<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan | DetikSultra.com</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/category/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 13:08:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Pendidikan | DetikSultra.com</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peringati Hari Anak Nasional 2026, KPR Silika dan SDN 92 Laea Bangun Sinergi Wujudkan Generasi Terlindungi</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/peringati-hari-anak-nasional-2026-kpr-silika-dan-sdn-92-laea-bangun-sinergi-wujudkan-generasi-terlindungi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/peringati-hari-anak-nasional-2026-kpr-silika-dan-sdn-92-laea-bangun-sinergi-wujudkan-generasi-terlindungi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:08:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=120262</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Bombana berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, SD Negeri 92 Laea bersama PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menggelar Pentas Seni dan Seminar Hari Anak Nasional sebagai wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, keluarga, pemerintah, dan dunia usaha dalam memperkuat perlindungan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/peringati-hari-anak-nasional-2026-kpr-silika-dan-sdn-92-laea-bangun-sinergi-wujudkan-generasi-terlindungi/">Peringati Hari Anak Nasional 2026, KPR Silika dan SDN 92 Laea Bangun Sinergi Wujudkan Generasi Terlindungi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOMBANA, DETIKSULTRA.COM –</strong> Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Bombana berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, SD Negeri 92 Laea bersama PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menggelar Pentas Seni dan Seminar Hari Anak Nasional sebagai wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, keluarga, pemerintah, dan dunia usaha dalam memperkuat perlindungan anak.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Poleang Selatan, Sabtu (25/7), mengusung tema nasional &#8220;Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan&#8221;. Tema tersebut menegaskan bahwa keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga ditentukan oleh kualitas pengasuhan di rumah serta dukungan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif.</p>
<p>Superintendent External Relations KPR Silika, Ishak Salu Pasamba, menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pendidikan dan perlindungan anak.</p>
<p>&#8220;Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Kami percaya kolaborasi erat antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan dunia usaha mampu menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak. Anak-anak hari ini adalah penentu masa depan Bombana dan Indonesia,&#8221; ujar Ishak.</p>
<p>Ia menjelaskan, sebagai bagian dari masyarakat Bombana, KPR Silika berkomitmen menghadirkan nilai sosial yang nyata melalui berbagai program pendidikan, penguatan pola asuh, serta pengembangan kapasitas generasi muda.</p>
<p>Menurutnya, komitmen tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SD Negeri 92 Laea, Jumriana, S.Pd.Gr, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama KPR Silika. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat pendidikan karakter.</p>
<p>&#8220;Anak-anak di Poleang Selatan memiliki potensi yang luar biasa. Mereka membutuhkan ruang untuk berekspresi dan dukungan yang konsisten dari sekolah maupun keluarga. Kolaborasi seperti ini membuat kami optimistis pendidikan karakter dapat tumbuh lebih kuat dan memberi dampak positif bagi masa depan peserta didik,&#8221; katanya.</p>
<p>Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana, Mappatang, S.Pi, serta Koordinator Pengawas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, H. Jafar, S.Pd. Mereka menilai sinergi antara perusahaan, sekolah, dan pemerintah dalam memperingati Hari Anak Nasional merupakan langkah positif yang layak menjadi contoh bagi daerah lain.</p>
<p>Mappatang menegaskan bahwa perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama agar setiap anak dapat tumbuh tanpa kekerasan sejak pendidikan usia dini hingga jenjang perguruan tinggi.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini kita melihat anak-anak memperoleh ruang untuk mengekspresikan kreativitasnya melalui seni. Di sisi lain, guru dan orang tua juga mendapatkan wawasan tentang pola pengasuhan positif demi mendukung tumbuh kembang anak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sekitar 150 peserta menghadiri kegiatan tersebut. Acara diawali dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa melalui Tari Kreasi, Zapin Melayu, dongeng anak, hingga pembacaan puisi.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar bertajuk &#8220;Sinergi Guru dan Orang Tua dalam Mewujudkan Anak Terlindungi Menuju Indonesia Maju&#8221;. Seminar tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, pola asuh positif, serta kerja sama antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak.</p>
<p>Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bombana melalui kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bombana, DP3A Kabupaten Bombana, Camat Poleang Selatan, para kepala sekolah, guru, orang tua murid, serta siswa-siswi SD Negeri 92 Laea.</p>
<p>Kolaborasi yang terbangun dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini menjadi bukti bahwa perlindungan dan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan dunia usaha, diharapkan lahir generasi Bombana yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan Indonesia.</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/peringati-hari-anak-nasional-2026-kpr-silika-dan-sdn-92-laea-bangun-sinergi-wujudkan-generasi-terlindungi/">Peringati Hari Anak Nasional 2026, KPR Silika dan SDN 92 Laea Bangun Sinergi Wujudkan Generasi Terlindungi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/peringati-hari-anak-nasional-2026-kpr-silika-dan-sdn-92-laea-bangun-sinergi-wujudkan-generasi-terlindungi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PNM Bekali Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK se-Indonesia melalui Program Mengajar</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/pnm-bekali-mental-wirausaha-2-700-siswa-smk-se-indonesia-melalui-program-mengajar/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/pnm-bekali-mental-wirausaha-2-700-siswa-smk-se-indonesia-melalui-program-mengajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=119743</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Perubahan dunia industri yang semakin cepat menjadi tantangan tersendiri bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, para siswa kini juga harus mampu beradaptasi, berpikir kreatif, hingga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program PNM Mengajar sebagai upaya menjembatani kebutuhan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/pnm-bekali-mental-wirausaha-2-700-siswa-smk-se-indonesia-melalui-program-mengajar/">PNM Bekali Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK se-Indonesia melalui Program Mengajar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Perubahan dunia industri yang semakin cepat menjadi tantangan tersendiri bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, para siswa kini juga harus mampu beradaptasi, berpikir kreatif, hingga memiliki kemampuan komunikasi yang baik.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program PNM Mengajar sebagai upaya menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia kerja.</p>
<p>Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan &amp; Dampak Keberlanjutan”, PNM memberikan pembekalan kepada sekitar 2.700 siswa SMK di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PNM ke-27.</p>
<p>Dalam program tersebut, para siswa mendapatkan wawasan seputar perkembangan dunia entrepreneurship di era digital, pentingnya literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.</p>
<p>PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman dan perspektif mengenai dunia profesional yang selama ini belum tentu bisa diakses seluruh siswa, khususnya di daerah. Pasalnya, masih banyak siswa SMK yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi industri, motivasi karir, maupun pengalaman praktis. Kondisi itu dinilai menyebabkan adanya jarak antara pembelajaran di sekolah dengan realitas dunia kerja saat ini.</p>
<p>Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kendari, Junisba S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah PNM yang dinilai peduli terhadap masa depan generasi muda, khususnya siswa SMK.</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PNM mengadakan acara ini. Ini jelas sangat bermanfaat untuk anak didik kami, betapa pentingnya membantu membentuk karakter siswa agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Junisba, Jumat (22/5/2026).</p>
<p>Ia menilai, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan saat ini menjadi kebutuhan penting agar siswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berkembang menghadapi perubahan zaman.</p>
<p>Melalui program ini, <a href="https://detiksultra.com/kendari/pnm-cabang-kendari-gelar-pasar-bedug-bersama-nasabah/">PNM</a> berharap siswa SMK tidak hanya memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, tetapi juga tumbuh dengan mental kewirausahaan, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan industri yang terus berubah. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/pnm-bekali-mental-wirausaha-2-700-siswa-smk-se-indonesia-melalui-program-mengajar/">PNM Bekali Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK se-Indonesia melalui Program Mengajar</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/pnm-bekali-mental-wirausaha-2-700-siswa-smk-se-indonesia-melalui-program-mengajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wujudkan SDM Unggul, Dikbud Sultra Perkuat Program BISMA dan Integritas Data Siswa</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/wujudkan-sdm-unggul-dikbud-sultra-perkuat-program-bisma-dan-integritas-data-siswa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/wujudkan-sdm-unggul-dikbud-sultra-perkuat-program-bisma-dan-integritas-data-siswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 06:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dikbud sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=118652</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) serta Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sultra. Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula Dikbud Sultra pada Rabu (11/2/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara, menekankan pentingnya monitoring dan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/wujudkan-sdm-unggul-dikbud-sultra-perkuat-program-bisma-dan-integritas-data-siswa/">Wujudkan SDM Unggul, Dikbud Sultra Perkuat Program BISMA dan Integritas Data Siswa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) serta Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sultra. Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula Dikbud Sultra pada Rabu (11/2/2026).</p>
