<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Dinkes Kendari Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Aug 2025 13:26:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Dinkes Kendari Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Kendari dan PLN Nusantara Power UP Kendari Salurkan Paket Gizi untuk 104 Penderita TBC</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-kendari-dan-pln-nusantara-power-up-salurkan-paket-gizi-untuk-104-penderita-tbc/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-kendari-dan-pln-nusantara-power-up-salurkan-paket-gizi-untuk-104-penderita-tbc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 13:07:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116103</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Kota Kendari bekerja sama dengan PLN Nusantara Power UP Kendari menyalurkan paket peningkatan gizi bagi 104 penderita tuberkulosis (TBC) yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Wuawua dan Poasia. Penyerahan bantuan dilakukan pada Jumat (15/8/2025), melalui perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kendari. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-kendari-dan-pln-nusantara-power-up-salurkan-paket-gizi-untuk-104-penderita-tbc/">Pemkot Kendari dan PLN Nusantara Power UP Kendari Salurkan Paket Gizi untuk 104 Penderita TBC</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Pemerintah Kota Kendari bekerja sama dengan PLN Nusantara Power UP Kendari menyalurkan paket peningkatan gizi bagi 104 penderita tuberkulosis (TBC) yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Wuawua dan Poasia. Penyerahan bantuan dilakukan pada Jumat (15/8/2025), melalui perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kendari.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengendalian penyakit melalui program TABEA ATM-K (Kita Bersama Atasi AIDS, TB, Malaria, dan Kusta).</p>
<p>“Pencegahan dan pengendalian penyakit tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Faktor risiko seperti sanitasi, kondisi ekonomi, sosial, hingga budaya harus ditangani bersama. Alhamdulillah, PLN Nusantara Power UP Kendari berkomitmen menjadi bagian penting dalam program ini,” ungkap Elfi.</p>
<p>Bantuan yang diberikan berupa beras, susu, kacang hijau, dan biskuit, dengan harapan mampu meningkatkan status gizi penderita TBC sehingga proses pemulihan berjalan lebih optimal.</p>
<p>Pemerintah Kota Kendari berharap, ke depan semakin banyak pihak swasta dan lembaga lain yang ikut terlibat dalam mendukung program pengendalian penyakit berbasis faktor risiko tersebut.</p>
<p>Selain sebagai dukungan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi kampanye sosial untuk menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC maupun penyakit menular lainnya.</p>
<p>“Pasien akan lebih cepat sembuh jika lingkungan sekitarnya peduli. Tidak boleh ada diskriminasi dan pengucilan. Mari kita bersama-sama, karena dengan kebersamaan beban ini akan lebih ringan. Semoga cita-cita kita mewujudkan Kota Kendari yang lebih sehat dapat tercapai,” tutup Elfi. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pemkot-kendari-dan-pln-nusantara-power-up-salurkan-paket-gizi-untuk-104-penderita-tbc/">Pemkot Kendari dan PLN Nusantara Power UP Kendari Salurkan Paket Gizi untuk 104 Penderita TBC</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pemkot-kendari-dan-pln-nusantara-power-up-salurkan-paket-gizi-untuk-104-penderita-tbc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Tekankan Pentingnya Tes HIV/Aids Calon Pengantin</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-tekankan-pentingnya-tes-hiv-aids-calon-pengantin/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-tekankan-pentingnya-tes-hiv-aids-calon-pengantin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 12:23:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=97342</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi M.Kes. mengimbau pasangan yang hendak melakukan pernikahan agar melakukan tes HIV/Aids. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran HIV/Aids sejak dini. “Hal tersebut merupakan salah satu rangkaian pelayanan kesehatan bagi calon pengantin, untuk memastikan salah satu pasangan tidak terkonfirmasi HIV/Aids” kata &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-tekankan-pentingnya-tes-hiv-aids-calon-pengantin/">Dinkes Kendari Tekankan Pentingnya Tes HIV/Aids Calon Pengantin</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) <a href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari">Dinkes</a> Kota Kendari, Elfi M.Kes. mengimbau pasangan yang hendak melakukan pernikahan agar melakukan tes HIV/Aids. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran HIV/Aids sejak dini.</p>
<p>“Hal tersebut merupakan salah satu rangkaian pelayanan kesehatan bagi calon pengantin, untuk memastikan salah satu pasangan tidak terkonfirmasi HIV/Aids” kata Elfi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/1/2023) kemarin.</p>
<p>Ia menambahkan, jika memang salah satu calon pengantin terkonfirmasi HIV/Aids maka dari Dinkes Kendari akan menyampaikan secara terbuka dan memberitahu cara-cara memutuskan mata rantai penularannya.</p>
<p>Elfi menyebut, bagi penderita HIV tidak perlu khawatir karena masih bisa menikah, hamil hingga melahirkan, namun ada aturan yang perlu dipatuhi.</p>
<p>“Kita pun mengingatkan kepada anak-anak generasi muda bahwa HIV/Aids adalah sebuah kenyataan bukan fatamorgana atau hoaks dan memang ada di sekitar kita,” tuturnya.</p>
<p>Jumlahnya pun bahkan bisa lebih banyak dari yang ditemukan karena bisa jadi orang-orang yang berisiko tertular HIV/Aids belum melakukan pemeriksaan atau melakukan pendeteksi dini di fasilitas kesehatan.</p>
<p>“Dalam mencegah penyebaran HIV/Aids, kita tekankan agar masyarakat setia pada pasangan, mendekatkan diri pada agama karena agama kita melarang hubungan yang terlarang atau tidak halal,” imbaunya.</p>
<p>Tidak hanya itu, ia pun menghimbau agar masyarakat menjauhi penyalahgunaan narkoba, dimana narkoba merupakan salah satu pintu masuk dari penyebaran HIV/Aids.</p>
<p>Tes HIV/Aids di Kendari tidak terbatas di rumah sakit. Tetapi juga ada di 15 Puskesmas dan tidak berbayar.</p>
<p>&#8220;Jadi bagi yang merasa pekerjaannya beresiko terpapar HIV/AIDS silahkan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, dan dijamin informasinya rahasia, dimana hanya diketahui oleh pasien yang bersangkutan dan tenaga kesehatan yang melakukan tes,&#8221; tukasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-tekankan-pentingnya-tes-hiv-aids-calon-pengantin/">Dinkes Kendari Tekankan Pentingnya Tes HIV/Aids Calon Pengantin</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-tekankan-pentingnya-tes-hiv-aids-calon-pengantin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Catat 321 Kasus HIV/Aids Sepanjang 2023</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-321-kasus-hiv-aids-sepanjang-2023/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-321-kasus-hiv-aids-sepanjang-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 12:53:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Redaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=97276</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kendari mencatat ada 321 kasus HIV/Aids sepanjang 2023. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi M.Kes. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/01/2023). Elfi menuturkan, jika dibanding dengan tahun 2022, angka tersebut meningkat. Dimana pada tahun 2022 lalu kasus HIV/Aids di Kendari berada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-321-kasus-hiv-aids-sepanjang-2023/">Dinkes Kendari Catat 321 Kasus HIV/Aids Sepanjang 2023</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a> mencatat ada 321 kasus HIV/Aids sepanjang 2023. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/baubau/per-november-2023-dinkes-baubau-temukan-93-kasus-hiv-aids/">Dinkes</a> Kota Kendari, Elfi M.Kes. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/01/2023).</p>
