oleh

Musyawarah Adat Pusat IV Lembaga Adat Tolaki, Membangun Kebudayaan dan Tradisi Tolaki

-Budaya-440 views

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pembukaan Musyarawah Adat Pusat (MUSDATPUS) – IV tahun 2020 DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra berlangsung di Unaaha Kab. Konawe di Laika Aha, Kamis, 13 februari 2020.

Musyawarah Pusat Lembaga Adat Tolaki dihadiri oleh Wakil Gubernur Lukman Abunawas, dan beberapa bupati di daratan Konawe, Ketua Lembaga Adat Konawe, Konsel, Kolaka dan kota Kendari.

Sekjen DPP LAT Provinsi Sultra, Isran Saranani dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini berdasarkan program rutin yang disusun berdasarkan AD/ ART lembaga, dan untuk yang pertama kalinya, mengadakan musyawarah di Laika Aha yang berkedudukan dekat makam raja Konawe.

“Kenapa kita adakan di Laika aha, dekat makam Raja Lakidende, karena kita ingin mengenalkan sistem kerajaan dalam lembaga adat Tolaki,” ujarnya.

Dalam kegiatan dirangkaikan dengan pengenalan lagu mars lembaga adat Tolaki ciptaan Basrin Melamba dan Syaifull Tamburaka, dengan harapan dapat dimaknai liriknya untuk persatuan, kebersamaan dan bersikenambungan.

BACA JUGA :

Ketua Umum lembaga adat tolaki (LAT) Sultra. Mashyur Masie Abunawas menyampaikan, keberadaan etnis Tolaki Sultra agar dapat dengan bersatu dengan membangun budaya lokal yang ada.

“Tradisi dan budaya Tolaki sudah mulai tergerus, kita seharusnya bersatu kembali agar budaya bisa kembali berkembang, yang mana keturunan kita saat ini, hanya paham bahasa Tolaki, namun tak mampu berbahasa Tolaki,” ucapnya.

MMA juga mengingatkan bahwa kebudayaan Tolaki harus dapat bekerja sama dengan berbagai pihak seperti para cendikiawan, dan akademisi di univeritas serta kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pengembangan bahasa dan budaya suku Tolaki.

Reporter: Marwah
Editor: Qs

Komentar

News Update