<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita anggota dewan Terbaru Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/tag/anggota-dewan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 05:53:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Berita anggota dewan Terbaru Hari Ini</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AJP Sumbang 50 sak untuk Pembangunan Jalan Darurat di Kelurahan Wundubatu</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ajp-sumbang-50-sak-untuk-pembangunan-jalan-darurat-di-kelurahan-wundubatu/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ajp-sumbang-50-sak-untuk-pembangunan-jalan-darurat-di-kelurahan-wundubatu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2021 07:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Aksan Jaya Putra (AJP)]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=54050</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra),Aksan Jaya Putra (AJP) sumbang 50 sak material semen, untuk pembuatan jalan darurat di Kelurahan Wundubatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. &#8220;Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk pembangunan jalan darurat di beberapa titik di Kelurahan Wundubatu,&#8221; ucap AJP usai menggelar reses atau penjaringan aspirasi, Senin (1/2/2021). Dia mengatakan, sumbangan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ajp-sumbang-50-sak-untuk-pembangunan-jalan-darurat-di-kelurahan-wundubatu/">AJP Sumbang 50 sak untuk Pembangunan Jalan Darurat di Kelurahan Wundubatu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra),Aksan Jaya Putra (AJP) sumbang 50 sak material semen, untuk pembuatan jalan darurat di Kelurahan Wundubatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.</p>
<p>&#8220;Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk pembangunan jalan darurat di beberapa titik di Kelurahan Wundubatu,&#8221; ucap AJP usai menggelar reses atau penjaringan aspirasi, Senin (1/2/2021).</p>
<p>Dia mengatakan, sumbangan tersebut merupakan inisiatif pribadinya, karena melihat banyaknya keluhan masyarakat yang ia terima terkait masalah infrastuktur jalan.</p>
<p>Selain itu, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menerangkan, dengan adanya bantuan tersebut, jalan yang dianggap tidak layak dilewati kendaraan sudah bisa diperbaiki untuk sementara.</p>
<p>Sambil, lanjut dia, masyarakat mengusulkan proposal pengaspalan jalan ke pemerintah, yang nantinya bakal dikawal oleh AJP.</p>
<p>&#8220;Kalau butuh penanganan cepat, berarti  tidak butuh dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), karena proses lama,&#8221; tutur Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra ini.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan bantuan ini juga, keluhan masyarakat cepat tertangani. Dan saya imbau RT/RW segera melaksanakan pembuatan jalan darurat, entah itu semen hamparan atau menggunakan paving block,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, sebelumnya dalam reses yang digelar terbatas karena pandemi COVID-19, AJP banyak menerima keluhan dari masyarakat.</p>
<p>Keluhan itu berupa, masalah infrastuktur jalan, penanganan kali, penerangan jalan, penataan kabel listrik, dan masalah kepemudaan.</p>
<p>Karena tugasnya mengawal aspirasi konstituennya, ia berkomitmen bakal memperjuangkan hingga direalisasikan oleh pemerintah baik wewenang pemerintah kota (Pemkot) Kendari maupun pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra.</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Via</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ajp-sumbang-50-sak-untuk-pembangunan-jalan-darurat-di-kelurahan-wundubatu/">AJP Sumbang 50 sak untuk Pembangunan Jalan Darurat di Kelurahan Wundubatu</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ajp-sumbang-50-sak-untuk-pembangunan-jalan-darurat-di-kelurahan-wundubatu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Caleg Kharismatik, Sahabuddin S.IP Berjuang ke Parlemen Demi Rakyat</title>
		<link>https://detiksultra.com/advertorial/caleg-kharismatik-sahabuddin-s-ip-berjuang-ke-parlemen-demi-rakyat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/advertorial/caleg-kharismatik-sahabuddin-s-ip-berjuang-ke-parlemen-demi-rakyat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2019 05:51:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=21271</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Figurnya dikenal sebagai sosok pemikir dengan idealis tinggi, mempunyai cita-cita luhur mengangkat derajat rakyat kecil dengan sentuhan program visi misinya. Adalah Sahabuddin S.IP, caleg kharismatik partai Golkar yang bertarung di Daerah Pemilihan Kendari 1, Kecamatan Mandonga-Puwatu. Dipartai berlambang pohon beringin, Sahabuddin S.IP, memegang posisi jabatan strategis sebagai sekretaris. Sahabuddin, S.IP Karir politiknya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/caleg-kharismatik-sahabuddin-s-ip-berjuang-ke-parlemen-demi-rakyat/">Caleg Kharismatik, Sahabuddin S.IP Berjuang ke Parlemen Demi Rakyat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Figurnya dikenal sebagai sosok pemikir dengan idealis tinggi, mempunyai cita-cita luhur mengangkat derajat rakyat kecil dengan sentuhan program visi misinya.</p>
<p>Adalah Sahabuddin S.IP, caleg kharismatik partai Golkar yang bertarung di Daerah Pemilihan Kendari 1, Kecamatan Mandonga-Puwatu. Dipartai berlambang pohon beringin,  Sahabuddin S.IP, memegang posisi jabatan strategis sebagai sekretaris.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/04/SAHABUDDIN-1.jpg"><br />
<strong>Sahabuddin, S.IP</strong></p>
<p>Karir politiknya memang tak sehebat kebanyakan politisi seniornya, namun sosok pekerja keras ini, punya adaptasi politik yang tinggi sehingga bisa membentuk figur kepribadian politisi yang sangat dicari Partai Golkar, yakni bertanggung jawab penuh dengan amanah yang diemban. Maka tak heran, jika Sahabuddin S.IP seolah dijadikan salah satu kader &#8220;emas&#8221; yang diproyeksikan bisa memimpin Partai Golkar kedepan.</p>
<p>Nama Sahabuddin S.IP melejit di Partai Golkar bermula sekitar tahun 2015, saat merebak dualisme kepengurusan Golkar. Yakin dengan kepengurusan Golkar yang sah, Sahabuddin S.IP memutuskan bergabung ke Golkar. Pilihan dirinya terhadap Golkar karena visi misinya ternyata selaras dengan pergerakan demokrasi yang dipahaminya dengan paradigma yang tetap eksis sejak Golkar berkuasa di era Orde Baru.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/04/SAHABUDDIN-DAN-AJP.jpg"><br />
<strong>Sahabuddin bersama Aksan Jaya Putra</strong></p>
