<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan | DetikSultra.com</title>
	<atom:link href="https://detiksultra.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 07:22:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://detiksultra.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_detiksultra-32x32.webp</url>
	<title>Kesehatan | DetikSultra.com</title>
	<link>https://detiksultra.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Stunting, Leni Andriani Surunuddin Beri Makanan Tambahan Bergizi ke Balita dan Ibu Hamil</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-stunting-leni-andriani-surunuddin-beri-makanan-tambahan-bergizi-ke-balita-dan-ibu-hamil/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-stunting-leni-andriani-surunuddin-beri-makanan-tambahan-bergizi-ke-balita-dan-ibu-hamil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 07:22:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[cegah stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tambahan makanan bergizi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=118031</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi (Sultra), Leni Andriani Surunuddin, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di bumi anoa. Kali ini, senator perempuan tersebut menggelar aksi sosial dengan membagikan paket makanan tambahan bergizi bagi balita dan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmennya untuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-stunting-leni-andriani-surunuddin-beri-makanan-tambahan-bergizi-ke-balita-dan-ibu-hamil/">Cegah Stunting, Leni Andriani Surunuddin Beri Makanan Tambahan Bergizi ke Balita dan Ibu Hamil</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi (Sultra), Leni Andriani Surunuddin, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di bumi anoa. Kali ini, senator perempuan tersebut menggelar aksi sosial dengan membagikan paket makanan tambahan bergizi bagi balita dan ibu hamil.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmennya untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Sultra.</p>
<p>Dalam kegiatan sosial ini, Leni Andriani Surunuddin membagikan <a href="https://detiksultra.com/kendari/ikut-perangi-stunting-pt-gkp-beri-gizi-tambahan-pada-bayi-dan-balita-di-konkep/">makanan tambahan bergizi</a> disejumlah sekolah taman kanak-kanak (TK) yang berada di Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dan Kabupaten Konawe.</p>
<p>Leni Andriani Surunuddin menekankan bahwa pemenuhan gizi yang seimbang adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Menurutnya, masalah stunting tidak hanya soal tinggi badan, tetapi juga berkaitan erat dengan kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan.</p>
<p>&#8220;Kesehatan adalah pondasi utama. Melalui pemberian makanan tambahan ini, kita ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,&#8221; katanya, Kamis (18/12/2025).</p>
<p>Warga yang hadir tampak antusias menerima bantuan tersebut. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian langsung dari wakil daerah mereka di pusat.</p>
<p>&#8220;Kami sangat berterima kasih. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang lebih sehat,&#8221; kata salah satu penerima.</p>
<p>Aksi sosial ini diharapkan menjadi pemicu bagi pihak-pihak lain untuk turut berkontribusi dalam program perbaikan gizi masyarakat secara berkelanjutan di Sultra. (cds)</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto </strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-stunting-leni-andriani-surunuddin-beri-makanan-tambahan-bergizi-ke-balita-dan-ibu-hamil/">Cegah Stunting, Leni Andriani Surunuddin Beri Makanan Tambahan Bergizi ke Balita dan Ibu Hamil</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-stunting-leni-andriani-surunuddin-beri-makanan-tambahan-bergizi-ke-balita-dan-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi dengan Kadin Kendari, Perusahaan Penggilingan Beras Sidrap Bakal Bangun Pabrik di Konawe</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/kolaborasi-dengan-kadin-kendari-perusahaan-penggilingan-beras-sidrap-bakal-bangun-pabrik-di-konawe/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/kolaborasi-dengan-kadin-kendari-perusahaan-penggilingan-beras-sidrap-bakal-bangun-pabrik-di-konawe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 07:27:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin Kendari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=111754</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pabrik penggilingan beras terbesar di Indonesia Timur asal Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal membangun pabrik penggilingan beras di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ini diungkapkan Pimpinan perusahaan penggilingan beras asal Sidrap, H.Cahriyadi saat berkunjung ke Kantor Kadin Kendari, Selasa (18/02/2025). Pada kunjungan ke Kantor Kadin Kendari, pimpinan perusahaan, H.Cahriyadi disambut langsung oleh Ketua &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/kolaborasi-dengan-kadin-kendari-perusahaan-penggilingan-beras-sidrap-bakal-bangun-pabrik-di-konawe/">Kolaborasi dengan Kadin Kendari, Perusahaan Penggilingan Beras Sidrap Bakal Bangun Pabrik di Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pabrik penggilingan beras terbesar di Indonesia Timur asal Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal membangun pabrik penggilingan beras di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ini diungkapkan Pimpinan perusahaan penggilingan beras asal Sidrap, H.Cahriyadi saat berkunjung ke Kantor Kadin Kendari, Selasa (18/02/2025).</p>
