<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bendera Tauhid Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/bendera-tauhid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 08:11:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Bendera Tauhid Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Unik, Puluhan Warga Kendari Kibarkan Panji Rasulullah Dengan Bersepeda</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/unik-puluhan-warga-kendari-kibarkan-panji-rasulullah-dengan-bersepeda/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/unik-puluhan-warga-kendari-kibarkan-panji-rasulullah-dengan-bersepeda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2019 09:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29988</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Puluhan warga Kota Kendari yang tergabung dalam Kendari Rayah Bikers, beramai-ramai mengibarkan panji Rasulullah yang dikenal dengan Ar-Rayah dan Al-Liwa dengan bersepeda, Minggu (1/9/2019). Salah satu partisipan Kendari Rayah Bikers, Abu Khalid, mengatakan, pengibaran panji Rasulullah tersebut dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1441 H, dengan mengambil rute dari Masjid Terapung &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/unik-puluhan-warga-kendari-kibarkan-panji-rasulullah-dengan-bersepeda/">Unik, Puluhan Warga Kendari Kibarkan Panji Rasulullah Dengan Bersepeda</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Puluhan warga Kota Kendari yang tergabung dalam Kendari Rayah Bikers, beramai-ramai mengibarkan panji Rasulullah yang dikenal dengan Ar-Rayah dan Al-Liwa dengan bersepeda, Minggu (1/9/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu partisipan Kendari Rayah Bikers, Abu Khalid, mengatakan, pengibaran panji Rasulullah tersebut dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1441 H, dengan mengambil rute dari Masjid Terapung Al-Alam menuju Kendari Beach.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, kegiatan yang diikuti lebih 50 orang ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari dosen, pengusaha, karyawan hingga mahasiswa dari berbagai kampus di sekitar Kota Kendari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sepanjang perjalanan, setiap anggota Kendari Rayah Bikers memperkenalkan Al-Liwa dan Ar-Roya kepada pengguna jalan. Tidak sedikit dari warga yang berolahraga dan pengguna kendaaraan roda dua maupun empat menyambut para bikers dengan pekikan takbir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan ini sangat positif, bahkan setiap pengguna jalan lainnya baik yang sedang jogging maupun pengendara motor dan mobil yang lewat saja tidak permasalahkan, bahkan di antara mereka sambut kami dengan teriakan Allahu Akbar,” katanya kepada detiksultra.com.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Olehnya itu, kata dia, sangat aneh apabila ada orang apalagi kalau ia beragama Islam pobia atau takut terhadap bendera Al-Liwa dan Ar-Roya. Pasalnya, bendera atau panji tersebut merupukan panji Rasulullah yang di dalamnya tertuliskan kalimat tauhid, sehingga itu sama saja merupakan milik seluruh kaum muslimin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, liwa dan rayah mempunyai ciri yang berbeda. Dalam beberapa hadist yang diriwayatkan oleh Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah disebutkan, Rayah yang dipakai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam berwarna hitam, sedangkan liwa’ (benderanya) berwarna putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ar Rayah merupakan panji perang Rasulullah berwarna hitam bertuliskan lafaz Tauhid &#8216;Laa ILaaha Illaallah Muhammadar Rosulullah&#8217; berwarna putih. Sedangkan Liwa merupakan bendera Rasulullah berwarna putih juga bertuliskan lafaz Tauhid tapi berwarna hitam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penegasan soal kalimat tauhid dalam Ar Roya disampaikan Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolani dalam kitabnya yang merujuk Hadist Nabi dari Ibnu Abbas RA, bahwa Rayah Rasulullah berwarna hitam dan Liwa berwarna putih tertulis di situ &#8216;Laa ILaaha Illaallah Muhammadar Rasulullah&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Fitrah Nugraha<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/unik-puluhan-warga-kendari-kibarkan-panji-rasulullah-dengan-bersepeda/">Unik, Puluhan Warga Kendari