<p>Pengalaman sang pebisnis menangani tim pemenangan dipemilihan Walikota Kendari dengan menjabat wakil sekretaris bidang pemenangan pemilu,  kian mengokohkan semangatnya berpolitik, apalagi kala pernah menduduki jabatan bidang organisasi, kaderisasi dan keanggotaan Partai Golkar semakin menambatkan hatinya untuk turut membesarkan partai Golkar di Jazirah Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Digelarnya pemilihan calon legislatif untuk memilih perwakilan rakyat di DPRD, Sahabuddin S.IP tak berfikir panjang untuk turut menjadi kandidat caleg yang siap mengawal aspirasi rakyat di Dapilnya.</p>
<p>Caleg DPRD kota Kendari yang bercokol di nomor urut 2 tersebut, punya mimpi besar untuk mewujudkan masyarakat kota Kendari yang lebih baik.</p>
<p>Sahabuddin S.IP siap mengemban amanah ketika terpilih dipemilu 17 April nanti, dengan mengawal program-program pembangunan skala prioritas di Dapilnya, seperti penanganan infrastruktur jalan dan pemukiman, peningkatan fasilitas air bersih, pengembangan wisata,  dan peningkatan program kesehatan.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/04/SAHABUDDIN-3.jpg"><br />
<strong>Sahabuddin bersama kader golkar yang lain.</strong></p>
<p>Disektor infrastruktur, Sahabuddin S.IP akan membenahi seluruh sarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.  Selama ini dirinya masih menyaksikan adanya jalan pemukiman belum teraspal selama bertahun-tahun, padahal akses tersebut urgen bagi masyarakat. Sementara pada program peningkatan air bersih, Sahabuddin akan menyediakan fasilitas sumur bor dititik-titik strategis bagi penduduk.</p>
<p>Tak hanya itu, pada pertarungan caleg Dapil Kendari 1, rupanya Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Haluoleo ini, masih mempunyai taktik jitu yang dicanangkan bakal merebut kursi DPRD Kota Kendari pada Pemilihan Umum (Pemilu) nanti.</p>
<p>Program tersebut merupakan afiliasi dari program unggulan Partai Golkar, yakni program sembako murah dan pengembangan mandiri sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM).</p>
<p>Keinginan Sahabuddin S.IP, bisa menyempurnakan program tersebut kepada masyarakat. Sehingga nantinya masyarakat bisa menjadi pelaku usaha dengan modal stimulan.</p>
<p>“Ini program unggulan kita, jadi bagaimana strateginya agar program ini bisa diterima masyarakat, yah seperti mengelompokkan masyarakat dan kita buatkan pelatihan seperti pemberdayaan UKM. Program ini penting, mengingat saat ini masyarakat banyak kesulitan modal dan UKM bisa jadi media masyarakat mendapatkan bantuan usaha,&#8221; ungkap Sahabuddin.</p>
<p>Selain itu, rekan sekelas Aksan Jaya Putra saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ini, masih gencar melakukan sosialisasi di masyarakat. bahkan dia juga telah menargetkan sampai 3000 jumlah suara untuk bisa melanggeng duduk sebagai wakil rakyat didapil pemilihannya.</p>
<p>Target suara itu yakin bisa diraihnya, karena memiliki kekuatan basis yang jelas di Dapil 1, ditunjang kerja-kerja tim kemenangan yang bergabung dalam tim SAHABATBUDDIN.</p>
<p>“Target suara kami diangka 3000 suara Insya Allah mencukupi itu, karena tim kami masih solid siap berjuang, &#8221; paparnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2019/04/SAHABUDDIN-2.jpg"><br />
<strong>Sahabuddin bersama pendukungnya dalam satu kegiatan olahraga</strong></p>
<p>Sahabuddin S.IP menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) di SD 2 Punggolaka (sekarang bernama SD 11 Kendari) tahun 1985-1991, setelaha tamat, ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Puwatu tahun 1991-1994, setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Andonohu tahun 1994-1997.</p>
<p>Satu tahun kemudian Sahabuddin S.IP melanjutkan pendidikan di Universitas Haluoleo Fakultas Ilmu Politik dan sosial (Fisip).</p>
<p>Statusnya sebagai mahasiswa membuatnya banyak belajar tentang dunia politik ditambah lagi dirinya intens mengikuti organisasi-organisasi kemahasiswaan kampus. Untuk pengalaman kepemiluan, Sahabuddin pernah terlibat dalam Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).</p>
<p>Jiwa pengusaha seorang Sahabuddin, S.IP pernah mengantarkannya menjadi wakil direktur CV.  Barokah yang bergerak dalam bisnis otomotif. Berkat disiplin dan tanggungjawabnya yang tinggi membuat dirinya dipercaya pengusaha memegang  jabatan Manager di pusat perbelanjaan ternama dikota Kendari,  Swalayan Surya.</p>
<p>Reporter: Dahlan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/caleg-kharismatik-sahabuddin-s-ip-berjuang-ke-parlemen-demi-rakyat/">Caleg Kharismatik, Sahabuddin S.IP Berjuang ke Parlemen Demi Rakyat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/advertorial/caleg-kharismatik-sahabuddin-s-ip-berjuang-ke-parlemen-demi-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanye Terselubung Saat Reses, Pelanggaran!</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/kampanye-terselubung-saat-reses-pelanggaran/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/kampanye-terselubung-saat-reses-pelanggaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2018 05:48:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=15190</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengeluarkan peringatan keras kepada petahana Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, yang kembali maju bertarung dipilcaleg 2019. Mereka (petahana), tidak dikenankan untuk menyisipkan kampanye politik secara pribadi, saat melakukan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil)nya masing &#8211; masing. Anggota Bawaslu Kota Kendari, Awardin menegaskan, bahwa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kampanye-terselubung-saat-reses-pelanggaran/">Kampanye Terselubung Saat Reses, Pelanggaran!</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph">KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengeluarkan peringatan keras kepada petahana Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, yang kembali maju bertarung dipilcaleg 2019.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka (petahana), tidak dikenankan untuk menyisipkan kampanye politik secara pribadi, saat melakukan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil)nya masing &#8211; masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Bawaslu Kota Kendari, Awardin menegaskan, bahwa tindakan kampanye terselubung ketika melaksanakan reses adalah pelanggaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>[artikel number=3 tag=”bawaslu,kampanye,caleg” ]</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jelas, itu pelangaran, dan anggota DPRD yang kembali maju dipilcaleg harus paham aturan ini.&#8221; tegas Awardin saat memberikan materi dalam kegiatan pelatihan pengawasan pemilu partisipatif, disalah satu hotel, Minggu (9/12/2018).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kampanye politik caleg petahana, kata Awardin, tak boleh dicampur adukkan dengan kegiatan reses, karena selain itu program dewan juga anggarannya dari pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi pelanggaran memanfaatkan momen itu untuk bersosialisasi, apalagi dengan alasan menghemat anggaran kampanye. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi hati-hati bagi petahana yang melakukan reses, ada bukti, kita proses,&#8221; tutur Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reporter: Dahlan<br>
