Metro Kendari

Lima Periode Terakhir, Impor Tertinggi di Sultra Tercatat Terjadi pada 2022

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat dalam lima tahun terakhir impor tertinggi di Sultra tercatat terjadi pada tahun 2022.

Catatan tersebut berdasarkan hasil resume kinerja impor periode Januari sampai Mei mulai tahun 2022-2025 dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Sultra.

Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob Laute mengatakan dalam lima tahun terakhir ini kinerja impor Sulawesi Tenggara periode Januari–Mei mengalami fluktuasi.

“Misalnya saja pada periode Januari-Mei tahun 2025 nilai impor Sultra sebesar 537,73 juta dolar atau sebesar Rp8,82 triliun (jika kurs Rp16.400),” katanya di kantor gubernur.

Adapun katanya, nilai impor tertinggi terjadi pada tahun 2022 yakni sebesar 1,09 miliar dolar atau jika dirupiahkan sebesar Rp17,88 triliun.

Per periode, tahun 2021 nilai impor sebesar 709 juta dolar atau sekitar Rp11,41 triliun, tahun 2023 sebesar 937 juta dolar atau Rp15,29 triliun.

Selanjutnya pada tahun 2024 nilai impor sebesar 822 juta dolar atau Rp13,41 triliun. Tahun 2025 sebesar 537 juta dolar atau Rp8,82 triliun.

Adapun produk yang diimpor didominasi oleh kelompok komoditi bahan bakar mineral, mesin-mesin atau pesawat mekanik, kendaraan beserta bagiannya.

“Sedangkan nilai impor Sultra ini didominasi dari negara Singapura senilai 180,42 juta dolar, China senilai 170,61 juta dolar dan Malaysia senilai 71,64 juta dolar,” pungkasnya. (bds)

 

Reporter: Muh Ridwan Kadir
Editor: Biyan

Facebook Komentar
Redaksi

This website uses cookies.