<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Disperindag Sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/disperindag-sultra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 07:35:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Disperindag Sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dorong Ekonomi Sirkular, Sultra Optimalkan Limbah Slag Nikel Jadi Produk Bernilai</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dorong-ekonomi-sirkular-sultra-optimalkan-limbah-slag-nikel-jadi-produk-bernilai/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dorong-ekonomi-sirkular-sultra-optimalkan-limbah-slag-nikel-jadi-produk-bernilai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 07:35:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=119298</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong transformasi sektor industri melalui pendekatan ekonomi sirkular. Salah satu upaya nyata diwujudkan melalui Rapat Koordinasi yang membahas pemanfaatan limbah industri, khususnya slag nikel, sebagai sumber daya alternatif bernilai tambah. Langkah ini sebagai upaya bersama dengan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dorong-ekonomi-sirkular-sultra-optimalkan-limbah-slag-nikel-jadi-produk-bernilai/">Dorong Ekonomi Sirkular, Sultra Optimalkan Limbah Slag Nikel Jadi Produk Bernilai</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong transformasi sektor industri melalui pendekatan ekonomi sirkular. Salah satu upaya nyata diwujudkan melalui Rapat Koordinasi yang membahas pemanfaatan limbah industri, khususnya slag nikel, sebagai sumber daya alternatif bernilai tambah. Langkah ini sebagai upaya bersama dengan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta Ketua Forum IKM-UMKM Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Kepala <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/">Disperindag Sultra</a>, Sukanto Toding, menekankan bahwa slag nikel memiliki potensi besar untuk diolah menjadi bahan baku produk konstruksi. Pemanfaatan ini dinilai tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga menjadi solusi inovatif dalam mendukung praktik industri yang berkelanjutan.</p>
<p>“Pemanfaatan limbah industri seperti slag nikel harus dilihat sebagai peluang, bukan sekadar sisa produksi. Ini bisa menjadi pintu masuk bagi pelaku IKM dan UMKM untuk menciptakan produk bernilai ekonomi,” ujarnya saat ditemui di kantornya.</p>
<p>Program ini juga menjadi bagian dari agenda pelatihan sektor industri tahun 2026, yang difokuskan pada penguatan kapasitas pelaku industri kecil dan menengah melalui pendekatan inovatif berbasis potensi lokal.</p>
<p>Melalui pelatihan dan bimbingan teknis, pelaku IKM diharapkan mampu mengolah slag nikel menjadi berbagai produk konstruksi seperti batako, paving block, hingga lapis pondasi jalan. Selain aspek ekonomi, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi fokus utama.</p>
<p>Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah yang tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem.</p>
<p>&#8220;Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dukungan juga datang dari Forum IKM-UMKM Sulawesi Tenggara yang melihat program ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan daya saing produk lokal.</p>
<p>Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta memperluas peluang usaha berbasis inovasi.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antarinstansi dan pelaku industri dalam mempercepat transformasi sektor industri di Sulawesi Tenggara,&#8221; kata Sukanto.</p>
<p>Tambahnya, transformasi ini tidak hanya lebih produktif dan efisien, tetapi juga mampu berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.</p>
<p>Dengan optimisme yang tinggi, pemerintah daerah meyakini bahwa pemanfaatan slag nikel akan membuka jalan baru bagi pengembangan industri berbasis sumber daya lokal sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dorong-ekonomi-sirkular-sultra-optimalkan-limbah-slag-nikel-jadi-produk-bernilai/">Dorong Ekonomi Sirkular, Sultra Optimalkan Limbah Slag Nikel Jadi Produk Bernilai</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dorong-ekonomi-sirkular-sultra-optimalkan-limbah-slag-nikel-jadi-produk-bernilai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keuntungan Pelaku UMKM di Kendari Capai Rp8,1 Miliar Selama Gelaran STQH Nasional</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/keuntungan-pelaku-umkm-di-kendari-capai-rp81-miliar-selama-gelaran-stqh-nasional/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/keuntungan-pelaku-umkm-di-kendari-capai-rp81-miliar-selama-gelaran-stqh-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 00:58:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=117348</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Keuntungan para pelaku UMKM di Kota Kendari dalam gelaran Seleksi Tilawatil Qur&#8217;an dan Hadis (STQH) nasional 2025 pada 10-19 Oktober lalu mencapai Rp8,1 miliar. Event tersebut tidak hanya menjadi ajang keagamaan, namun juga menjadi berkah nyata bagi pelaku usaha UMKM. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Rony Yakob Laute mengatakan, sebagai &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/keuntungan-pelaku-umkm-di-kendari-capai-rp81-miliar-selama-gelaran-stqh-nasional/">Keuntungan Pelaku UMKM di Kendari Capai Rp8,1 Miliar Selama Gelaran STQH Nasional</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Keuntungan para pelaku UMKM di Kota Kendari dalam gelaran Seleksi Tilawatil Qur&#8217;an dan Hadis (STQH) nasional 2025 pada 10-19 Oktober lalu mencapai Rp8,1 miliar. Event tersebut tidak hanya menjadi ajang keagamaan, namun juga menjadi berkah nyata bagi pelaku usaha UMKM.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/">Disperindag</a>) Sultra, Rony Yakob Laute mengatakan, sebagai ketua pameran ia berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan beberapa EO menggelar sejumlah kegiatan.</p>
