<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Anoa Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/anoa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jul 2024 09:59:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Anoa Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKSDA Sultra Sebut Kematian Seekor Anoa Bukan di Lokasi PT SCM Routa Konawe</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/bksda-sultra-sebut-kematian-seekor-anoa-bukan-di-lokasi-pt-scm-routa-konawe/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/bksda-sultra-sebut-kematian-seekor-anoa-bukan-di-lokasi-pt-scm-routa-konawe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 09:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=103907</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut kematian seekor anoa yang sempat viral di media sosial (medsos) dipastikan kejadiannya bukan di wilayah Sultra. BKSDA Sultra juga mengklaim, peristiwa kematian salah satu hewan endemik Sultra yang dilindungi undang-undang (UU) itu bukan di kawasan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT SCM &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/bksda-sultra-sebut-kematian-seekor-anoa-bukan-di-lokasi-pt-scm-routa-konawe/">BKSDA Sultra Sebut Kematian Seekor Anoa Bukan di Lokasi PT SCM Routa Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut kematian seekor anoa yang sempat viral di media sosial (medsos) dipastikan kejadiannya bukan di wilayah Sultra.</p>
<p>BKSDA Sultra juga mengklaim, peristiwa kematian salah satu hewan endemik Sultra yang dilindungi undang-undang (UU) itu bukan di kawasan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT SCM yang berlokasi di Routa, Kabupaten Konawe.</p>
<p>&#8220;Foto lama itu, dan kita sudah konfirmasi ke PT SCM tidak ada kejadian itu, ndak tahu sumbernya dari mana itu,&#8221; ujar Kepala BKSDA Sultra, Sakrianto Djawie, Kamis (17/7/2024).</p>
<p>Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi mencari tahu anoa tersebut berasal darimana, dan kematian anoa itu disebabkan karena apa.</p>
<p>&#8220;Bisa jadi kejadian itu di luar dari Sultra itu,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/">Seekor Anoa Muncul di Kawasan Tambang Konawe</a></strong></p>
<p>Yang dia akui, video seekor anoa yang sebelumnya viral memasuki area kantor dan mess PT SCM. Tetapi untuk Anoa yang dalam posisi tergorok lehernya, tak bernyawa tersebut, kembali ditegasinya bukan di wilayah Sultra.</p>
<p>&#8220;Itu memang di SCM, tetapi yang penyembelihan itu tidak ditahu dari mana itu,&#8221; tukasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/bksda-sultra-sebut-kematian-seekor-anoa-bukan-di-lokasi-pt-scm-routa-konawe/">BKSDA Sultra Sebut Kematian Seekor Anoa Bukan di Lokasi PT SCM Routa Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/bksda-sultra-sebut-kematian-seekor-anoa-bukan-di-lokasi-pt-scm-routa-konawe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seekor Anoa Muncul di Kawasan Tambang Konawe</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 15:18:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konawe]]></category>
		<category><![CDATA[Anoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=103625</guid>

					<description><![CDATA[<p>KONAWE, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seekor anoa muncul di kawasan tambang yang berlokasi di Routa, Kabupaten Konawe. Diketahui hewan endemik Sulawesi Tenggara itu sempat menghebohkan para karyawan tambang pada Rabu (10/07/2024). Terlihat dalam video yang diterima, anoa tersebut berjalan perlahan di tengah para pekerja tambang, sehingga membuat para karyawan tambang langsung merekam kemunculan hewan langka itu. Anoa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/">Seekor Anoa Muncul di Kawasan Tambang Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KONAWE, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Seekor anoa muncul di kawasan tambang yang berlokasi di Routa, Kabupaten <a href="https://detiksultra.com/tag/konawe">Konawe</a>. Diketahui hewan endemik Sulawesi Tenggara itu sempat menghebohkan para karyawan tambang pada Rabu (10/07/2024).</p>
<p>Terlihat dalam video yang diterima, anoa tersebut berjalan perlahan di tengah para pekerja tambang, sehingga membuat para karyawan tambang langsung merekam kemunculan hewan langka itu.</p>
<p>Anoa tersebut juga tampak tenang saat melihat orang-orang di sekelilingnya. Karena seperti diketahui anoa merupakan hewan liar yang jarang sekali bertemu dengan manusia.</p>
<p>Para karyawan tambang pun sempat melontarkan candaan saat melihat anoa itu. Mereka lalu membukakan jalan tanpa menghadang anoa yang berjalan perlahan masuk ke area tambang. Terlihat mereka tidak berani menyentuh anoa tersebut.</p>
<p>&#8220;Bukakan jalan, yang punya lahan ini,&#8221; kata seorang karyawan tambang yang melontarkan candaan saat menyaksikan anoa tersebut.</p>
<p>Sontak saja video munculnya anoa yang merupakan hewan langka ini viral di sosial media. Salah satu unggahan di sosial media facebook mendapatkan komentar beragam dari warga.</p>