<p>Elfi menuturkan, jika dibanding dengan tahun 2022, angka tersebut meningkat. Dimana pada tahun 2022 lalu kasus HIV/Aids di Kendari berada di angka 290. Jika ditotalkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kasus HIV/Aids di Kendari sudah mencapai ribuan.</p>
<p>Peningkatan kasus HIV ini dikarenakan sistem yang digunakan Dinkes Kendari sudah lebih baik. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya Dinkes Kendari belum maksimal di delapan populasi kunci yakni orang yang berisiko terkena HIV/Aids.</p>
<p>“Tahun 2023 kita maksimalkan yakni melakukan skrining atau deteksi pada delapan populasi kunci yang dianggap beresiko, sehingga didapat kasus HIV yang baru,” kata Elfi.</p>
<p>Pihaknya juga dibantu oleh LSM atau lembaga lainnya yang konsen pada pencegahan dan pengendalian HIV/Aids di Kendari. Sekaligus menjadi perpanjangan tangan dari Dinkes Kendari.</p>
<p>Kini, dari 15 Puskesmas yang ada, masing-masing berperan secara aktif untuk menemukan kasus-kasus HIV di wilayah kerjanya. Selain itu, Dinkes Kendari juga melakukan pemetaan terhadap delapan populasi kunci berdomisili atau melakukan kegiatan kesehariannya, sehingga lebih mudah melakukan pendeteksian.</p>
<p>Delapan populasi populasi kunci yang dimaksud ialah ibu hamil, penderita TBC, pengguna narkoba jenis jarum suntik, waria atau transgender, pekerja seks perempuan, lelaki seks lelaki, dan warga binaan pemasyarakatan.</p>
<p>“Dari delapan populasi kunci tersebut semua kita sasar tetapi yang paling banyak rasionya ditemukan pada laki-laki dibanding perempuan, adapun usia berada di usia produktif yakni 19 hingga 50 tahun,” ungkapnya.</p>
<p>Perlu dipahami, HIV/Aids tidak menular melalui sentuhan kulit. Namun penularan terjadi disebabkan dari hubungan seksual dan darah dalam hal ini melalui jarum suntik seperti penggunaan narkoba. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan hubungan seks bebas karena resiko untuk menularkan HIV/Aids lebih besar.</p>
<p>Sementara jumlah 321 yang telah terjangkit HIV/Aids ini merupakan hasil skrining dari 11 ribu orang dari delapan populasi kunci. Dari jumlah yang ditemukan tersebut, jika tidak memiliki riwayat penyakit lain dan tidak membutuhkan perawatan maka tidak dilakukan perawatan.</p>
<p>“Tetapi kita pastikan yang bersangkutan melakukan pengobatan sesuai standar seumur hidupnya tidak boleh putus dan itu kita kontrol bahkan diawasi lingkungannya, jika memiliki istri maka istrinya juga harus dilakukan pemeriksaan termasuk anaknya,” terangnya.</p>
<p>Setelah melakukan enam bulan pengobatan, kemudian dilakukan evaluasi melalui tes viral load yang menghitung jumlah virus dalam pasien HIV/Aids. Hal tersebut juga menjadi indikator keberhasilan pengobatan yang dilakukan kepada penderita HIV/Aids. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-321-kasus-hiv-aids-sepanjang-2023/">Dinkes Kendari Catat 321 Kasus HIV/Aids Sepanjang 2023</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-321-kasus-hiv-aids-sepanjang-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrem</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-cuaca-panas-ekstrem/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-cuaca-panas-ekstrem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 10:21:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=88850</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap cuaca panas ekstrem yang melanda seluruh Indonesia, termasuk Kendari. Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Ellfi mengimbau kepada masyarakat untuk perbanyak minum air putih saat cuaca panas untuk menghindari dehidrasi. &#8220;Minum yang banyak jangan menunggu haus baru &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-cuaca-panas-ekstrem/">Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrem</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap cuaca panas ekstrem yang melanda seluruh Indonesia, termasuk Kendari.</p>
<p>Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Ellfi mengimbau kepada masyarakat untuk perbanyak minum air putih saat cuaca panas untuk menghindari dehidrasi.</p>
<p>&#8220;Minum yang banyak jangan menunggu haus baru minum. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi,&#8221; ujar Ellfi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (28/4/2023).</p>
<p>Masyarakat juga diminta untuk menghindari kontak secara langsung dengan sinar matahari, kemudian  mengenakan pakaian yang tidak tebal serta menggunakan bahan yang mudah menyerap keringat. Selain hal itu, masyarakat juga diminta untuk berteduh antara jam 11.00 Wita hingga 15.00 Wita, dimana pada waktu tersebut sinar matahari sedang mengalami peningkatan suhu.</p>
<p>Terakhir, masyarakat diminta untuk menggunakan sunscreen apabila hendak keluar rumah, serta menyediakan kipas apabila dibutuhkan untuk mendinginkan kulit ataupun tubuh. Hal-hal yang dapat terjadi tubuh akibat cuaca panas ekstrem diantaranya, dehidrasi, ruam, kelelahan, pusing bahkan sakit kepala. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-cuaca-panas-ekstrem/">Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrem</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-cuaca-panas-ekstrem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Catat Kasus HIV/AIDS di Sultra pada 2022 Ada 341 Orang</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/dinkes-catat-kasus-hiv-aids-di-sultra-pada-2022-ada-341-orang/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/dinkes-catat-kasus-hiv-aids-di-sultra-pada-2022-ada-341-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 10:51:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=87660</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kasus HIV/AIDS pada tahun 2022 di wilayah Sultra sebanyak 341 orang. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sultra, dr. Muhammad Ridwan, mengatakan, HIV/AIDS ini merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. &#8220;Akan tetapi tidak semua orang yang terjangkit HIV pada perjalanannya akan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/dinkes-catat-kasus-hiv-aids-di-sultra-pada-2022-ada-341-orang/">Dinkes Catat Kasus HIV/AIDS di Sultra pada 2022 Ada 341 Orang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (<a href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari">Dinkes</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kasus HIV/AIDS pada tahun 2022 di wilayah Sultra sebanyak 341 orang.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sultra, dr. Muhammad Ridwan, mengatakan, HIV/AIDS ini merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh.</p>
<p>&#8220;Akan tetapi tidak semua orang yang terjangkit HIV pada perjalanannya akan langsung terkena AIDS. Karena ada yang bisa sembuh sendiri ada juga yang langsung menuju ke AIDS,&#8221; katanya di Kendari, Jumat (24/3/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, dari ratusan kasus tersebut, jenis kelamin laki-laki yang paling mendominasi. Jika dipersentasekan perbandingan jumlah kasus laki-laki dan perempuan berbanding 60:40 persen.</p>
