WAKATOBI, DETIKSULTRA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi terus berbenah diri. Terbukti, tahun 2019 ini, dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 30 miliar lebih, Pemda Wakatobi membangun dua gedung yakni gedung ICU, IGD dan kamar operasi gedung rawat jalan/poliklinik.

Pembangunan kedua gedung ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Bupati Wakatobi, H Arhawi.

Dalam sambutannya, H Arhawi mengatakan, cita-cita besar pemerintah Kabupaten Wakatobi untuk memberikan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat, sejak tahun 2017 hingga 2019 ini telah diwujudkan melalui pemberian bantuan kartu BPJS Bersinar kepada masyarakat dan sudah diterima oleh sekitar 40 ribu jiwa dari sisa intervensi pemerintah pusat sekitar 49 ribu lebih.

[artikel number=3 tag=”rsud,wakatobi”]

Meskipun demikian, kata dia, pemberian kartu kesehatan secara gratis tanpa didukung sarana dan prasarana yang memadai, maka tidaklah cukup. Sehingga atas dasar itu, dibutuhkan kerja keras dan usaha bersama dari seluruh jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Wakatobi.

Baca Juga  Pemda Wakatobi bakal Kembangkan Pelabuhan Numana sebagai Sentral Tranportasi Berintegrasi

Di tahun 2019 ini telah mendapatkan alokasi anggaran untuk membangun gedung lantai tiga yang telah terdesain dan sudah terkonsentrasikan dengan Kementrian Kesehatan tentang penataan ruang sesuai kebutuhan rumah sakit.

“Mudah-mudahan dua gedung yang akan terbangun ini insyaallah akan menghadirkan sistem pelaksanaan dan fasilitas yang memadai terhadap masyarakat kita. Terutama masyarakat yang telah mendapatkan BPJS Bersinar maupun BPJS dari pusat,” ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Sementara itu, Direktur RSUD Wakatobi, Munardin, mengatakan, pembangunan gedung ini dilaksanakan untuk mendukung visi misi Kabupaten Wakatobi dalam hal program Wakatobi Bersinar. Kartu kesehatan Wakatobi Bersinar ini telah dibagikan kepada ribuan masyarakat secara gratis.

Di samping itu, sekaligus juga untuk menjawab rekomendasi dari efisitasi dari kementrian dan Unhas.

“Dengan ini diharapkan akan tercipta sarana prasana rumah sakit yang sesuai standar sehingga tercipta pelayanan yang maksimal kepada seluruh masyarakat Wakatobi yang datang berobat di rumah sakit,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati Wakatobi Himbau Warganya Hindari Wilayah Kekuasaan Abu Sayyaf

Lebih lanjut Munardin menjelaskan, di samping melakukan pembangunan dua gedung baru, RSUD juga melakukan rehabilitasi gedung radiologi, namun yang lebih besar ada dua gedung yang pertama akan dibangun tiga lantai dimana di lantai pertama terdapat UGD, apotek dan rekam medis.

“Ini biasanya setiap kali pasien datang, semuanya terlibat. Kemudian di lantai dua ada ICU dan lantai tiga ada kamar operasi,” ucapnya.

Sedangkan di gedung yang ke dua akan dibagun dua lantai, dimana di lantai satu ada poliklinik, spesialis dan umum disitu termasuk dengan poliklinik juga, sementara di lantai dua akan digunakan sebagai kantor, jadi kami di manajemen di lantai dua,” pungkasnya.

Reporter: Ema
Editor: Rani

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
0
MENARIK
0
TIDAK MENARIK
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Wakatobi