<p>Pada kunjungan ke Kantor Kadin Kendari, pimpinan perusahaan, H.Cahriyadi disambut langsung oleh Ketua Kadin Kota Kendari, Fadli Tanawali.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, H.Cahriyadi menyampaikan, kunjungan ini merupakan jawaban dari tantangan Ketua Kadin Kendari saat berkunjung ke pabriknya di Sidrap tahun 2024 lalu.</p>
<p>“Saat berkunjung ke pabrik kami, Ketua Kadin Kendari, Pak Fadli mengajak dan menantang kami berinvestasi untuk membangun pabrik penggilingan beras di Sultra dan alhamdulillah tantangan tersebut kami jawab hari ini,” jelasnya.</p>
<p>Ia berkomitmen untuk segera mewujudkan tantangan tersebut dengan kolaborasi bersama Kadin yang akan dibangun pabrik di Konawe dengan kapasitas 3-4 ton per jam. Lahannya sudah ada dan segera akan diurus perizinannya. Targetnya tahun ini akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama.</p>
<p>Sementara itu, Fadli Tanawali menyampaikan, dengan adanya industri ini akan menambah kapasitas produksi beras di Sultra dengan harga yang lebih kompetitif, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.</p>
<p>“Memang selama ini perusahaan pak haji (H.Cahriyadi) melayani penjualan sampai ke wilayah Sultra dan bahkan kadang untuk memenuhi kekurangan bahan baku (gabah) juga didatangkan dari Sultra pendistribusiannya melalui jalur darat,” ungkapnya.</p>
<p>Jika dihitung-hitung biaya mobilisasi cukup tinggi, sehingga sangat mempengaruhi harga jual yang berdampak terhadap daya beli konsumen. Dengan hadirnya pabrik tersebut, ia berharap, dapat memangkas biaya mobilisasi dan lain-lainnya. Termasuk dapat menjaga stabilitas harga gabah petani sesuai program yang kerap disampaikan Presiden RI, Prabowo Subianto.</p>
<p>“Selain itu, kita juga telah sampaikan ke pak H.Cahryadi agar produk tersebut harus menggunakan merek nama lokal, serta mewajibkan perekrutan tenaga kerja lokal,” jelas Fadli.</p>
<p>Selanjutnya, rencana kerja sama ini akan dilaporkan kepada Kadin Provinsi Sultra dan juga akan disampaikan ke Kadin Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah. Kadin akan terus mendorong investasi demi pertumbuhan ekonomi daerah, dengan catatan kemauan politik dari pemerintah sebagai mitra strategis Kadin dapat berjalan dengan baik. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/kolaborasi-dengan-kadin-kendari-perusahaan-penggilingan-beras-sidrap-bakal-bangun-pabrik-di-konawe/">Kolaborasi dengan Kadin Kendari, Perusahaan Penggilingan Beras Sidrap Bakal Bangun Pabrik di Konawe</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/kolaborasi-dengan-kadin-kendari-perusahaan-penggilingan-beras-sidrap-bakal-bangun-pabrik-di-konawe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program JKN Hadirkan Kemudahan Akses Layanan Kesehatan Bagi Anak di Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/program-jkn-hadirkan-kemudahan-akses-layanan-kesehatan-bagi-anak-di-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/program-jkn-hadirkan-kemudahan-akses-layanan-kesehatan-bagi-anak-di-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 09:17:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=110487</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pagi yang seharusnya menjadi waktu istirahat bagi Vinser (38) berubah menjadi kepanikan. Anak perempuannya, Aqila (8), tiba-tiba mengalami muntah yang semakin sering disertai demam tinggi. Melihat kondisi putrinya yang semakin melemah, Vinser memutuskan untuk segera membawa Aqila ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Aliyah 1 yang terdekat dari rumahnya. “Awalnya Aqila hanya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/program-jkn-hadirkan-kemudahan-akses-layanan-kesehatan-bagi-anak-di-kendari/">Program JKN Hadirkan Kemudahan Akses Layanan Kesehatan Bagi Anak di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pagi yang seharusnya menjadi waktu istirahat bagi Vinser (38) berubah menjadi kepanikan. Anak perempuannya, Aqila (8), tiba-tiba mengalami muntah yang semakin sering disertai demam tinggi.</p>
<p>Melihat kondisi putrinya yang semakin melemah, Vinser memutuskan untuk segera membawa Aqila ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Aliyah 1 yang terdekat dari rumahnya.</p>