<p>&#8220;Tentu melalui event nasional ini efek ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat khususnya pelaku UMKM sangat luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Perhitungan secara kasar per booth meraih penghasilan hingga Rp3 juta, sehingga jika dihitung dari 300 booth untuk 9 hari pelaksanaan total mencapai Rp8,1 miliar.</p>
<p>Jumlah keuntungan tersebut baru diakumulasi pada kawasan UMKM yang terpusat dalam kegiatan STQH nasional 2025 yaitu eks MTQ Kendari. Belum termasuk dampak ekonomi pada penjual souvenir, oleh-oleh, rumah makan, hotel, transportasi, wisata dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Kain tenun dan anyaman dari Lohia Kabupaten Muna masih menjadi primadona atau yang paling banyak laku dalam pameran event STQH nasional 2025 di Sultra,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Selebihnya adalah olahan makanan baik yang kering maupun makanan basah, kriya, dan produk lainnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Pengamat Ekonomi, Syamsir Nur mengatakan, kehadiran peserta STQH dari berbagai provinsi memicu perekonomian yaitu mendorong daya beli dan dari sisi suplai. Menurutnya, ada permintaan beragam produk barang bahkan aset yang kurang lebih satu pekan mendorong peningkatan pendapatan pada pelaku usaha terutama UMKM.</p>
<p>&#8220;Momentum ini menjadi agenda nasional juga sudah direncanakan oleh pelaku usaha untuk menyiapkan produk sehingga mendorong permintaan bahan baku dan lainnya,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/keuntungan-pelaku-umkm-di-kendari-capai-rp81-miliar-selama-gelaran-stqh-nasional/">Keuntungan Pelaku UMKM di Kendari Capai Rp8,1 Miliar Selama Gelaran STQH Nasional</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/keuntungan-pelaku-umkm-di-kendari-capai-rp81-miliar-selama-gelaran-stqh-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Dorong Green Industri melalui Studi Kelayakan Pipa Gas di Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 11:11:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=117200</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong green industri melalui studi kelayakan pipa gas di wilayah Bumi Anoa. Dukungan dan komitmen tersebut melalui pertemuan bersama Tim Balai Besar Pengujian Minyak Gas dan Bumi (Lemigas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas ESDM Sultra, serta sejumlah perusahaan di Sultra. Pertemuan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/">Disperindag Dorong Green Industri melalui Studi Kelayakan Pipa Gas di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/">Disperindag</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong green industri melalui studi kelayakan pipa gas di wilayah Bumi Anoa.</p>
<p>Dukungan dan komitmen tersebut melalui pertemuan bersama Tim Balai Besar Pengujian Minyak Gas dan Bumi (Lemigas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas ESDM Sultra, serta sejumlah perusahaan di Sultra.</p>
<p>Pertemuan tersebut dalam kegiatan pembahasan jenis dan volume konsumsi bahan bakar sebagai sumber energi pada berbagai perusahaan industri di Provinsi Sultra, bertempat di Aula Disperindag Sultra, Selasa (21/10/2025). Diketahui, pemerintah telah berencana mengalihkan penggunaan energi menjadi gas untuk mengurangi emisi karbon.</p>
<p>Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob, mengucapkan terima kasih serta apresiasinya kepada Tim Penyusun Dokumen Kajian Kelayakan (Feasibility Study) Pipa Transmisi Gas di Wilayah Sulawesi.</p>
<p>&#8220;Saya selaku Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan mengapresiasi dan terima kasih kepada Tim Penyusun Dokumen Kajian Kelayakan (Feasibility Study) pipa transmisi gas, dan juga kepada pelaku industri yang hadir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, dalam mendukung green industri ini tentu perlu koordinasi dan sinergi antar pemerintah baik pusat maupun daerah, serta pelaku industri dalam penguatan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Pengembangan sektor industri menjadi salah satu prioritas utama dalam meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap sinergi ini dapat meningkatkan kualitas produk dan jasa industri, serta dapat meningkatkan kemandirian energi, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor.</p>
<p>Ia juga berharap agar dalam mendukung kajian kelayakan tersebut, perusahaan industri menyampaikan data yang akurat, aktual dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan data dari tim penyusun.</p>
<p>&#8220;Data ini tentu digunakan sebagai dasar bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun kebijakan dalam rangka pembangunan dan pengembangan industri di Sultra,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Perwakilan Dirjen Migas Kementerian ESDM, yang juga Tim Feasibility Study Andri Widianto mengatakan, kajian pembangunan infrastruktur gas ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem distribusi gas.</p>