Editor: Sumarlin</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/kampanye-terselubung-saat-reses-pelanggaran/">Kampanye Terselubung Saat Reses, Pelanggaran!</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/kampanye-terselubung-saat-reses-pelanggaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhamad Ali: Kekuasaan Bukan Tujuan Akhir</title>
		<link>https://detiksultra.com/advertorial/muhamad-ali-kekuasaan-bukan-tujuan-akhir/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/advertorial/muhamad-ali-kekuasaan-bukan-tujuan-akhir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2018 08:46:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[wakatobi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=3097</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gagal menjadi calon bupati Wakatobi tahun 2016, tak membuat Muhamad Ali kehilangan panggung politik. Ia masih dicintai pendukung dan simpatisannya. Bagi Ali, kekuasaan bukan segalanya, bukan tujuan akhir. Tujuan berpolitik baginya, ialah memperjuangkan kepentingan masyarakat, membela hak-hak masyarakat. Ali menjadi anggota DPRD Wakatobi periode 2009-2014, dan kembali dipercaya rakyat duduk di parlemen periode 2014-2019. Menariknya, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/muhamad-ali-kekuasaan-bukan-tujuan-akhir/">Muhamad Ali: Kekuasaan Bukan Tujuan Akhir</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gagal menjadi calon bupati Wakatobi tahun 2016, tak membuat Muhamad Ali kehilangan panggung politik. Ia masih dicintai pendukung dan simpatisannya. Bagi Ali, kekuasaan bukan segalanya, bukan tujuan akhir. Tujuan berpolitik baginya, ialah memperjuangkan kepentingan masyarakat, membela hak-hak masyarakat.</p>
<p>Ali menjadi anggota DPRD Wakatobi periode 2009-2014, dan kembali dipercaya rakyat duduk di parlemen periode 2014-2019. Menariknya, pada kedua periode tersebut Ali menduduki posisi ketua DPRD Wakatobi. Pada Pemilu 2019, Ali memastikan tetap setia bersama PDIP.</p>
<p>“PDIP menjadi sangat menarik bagi saya, karena PDIP mengusung ideologi yang cocok dengan saya. Kita tidak soal<br />
merebut kekuasaan saja, tetapi yang paling penting bagaimana bisa tertawa dan menangis bersama rakyat dan menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat,” tandas Ali.</p>
<p>Mulanya Ali bersikap apolitis, karena didasari persepsi bahwa salah satu penyebab rusaknya bangsa adalah carut marut politik. Ali terjebur dalam politik saat Pemilu 1999, saat itu muncul fenomena perlawanan kaum sipil terhadap dominasi militer dalam kekuasaan. Kala itu, PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati berpasangan dengan Hasyim Muzadi, diusung sebagai calon presiden yang notabene berasal dari kaum sipil, melawan hegemoni militer dalam kekuasaan.</p>
<p><strong><span class="highlight">[artikel number=3 tag=”dprd,anggota dewan,wakatobi” ]</span></strong></p>
<p>Tidak terbayang dalam benaknya akan terlibat dalam dunia politik praktis. Pasalnya, Ali lebih menyukai aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ia begelut di LSM Yayasan Bina Masyarakat Sejahtera dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra. Bahkan Walhi yang dikenal lembaga nirlaba sangat kritis itu, Ali dipercaya menjabat Dewan Daerah. Tak sampai disitu, Ali kemudian bersama-sama Ir. H. Syamsuddin Rahim, M.Si (Ketua DPRD Kota Kendari) mendirikan LPSM Yayasan Bina Potensi Wanita (Yasinta).</p>
<p>Pada Pemilu 1999, Ali mulai ikut menjadi relawan dalam pemilihan presiden dan berafiliasi mendukung calon non militer. Meski demikian, sikap apolitis terhadap dunia politik tetap dijunjung, karena cara pandangnya terhadap politik yang dijabat kalangan militer saat itu adalah “kecelakaan” sejarah.</p>
<p>Pengalaman politik Pilkada berawal dari ajakan Ir Hugua untuk membantunya saat mencalonkan diri sebagai Bupati Wakatobi periode pertama. Ali benar-benar terlibat jauh hingga menggalang pemilih di akar rumput. Saat itu, dia bersedia membantu dengan kesepakatan akan diperkenalkan dengan donor EED Jerman, agar bisa membantu program di daerah binaannya di Sultra seperti Kambara (Kab Muna), Rumbia (Kab Bombana), Amonggedo (Konawe), Batauga (Buton) dan daerah lainya.</p>
<p>Hugua akhirnya terpilih dan dilantik menjadi bupati. Ali kembali dipanggil Hugua untuk ditugasi sekretaris pribadinya. Posisi itu baginya seperti mimpi, karena ia jarang bersentuhan dengan birokrasi apalagi bekerja di belakang meja untuk memberikan pertimbangan kepada bupati di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Pada 2007 ia mulai dimasukkan dalam kepengurusan PDI-Perjuangan dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Bidang Lingkungan Hidup. Selanjutnya mengisi kekosongan Sekteraris DPC sebagai pelaksana tugas sementara. Lalu ditugaskan untuk membentuk PAC-PAC di semua kecamatan di Wakatobi. Tugas ini ia jalankan dengan baik, hingga mengantarnya masuk dalam jabatan struktural.</p>
<p>Memasuki tahun 2008, Ali disarankan teman-temannya tampil sebagai anggota dewan. Ia sempat gamang karena belum terlalu mengerti tugas seorang anggota dewan. Alhasil, berkat saran serta penjelasan akan tugas-tugas legislatif, akhirnya pada Pemilu 2009 mencalonkan diri dan terpilih menjadi anggota DPRD Wakatobi dari Dapil Kaledupa, Tomia, dan Binongko.</p>
<p>Meski resmi dilantik menjadi anggota dewan periode 2009-2014, Ali tidak bisa menjadi Ketua DPRD, padahal saat itu ia ikut dinominasikan. Alasannya, posisi ketua sesuai aturan partai harus dijabat pengurus struktural. Selain itu, pertimbangan politis, terlahir dari Tomia menjadi hambatan menjadi Ketua DPRD, karena jabatan Ketua DPRD dan Bupati sama-sama berasal dari Tomia.</p>
<p>Pada akhir 2011, sanksi partai yang diberikan kepada Daryono Moane, mengharuskan partai mengambil kebijakan pergantian posisi Ketua DPRD Wakatobi. Ali pun ditunjuk PDIP menggantikan Daryono, kemudian secara resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Wakatobi, 28 Desember 2011. Sementara di struktural partai, Ali dipercaya sebagai Ketua DPC PDIP Wakatobi.</p>
<p>Dalam kendali kepemimpinan Ali, DPRD Wakatobi mengalami kemajuan pesat. Data yang kami himpun menyebutkan: anggota DPRD Wakatobi periode 2009-2014 menyelenggarakan kegiatan terbanyak adalah rapat paripurna sebanyak 276 kali, disusul rapat badan musyawarah 62 dan rapat kerja 59 kali.</p>