<p>Usia remaja mulai 15 tahun hingga usia dewasa merupakan penderita yang paling banyak terjadi di Sultra. Penderita ini ada yang masih menempuh pendidikan SMA/SMK dan yang paling dominan adalah para mahasiswa.</p>
<p>Temuan kasus ini rata-rata ditemukan di pusat layanan kesehatan, termasuk juga di tempat ataupun lokasi yang dinilai berisiko terjadinya penularan HIV/AIDS.</p>
<p>Ia juga menuturkan jika menemukan kasus pada saat melakukan kunjungan ke lapangan, dan kemudian menemukan seseorang diduga menderita penyakit tersebut maka tidak langsung menetapkan positif terjangkiti.</p>
<p>&#8220;Jadi perlu dilakukan pemeriksaan awal seperti misalnya dilakukan screening dulu kemudian dilakukan tes dengan melihat dari sekitaran mulut dan kemudian lebih lanjutnya melalui pengambilan sampel darah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lanjut dr. Ridwan, penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang sudah ada sejak dahulu sehingga bukan menjadi penyakit baru. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan berbeda dengan penyakit lainnya.</p>
<p>Penyakit ini tidak dapat disembuhkan hingga orang yang menderita penyakit itu meninggal dunia. Namun bisa mempertahankan hidupnya dengan mengonsumsi obat-obat khusus untuk penderitanya.</p>
<p>HIV/AIDS ini disebabkan oleh perilaku seks menyimpang ataupun seks yang tidak sehat seperti berganti pasangan ataupun yang paling parah adalah berhubungan dengan sesama jenis.</p>
<p>&#8220;Selain melalui seks yang menyimpang serta hidup tidak sehat. Penyakit ini juga dapat terjangkiti melalui jarum suntik yang tidak steril sehingga bisa menyebabkan HIV/AIDS,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Olehnya itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, tidak berhubungan yang menyimpang dan juga tidak melakukan seks di luar nikah agar terhindar dari penyakit tersebut.</p>
<p>Selain itu, bagi orang yang telah terinfeksi agar selalu mengonsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter demi memperkecil penularan penyakit kepada orang lain.</p>
<p>Sementara itu, ia mengatakan bahwa terdapat tiga kota yang mendominasi kasus HIV/AIDS yakni terbesar di Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Konawe Selatan.</p>
<p>Secara rinci, Kendari 102 kasus, Konawe 26 kasus, Konawe Utara 6 kasus, Kolaka Timur 7 kasus, Kolaka 16 kasus, Kolaka Utara 2 kasus, Konawe Selatan 47 kasus, Bombana 9 kasus, Muna 9 kasus, Muna Barat 4 kasus, Buton Utara 12 kasus.</p>
<p>&#8220;Kemudian, Baubau sebanyak 64 kasus, Buton Selatan 18 kasus, Buton Tengah 3 kasus, Buton 6 kasus, Wakatobi 6 kasus, Konawe Kepulauan 4 kasus. Untuk itu ada 274 kasus HIV dan 67 kasus AIDS sehingga total sebanyak 341 kasus,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/dinkes-catat-kasus-hiv-aids-di-sultra-pada-2022-ada-341-orang/">Dinkes Catat Kasus HIV/AIDS di Sultra pada 2022 Ada 341 Orang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/dinkes-catat-kasus-hiv-aids-di-sultra-pada-2022-ada-341-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Difteri di Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-pastikan-belum-ada-kasus-difteri-di-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-pastikan-belum-ada-kasus-difteri-di-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Mar 2023 10:21:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=87215</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan belum ada kasus penyakit difteri di wilayah Sultra. Wilayah Sultra sampai saat ini dipastikan masih dalam kondisi aman. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sultra, dr. Muhammad Ridwan mengatakan, kendati kasus penyakit difteri ini masih aman, namun perlu kewaspadaan serta pencegahan guna tidak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-pastikan-belum-ada-kasus-difteri-di-sultra/">Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Difteri di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan belum ada kasus penyakit difteri di wilayah Sultra. Wilayah Sultra sampai saat ini dipastikan masih dalam kondisi aman.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Sultra, dr. Muhammad Ridwan mengatakan, kendati kasus penyakit difteri ini masih aman, namun perlu kewaspadaan serta pencegahan guna tidak menyebar.</p>
<p>&#8220;Karena ada satu kasus suspek pada awal tahun ini terjadi di Kabupaten Buton. Gejalanya hampir sama dengan penyakit difteri, ada anak usia lima tahun tersebut meninggal,&#8221; katanya, Senin (13/3/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, penanganan maupun pencegahan difteri ini harus cepat berdasarkan imbauan dari Kementerian Kesehatan yaitu melakukan surveilans dengan cara imunisasi. Difteri merupakan penyakit menular yang dapat disebarkan melalui batuk, bersin atau luka terbuka.</p>
<p>Penyebab difteri ini adalah adanya bakteri Corynebacterium diphteriae, yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta dapat memengaruhi kulit. Gejalanya yakni sakit tenggorokan dan masalah pernapasan.</p>
<p>Penularannya bisa menular melalui partikel di udara, peralatan pribadi atau perlengkapan rumah tangga yang terkontaminasi serta menyentuh luka yang terinfeksi kuman difteri.</p>
<p>&#8220;Penyakit ini dapat menyerah orang-orang dari segala usia namun umumnya yang paling berisiko terkena difteri yaitu anak usia 0-5 tahun,&#8221; tuturnya.</p>
<p>dr. Ridwan menuturkan, faktor risiko penularan difteri ini yaitu seseorang yang berkunjung di suatu daerah dengan tingkat kasus yang tinggi, sistem kekebalan tubuh rendah, lingkungan buruk dan beberapa lainnya.</p>
<p>Ia menerangkan gejala penyakit ini akan muncul 2-5 hari setelah seseorang terinfeksi bakteri Corynebacterium diphteriae.</p>
<p>&#8220;Gejalanya yakni demam, nyeri tenggorokan, sulit bernapas, lemas, batuk keras, jantung berdebar dan beberapa gejala lainnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, satu-satunya pencegahan dari penyakit ini adalah dengan memberikan imunisasi atau vaksinasi difteri.</p>
<p>Vaksin ini wajib diberikan untuk balita, vaksin ini dikenal sebagai imunisasi DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis). Imunisasi DPT diberikan sebanyak lima kali saat anak berusia 2, 3, 4 dan18 bulan, usia 4–6 tahun.</p>
<p>&#8220;Selain vaksin tentunya kebersihan lingkungan perlu diperhatikan serta sanitasi juga harus bersih agar terhindar dari difteri,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia mengatakan bahwa saat ini Dinkes Sultra bersama pemerintah kabupaten/kota sedang gencarnya melakukan imunisasi dalam rangka pencegahan. Tidak hanya itu, pihaknya bersama pemda kabupaten/kota terus melakukan sosialisasi pentingnya imunisasi atau vaksinasi difteri khususnya kepada anak-anak.</p>
<p>Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kabid P2P Dinkes Baubau, Ria membenarkan bahwa ada satu kasus di indikasi difteri di Kabupaten Buton pada awal tahun 2023, namun statusnya masih suspek.</p>