<p>&#8220;Kajian pembangunan infrastruktur ini sebagai perwujudan Asta Cita Presiden RI, serta sesuai dengan visi misi pemerintah dalam mempercepat pembangunan agar dapat dinikmati semua pihak dan bisa memberikan nilai tambah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Andri menjelaskan, secara teknis rencana konseptual pipa trans Sulawesi memiliki empat jalur dengan empat segmen pemetaan. Segmen I dari Sengkang ke Makassar dengan panjang 235,9 kilometer, Segmen II Senoro ke Morowali sepanjang 762,8 kilometer, Segmen III Morowali ke Konawe sepanjang 242,6 kilometer dan Segmen IV menuju Sengkang sepanjang 478,3 kilometer.</p>
<p>&#8220;Rencana jalur total pipa trans sekitar 1.500 kilometer untuk semua segmen rencan konseptual,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/">Disperindag Dorong Green Industri melalui Studi Kelayakan Pipa Gas di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-dorong-green-industri-melalui-studi-kelayakan-pipa-gas-di-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Sultra Dukung Program MBG Lewat Diversifikasi Produk Sehat dan Bergizi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 12:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115044</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) terus mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Dukungan tersebut melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) diversifikasi produk industri kecil menengah (IKM) olahan pangan sehat dan bergizi. Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Rony Yakob, bertempat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/">Disperindag Sultra Dukung Program MBG Lewat Diversifikasi Produk Sehat dan Bergizi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) terus mendukung program <a href="https://detiksultra.com/kendari/dukung-program-prabowo-kadin-sultra-siap-bangun-65-dapur-mbg/">Makan Bergizi Gratis atau MBG</a>.</p>
<p>Dukungan tersebut melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) diversifikasi produk industri kecil menengah (IKM) olahan pangan sehat dan bergizi.</p>
<p>Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Rony Yakob, bertempat di Kabupaten Konawe, Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob mengatakan kegiatan tersebut untuk tahap pertama dilaksanakan di dua daerah yakni Kabupaten Konawe dan Konawe Utara.</p>
<p>&#8220;Pada tahap pertama dilaksanakan di Konawe dan Konut, sedangkan untuk tahap selanjutnya akan diselenggarakan di seluruh kabupaten kota se-Sultra,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, dalam mendukung program MBG, Disperindag melakukan pengembangan diversifikasi produk pada IKM olahan pangan sehat dan bergizi.</p>
<p>Diversifikasi ini merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing, memenuhi kebutuhan pasar yang semakin sadar akan kesehatan, dan memperluas jangkauan pasar.</p>
<p>&#8220;Hal ini sebagaimana pengembangan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis yang programnya ditindaklanjuti oleh Gubernur Sulawesi Tenggara,&#8221; terangnya.</p>
<p>Program tersebut merupakan kebijakan strategis yang diterapkan pemerintah pusat maupun daerah atau melalui kemitraan dengan swasta dan masyarakat.</p>
<p>Rony menyampaikan, program ini bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk, stunting, dan ketimpangan akses pangan terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah, ibu hamil, dan masyarakat miskin.</p>
<p>Dalam bimtek kali ini, terdapat beberapa produk yang diversifikasi makanan sehat dan bergizi yakni keripik singkong menjadi keripik singkong rendah garam, rasa rempah lokal.</p>
<p>Selanjutnya produk mie instan jadi mie mocaf, mie moringa bebas pengawet. Minuman tradisional jadi jamu modern dalam kemasan siap minum.</p>
<p>&#8220;Ada produk kue kering diversifikasi jadi cookies gluten-free, cookies oat. Terakhir, bubur instan jadi bubur instan bayi berbahan lokal seperti ubi ungu dan beras merah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Diversifikasi ini adalah langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan ketahanan usaha, namun dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,&#8221; pungkasnya. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/">Disperindag Sultra Dukung Program MBG Lewat Diversifikasi Produk Sehat dan Bergizi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-dukung-program-mbg-lewat-diversifikasi-produk-sehat-dan-bergizi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Larang Penjualan Minuman Beralkohol saat Ramadan, Pengecer Bandel Bakal Disanksi</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/disperindag-larang-penjualan-minuman-beralkohol-saat-ramadan-pengecer-bandel-bakal-disanksi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/disperindag-larang-penjualan-minuman-beralkohol-saat-ramadan-pengecer-bandel-bakal-disanksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 09:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=111510</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau distributor minuman beralkohol agar pengecernya tidak menjual minuman tersebut saat Bulan Ramadan nanti. Larangan tersebut akan ditindaklanjuti dengan surat yang akan diedarkan paling lama sepekan sebelum memasuki Ramadan. PlT Kepala Disperindag Sultra, LM Fitrah Arsyad mengatakan pihaknya bersama kepolisian telah melakukan pembinaan kepada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/disperindag-larang-penjualan-minuman-beralkohol-saat-ramadan-pengecer-bandel-bakal-disanksi/">Disperindag Larang Penjualan Minuman Beralkohol saat Ramadan, Pengecer Bandel Bakal Disanksi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau distributor minuman beralkohol agar pengecernya tidak menjual minuman tersebut saat Bulan Ramadan nanti. Larangan tersebut akan ditindaklanjuti dengan surat yang akan diedarkan paling lama sepekan sebelum memasuki Ramadan.</p>