<p>DPRD Wakatobi menyelenggarakan rapat dengar pendapat dengan eksekutif sebanyak 42 kali, sedangkan rapat dengar pendapat umum dalam memebahas aspirasi masyarakat yang disampaikan ke DPRD baik melalui aksi maupun melalui pengaduan dan persuratan Sebanyak 36 kali.</p>
<p>Aktivitas dari masing-masing komisi DPRD Wakatobi yakni menyelenggarakan rapat masing-masing sebanyak 43, sedangkan rapat gabungan komisi 38 kali. Sementara rapat fraksi, seluruh fraksi yang ada di DPRD Wakatobi selama lima tahun menyelenggrakan rapat fraksi sebanyak 47 kali dan rapat gabungan fraksi sebanyak 46 kali.</p>
<p>Ali kembali terpilih menjadi anggota DPRD Wakatobi periode 2014-2019 pada Pemilu 2014. Ia dipilih dengan perolehan suara terbanyak yakni 1.922 suara, mengalahkan semua anggota dewan asal Dapil IV (Kec Tomia dan Kec Tomia Timur). Jabatan ketua DPRD pun masih ia emban pada periode 2014-2019.</p>
<p>Memasuki tahun akhir periode kepemimpinan Ali di DPRD, pihaknya menginisiasi sejumlah peraturan daerah (Perda) strategis bagi rakyat Wakatobi. Pertama, DPRD menginisiasi Perda tentang pembangunan berkelanjutan.<br />
“Ada struktur berfikir bahwa ketika pembangunan tidak dilakukan berkelanjutan, sebenarnya kita sedang mengubur uang rakyat yang banyak. Di Wakatobi ada seaworld, masjid kabupaten, museum, sudah puluhan miliar uang rakyat tapi belum selesai. Jika tidak ada political will rezim hari ini lalu tidak melanjutkan, bukankah ada ratusan miliar uang rakyat yang kita tanam. Gimana dengan generasi kedepan jika ini diwariskan turun temurun. Lalu lahirlah gagasan mesti ada program Perda yang memaksa perencanaan pembangunan harus berkelanjutan,” ungkapnya.</p>
<p>Kedua, Perda tentang moda trasportasi masa depan harus terintegrasi antara trasportasi laut dan trasportasi darat, yang kemudian orang tidak berbondong-bondong untuk membeli kendaraan. Untuk 50 tahun kedepan ini bukan hal mudah kalau tidak diantisipasi. Ketiga, DPRD mendesak pemerintah daerah membuat Perda tentang rencana induk pengembangan perikanan kelautan. Ketiga Perda tersebut sedang proses, tareget kita selesai sebelum periode DPRD ini selesai,” tandasnya.</p>
<p>Selain itu, menurut Ali, pihaknya berkomitmen untuk menekan pemerintah daerah supaya melahirkan sebuah perencanaan yang terukur. Eksekutif diminta membuat peraturan daerah inisiatif, yakni Perda tentang pendidikan kepulauan, Perda tentang sistem pendidikan pulau, dan Perda tentang sistem kesehatan pulau.</p>
<p>Saat pertama kali menjadi anggota dewan (2009-2014), Ali selalu terfikir, bersikap idealis, dan merakyat. Ternyata setelah masuk dalam sistem, ada sebuah dinamika yang memang tidak terpikir sebelumnya. Fakta menunjukkan, peranan anggota dewan persis semacam macan ompong yang arah kebijakannya sangat lemah dan hanya menjadi pelengkap pemerintahan. Ali berusaha mengubah mindset itu agar DPRD benar-benar menjadi institusi politik memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berusaha membangun pemerintahan yang amanah dan kolektif kolegial.</p>
<p>Cita-cita idealnya dahulu saat berjuang jadi aktivis mahasiswa dan LSM, ternyata tidak segampang direalisasikan setelah menyandang status anggota dewan. Sikap idealis dan harapan besarnya dikerdilkan sebuah sistem dan lingkungan yang memang membuat institusi DPRD tidak terlalu kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. </p>
<p>Wajar adanya Ali menghadapi situasi seperti itu, karena latar belakangnya sebagai pegiat pemberdayaan dan advokasi masyarakat, selalu berpikir, bersikap dan berprilaku idealis ketika memperjuangkan hak-hak dan kepentingan masyarakat.</p>
<p>Situasi seperti itu membuat Ali tertantang melakukan perubahan paradigma, agar institusi DPRD berfungsi efektif sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat dan mengembangkan nilai-nilai demokrasi. Ia juga berupaya keras agar rumah rakyat itu benar-benar menjalankan tri fungsi amanah rakyat, yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.</p>
<p>Dari tiga fungsi tersebut, menurut Ali, fungsi legislasi dan kontrol, relatif masih lebih mudah dilakukan, namun fungsi anggaran, ternyata sulit dilakukan secara powerfull. Karena posisi DPRD berbeda dengan posisi DPR-RI yang bisa menjalankan fungsi penganggaran secara baik, sedangkan DPRD diposisikan sebagai bagian dari pemerintah daerah, sehingga dalam fungsi penganggaran masih selalu dikompromikan dengan eksekutif.</p>
<p>Tak hanya menjalankan tri fungsi dewan dengan baik, Ali pun senantiasa memberikan pemahaman akan pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat, agar bisa melawan proses-proses pragmatis dalam melakukan jual beli suara. Ali berharap agar semua anggota dewan menjadi figur lembaga perwakilan rakyat yang amanah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.</p>
<p>Sikap kritis pada diri Ali sebenarnya sudah terpatri dalam dirinya sejak kecil. Di masa kanak-kanak, ia pernah dipergoki pemilik kebun mentimun karena bersama teman-temannya tertangkap tangan mengambil buah mentimun. Saat itu dilaporkan kepada orang tuanya, sehingga setibanya di rumah, ayahnya menghukum Ali dengan teguran keras dan menggantungnya agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.</p>
<p>Dari pengalaman itu, Ali berjanji dalam dirinya untuk tidak pernah lagi mengambil barang orang lain yang bukan miliknya, dan diterapkan selama hidupnya, tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk anak-anaknya. Alhasil, selama menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD, dia tetap menanamkan prinsip itu, tidak mengambil hak-hak masyarakat, sebaliknya selalu berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat.</p>
<p>Ali terlahir dari keluarga pendidik yang sederhana di Desa Waitii, Kecamatan Tomia, 14 Desember 1975. Ayahnya La Tembo seorang guru, sedangkan ibunya Wa Aliha adalah seorang ibu rumah tangga.</p>
<p>Ali kecil menghabiskan masa kanak-kanak di desa kelahirannya. Ia menimba ilmu di SD Negeri 2 Waha, lalu di SMP Negeri Waha. Ia mengaku saat di bangku SD dan SMP tergolong biasa-biasa saja, namun selalu masuk di kelompok lima besar pada setiap kenaikkan kelas.</p>
<p>Layaknya anak kebanyakan, Ali kecil selain sekolah dan mengaji, menghabiskan masa kecilnya dengan bermain atau berpetualang ke pesisir  pantai maupun ke gunung. Ia juga senang bermain layang-layang, kelereng dan bermain bola. Bahkan, kala itu pernah membentuk tim sepak bola yang dinamakan dengan Persatuan Sepak Bola Topas (Perseto). Topas sendiri akronim dari Top Anak Pasar.</p>
<p>Anak kedua dari lima bersaudara ini, senang mencari suasana indah dengan memanfaatkan pohon-pohon rindang di sekitarnya. Semata-semata itu untuk mendapatkan inspirasi dan mengaktualisasikan dalam bentuk puisi atau berpidato mengikuti gaya Bung Karno. Dengan hobi seperti itu, tak mengherankan jika Ali selalu menjadi langganan membaca UUD 1945 pada setiap kali upacara bendera.</p>
