<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Barang bukti uang suap Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/barang-bukti-uang-suap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Barang bukti uang suap Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkait Pemeriksaan KPK, Kepala BPKAD Kota Kendari Takut Salah Bicara</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/terkait-pemeriksaan-kpk-kepala-bpkad-kota-kendari-takut-salah-bicara/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/terkait-pemeriksaan-kpk-kepala-bpkad-kota-kendari-takut-salah-bicara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2018 08:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Barang bukti uang suap]]></category>
		<category><![CDATA[Fatmawati faqih]]></category>
		<category><![CDATA[susanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5039</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Susanti, adalah salah seorang yang diperiksa KPK ketika kasus OTT Asrun dan ADP merebak. Namun hingga saat ini, belum sekalipun Susanti membuka diri untuk diwawancarai. Termasuk ketika pagi tadi, wartawan Detiksultra.com mencoba menemuinya untuk meminta tanggapannya terkait pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadapnya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terkait-pemeriksaan-kpk-kepala-bpkad-kota-kendari-takut-salah-bicara/">Terkait Pemeriksaan KPK, Kepala BPKAD Kota Kendari Takut Salah Bicara</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Susanti, adalah salah seorang yang diperiksa KPK ketika kasus OTT Asrun dan ADP merebak. Namun hingga saat ini, belum sekalipun Susanti membuka diri untuk diwawancarai.<br />
Termasuk ketika pagi tadi, wartawan Detiksultra.com  mencoba menemuinya untuk meminta tanggapannya terkait pemeriksaan yang dilakukan  KPK terhadapnya beberapa waktu lalu.<br />
Melalui stafnya yang mengaku bernama Resky Eka Putri Gafar, Susanti mengungkapkan, ia tidak mau bercerita banyak, karena takut salah bicara.<br />
&#8220;Ibu tidak mau dulu ketemu sama wartawan. Karena dia tidak berkompeten untuk bicara masalah itu. Dia takut salah bicara,&#8221; jelas Resky Eka Putri Gafar, saat ditemui di depan ruangan Kepala BPKAD.<br />
Dia juga bercerita bahwa sudah ada 3 wartawan yang telah membuat janji bertemu dengan Susanti. Namun sampai saat ini, Susanti belum juga mau bertemu.<br />
Berdasarkan pantauan Detiksultra, Kepala BPKAD Kota Kendari itu tampak sangat sibuk. Detiksultra sempat berpapasan dengannya di depan ruangannya, namun menurut stafnya, Susanti sedang buru-buru hendak pergi rapat.<br />
Reporter: Yusuf Maronta<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terkait-pemeriksaan-kpk-kepala-bpkad-kota-kendari-takut-salah-bicara/">Terkait Pemeriksaan KPK, Kepala BPKAD Kota Kendari Takut Salah Bicara</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/terkait-pemeriksaan-kpk-kepala-bpkad-kota-kendari-takut-salah-bicara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Temukan Uang Suap, KPK Ciduk Empat Orang yang Diduga Terlibat</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/usai-temukan-uang-suap-kpk-ciduk-empat-orang-yang-diduga-terlibat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/usai-temukan-uang-suap-kpk-ciduk-empat-orang-yang-diduga-terlibat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2018 08:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Barang bukti uang suap]]></category>
		<category><![CDATA[ott kpk]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sultra]]></category>
		<category><![CDATA[Uang Suap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5035</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setelah menemukan uang transaksi perkara korupsi yang menjerat Wali Kota Kendari ADP dan Cagub Sultra Asrun, senilai 2,8 miliar rupiah di salah satu rumah tidak jauh dari Mapolda Sultra, KPK kini tengah memeriksa secara intensif empat orang. Mereka berinisial H yang diduga sebagai penyimpan uang tersebut, ipar dari ADP, Wahyu Ade Pratama &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/usai-temukan-uang-suap-kpk-ciduk-empat-orang-yang-diduga-terlibat/">Usai Temukan Uang Suap, KPK Ciduk Empat Orang yang Diduga Terlibat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Setelah menemukan uang transaksi perkara korupsi yang menjerat Wali Kota Kendari ADP dan Cagub Sultra Asrun, senilai 2,8 miliar rupiah di salah satu rumah tidak jauh dari Mapolda Sultra, KPK kini tengah memeriksa secara intensif empat orang.<br />