<p>PlT Kepala Disperindag Sultra, LM Fitrah Arsyad mengatakan pihaknya bersama kepolisian telah melakukan pembinaan kepada para distributor terkait larangan tersebut beberapa waktu lalu.</p>
<p>Secara umum distributor merupakan kewenangan provinsi sehingga mereka harus menjaga pengecernya agar selama Bulan Ramadan tidak boleh melakukan penjualan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah turun bersama kepolisian untuk mengimbau para distributor. Sedangkan untuk para pengecer merupakan kewenangan kabupaten/kota,&#8221; katanya kemarin.</p>
<p>Pihaknya juga akan bersurat di kabupaten/kota yang memiliki kewenangan untuk membina para pengecer di wilayah masing-masing dengan membuat surat edaran larangan menjual minuman beralkohol selama Ramadan.</p>
<p>Upaya dan langkah ini dilakukan untuk menjaga ketenangan dan ketenteraman umat muslim di Sultra selama menjalankan puasa di Bulan Ramadan.</p>
<p>Ia menyampaikan, jika para pengecer kedapatan menjual minuman beralkohol selama Ramadan, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Sanksinya tentu kita akan tindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, sehingga mereka bisa memahami imbauan yang diberikan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebagai informasi, terdapat tujuh distributor minuman beralkohol di Sultra yang tersebar di Kota Kendari yakni satu di Anduonohu, dua di Mandonga, dua di Lepo-Lepo, dan dua di Kota Lama. (ads)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/disperindag-larang-penjualan-minuman-beralkohol-saat-ramadan-pengecer-bandel-bakal-disanksi/">Disperindag Larang Penjualan Minuman Beralkohol saat Ramadan, Pengecer Bandel Bakal Disanksi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/disperindag-larang-penjualan-minuman-beralkohol-saat-ramadan-pengecer-bandel-bakal-disanksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Sultra Tingkatkan Sektor IKM Service HP dan Elektronik Berdaya Saing di Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-tingkatkan-sektor-ikm-service-hp-dan-elektronik-berdaya-saing-di-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-tingkatkan-sektor-ikm-service-hp-dan-elektronik-berdaya-saing-di-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 06:41:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108568</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkatkan sektor Industri Kecil, dan Menengah (IKM) service handphone dan elektronik rumah tangga berdaya saing di Kota Kendari, bertempat di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (2/11/2024). Peningkatan ini melalui kegiatan bimbingan teknis mulai 1-4 November 2024, yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-tingkatkan-sektor-ikm-service-hp-dan-elektronik-berdaya-saing-di-kendari/">Disperindag Sultra Tingkatkan Sektor IKM Service HP dan Elektronik Berdaya Saing di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkatkan sektor Industri Kecil, dan Menengah (IKM) service handphone dan elektronik rumah tangga berdaya saing di Kota Kendari, bertempat di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (2/11/2024).</p>
<p>Peningkatan ini melalui kegiatan bimbingan teknis mulai 1-4 November 2024, yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Disperindag Sultra.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam pengembangan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya dalam bidang service hp dan service elektronik rumah tangga.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, La Ode Muh Fitrah Arsyad mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk IKM melalui peningkatan kualitas, kuantitas, kontinuitas serta capacity building.</p>
<p>&#8220;IKM merupakan salah satu pilar utama<br />
dalam perekonomian daerah. Keberadaannya tidak hanya berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam era digitalisasi yang semakin pesat, kebutuhan akan layanan perbaikan dan pemeliharaan perangkat elektronik, khususnya smartphone, semakin meningkat. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan dan pengetahuan para bidang ini menjadi sangat krusial.</p>
<p>Bimbingan teknis ini diharapkan dapat teknis ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan keterampilan terbaru terkait elektronik.</p>
<p>&#8220;Peserta akan mendapatkan materi yang komprehensif, mulai dari dasar-dasar perbaikan hingga teknik-teknik terbaru yang dapat diterapkan di lapangan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga akan membahas aspek manajemen usaha, sehingga para peserta tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mampu mengelola usaha mereka dengan baik.</p>
<p>dalam bimbingan teknis ini, para IKM akan mempelajari berbagai teknik dan inovasi terbaru dalam service hp dan service elektronik.</p>
<p>&#8220;Dengan bekal pengetahuan yang tepat, diharapkan peserta dapat meningkatkan keterampilan serta produktivitas, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pengembangan kewirausahaan IKM merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan industri kecil menengah.</p>
<p>Selain itu mendukung kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menghadapi kompetisi bukan hanya sekadar kemauan, namun pengetahuan dan skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM IKM.</p>
<p>Melalui bimbingan ini, diharapkan dapat menciptakan jaringan yang solid di antara pelaku industri kecil menengah.</p>
