Advertorial

Kilas Balik Kinerja Rizky Berlian Pagala saat Pimpin Dua Komisi di DPRD Kota Kendari

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Rizky Berlian Pagala, seorang Anggota DPRD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terpilih pada Pemilu 2019 dari 35 kursi yang diperebutkan ratusan kontestan. Melanggeng bebas, dengan meraih suara terbanyak khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) V Kota Kendari meliputi Kecamatan Wua-Wua dan Kecamatan Kadia. Raihan Suara 2.661, membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengamanahkan Rizki Brilian Pagala memimpin Komisi I DPRD Kota Kendari.

Tentu penunjukannya sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari bukan perkara mudah untuk legislator yang baru menganjak umur  25 tahun ketika itu. Tapi bagi Rizki Brilian Pagala, amanah tersebut merupakan tantangan dalam menjawab keraguan masyarakat terhadap dirinya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizky Brilian Pagala. Foto: Istimewa.

Ketika menduduki posisi Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Rizky Berlian Pagala banyak ragam persoalan yang dibawa masyarakat untuk ditengahi serta dicarikan solusi terbaiknya. Salah satunya terkait masalah sengketa lahan di Kecamatan Puuwatu. Dengan tangan dinginnya bersama rekan komisinya, Rizky Berlian Pagala berhasil menyelesaikan sengketa pembelian lahan tanpa merugikan antara pihak satu dan pihak lainnya.

Tak hanya itu, di bawah Komando anak dari Mantan Kepala Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar ini, Komisi I DPRD Kota Kendari mampu menjadi mediator terbaik dalam menyelesaikan persoalan industrial terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang saat itu marak terjadi di Kota Kandari.

Kinerja mentereng selama menjadi Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Rizky Berlian Pagala kembali diamanahkan sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari yang membidangi Perekonomian dan Keuangan.

Menggantikan Andi Sulolipu saat itu, Rizky Berlian Pagala komitmen akan menentaskan seluruh problem yang dihadapi masyarakat, khususnya para pedagang di Pasar Basah Mandonga.

Terbukti, pengelola Pasar Basah Mandonga dibawah naungan PT Kurnia diputuskan atau tidak ditindaklanjuti kerjasamanya setelah mengelola Pasar Basah Mandonga selama kurang lebih 20 tahun. Melalui rekomendasi Komisi II DPRD Kota Kendari, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari benar-benar memutus dan kembali mengalihkan pengelolaan ke Pemkot Kendari.

Bagaimana tidak, menurut Risky Berlian Pagala selama bertahun-tahun Pasar Basah Mandonga dikelola pihak ketiga, banyak meninggalkan kesan buruk, yang dianggap telah mengabaikan kewajibannya, sehingga membuat Ketua DPRD Kota Kendari ini berang dan tak ingin lagi pengelolaan Pasar Basah Mandonga dipihak ketigakan, karena bukannya menguntungkan, malah justru merugikan para pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizky Brilian Pagala. Foto: Istimewa.

“Apa yang menjadi tuntutan masyarakat kita sahuti, tengahi dan berikan solusinya. Terbukti ketika polemik pedagang pasar buah, kita dudukan, diskusikan bersama dan alhamdulillah semua masalah terurai,” ungkap dia, Sabtu (18/8/2023).

*Terima Keluhan Warga dan Perealisasian

Salah satu bentuk kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota legislatif adalah melalui reses. Ikhtiar Rizky Brilian Pagala sebagai Ketua Komisi II patut diapresiasi.

Ia tak kenal lelah dan terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat Kota Kendari, khususnya konstituen di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Wua-Wua dan Kadia.

Ia terus menjaring segala keluh kesah atau persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya. Hal ini ditandai dengan terus tersalurkannya berbagai bantuan-bantuan aspirasinya menyasar secara bergiliran dan merata di daerah pemilihannya.

Seperti dalam kegiatan reses di Kelurahan Bende. Masyarakat mengeluhkan masalah banjir dan lain lain. Selain itu, ia memberikan bantuan berupa mesin penghisap air kepada warga korban banjir di Kelurahan Bende. Kemudian, ada beberapa bantuan beasiswa dari tingkat sekolah dasar (SD) sekolah menengah pertama (SMP), kemudian bantuan listrik gratis yang diperjuangkannya.

“Seperti tadi misalnya ada permasalahan drainase yang langsung saya tanggapi karena memang saya pelajari posisi anggarannya sudah ada tinggal bagaimana kita realisasikan agar bisa bermanfaat dimasyarakat. Paling tidak, bisa menjawab permasalahan dimasyarakat,” kata Rizky.

Rizky juga dikenal sebagai orang yang dermawan. Ia tang tanggung-tanggung membantu masyarakat dengan uang pribadinya, berupa alat penyedot air dan juga alat fogging untuk warga Kelurahan Bende.

Saat ini, Rizky Brilian Pagala meneguhkan ikhtiarnya bermanfaat untuk masyarakat Kota Kendari dengan kembali bertarung di Pemilu 2024  menuntaskan segala amanah yang dipercayakan oleh rakyat. (Adv)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button