<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bantuan Bedah rumah Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/bantuan-bedah-rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jun 2024 06:43:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Bantuan Bedah rumah Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Wundulako Kolaka Dapat Bantuan Bedah Rumah di Momen Hari Bhayangkara ke-78</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/warga-wundulako-kolaka-dapat-bantuan-bedah-rumah-di-momen-hari-bhayangkara-ke-78/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/warga-wundulako-kolaka-dapat-bantuan-bedah-rumah-di-momen-hari-bhayangkara-ke-78/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2024 06:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Bedah rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=102895</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hardi, warga Kelurahan Kowioha, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka mendapat bantuan bedah rumah dari Polres Kolaka dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78. Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Sabtu (22/6/2024). Dalam kegiatan penyerahan tersebut hadir Wakapolres Kolaka Kompol Jupen Simanjuntak, didampingi Wakil Ketua Bhayangkari cabang Kolaka, Angel Jupen. Turut hadir pula Kapolsek Wundulako Iptu Irwan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/warga-wundulako-kolaka-dapat-bantuan-bedah-rumah-di-momen-hari-bhayangkara-ke-78/">Warga Wundulako Kolaka Dapat Bantuan Bedah Rumah di Momen Hari Bhayangkara ke-78</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOLAKA, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Hardi, warga Kelurahan Kowioha, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka mendapat bantuan bedah rumah dari Polres Kolaka dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78. Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Sabtu (22/6/2024).</p>
<p>Dalam kegiatan penyerahan tersebut hadir Wakapolres Kolaka Kompol Jupen Simanjuntak, didampingi Wakil Ketua Bhayangkari cabang Kolaka, Angel Jupen.</p>
<p>Turut hadir pula Kapolsek Wundulako Iptu Irwan Pansha, Lurah Kowioha Nurliati, Babinsa Kowioha Sertu Saenal meninjau hasil bedah rumah program Polri Peduli yang dilaksanakan oleh Polres Kolaka tersebut.</p>
<p>Bedah rumah ini merupakan pelaksanaan program Polri Peduli di Hari Bhayangkara ke-78 Polres Kolaka, sesuai tema Hari Bhayangkara ke-78 &#8220;‘Polri Presisi Untuk Negeri&#8221;.</p>
<p>Wakapolres Kolaka Kompol Jupen Simanjuntak berharap hasil bedah rumah dapat bermanfaat bagi Hardi dan keluarga.</p>
<p>Ia mengatakan, bedah rumah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri khususnya Polres Kolaka dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dan kurang mampu.</p>
<p>&#8220;Sehingga ke depan Polri akan semakin lebih baik dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat terkhusus di wilayah hukum Polres Kolaka,&#8221; ujarnya. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Andi Lanto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/warga-wundulako-kolaka-dapat-bantuan-bedah-rumah-di-momen-hari-bhayangkara-ke-78/">Warga Wundulako Kolaka Dapat Bantuan Bedah Rumah di Momen Hari Bhayangkara ke-78</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/warga-wundulako-kolaka-dapat-bantuan-bedah-rumah-di-momen-hari-bhayangkara-ke-78/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Bedah Rumah Di-setting RT, Lurah Alolama Dianggap &#8216;Kadali&#8217; Warganya​</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/program-bedah-rumah-di-setting-rt-lurah-alolama-dianggap-kadali-warganya%e2%80%8b/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/program-bedah-rumah-di-setting-rt-lurah-alolama-dianggap-kadali-warganya%e2%80%8b/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2018 02:59:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Bedah rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah warga]]></category>
		<category><![CDATA[warga alolama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=11320</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Program bedah rumah dalam kegitan terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi Sultra di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, menuai kecaman warga setempat. Pasalnya dalam menentukan rumah warga yang akan dibedah atau direnovasi oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Kendari, oknum RT 11 dan 12 di &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/program-bedah-rumah-di-setting-rt-lurah-alolama-dianggap-kadali-warganya%e2%80%8b/">Program Bedah Rumah Di-setting RT, Lurah Alolama Dianggap ‘Kadali’ Warganya​</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Program bedah rumah dalam kegitan terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi Sultra di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, menuai kecaman warga setempat.</p>
