan disebabkan oleh virus. Rata-rata kematian penyakit jembrana 50 persen dari jumlah populasi.</p>
<p>Penyakit ini juga tidak dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya, dan jembrana hanya menyerang sapi bali, tidak menular ke sapi jenis lain.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan pengadaan vaksin ini karena banyaknya sapi di Sultra terkontaminasi virus jembrana.</p>
<p>&#8220;Misalnya saja di Bombana, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim) dan daerah lainnya. Sedangkan untuk wilayah Kepulauan sampai saat ini belum ada laporan,&#8221; katanya, Senin (14/10/2024).</p>
<p>Rusdin menyampaikan 15.000 dosis vaksin tersebut telah di distribusikan ke kabupaten kota beberapa waktu lalu, dan aka mendapatkan alokasi baru yang akan didatangkan lagi.</p>
<p>Namun jumlah vaksin yang akan didatangkan ini pihaknya belum mengetahui pasti. Hanya saja diharapkan jauh lebih banyak dari sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Kami belum mengetahui pasti, semoga nanti lebih banyak. Kemarin kami sudah mendapatkan informasi dari Kementerian Pertanian dalam waktu dekat akan turun lagi dan akan kita bagikan ke semua peternak di Sultra,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dengan keterbatasan dosis vaksin yang diterima, Pj Gubernur Sultra meminta kepada pihaknya untuk mengusulkan juga pengadaan vaksin sendiri karena kalau menunggu dari kementerian lama.</p>
<p>Untuk itu, distanak akan bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), kemudian penyalur vaksin yang benar-benar direkomendasikan oleh kementerian karena ini sifatnya sudah urgensi.</p>
<p>Terkait dengan penyebaran virus jembrana, ia pun mengimbau para peternak di semua sentra produksi untuk berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan kebersihan hewan ternaknya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Bahkan hewan ternak tersebut bila perlu tidak ada interaksi dengan hewan ternak dari tempat lain karena potensi penyebaran jembrana dinilai cukup masif dan cepat,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-telah-distribusi-15-ribu-dosis-vaksin-atasi-virus-jembrana/">Distanak Sultra Telah Distribusi 15 Ribu Dosis Vaksin Atasi Virus Jembrana</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-telah-distribusi-15-ribu-dosis-vaksin-atasi-virus-jembrana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Langkah Distanak Sultra Hadapi Perubahan Iklim 2024</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/empat-langkah-distanak-sultra-hadapi-perubahan-iklim-2024/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/empat-langkah-distanak-sultra-hadapi-perubahan-iklim-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 12:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=102937</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan empat langkah atau upaya dalam menghadapi perubahan iklim tahun 2024. Diketahui, berdasarkan catatan BMKG ada beberapa hal yang perlu disikapi menghadapi bencana kekeringan yaitu puncak musim hujan pada pertengahan tahun, masa transisi dan setelah itu musim kemarau pada Agustus mendatang. Kepala Distanak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/empat-langkah-distanak-sultra-hadapi-perubahan-iklim-2024/">Empat Langkah Distanak Sultra Hadapi Perubahan Iklim 2024</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan empat langkah atau upaya dalam menghadapi perubahan iklim tahun 2024.</p>
<p>Diketahui, berdasarkan catatan BMKG ada beberapa hal yang perlu disikapi menghadapi bencana kekeringan yaitu puncak musim hujan pada pertengahan tahun, masa transisi dan setelah itu musim kemarau pada Agustus mendatang.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, pihaknya mengidentifikasi sejumlah daerah yang berpotensi mengalami puso dari dampak perubahan iklim hujan.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kami telah membuat peta terhadap daerah-daerah yang berpotensi mengalami dampak banjir. Kami juga mengantisipasi dampak perubahan iklim kekeringan,&#8221; katanya, Senin (24/6/2024).</p>
<p>Lanjutnya, mitigasi dilakukan terhadap perubahan iklim ini dengan mempersiapkan lahan yang terdampak perubahan iklim banjir dengan bantuan bibit.</p>
<p>Bantuan tersebut dikirim secepatnya agar petani segera untuk semua pada masa tanam kedua.</p>
<p>Kemudian untuk menghadapi perubahan iklim kekeringan, akan dilakukan langkah antisipasi dari Kementerian Pertanian serta pemprov berupa membagikan pompanisasi.</p>
<p>&#8220;Daerah-daerah irigasi akan disedot menggunakan pompa kemudian akan dialiri ke lahan-lahan pertanian yang mengalami kekeringan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, Distanak akan memberikan bantuan dengan pembuatan sumur bor daerah-daerah yang terdampak kekeringan yang cukup parah.</p>