<p>Tumbuh besar di lingkungan keluarga guru, tak membuatnya tertarik untuk menjadi guru. Ali mengaku merasakan hidup prihatin, karena gaji orang tuanya lebih banyak dijadikan jaminan untuk mengaambil kredit di bank dan di koperasi. Biaya penghidupan selama satu bulan terkadang sisanya tinggal Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu. Itulah yang dijadikan membiayai belanja sekeluarga, kenang Ali.</p>
<p>Guna menutupi kebutuhan keluarga, ayah Ali mencari penghasilan lain seperti memanah ikan di laut, memasang bubu, memancing atau pekerjaan lainnya. Meski begitu, Ali tetap menganggap sosok orang tuanya sangat luar biasa, dan selalu jadikan inspirasi untuk menuntut ilmu. Menurut Ali, meski kehidupan keluarganya terbilang sederhana, namun semangat orang tuanya menafkahi kelima anaknya sangat besar. Orang tuanya tidak berfikir membangun rumah karena yang terpenting anak-anaknya bisa sekolah tinggi.</p>
<p>Setelah menamatkan SMP di kampung halaman, Ali hijrah ke Kota Baubau untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Baubau hingga lulus pada 1994. Tamat SMA ia membulatkan tekad kuliah di Fakultas Pertanian Jurusan Ekonomi Pertanian Universitas Haluoleo (UHO), sesuai cita-citanya masa kecil menjadi insinyur seperti Bung Karno. Saat kuliah di Universitas Haluoleo, Ali sempat aktif di berbagai organisasi intra kampus seperti HMJ dan BEM. Ali juga menyelesaikan S2 Administrasi Publik di Unhalu.</p>
<p>Lelaki yang hobi membaca dan puisi ini, menikah dengan gadis seperjuangan saat kuliah, Martima SP. Pasangan bahagia ini dikaruniai tiga anak: Shella Novianti Ramadhani, Zulhiwan Adwi Buana, dan Juan Anugerah Pancalla. Meski super sibuk sebagai anggota dewan, Ali selalu membagi waktu untuk keluarga.</p>
<p>Sebagai kepala rumah tangga, ia berusaha menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga tercinta. Ali selalu menyadarkan istri dan ketiga anaknya, untuk dapat memahami profesinya karena dirinya bukan saja milik keluarga, tetapi juga milik masyarakat Wakatobi. Keluarga besar Ali kini tinggal di Kelurahan Mandati III Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.</p>
<p>Bagi Ali, prinsip yang dibangun dalam kehidupan rumah tangganya, menjalani kehidupan ini ibarat air mengalir, yang pokok tidak mengambil hak orang lain, serta selalu berupaya agar bermakna bagi orang lain. ***</p>
<p><strong>DATA DIRI</strong><br />
Nama : Muhamad Ali, SP, M.Si<br />
Jabatan : Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi<br />
Hobi : Membaca dan Puisi<br />
TTL : Waitii, 14 Desember 1975<br />
Partai : PDI-P<br />
Istri : Martima, SP</p>
<p><strong>Anak</strong><br />
1. Shella Novianti Ramadhani<br />
2. Zulhiwan Adwi Buana<br />
3. Juan Anugerah Pancalla</p>
<p>Alamat: Kel. Mandati III Kec. Wangi-Wangi Selatan<br />
No. Tlp. 081341781414</p>
<p><strong>Riwayat Pendidikan</strong><br />
1. SD Negeri 2 Waha<br />
2. Negeri Waha Tomia<br />
3. SMA Negeri 1 Baubau<br />
4. S1 Fak Pertanian Sosek Unhalu<br />
5. S2 Administrasi Publik Unhalu. <strong>(NI)</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/advertorial/muhamad-ali-kekuasaan-bukan-tujuan-akhir/">Muhamad Ali: Kekuasaan Bukan Tujuan Akhir</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/advertorial/muhamad-ali-kekuasaan-bukan-tujuan-akhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sering Telat berkantor, DPRD Kendari Pertegas Tata Tertib</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/sering-telat-berkantor-dprd-kendari-pertegas-tata-tertib/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/sering-telat-berkantor-dprd-kendari-pertegas-tata-tertib/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 06:48:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=12448</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, melaksanakan rapat paripurna internal, membahas komitmen pelaksanaan tata tertib anggota dewan. Pembahasan tata tertib, menjadi prioritas lantaran anggota dewan sering terlambat berkantor. Terlebih di momen kampanye pemilu 2019. Hal ini menurut Anggota DPRD Kendari, Sukarni, berdampak negatif terhadap kinerja DPRD. Karena keterlambatan itu, aspirasi masyarakat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sering-telat-berkantor-dprd-kendari-pertegas-tata-tertib/">Sering Telat berkantor, DPRD Kendari Pertegas Tata Tertib</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, melaksanakan rapat paripurna internal, membahas komitmen pelaksanaan tata tertib anggota dewan.  Pembahasan tata tertib,  menjadi prioritas lantaran anggota dewan sering terlambat berkantor. Terlebih di momen kampanye pemilu 2019.</p>
<p>Hal ini menurut Anggota DPRD Kendari, Sukarni, berdampak negatif terhadap kinerja DPRD. Karena keterlambatan itu, aspirasi masyarakat terbengkalai. Bahkan berulang kali warga ingin melaporkan keluhan tidak kesampaian karena kantor DPRD kosong.</p>
<p>Sukarni menghendaki tata tertib dewan benar benar dilaksanakan.<br />
&#8220;Jangan kalau perjalanan dinas, anggota dewan ikut semua, jadinya kantor kosong. Maunya kita unsur ketua jangan ada yang keluar daerah,” tegas politisi PAN ini dalam rapat (17/10/2018).</p>
<p>Hal senada diungkap anggota dewan yang lain, Muhammad Ali. Ia berharap 35 anggota dewan wajib mematuhi tata tertib. &#8220;Anggota dewan wajib ikut aturan kerja, masuk jam 9 pulang jam tiga sore,&#8221;  ungkapnya. </p>
<p>Muhammad Ali tidak ingin di masa akhir periode tugas mereka sebagai anggota dewan meninggalkan kesan negatif, apalagi disebut &#8220;malas&#8221;. Tata tertib dipertegas Muhammad Ali, harus benar -benar direalisasikan. Karena berdampak terhadap kinerja mengawal aspirasi rakyat.</p>
<p>Reporter: Dahlan<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/sering-telat-berkantor-dprd-kendari-pertegas-tata-tertib/">Sering Telat berkantor, DPRD Kendari Pertegas Tata Tertib</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/sering-telat-berkantor-dprd-kendari-pertegas-tata-tertib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tawuran Pelajar, Dewan Soroti Kinerja Dikbud Sultra</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/tawuran-pelajar-dewan-soroti-kinerja-dikbud-sultra/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/tawuran-pelajar-dewan-soroti-kinerja-dikbud-sultra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2018 10:53:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dikbud sultra]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran Pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=11101</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tawuran antar pelajar yang melibatkan beberapa sekolah setingkat SMA sederajat pekan lalu, menuai sorotan legisltor di DPRD Sultra. Pihaknya mengkritisi kinerja Dinas Dikbud Sultra. Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo, mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan aksi brutal yang dilakukan puluhan pelajar di Kota Kendari. Insiden tersebut sangat mencoreng dunia pendidikan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tawuran-pelajar-dewan-soroti-kinerja-dikbud-sultra/">Tawuran Pelajar, Dewan Soroti Kinerja Dikbud Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Tawuran antar pelajar yang melibatkan beberapa sekolah setingkat SMA sederajat pekan lalu, menuai sorotan legisltor di DPRD Sultra. Pihaknya mengkritisi kinerja Dinas Dikbud Sultra.<br />
Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo, mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan aksi brutal yang dilakukan puluhan pelajar di Kota Kendari. Insiden tersebut sangat mencoreng dunia pendidikan utamanya di Sultra.<br />
&#8220;Jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi, Dikbud dan Kepsek harus mengambil tindakan, supaya generasi penerus bangsa kita tidak melakukan hal-hal yang keliru,&#8221; ucap Yaudu saat ditemui di gedung Paripurna DPRD Sultra.<br />
Politisi PKS ini menginginkan penguatan mentalitas siswa harus diperkuat. Apalagi hal itu sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi yakni revolusi mental, dalam hal pembinaan moral dan pembinaan karakter di usia sekolah harus diperkuat.<br />
&#8220;Termasuk sistem pembinaannya agar para siswa tidak lagi melakukan hal yang sama. penguatan mental siswa di sekolah harus diperkuat, sebab di tingkat SD, SMP dan SMA, adalah masa yang labil, gampang terprovokasi dan gampang termakan isu,&#8221; tegasnya.<br />
Komisi IV DPRD Sultra berencana bakal memanggil Dinas Dikbud Provinsi Sultra dan kepala sekolah terkait tawuran tersebut. Perwakilan ini juga akan mengundang pihak kepolisian supaya ada langkah-langkah yang konkrit, sehingga hal serupa, ke depannya bisa diantisipasi.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/tawuran-pelajar-dewan-soroti-kinerja-dikbud-sultra/">Tawuran Pelajar, Dewan Soroti Kinerja Dikbud Sultra</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/tawuran-pelajar-dewan-soroti-kinerja-dikbud-sultra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berbekal Dua Periode di DPRD Sultra, YSA Siap Maju di DPR RI</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/berbekal-dua-periode-di-dprd-sultra-ysa-siap-maju-di-dpr-ri/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/berbekal-dua-periode-di-dprd-sultra-ysa-siap-maju-di-dpr-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2018 04:39:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[Pilcaleg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=9206</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota tinggal menghitung bulan. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sultra, Yaudu Salam Ajo (YSA) menyatakan kesiapannya bertarung di Pilcaleg 2019 nanti sebagai Bacaleg DPR RI. Menurut Wakil Ketua DPW PKS Sultra ini, dirinya memilih sebagai Bacaleg DPR RI berdasarkan arahan partainya. Untuk itu, ia &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/berbekal-dua-periode-di-dprd-sultra-ysa-siap-maju-di-dpr-ri/">Berbekal Dua Periode di DPRD Sultra, YSA Siap Maju di DPR RI</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;  Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tingkat pusat, provinsi,  dan kabupaten/kota tinggal menghitung bulan. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sultra, Yaudu Salam Ajo (YSA) menyatakan kesiapannya bertarung di Pilcaleg 2019 nanti sebagai Bacaleg DPR RI.<br />
Menurut Wakil Ketua DPW PKS Sultra ini, dirinya memilih sebagai Bacaleg DPR RI berdasarkan arahan partainya. Untuk itu,  ia akan mengoptimalkan usaha agar dapat menjadi wakil masyarakat Sultra di pusat.<br />
&#8220;Berkaitan dengan Pilcaleg 2019, saya siap. Apalagi pimpinan partai sudah mengarahkan saya di DPR pusat. Selama partai mempercayakan saya, saya akan optimalkan usaha untuk bisa menjadi wakil masyarakat Sultra,&#8221; ucapnya.<br />
Berbekal pengalamannya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sultra selama dua periode, YSA optimis untuk meraih satu kursi di senayan.<br />
&#8220;Saya optimis lolos ke senayan. Insya Allah,&#8221; ungkapnya.<br />
Untuk memuluskan langkahnya, politisi PKS ini sudah menyiapkan strategi. Seperti memperkenalkan dirinya di sosmed. Menurutnya, melalui sosmed, masyarakat dapat mengenal siapa dirinya dan  melihat segala aktivitasnya.<br />
&#8220;Media sosial bisa kita manfaatkan sebagai media bersilaturahmi. Dan memperkenalkan kerja YSA selama di DPRD. Supaya masyarakat tidak buta dengan saya. Dengan mengoptimalkan sosmed, masyarakat dapat semakin mengenal saya dan  kegiatan saya,&#8221; pungkasnya.<br />
Reporter: Sunarto<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/berbekal-dua-periode-di-dprd-sultra-ysa-siap-maju-di-dpr-ri/">Berbekal Dua Periode di DPRD Sultra, YSA Siap Maju di DPR RI</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/berbekal-dua-periode-di-dprd-sultra-ysa-siap-maju-di-dpr-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PAN Proses PAW Tiga Anggota DPRD Wakatobi, Salah Satunya Wakil Ketua DPRD</title>
		<link>https://detiksultra.com/politik/pan-proses-paw-tiga-anggota-dprd-wakatobi-salah-satunya-wakil-ketua-dprd/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/politik/pan-proses-paw-tiga-anggota-dprd-wakatobi-salah-satunya-wakil-ketua-dprd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2018 05:05:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Kader PAN]]></category>
		<category><![CDATA[PAW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8492</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Wakatobi, Suwandi Andi, akan memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) tiga orang anggota DPRD Wakatobi. Dari tiga nama tersebut, salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Wakatobi, H Hamiruddin. Dua lainnya adalah Badalan dan Sukardi. Menurut Suwandi Andi, ketiganya telah keluar dari PAN dan bergabung di Partai &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/pan-proses-paw-tiga-anggota-dprd-wakatobi-salah-satunya-wakil-ketua-dprd/">PAN Proses PAW Tiga Anggota DPRD Wakatobi, Salah Satunya Wakil Ketua DPRD</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Wakatobi, Suwandi Andi, akan memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) tiga orang anggota DPRD Wakatobi.<br />
Dari tiga nama tersebut, salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Wakatobi, H Hamiruddin. Dua lainnya adalah Badalan dan Sukardi.<br />
Menurut Suwandi Andi, ketiganya telah keluar dari PAN dan bergabung di Partai Golkar.<br />
Secara kelembagaan, baru Badalan yang resmi mengundurkan diri. Sementara H Hamiruddin dan Sukardi belum ada konfirmasi. Meskipun begitu, secara kelembagaan, PAN menganggap keduanya telah keluar dengan sendirinya.<br />
