KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Dalam menjelang hari raya idul adha 1441 Hijriah tahun 2020, PT Pertamina (Persero) menjaga stabilitas ketersediaan dan harga barang kebutuhan dengan mengelar pasar murah di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelaksanaan pasar murah ini terbagi dalam dua lokasi, yakni kantor Dinas Perindag Provinsi Sultra pada Kamis (23/07) hingga Senin (27/07) dan Halaman Pasar Lapulu Kelurahan Lapulu Kecamatan Abeli Kota Kendari pada Sabtu (25/07) hingga Minggu (26/07) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan pasar murah ini terselenggara berkat kerjasama PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga  Rampung 97 Persen, Masjid Al Alam Bakal Diresmikan sebelum 18 Februari

“Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan LPG 3kg dan kebututuhan pokok lain jelang Hari Raya Idul Fitri,”Ungkapnya.

Sementara itu, dalam pasar murah ini, Pertamina menyediakan 3.920 tabung LPG ukuran 3kg yang dapat diperoleh masyarakat dengan harga terjangkau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 17.900 per tabung.

BACA JUGA:

Selain itu, Pertamina juga menyediakan Bright Gas ukuran 5,5kg dan 13kg yang bisa dimanfaatkan masyarakat terutama bagi mereka yang masuk kategori mampu.

Baca Juga  Dukung Bombana Sebagai Daerah Pesisir Maju, Pemkab Lakukan PKPT

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap bijak dalam menggunakan LPG. Lakukan pembelian LPG sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya,” ujarnya.

Lanjutnya, di luar kegiatan pasar murah ini, penyaluran LPG di tingkat agen dan pangkalan untuk wilayah Sulawesi Tenggara tetap berlangsung normal. Rata-rata penyaluran LPG di Sulawesi Tenggara adalah sebesar 35.000 metric ton (MT)/hari.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat, pemilik usaha rumah makan atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lainnya untuk beralih ke Bright Gas.

“Mari bersama mengawasi penggunaan LPG khususnya LPG ukuran 3kg agar lebih tepat guna dan tepat sasaran. Dan jika terjadi penyalahgunaan, bisa melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135,”ujarnya.

Reporter: Sesra
Editor : Yais Yaddi

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
0
MENARIK
0
TIDAK MENARIK
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Regional