Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Elnusa Petrofin (EPN) menegaskan komitmen penuhnya untuk menjaga kelancaran distribusi energi nasional. (Foto : istimewa)
JAKARTA, DETIKSULTRA.COM– Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Elnusa Petrofin (EPN) menegaskan komitmen penuhnya untuk menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Anak usaha PT Elnusa Tbk sekaligus bagian dari Pertamina Group ini siap mendukung pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Nataru Pertamina yang berlangsung mulai 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.
Langkah antisigap ini diambil menyusul arahan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, terkait potensi cuaca ekstrem seperti curah hujan tinggi, banjir, dan gangguan akses distribusi yang diprediksi oleh BMKG selama libur akhir tahun.
Penguatan SDM dan Armada Secara Masif
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi dan risiko gangguan di lapangan, Elnusa Petrofin mengerahkan seluruh sumber daya terbaiknya melalui dua lini utama:
Digitalisasi Pengawasan via Teknologi RTC
Elnusa Petrofin juga mengaktivasi sistem monitoring nasional guna memastikan keandalan distribusi secara real-time. Pengawasan intensif ini mencakup pemasangan GPS dan CCTV pada setiap unit Mobil Tangki yang terintegrasi dengan sistem Road Traffic Control (RTC).
Melalui RTC, pergerakan armada, rute aman, potensi kemacetan, hingga mitigasi bencana (seperti tanah longsor dan genangan air) dapat dianalisis secara komprehensif. Untuk menjaga kebugaran para AMT di rute panjang, perusahaan menyediakan 124 Rest Area dan 1 Check Point, serta menerapkan Fuel Safety & Reliability Standard (FSRS).
Prioritas Keamanan dan Keselamatan Kerja
Di sisi operasional, EPN menerapkan standar keselamatan ketat demi mencapai target Safety Zero Accident & Zero Fraud. Regulasi yang diberlakukan meliputi:
Kesiapan Multimoda dan Pemulihan Pascabencana
Tidak hanya di jalur darat, EPN memastikan keandalan fasilitas energi lintas moda (laut dan udara) dengan menyiagakan 8 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 4 Terminal BBM, 2 Terminal LPG, 1 SPBU, dan 2 SPPBE.
Sementara itu, terkait bencana banjir dan longsor yang sempat melanda tiga provinsi di Sumatra bagian Utara, EPN bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan PT Patra Logistik dalam mengakselerasi pemulihan distribusi BBM. Fasilitas Checkpoint dan Rest Area baru dengan sarana lengkap (kasur, AC, logistik) juga diaktifkan di jalur vital seperti Dumai-Medan, Medan-Ketambe, dan Lintas Jambi-Dumai guna menjaga kualitas istirahat tim lapangan.
“Satgas Nataru Pertamina adalah misi nasional. Kami siap mendukung penuh dan memastikan seluruh personel, armada, fasilitas, serta sistem pengamanan distribusi energi berada dalam kesiapan optimal… Di tengah potensi cuaca ekstrem, kami menjaga agar energi tetap mengalir dengan aman, tepat waktu, dan berkesinambungan,” tegas Ferdiansyah, Direktur Operasi dan Marketing PT Elnusa Petrofin.
Didirikan pada 5 Juli 1996, PT Elnusa Petrofin merupakan anak usaha dari PT Elnusa Tbk (bagian dari Sub Holding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi). EPN bergerak di bidang jasa logistik dan distribusi energi terintegrasi, termasuk transportasi BBM, pengelolaan depot/terminal, trading BBM, pelumas, dan bahan kimia. Perusahaan ini menjadi salah satu ujung tombak Pertamina dalam menyalurkan BBM PSO (Public Service Obligation) dan program BBM Satu Harga ke seluruh wilayah Nusantara.
This website uses cookies.