<p>&#8220;Sayang sekali wilayah habitat anoa dirusak untuk dijadikan tambang,&#8221; kata seorang warga yang mengomentari postingan munculnya anoa tersebut. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Mukhtar Kamal</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/">Seekor Anoa Muncul di Kawasan Tambang Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/konawe/seekor-anoa-muncul-di-kawasan-tambang-konawe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran di Bumi Anoa</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/gerakan-tolak-paham-radikalisme-dan-intoleran-di-bumi-anoa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/gerakan-tolak-paham-radikalisme-dan-intoleran-di-bumi-anoa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 10:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=35019</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; 6 lembaga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tenggara (AMS), bersepakat menolak paham radikalisme dan gerakan intoleran di bumi Anoa. Lembaga tersebut yakni Persatuan Masyarakat Tolaki (PMT) Sultra, Poros Muda Sultra, LPPK Sultra, Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) Sultra. LBPH dan Hippma Konsel. Ketua Formasi Sultra, Saiman mengatakan paham radikalisme dan intoleran &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/gerakan-tolak-paham-radikalisme-dan-intoleran-di-bumi-anoa/">Gerakan Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran di Bumi Anoa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; 6 lembaga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tenggara (AMS), bersepakat menolak paham radikalisme dan gerakan intoleran di bumi Anoa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lembaga tersebut yakni Persatuan Masyarakat Tolaki (PMT) Sultra, Poros Muda Sultra, LPPK Sultra, Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) Sultra. LBPH dan Hippma Konsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Formasi Sultra, Saiman mengatakan paham radikalisme dan intoleran adalah ancaman nyata bagi keharmonisan bagi umat beragama. Karenanya menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama dalam memerangi paparan radikalisme yang tengah menjadi ancaman serius bagi NKRI.</p>



<div class="wp-block-group has-pale-cyan-blue-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph"><strong>BACA JUGA:</strong></p>
</div></div>



<div class="wp-block-group has-pale-cyan-blue-background-color has-background"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid aligncenter wp-block-latest-posts is-layout-flow wp-block-latest-posts-is-layout-flow"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna-barat/peringati-hari-batik-nasional-bpn-muna-barat-layani-masyarakat-dengan-balutan-batik-nusantara/">Peringati Hari Batik Nasional, BPN Muna Barat Layani Masyarakat dengan Balutan Batik Nusantara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/muna-barat/ketua-dekranasda-muna-barat-ajak-warga-sultra-dukung-ananda-fitriyani-s-di-ajang-duta-pariwisata-indonesia-2026/">Ketua Dekranasda Muna Barat Ajak Warga Sultra Dukung Ananda Fitriyani S di Ajang Duta Pariwisata Indonesia 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton-tengah/kontrak-berakhir-1-204-pppk-paruh-waktu-buteng-siap-siap-dirumahkan/">Kontrak Berakhir, 1.204 PPPK Paruh Waktu Buteng Siap-Siap Dirumahkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/ekobis/inflasi-sultra-september-2026-capai-417-persen/">Inflasi Sultra September 2026 Capai 4,17 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://detiksultra.com/hobi-olahraga/taklukkan-kodim-kendari-fc-di-8-besar-lewat-adu-penalti-pers-sultra-melaju-ke-semifinal/">Taklukkan Kodim Kendari FC di 8 Besar Lewat Adu Penalti, Pers Sultra Melaju ke Semifinal</a></li>
</ul></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">“Radikalisme ini sangat berbahaya dan membawa dampak negatif bagi bangsa dan negara. Untuk itu, kami menolak keras hadirnya paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila,” ujar dia, kepada wartawan Detiksultra.com, Jum&#8217;at (20/12/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, radikalisme akan merusak tatanan bernegara, karena bisa memasuki setiap aspek kehidupan rakyat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga diungkapkan Ketua PMT Sultra, Supriyadin, SH,.MH bahwa PMT menolak berkembangnya paham radikal yang merupakan paham yang berbahaya dan sedang menyusupi persatuan dan kesatuan bangsa.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191220-WA0038-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-35017" srcset="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191220-WA0038-1024x1024.jpg 1024w, https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191220-WA0038-300x300.jpg 300w, https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191220-WA0038-150x150.jpg 150w, https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191220-WA0038-100x100.jpg 100w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>AMS menolak adanya paham radikalisme dan intoleran di Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Sunarto/Detiksultra.com</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">“Terkadang kepentingan pribadi kemudian dibawa ke ranah kelompok lainnya. Ini yang harus disadari dan diantisipasi sejak dini,” ungkap pria yang juga merupakan Ketua Aliansi Masyarakat Sultra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Poros Muda Sultra, Jeffry mengharapkan Sultra yang memiliki banyak etnis dan menjunjung tinggi keberagaman terus terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Indonesia ini sudah cukup harmonis dan menjujung tinggi toleransi serta menghargai keberagaman, maka harus dijaga,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami yang tergabung dalam AMS akan melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman radikalisme dan intoleran. Kami juga akan mengajak pemerintah, organisasi, kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk bersama &#8211; sama mencegahnya&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reporter: Sunarto<br>Editor: Qs</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/gerakan-tolak-paham-radikalisme-dan-intoleran-di-bumi-anoa/">Gerakan Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran di Bumi Anoa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/gerakan-tolak-paham-radikalisme-dan-intoleran-di-bumi-anoa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkena Jerat, Kaki Seekor Anoa Diamputasi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/terkena-jerat-kaki-seekor-anoa-diamputasi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/terkena-jerat-kaki-seekor-anoa-diamputasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 09:56:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anoa]]></category>