<p>Pasalnya dalam menentukan rumah warga yang akan dibedah atau direnovasi oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Kendari, oknum RT 11 dan 12 di Alolama diduga mengatur dan mengarahkan sendiri tim survei lapangan. RT hanya menunjuk rumah keluarganya dan juga warga yang pro terhadap dirinya sebagai RT.</p>
<p>&#8220;RT bertindak sewenang-wenang, dia hanya menunjuk rumah yang akan dibedah itu milik keluarganya. Itu tidak tepat sasaran. Mirisnya tim survei lapangan yang melakukan pemotretan rumah, hanya mengikuti arahan RT,&#8221; beber salah seorang warga bernama Rubin kepada Detiksultra.com.</p>
<p>Anehnya kata Rubin, Ketua RT justru melarang tim survei untuk memotret rumah-rumah tak layak huni sebagai dasar untuk dilakukan pembedahan. Misalnya rumah milik pemuda yatim piatu, korban kebakaran, dan lansia.</p>
<p>&#8220;Yang dilakukan RT itu tidak berprikemanusiaan, masa rumah yatim piatu yang hanya gubuk itu dia larang foto, kasian mereka itu tidak punya orang tua, kerjanya hanya buruh harian. Sementara rumah anaknya RT sudah permanen itu yang akan dibedah,&#8221; kecam Rubin.</p>
<p>Merasa dikadali dengan tindakan para RT yang dinilai tidak adil tersebut, masyarakat Alolama pun bereaksi dengan mempertanyakan program bedah rumah tersebut. Lurah Alolama pun turun ke lokasi di RW 04 Alolama untuk menjelaskan soal polemik itu.</p>
<p>Di hadapan puluhan warga, Lurah Alolama, Jumirad mengatakan, semua rumah yang ada akan dilakukan pemotretan sebagai calon rumah penerima bantuan. Pembedahan tersebut hanya berupa pemolesan seperti​ pengecatan dan pergantian sedikit bagian bangunan. Selain itu rumah yang akan dibedah hanya berlokasi di pinggir jalan, bukan yang berada jauh di dalam pelosok lorong.</p>
<p>&#8220;Saya akan suruh tim survei atau tukang fotonya supaya foto semua rumah yang masuk dalam usulan. Bedahnya hanya sedikit dipoles, diperindah saja seperti dicat, tidak diganti semua, dan ini tidak ada anggarannya, jadi masyarakat tidak perlu risau, tenang saja,&#8221; ujar Jumirad saat menjelaskan di hadapan masyarakat dan juga kepada wartawan Detiksultra beberapa waktu lalu.</p>
<p>Hal yang disampaikan Jumirad pun diterima dan dinantikan oleh masyarakat. Namun beberapa pekan kemudian, perkataan lurah tersebut tak terbukti. Daftar penerima bantuan bedah rumah justru keluar, pemotretan semua rumah tidak terjadi.</p>
<p>&#8220;Yang dibedah jelas pilihan para RT, Pak Lurah sudah membohongi kami, dia bilang rumah yang dipinggir jalan saja yang akan dibedah, tapi faktanya, rumah-rumah yang ada jauh di ujung lorong itu yang dibedah, juga tidak tepat sasaran. Ada yang punya rumah permanen, tapi tetap dibedah rumah lamanya,&#8221; ungkap beberapa orang warga yang tak ingin disebutkan identitasnya.</p>
<p>Pihak warga pun menolak dan tidak akan mendukung program P2WKSS itu, dengan tidak akan ikut dalam kerja bakti di lokasi penilaian lomba. Bahkan warga berencana akan memboikot kegiatan tersebut pada saat puncak penilaian lomba.</p>
<p>Saat dikonfirmasi kembali, Jumirad berdalih bahwa penentuan rumah yang akan dibedah tersebut, bukan kewenangan lurah ataupun RT. Pihaknya hanya memberikan data kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan sebanyak 60-an calon penerima.</p>
<p>&#8220;Kami hanya mengawal dan memberikan data ke Kabid PUG Dinas Pemeberdayaan Perempuan. Merekalah yang menentukan titik rumah yang akan dibedah. Soal indikator layak tidak layak, silahkan tanye ke mereka,&#8221; ujarnya pada Minggu malam (23/9/2018).</p>
<p>Menurut informasi yang beredar di warga, beberapa waktu lalu, pihak kelurahan Alolama melalui sekretaris lurah (Seklur) juga melakukan pungutan liar kepada warga yang rumahnya akan dibedah. Jumlah uang yang dimintai sebesar Rp50 ribu tiap warga. Hal ini juga dibeberkan oleh salah seorang warga Alolama, Nurwati (42).</p>
<p>&#8220;Seklurnya minta uang sama saya, bilang rumahku akan dibedah, saya berikan saja, karena siapa yang mau menolak bantuan bedah rumah, dia juga bilang berdoa saja, mudah-mudahan rumah saya dapat bantuan itu,&#8221; ungkap Nurwati.</p>