Kibarkan Panji Rasulullah Dengan Bersepeda</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/unik-puluhan-warga-kendari-kibarkan-panji-rasulullah-dengan-bersepeda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Bendera Berlafadz Tauhid Berkibar di Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-bendera-berlafadz-tauhid-berkibar-di-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-bendera-berlafadz-tauhid-berkibar-di-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2018 04:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Tauhid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12761</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ribuan massa melakukan aksi bela bendera berlafadz tauhid di tugu religi eks MTQ Kendari, Sabtu (27/10/2018). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Cinta Islam (MCI) Kendari ini diikuti oleh berbagai ormas, lembaga, komunitas, dan elemen masyarakat. Aksi yang dilakukan semata-mata untuk membela bendera tauhid ini bermula karena adanya oknum ormas di Garut yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ribuan-bendera-berlafadz-tauhid-berkibar-di-kendari/">Ribuan Bendera Berlafadz Tauhid Berkibar di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ribuan massa melakukan aksi bela bendera berlafadz tauhid di tugu religi eks MTQ Kendari, Sabtu (27/10/2018). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Cinta Islam (MCI) Kendari ini diikuti oleh berbagai ormas, lembaga, komunitas, dan elemen masyarakat.</p>
<p>Aksi yang dilakukan semata-mata untuk membela bendera tauhid ini bermula karena adanya oknum ormas di Garut yang membakar bendera tertuliskan kalimat tauhid beberapa waktu lalu. Sebelum ke tugu religi, massa terlebih dahulu melakukan aksi long marc dari lapangan Lakidende.</p>
<p>Pantauan reporter Detiksultra, terlihat setiap massa aksi mengibarkan bendera tauhid. Ada yang berwarna hitam, dan ada pula yang berwarna putih. Massa juga membentangkan bendera tauhid raksasa hitam yang disebut Arroya dan berwarna putih disebut Al Liwa.</p>
<p>Terdengar kalimat-kalimat tauhid yang diteriakkan, “Allahuakbar, Allahuakbar”, secara serentak.</p>
<p>Reporter: Fitrah Nugraha<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ribuan-bendera-berlafadz-tauhid-berkibar-di-kendari/">Ribuan Bendera Berlafadz Tauhid Berkibar di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ribuan-bendera-berlafadz-tauhid-berkibar-di-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Bela Bendera Tauhid di Kendari Siap Digelar 27 Oktober</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/aksi-bela-bendera-tauhid-di-kendari-siap-digelar-27-oktober/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/aksi-bela-bendera-tauhid-di-kendari-siap-digelar-27-oktober/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2018 09:31:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran Bendera Tauhid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12680</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka melakukan pembelaan terhadap pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser Nahdatul Ulama (NU) di Garut, Majelis Cinta Islam (MCI) Kota Kendari akan menggelar aksi pada hari Sabtu, 27 Oktober mendatang. Pengurus MCI Kendari, Saharuddin Abu Khansa, mengatakan, aksi tersebut semata-mata dilakukan atas dorongan akidah dan kepedulian umat Islam. Perlakuan beberapa oknum &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/aksi-bela-bendera-tauhid-di-kendari-siap-digelar-27-oktober/">Aksi Bela Bendera Tauhid di Kendari Siap Digelar 27 Oktober</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka melakukan pembelaan terhadap pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser Nahdatul Ulama (NU) di Garut, Majelis Cinta Islam (MCI) Kota Kendari akan menggelar aksi pada hari Sabtu, 27 Oktober mendatang.</p>
<p>Pengurus MCI Kendari, Saharuddin Abu Khansa, mengatakan, aksi tersebut semata-mata dilakukan atas dorongan akidah dan kepedulian umat Islam. Perlakuan beberapa oknum Banser yang dengan teganya membakar bendera tauhid yang bertuliskan Laa Ilaaha Illallaah Muhammad Rasululullaah, menurut mereka sangat tidak layak.</p>
<p>&#8220;Aksi ini nantinya akan dilakukan dalam bentuk pawai dan tabligh akbar dengan berjalan kaki dari lapangan Lakidende sampai depan tugu religi Kendari pada jam 8 pagi,&#8221; katanya, Kamis (25/10/2018).</p>