<p>Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (PlT) Kepala <a href="http://dikbud sultra">Dikbud Sultra</a>, Prof. Aris Badara, menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi (monev) berkelanjutan di seluruh lini satuan pendidikan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa dinamika dunia pendidikan yang cepat menuntut pengawasan rutin agar setiap kendala dapat diatasi segera.</p>
<p>​“Monitoring dilakukan setiap bulan. Bukan hanya pimpinan di tingkat provinsi, tetapi mulai dari Kepala KCD hingga unit terkecil di sekolah wajib melakukan evaluasi berkala,” ujar Prof. Aris.</p>
<p>​Salah satu poin krusial yang dibahas adalah Program Sekolah Garuda. Prof. Aris menyayangkan rendahnya partisipasi sekolah asal Sultra dibandingkan provinsi lain. Saat ini, baru dua sekolah di Bumi Anoa yang masuk tahap persiapan.</p>
<p>“Sekolah dari luar provinsi justru lebih progresif. Saya minta para kepala sekolah untuk lebih percaya diri dan jangan takut mendaftar. Ini peluang besar bagi kemajuan sekolah kita,” tegasnya.</p>
<p>Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dikbud Sultra tengah membangun sistem berbasis web untuk menghimpun data spesifik peserta didik. Data ini mencakup informasi krusial seperti fobia makanan, intoleransi, hingga alergi siswa.</p>
<p>​Namun, Prof. Aris menyoroti rendahnya respons sekolah terhadap survei kementerian yang saat ini baru mencapai 25–30 persen.</p>
<p>“Data sekolah adalah dasar kebijakan. Pengisian yang asal-asalan sangat berbahaya karena menyangkut kesehatan siswa. Tim teknis kesehatan akan memverifikasi data ini guna mencegah risiko seperti keracunan makanan,” tambahnya.</p>
<p>​Selain aspek akademik, rakor ini menekankan penguatan karakter melalui program tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diintegrasikan dengan kearifan lokal.</p>
<p>Dari sisi lingkungan, sekolah juga diinstruksikan menjaga kebersihan rutin setiap Selasa dan Jumat. Isu kesehatan mental juga menjadi atensi, terutama bagi siswa di wilayah perkotaan. Dikbud Sultra mendorong pendekatan psikoedukasi melalui kolaborasi dengan tenaga psikolog profesional.</p>
<p>​Di tengah efisiensi anggaran, Sultra menunjukkan prestasi dalam serapan hibah APBN. Sultra tercatat sebagai salah satu daerah dengan program revitalisasi sekolah terbanyak secara nasional, dengan laporan pertanggungjawaban yang tuntas 100 persen.</p>
<p>​Selain pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Kolaka Utara dan Wakatobi, fokus utama lainnya adalah peningkatan kualitas SDM melalui Beasiswa Sultra Maju (BISMA).</p>
<p>​“Kami menyiapkan peserta didik, khususnya lulusan SMK, untuk bersaing mendapatkan beasiswa luar negeri melalui penguatan kemampuan bahasa. Program BISMA hadir untuk mengangkat martabat anak-anak Sultra agar kelak mereka kembali dan membangun daerah,” tutup Prof. Aris. (cds)</p>
<p>Reporter: Sunarto<br />
Editor: Wulan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/wujudkan-sdm-unggul-dikbud-sultra-perkuat-program-bisma-dan-integritas-data-siswa/">Wujudkan SDM Unggul, Dikbud Sultra Perkuat Program BISMA dan Integritas Data Siswa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/wujudkan-sdm-unggul-dikbud-sultra-perkuat-program-bisma-dan-integritas-data-siswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langgar Aturan, Dikbud Sultra Perintahkan SMKN 4 Kendari Kembalikan Iuran Komite ke Orang Tua Siswa</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/langgar-aturan-dikbud-sultra-perintahkan-smkn-4-kendari-kembalikan-iuran-komite-ke-orang-tua-siswa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/langgar-aturan-dikbud-sultra-perintahkan-smkn-4-kendari-kembalikan-iuran-komite-ke-orang-tua-siswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 14:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dikbud sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=118183</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) perintahkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kendari untuk mengembalikan dana komite sebesar Rp270 ribu. Hal itu disampaikan Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara, usai adanya hasil audit investigasi menunjukkan bahwa iuran Rp270.000 per semester yang dipungut dari orang tua siswa masuk kategori pelanggaran. “Kalau &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/langgar-aturan-dikbud-sultra-perintahkan-smkn-4-kendari-kembalikan-iuran-komite-ke-orang-tua-siswa/">Langgar Aturan, Dikbud Sultra Perintahkan SMKN 4 Kendari Kembalikan Iuran Komite ke Orang Tua Siswa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (<a href="https://detiksultra.com/kendari/antisipasi-aksi-unjuk-rasa-dikbud-kendari-keluarkan-edaran-peserta-didik-belajar-mandiri-di-rumah/">Dikbud</a>) Sulawesi Tenggara (Sultra) perintahkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kendari untuk mengembalikan dana komite sebesar Rp270 ribu.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara, usai adanya hasil audit investigasi menunjukkan bahwa iuran Rp270.000 per semester yang dipungut dari orang tua siswa masuk kategori pelanggaran.</p>
<p>“Kalau iuran itu ada batasnya dan harus sesuai ketentuan. Khusus kasus SMKN 4 Kendari, setelah kami turunkan tim investigasi, temuannya masuk kategori iuran yang melanggar. Karena itu kami rekomendasikan untuk dihentikan,” ucapnya, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, sebagai bentuk sanksi administratif, Dikbud Sultra merekomendasikan agar seluruh dana iuran dikembalikan kepada orang tua mulai hari ini.</p>
<p>“Rekomendasi kami adalah pengembalian dana. Guru-guru yang sudah menerima honor dari iuran tersebut akan mengembalikannya ke sekolah, kemudian sekolah mengembalikan ke orang tua siswa,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap temuan ini menjadi peringatan bagi seluruh sekolah di Sultra, agar tidak melakukan praktik serupa di kemudian hari. Ia juga meminta proses pengembalian dana di SMKN 4 Kendari dapat dikawal oleh media. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/langgar-aturan-dikbud-sultra-perintahkan-smkn-4-kendari-kembalikan-iuran-komite-ke-orang-tua-siswa/">Langgar Aturan, Dikbud Sultra Perintahkan SMKN 4 Kendari Kembalikan Iuran Komite ke Orang Tua Siswa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/langgar-aturan-dikbud-sultra-perintahkan-smkn-4-kendari-kembalikan-iuran-komite-ke-orang-tua-siswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reuni Akbar SMKN 2 Kendari, Jadi Ajang Nostalgia dan Kolaborasi Lintas Generasi</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/reuni-akbar-smkn-2-kendari-jadi-ajang-nostalgia-dan-kolaborasi-lintas-generasi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/reuni-akbar-smkn-2-kendari-jadi-ajang-nostalgia-dan-kolaborasi-lintas-generasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 05:13:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 2 Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=117833</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Reuni Akbar yang digelar SMKN 2 Kendari pada Sabtu (29/11/2025) dihadiri sekitar 1.000 alumni dari berbagai angkatan. Mulai angkatan 2020 hingga Alumni The Legend. Kegiatan yang digelar di pelataran sekolah ini, menjadi ajang nostalgia dan kolaborasi lintas generasi dalam memajukan sekolah tercinta. Ketua Panitia Reuni Akbar, Irwanto menyampaikan, agenda besar ini digagas &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/reuni-akbar-smkn-2-kendari-jadi-ajang-nostalgia-dan-kolaborasi-lintas-generasi/">Reuni Akbar SMKN 2 Kendari, Jadi Ajang Nostalgia dan Kolaborasi Lintas Generasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM –</strong> Reuni Akbar yang digelar SMKN 2 Kendari pada Sabtu (29/11/2025) dihadiri sekitar 1.000 alumni dari berbagai angkatan. Mulai angkatan 2020 hingga Alumni The Legend. Kegiatan yang digelar di pelataran sekolah ini, menjadi ajang nostalgia dan kolaborasi lintas generasi dalam memajukan sekolah tercinta.</p>
<p>Ketua Panitia Reuni Akbar, Irwanto menyampaikan, agenda besar ini digagas untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun jejaring alumni yang lebih kuat.</p>
<p>“Reuni tahun ini bukan hanya soal bertemu kembali, tetapi juga bagaimana alumni bisa saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan dan memberi kontribusi nyata bagi sekolah,” ujarnya.</p>
<p>Acara turut dihadiri tokoh penting seperti Ketua DPRD Kota Kendari, Inarto, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badara, serta guru-guru senior yang menambah nuansa nostalgia semakin terasa.</p>
<p>Mengusung tema ‘Menjalin Silaturahmi, Mengukir Kenangan’, kegiatan ini diawali sambutan resmi, temu kangen lintas angkatan, pemberian penghargaan kepada guru dan alumni berprestasi, hingga membangun forum diskusi untuk merumuskan ide pengembangan sekolah dan penguatan jaringan alumni ke depan.</p>
<p>Irwanto mengakui, persiapan kegiatan tidak lepas dari tantangan, mulai pendataan alumni, koordinasi lintas angkatan, hingga penggalangan dana. Namun berkat soliditas panitia dan dukungan banyak pihak, seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan penuh kehangatan.</p>