&#8220;Menurut kami, mereka bertiga sudah keluar dari PAN. Sehingga kami segera mempersiapkan Pengganti Antar Waktunya,&#8221; ungkapnya via telephone seluler, Kamis (21/6/2018).<br />
Sementara itu, Sekretaris DPRD Wakatobi menyatakan siap untuk memfasilitasi jika mekanisme aturan perundang-undangan sudah terpenuhi untuk dilakukan PAW.<br />
&#8220;Proses PAW ada mekanismenya. Sekwan siap fasilitasi jika mekanismenya sudah terpenuhi,&#8221; singkatnya.<br />
Reporter: Ema<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/politik/pan-proses-paw-tiga-anggota-dprd-wakatobi-salah-satunya-wakil-ketua-dprd/">PAN Proses PAW Tiga Anggota DPRD Wakatobi, Salah Satunya Wakil Ketua DPRD</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/politik/pan-proses-paw-tiga-anggota-dprd-wakatobi-salah-satunya-wakil-ketua-dprd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Jadi Calon Anggota DPR/DPRD? Ini Syaratnya</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ingin-jadi-calon-anggota-dpr-dprd-ini-syaratnya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ingin-jadi-calon-anggota-dpr-dprd-ini-syaratnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2018 16:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Parpol]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8486</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemilu akan dilaksanakan tanggal 17 April 2019 mendatang. Pesta demokrasi ini akan diikuti 16 partai politik. Di Sultra, jumlah kursi legislatif yang tersedia sebanyak 490 kursi, tersebar pada 77 Daerah Pemilihan (Dapil). KPU Sultra merinci, untuk DPRD kabupaten/kota tersedia 435 kursi dari 69 Dapil. Sedangkan DPRD Provinsi Sultra ada 45 kursi untuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ingin-jadi-calon-anggota-dpr-dprd-ini-syaratnya/">Ingin Jadi Calon Anggota DPR/DPRD? Ini Syaratnya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemilu akan dilaksanakan tanggal 17 April 2019 mendatang. Pesta demokrasi ini akan diikuti 16 partai politik. Di Sultra, jumlah kursi legislatif yang tersedia sebanyak 490 kursi, tersebar pada 77 Daerah Pemilihan (Dapil).<br />
KPU Sultra merinci, untuk DPRD kabupaten/kota tersedia 435 kursi dari 69 Dapil. Sedangkan DPRD Provinsi Sultra ada 45 kursi untuk 6 Dapil. Dan untuk anggota DPR RI Dapil Sultra tersedia 6 kursi, dan 4 kursi DPD RI.<br />
Sementara itu, pengajuan calon anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota harus menyertakan dokumen persyaratan, antara lain surat pencalonan, daftar bakal calon per Dapil, surat pernyataan bakal calon, surat pernyataan pimpinan Parpol bahwa telah melaksanakan proses seleksi bakal calon secara demokratis, dan daftar riwayat hidup bakal calon.<br />
&#8220;KPU memgharapkan setiap Parpol peserta pemilu melakukan seleksi bakal calon secara demokratis dan terbuka sesuai AD/ART, dan peraturan internal masing-masing Parpol,&#8221; jelas Ketua KPU Sultra, Laode Abdul Nasir.<br />
Persyaratan pengajuan bakal calon dianggap sah jika ditandatangani pimpinan Parpol peserta pemilu sesuai tingkatannya dengan tandatangan/cap asli dan basah. Persyaratan lainnya, jumlah bakal calon yang diajukan paling banyak 100% (seratus persen) dari jumlah kursi yang ditetapkan pada setiap Dapil, disusun dalam daftar bakal calon yang wajib memuat keterwakilan perempuan paling sedikit tiga puluh persen di setiap Dapil.<br />
&#8220;Setiap 3 orang bakal calon pada susunan daftar calon, wajib terdapat paling sedikit 1 satu orang bakal calon perempuan,&#8221; tambahnya.<br />
Sebelum mengajukan dokumen persyaratan administratif bakal calon, Parpol peserta pemilu sesuai tingkatannya wajib memasukan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon serta mengunggah dokumen tersebut dalam sistem informasi pencalonan (SILON).<br />
SILON merupakan seperangkat sistem dan teknologi informasi yang berbasis jaringan. SILON mendukung kerja penyelenggara pemilu dalam melakukan verifikasi kelengkapan persyaratan bakal calon. Pengajuan bakal calon dilakukan oleh petugas penghubung (LO) yang ditunjuk oleh Parpol untuk memasukkan data dan mengunggah dokumen bakal calon.<br />
Penyerahan dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen bakal calon dimulai tanggal 4 hingga 17 Juli 2018 pukul 08.00 &#8211; 16.00 Wita, kecuali hari terakhir, berakhir pada pukul 24.00 wita.<br />
Reporter: Dahlan<br />
Editor: Rani</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ingin-jadi-calon-anggota-dpr-dprd-ini-syaratnya/">Ingin Jadi Calon Anggota DPR/DPRD? Ini Syaratnya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ingin-jadi-calon-anggota-dpr-dprd-ini-syaratnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahan Pasien, DPRD dan Pemda Muna Diimbau Duduk Bersama</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/tahan-pasien-dprd-dan-pemda-muna-diimbau-duduk-bersama/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/tahan-pasien-dprd-dan-pemda-muna-diimbau-duduk-bersama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 06:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[rs]]></category>
		<category><![CDATA[rsud muna]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[yaudu salam ajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=8182</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ketua Komisi IV DPRD Sultra Yaudu Salam Ajo mengutarakan kekesalannya terhadap RSUD Muna. Hal ini terkait kasus penahanan bayi karena orang tua tidak mampu membayar biaya perawatan dan pengobatan. Yaudu Salam Ajo menilai, pelayanan rumah sakit bukan semata-mata hanya pelayanan orang sakit menjadi sehat. Ajan tetapi apa yang menjadi kesulitan pasien harus &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/tahan-pasien-dprd-dan-pemda-muna-diimbau-duduk-bersama/">Tahan Pasien, DPRD dan Pemda Muna Diimbau Duduk Bersama</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ketua Komisi IV DPRD Sultra Yaudu Salam Ajo mengutarakan kekesalannya terhadap RSUD Muna. Hal ini terkait kasus penahanan bayi karena orang tua tidak mampu membayar biaya perawatan dan pengobatan.<br />
Yaudu Salam Ajo menilai, pelayanan rumah sakit bukan semata-mata hanya pelayanan orang sakit menjadi sehat. Ajan tetapi apa yang menjadi kesulitan pasien harus bisa dilayani.<br />
&#8220;Kalau bicara ketidakmampuan pasien, tidak boleh berhenti sampai disitu. Fungsi rumah sakit harus berjalan. Ada fungsi koordinasi dengan pemerintah, jadi kalau semua nanti masyarakat tidak mampu, berarti semua pasien ditahan di rumah sakit, kan tidak begitu,&#8221; ungkapnya kepada Detiksultra.com.<br />
Menurut politisi PKS ini, pihak rumah sakit tidak boleh buntu dengan masalah seperti ini. Harus bisa mencarikan solusi, seperti berkoordinasi dengan dinas kesehatan.  Soal biaya bisa dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, sehingga pelayanan pasien tertangani dengan baik.<br />
