<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita DEbat pilgub sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/debat-pilgub-sultra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita DEbat pilgub sultra Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akademisi Kritik Penyelenggara Debat Perdana Pilgub 2018</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/akademisi-kritik-penyelenggara-debat-perdana-pilgub-2018/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/akademisi-kritik-penyelenggara-debat-perdana-pilgub-2018/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2018 14:28:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DEbat pilgub sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Prof ANdi Bahrun]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Unsultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6081</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Debat perdana Cagub dan Cawagub Sultra periode 2018-2023, banyak menuai kritikan dari berbagai kalangan masyarakat. Kritikan itu bahkan tidak hanya tertuju kepada paslon gubernur dan wakil gubernur, namun juga terhadap penyelenggara pilkada. Menurut Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Andi Bahrun, penyelenggara pilkada harusnya membuka ruang kepada masyarakat untuk mengevaluasi hasil debat. &#8220;Harapan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/akademisi-kritik-penyelenggara-debat-perdana-pilgub-2018/">Akademisi Kritik Penyelenggara Debat Perdana Pilgub 2018</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Debat perdana Cagub dan Cawagub Sultra periode 2018-2023, banyak menuai kritikan dari berbagai kalangan masyarakat. Kritikan itu bahkan tidak hanya tertuju kepada paslon gubernur dan wakil gubernur, namun juga terhadap penyelenggara pilkada.<br />
Menurut Rektor Universitas Sulawesi Tenggara,  Prof. Andi Bahrun, penyelenggara pilkada harusnya membuka ruang kepada masyarakat untuk mengevaluasi hasil debat.<br />
&#8220;Harapan saya, harusnya KPU membuka polling terhadap hasil debat supaya ada evaluasi. Apakah itu ada manfaatnya atau tidak,&#8221; katanya.<br />
Dia pun mengatakan jika KPU membuka ruang poling maka hal demikian akan lebih mudah untuk memetakan daerah mana saja yang perlu melakukan debat sebesar kemarin.<br />
&#8220;Sehingga boleh jadi kita bisa petakan hanya provinsi tertentu saja yang bisa melakukan debat seperti ini,  daerah-daerah lain bisa menggunakan cara yang berbeda untuk menyampaikan visi misi mereka sehingga efisien dan efektif,&#8221; bebernya.<br />
Karena kegiatan ini menggunakan uang negara  yang tidak sedikit. Tapi bagi kita bukan masalah uang. Yang paling penting, proses demokrasi berjalan dengan baik dan masyarakat puas karena mendapatkan pemimpin yang benar-bemar akan mensejahterakan masyarakat Sultra.<br />
Reporter: Sunarto<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/akademisi-kritik-penyelenggara-debat-perdana-pilgub-2018/">Akademisi Kritik Penyelenggara Debat Perdana Pilgub 2018</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/akademisi-kritik-penyelenggara-debat-perdana-pilgub-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Debat Kandidat, Begini Tanggapan Warga</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/pasca-debat-kandidat-begini-tanggapan-warga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/pasca-debat-kandidat-begini-tanggapan-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2018 03:07:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DEbat pilgub sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon Gubernur Sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Kota Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6035</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masyarakat merasa kecewa dengan penampilan ketiga Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra di acara debat perdana yang diselenggarakan KPU Sultra. Menyusul tidak maksimalnya jawaban yang diberikan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis maupun dari paslon lain. Seperti diungkapkan Rahman Farudu, yang menonton debat kandidat melalui televisi. &#8220;Kecewa penonton, pertanyaan ke kiri &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pasca-debat-kandidat-begini-tanggapan-warga/">Pasca Debat Kandidat, Begini Tanggapan Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masyarakat merasa kecewa dengan penampilan ketiga Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra di acara debat perdana yang diselenggarakan KPU Sultra. Menyusul tidak maksimalnya jawaban yang diberikan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis maupun dari paslon lain.<br />
Seperti diungkapkan Rahman Farudu, yang menonton debat kandidat melalui televisi. &#8220;Kecewa penonton, pertanyaan ke kiri jawaban ke kanan&#8221; ungkapnya kepada detiksultra, saat ditanyai pendapatnya mengenai jalannnya debat kandidat, Kamis malam (5/4/2018).<br />
Dosen Fakultas Peternakan UHO ini menilai pengetahuan para paslon hanya seputar daerah kekuasaan masing-masing. Sebagai Cagub dan Cawagub, konsep pembangunan yang diberikan tidak jelas.<br />
Sementara itu, seorang warga,  Lapipi Mado menyarankan,  penampilan ketiga paslon tidak mesti ditampilkan di TV nasional.<br />
&#8220;Harusnya pakai TV lokal saja, pakai TV nasional malu-maluin,&#8221; katanya.<br />
Dia mengatakan visi misi yang diberikan dari para paslon tidak berwujud. Tidak ada satu pun yang mengungkapkan indikator keberhasilan pembangunan seperti kemiskinan, ketimpangan, keterisolasian, dan pertumbuhan ekonomi.<br />
Selain itu jawaban yang diberikan rata-rata tidak nyambung.<br />
&#8220;Ditanya poros maritim, dijawab perikanan. Ditanya soal pariwisata, dijawab pendidikan. Ditanya soal pendidikan, dijawab daya beli. Ditanya soal kesehatan, dijawab pendapatan. Jawaban ketiganya rata-rata membelok,&#8221; tutupnya.<br />
Reporter: Yusuf Maronta<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/pasca-debat-kandidat-begini-tanggapan-warga/">Pasca Debat Kandidat, Begini Tanggapan Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/pasca-debat-kandidat-begini-tanggapan-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