<p>Panitia juga menitipkan pesan kepada seluruh alumni agar tetap menjaga hubungan, saling mendukung, dan terus berperan dalam memajukan sekolah. Bagi yang belum sempat hadir, pihaknya memastikan mereka tetap bagian dari keluarga besar alumni dan diharapkan dapat bergabung pada momentum berikutnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) STM/SMKN 2 Kendari, Mulyadi Muntu, mengaku bersyukur kegiatan ini bisa terselenggara meriah.</p>
<p>“Reuni akbar ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, terutama alumni yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Ini juga menjadi wadah saling berbagi informasi, termasuk peluang pekerjaan bagi adik-adik alumni,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap reuni akbar berikutnya dapat kembali digelar di sekolah dengan konsep yang lebih kreatif. Menurutnya, banyak alumni yang rindu suasana sekolah yang telah lama mereka tinggalkan. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/reuni-akbar-smkn-2-kendari-jadi-ajang-nostalgia-dan-kolaborasi-lintas-generasi/">Reuni Akbar SMKN 2 Kendari, Jadi Ajang Nostalgia dan Kolaborasi Lintas Generasi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/reuni-akbar-smkn-2-kendari-jadi-ajang-nostalgia-dan-kolaborasi-lintas-generasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa MAN IC Kendari Wakili Sultra di Final Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-man-ic-kendari-wakili-sultra-di-final-olimpiade-sains-nasional-bidang-astronomi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-man-ic-kendari-wakili-sultra-di-final-olimpiade-sains-nasional-bidang-astronomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 10:20:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[MAN IC Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116699</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Satu Siswa MAN Insan Cendekia Kota Kendari berhasil melaju ke final pada OSN tingkat nasional tahun 2025. Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan sebuah ajang talenta di bidang sains yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) untuk peserta didik SMA/MA/SMK/MAK/sederajat. Ajang OSN diselenggarakan secara bertingkat, mulai dari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-man-ic-kendari-wakili-sultra-di-final-olimpiade-sains-nasional-bidang-astronomi/">Siswa MAN IC Kendari Wakili Sultra di Final Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Satu Siswa MAN Insan Cendekia Kota Kendari berhasil melaju ke final pada OSN tingkat nasional tahun 2025. Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan sebuah ajang talenta di bidang sains yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) untuk peserta didik SMA/MA/SMK/MAK/sederajat.</p>
<p>Ajang OSN diselenggarakan secara bertingkat, mulai dari tingkat daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi dan siswa dari sekolah Indonesia di luar negeri.</p>
<p>Sistem seleksi bertingkat ini dirancang untuk memastikan kesempatan yang adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial.</p>
<p>Pada tahun 2025, pelaksanaan kegiatan OSN tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah berlangsung secara serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota.</p>
<p>Sejak 19–21 Agustus 2025, MAN Insan Cendekia Kota Kendari mengikutsertakan 13 delegasi yang berlaga pada 6 bidang lomba meliputi, bidang kimia, astronomi, fisika, geogarfi, biologi, dan informatika/komputer.</p>
<p>Seluruh peserta OSN tingkat Sultra yang berasal dari MAN Insan Cendekia Kendari mengikuti kegiatan seleksi di SMAN 4 Kendari yang jadwal pelaksanaan kegiatan seleksi berdasarkan ketentuan dalam Juknis dari Kemdikbud Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui sistem pengawasan online dengan menggunakan camera zoom dari arah muka dan belakang.</p>
<p>Berdasarkan pengumuman oleh Pusat Prestasi Nasional menetapkan Zahra Kirana, siswa kelas XII 2 MAN IC Kendari sebagai peserta melalui Bidang Astronomi yang akan mewakili Sultra ke babak Final yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada tanggal 6-12 Oktober 2025.</p>
<p>Olimpiade Sains Nasional ini merupakan ajang yang paling bergengsi karena pesertanya diikuti oleh seluruh siswa MA/SMA/SMK secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi hingga ke- tingkat nasional.</p>
<p>Dalam kesempatannya, Kepala MAN IC Kendari, Ismail Z Betawi, menyampaikan perasaan suka citanya atas prestasi yang telah diraih oleh anak-anak terkhusus kepada Zahra.</p>
<p>&#8220;Bahwa apa yang telah diraih oleh anak-anak merupakan hasil dari usaha dan kerja keras serta semangat dari anak-anak dalam mengikuti pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan oleh bapak/ibu guru,&#8221; katanya belum lama ini.</p>
<p>Ismail mengatakan terpenting dari semua ini adalah karena adanya ikhtiar dan doa dari semua pihak terutama dari orang tua siswa.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut, semoga dengan raihan ini tetap menjadikan motivasi kepada Zahra.</p>
<p>Ia berharap agar Zahra tetap semangat dalam belajar dan berlatih untuk mengikuti kegiatan final OSN yang akan berlangsung pada Oktober 2025 di Malang, nantinya. (bds)</p>
<p>Reporter: Muh Ridwan Kadir<br />
Editor: Wulan</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-man-ic-kendari-wakili-sultra-di-final-olimpiade-sains-nasional-bidang-astronomi/">Siswa MAN IC Kendari Wakili Sultra di Final Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-man-ic-kendari-wakili-sultra-di-final-olimpiade-sains-nasional-bidang-astronomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala MAN I Kendari Jawab Isu Pungutan Uang Komite Rp1,8 Juta</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/kepala-man-i-kendari-jawab-isu-pungutan-uang-komite-rp18-juta/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/kepala-man-i-kendari-jawab-isu-pungutan-uang-komite-rp18-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 10:45:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116611</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pungutan uang Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipersoalkan. Biaya pungutan uang komite itu, sebesar Rp1,8 juta per siswa. Pembebanan uang komite MAN 1 Kendari ini berawal dari nama akun Facebook (FB) Rahmat Efendi yang mengunggah di beradannya, mempertanyakan biaya uang komite MAN 1 Kendari. &#8220;MAN 1 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/kepala-man-i-kendari-jawab-isu-pungutan-uang-komite-rp18-juta/">Kepala MAN I Kendari Jawab Isu Pungutan Uang Komite Rp1,8 Juta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> Pungutan uang Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipersoalkan. Biaya pungutan uang komite itu, sebesar Rp1,8 juta per siswa.</p>
<p>Pembebanan uang komite MAN 1 Kendari ini berawal dari nama akun Facebook (FB) Rahmat Efendi yang mengunggah di beradannya, mempertanyakan biaya uang komite MAN 1 Kendari.</p>
<p>&#8220;MAN 1 Kendari sebagai sekolah agama seharusnya memberikan contoh yang baik kepada sekolah lain, untuk taat aturan. 1 murid 1.860.000/ tahun ini mungkin menghampiri 2 M/ tahun. Banyak loh orang tua murid yang mengeluhkan hal ini,&#8221; tulisnya dalam postingannya.</p>
<p>Menanggapi isu pungutan uang komite, Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo membenarkan adanya pungutan yang dibebankan ke orang tua siswa.</p>
<p>Namun yang perlu digaris bawahi lanjutnya, patokan nominal atau besaran pembayaran uang komite berdasarkan putusan bersama antara pengurus komite dan orang tua siswa.</p>
<p>&#8220;Uang komite berdasarkan kesepakatan orang tua pelajar, semua berawal dari kesepakatan dan rapat, yang menjadi ketua dan pengurus komite juga orang tua siswa, dan uang komite itu dikirim ke rekening komite,&#8221; ucapnya kepada awak media ini, Kamis (11/9/2025).</p>
<p>Ia mengaku, pendirian komite juga diatur dan dibolehkan untuk memungut biaya kepada orang tua siswa, asalkan sesuai kesepakatan dan tidak ada unsur paksaan.</p>
<p>Pungutan uang komite ini pun berawal dari adanya program komite yang ingin membantu pembangunan infrastruktur MAN I Kendari. Sebab, dana BOS dari pemerintah tidak diperuntukkan untuk pembangunan fisik.</p>
<p>Sehingga, komite sekolah berinisiatif untuk mengumpulkan dana di luar dari tanggungan pemerintah. Saat itu, kata dia, bangunan yang hendak dibangun adalah ruang guru, yang memang selama itu tidak memadai untuk ditempati.</p>
<p>Selain itu, uang komite ini diperuntukkan menambah gaji guru honorer yang mereka terima dari pemerintah hanya Rp5 ribu per jam.</p>
<p>&#8220;Uang itu dipergunakan untuk membangun ruang guru, paving blok, dan menambah gaji guru honorer dari 5 ribu menjadi Rp15 ribu per jam. Semua ada laporan pertanggungjawabannnya, lengkap dan pastinya ada payung hukumnya,&#8221; tukasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/kepala-man-i-kendari-jawab-isu-pungutan-uang-komite-rp18-juta/">Kepala MAN I Kendari Jawab Isu Pungutan Uang Komite Rp1,8 Juta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/kepala-man-i-kendari-jawab-isu-pungutan-uang-komite-rp18-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekolah Rakyat Kendari Terapkan Sistem Boarding, Tampung 50 Siswa Baru</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/sekolah-rakyat-kendari-terapkan-sistem-boarding-tampung-50-siswa-baru/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/sekolah-rakyat-kendari-terapkan-sistem-boarding-tampung-50-siswa-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 13:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116296</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Sekolah Rakyat Kendari secara resmi memulai tahun ajaran baru pada 14 Juli 2025 dengan rangkaian program khusus yang berbeda dari sekolah reguler. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school dan kini telah memiliki 50 siswa. Kepala Sekolah Rakyat Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, menyampaikan bahwa seluruh siswa terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sebelum &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/sekolah-rakyat-kendari-terapkan-sistem-boarding-tampung-50-siswa-baru/">Sekolah Rakyat Kendari Terapkan Sistem Boarding, Tampung 50 Siswa Baru</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Sekolah Rakyat Kendari secara resmi memulai tahun ajaran baru pada 14 Juli 2025 dengan rangkaian program khusus yang berbeda dari sekolah reguler. Sekolah ini menerapkan sistem boarding school dan kini telah memiliki 50 siswa.</p>
