KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, menyelenggarakan kegiatan persamaan persepsi penelitian dan pengabdian dosen, dengan mengusung tema Peluang Dan Tantangan, Pengembangan Penelitian, Pengabdian Masyarakat Publikasi dan Kerjasama Internasional Universitas Muhammadiyah Kendari.

Kegitan bertempat di Aula Gedung E Lantai 4, pada Senin (27/7/2020), dihadiri oleh dosen-dosen dari UM Kendari. Tampil moderator dalam kegitan yakni Kepala LPPM, Herdianto Husain, S.E., MSi.

Pada kesempatan itu, Rektor UM Kendari, hadir sekaligus membuka rapat persamaan persepsi ini, sekaligus meminta ke Prof. Nurdin sebagai konsultan ahli di bidang penelitian untuk membimbing dosen-dosen yang akan melakukan penelitian dan riset nantinya.

Amir Mahmud, S.Pi.,M.P., menyampaikan dosen yang bergelar Doktor saat ini berjumlah 17 orang, sedangkan Lektor non Doktor berjumlah 16 orang. Dengan kata lain, dosen yang dapat mengakses penelitian kelas utama kurang lebih 30 orang.

Baca Juga  Diskusi Online Seri Lima, FORHATI Sultra Hadirkan Wali Kota Kendari

“Sehingga untuk mengakses penelitian kelas utama ada beberapa prosedur yang harus disiapkan, terutama dosen yang akan meneliti harus kredibel dibidangnya, dengan jurnal internasional yang terindeks oleh scopus,” terangnya.

BACA JUGA :

Sementara itu, konsultan ahli di bidang penelitian Prof. Dr. Muh. Nurdin, M.Sc., ( Fasilitator Publikasi Ilmiah-Kemristek/BRIN) menjelaskan saat ini pihaknya merancang Road Map pendanaan DPRM-Kemristek/BRIN untuk UM Kendari, dan berbangga dengan klaster penelitian di kelas utama, pendanaan sebesar Rp15 milliar yang telah menunggu di tahun 2025.

“Jadi saya harapkan peneliti dari UM Kendari harus menyiapkan waktu satu jam dalam satu hari utk membuat riset. Sebagai peneliti kelas utama kita harus mempersiapkan diri di tahun 2021 dengan target pendanaan Rp15 milliar, dan kedepannya kita harus memperbaiki diri dengan meningkatkan mandiri performance untuk targetkan UM Kendari mendapatkan klaster Mandiri di tahun 2030,”paparnya.

Baca Juga  14 Putra Terbaik Sultra Ikuti Seleksi Catar Akmil Tingkat Panda Kodam XIV/HSN

Selain itu, pihaknya juga berharap kepada dosen-dosen mempersiapkan diri untuk mendorong UM Kendari menjadi Universitas yang kompetitif di Sulawesi Tenggara, dengan riset, publikasi, dan jurnal-jurnal internasional yang ada.

Katanya, untuk mendapat lirikan dari reviewer, dosen yang bertindak sebagai peneliti juga harus up to date dengan riset terkini, contohnya mengangkat Covid-19 dalam penelitiannya, apapun bidang ilmunya, karena hal ini yang paling terupdate untuk saat ini, jelas Reviewer Penelitian Naional tersebut.

Reporter: Sesra
Editor: Via

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
0
MENARIK
0
TIDAK MENARIK
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Aktivity