Yaudu menyarankan, agar DPRD Muna duduk bersama Pemda Muna dan pihak RSUD, serta pihak terkait untuk melakukan hearing. Mencari tahu kenapa kasus tersebut bisa terjadi.<br />
&#8220;Tujuannya supaya pelayanan rumah sakit itu tidak terkesan merugikan masyarakat. Pelayanan itu kan memberi solusi, kalau pelayanannya memberikan masalah baru, maka kehadirannya perlu dipertanyakan gitu kan,&#8221; tegas Yaudu Salam Ajo.<br />
Dirinya berharap, DPRD Muna bisa melakukan pengawasan yang optimal, dan melakukan evaluasi, sehingga semua pelayanan rumah sakit bisa sesuai harapan masyarakat, dan kasus serupa tak terjadi lagi.<br />
Reporter: Fadli Aksar<br />
Editor: Ann</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/tahan-pasien-dprd-dan-pemda-muna-diimbau-duduk-bersama/">Tahan Pasien, DPRD dan Pemda Muna Diimbau Duduk Bersama</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/tahan-pasien-dprd-dan-pemda-muna-diimbau-duduk-bersama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Gelar Pentas Seni, Anggota Dewan: Ada Alokasi Anggaran bagi Sanggar</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/mahasiswa-gelar-pentas-seni-anggota-dewan-ada-alokasi-anggaran-bagi-sanggar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/mahasiswa-gelar-pentas-seni-anggota-dewan-ada-alokasi-anggaran-bagi-sanggar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2018 10:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[hari kebangkitan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pentas seni]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[UHO]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Haluoleo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=7427</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Memperingati hari kebangkitan nasional, Dewan Pembina Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK- GMNI), Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo menggelar pentas seni budaya. Ada dua jenis perlombaan, yaitu lomba tari dan baca puisi. “Peserta lomba berasal dari kalangan mahasiswa perguruan tinggi dan siswa-siswi dari SMA dan SMK se-Kota Kendari,” terang Ketua Panitia &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/mahasiswa-gelar-pentas-seni-anggota-dewan-ada-alokasi-anggaran-bagi-sanggar/">Mahasiswa Gelar Pentas Seni, Anggota Dewan: Ada Alokasi Anggaran bagi Sanggar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Memperingati hari kebangkitan nasional, Dewan Pembina Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK- GMNI), Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo menggelar pentas seni budaya. Ada dua jenis perlombaan, yaitu lomba tari dan baca puisi.<br />
“Peserta lomba berasal dari kalangan mahasiswa perguruan tinggi dan siswa-siswi dari SMA dan SMK se-Kota Kendari,” terang Ketua Panitia Pentas Seni Budaya, Saswal Ukba.<br />
Ia berharap, pihak pemerintah mensuport segala kegiatan yang dapat mengembangan bakat, melalui kegiatan pentas seni dan lainnya.<br />
Anggota DPRD Komisi II Kota Kendari, Sukarni mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya potensi pemuda sangat dibutuhkan demi menjaga kekayaan budaya lokal.<br />
&#8220;Saya mengapresiasi, mengingat potensi pemuda yang bergelut di bidang seni harus di berdayakan dengan baik. DPRD juga sudah mengalokasikan anggaran untuk sanggar-sanggar seni yang ada di Kota Kendari,&#8221; ucapnya.<br />
Pentas seni ini dirangkaikan dengan seminar kebangsaan. Temanya meningkatkan jiwa nasionalisme pemuda untuk menjaga keutuhan NKRI di era milenial. Hadir dalam kegiatan Dandrem 143/HO, Kesbangpol, Anggota DPRD Kota Kendari, pimpinan lembaga mahasiswa universitas se-Kota Kendari.<br />
Reporter: Sunarto<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/mahasiswa-gelar-pentas-seni-anggota-dewan-ada-alokasi-anggaran-bagi-sanggar/">Mahasiswa Gelar Pentas Seni, Anggota Dewan: Ada Alokasi Anggaran bagi Sanggar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/mahasiswa-gelar-pentas-seni-anggota-dewan-ada-alokasi-anggaran-bagi-sanggar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Anggota DPRD Sultra Akan Berhenti</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/3-anggota-dprd-sultra-akan-berhenti/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/3-anggota-dprd-sultra-akan-berhenti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2018 15:18:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sultra]]></category>
		<category><![CDATA[ikhsan ismail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://detiksultra.com/?p=2495</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan DPRD Sultra Robert Piter Raru menjelaskan, tiga anggota DPRD Provinsi Sultra yang ikut maju di Pilkada masih memiliki hak dan kewajiban sebagai anggota DPRD Sultra. Sebagimana amanah undang-undang bahwa anggota DPR, DPD dan DPRD yang mau mencalonkan diri sebagai kepala daerah wajib mundur dari jabatannya. Namun keputusan itu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/3-anggota-dprd-sultra-akan-berhenti/">3 Anggota DPRD Sultra Akan Berhenti</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan DPRD Sultra Robert Piter Raru menjelaskan, tiga anggota DPRD Provinsi Sultra yang ikut maju di Pilkada masih memiliki hak dan kewajiban sebagai anggota DPRD Sultra.<br />
Sebagimana amanah undang-undang bahwa anggota DPR, DPD dan DPRD yang mau mencalonkan diri sebagai kepala daerah wajib mundur dari jabatannya. Namun keputusan itu berlaku setelah adanya penetapan calon dari KPU.<br />
&#8220;Kecuali KPU telah mengumumkan penetapan calon maka secara otomatis haknya sebagai anggota DPRD berhenti,&#8221;ujarnya saat ditemui di Sekretariat Daerah DPRD Sultra, Selasa Sore (16/1/2018).<br />
Ada tiga anggota yang mencalonkan diri diantaranya Sahrul Beddu dari Fraksi Golkar sebagai calon Wakil Bupati di Kolaka, Ikhsan Ismail dari Fraksi Gerindra sebagai calon Wakil Wali Kota Baubau dan Litanto dari Fraksi PDIP sebagai calon Bupati di Kabupaten Konawe.<br />
Untuk pemberhentian atau pergantian antar waktu ketiganya semua tergantung partai. Pihaknya mengaku hanya bisa memfasilitasi untuk mengusulkan kepada Mendagri melalui gubernur.<br />
&#8220;Yang pastinya setelah penetapan calon haknya sudah berhenti, jika tanggal 12 Februari kami menerima informasi penetapan calon, hari itu atau besok kita akan ke partai untuk mengusulkan,&#8221;pungkasnya.<br />
Reporter: Putra<br />
Editor: Cuncun</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/3-anggota-dprd-sultra-akan-berhenti/">3 Anggota DPRD Sultra Akan Berhenti</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/3-anggota-dprd-sultra-akan-berhenti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
