<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Anggota Polisi Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/anggota-polisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita Anggota Polisi Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bripda Faturahman, Polisi Muda yang Meregang Nyawa Usai Dihajar Seniornya</title>
		<link>https://detiksultra.com/headline/bripda-faturahman-polisi-muda-yang-meregang-nyawa-usai-dihajar-seniornya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/headline/bripda-faturahman-polisi-muda-yang-meregang-nyawa-usai-dihajar-seniornya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 04:55:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=10742</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang polisi muda yang baru diangkat tahun 2017 lalu, Bripda Faturahman Ismail (20), harus meregang nyawa secara tragis. Ia diduga menjadi korban pemukulan hingga tewas oleh beberapa seniornya, Senin (3/9/2018) dini hari. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Humas Polda Sultra, korban dipukul pada bagian dada oleh Bripda Sulfikar. Kemudian, Bripda Fislan ikut memukul &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/bripda-faturahman-polisi-muda-yang-meregang-nyawa-usai-dihajar-seniornya/">Bripda Faturahman, Polisi Muda yang Meregang Nyawa Usai Dihajar Seniornya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Seorang polisi muda yang baru diangkat tahun 2017 lalu, Bripda Faturahman Ismail (20), harus meregang nyawa secara tragis. Ia diduga menjadi korban pemukulan hingga tewas oleh beberapa seniornya, Senin (3/9/2018) dini hari.<br />
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Humas Polda Sultra, korban dipukul pada bagian dada oleh Bripda Sulfikar. Kemudian, Bripda Fislan ikut memukul dan menendang korban.<br />
“Saat dihujani pukulan itu, Bripda Faturrahman Ismail langsung sesak napas. Namun saat sesak napas dikira hanya sakit biasa dan tak dipedulikan oleh kedua pelaku,&#8221; ungkap Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt melalui rilisnya.<br />
Korban juga sempat pingsan. Namun saat diperiksa oleh sejumlah rekannya, ternyata korban sudah tidak bernyawa. Harry mengaku, pelaku lebih senior dua tahun. Salah satunya malah hanya berbeda satu tahun.<br />
Dari informasi sejumlah saksi mata, korban dipukul saat malam hari. Penganiayaan bermula saat korban sementara istirahat sekitar pukul 23.00 Wita. Kemudian, ia bersama 19 orang rekannya dipanggil kedua pelaku, bernama Bripda Sukfikar dan Bripda  Fislan.<br />
Saat itu, kedua pelaku memanggil korban dan beberapa rekannya. Mereka diperintahkan untuk berjejer dalam posisi duduk bertumpu dengan lutut. Keduanya langsung bergantian memukul korban dengan cara memukul dan menendang pada bagian dada dan perut.<br />
Dari hasil autopsi oleh Biddokes Polda Sultra, korban mengalami luka di jantung. Diduga kuat korban mengalami sesak napas dan kejang-kejang. Karena terdapat luka memar pada dada sebelah kiri dan luka memar pada perut sebelah bawah.<br />
&#8220;Dari hasil visum dalam, korban mengalami luka memar pada jantung, retak pada tulang rusuk nomor tujuh dan pada pembungkus jantung. Ada resapan darah pada otot perut. Diduga karena benturan benda tumpul keras,&#8221; imbuh AKBP Harry Goldenhardt.<br />
Usai diautopsi, korban diserahterimakan dari pihak Biddokes Polda Sultra kepada keluarganya di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Alhamrhum langsung dibawa pulang ke rumah suka, di Kolaka Utara menggunakan mobil ambulance.<br />
Sementara itu, pihak Polda Sultra pun bergerak cepat. Pagi tadi, sekitar pukul 08.00 Wita, pihaknya telah melakukan pra rekonstruksi di Barak Dalmas, terhadap kedua terduga pelanggar, Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan. Keduanya juga menjalani tes urine, dan hasilnya negatif.<br />
&#8220;Terduga pelaku bisa dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP jucto Pasal 354 ayat 2 dengan pidana penjara selama sepuluh tahun,&#8221; tegasnya.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/headline/bripda-faturahman-polisi-muda-yang-meregang-nyawa-usai-dihajar-seniornya/">Bripda Faturahman, Polisi Muda yang Meregang Nyawa Usai Dihajar Seniornya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/headline/bripda-faturahman-polisi-muda-yang-meregang-nyawa-usai-dihajar-seniornya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Patuh, 7 Kendaraan Dinas Pemda Buton Ditilang</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/operasi-patuh-7-kendaraan-dinas-pemda-buton-ditilang/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/operasi-patuh-7-kendaraan-dinas-pemda-buton-ditilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2018 12:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buton]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan dinas]]></category>