<p>BACA JUGA:<br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/masyarakat-diimbau-tidak-pobia" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Minta Penegak Hukum Adili Pelaku, Masyarakat Diimbau Tidak Pobia Dengan Simbol Islam</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/korupsi-pejabat-di-kendari-dijebloskan-ke-rutan" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Korupsi, Pejabat di Kendari Dijebloskan ke Rutan</font></strong></a><br />
<a href="https://detiksultra.com/berita/tingkatkan-partisipasi-mahasiswa-kpu-kendari-goes-to-campus" target="blank"><strong><font color="red"> > &nbsp;&nbsp;</font><font color="blue">Tingkatkan Partisipasi Mahasiswa, KPU Kendari Goes To Campus</font></strong></a></p>
<p>Oleh karena itu, lanjut Saharuddin, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat muslim yang ada di Kota Kendari dan sekitarnya untuk bersama-sama mengikuti dan mensukseskan aksi tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, Allah senantiasa menjadikan kita semua sebagai penjaga-penjaga Islam yang terpercaya, ikhlas hingga ajal menjemput kita,&#8221; harapnya.</p>
<p>Reporter: Fitrah Nugraha<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/aksi-bela-bendera-tauhid-di-kendari-siap-digelar-27-oktober/">Aksi Bela Bendera Tauhid di Kendari Siap Digelar 27 Oktober</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/aksi-bela-bendera-tauhid-di-kendari-siap-digelar-27-oktober/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HMI Cabang Kendari Kecam Keras Aksi Pembakaran Bendera Yang Bertuliskan Kalimat Tauhid</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hmi-cabang-kendari-kecam-keras-aksi-pembakaran-bendera-yang-bertuliskan-kalimat-tauhid/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hmi-cabang-kendari-kecam-keras-aksi-pembakaran-bendera-yang-bertuliskan-kalimat-tauhid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2018 14:06:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[gp ansor]]></category>
		<category><![CDATA[hmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12654</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi pembakaran bendera tauhid yang dipertontonkan oleh kader Ansor dan Banser Garut, yang terekam dalam video berdurasi kurang lebih dua menit, mendapat kecaman keras dari HMI Cabang Kendari. Ketua HMI Cabang Kendari, Arsadam Moita, mengatakan, apapun bentuk pembenaran yang diucapkan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qousman, tindakan mereka tetap tidak bisa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hmi-cabang-kendari-kecam-keras-aksi-pembakaran-bendera-yang-bertuliskan-kalimat-tauhid/">HMI Cabang Kendari Kecam Keras Aksi Pembakaran Bendera Yang Bertuliskan Kalimat Tauhid</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Aksi pembakaran bendera tauhid yang dipertontonkan oleh kader Ansor dan Banser Garut, yang terekam dalam video berdurasi kurang lebih dua menit, mendapat kecaman keras dari HMI Cabang Kendari. </p>
<p>Ketua HMI Cabang Kendari, Arsadam Moita, mengatakan, apapun bentuk pembenaran yang diucapkan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qousman, tindakan mereka tetap tidak bisa dibenarkan. Meski dengan dalih bahwa bendera yang dibakar adalah bendera HTI, yang merupakan Ormas terlarang di Indonesia. </p>
<p>Karena menurutnya, harusnya bendera itu diamankan dan disimpan baik-baik, tanpa harus dibakar. Karena melihat dari kalimat yang tertera di bendera tersebut, sangatlah sakral bagi umat muslim. </p>
<p>Karena bendera yang dibakar oleh Banser merupakan bendera tauhid dalam bahasa arab yang berbunyi &#8220;laailaaha illallah muhammadarrosulullah&#8221; dengan arti &#8220;tiada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad utusan Allah&#8221;. </p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/tak-ditetapkan-tersangka-pengacara-korban-pencabulan-adukan-polda-sultra-ke-mabes-polri" target="blank"><strong><font color="blue">Tak Ditetapkan Tersangka, Pengacara Korban Pencabulan Adukan Polda Sultra ke Mabes Polri</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Apapun bentuk pembenaran yang diucapkan oleh Ketua Umum PP GP Ansor terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid tersebut, peristiwa itu sangat melukai hati sebagian masyarakat muslim Indonesia. Apalagi peristiwa itu terekam dalam bentuk video yang menjadi bahan tontonan masyarakat umum,&#8221; ucapnya kepada Detiksultra.com,  Selasa (23/10/2018).</p>