<p>&#8220;Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. mari kita jalin komunikasi dan kolaborasi, tidak hanya selama kegiatan ini, tetapi juga setelahnya,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-tingkatkan-sektor-ikm-service-hp-dan-elektronik-berdaya-saing-di-kendari/">Disperindag Sultra Tingkatkan Sektor IKM Service HP dan Elektronik Berdaya Saing di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-tingkatkan-sektor-ikm-service-hp-dan-elektronik-berdaya-saing-di-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Sultra Fasilitasi Petani Kolut Jual Lima Komoditi Senilai Rp5,4 Miliar</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-fasilitasi-petani-kolut-jual-lima-komoditi-senilai-rp54-miliar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-fasilitasi-petani-kolut-jual-lima-komoditi-senilai-rp54-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 13:29:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=106807</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memfasilitasi petani di Kolaka Utara untuk memasarkan lima komoditi di tingkat nasional tujuan ekspor dengan nilai Rp5,4 miliar. Fasilitasi ini dilaksanakan Disperindag Sultra bersama Kementerian Perdagangan RI melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pelaku usaha lokal, serta para pembeli. Plt &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-fasilitasi-petani-kolut-jual-lima-komoditi-senilai-rp54-miliar/">Disperindag Sultra Fasilitasi Petani Kolut Jual Lima Komoditi Senilai Rp5,4 Miliar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memfasilitasi petani di Kolaka Utara untuk memasarkan lima komoditi di tingkat nasional tujuan ekspor dengan nilai Rp5,4 miliar.</p>
<p>Fasilitasi ini dilaksanakan Disperindag Sultra bersama Kementerian Perdagangan RI melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pelaku usaha lokal, serta para pembeli.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Perindag Sultra, La Ode Fitrah Arsyad mengatakan, fasilitasi ini dilakukan dalam kegiatan pasar lelang komoditi yang dilakukan pada tahapan pertama.</p>
<p>&#8220;Tujuannya untuk mempertemukan antara petani dan juga buyer di tingkat nasional dengan tujuan ekspor,&#8221; katanya, Senin (30/09/2024).</p>
<p>Melalui pasar lelang ini, memudahkan para petani dalam memasarkan hasil komoditinya, sebab banyak dari mereka yang tidak mengetahui pasar sasaran. Komoditi yang dipasarkan dalam pasar lelang tersebut oleh para petani lokal yakni cengkeh, gula merah, gula kelapa, kakao dan nilam, dengan total transaksi Rp5,4 miliar. Kegiatan ini telah rutin dilaksanakan tiap tahunnya, pada 2023 telah dilakukan di Kabupaten Bombana, Kolaka Timur (Koltim) dan Baubau dengan nilai jual sebesar Rp7 miliar.</p>
<p>&#8220;Kami berharap nilai jual tahun ini bisa melebihi tahun lalu. Kami targetkan seluruh nilai jual bisa mencapai rata-rata Rp8 miliar dengan sasaran wilayah Kolaka Utara, Konawe dan Muna,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pada tahapan kedua, akan dilaksanakan di Kabupaten Konawe dengan komoditi yang tersedia yakni beras, beras merah, dan olahan pangan. Nilai di tahun-tahun sebelumnya Rp3 miliar. Sedangkan untuk tahapan terakhir akan dilaksanakan di Kabupaten Muna dengan komoditi kacang mete, tenun, dan nentu. nilainya di tahun-tahun sebelumnya sangat rendah hanya sekitar Rp400 juta. Nilai jual yang rendah tersebut, karena kemungkinan kurangnya evaluasi dan promosi, dan para petani kurang memahami konsep pemasarannya.</p>
<p>&#8220;Para petani ini kurang memahami, padahal dalam pasar lelang ini mereka harus mampu mengakomodir kuantitas yang diminta pembeli, agar dilanjutkan ke tingkat lelang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Karena terkadang penjual siap namun ternyata petani kita ini yang tidak siap memenuhi permintaan pasar,&#8221; tambah Fitrah.</p>
<p>Ia juga memastikan harga jual yang diperoleh petani tentunya akan sangat menguntungkan mereka karena tidak ada pihak kedua dalam transaksi tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami berharap melalui pasar lelang ini para petani kita bisa memiliki daya saing sehingga mampu bersaing dalam pasar nasional,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>Reporter: Muh Ridwan Kadir<br />
Editor: Wulan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-fasilitasi-petani-kolut-jual-lima-komoditi-senilai-rp54-miliar/">Disperindag Sultra Fasilitasi Petani Kolut Jual Lima Komoditi Senilai Rp5,4 Miliar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-fasilitasi-petani-kolut-jual-lima-komoditi-senilai-rp54-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komitmen Disperindag Sultra Berdayakan Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/komitmen-disperindag-sultra-berdayakan-pelaku-usaha-industri-kecil-menengah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/komitmen-disperindag-sultra-berdayakan-pelaku-usaha-industri-kecil-menengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 11:27:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=100630</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya memberdayakan pelaku usaha industri kecil menengah. Hal itu dilakukan untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang terjadi di Sultra. Kepala Bidang Industri Kecil Menengah dan Perwilayahan Industri Disperindag Sultra, Muhammad Yasser Tuwu, mengatakan, pemberdayaan pelaku usaha industri kecil menengah itu dilakukan melalui &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/komitmen-disperindag-sultra-berdayakan-pelaku-usaha-industri-kecil-menengah/">Komitmen Disperindag Sultra Berdayakan Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya memberdayakan pelaku usaha industri kecil menengah. Hal itu dilakukan untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang terjadi di Sultra.</p>
