KONAWE UTARA, DETIKSULTRA.COM – Dukungan hati nurani datang dari masyarakat Konawe Utara (Konut), membuat bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Raup-Iskandar, kian optimis memang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Indikator Paslon ini mengklaim kemenangan sebelum hari “H”, yakni saat mereka mendeklarasikan diri maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Konut periode 2021-2026, Minggu 6 Agustus 2020 kemarin.

Menurut calon wakil Bupati Konut, Iskandar, kehadiran puluhan ribu masyarakat Konut disaat deklarasi, dirinya tidak pernah terpikirkan akan sebanyak itu yang hadir.

“Saya melihat kemarin sewaktu deklarasi begitu antusias, lautan manusia memenuhi lapangan sepak bola. Bahkan kedatangan masyarakat ini berdasarkan hati nurani, bukan dipanggil,” ujar dia, Senin (7/9/2020).

Baca Juga  Polda Sultra Kekurangan Personel Jaga TPS Pemilu 2019

“Sehingga kami menjadikan barometer dalam rangka menghadapi Pilkada, dan tentunya kami kian optimis, Insyah Allah kami akan memenangkan Pilkada tahun ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata dia membludaknya dukungan masyarakat Konut terhadap Paslon berakronim Hati Nurani Raup-Iskandar (NKRI), karena melihat kondisi daerah saat ini.

Karena menurut dia, kepala daerah sebelumnya, tidak terlepas dari visi misi saat kampanye, kemudian terpilih dan visi misi itu menjadi dokumen daerah.

Sehingga lanjut anggota DPRD Konut ini, jika mengacu pada dokumen yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPMJ), banyak program yang tidak terealisasi secara tuntas. Bahkan ada program yang tidak tertuang di RPMJ, justru itu yang menjadi prioritas utama.

Baca Juga  Fraksi Golkar Kendari Pecah, Rajab Jinik 'Lari' ke Siska

“Nah sehingga Kalau kita melihat kondisi hari ini, artinya pembangunan ada tapi tidak relevan dengan besaran anggaran yang dialokasikan,” bebernya.

Dia juga membandingkan, di masa pemerintahan Aswad Sulaiman, walupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih minim, namun bisa menghasilkan pembangunan infrastruktur yang memadai.

“Seharusnya logika kita ini, semakin besar anggaran yang masuk di daerah, berarti pembangunan akan semakin nampak. Tapi realita yang terjadi, ya bisa kita saksikan sendiri,” tukasnya.

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
0
MENARIK
1
TIDAK MENARIK
1

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Politik