<p>&#8220;Difteri di Buton itu suspek yah dan sudah ada hasil negatifnya. Karena setiap yang bergejala pasti diambil sampelnya dan di Buton dipastikan hanya suspek saja karena melalui uji laboratorium itu hasilnya negatif,&#8221; tandasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-pastikan-belum-ada-kasus-difteri-di-sultra/">Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Difteri di Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-pastikan-belum-ada-kasus-difteri-di-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang HUT ke-192 Kendari, Dinas Kesehatan akan Gelar Sunatan Massal</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/jelang-hut-ke-192-kendari-dinas-kesehatan-akan-gelar-sunatan-massal/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/jelang-hut-ke-192-kendari-dinas-kesehatan-akan-gelar-sunatan-massal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 12:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=85564</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-192 Kota Kendari, Dinas Kesehatan Kota Kendari akan menggelar sunatan massal gratis. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Februari mendatang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan, sunatan massal dilakukan dengan jumlah peserta terbatas. &#8220;Mohon diinfokan ke tetangga atau kerabat siapa tahu ada yang putranya mau dikhitan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jelang-hut-ke-192-kendari-dinas-kesehatan-akan-gelar-sunatan-massal/">Jelang HUT ke-192 Kendari, Dinas Kesehatan akan Gelar Sunatan Massal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-192 Kota Kendari, <a href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari">Dinas Kesehatan</a> Kota Kendari akan menggelar sunatan massal gratis. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Februari mendatang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan, sunatan massal dilakukan dengan jumlah peserta terbatas.</p>
<p>&#8220;Mohon diinfokan ke tetangga atau kerabat siapa tahu ada yang putranya mau dikhitan (utamanya saudara-saudara kita  yang kurang mampu). Silakan mendaftar di link yang tersedia atau mendaftar ke saya (Dinkes) ya,&#8221; tulis Rahminingrum melalui pesan WhatsApp.</p>
<p>Rahminingrum menjelaskan, pihaknya menyediakan fasilitas gratis ini untuk 192 orang. Untuk pendaftaran dapat dilakukan mulai 30 Januari hingga 23 Februari 2023 melalui link Tinyurl.com/sunatan-hut-kdi.</p>
<p>Sebelumnya, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, sunatan massal menjadi penting karena dianjurkan oleh agama dan dari sisi kesehatan juga disarankan. Kegiatan seperti itu patut dibudayakan dan ditumbuh kembangkan di tengah masyarakat. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/jelang-hut-ke-192-kendari-dinas-kesehatan-akan-gelar-sunatan-massal/">Jelang HUT ke-192 Kendari, Dinas Kesehatan akan Gelar Sunatan Massal</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/jelang-hut-ke-192-kendari-dinas-kesehatan-akan-gelar-sunatan-massal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Mulai Sosialisasi Vaksin Booster Kedua bagi Lansia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-mulai-sosialisasi-vaksin-booster-kedua-bagi-lansia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-mulai-sosialisasi-vaksin-booster-kedua-bagi-lansia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2022 12:59:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=83851</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mulai melakukan sosialisasi vaksin Covid-19 booster kedua bagi warga lanjut usia (lansia). Kepala Dinkes Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan, dalam waktu dekat bakal melakukan vaksinasi booster kedua. &#8220;Segera dilaksanakan. Jadi sudah dilakukan pendekatan melalui keluarga yang memang ada anggota keluarganya memiliki usia 60 tahunan,&#8221; ujar Rahminingrum saat ditemui di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-mulai-sosialisasi-vaksin-booster-kedua-bagi-lansia/">Dinkes Kendari Mulai Sosialisasi Vaksin Booster Kedua bagi Lansia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-beri-pengobatan-khusus-bagi-200-penderita-hiv-aids/">Dinas Kesehatan Kota Kendari</a> mulai melakukan sosialisasi vaksin Covid-19 booster kedua bagi warga lanjut usia (lansia). Kepala <a href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari">Dinkes Kota Kendari</a>, Rahminingrum mengatakan, dalam waktu dekat bakal melakukan vaksinasi booster kedua.</p>
<p>&#8220;Segera dilaksanakan. Jadi sudah dilakukan pendekatan melalui keluarga yang memang ada anggota keluarganya memiliki usia 60 tahunan,&#8221; ujar Rahminingrum saat ditemui di Balai Kota <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a>, Sabtu (3/12/2022).</p>
<p>Rahminingrum menjelaskan, vaksinasi booster kedua bagi lansia dapat membantu meningkatkan imun dalam tubuh sehingga bisa terhindar dari penyakit, terutama Covid-19.</p>
<p>Terkait jenis vaksin yang bakal diberikan kepada lansia tersebut yakni vaksin jenis pfizer, setengah dosis atau 0,5 mililiter.</p>
<p>Kementerian Kesehatan mengizinkan pemberian vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua, atau suntikan ke empat, kepada lansia berusia di atas 60 tahun.</p>
<p>Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke dua bagi Kelompok Lanjut Usia.</p>
<p>Kementerian Kesehatan menyebutkan,  pemberian vaksin booster bagi lansia dapat disuntikkan setelah enam bulan mendapatkan vaksin booster pertama. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan Subagiantoro</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-mulai-sosialisasi-vaksin-booster-kedua-bagi-lansia/">Dinkes Kendari Mulai Sosialisasi Vaksin Booster Kedua bagi Lansia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-mulai-sosialisasi-vaksin-booster-kedua-bagi-lansia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Kesehatan Kendari Imbau Stop Peredaran Obat Jenis Sirop</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/dinas-kesehatan-kendari-imbau-stop-peredaran-obat-jenis-sirop/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/dinas-kesehatan-kendari-imbau-stop-peredaran-obat-jenis-sirop/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 12:21:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Ginjal Akut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=82379</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum, mengimbau kepada layanan kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, dan apotek agar berhenti mengedarkan obat jenis sirop. Hal ini diungkapkan menyusul maraknya penyakit gagal ginjal akut pada anak yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Hingga 18 Oktober 2022, jumlah kasus gagal ginjal akut yang dilaporkan sebanyak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/dinas-kesehatan-kendari-imbau-stop-peredaran-obat-jenis-sirop/">Dinas Kesehatan Kendari Imbau Stop Peredaran Obat Jenis Sirop</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Kepala <a href="https://detiksultra.com/tag/dinkes-kendari">Dinas Kesehatan</a> Kota <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a>, Rahminingrum, mengimbau kepada layanan kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, dan apotek agar berhenti mengedarkan obat jenis sirop.</p>
<p>Hal ini diungkapkan menyusul maraknya penyakit gagal ginjal akut pada anak yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Hingga 18 Oktober 2022, jumlah kasus gagal ginjal akut yang dilaporkan sebanyak 206, tersebar di 20 provinsi.</p>
<p>Rahminingrum menegaskan, pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan akan segera meneruskan ke layanan kesehatan, termasuk apotek-apotek di Kendari.</p>
<p>Jika ada masyarakat yang membutuhkan obat jenis sirop makan akan digantikan dengan obat lain seperti kaplet, kapsul, dan bentuk lainnya.</p>
<p>&#8220;Surat edaran itu bakal berlaku di seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas ataupun apotek lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait masa berlaku edaran tersebut, Rahminingrum menegaskan, hal ini masih bersifat sementara. Termasuk penyebab pasti penyakit gagal ginjal akut pada anak, saat ini masih dalam penelitian Kementerian Kesehatan.</p>