<p>Kepala Bidang Industri Kecil Menengah dan Perwilayahan Industri Disperindag Sultra, Muhammad Yasser Tuwu, mengatakan, pemberdayaan pelaku usaha industri kecil menengah itu dilakukan melalui kegiatan pendampingan langsung di lapangan dan bimbingan teknis, termasuk memberikan pelatihan dalam membuat produk wirausaha baru.</p>
<p>&#8220;Itulah program kita membuat wirausaha baru sektor industri berbasis komoditas unggulan di kabupaten atau kota yang ada di Sultra,&#8221; ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/4/2024).</p>
<p>Muhammad Yasser Tuwu mengungkapkan, belum lama ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perindag Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memberikan bimbingan teknis kepada masyarakat membuat wirausaha baru sesuai komoditas unggulannya yaitu kakao.</p>
<p>&#8220;Kita melatih membuat produk, kemudian dilakukan pendampingan, setelah itu didorong untuk pengembangan usaha. Coklat kan bisa jadi produk makanan dan bisa juga minuman,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menambahkan, para pelaku usaha industri kecil menengah tersebut juga diberi bantuan peralatan untuk kegiatan produksi, misalnya olahan pangan yaitu kompor dan lainnya.</p>
<p>Selain itu, pihaknya memprioritaskan daerah- daerah yang tingkat kemiskinannya masih tinggi.</p>
<p>&#8220;Itulah yang kita latih di sana untuk membuat wirausaha baru sesuai dengan komoditas daerahnya. Ini harapannya untuk meningkatkan penghasilan masyarakat,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Ronas</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/komitmen-disperindag-sultra-berdayakan-pelaku-usaha-industri-kecil-menengah/">Komitmen Disperindag Sultra Berdayakan Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/komitmen-disperindag-sultra-berdayakan-pelaku-usaha-industri-kecil-menengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jumlah IKM di Sultra Capai 15.364 Unit Usaha, Konsel Terbanyak</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/jumlah-ikm-di-sultra-capai-15-364-unit-usaha-konsel-terbanyak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/jumlah-ikm-di-sultra-capai-15-364-unit-usaha-konsel-terbanyak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 12:56:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=99176</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat jumlah Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Sultra mencapai 15.364 unit usaha atau tumbuh 3,03 persen di tahun 2023. Pertumbuhan ini sejalan dengan data lima tahun terakhir, terkait perkembangan IKM yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Kepala Bidang (Kabid) IKM Disperindag Sultra, Muh &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jumlah-ikm-di-sultra-capai-15-364-unit-usaha-konsel-terbanyak/">Jumlah IKM di Sultra Capai 15.364 Unit Usaha, Konsel Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat jumlah Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Sultra mencapai 15.364 unit usaha atau tumbuh 3,03 persen di tahun 2023. Pertumbuhan ini sejalan dengan data lima tahun terakhir, terkait perkembangan IKM yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) IKM Disperindag Sultra, Muh Yasser Tuwuo mengatakan, pada tahun 2023 jumlah IKM Sultra mencapai 15.364 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 51.174 jiwa.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data yang ada artinya ada pertumbuhan sebesar 3,03 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,&#8221; tuturnya, Rabu (6/3/2024).</p>
<p>Peningkatan jumlah IKM ini berkolerasi dengan peningkatan jumlah tenaga kerja IKM. Kendati pada tahun 2020 terjadi penurunan akibat pandemi Covid-19.</p>
<p>Namun pada tahun 2021 hingga sampai 2023 menunjukkan tren peningkatan jumlah tenaga kerja IKM sebanyak 1.458 tenaga kerja dibandingkan tahun 2022.</p>
<p>Yasser menjelaskan, kabupaten/kota dengan jumlah IKM terbanyak di Sultra yakni Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 2.948 IKM, disusul Kota Kendari sebanyak 1.575 IKM, Kota Baubau sebanyak 1.490 IKM, dan Konawe 1.360 IKM.</p>
<p>Selain itu, dalam waktu lima tahun terakhir investasi pada sektor IKM terus mengalami peningkatan, pada tahun 2023 tumbuh sebesar Rp65 miliar menjadi Rp2,34 triliun atau meningkat sebesar 2,85 persen dibandingkan tahun 2022.</p>
<p>&#8220;Untuk itu dalam pengembangan IKM, Disperindag terus meningkatkan daya saing melalui pengembangan dan pendamping usaha dalam rangka peningkatan kualitas produk, kuantitas, kontinuitas serta penumbuhan wirausaha baru,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jumlah-ikm-di-sultra-capai-15-364-unit-usaha-konsel-terbanyak/">Jumlah IKM di Sultra Capai 15.364 Unit Usaha, Konsel Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/jumlah-ikm-di-sultra-capai-15-364-unit-usaha-konsel-terbanyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Pertumbuhan IKM di Sultra, Disperindag Perkuat Sinergi di Daerah</title>
