Nasional

Dukung Target Net Zero Emission 2060, PT Elnusa Petrofin Luncurkan Program Flagship CSR ‘Hutan Petrofin’

Dengarkan

JAKARTA, DETIKSULTRA.COM – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan dari PT Elnusa Tbk (ELSA), secara resmi mengumumkan peluncuran program berkelanjutan ambisius bernama “Hutan Petrofin”. Inisiatif ini digagas sebagai bentuk kontribusi nyata perseroan dalam mendukung penuh target nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 melalui program konservasi hutan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Program Hutan Petrofin ini sekaligus diposisikan sebagai agenda flagship Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dirancang khusus untuk memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini operasional korporasi.

Secara garis besar, cakupan program Hutan Petrofin meliputi berbagai aksi strategis di sektor lingkungan. Di antaranya adalah pelaksanaan penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH), program rehabilitasi lahan kritis yang membutuhkan pemulihan ekologis, hingga pemberian edukasi dan sosialisasi lingkungan kepada masyarakat sekitar. Melalui sinergi ini, perusahaan berupaya keras untuk memacu tingkat kesadaran publik akan krusialnya konservasi hutan, sekaligus menstimulasi partisipasi aktif dari masyarakat maupun para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.

Langkah konservasi ini sebenarnya telah diinisiasi sejak tahun 2022 dengan tren pertumbuhan volume bibit pohon yang terus meningkat signifikan setiap tahunnya. Berdasarkan data historis perusahaan, pada tahun 2022 jumlah pohon yang ditanam sebanyak 2.516 bibit, kemudian meningkat menjadi 5.212 bibit pada tahun 2023, dan mencapai 5.295 bibit pada tahun 2024.

Hingga akhir tahun 2024, Elnusa Petrofin tercatat telah menanam total akumulasi sebanyak 13.023 bibit pohon (meliputi pohon trembesi, mangrove, dan jenis pohon produktif lainnya). Dari total akumulasi penanaman tersebut, valuasi reduksi emisi karbon yang berhasil dihasilkan diestimasi telah mencapai angka 127,6 ton CO₂Eq.

Memasuki periode implementasi tahun ini, program Hutan Petrofin diarahkan untuk melakukan penguatan fungsional pada sektor pesisir. Secara khusus, Elnusa Petrofin akan mengoptimalkan potensi kawasan hutan mangrove agar tidak sekadar berfungsi sebagai penahan abrasi, melainkan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata berkelanjutan (eko-wisata). Langkah inovatif ini diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal serta komunitas binaan di sekitar wilayah konservasi.

Selain fokus pada wilayah pesisir, perseroan juga memberikan prioritas tinggi pada penanaman 1.000 pohon trembesi dan jenis pohon produktif lainnya. Pemilihan pohon trembesi didasarkan pada kemampuan istimewanya dalam menyerap gas karbon dioksida secara masif, menjadikannya pilar utama dalam mendukung percepatan agenda global dekarbonisasi.

Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo menegaskan komitmen penuh perseroan terhadap masa depan bumi.

“Dengan diselenggarakannya program Hutan Petrofin, PT Elnusa Petrofin menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan masa depan yang lebih hijau,” tutupnya.

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.