<p>Ia mengimbau kepada masyarakat Kendari agar tidak panik. Akan tetapi menjadi perhatian orang tua untuk tidak membeli obat secara bebas dan mendatangi layanan kesehatan jika ada keluhan agar diberikan pengobatan sesuai resep dokter.</p>
<p>Diketahui, daftar sediaan sirop yang tersedia di RSUD Bahteramas yakni ambroxol syrup, amoksisilin syrup, antasida suspensi, asam valproat sirup 250mg, 120 ml, cefadroxil dry syrup, cefixime dry syrup, cotrimoksazole syrup, domperidon suspensi. Kemudian laktulosa 60 ml syrup, nystatin drop, parasetamol syrup, sucralfate suspensi 100 ml, zinc sirup 60 ml, amoksan drop, bufect syrup, elkana syrup, enystin drop 12 ml, dan sanmol drop. (ads)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan Subagiantoro</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/dinas-kesehatan-kendari-imbau-stop-peredaran-obat-jenis-sirop/">Dinas Kesehatan Kendari Imbau Stop Peredaran Obat Jenis Sirop</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/dinas-kesehatan-kendari-imbau-stop-peredaran-obat-jenis-sirop/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Perkenalkan Dua Jenis Vaksin Baru</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-perkenalkan-dua-jenis-vaksin-baru/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-perkenalkan-dua-jenis-vaksin-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 11:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=81816</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mulai melakukan sosialisasi tentang dua jenis vaksin terbaru untuk disalurkan kepada masyarakat. Dua vaksin ini yakni vaksin HPV untuk mengatasi kanker leher rahim pada perempuan. Kemudian Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) untuk mencegah penyakit pneumonia atau radang paru-paru pada bayi. Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari, Ellfi mengatakan, sosialisasi dilakukan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-perkenalkan-dua-jenis-vaksin-baru/">Dinkes Kendari Perkenalkan Dua Jenis Vaksin Baru</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a> mulai melakukan sosialisasi tentang dua jenis vaksin terbaru untuk disalurkan kepada masyarakat. Dua vaksin ini yakni vaksin HPV untuk mengatasi kanker leher rahim pada perempuan. Kemudian Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) untuk mencegah penyakit pneumonia atau radang paru-paru pada bayi.</p>
<p>Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari, Ellfi mengatakan, sosialisasi dilakukan kepada masyarakat dan petugas kesehatan. Nantinya petugas kesehatan akan mengakomodir masyarakat di wilayah kerjanya.</p>
<p>&#8220;Mulai dari mendata murid sekolah dasar, lalu kelurahan yang menjadi wilayah kerja masing-masing Puskesmas untuk sosialisasi dua jenis vaksin ini,&#8221; ujar Ellfi di ruang kerjanya, Senin (3/10/2022).</p>
<p>Ia mengatakan, dua jenis vaksin tersebut kini sudah ada di Kendari. Akan tetapi yang baru didistribusikan ke Dinkes Kendari baru jenis HPV dan untuk PCV masih di Dinkes Sulawesi Tenggara (Sultra) atau belum didistribusikan.</p>
<p>Vaksin HPV diperuntukkan bagi anak kelas 5 SD atau usia 11 tahun khusus untuk perempuan. Sedangkan untuk jenis PVC diperuntukkan kepada bayi usia dua bulan.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti setelah dilakukan sosialisasi tersebut, lalu datanya sudah terkumpul semua SD di Kendari, maka akan dilakukan penyuntikan. Untuk penyuntikan jenis HPV itu dilakukan maksimal dua kali yakni pada kelas 5 dan 6 SD. Kemudian untuk jenis vaksin PVC akan dilakukan tiga kali penyuntikan untuk bayi, pertama pada usia dua bulan, suntikan kedua pada usia tiga bulan dan penyuntikan ketiga pada usia 12 bulan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Beberapa hal yang mesti diperhatikan saat hendak menerima vaksinasi dua jenis tersebut yakni mesti sehat, sesuai kategori umur dan utamanya sarapan. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Wulan Subagiantoro</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-perkenalkan-dua-jenis-vaksin-baru/">Dinkes Kendari Perkenalkan Dua Jenis Vaksin Baru</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-perkenalkan-dua-jenis-vaksin-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Sebut Hanya Ada Vaksin Sinovac dan Pfizer di Seluruh Faskes di Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-sebut-hanya-ada-vaksin-sinovac-dan-pfizer-di-seluruh-faskes-di-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-sebut-hanya-ada-vaksin-sinovac-dan-pfizer-di-seluruh-faskes-di-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 11:03:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=81323</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat hanya ada dua jenis vaksin Covid-19 yang tersebar di seluruh fasilitas kesehatan. Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari Ellfi mengatakan, dua jenis vaksin tersebut yakni Pfizer dan Sinovac. &#8220;Untuk ketersediaan vaksin saat ini jenis vaksin Pfizer itu sebanyak 1.866 dosis dan jenis Sinovac 198 dosis yang tersebar &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-sebut-hanya-ada-vaksin-sinovac-dan-pfizer-di-seluruh-faskes-di-kendari/">Dinkes Sebut Hanya Ada Vaksin Sinovac dan Pfizer di Seluruh Faskes di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a> mencatat hanya ada dua jenis vaksin Covid-19 yang tersebar di seluruh fasilitas kesehatan.</p>
<p>Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari Ellfi mengatakan, dua jenis vaksin tersebut yakni Pfizer dan Sinovac.</p>
<p>&#8220;Untuk ketersediaan vaksin saat ini jenis vaksin Pfizer itu sebanyak 1.866 dosis dan jenis Sinovac 198 dosis yang tersebar di 21 fasilitas kesehatan di Kota Kendari,&#8221; ujar Ellfi di ruang kerjanya, Senin (19/9/2022).</p>
<p>&#8220;Jadi saat ini yang ada itu cuma dua jenis regimen, kalau jenis yang lain tidak tersedia, seperti Moderna tidak ada,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Walaupun saat ini di Kendari tidak memiliki jenis vaksin Moderna, dia mengatakan, berdasarkan peraturan baru dari Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, jika seorang menggunakan vaksin primer jenis Moderna maka untuk vaksin boosternya itu bisa menggunakan jenis Pfizer.</p>
<p>Lanjut dia mengatakan, walaupun sebelumnya tenaga kesehatan saat booster pertama menggunakan jenis vaksin Moderna, karena ada anjuran dari Kemenkes sehingga pada saat vaksinasi booster kedua bisa menggunakan jenis vaksin Pfizer.</p>
<p>&#8220;Untuk pemberian dosis Pfizer pada booster kedua tenaga kesehatan yakni setengah dosis Pfizer,&#8221; katanya.</p>
<p>Berdasarkan data vaksinasi 18 September 2022 ada sebanyak 1.453 tenaga kesehatan sudah menerima vaksin booster kedua. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-sebut-hanya-ada-vaksin-sinovac-dan-pfizer-di-seluruh-faskes-di-kendari/">Dinkes Sebut Hanya Ada Vaksin Sinovac dan Pfizer di Seluruh Faskes di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-sebut-hanya-ada-vaksin-sinovac-dan-pfizer-di-seluruh-faskes-di-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Catat 12.164 Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-catat-12-164-dosis-vaksin-covid-19-kedaluwarsa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-catat-12-164-dosis-vaksin-covid-19-kedaluwarsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 07:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=79244</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat ada 12.164 dosis vaksin Covid-19 telah kedaluwarsa atau expire date sepanjang 2022. Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari Ellfy mengatakan, 12.164 dosis kedaluwarsa tersebut disebabkan pada saat distribusi dosis vaksin berdekatan dengan tanggal kedaluwarsa sehingga pemakaian lebih singkat. &#8220;Jadi dosis vaksin kedaluwarsa tersebut saat ini masih berada &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-catat-12-164-dosis-vaksin-covid-19-kedaluwarsa/">Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Catat 12.164 Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat ada 12.164 dosis vaksin Covid-19 telah kedaluwarsa atau expire date sepanjang 2022.</p>