<p>Namun, ketika ibu tiga anak ini tahu kalau itu adalah pungli, ia menyesal telah memberi uang tersebut. Ia lalu meminta kepada Lurah Alolama agar uangnya tersebut dikembalikan. Pihak kelurahan kemudian mengakui hal itu, karena desakan masyarakat. Uang dengan total sekitar Rp2 juta-an yang terkumpul untuk foto copy dokumen persyaratan bedah rumah tersebut pun dikembalikan.</p>
<p>Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/program-bedah-rumah-di-setting-rt-lurah-alolama-dianggap-kadali-warganya%e2%80%8b/">Program Bedah Rumah Di-setting RT, Lurah Alolama Dianggap ‘Kadali’ Warganya​</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/program-bedah-rumah-di-setting-rt-lurah-alolama-dianggap-kadali-warganya%e2%80%8b/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPPN Temukan Dugaan Penyimpangan Bantuan Bedah Rumah di Konkep</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/lppn-temukan-dugaan-penyimpangan-bantuan-bedah-rumah-di-konkep/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/lppn-temukan-dugaan-penyimpangan-bantuan-bedah-rumah-di-konkep/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 11:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Konawe Kepulauan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Bedah rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Konkep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=5931</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (LPPN) RI Sultra menemukan dugaan penyimpangan anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2016 di Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). &#8220;Berdasarkan hasil investigasi tim 7 DPP LPPN RI Sultra, kami menemukan masyarakat penerima bantuan di 10 desa (376 warga) tidak mencukupi besaran anggaran. Itu terjadi &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/lppn-temukan-dugaan-penyimpangan-bantuan-bedah-rumah-di-konkep/">LPPN Temukan Dugaan Penyimpangan Bantuan Bedah Rumah di Konkep</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (LPPN) RI Sultra menemukan dugaan penyimpangan anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2016 di Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).<br />
&#8220;Berdasarkan hasil investigasi tim 7 DPP LPPN RI Sultra, kami menemukan masyarakat penerima bantuan di 10 desa (376 warga) tidak mencukupi besaran anggaran. Itu terjadi secara merata di seluruh desa,&#8221; ungkap Ketua DPP LPPN RI Sultra, Laode Abdul Gamal, Selasa (3/4/2018).<br />
Menurutnya, pihak toko menyalurkan bantuan bangunan kepada penerima tidak penuh. Pihaknya menduga Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) dengan pihak kontraktor ada kongkalikong. Proses penyaluran bantuan tidak sesuai petunjuk teknis.<br />
&#8220;Dalam petunjuk teknis, pemilihan toko harus ditentukan berdasarkan hasil musyawarah antara masyarakat, tim fasilitator lapangan dan tokoh masyarakat. Toko mana yang menyediakan bahan bangunan murah dan berkualitas, tapi ini diambil alih PPK sendiri,&#8221; tambahnya.<br />
Berdasarkan petunjuk teknis BSPS tahun 2016, pemilihan kontraktor, antara PPK dan calon kontraktor, tidak boleh saling bertemu. Diindikasikan,  salah satu oknum PNS Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sultra menjadi Tim Fasilitator Lapangan (TFL). Sementara di dalam petunjuk teknis tidak dibolehkan.<br />
LPPN RI Sultra mengadvokasi masyarakat untuk melaporkan masalah tersebut kepada Kejati Sultra.<br />
Untuk diketahui, BSPS adalah program pemerintah pusat yang dikelola Kementrian PUPR RI melaui dana APBN. Program ini membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi layak huni.<br />
Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPRI membentuk satuan kerja BSPS di setiap Provinsi di Seluruh Indonesia termasuk Sultra. Di tingkat satker dibentuk panitia kegiatan yang disebut dengan PPK. Dalam pelaksanannya, PPK menferivikasi data warga miskin di setiap kabupaten/kota se-Sultra. Warga masyarakat yang dinyatakan layak menerima bantuan menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga. Dasar itu, PPK BSPS mengeluarkan SK penerima bantuan. Setelah SK tersebut keluar, warga penerima BSPS menandatangani buku rekening yang dikeluarkan bank penyaluran dana BSPS.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/lppn-temukan-dugaan-penyimpangan-bantuan-bedah-rumah-di-konkep/">LPPN Temukan Dugaan Penyimpangan Bantuan Bedah Rumah di Konkep</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/lppn-temukan-dugaan-penyimpangan-bantuan-bedah-rumah-di-konkep/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