<p>HMI Cabang Kendari juga meminta kepada pihak PP GP Ansor dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengambil sikap tegas kepada anggotanya, sekaligus meminta maaf kepada umat Islam atas tindakan pembakaran yang dilakukan oleh bansernya. </p>
<p>&#8220;Kami minta supaya pihak PP Ansor pusat dan PBNU meminta maaf kepada umat Islam, atas tindakan kadernya tersebut,&#8221; tegasnya. </p>
<p>Ia juga mengharapkan agar pihak kepolisian setempat dan instansi terkait menangkap pihak yang terekam melakukan pembakaran bendera dan menghukum sesuai peraturan yang berlaku. </p>
<p>&#8220;Tindakan anggota Banser dan  Ansor Garut telah merujuk pada penistaan dan penodaan agama Islam,&#8221; pungkasnya. </p>
<p>Reporter: Sunarto<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hmi-cabang-kendari-kecam-keras-aksi-pembakaran-bendera-yang-bertuliskan-kalimat-tauhid/">HMI Cabang Kendari Kecam Keras Aksi Pembakaran Bendera Yang Bertuliskan Kalimat Tauhid</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hmi-cabang-kendari-kecam-keras-aksi-pembakaran-bendera-yang-bertuliskan-kalimat-tauhid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minta Penegak Hukum Adili Pelaku, Masyarakat Diimbau Tidak Pobia Dengan Simbol Islam</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/masyarakat-diimbau-tidak-pobia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/masyarakat-diimbau-tidak-pobia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2018 09:16:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Tauhid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12634</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Wilayah Sultra mengecam aksi pembakaran bendera tauhid. Pembakaran yang diduga dilakukan oleh oknum Bantuan Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama (NU) di Garut itu, dianggap sebagai perbuatan yang melecehkan simbol Islam. Ketua BKLDK Wilayah Sultra, Hasyim Fardianta, mengatakan, tindakan tersebut bisa digolongkan melecehkan dan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/masyarakat-diimbau-tidak-pobia/">Minta Penegak Hukum Adili Pelaku, Masyarakat Diimbau Tidak Pobia Dengan Simbol Islam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Wilayah Sultra mengecam aksi pembakaran bendera tauhid. Pembakaran yang diduga dilakukan oleh oknum Bantuan Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama (NU) di Garut itu, dianggap sebagai perbuatan yang melecehkan simbol Islam.</p>
<p>Ketua BKLDK Wilayah Sultra, Hasyim Fardianta, mengatakan, tindakan tersebut bisa digolongkan melecehkan dan mengkriminalisasi simbol Islam. Sehingga pihaknya meminta kepada pelaku agar segera meminta maaf kepada seluruh umat muslim.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/tingkatkan-partisipasi-mahasiswa-kpu-kendari-goes-to-campus" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="blue">Tingkatkan Partisipasi Mahasiswa, KPU Kendari Goes To Campus</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Kami rasa, perbuatan tersebut sudah masuk pelanggaran hukum. Maka kami meminta kepada penegak hukum untuk mengadili oknum Banser tersebut,&#8221; katanya, Selasa (23/10/2018).</p>
<p>Selain itu, Hasyim yang juga salah satu mahasiswa Universitas Halu Oleo, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak pobia terhadap simbol dan ajaran Islam, serta mengajak para aktivis dakwah untuk terus melakukan amar ma&#8217;ruf nahi munkar.</p>
<p><font color="red">Baca Juga: </font><a href="https://detiksultra.com/berita/semua-apk-di-sultra-nyaris-melanggar-aturan" target="blank" rel="noopener"><strong><font color="blue">Semua APK di Sultra Nyaris Melanggar Aturan</font></strong></a></p>
<p>&#8220;Bendera yang bertuliskan kalimat tauhid ini bukanlah bendera golongan atau kelompok tertentu. Tetapi merupakan bendera Rasulullah. Sehingga, bendera tersebut bagian dari bendera umat Islam,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Reporter: Fitrah Nugraha<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/masyarakat-diimbau-tidak-pobia/">Minta Penegak Hukum Adili Pelaku, Masyarakat Diimbau Tidak Pobia Dengan Simbol Islam</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/masyarakat-diimbau-tidak-pobia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