<p>Kepala Bidang P2P Dinkes Kendari Ellfy mengatakan, 12.164 dosis kedaluwarsa tersebut disebabkan pada saat distribusi dosis vaksin berdekatan dengan tanggal kedaluwarsa sehingga pemakaian lebih singkat.</p>
<p>&#8220;Jadi dosis vaksin kedaluwarsa tersebut saat ini masih berada di gudang Dinkes Kendari,&#8221; ujar Ellfy di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2022).</p>
<p>Dia mengatakan, vaksin yang kedaluwarsa tersebut didominasi jenis Astrazeneca dan untuk jumlah yang ditampung di gudang Dinkes Kendari itu ada 70 dosis vaksin kedaluwarsa.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 70 dosis itu gabungan dari dinas kesehatan yakni 50 dosis kedaluwarsa dan 20 dosis dari Puskesmas Abeli,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Lanjut dia mengatakan, untuk sisa dosis kedaluwarsa yang lain tersebar di fasilitas kesehatan lainnya.</p>
<p>Menanggapi adanya pemusnahan dosis vaksin kedaluwarsa, dia mengungkapkan, sampai saat ini belum ada arahan terkait hal itu. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-catat-12-164-dosis-vaksin-covid-19-kedaluwarsa/">Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Catat 12.164 Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-catat-12-164-dosis-vaksin-covid-19-kedaluwarsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Temukan 82 Kasus Baru HIV-AIDS</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-temukan-82-kasus-baru-hiv-aids/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-temukan-82-kasus-baru-hiv-aids/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 09:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=77484</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM -Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat, sepanjang 2022, sebanyak 82 orang telah terjangkit HIV-AIDS. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kendari Elfi mengatakan, sejak Januari hingga April 2022, ada temuan 82 kasus baru. Kebanyakan dari kelompok umur 25 hingga 49 tahun. Menurutnya, 82 kasus tersebut akibat pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta kebijakan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-temukan-82-kasus-baru-hiv-aids/">Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Temukan 82 Kasus Baru HIV-AIDS</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> -Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat, sepanjang 2022, sebanyak 82 orang telah terjangkit HIV-AIDS.</p>
<p>Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kendari Elfi mengatakan, sejak Januari hingga April 2022, ada temuan 82 kasus baru. Kebanyakan dari kelompok umur 25 hingga 49 tahun.</p>
<p>Menurutnya, 82 kasus tersebut akibat pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta kebijakan lainnya sehingga masyarakat sudah dibolehkan aktivitas di luar rumah. Hal ini menjadi salah satu penyebab adanya penularan.</p>
<p>&#8220;Yah, jadi karena adanya pelonggaran, sehingga tempat-tempat hiburan malam mulai tidak ada pembatasan, walaupun tetap masih diperketat di protokol kesehatannya,&#8221; ujar Elfi di ruang kerjanya, Senin (13/6/2022).</p>
<p>Dia mengatakan, penularan HIV-AIDS tersebut berasal dari suntikan ke tubuh, bersentuhan dengan jarum suntik, dan hubungan badan.</p>
<p>Dia mengatakan, pihaknya juga giat melakukan screening ke tempat-tempat hiburan malam yang berpotensi menimbulkan penularan HIV-AIDS.</p>
<p>&#8220;Jadi hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran HIV-AIDS, serta kita juga melakukan screening kepada pekerja seks komersial (PSK) wanita dan pria,&#8221; tegasnya. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-temukan-82-kasus-baru-hiv-aids/">Sepanjang 2022, Dinkes Kendari Temukan 82 Kasus Baru HIV-AIDS</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sepanjang-2022-dinkes-kendari-temukan-82-kasus-baru-hiv-aids/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Buka Gerai Vaksinasi di Pameran Expo HUT Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-buka-gerai-vaksinasi-di-pameran-expo-hut-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-buka-gerai-vaksinasi-di-pameran-expo-hut-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2022 12:36:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=76471</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM&#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari membuka gerai vaksinasi di pameran Expo Kendari, di Lapangan Benubenua, Kelurahan Benubenua, Kecamatan Kendari Barat. Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum mengatakan, pihaknya membuka gerai vaksinasi tersebut untuk masyarakat yang belum vaksin, khususnya vaksin pertama hingga booster atau vaksin ketiga. “Jadi di expo itu kita buka layanan vaksinasi baik itu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-buka-gerai-vaksinasi-di-pameran-expo-hut-kendari/">Dinkes Buka Gerai Vaksinasi di Pameran Expo HUT Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong>&#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari membuka gerai vaksinasi di pameran Expo Kendari, di Lapangan Benubenua, Kelurahan Benubenua, Kecamatan Kendari Barat.</p>
<p>Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum mengatakan, pihaknya membuka gerai vaksinasi tersebut untuk masyarakat yang belum vaksin, khususnya vaksin pertama hingga booster atau vaksin ketiga.</p>
<p>“Jadi di expo itu kita buka layanan vaksinasi baik itu dosis satu, dua hingga booster, pengecekan gula darah, cek asam urat dan kolesterol serta kadar Co dalam paru-paru,” ujar Rahminingrum di Kendari, Jumat (13/5/2022).</p>
<p>Menanggapi terkait adanya batasan pengunjung dalam melakukan vaksinasi dan layanan lainnya, dia mengatakan, tidak ada batasan, masyarakat boleh datang.</p>
<p>“Jadi pelayanannya dimulai dari pukul 16.00 Wita hingga 21.00 Wita,” ucapnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pihak dinkes sudah menyiapkan tiga jenis dosis yakni sinovac, pfizer, dan moderna. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-buka-gerai-vaksinasi-di-pameran-expo-hut-kendari/">Dinkes Buka Gerai Vaksinasi di Pameran Expo HUT Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-buka-gerai-vaksinasi-di-pameran-expo-hut-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Puskesmas di Kendari Bakal Akreditasi untuk Naik Status</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/delapan-puskesmas-di-kendari-bakal-akreditasi-untuk-naik-status/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/delapan-puskesmas-di-kendari-bakal-akreditasi-untuk-naik-status/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 13:44:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=76109</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM- Dinas Kesehatan Kota kendari mengungkapkan ada delapan puskesmas bakal akreditasi untuk naik status. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, saat ini baru satu puskesmas yang memiliki status akreditasi tertinggi paripurna yakni Puskesmas Poasia. Tentunya dengan adanya status paripurna tersebut, kini pihaknya bakal dorong delapan puskemas lainnya untuk naik status. Delapan puskesmas tersebut, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/delapan-puskesmas-di-kendari-bakal-akreditasi-untuk-naik-status/">Delapan Puskesmas di Kendari Bakal Akreditasi untuk Naik Status</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM-</strong> Dinas Kesehatan Kota kendari mengungkapkan ada delapan puskesmas bakal akreditasi untuk naik status.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, saat ini baru satu puskesmas yang memiliki status akreditasi tertinggi paripurna yakni Puskesmas Poasia. Tentunya dengan adanya status paripurna tersebut, kini pihaknya bakal dorong delapan puskemas lainnya untuk naik status.</p>