Mereka berinisial H yang diduga sebagai penyimpan uang tersebut, ipar dari ADP, Wahyu Ade Pratama yang diduga bersama Wali Kota Kendari pada saat OTT dilakukan KPK pada Rabu dini hari (28/2/2018).<br />
Dua orang lain yang juga diamankan, diduga karyawan PT SBN milik Hasmun Hamzah. Dua orang karyawan ini diduga merupakan perantara atau penghubung antara pengusaha Hasmun Hamzah dan Wali Kota Kendari, ADP.<br />
Keempatnya kini tengah diperiksa di Ditreskrimsus Mapolda Sultra.<br />
Selain itu, pihak KPK juga menyita dua unit mobil yang diduga sebagai kendaraan yang digunakan untuk memindahkan uang tersebut. Yaitu mobil Honda Stream warna hitam nomor polisi DD 273 IJ dan avanza warna silver dengan nomor polisi DT 1657 FE.<br />
Uang senilai Rp2,8 miliar kini diamankan di Mapolda Sultra, disimpan dalam tiga koper berwarna hitam.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/usai-temukan-uang-suap-kpk-ciduk-empat-orang-yang-diduga-terlibat/">Usai Temukan Uang Suap, KPK Ciduk Empat Orang yang Diduga Terlibat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/usai-temukan-uang-suap-kpk-ciduk-empat-orang-yang-diduga-terlibat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Temukan Uang Transaksi Suap Wali Kota Kendari Rp2,8 Milyar</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/kpk-temukan-uang-transaksi-suap-wali-kota-kendari-rp28-milyar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/kpk-temukan-uang-transaksi-suap-wali-kota-kendari-rp28-milyar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2018 02:30:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Barang bukti uang suap]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[ott adp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5023</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penggeledahan yang dilakukan KPK untuk menemukan barang bukti utama, akhirnya membuahkan hasil. Komisi anti rasuah ini menemukan uang transaksi suap Wali Kota Kendari ADP senilai 2,8 milyar rupiah, Rabu malam (7/3/2018). Informasi yang dihimpun dari narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya, uang transaksi itu ditemukan dalam sebuah operasi penggerebekan, di salah satu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kpk-temukan-uang-transaksi-suap-wali-kota-kendari-rp28-milyar/">KPK Temukan Uang Transaksi Suap Wali Kota Kendari Rp2,8 Milyar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penggeledahan yang dilakukan KPK untuk menemukan barang bukti utama, akhirnya membuahkan hasil. Komisi anti rasuah ini menemukan uang transaksi suap Wali Kota Kendari ADP senilai 2,8 milyar rupiah, Rabu malam (7/3/2018).<br />
Informasi yang dihimpun dari narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya, uang transaksi itu ditemukan dalam sebuah operasi penggerebekan, di salah satu rumah warga yang diduga tim pemenangan calon Gubernur Sultra Asrun-Hugua.<br />
KPK kemudian membawa uang milyaran rupiah tersebut ke Ditreskrimsus Mapolda Sultra, yang dikemas dalam beberapa buah kardus. Direncanakan, Kamis pagi (8/3/2018) 4 orang tim KPK bakal membawa uang haram tersebut ke Jakarta.<br />
Sebelumnya, dalam sebuah OTT, KPK mengamankan 12 orang dan barang bukti buku tabungan, kunci mobil beserta STNK yang diduga mobil tersebut digunakan untuk kegiatan tindak pidana.<br />
Pasca OTT, KPK kemudian melakukan penggeledahan di lima tempat di Kendari, di antaranya rumah jabatan Wali Kota Kendari, kediaman Asrun, kediaman mantan kepala BPKAD Kota Kendari Fatmawati Faqih, kediaman Ketua DPD Gerindra Sultra, Imran, dan di kantor PT Sarana Bangun Nusantara milik Hasmun Hamzah, tersangka pemberi suap.<br />
Uang dibawa ke Polda sebelum diberangkatkan ke bandara menggunakan  mobil Honda Stream warna hitam dengan nomor polisi DD 273 IJ.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/kpk-temukan-uang-transaksi-suap-wali-kota-kendari-rp28-milyar/">KPK Temukan Uang Transaksi Suap Wali Kota Kendari Rp2,8 Milyar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/kpk-temukan-uang-transaksi-suap-wali-kota-kendari-rp28-milyar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