<p>Langkah terakhir yakni dengan melaksanakan program pembagian dan penyerahan padi gogo untuk daerah-daerah yang kekeringan. Padi gogo ini akan tumbuh pada ladang-ladang atau sawah yang teksturnya kering.</p>
<p>&#8220;Daerah yang berpotensi mengalami kekeringan ini sudah dipetakan zonasinya oleh BMKG. Untuk itu, daerah-daerah tersebut yang akan kami bagikan padinya,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/empat-langkah-distanak-sultra-hadapi-perubahan-iklim-2024/">Empat Langkah Distanak Sultra Hadapi Perubahan Iklim 2024</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/empat-langkah-distanak-sultra-hadapi-perubahan-iklim-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atasi Stunting, Pemprov Sultra Bagikan Benih Padi Biofortifikasi ke Petani di 8 Kabupaten</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/atasi-stunting-pemprov-sultra-bagikan-benih-padi-biofortifikasi-ke-petani-di-8-kabupaten/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/atasi-stunting-pemprov-sultra-bagikan-benih-padi-biofortifikasi-ke-petani-di-8-kabupaten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 11:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=93207</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam upaya mengatasi stunting, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan benih padi biofortifikasi kepada petani yang tersebar di 8 kabupaten. Biofortifikasi ini merupakan proses menambahkan dan atau meningkatkan kualitas nutrisi dalam tanaman bahan pangan. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, pembagian benih padi ini &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/atasi-stunting-pemprov-sultra-bagikan-benih-padi-biofortifikasi-ke-petani-di-8-kabupaten/">Atasi Stunting, Pemprov Sultra Bagikan Benih Padi Biofortifikasi ke Petani di 8 Kabupaten</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dalam upaya mengatasi stunting, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan benih padi biofortifikasi kepada petani yang tersebar di 8 kabupaten.</p>
<p>Biofortifikasi ini merupakan proses menambahkan dan atau meningkatkan kualitas nutrisi dalam tanaman bahan pangan.</p>
<p>Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/">Distanak</a>) Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, pembagian benih padi ini untuk ditanam di lahan seluas 4.000 hektare.</p>
<p>Di mana katanya, setiap hektarenya dialokasikan benih 40 kilogram per hektare serta pupuk NPK 100 kilogram dan juga pestisida.</p>
<p>&#8220;Delapan kabupaten yang mendapatkan benih ini adalah Konawe Kepulauan, Bombana, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Buton,&#8221; katanya, Kamis (31/8/2023).</p>
<p>Mulai Agustus 2023 lalu telah dibagikan dan rencananya Oktober mendatang akan dilakukan penanaman untuk menyesuaikan masa tanam kedua.</p>
<p>Ia menjelaskan, pembagian benih ini sebagai upaya dalam menurunkan dan mencegah angka stunting di Sultra karena bisa memenuhi kebutuhan gizi serta anak tumbuh lebih sehat.</p>
<p>&#8220;Karena padi biofortifikasi ada dua varietas yaitu Inpari IR Nutri Zinc dan Inpago 13 Vortiz yang disalurkan itu rendah karbohidrat dan memiliki nutrisi kandungan gizi yang tinggi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Rusdin menuturkan setelah pembagian ini, pihaknya akan mengawasi melalui dinas serta penyuluh yang ada di kabupaten kota agar dapat disalurkan ke keluarga berisiko stunting.</p>
<p>Tahun depan Distanak merencanakan pemberian benih ini akan ditargetkan ke 17 kabupaten kota. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/atasi-stunting-pemprov-sultra-bagikan-benih-padi-biofortifikasi-ke-petani-di-8-kabupaten/">Atasi Stunting, Pemprov Sultra Bagikan Benih Padi Biofortifikasi ke Petani di 8 Kabupaten</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/atasi-stunting-pemprov-sultra-bagikan-benih-padi-biofortifikasi-ke-petani-di-8-kabupaten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Distanak Sultra Tingkatkan Kelas Petani Lokal Melalui Penyuluhan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 11:36:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=93204</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong peningkatan kapasitas petani lokal melalui penyuluhan. Kepala Distanak Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, peningkatan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup petani di Sultra. Olehnya itu, pihaknya akan mendorong melalui berbagai penyuluhan agar petani lokal bisa menjadi petani utama &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/">Distanak Sultra Tingkatkan Kelas Petani Lokal Melalui Penyuluhan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-imbau-pemilik-anjing-dan-kucing-rutin-cek-kesehataan-hewan/">Distanak</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong peningkatan kapasitas petani lokal melalui penyuluhan.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, peningkatan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup petani di Sultra.</p>