		<category><![CDATA[Konsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=30945</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kaki seekor Anoa terpaksa diamputasi, setelah terkena jerat warga di wilayah Tanjung Batikolo, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Konawe Selatan. Kondisi hewan bernama latin&#160;Buballus sp&#160;ini, sudah membaik pasca amputasi dan kini dalam penangkaran. Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Sultra, Taufik, menyatakan kaki kiri Anoa yang tersangkut jerat sempat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terkena-jerat-kaki-seekor-anoa-diamputasi/">Terkena Jerat, Kaki Seekor Anoa Diamputasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kaki seekor Anoa terpaksa diamputasi, setelah terkena jerat warga di wilayah Tanjung Batikolo, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Konawe Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi hewan bernama latin&nbsp;Buballus sp&nbsp;ini, sudah membaik pasca amputasi  dan kini dalam penangkaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Sultra, Taufik, menyatakan kaki kiri Anoa yang tersangkut jerat sempat <br>
mengalami cedera parah akibat luka dalam dan menyentuh jaringan otot.<br>
sehingga terjadi nekrosis atau kematian jaringan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keadaan sekarang Anoa tersebut masih dirawat, tapi karena kakinya yang memang sudah terlanjur cedera,&#8221; ungkap Taufik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Anoa adalah salah satu hewan yang dilindungi kebaradaannya oleh negara. <br>
Tertuang dalam peraturan PP No 9 tahun 1999 tentang pengawetan tumbuhan dan satwa serta UU Nomor 5 Tahun tahun 1997.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tindak lanjut kedepannya anoa kami masih dilema, antara mau dilepaskan kehabitatnya atau akan tetap kami karantina disini dengan keadaan kakinya sudah diamputasi, kalau mau dilepas di hutan justru akan mengancam keselamatannya,&#8221; tambahnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk sementara, BKSDA rencananya akan membuat model penangkaran dengan konsep sama dengan habitat aslinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: M8<br>
Editor: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/terkena-jerat-kaki-seekor-anoa-diamputasi/">Terkena Jerat, Kaki Seekor Anoa Diamputasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/terkena-jerat-kaki-seekor-anoa-diamputasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hewan Anoa Ini Kena Jerat Warga</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/hewan-anoa-ini-kena-jerat-warga/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/hewan-anoa-ini-kena-jerat-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2019 04:53:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anoa]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=29346</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seekor mamalia yang dilindungi, anoa berjenis kelamin betina, mengalami infeksi di bagian kaki karena terkena jerat kawat besi yang dipasang oleh warga di pesisir Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Konawe Selatan, Senin (22/7/2019) lalu. Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, La Ode Kaida saat ditemui, menjelaskan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hewan-anoa-ini-kena-jerat-warga/">Hewan Anoa Ini Kena Jerat Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seekor mamalia yang dilindungi, anoa berjenis kelamin betina, mengalami infeksi di bagian kaki karena terkena jerat kawat besi yang dipasang oleh warga di pesisir Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Konawe Selatan, Senin (22/7/2019) lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, La Ode Kaida saat ditemui, menjelaskan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra terpaksa melakukan amputasi terhadap satu kaki milik hewan anoa betina itu, setelah menjalani perawatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kakinya terkena jerat warga yang terbuat dari kawat sling. Jaringan pada kakinya telah infeksi dan telah mati,&#8221; katanya, Rabu (21/8/2019). </p>


<p>[artikel number=3 tag=&#8221;kendari,hewan&#8221;]</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anoa adalah mamalia terbesar dan endemik yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Banyak yang menyebut anoa sebagai kerbau kerdil. Anoa merupakan hewan yang tergolong fauna peralihan. Anoa merupakan mamalia tergolong dalam famili bovidae yang tersebar hampir di seluruh Pulau Sulawesi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah diamputasi, rencananya tim dokter BKSDA akan melakukan pemasangan kaki palsu terhadap hewan golongan apendik satu tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah luka operasinya sembuh, tim dokter akan pasang kaki palsu,&#8221; ujarnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan, kaki palsu yang akan digunakan terbuat dari stainless steel, selain itu nantinya setiap seminggu tim dokter BKSDA akan memonitor perkembangan dengan rutin memberi suntikan obat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selanjutnya dimonitor oleh dokter. Juga sudah diberi suntikan obat daya tahan tubuh,&#8221; pungkasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, menurut hasil monitoring BKSDA, dari 4 situs BKSDA yang ada di Sultra, diperkirakan populasi anoa di kawasan itu hanya berkisar di angka 120 hingga 160 ekor saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Anca<br>
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/hewan-anoa-ini-kena-jerat-warga/">Hewan Anoa Ini Kena Jerat Warga</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/hewan-anoa-ini-kena-jerat-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