<p>Kepala Sekolah Rakyat Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, menyampaikan bahwa seluruh siswa terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sebelum menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung hingga 27 Juli 2025.</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa sekolah melaksanakan program matrikulasi mulai 28 Juli hingga akhir September 2025. Program ini dirancang selama dua hingga tiga bulan karena seluruh siswa tinggal di asrama dengan sistem boarding school.</p>
<p>“Kami ingin memastikan adanya ikatan yang kuat antara guru, wali kelas, wali asuh, wali asrama, dan siswa. Tujuannya agar anak-anak terbiasa dengan kehidupan di asrama,” ujar Ferdinand pada Selasa (26/08/2025).</p>
<p>Selain pembinaan karakter, program matrikulasi juga bertujuan menyetarakan kemampuan akademik siswa. Hal ini penting karena sebagian besar siswa yang masuk merupakan anak-anak putus sekolah, dan ada pula yang masih mengalami kesulitan dalam membaca maupun menulis.</p>
<p>“Kami ingin memastikan bahwa sebelum pembelajaran formal dimulai pada 1 Oktober, seluruh siswa sudah memiliki tingkat kognitif yang setara,” tambahnya.</p>
<p>Pada tahun ajaran ini, Sekolah Rakyat Kendari menerima 50 siswa yang terbagi ke dalam dua rombongan belajar, terdiri dari 30 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Seluruh siswa berasal dari dua desa yang termasuk dalam kategori miskin ekstrem dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kendari. Para siswa ini ditempatkan di lima asrama, masing-masing dihuni oleh 10 siswa dan didampingi oleh satu wali asuh serta satu wali asrama.</p>
<p>Dari sisi tenaga pendidik, sekolah telah menerima sembilan guru dari 13 formasi yang dialokasikan oleh pemerintah pusat. Enam guru berasal dari Kota Kendari, sementara sisanya berasal dari Kolaka Utara, Muna, dan Jawa Timur. Masih ada tiga guru lagi yang dijadwalkan segera bergabung, yakni dua guru IPS dari Blora (Jawa Timur) dan Kolaka, serta satu guru lainnya yang masih menunggu penempatan.</p>
<p>Ferdinand menegaskan bahwa Sekolah Rakyat Kendari menerapkan dua kurikulum: kurikulum formal untuk pembelajaran di kelas, dan kurikulum asrama untuk pembinaan karakter siswa. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh negara, mulai dari seragam, perlengkapan olahraga, hingga fasilitas belajar.</p>
<p>“Pengukuran seragam putih biru dan pramuka sudah dilakukan. Saat ini kami juga tengah menunggu kedatangan laptop dan smartboard untuk masing-masing kelas,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari atas dukungan penuh yang diberikan, termasuk penyediaan lahan seluas 6,8 hektare untuk pembangunan gedung permanen.</p>
<p>“Di sekolah ini, siswa mendapatkan makan tiga kali sehari dan dua kali makanan ringan. Sekolah berlangsung dari Senin hingga Sabtu, sementara hari Minggu digunakan untuk kegiatan pengembangan diri,” jelas Ferdinand.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa siswa tidak diperkenankan menggunakan telepon genggam. Jika ingin berkomunikasi dengan orang tua, mereka dapat melakukannya melalui wali asuh.</p>
<p>Sementara itu, dua siswi SRMP 25 Kendari, Cahaya dan Raisa, mengaku senang bersekolah di SRMP 25 Kendari karena sistem pembelajarannya yang bagus dan makanannya yang enak.</p>
<p>Keduanya berharap dapat meraih kesuksesan dan mewujudkan cita-cita mereka masing-masing, yakni menjadi polwan dan model. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/sekolah-rakyat-kendari-terapkan-sistem-boarding-tampung-50-siswa-baru/">Sekolah Rakyat Kendari Terapkan Sistem Boarding, Tampung 50 Siswa Baru</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/sekolah-rakyat-kendari-terapkan-sistem-boarding-tampung-50-siswa-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IKA STM Kendari Harap Generasi Penerus Bisa Melahirkan Pemimpin Berkualitas</title>
		<link>https://detiksultra.com/kendari/ika-stm-kendari-harap-generasi-penerus-bisa-melahirkan-pemimpin-berkualitas/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kendari/ika-stm-kendari-harap-generasi-penerus-bisa-melahirkan-pemimpin-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 11:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Kendari]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=116251</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ikatan Alumni (IKA) STM atau SMKN 2 Kendari berharap generasi penerus dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas dan bertanggungjawab bagi bangsa dan negara. Harapan tersebut dibangun melalui persiapan reuni akbar yang akan dilaksanakan pada November 2025 mendatang. Ketua Panitia, Muhammad Sabri mengatakan reuni ini bukan sekedar temu kangen maupun nostalgia masa putih abu-abu &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ika-stm-kendari-harap-generasi-penerus-bisa-melahirkan-pemimpin-berkualitas/">IKA STM Kendari Harap Generasi Penerus Bisa Melahirkan Pemimpin Berkualitas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Ikatan Alumni (IKA) STM atau <a href="https://detiksultra.com/kendari/buntut-pemecatan-guru-di-smkn-2-kendari-puluhan-massa-aksi-demo-kantor-disdikbud/">SMKN 2 Kendari</a> berharap generasi penerus dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas dan bertanggungjawab bagi bangsa dan negara.</p>
<p>Harapan tersebut dibangun melalui persiapan reuni akbar yang akan dilaksanakan pada November 2025 mendatang.</p>
<p>Ketua Panitia, Muhammad Sabri mengatakan reuni ini bukan sekedar temu kangen maupun nostalgia masa putih abu-abu yang pernah dilalui bersama.</p>
<p>Menurutnya, reuni ini merupakan momentum ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi generasi muda yang saat ini menempuh pendidikan disekolah kebanggaan bersama.</p>
<p>&#8220;Kami para alumni, ingin menunjukkan bahwa kebersamaan, solidaritas, dan kerja keras yang ditempa di sekolah ini telah membawa kami ke berbagai jalan kesuksesan, baik di pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, maupun bidang lainnya,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Semoga adik-adik generasi penerus bisa melihat bahwa STM/SMKN 2 Kendari bukan hanya melahirkan lulusan, tetapi juga melahirkan pemimpin, inovator, dan orang-orang yang bermanfaat bagi bangsa,&#8221; tambah Sabri.</p>
<p>Lebih lanjut, reuni ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan tidak pernah pudar dimakan waktu, kendati berbeda angkatan tetap memiliki satu rumah besar bernama STM/SMKN 2 Kendari.</p>
<p>Sabri mengingatkan kepada generasi penerus bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari apa yang diraih untuk diri sendiri, tetapi juga dari apa yang bisa diwariskan untuk orang lain.</p>
<p>&#8220;Semoga semangat back to brotherhood ini menjadi inspirasi bahwa sekali kita bersaudara di STM/SMKN 2 Kendari, maka selamanya kita adalah keluarga besar yang saling mendukung, saling menguatkan, dan saling menginspirasi,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sebagai informasi, reuni akbar tersebut akan diselenggarakan November mendatang akan dirangkaikan dengan job fair dan expo.</p>
<p>Dua rangkaian kegiatan tersebut, bertujuan untuk membuka ruang bagi para alumni maupun siswa yang akan lulus dalam mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kualifikasi yang dipersyaratkan.</p>
<p>Sejumlah persiapan yang telah dilakukan yakni salah satunya adalah pembagian kerja, seperti devisi seni budaya bertugas mempersiapkan festival band, job fair, expo hingga jalan sehat.</p>
<p>Kemudian devisi dana dan usaha mempersiapkan baju, souvenir, gelas dan rompi. Publikasi berkaitan dengan iklan dan pemberitaan, serta beberapa persiapan lainnya. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kendari/ika-stm-kendari-harap-generasi-penerus-bisa-melahirkan-pemimpin-berkualitas/">IKA STM Kendari Harap Generasi Penerus Bisa Melahirkan Pemimpin Berkualitas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kendari/ika-stm-kendari-harap-generasi-penerus-bisa-melahirkan-pemimpin-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pungli Berkedok Sumbangan di SMPN 9 Kendari, Orang Tua Murid Kecewa</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/pungli-berkedok-sumbangan-di-smpn-9-kendari-orang-tua-murid-kecewa/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/pungli-berkedok-sumbangan-di-smpn-9-kendari-orang-tua-murid-kecewa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 12:56:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115959</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan yang dibebankan ke siswa SMPN 9 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencuat ke publik. Pungli yang diduga dilakukan oknum guru SMPN 9 Kendari inisial S diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia, sumbangan dengan dalih untuk kebutuhan persiapan jelang Hari &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/pungli-berkedok-sumbangan-di-smpn-9-kendari-orang-tua-murid-kecewa/">Pungli Berkedok Sumbangan di SMPN 9 Kendari, Orang Tua Murid Kecewa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan yang dibebankan ke siswa <a href="https://detiksultra.com/kendari/tampilkan-hasil-karya-siswa-kepala-dikbud-kendari-puji-acara-penamatan-smpn-9-kendari/">SMPN 9 Kendari,</a> Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencuat ke publik.</p>
<p>Pungli yang diduga dilakukan oknum guru SMPN 9 Kendari inisial S diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>Menurut dia, sumbangan dengan dalih untuk kebutuhan persiapan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), setiap siswa dibebankan Rp100 ribu.</p>
<p>Padahal sebelumnya, disampaikan bahwa sumbangan tersebut tergantung keikhlasan orang tua. Namun anehnya, justru oknum guru itu mematok berdasarkan ketentuan yang oknum guru itu tetapkan.<br />
‎<br />
‎&#8221;Kita disuruh menyumbang seikhlasnya tapi, setelah kita kasih seikhlasnya, malah dibilang kurang,&#8221; ungkap dia, Senin (11/8/2025).<br />
‎<br />
‎Menurutnya, permintaan sumbangan tersebut harusnya berdasarkan kemampuan orang tua murid bukannya dengan mematok nominal.<br />