		<link>https://detiksultra.com/ekobis/dorong-pertumbuhan-ikm-di-sultra-disperindag-perkuat-sinergi-di-daerah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/ekobis/dorong-pertumbuhan-ikm-di-sultra-disperindag-perkuat-sinergi-di-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 10:02:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=87041</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah Sultra guna memperkuat sinergi di daerah. Kepala Disperindag Sultra Siti Saleha mengatakan, demi terwujudnya hal tersebut maka perlu meningkatkan koordinasi mulai dari pemerintah pusat, provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota. &#8220;Koordinasi ini sangat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/dorong-pertumbuhan-ikm-di-sultra-disperindag-perkuat-sinergi-di-daerah/">Dorong Pertumbuhan IKM di Sultra, Disperindag Perkuat Sinergi di Daerah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah Sultra guna memperkuat sinergi di daerah.</p>
<p>Kepala Disperindag Sultra Siti Saleha mengatakan, demi terwujudnya hal tersebut maka perlu meningkatkan koordinasi mulai dari pemerintah pusat, provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota.</p>
<p>&#8220;Koordinasi ini sangat penting dilakukan, agar pelaku IKM ini bisa lebih berkembang dan maju sehingga memiliki daya saing, bahkan ke depannya bisa menjadi eksportir,&#8221; katanya dalam Rakorda Pengarahan Kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Tahun 2023 di salah satu hotel di Kendari, Rabu (8/3/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, dalam rakorda tersebut diharapkan tiap kabupaten/kota segera untuk menindaklanjuti amanat perencanaan pembangunan industri melalui Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) yang tercantum dalam UU Nomor 3 Tahun 2014 dan UU Nomor 23 Tahun 2014.</p>
<p>Hal ini tentunya perlu dimaksimalkan guna membangun koordinasi serta sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam penguatan ekonomi melalui pembangunan industri maju, mandiri, dan berdaya saing.</p>
<p>Katanya, Pemprov Sultra telah menyusun dokumen Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) yang ditetapkan melalui Perda Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Sultra Tahun 2019-2039.</p>
<p>&#8220;Dokumen tersebut telah disusun berdasarkan komoditas unggulan Sultra yang telah di analisis dengan menggunakan beberapa pertimbangan umum sehingga diperoleh komoditas unggulan untuk pengembangan industri yakni sektor tanaman perkebunan, hasil laut dan perikanan, serta pertambangan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Siti menambahkan, dalam rencana pembangunan tersebut telah ditetapkan 5 industri unggulan untuk dikembangkan yaitu industri pengolahan kakao, kelapa terpadu, rumput laut, perikanan tangkap dan industri logam dasar.</p>
<p>&#8220;Rencana tersebut terbagi dalam tiga tahapan periode pengembangan industri di mulai 2019-2023, selanjutnya tahun 2024-2029 dan terakhir yaitu 2030-2039,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pada tahapan pertama fokus pada meningkatkan nilai tambah SDA pada industri hulu, tahap kedua mencapai keunggulan kompetitif dan berwawasan lingkungan penguatan struktur industri dan penguasaan teknologi serta di dukung oleh SDM berkualitas.</p>
<p>&#8220;Terakhir, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara industri tangguh, berdaya saing tinggi di tingkat global yang berbasis inovasi dan teknologi,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Akademisi Sultra, Dr. Sudirman Zaid mengatakan bahwa IKM ini menjadi ruang khusus dalam pembangunan industri nasional, untuk itu pentingnya peran pemerintah untuk hadir mendorong pertumbuhan serta pengembangan IKM tersebut.</p>
<p>&#8220;Menjadi masalah utama dalam pengembangan tersebut adalah terkait manajemen pengelolaan IKM-nya, kemudian infrastrukturnya terkait pemenuhan kebutuhan pasar. Hal ini yang perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk hadir dalam rangka mendorong pelaku IKM,&#8221; katanya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/ekobis/dorong-pertumbuhan-ikm-di-sultra-disperindag-perkuat-sinergi-di-daerah/">Dorong Pertumbuhan IKM di Sultra, Disperindag Perkuat Sinergi di Daerah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/ekobis/dorong-pertumbuhan-ikm-di-sultra-disperindag-perkuat-sinergi-di-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kendalikan Inflasi, Disperindag Sultra Bakal Gelar Operasi Pasar Murah</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/kendalikan-inflasi-disperindag-sultra-bakal-gelar-operasi-pasar-murah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/kendalikan-inflasi-disperindag-sultra-bakal-gelar-operasi-pasar-murah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 07:53:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=85525</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra bakal menggelar pasar murah sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi di daerah. Kepala Disperindag Sultra Sitti Saleha mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menjaga ketersediaan stok pasokan. Katanya, inflasi perlu menjadi fokus perhatian pemerintah. Pasalnya, jika hal tersebut tidak terkendali maka &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kendalikan-inflasi-disperindag-sultra-bakal-gelar-operasi-pasar-murah/">Kendalikan Inflasi, Disperindag Sultra Bakal Gelar Operasi Pasar Murah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra bakal menggelar pasar murah sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi di daerah.</p>
<p>Kepala Disperindag Sultra Sitti Saleha mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menjaga ketersediaan stok pasokan.</p>
<p>Katanya, inflasi perlu menjadi fokus perhatian pemerintah. Pasalnya, jika hal tersebut tidak terkendali maka akan menyebabkan terganggunya stabilitas ekonomi.</p>