<p>Olehnya itu, pihaknya akan mendorong melalui berbagai penyuluhan agar petani lokal bisa menjadi petani utama dari petani pemula.</p>
<p>&#8220;Di Sultra ini petani kita masih di posisi petani pemula. Jadi ada tiga kelas atau tingkatan yaitu petani pemula, petani madya dan petani utama. Ini yang terus kita dorong,&#8221; katanya di Kendari, Kamis (31/8/2023).</p>
<p>Petani pemula fokus menanam untuk kebutuhan sendiri, di tingkat petani madya mulai berupaya meningkatkan produksinya. Terakhir petani utama mulai menjual ke luar daerah.</p>
<p>Untuk mencapai target tersebut pihaknya terus melakukan penyuluhan, peningkatan kapasitas bagi penyuluh dan sekolah lapang.</p>
<p>Program-program tersebut telah berjalan sekitar 3 tahun. Pihaknya juga terus meningkatkan sekolah lapang bagi para petani dan pelatihan lainnya di wilayah Sultra.</p>
<p>&#8220;Kami berharap para petani di Sultra ini bisa naik kelas dalam artian pemahaman mereka dalam bertani,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Kita juga harus regenerasi petani karena petani kita ini sudah mulai tua, harapannya ada petani milenial ke depannya,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/">Distanak Sultra Tingkatkan Kelas Petani Lokal Melalui Penyuluhan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/distanak-sultra-tingkatkan-kelas-petani-lokal-melalui-penyuluhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sultra Dorong Swasembada Pangan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-dorong-swasembada-pangan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-dorong-swasembada-pangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 09:39:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Distanak Sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=92113</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra terus mendorong agar wilayah Bumi Anoa bisa mencapai swasembada tanaman pangan. Kepala Distanak Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, hal tersebut tentunya mendukung sektor pertanian Indonesia agar masyarakat dapat memenuhi sendiri kebutuhan pangannya. Kata dia, tahun 2022 capaian &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-dorong-swasembada-pangan/">Pemprov Sultra Dorong Swasembada Pangan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra terus mendorong agar wilayah Bumi Anoa bisa mencapai swasembada tanaman pangan.</p>
<p>Kepala Distanak Sultra La Ode Rusdin Jaya mengatakan, hal tersebut tentunya mendukung sektor pertanian Indonesia agar masyarakat dapat memenuhi sendiri kebutuhan pangannya.</p>
<p>Kata dia, tahun 2022 capaian produksi padi sebanyak 494.856 ton gabah kering giling (GKG), jagung 181.295 ton pipilan kering (PK), dan kedelai 9.681 ton biji kering (BK) berdasarkan angka ramalan atau perkiraan (ARAM) 2022.</p>
<p>Angka tersebut merupakan angka sementara (asem) yang nantinya akan dijadikan bahan untuk merumuskan kebijakan di tahun 2024.</p>
<p>&#8220;Capaian produksi ini terus mengalami pergerakan yang fluktuasi, baik penurunan maupun kenaikan untuk beberapa komoditas andalan di Sultra,&#8221; katanya, Rabu (26/7/2023).</p>
<p>Lebih lanjut hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor baik dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) maupun dampak perubahan iklim serta faktor-faktor lain.</p>
<p>Dalam rangka penyusunan Angka Sementara Produksi Tanaman Pangan 2022 ini penting untuk merumuskan terkait produktifitas, luas lahan, dan lainnya untuk menentukan arah kebijakan.</p>
<p>Menurutnya ada beberapa faktor yang perlu dikaji dan dievaluasi antara lain upaya peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, pengamanan tanaman dari gangguan OPT, dan Dampak Perubahan Iklim (DPI).</p>
<p>&#8220;Selain itu yang perlu dievalusi adalah penanganan panen dan pascapanen, dukungan pembiayaan dan asuransi, serta menyamakan persepsi terkait Luas Baku Sawah (LBS) yang menjadi pedoman bersama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Olehnya itu, dalam mendukung hal tersebut perlunya dukungan, sinergi serta kolaborasi dari stakeholder terkait guna memberikan manfaat bagi perumusan kebijakan. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-dorong-swasembada-pangan/">Pemprov Sultra Dorong Swasembada Pangan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemprov-sultra-dorong-swasembada-pangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