‎<br />
‎&#8221;Padahal ada dana BOS bisa digunakan untuk keperluan sekolah tapi kita diminta menyumbang, tapi sudah dipatok nominal,&#8221; kata dia.<br />
‎<br />
‎Orang tua murid pun kian geram. Pasalnya, setiap anak yang memberikan sumbangan bakal didokumentasikan sembari memegang uang sumbangan.<br />
‎<br />
‎&#8221;Tidak semua anak-anak di SMP orang mampu, apalagi harus difoto, bisa terganggu mentalnya itu,&#8221; kesal dia.<br />
‎<br />
‎Sementara itu, Kepala SMPN 9 Kendari, Mansur Makoni menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan teguran terhadap oknum guru yang terindikasi terlibat dalam pungli berkedok sumbangan HUT RI.<br />
‎<br />
‎&#8221;Akan kami cari tahu siapa oknum guru itu dan kita akan tegur sehingga tidak terjadi lagi,&#8221; singkat dia saat dikonfirmasi awak media.</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari Hj. Saemina mengatakan dirinya belum bisa mengomentari lebih jauh mengenai pungli yang diduga dilakukan oknum guru SMPN 9 Kendari.</p>
<p>&#8220;Saya belum bisa memberikan tanggapan, tapi kalau memang benar dia (oknum guru inisial S) melakukan kami akan proses,&#8221; tukasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/pungli-berkedok-sumbangan-di-smpn-9-kendari-orang-tua-murid-kecewa/">Pungli Berkedok Sumbangan di SMPN 9 Kendari, Orang Tua Murid Kecewa</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/pungli-berkedok-sumbangan-di-smpn-9-kendari-orang-tua-murid-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa Terpapar Debu Tambang Nikel, PT Daka Tak Kunjung Relokasi SDN 3 Laskep Konut</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-terpapar-debu-tambang-nikel-pt-daka-tak-kunjung-relokasi-sdn-3-laskep-konut/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-terpapar-debu-tambang-nikel-pt-daka-tak-kunjung-relokasi-sdn-3-laskep-konut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 10:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=115398</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Isu kesehatan dan keselamatan siswa-siswi SD Negeri 3 Lasolo Kepulauan (Laskep), Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, sejak beraktivitasnya perusahaan tambang PT Daka, siswa-siswi yang menempuh pendidikan di sekolah ini mengalami paparan debu dan gangguan lainnya. Debu tambang yang beterbangan ke udara tidak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-terpapar-debu-tambang-nikel-pt-daka-tak-kunjung-relokasi-sdn-3-laskep-konut/">Siswa Terpapar Debu Tambang Nikel, PT Daka Tak Kunjung Relokasi SDN 3 Laskep Konut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Isu kesehatan dan keselamatan siswa-siswi SD Negeri 3 Lasolo Kepulauan (Laskep), <a href="https://detiksultra.com/tag/konawe-utara">Konawe Utara</a> (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, sejak beraktivitasnya perusahaan tambang PT Daka, siswa-siswi yang menempuh pendidikan di sekolah ini mengalami paparan debu dan gangguan lainnya.</p>
<p>Debu tambang yang beterbangan ke udara tidak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius bagi siswa-siswi.</p>
<p>Kepala SDN 3 Laskep, Asrifin mengatakan, bahwa kehadiran PT Daka beberapa tahun belakangan ini, tentu menganggu aktifitas belajar mengajar. Tidak hanya kebisingan kendaraan dump truk, tetapi juga masalah polusi.</p>
<p>&#8220;Kalau dibilang terganggu iya, karena suasana belajar mengajar sudah tidak kondusif,&#8221; katanya saat dihubungi awak media ini, Kamis (17/7/2025).</p>
<p>Parahnya, ketika memasuki musim hujan, area sekolah tersebut selalu menjadi langganan banjir yang bercampur lumpur kemerahan. Bahkan dalam penanganan banjir lumpur itu, perusahaan tidak pernah terlibat untuk membantu membersihkan lingkungan sekolah mereka. Padahal, jika melihat kondisi yang ada, penyebab banjir lumpur karena adanya aktivitas penambangan nikel dari PT Daka itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Tidak ada, yang membersihkan ya kami sendiri, dan kalau musim kemarau itu debu luar biasa, sampai menyelimuti dinding-dinding sekolah, dan ini sangat mengganggu proses belajar,&#8221; beber Asrifin.</p>
<p>Kondisi ini pun harus diterima oleh pihak sekolah, sebab belum ada tempat yang bisa mengakomodasi siswa-siswi pindah dari sekolah tersebut.</p>
<p>Menurutnya, PT Daka sebelumnya pernah merencanakan untuk merelokasi SDN 3 Laskep tersebut, agar jauh dari aktivitas pertambangan. Janji itu pun dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU antara PT Daka dan Pemerintah Daerah (Pemda) Konut tahun 2019 silam.</p>
<p>Semula, ia berfikir, PT Daka serius untuk merelokasi sekolah tersebut dengan dibuktikan penimbunan tempat berdirinya sekolah baru. Namun faktanya, sudah enam tahun berlalu, janji tersebut belum direalisasikan.</p>
<p>&#8220;Memang MoU antara perusahaan dan Pemda itu sudah ada untuk relokasi sekolah di Bulan September 2019. Tapi sampai hari ini juga tidak pernah ada, cuman dijanji-janjikan saja untuk direlokasi,&#8221; kesalnya.</p>
<p>Oleh karena itu ia berharap, PT Daka segera merelokasi SDN 3 Laskep, sebagaimana janjinya. Ditambah, kondisi bangunan sekolah yang kian memprihatinkan.</p>
<p>&#8220;Sudah tidak layak sebenarnya untuk dijadikan tempat belajar. Makanya kami minta dengan penuh harapan supaya perusahaan secepatnya merelokasi sekolah kami,&#8221; jelas Asrifin.</p>
<p>Sementara itu, pihak perusahaan yang dihubungi awak media ini, enggan menjelaskan alasan mandeknya rencana relokasi SDN 3 Laskep.</p>
<p>&#8220;Nanti di RDP akan dijelaskan sama pihak perusahaan yah,&#8221; singkat Kadir. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-terpapar-debu-tambang-nikel-pt-daka-tak-kunjung-relokasi-sdn-3-laskep-konut/">Siswa Terpapar Debu Tambang Nikel, PT Daka Tak Kunjung Relokasi SDN 3 Laskep Konut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-terpapar-debu-tambang-nikel-pt-daka-tak-kunjung-relokasi-sdn-3-laskep-konut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Pelajar SMA di Sultra akan Terima Bantuan Pendidikan</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/ribuan-pelajar-sma-di-sultra-akan-terima-bantuan-pendidikan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/ribuan-pelajar-sma-di-sultra-akan-terima-bantuan-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 12:12:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dikbud sultra]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=113300</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menerima bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi. Bantuan tersebut melalui program Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang merupakan program pemerintah, dengan memberikan uang tunai kepada siswa yang kurang mampu. Tujuan dari bantuan siswa miskin yakni untuk membantu para siswa agar dapat melanjutkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/ribuan-pelajar-sma-di-sultra-akan-terima-bantuan-pendidikan/">Ribuan Pelajar SMA di Sultra akan Terima Bantuan Pendidikan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sulawesi Tenggara (<a href="https://detiksultra.com/tag/sultra">Sultra</a>) akan menerima bantuan pendidikan dari pemerintah provinsi.</p>
<p>Bantuan tersebut melalui program Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang merupakan program pemerintah, dengan memberikan uang tunai kepada siswa yang kurang mampu.</p>
<p>Tujuan dari bantuan siswa miskin yakni untuk membantu para siswa agar dapat melanjutkan pendidikan serta dapat mengurangi angka putus sekolah di Sultra.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Dikbud Sultra, Ila Nasrah mengatakan, dalam bantuan ini totalnya sebanyak 3.500 pelajar untuk keseluruhan SMA/SMK/SLB di Sultra.</p>
<p>&#8220;Dari total 3.500 pelajar, sebanyak 1.700 pelajar SMA mendapatkan bantuan siswa miskin di tahun 2025,&#8221; katanya di ruang kerjanya, Senin (14/4/2025).</p>
<p>Lebih lanjut usulan yang masuk ke Dinas Pendidikan Sultra sekitar 3.000 siswa kurang mampu untuk seluruh SMA, namun karena kuota hanya tersedia 1.700 maka diseleksi lagi untuk menentukan prioritas.</p>
<p>Sehingga dalam seleksi tersebut, pihak Dikbud Sultra akan terus melanjutkan tahapan untuk menyelesaikan seluruh prosesnya.</p>
<p>&#8220;Jadi secara teknis kami bersurat ke sekolah untuk mengusulkan siswa dengan syarat memiliki surat keterangan tidak mampu, Kartu Keluarga (KK), dan kartu pelajar,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ila mengatakan bantuan ini akan diberikan kepada siswa sebesar Rp1 juta per siswa tiap tahunnya berupa uang tunai yang akan diterima langsung ke rekening masing-masing.</p>
<p>Olehnya itu, melalui bantuan ini para pelajar dapat mengelola sendiri dananya untuk keperluan pendidikannya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk meringankan beban siswa kurang mampu dalam melanjutkan pendidikannya,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/ribuan-pelajar-sma-di-sultra-akan-terima-bantuan-pendidikan/">Ribuan Pelajar SMA di Sultra akan Terima Bantuan Pendidikan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/ribuan-pelajar-sma-di-sultra-akan-terima-bantuan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Sekolah di Sultra Mulai 21 Maret, Aktif Belajar 9 April</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-mulai-21-maret-aktif-belajar-9-april/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-mulai-21-maret-aktif-belajar-9-april/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 14:19:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=112552</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat libur sekolah menjelang Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi mulai 21 Maret 2025. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). SEB ini mengatur tentang Pembelajaran di bulan ramadan tahun 1446 Hijriah/2025 &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-mulai-21-maret-aktif-belajar-9-april/">Libur Sekolah di Sultra Mulai 21 Maret, Aktif Belajar 9 April</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat libur sekolah menjelang Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi mulai 21 Maret 2025.</p>
<p>Hal ini berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).</p>