<p>&#8220;Untuk itu melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terdiri dari beberapa tim, maka kami akan menggelar pasar murah selama lima hari, mulai tanggal 1 Februari 2023,&#8221; ucap Sitti Saleha di kantornya, Jumat (27/1/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, melalui kegiatan pasar murah, tentunya merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakatnya agar mendapatkan barang kebutuhan di bawah harga pasar.</p>
<p>&#8220;Dengan begitu mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terlebih bagi masyarakat berpenghasilan rendah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Sultra, LM Muh Fitrah Arsyad mengatakan bahwa kegiatan pasar murah akan berlangsung mulai 1-6 Februari 2023 (kecuali hari minggu libur).</p>
<p>Lokasi kegiatan akan dilangsungkan di Aula Korem, dan dalam agenda kegiatannya akan bersamaan dilakukan operasi atau sidak pasar di Pasar Korem Kendari.</p>
<p>Berbagai kebutuhan pokok yang akan dijual seperti telur ayam, minyak goreng, beras, gula pasir dan beberapa barang lainnya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap animo tinggi masyarakat dalam pasar murah itu baik, karena kami juga menjual diharga distributor yang otomatis dibawah harga pasar,&#8221;katanya.</p>
<p>Selain itu, Fitrah menjelaskan kenaikan harga atau tingginya tingkat inflasi ini bukan terjadi pada barang kebutuhan pokok melainkan dipengaruhi oleh sektor transportasi baik darat, laut dan udara sehingga harga fluktuatif.</p>
<p>&#8220;Karena beberapa bahan pokok malah mengalami deflasi atau penurunan harga, yang kita jaga ini kedepannya adalah menjelang bulan puasa,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kendalikan-inflasi-disperindag-sultra-bakal-gelar-operasi-pasar-murah/">Kendalikan Inflasi, Disperindag Sultra Bakal Gelar Operasi Pasar Murah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/kendalikan-inflasi-disperindag-sultra-bakal-gelar-operasi-pasar-murah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disperindag Sultra Akui Belum Lakukan Pengawasan Pakaian Bekas Impor</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-akui-belum-lakukan-pengawasan-pakaian-bekas-impor/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-akui-belum-lakukan-pengawasan-pakaian-bekas-impor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 09:23:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=84706</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku belum melakukan pengawasan pada barang impor pakaian bekas atau RB, khususnya di Kota Kendari. &#8220;Sejauh ini kami belum ada pengawasan, sebenarnya yang lebih berhak mengawasi adalah bea cukai yang bisa menahan barang masuk tersebut,&#8221; beber Kadis Disperindag Sultra, Hj. Siti Saleha saat ditemui &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-akui-belum-lakukan-pengawasan-pakaian-bekas-impor/">Disperindag Sultra Akui Belum Lakukan Pengawasan Pakaian Bekas Impor</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (<a href="https://detiksultra.com/tag/disperindag">Disperindag</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku belum melakukan pengawasan pada barang impor pakaian bekas atau RB, khususnya di Kota Kendari.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini kami belum ada pengawasan, sebenarnya yang lebih berhak mengawasi adalah bea cukai yang bisa menahan barang masuk tersebut,&#8221; beber Kadis <a href="https://detiksultra.com/ekobis/antisipasi-permainan-harga-migor-di-ritel-modern-disperindag-sultra-bakal-gelar-sidak-secara-rutin/">Disperindag Sultra</a>, Hj. Siti Saleha saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/12/2022).</p>
<p>Siti Saleha mengatakan, di beberapa daerah lain sudah ada post border yang tugasnya memeriksa semua jenis barang impor sehingga pakaian bekas itu tidak lagi masuk. Namun di Sultra belum ada post border.</p>
<p>Katanya, jika terdapat barang bekas masuk di dalam kota itu disebut perdagangan antarpulau yang tercantum dalam Permendagri No. 92 tahun 2020.</p>
<p>&#8220;Ini yang masih proses koordinasi pasalnya kewenangan dalam melakukan pengawasan belum menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya harus ada kerja sama di pihak terkait,&#8221; kata Siti.</p>
<p>Ia juga menambahkan, memang ada sebagian kecil penjual RB yang memliki izin. Paling dipesperindag memeriksa kelengkapan administrasi usaha tapi hampir sebagian besar itu penjual tidak memiliki izin usaha.</p>
<p>Di tempat terpisah, Seksi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Disperindag Sultra, Sulkifli Saleh mengungkapkan, pada setiap tahunnya disperindag selalu melakukan pengawasan barang wajib Standar Nasional Indonesia (SNI).</p>
<p>&#8220;Itu kami lakukan di pasar, mal dan beberapa tempat lainnya, serta kami mendata ada sekitar 170 barang wajib SNI dan ini biasa kami lakukan setiap tahunya,&#8221; sebutnya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kepada masyarakat yang mengoleksi barang bekas agar waspada karena banyak bakteri yang membuat kita tidak sehat, kalau pengawasan kami masih berkoordinasi dengan Beacukai untuk langkah ke depanya,&#8221; tambah Sulkifli. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Betyrudin</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-akui-belum-lakukan-pengawasan-pakaian-bekas-impor/">Disperindag Sultra Akui Belum Lakukan Pengawasan Pakaian Bekas Impor</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/disperindag-sultra-akui-belum-lakukan-pengawasan-pakaian-bekas-impor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