		<category><![CDATA[operasi patuh]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polres buton]]></category>
		<category><![CDATA[terjaring razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=6784</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satuan Lalulintas Polres Buton, mengamankan 150 kendaraan roda dua dan roda empat, hasil Operasi Patuh Keselamatan. Diantara kendaraan yang diamankan ini, tujuh​ kendaraan dinas Pemda Buton, yang terdiri atas 5 unit motor dan dua mobil terjaring razia. Ketujuhnya ditilang karena tidak dilengkapi surat-surat dan pengendara tidak memiliki SIM. Kasat Lantas Polres Buton, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/operasi-patuh-7-kendaraan-dinas-pemda-buton-ditilang/">Operasi Patuh, 7 Kendaraan Dinas Pemda Buton Ditilang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BUTON, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satuan Lalulintas Polres Buton, mengamankan 150 kendaraan roda dua dan roda empat, hasil Operasi Patuh Keselamatan. Diantara kendaraan yang diamankan ini, tujuh​ kendaraan dinas Pemda Buton, yang terdiri atas 5 unit motor dan dua mobil terjaring razia. Ketujuhnya ditilang karena tidak dilengkapi surat-surat dan pengendara tidak memiliki SIM.<br />
Kasat Lantas Polres Buton, Iptu Syahrul menerangkan, ketujuh​ kendaraan dinas milik Pemda Buton tersebut, terjaring operasi patuh keselamatan di depan Polres Buton, saat hendak menuju kompleks perkantoran Takawa.<br />
&#8220;Kendaraan dinas itu terkena razia pada saat menuju kantor,&#8221; katanya saat ditemui di ruang kerjnya (30/4/18).<br />
Sayhrul menjelaskan, kendaraan dinas milik Pemda Buton ini langsung dilakukan penindakan dengan menilang. Hal itu dilakukan karena pengendara melakukan pelanggaran dengan tidak membawa STNK dan SIM. Sementara untuk kendaraan roda empat mati plat selama satu tahun.<br />
Kendaraan dinas yang ditilang tersebut, saat ini diamankan di kantor Satlantas Polres Buton. Guna menunggu sidang di Pengadilan Negeri Buton minggu depan.<br />
&#8220;Saat ini kendaraan semua kita amankan di kantor, dan itu keluar setelah mengikuti sidang di pengadilan pada minggu depan,&#8221; jelasnya.<br />
Untuk diketahui, Operasi Patuh Keselamatan dilaksanakan serentak di Indonesia sejak 26 April s.d 9 Mei 2018. Operasi ini merupakan kelanjutan dari Operasi Keselamatan Maret lalu dengan persentase kegiatan represif (penindakan) 50 persen, preentif 25 persen dan preventif 25 persen.<br />
Reporter : Safrin<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/operasi-patuh-7-kendaraan-dinas-pemda-buton-ditilang/">Operasi Patuh, 7 Kendaraan Dinas Pemda Buton Ditilang</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/buton/operasi-patuh-7-kendaraan-dinas-pemda-buton-ditilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kartini, Satlantas Kolaka Berpakaian Adat Saat Melayani</title>
		<link>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/peringati-hari-kartini-satlantas-kolaka-berpakaian-adat-saat-melayani/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/peringati-hari-kartini-satlantas-kolaka-berpakaian-adat-saat-melayani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2018 03:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolaka]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian adat]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan hari kartini]]></category>
		<category><![CDATA[satlantas polres kolaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=6485</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSILTRA.COM &#8211; Ada pemandangan berbeda terlihat di kantor Satuan Lantas (Satlantas) Polres Kolaka, Sabtu (21/4/2018). Anggota menggenakan pakaian adat dan kebaya saat memberikan pelayanan. Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaurbin Ops) Satlantas Polres Kolaka, Iptu I Putu mengatakan, seluruh personil wajib memakai baju adat dan baju kebaya dalam rangka memperingati hari Kartini. “Kami semua &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/peringati-hari-kartini-satlantas-kolaka-berpakaian-adat-saat-melayani/">Peringati Hari Kartini, Satlantas Kolaka Berpakaian Adat Saat Melayani</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOLAKA, DETIKSILTRA.COM &#8211; Ada pemandangan berbeda terlihat di  kantor Satuan Lantas (Satlantas) Polres Kolaka, Sabtu (21/4/2018). Anggota menggenakan pakaian adat dan kebaya saat memberikan pelayanan.<br />
Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaurbin Ops) Satlantas Polres Kolaka, Iptu I Putu mengatakan, seluruh personil wajib memakai baju  adat dan baju kebaya dalam rangka memperingati hari Kartini. “Kami semua melayani masyarakat mulai dari pembuatan SIM serta pelayanan lainnya mengenakan pakaian adat dan kebaya,” terangnya.<br />
Pelayanan prima juga diberikan. Memberikan penjelasan secara detil setiap kali ada warga berurusan guna menghindari adanya percaloan.<br />
“Ini baru pertama kalinya kami memakai pakaian adat serta pakaian kebaya, rasanya aneh juga tapi menyenangkan bagi kami,” jelasnya.<br />
Dalam  memberikan pelayanan, anggota pria mengenaiakan pakaian adat daerah masing-masing dan perempuan mengenakan baju kebaya.<br />
“Saya harap para wanita-wanita Indonesia bisa lebih maju dan tangguh, utamanya bagi para Polwan yang bertugas di wilayah Nusantara ini,” tutupnya.<br />
Reporter : Yus<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/peringati-hari-kartini-satlantas-kolaka-berpakaian-adat-saat-melayani/">Peringati Hari Kartini, Satlantas Kolaka Berpakaian Adat Saat Melayani</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/berita-daerah-sulawesi-tenggara/kolaka/peringati-hari-kartini-satlantas-kolaka-berpakaian-adat-saat-melayani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PN Kendari Eksekusi Lahan Tanpa Ada Perlawanan</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/pn-kendari-eksekusi-lahan-tanpa-ada-perlawanan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/pn-kendari-eksekusi-lahan-tanpa-ada-perlawanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 15:47:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekusi Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[jemi junaidi]]></category>
		<category><![CDATA[kapolres kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Negeri Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[PN Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=3370</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Selasa (6/2/2018) mengeksekusi lahan di Jalan Buburanda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Ratusan anggota polisi turun berjaga. Tak ada perlawanan di sana. Lahan seluas 2.800 meter persegi dimenangkan Johny Aliman. Sesuai putusanya Mahkamah Agung Republik Indonesia. Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kendari Nomor: 57/Pdt. G/2009/PN. Kdi. &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pn-kendari-eksekusi-lahan-tanpa-ada-perlawanan/">PN Kendari Eksekusi Lahan Tanpa Ada Perlawanan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Selasa (6/2/2018) mengeksekusi lahan di Jalan Buburanda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Ratusan anggota polisi turun berjaga. Tak ada perlawanan di sana.<br />
Lahan seluas 2.800 meter persegi dimenangkan Johny Aliman. Sesuai putusanya Mahkamah Agung Republik Indonesia. Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kendari Nomor: 57/Pdt. G/2009/PN. Kdi. Tanggal 22 Juni 2010 jo Putusan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara Nomor: 48/Pdt/2010/PT. SULTRA, Tanggal 21 Oktober 2010 jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 934 K/Pdt/2011 Tanggal 23 Agustus 2011 jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 511 PK/Pdt/2013 Tanggal 20 Mei 2014. Dalam perkara perdata antara Johnny Aliman lawan Drs Mursalim Karsi, Yurina Alie Mursalim dkk.<br />
Juru Sita Pengganti PN Kendari, Sarlan SH mengungkapkan, kasus tersebut diperkarakan tahun 2009 dan berkekuatan hukum tetap (ingkrah) tahun 2014.<br />
&#8220;Sebelum melakukan eksekusi, kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyesuaikan dengan kesiapan pengamanan. Kalau pengamanan sudah siap kita eksekusi,&#8221; ungkapnya.<br />
Kapolres Kota Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan, pendampingan pengaman dengan menurunkan personil di lokasi eksekusi. Sebanyak 236 orang anggota polisi yang turun. Terdiri dari 100 personil dari Polda, yang terbagi dari Brimob 73 orang anggota dan Sabara Polda 27 orang. Kemudian dari Polres sendiri termasuk gabungan dari polsek sebanyak 106 orang serta 30 personil dari Satpol PP.<br />
&#8220;Kita harus persiapkan segala sesuatunya jangan sampai ada tindakan perlawanan,&#8221; ungkapnya.<br />
Dia juga menyampaikan proses eksekusi berjalan aman, damai dan tidak ada hambatan.<br />
Reporter: Putra<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/pn-kendari-eksekusi-lahan-tanpa-ada-perlawanan/">PN Kendari Eksekusi Lahan Tanpa Ada Perlawanan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/pn-kendari-eksekusi-lahan-tanpa-ada-perlawanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