<p>SEB ini mengatur tentang Pembelajaran di bulan ramadan tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, yang mana merupakan perubahan atas SEB sebelumnya.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio mengatakan sesuai keputusan pemerintah melalui surat edaran bersama, maka libur sekolah dimajukan, sebelumnya 24 Maret menjadi 21 Maret.</p>
<p>&#8220;Awalnya libur sekolah ditetapkan 24 Maret, akan tetapi ada revisi sehingga dipercepat menjadi 21 Maret, sehingga total liburan 20 hari. Para siswa masuk pada 9 April,&#8221; katanya, Senin (10/3/2025).</p>
<p>Asrun menambahkan, pada 6 Maret sampai 20 Maret satuan pendidikan melaksanakan proses pembelajaran seperti biasanya. 21 Maret sampai 8 April sekolah diliburkan. 9 April masuk belajar kembali.</p>
<p>Perubahan jadwal libur bagi sekolah ini bertujuan untuk mengurangi potensi kepadatan arus mudik dan arus balik selama periode Idulfitri 2025.</p>
<p>Libur yang lebih panjang tersebut tentunya diharapkan dapat mengatur perjalanan mudik masyarakat agar lebih fleksibel dan menghindari kepadatan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan libur panjang lebaran ini, masyarakat bisa menyesuaikan waktu mudiknya lebih fleksibel dan dapat terhindar dari kepadatan arus mudik dan balik,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-mulai-21-maret-aktif-belajar-9-april/">Libur Sekolah di Sultra Mulai 21 Maret, Aktif Belajar 9 April</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-mulai-21-maret-aktif-belajar-9-april/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Sekolah di Sultra Sepekan Penuh, Dimulai 27 Februari Sampai 5 Maret</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-sepekan-penuh-dimulai-27-februari-sampai-5-maret/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-sepekan-penuh-dimulai-27-februari-sampai-5-maret/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 10:59:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=112049</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat libur sekolah akan berlangsung selama sepekan penuh. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2025, SEB Nomor 400.1/320/SJ Tahun 2025 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 Hijriah. Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio mengatakan, dalam surat edaran tersebut jadwal &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-sepekan-penuh-dimulai-27-februari-sampai-5-maret/">Libur Sekolah di Sultra Sepekan Penuh, Dimulai 27 Februari Sampai 5 Maret</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (<a href="https://detiksultra.com/tag/sultra">Sultra</a>) mencatat libur sekolah akan berlangsung selama sepekan penuh.</p>
<p>Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2025, SEB Nomor 400.1/320/SJ Tahun 2025 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 Hijriah.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio mengatakan, dalam surat edaran tersebut jadwal libur mengacu pada aturan yang berlaku sama seperti tahun sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Jadi libur ramadan di tahun ini tidak berlangsung selama satu bulan penuh, akan tetapi hanya diberikan pada awal puasa saja dan saat menjelang Idulfitri,&#8221; katanya.</p>
<p>Lanjutnya, di awal puasa ini libur sekolah akan dimulai pada 27 Februari hingga 5 Maret 2025, kemudian para siswa-siswi akan kembali melaksanakan proses pembelajaran pada 6 Maret.</p>
<p>Selama libur tersebut, siswa diharapkan tetap melaksanakan kegiatan positif, seperti bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk mempererat persaudaraan.</p>
<p>&#8220;Saat para pelajar ini kembali belajar, mereka akan diberikan tambahan program atau aktivitas keagamaan yang bermanfaat bagi mereka selama bulan puasa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jenderal ASN itu mengatakan menjelang Idulfitri 2025, proses pembelajaran juga akan diliburkan mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Hal ini juga berlaku di lingkup instansi pemerintah provinsi.</p>
<p>Setelah libur Idulfitri, proses pembelajaran di satuan pendidikan maupun instansi pemerintahan akan kembali berjalan pada 9 April. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-sepekan-penuh-dimulai-27-februari-sampai-5-maret/">Libur Sekolah di Sultra Sepekan Penuh, Dimulai 27 Februari Sampai 5 Maret</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/libur-sekolah-di-sultra-sepekan-penuh-dimulai-27-februari-sampai-5-maret/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Rekomendasikan BPKAD Sultra Segera Bayarkan Sertifikasi Guru SMA yang Tertunda</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/dprd-rekomendasikan-bpkad-sultra-segera-bayarkan-sertifikasi-guru-sma-yang-tertunda/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/dprd-rekomendasikan-bpkad-sultra-segera-bayarkan-sertifikasi-guru-sma-yang-tertunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 12:36:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=110936</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) menyahuti tuntutan ratusan guru SMA/SMK dan SLB se-Sultra soal keterlambatan pencairan dana tunjangan profesi guru (TPG) tahun 2024. Ketua Komisi IV DPRD Sultra Andi Saenuddin meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra untuk segera mencairkan dana sertifikasi guru berstatus PNS yang telah ditransfer pemerintah pusat ke &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/dprd-rekomendasikan-bpkad-sultra-segera-bayarkan-sertifikasi-guru-sma-yang-tertunda/">DPRD Rekomendasikan BPKAD Sultra Segera Bayarkan Sertifikasi Guru SMA yang Tertunda</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211;</strong> DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) menyahuti tuntutan ratusan guru SMA/SMK dan SLB se-Sultra soal keterlambatan pencairan dana tunjangan profesi guru (TPG) tahun 2024.</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Sultra Andi Saenuddin meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra untuk segera mencairkan dana sertifikasi guru berstatus PNS yang telah ditransfer pemerintah pusat ke Dikbud Sultra.</p>
<p>Ia menegaskan, tak ada alasan lagi untuk menunda, pemerintah berkewajiban membayarkan hak-hak para guru yang seharusnya tidak ada keterlambatan pembayaran. Sebab, telah diatur di dalam undang-undang.</p>
<p>&#8220;Kami akan merekomendasikan agar dana tersebut segera masuk ke DIPA Dinas Pendidikan sehingga pembayaran hak-hak guru bisa segera direalisasikan,&#8221; tegas Andi Saenuddin saat memimpin RDP siang tadi, Selasa (21/1/2025).</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a title="Tuntut Keterlambatan Pembayaran TPG, Guru di Sultra Ngaku Diancam Dipecat" href="https://detiksultra.com/kendari/tuntut-keterlambatan-pembayaran-tpg-guru-di-sultra-ngaku-diancam-dipecat/">Tuntut Keterlambatan Pembayaran TPG, Guru di Sultra Ngaku Diancam Dipecat</a></strong></p>
<p>Jika sudah tuntas pembayaran sertifikasi guru tahun 2024, ke depannya, lanjut dia, tidak ada lagi keterlambatan. Semua pihak, baik Dikbud Sultra dan BPKAD Sultra harus bekerjasama sama agar permasalahan pembayaran tidak terulang.</p>
<p>&#8220;Pembayaran tunjangan profesi ini bisa benar-benar tuntas dan sehingga para dapat bekerja dengan tenang serta fokus pada tugas mengajar tanpa harus terus-menerus memperjuangkan hak mereka,&#8221; pintanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu juga, ia menyoroti soal adanya pengakuan guru yang dapat ancaman, hanya karena memperjuangkan haknya. Aksi pengancaman ini tentu bukan sikap yang terpuji.</p>
<p>Dia meminta supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada guru-guru, yang punya andil besar dalam mencerdaskan anak bangsa demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>&#8220;Jangan ada lagi intimidasi atau ancaman terhadap guru-guru kita. Kita semua ada di sini karena jasa mereka,&#8221; pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/dprd-rekomendasikan-bpkad-sultra-segera-bayarkan-sertifikasi-guru-sma-yang-tertunda/">DPRD Rekomendasikan BPKAD Sultra Segera Bayarkan Sertifikasi Guru SMA yang Tertunda</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/dprd-rekomendasikan-bpkad-sultra-segera-bayarkan-sertifikasi-guru-sma-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Siswa SMA di Lasolo Konawe Utara Terlibat Duel, Kini Ditangani Pihak Sekolah</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/dua-siswa-sma-di-lasolo-konawe-utara-terlibat-duel-kini-ditangani-pihak-sekolah/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/dua-siswa-sma-di-lasolo-konawe-utara-terlibat-duel-kini-ditangani-pihak-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 12:14:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=110807</guid>

					<description><![CDATA[<p>KONAWE UTARA, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dua orang siswa SMA Negeri 1 Lasolo, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut) terlibat perkelahian pada Selasa (14/01/2024) sekira pukul 14.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Desa Lalowaru, Kecamatan Lasolo. Perkelahian ini melibatkan RA (18) siswa kelas XI IPS 1, dan AA (16) siswa kelas XI IPS 2. Kasi Humas &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/dua-siswa-sma-di-lasolo-konawe-utara-terlibat-duel-kini-ditangani-pihak-sekolah/">Dua Siswa SMA di Lasolo Konawe Utara Terlibat Duel, Kini Ditangani Pihak Sekolah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KONAWE UTARA, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dua orang siswa SMA Negeri 1 Lasolo, Kecamatan Lasolo, Kabupaten <a href="https://detiksultra.com/tag/konawe-utara">Konawe Utara (Konut)</a> terlibat perkelahian pada Selasa (14/01/2024) sekira pukul 14.00 WITA.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Desa Lalowaru, Kecamatan Lasolo. Perkelahian ini melibatkan RA (18) siswa kelas XI IPS 1, dan AA (16) siswa kelas XI IPS 2.</p>
<p>Kasi Humas Polres Konawe Utara Bripka Muh Ikbal mengatakan, insiden ini bermula dari ketegangan di dalam kelas XI IPS 1.</p>
<p>&#8220;Saat itu AA masuk ke kelas tersebut, lalu duduk di meja guru dan mengangkat kakinya ke atas meja,&#8221; kata Bripka Muh Ikbal saat dihubungi Kamis (16/01/2025).</p>