<p>Delapan puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Poasia, Puskemas Benubenua, Puskesmas Puuwatu, Puskesmas Abeli, Puskesmas Lepolepo, Puskesmas Wuawua, Puskesmas Nambo, dan Puskesmas Jati Raya.</p>
<p>“Tahun ini kalau pusat jadi, karena kan ini sudah tiga tahun tidak ada akreditasi, karena pendemi, kabar-kabarnya tahun ini bakal ada akreditasi,” ujar Rahminingrum di Kendari, Kamis (28/42022).</p>
<p>Dia berharap puskemas tersebut bisa paripurna. Pihaknya terus berusaha untuk menargetkan hal tersebut dan tinggal menungga hasilnya.</p>
<p>Dia mengatakan, sebelum puskesmas mencapai jenjang status paripurna, semua puskemas mesti melalui tahapan status yakni mulai dari dasar, madya, utama, paripurna.</p>
<p>Diketahui status delapan puskesmas tersebut yakni Puskesmas Poasia statusnya paripurna, Puskesmas Benubenua statusnya dasar, Puskesmas Puuwatu statusnya madya, Puskesmas Abeli statusnya dasar.</p>
<p>Selanjutnya, Puskesmas Wuawua statusnya madya, Puskesmas Lepolepo statusnya utama, Puskesmas Nambo statusnya utama, Puskesmas Jati Raya statusnya madya. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/delapan-puskesmas-di-kendari-bakal-akreditasi-untuk-naik-status/">Delapan Puskesmas di Kendari Bakal Akreditasi untuk Naik Status</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/delapan-puskesmas-di-kendari-bakal-akreditasi-untuk-naik-status/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulan Ramadhan, Dinkes Kendari Tetap Buka Layanan Vaksinasi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/bulan-ramadhan-dinkes-kendari-tetap-buka-layanan-vaksinasi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/bulan-ramadhan-dinkes-kendari-tetap-buka-layanan-vaksinasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 10:49:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=74620</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari tetap membuka gerai vaksinasi baik dosis satu, dua, maupun booster di Bulan Ramadhan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan, pihaknya tetap melakukan vaksinasi kepada masyarakat ditengah suasana puasa. “Kami tetap buka vaksinasi, justru di Bulan Ramadhan ini, kita bakal meningkatkan pelayanan,” terang drg Rahmingrum di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/bulan-ramadhan-dinkes-kendari-tetap-buka-layanan-vaksinasi/">Bulan Ramadhan, Dinkes Kendari Tetap Buka Layanan Vaksinasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari tetap membuka gerai vaksinasi baik dosis satu, dua, maupun booster di Bulan Ramadhan.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan, pihaknya tetap melakukan vaksinasi kepada masyarakat ditengah suasana puasa.</p>
<p>“Kami tetap buka vaksinasi, justru di Bulan Ramadhan ini, kita bakal meningkatkan pelayanan,” terang drg Rahmingrum di Kendari (1/4/2022).</p>
<p>“Mudah-mudahan masyarakat tidak merasa terhalangi oleh Bulan Ramadhan untuk vaksinasi,” pungkasnya.</p>
<p>Soal imbauan harus sarapan dulu sebelum vaksinasi, maka Kadinkes Kendari menegaskan bahwa di Bulan Ramadhan tak jadi masalah karena masyarakat lebih dulu sudah sahur.</p>
<p>“Pasti sudah sahur, jadi tidak masalah saat melakukan vaksinasi,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/bulan-ramadhan-dinkes-kendari-tetap-buka-layanan-vaksinasi/">Bulan Ramadhan, Dinkes Kendari Tetap Buka Layanan Vaksinasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/bulan-ramadhan-dinkes-kendari-tetap-buka-layanan-vaksinasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pusat Pelayanan Kesehatan di Kendari Krisis Vaksin Sinovac</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pusat-pelayanan-kesehatan-di-kendari-krisis-vaksin-sinovac/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pusat-pelayanan-kesehatan-di-kendari-krisis-vaksin-sinovac/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2022 11:10:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=74500</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat beberapa pusat pelayanan kesehatan mengalami krisis vaksin jenis sinovac. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan, beberapa waktu lalu pusat pelayanan kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit hingga dinas kesehatan mengalami kekurangan bahkan hampir habis persediaan vaksin jenis sinovac tersebut. “Vaksin jenis sinovac habis kurang lebih dua &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pusat-pelayanan-kesehatan-di-kendari-krisis-vaksin-sinovac/">Pusat Pelayanan Kesehatan di Kendari Krisis Vaksin Sinovac</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat beberapa pusat pelayanan kesehatan mengalami krisis vaksin jenis sinovac.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan, beberapa waktu lalu pusat pelayanan kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit hingga dinas kesehatan mengalami kekurangan bahkan hampir habis persediaan vaksin jenis sinovac tersebut.</p>
<p>“Vaksin jenis sinovac habis kurang lebih dua minggu lalu, tetapi dibeberapa puskesmas masih ada sedikit, sehingga dua hari lalu betul-betul habis,” ujar Rahminingrum di Kendari, Kamis (31/3/2022).</p>
<p>Walaupun demikian, pihaknya terus berusaha untuk mengadakan vaksin tersebut dengan melakukan pelaporan ketersediaan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.</p>
<p>Dengan adanya pelaporan tersebut pihaknya kini sudah menerima vaksin jenis sinovac tetapi terbatas baru untuk BIN.</p>
<p>“Iya kemarin kami menerima vaksin dari pusat tapi hanya untuk BIN, kalau untuk pusat pelayanan kesehatan yang lain saat ini belum ada,” ucapnya.</p>
<p>Dengan kurangnya ketersediaan vaksin tersebut kini hanya vaksin jenis Pfizer yang tersedia cukup banyak yakni 4000-an yang tersebar di puskesmas, rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pusat-pelayanan-kesehatan-di-kendari-krisis-vaksin-sinovac/">Pusat Pelayanan Kesehatan di Kendari Krisis Vaksin Sinovac</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pusat-pelayanan-kesehatan-di-kendari-krisis-vaksin-sinovac/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Catat Sepanjang 2022 Ada 227 Kasus Stunting di Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-catat-sepanjang-2022-ada-227-kasus-stunting-di-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-catat-sepanjang-2022-ada-227-kasus-stunting-di-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2022 11:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=74004</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat sepanjang 2022 ada 227 kasus stunting di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra) itu. Kasus tersebut tersebar di 15 kelurahan, sekaligus menjadi lokus penanganan stunting. Lokus stunting ditetapkan berdasarkan jumlah keluarga berisiko stunting, jumlah anak stunting, dan prevalensi stunting. “Berdasarkan data Agustus tahun 2021 angka stunting tertinggi itu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-catat-sepanjang-2022-ada-227-kasus-stunting-di-kendari/">Dinkes Catat Sepanjang 2022 Ada 227 Kasus Stunting di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat sepanjang 2022 ada 227 kasus stunting di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.</p>