<p>Melihat tingkah laku AA tersebut, RA tak terima kemudian menegur AA untuk tidak menaikkan kakinya ke atas meja.</p>
<p>Mendengar teguran tersebut, AA tak menghiraukan. Ia malah balik menantang RA dengan menunjukan pipinya untuk dipukul oleh RA.</p>
<p>Ketegangan sempat mereda saat siswa lain datang untuk melerai keduanya. Siswa tersebut meminta mereka untuk tidak berkelahi di dalam lingkungan sekolah.</p>
<p>Setelah itu, RA menuju ke ruangan OSIS sementara AA tetap berada di kelas. Pada pukul 13.30 Wita, saat jam pulang sekolah, sekitar 100 siswa termasuk para saksi menuju lokasi perkelahian di Jalan Desa Basule, Kecamatan Lasolo.</p>
<p>Karena tempat tersebut ramai, mereka berpindah ke Kali di Desa Waworaha, Kecamatan Lasolo. Namun kehadiran polisi yang tiba-tiba membuat kerumunan bubar.</p>
<p>Beberapa saat kemudian AA yang berboncengan dengan temannya AS menuju ke Jalan Desa Lalowaru. RA yang berboncengan dengan temannya AFD juga menuju lokasi yang sama.</p>
<p>&#8220;Saat berada di Jalan Desa Lalowaru, duel antara keduanya pun tak terhindarkan dan disaksikan oleh sejumlah siswa lainnya,&#8221; tambah Bripka Muh Ikbal.</p>
<p>Setelah sekitar 15 menit, seorang siswa lain melerai perkelahian tersebut. Sekira pukul 14.30 Wita keduanya dan para siswa lain meninggalkan tempat kejadian.</p>
<p>Bripka Muh Ikbal Juga menuturkan, bahwa kejadian tersebut sudah ditangani Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lasolo.</p>
<p>&#8220;Sudah ditangani pihak Polsek Lasolo. Insiden ini dipicu oleh ketersinggungan saat RA menegur AA di ruang kelas Provokasi dari siswa lain juga menjadi salah satu faktor penyebab perkelahian tersebut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Diketahui saat ini pihak sekolah telah melakukan pembinaan terhadap kedua siswa melalui guru bimbingan konseling (BK).</p>
<p>&#8220;Orang tua siswa menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah untuk dilakukan pembinaan dan harapannya kejadian tersebut tidak terulang kembali,&#8221; jelas Bripka Muh Ikbal. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Mukhtar Kamal</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/dua-siswa-sma-di-lasolo-konawe-utara-terlibat-duel-kini-ditangani-pihak-sekolah/">Dua Siswa SMA di Lasolo Konawe Utara Terlibat Duel, Kini Ditangani Pihak Sekolah</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/dua-siswa-sma-di-lasolo-konawe-utara-terlibat-duel-kini-ditangani-pihak-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persatuan Wanita Patra Kunjungi Sekolah Anak Percaya Diri: Komitmen Nyata Dukung Program CSR Binaan</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/persatuan-wanita-patra-kunjungi-sekolah-anak-percaya-diri-komitmen-nyata-dukung-program-csr-binaan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/persatuan-wanita-patra-kunjungi-sekolah-anak-percaya-diri-komitmen-nyata-dukung-program-csr-binaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 12:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=109541</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, Persatuan Wanita Patra (PWP) Pertamina Patra Niaga Pusat bersama Regional Sulawesi melakukan kunjungan ke Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD), salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Makassar. Program ini berfokus pada pendidikan dan pengembangan karakter anak-anak kurang beruntung. Kunjungan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/persatuan-wanita-patra-kunjungi-sekolah-anak-percaya-diri-komitmen-nyata-dukung-program-csr-binaan/">Persatuan Wanita Patra Kunjungi Sekolah Anak Percaya Diri: Komitmen Nyata Dukung Program CSR Binaan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, Persatuan Wanita Patra (PWP) <a href="https://detiksultra.com/tag/pertamina">Pertamina</a> Patra Niaga Pusat bersama Regional Sulawesi melakukan kunjungan ke Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD), salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Makassar.</p>
<p>Program ini berfokus pada pendidikan dan pengembangan karakter anak-anak kurang beruntung. Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (22/11) ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial PWP.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, PWP memberikan motivasi, dukungan moral, dan bantuan berupa satu unit laptop dan satu unit proyektor untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di SAPD.</p>
<p>Kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi materi, tetapi juga memberikan semangat dan inspirasi kepada anak-anak agar mereka percaya bahwa masa depan yang lebih baik dapat diraih melalui pendidikan,&#8221;<br />
ucap Ketua PWP Pusat, Winda Riva Siahaan dalam rilis yang diterima awak media ini, Selasa (26/11/2024).</p>
<p>Sekolah Anak Percaya Diri, yang berlokasi di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, bertujuan meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan anak-anak melalui pendidikan berkualitas serta pendekatan personal.</p>
<p>Kepala Sekolah SAPD, Dra. Nuraeni, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Pertamina.</p>
<p>“Kolaborasi ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri dan percaya diri,” ujarnya.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>“Kami berupaya hadir di setiap lapisan masyarakat melalui program CSR dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah ring 1 Pertamina. Harapannya, keberadaan Pertamina tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar, tetapi juga mendukung keberlanjutan perusahaan,” katanya.</p>
<p>Selain mengunjungi SAPD, agenda PWP Pusat di Regional Sulawesi juga mencakup pelantikan Ketua PWP Regional Sulawesi yang baru, Ryma Fanda, pada Kamis (21/11). Acara pelantikan yang berlangsung di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Sulawesi ini dihadiri oleh jajaran pengurus PWP serta tamu undangan dari berbagai komunitas mitra.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ryma Fanda menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta visinya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan.</p>
<p>“Sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina, kami akan terus memberdayakan perempuan untuk menjadi inspirasi dan agen perubahan di keluarga, organisasi, maupun masyarakat,” ungkapnya.  <a href="https://pafikabupatensiak.org">pafikabupatensiak.org</a> (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/persatuan-wanita-patra-kunjungi-sekolah-anak-percaya-diri-komitmen-nyata-dukung-program-csr-binaan/">Persatuan Wanita Patra Kunjungi Sekolah Anak Percaya Diri: Komitmen Nyata Dukung Program CSR Binaan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/persatuan-wanita-patra-kunjungi-sekolah-anak-percaya-diri-komitmen-nyata-dukung-program-csr-binaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMAN 6 Cup Season V 2024 Resmi Ditutup</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/sman-6-cup-season-v-2024-resmi-ditutup/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/sman-6-cup-season-v-2024-resmi-ditutup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Oct 2024 14:22:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108239</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Kegiatan SMAN 6 CUP Season V 2024 resmi ditutup pada 27 Oktober 2024. Turnamen ini diadakan untuk mempererat persaudaraan dan persahabatan antar siswa melalui olahraga yang diikuti 24 peserta dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 hingga 27 Oktober 2024, dengan memperlombakan voli. Dalam sambutannya, Ketua OSIS &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/sman-6-cup-season-v-2024-resmi-ditutup/">SMAN 6 Cup Season V 2024 Resmi Ditutup</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Kegiatan SMAN 6 CUP Season V 2024 resmi ditutup pada 27 Oktober 2024. Turnamen ini diadakan untuk mempererat persaudaraan dan persahabatan antar siswa melalui olahraga yang diikuti 24 peserta dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 hingga 27 Oktober 2024, dengan memperlombakan voli.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ketua OSIS SMAN 6 <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a>, Arya, mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.</p>
<p>Kepala SMAN 6 Kendari, Idham yang menutupkegiatan ini menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menjalin hubungan persahabatan antar siswa, terutama untuk mengurangi potensi perkelahian di kalangan pelajar. Ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat, termasuk guru-guru, kepala sekolah dari sekolah lain, anggota OSIS, panitia, dan masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Puuwatu dan Punggolaka yang telah memberikan dukungan.</p>
<p>Ia berharap, kegiatan ini dapat memotivasi siswa agar dapat berprestasi di bidang olahraga, khususnya voli. Ia berharap bahwa melalui turnamen ini, akan lahir generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Wilda yanti</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/sman-6-cup-season-v-2024-resmi-ditutup/">SMAN 6 Cup Season V 2024 Resmi Ditutup</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/sman-6-cup-season-v-2024-resmi-ditutup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terancam Diboikot Sekolah se-Kecamatan Baito, KPAD Konsel Angkat Bicara Soal Pemenuhan Hak Anak Terduga Korban Penganiayaan</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/terancam-diboikot-sekolah-se-kecamatan-baito-kpad-konsel-angkat-bicara-soal-pemenuhan-hak-anak-terduga-korban-penganiayaan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/terancam-diboikot-sekolah-se-kecamatan-baito-kpad-konsel-angkat-bicara-soal-pemenuhan-hak-anak-terduga-korban-penganiayaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 12:18:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Konsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=108091</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Buntut dari kasus dugaan penganiayaan yang ditudingkan kepada Supriani, guru honorer SDN 4 Baito, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terduga korban kini terancam berhenti bersekolah akibat adanya seruan penolakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Baito. Tidak hanya terduga korban, tetapi dua murid lainnya yang menjadi saksi dalam kasus tersebut, juga &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/terancam-diboikot-sekolah-se-kecamatan-baito-kpad-konsel-angkat-bicara-soal-pemenuhan-hak-anak-terduga-korban-penganiayaan/">Terancam Diboikot Sekolah se-Kecamatan Baito, KPAD Konsel Angkat Bicara Soal Pemenuhan Hak Anak Terduga Korban Penganiayaan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Buntut dari kasus dugaan penganiayaan yang ditudingkan kepada Supriani, guru honorer SDN 4 Baito, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terduga korban kini terancam berhenti bersekolah akibat adanya seruan penolakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Baito.</p>
<p>Tidak hanya terduga korban, tetapi dua murid lainnya yang menjadi saksi dalam kasus tersebut, juga diminta dikeluarkan dari sekolah se-Kecamatan Baito. Saat ini, mereka tidak lagi mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.</p>
<p>Menyikapi hal ini, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Konsel, Asriani menegaskan komitmennya untuk mengawal pemenuhan hak anak dalam kasus dugaan penganiayaan murid.</p>
<p>“Kami tidak ingin mengesampingkan proses hukum yang sedang berjalan, karena itu merupakan wewenang aparat penegak hukum. Namun, fokus kami adalah pemenuhan hak anak, terutama korban. Saat ini, kami tengah menangani dampak psikologis korban dan memastikan keinginannya untuk kembali bersekolah,” ungkapnya dalam rilis yang diterima awak media ini, Kamis (24/10/2024).</p>
<p>Asriani menyesalkan adanya selebaran yang dikeluarkan oleh PGRI Baito yang menyatakan tidak menerima korban dan saksi anak untuk kembali bersekolah di wilayah Kecamatan Baito.</p>
<p>“Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Proses hukum seharusnya tidak mengesampingkan hak anak untuk mendapatkan pendidikan,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa situasi mogok yang terjadi akibat kasus ini bisa berdampak buruk pada kondusifitas proses belajar mengajar di sekolah.</p>
<p>“Anak-anak kita memiliki hak belajar yang harus tetap dijamin, terlepas dari kasus yang sedang berlangsung. Jangan sampai fokus kita pada kasus ini mengabaikan hak anak lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Asriani, korban masih sangat ingin melanjutkan pendidikannya dan berharap bisa kembali bersekolah di SDN 4 Baito.</p>
<p>Ia berharap agar semua pihak terkait dapat lebih bijak dalam menangani kasus ini dan mengutamakan tugas mereka sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa, tanpa mengabaikan hak-hak anak dalam prosesnya.</p>
<p>“Ketika kami bertemu dengan korban, ia menyatakan keinginan kuat untuk kembali bersekolah dan bermain dengan teman-temannya. Sebagai pemerhati pendidikan, kami harus memfasilitasi keinginan anak ini, jika memang ada jalannya,” pungkasnya. (cds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/terancam-diboikot-sekolah-se-kecamatan-baito-kpad-konsel-angkat-bicara-soal-pemenuhan-hak-anak-terduga-korban-penganiayaan/">Terancam Diboikot Sekolah se-Kecamatan Baito, KPAD Konsel Angkat Bicara Soal Pemenuhan Hak Anak Terduga Korban Penganiayaan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/terancam-diboikot-sekolah-se-kecamatan-baito-kpad-konsel-angkat-bicara-soal-pemenuhan-hak-anak-terduga-korban-penganiayaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMAN 5 Kendari Dibebankan Bayar Komite Rp600 Ribu, Orang Tua Mengeluh Keberatan</title>
		<link>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-sman-5-kendari-dibebankan-bayar-komite-rp600-ribu-orang-tua-mengeluh-keberatan/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-sman-5-kendari-dibebankan-bayar-komite-rp600-ribu-orang-tua-mengeluh-keberatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 13:14:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=105929</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Salah satu orang tua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang enggan disebut identitasnya keberatan dengan kebijakan komite sekolah, yang membebankan membayar iuran Rp600 ribu per siswa. Keputusan pihak sekolah ini, diambil saat melaksanakan rapat komite bersama para orang tua siswa, Rabu (05/09/2024) kemarin. Ia mengaku tidak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-sman-5-kendari-dibebankan-bayar-komite-rp600-ribu-orang-tua-mengeluh-keberatan/">Siswa SMAN 5 Kendari Dibebankan Bayar Komite Rp600 Ribu, Orang Tua Mengeluh Keberatan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Salah satu orang tua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 <a href="https://detiksultra.com/tag/kendari">Kendari</a>, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang enggan disebut identitasnya keberatan dengan kebijakan komite sekolah, yang membebankan membayar iuran Rp600 ribu per siswa.</p>
<p>Keputusan pihak sekolah ini, diambil saat melaksanakan rapat komite bersama para orang tua siswa, Rabu (05/09/2024) kemarin. Ia mengaku tidak sepakat, tapi pihak komite sekolah tetap memutuskan.</p>
<p>&#8220;Jadi kena 50 ribu per bulan untuk per semeternya. Biasanya siswa ditagih saat mau ulangan semester,&#8221; katanya, Kamis (05/09/2024).</p>
<p>Terkait alasan dirinya tidak sepakat, sebab<br />
belum lama ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra mengeluarkan surat edaran tentang larangan bagi setiap sekolah tingkat SMA/SMK dan SLB untuk melakukan pungutan atau menerima sumbangan dalam bentuk apapun kepada peserta didik atau orang tua/wali murid.</p>
<p>&#8220;Yah keberatan lah, sudah ada edaran yang melarang tapi masih mau bayar iuran lagi. Kita keberatan. Waktu ambil ijazah saja baru-baru ini disuruh bayar juga 50 ribu per siswa. Kalau masih kepala sekolah lama tidak ada pungutan (saat ambil ijazah),&#8221; bebernya.</p>
<p>Lebih lanjut, orang tua siswa ini mengungkapkan, bahwa setiap siswa yang tidak membayar, diancam tidak akan diikutkan ulangan semester.</p>
<p>&#8220;Biasanya begitu kalau pengalaman beberapa tahun terakhir ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hal serupa diungkapkan orang tua siswa lainnya yang tak ingim disebutkan namanya, saat anaknya yang duduk di bangku kelas XII, dan hendak mengurus pendaftaran bebas tes untuk masuk perguruan tinggi juga dimintai uang sebesar Rp400 ribu per siswa.</p>
<p>Padahal, pengakuannya sebelum ini, tidak ada pembebanan pengurusan bebas tes masuk perguruan tinggi.</p>
<p>&#8220;Dulu sekitar anakku 4 tahun lalu dia tamat, tidak ada pembayaran untuk input data masuk bebas tes. Itu masih kepala sekolah sebelumnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMAN 5 Kendari, Sofyan Masulili saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hasil kesepakatan rapat dengan membebankan Rp600 ribu per siswa merupakan keinginan pengurus komite, untuk kepentingan pembangunan masjid yang belum selesai.</p>
<p>&#8220;Karena mereka liat masjidnya kita ini belum selesai, jadi mereka fokus berpartisipasi untuk membantu supaya selesai pembangunan masjid. Jadi saya serahkan saja mereka yang putuskan, saya tidak mau masuk campur. Sepakat, supaya ini masjid cepat digunakan, yang penting bukan saya yang ikut memutuskan&#8221;, tuturnya saat dihubungi panggilan whatsapp.</p>
<p>Sofyan juga mengakui besaran kesepakatan iuran komite yang akan dibayar per siswa yaitu Rp50 ribu per bulan. Sehingga jika ditotalkan selama satu tahun adalah Rp600 ribu.</p>
<p>&#8220;Saya ikut-ikut saja, karena mereka (komite) yang pimpin rapat, saya yang penting jangan berkiblat sama saya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Saat ditanyakan terkait surat edaran Kadis Dikbud Sultra tentang larangan kepala pihak sekolah untuk meminta dan menerima sumbangan kepada peserta didk dan orang tua/wali murid, Sofyan berdalih bahwa kesepakatan ada di komite sekolah.</p>
<p>&#8220;Tadi saya sudah jelaskan, cuman tadi komite katanya ini barang (masjid) kalau dibiarkan tidak akan selesai. Mau dikemanakan ini masjid,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kemudian, saat ditanyakan terkait pungutan dalam penginputan data siswa untuk masuk bebas tes sebesar Rp400 ribu, Sofyan juga mengaku tidak tahu.</p>
<p>&#8220;Itu kan wali kelas yang tangani, saya tidak tahu juga bagaimana sistemnya mereka, mungkin itu guru-guru yang kerja siang malam, kan tidak ada anggarannya,&#8221; akunya.</p>
<p>Sementara itu Kadis Dikbud Sultra, Yusmin yang dikonfirmasi lewat pesan whatsapp mengatakan pihaknya akan memanggil Kepala SMAN 5 Kendari.</p>
<p>&#8220;Saya akan segera panggil komitenya temasuk kepala sekolah,&#8221; singkatnya.</p>
<h5><strong>Adapun surat edaran yang dimaksud sebagai berikut:</strong></h5>
<ol>
<li>Melarang seluruh sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pungutan atau meminta sumbangan dalam bentuk apapun kepada peserta didik atau orang tua/wali murid.</li>
<li>Melarang seluruh sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pungutan, menerima dan meminta hadiah, pemberian, uang, dan/atau sejenisnya kepada siswa dan/atau orang tua siswa yang dikaitkan dengan persyaratan akademik untuk penerimaan peserta didik, penilaian hasil belajar peserta didik, dan/atau kelulusan peserta didik dan satuan pendidikan dalam bentuk apapun dan dengan dalih apapun, termasuk saat pengambilan raport, Ijazah/SKHU (penulisan ijazah), dan saat pelaksanaan PPDB.</li>
<li>Melarang sekolah untuk menahan raport, Ijazah, dan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dengan alasan peserta didik belum memenuhi kewajiban pembayaran sumbangan/pungutan yang telah ditetapkan satuan pendidikan.</li>
<li>Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan kewenangannya dapat membatalkan pungutan dan/atau sumbangan apabila penyelenggara dan/atau satuan pendidikan melanggar peraturan perundang-undangan atau dinilai meresahkan masyarakat. (bds)</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-sman-5-kendari-dibebankan-bayar-komite-rp600-ribu-orang-tua-mengeluh-keberatan/">Siswa SMAN 5 Kendari Dibebankan Bayar Komite Rp600 Ribu, Orang Tua Mengeluh Keberatan</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/pendidikan/siswa-sman-5-kendari-dibebankan-bayar-komite-rp600-ribu-orang-tua-mengeluh-keberatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