<p>Kasus tersebut tersebar di 15 kelurahan, sekaligus menjadi lokus penanganan stunting. Lokus stunting ditetapkan berdasarkan jumlah keluarga berisiko stunting, jumlah anak stunting, dan prevalensi stunting.</p>
<p>“Berdasarkan data Agustus tahun 2021 angka stunting tertinggi itu ada di Kendari Barat, selanjutnya di Kecamatan Kendari, dan Kecamatan Wua-wua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum di Kendari, Jumat (18/3/2022).</p>
<p>Dia mengatakan, untuk menangani kasus stunting sejumlah indikator mesti diperhatikan dengan baik dari sektor kesehatan maupun non-kesehatan. Sebab dari keseluruhan 29 indikator tersebut masih terdapat beberapa indikator yang sama sekali belum mendapatkan hasil memuaskan.</p>
<p>Sementara Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengungkapkan saat ini angka stunting Kota Kendari masih di bawah rata-rata nasional dan terendah di Sulawesi Tenggara (Sultra).</p>
<p>&#8220;Bukan sekadar menurunkan angkanya saja tetapi bagaimana anak-anak bisa tumbuh dan berkembang serta menjadi kebanggaan kita untuk menunjukkan prestasi,&#8221; ujar Sulkarnain.</p>
<p>Dia mengatakan, jika anak-anak mengalami stunting tidak hanya fisiknya yang terserang tapi yang paling berat yakni kemampuan otak berkurang serta akan berdampak pada generasi selanjutnya.</p>
<p>Dia meminta kepada seluruh dinas yang telah ditunjuk untuk segera melakukan koordinasi guna mencegah dan menurunkan angka stunting.</p>
<p>Dirinya juga menegaskan kepada dinas terkait untuk tidak merekayasa data, memoles data agar angka stunting rendah. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-catat-sepanjang-2022-ada-227-kasus-stunting-di-kendari/">Dinkes Catat Sepanjang 2022 Ada 227 Kasus Stunting di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-catat-sepanjang-2022-ada-227-kasus-stunting-di-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Catat 44 Kasus DBD Sepanjang 2022, Kecamatan Wua-Wua Tertinggi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-44-kasus-dbd-sepanjang-2022-kecamatan-wua-wua-tertinggi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-44-kasus-dbd-sepanjang-2022-kecamatan-wua-wua-tertinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2022 10:37:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=73773</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat ada 44 kasus deman berdarah dengue (DBD) selama dua bulan terakhir ini. Kasus tertinggi berada di Kecamatan Wuawua. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, sepanjang tahun ini sudah ada total 44 kasus yang tercatat. Kecamatan Wua-Wua ada 11 kasus sekaligus tertinggi di Kota Kendari. Oleh karena &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-44-kasus-dbd-sepanjang-2022-kecamatan-wua-wua-tertinggi/">Dinkes Kendari Catat 44 Kasus DBD Sepanjang 2022, Kecamatan Wua-Wua Tertinggi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari mencatat ada 44 kasus deman berdarah dengue (DBD) selama dua bulan terakhir ini. Kasus tertinggi berada di Kecamatan Wuawua.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, sepanjang tahun ini sudah ada total 44 kasus yang tercatat. Kecamatan Wua-Wua ada 11 kasus sekaligus tertinggi di Kota Kendari.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan, baik itu lingkungan sekitar maupun rumah.</p>
<p>“Iya mesti kita waspada DBD ini, karena saat masuk musim penghujan, penyakit yang mesti kita waspadai itu DBD,” kata Rahminingrum di Kendari, senin (14/3/2022).</p>
<p>Dia mengatakan, 44 kasus yang tercatat tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni Kecamaatan Kendari Barat 10 kasus, Kecamatan Puuwatu enam kasus, Kecamatan Kadia tujuh kasus, Kecamatan Wua-Wua 11 kasus, Kecamatan Baruga enam kasus, dan Kecamatan Poasi empat kasus.</p>
<p>“Untuk angka kematian karena DBD saat ini belum ada yang tercatat,” ujarnya.</p>
<p>Kasus tersebut tentunya menjadi kepedulian dan perhatian masyarakat kala masuk musim penghujan.</p>
<p>“Tentunya pada saat masuk musim hujan, penyakit DBD itu mesti kita waspadai dengan langkah-langkah yang ada yakni membersihkan lingkungan, rumah agar tidak ada sarang dan jentik nyamuk,” tutup Rahminingrum. (bds*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Zubair</strong><br />
<strong>Editor: J. Saki</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-44-kasus-dbd-sepanjang-2022-kecamatan-wua-wua-tertinggi/">Dinkes Kendari Catat 44 Kasus DBD Sepanjang 2022, Kecamatan Wua-Wua Tertinggi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-catat-44-kasus-dbd-sepanjang-2022-kecamatan-wua-wua-tertinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada DBD</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-dbd/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-dbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2022 09:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=71363</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Kesehatan Kota Kendari menghimbau warga untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) waspada Demam Berdarah Dengue (DBD) dimusim penghujan saat ini. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, pada tahun 2021 tercatat total ada 211 orang terkena DBD dan kematian ada 4 orang. &#8220;Mudah-mudahan ditahun 2022, kita belajar dari pengalaman &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-dbd/">Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada DBD</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a> menghimbau warga untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) waspada Demam Berdarah Dengue (DBD) dimusim penghujan saat ini.</p>
<p>Kepala <a href="https://detiksultra.com/kendari/stok-vaksin-menipis-dinkes-kendari-prioritaskan-penyuntikan-tahap-dua/">Dinas Kesehatan Kota Kendari</a> Rahminingrum mengatakan, pada tahun 2021 tercatat total ada 211 orang terkena DBD dan kematian ada 4 orang.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan ditahun 2022, kita belajar dari pengalaman sebelumnya, diharapkan seluruh masyarakat Kota Kendari menjaga lingkungannya,&#8221; ujar Rahminingrum Saat ditemui wartawan media ini, Selasa (18/1/2022).</p>
<p>Dia juga menghimbau kepada warga untuk membersihkan lingkungan masing-masing, lakukan pemberantasan sarang nyamuk DBD yaitu menutup, mengubur, menguras, Itu yang penting.</p>
<p>Selain menghimbau masyarakat untuk waspada DBD, Dia juga menambahkan terkait vaksinasi booster umum belum bisa dilaksanakan karena vaksinasi untuk Dosis kedua belum memenuhi target yakni 60 persen.</p>
<p>&#8220;Saat ini untuk vaksinasi booster hanya untuk lansia,&#8221; tegas Rahminingrum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: M5</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-dbd/">Dinkes Kendari Imbau Warga Waspada DBD</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/dinkes-kendari-imbau-warga-waspada-dbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