<p>“Awalnya Aqila hanya muntah sesekali, tetapi semakin lama frekuensinya meningkat. Wajahnya terlihat lemas, dan suhu tubuhnya juga mencapai angka yang mengkhawatirkan. Saya langsung memutuskan untuk tidak menunggu lebih lama,” ungkap Vinser.</p>
<p>Setibanya di IGD, Aqila langsung mendapatkan penanganan dari tim medis. Dokter segera memberikan obat untuk meredakan muntahnya, serta memasang infus guna memulihkan kondisi tubuhnya yang sudah sangat lemah.</p>
<p>Menurut Vinser, penanganan yang cepat membuat dirinya merasa lebih tenang di tengah situasi yang menegangkan.</p>
<p>“Penanganan yang kami dapatkan sangat cepat. Saya merasa lega anak saya langsung ditangani,” tambahnya.</p>
<p>Aqila didiagnosis mengalami dehidrasi akibat muntah berlebihan, serta demam tinggi yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif rumah sakit.</p>
<p>Selama menjalani perawatan, Aqila mendapat perhatian khusus dari dokter yang secara rutin melakukan kunjungan harian untuk memantau kondisinya.</p>
<p>“Setiap pagi, dokter selalu datang untuk memeriksa kondisi Aqila dan memastikan kondisinya membaik dari hari ke hari perawatan. Itu membuat saya merasa tenang karena anak saya mendapatkan penanganan yang tepat,” ujarnya.</p>
<p>Selain pelayanan medis, Vinser juga mengungkapkan rasa puas terhadap kenyamanan ruang rawat inap yang ditempati Aqila.</p>
<p>Menurutnya, ruang perawatan tersebut tidak hanya bersih, tetapi juga memberikan suasana yang nyaman sehingga Aqila bisa lebih tenang dalam proses penyembuhannya.</p>
<p>“Ruangan yang nyaman seperti ini sangat membantu, baik untuk anak saya maupun untuk saya sebagai pendamping. Kebersihannya terjaga, fasilitasnya memadai, dan kami bisa beristirahat dengan baik,” tuturnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, Vinser juga merasakan manfaat besar dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah membantu keluarganya dalam mengakses layanan kesehatan.</p>
<p>Sebelum menuju rumah sakit, ia sempat menggunakan fitur ketersediaan tempat tidur pada Aplikasi Mobile JKN.</p>
<p>Fitur ini memungkinkan peserta JKN mengetahui ketersediaan kamar di rumah sakit tujuan sehingga lebih memudahkan.</p>
<p>“Saya mengecek melalui aplikasi dan langsung tahu bahwa ada kamar yang tersedia di RS Aliyah 1. Ini sangat membantu karena saya tidak perlu repot mencari informasi secara manual di malam hari, hanya dengan Aplikasi Mobile JKN kini lebih mudah mendapatkan informasinya,” jelasnya.</p>
<p>Vinser menilai inovasi seperti aplikasi mobile JKN sangat mendukung kenyamanan peserta JKN, terutama dalam situasi darurat. Ia juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang terus berbenah demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.</p>
<p>“Program JKN ini sudah sangat membantu. Saya merasakan sendiri kemudahannya, mulai dari fitur pada aplikasi mobile JKN hingga pelayanan di rumah sakit. Saya harap program ini terus ada dan semakin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.</p>
<p>Kini, Aqila sudah kembali ceria setelah kondisinya membaik setelah perawatan intensif selama tiga hari. Vinser membawa pulang pengalaman positif dari layanan kesehatan yang ia terima.</p>
<p>Ia merasa program JKN benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan berkualitas.</p>
<p>“Program JKN benar-benar menjadi solusi saat membutuhkan pelayanan kesehatan, semoga masyarakat lainnya lebih sadar akan perlindungan kesehatan, sehingga jangan tunggu sakit baru mendaftar program JKN ini,” tutupnya. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/program-jkn-hadirkan-kemudahan-akses-layanan-kesehatan-bagi-anak-di-kendari/">Program JKN Hadirkan Kemudahan Akses Layanan Kesehatan Bagi Anak di Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/program-jkn-hadirkan-kemudahan-akses-layanan-kesehatan-bagi-anak-di-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RS Jantung Kendari Sukses Lakukan Operasi Perdana Bedah Pintas Arteri Koroner</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/rs-jantung-kendari-sukses-lakukan-operasi-perdana-bedah-pintas-arteri-koroner/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/rs-jantung-kendari-sukses-lakukan-operasi-perdana-bedah-pintas-arteri-koroner/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 07:57:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RS Jantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=109852</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses melakukan operasi jantung perdana pada Jumat (6/12/2024). Operasi yang dilakukan yaitu bedah pintas arteri koroner yang melibatkan kolaborasi 9 tenaga ahli RS Jantung Harapan Kita Jakarta dan dokter serta staf medis RS Jantung Sultra kepada pasien seorang lansia laki-laki. Menteri Kesehatan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/rs-jantung-kendari-sukses-lakukan-operasi-perdana-bedah-pintas-arteri-koroner/">RS Jantung Kendari Sukses Lakukan Operasi Perdana Bedah Pintas Arteri Koroner</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> – Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses melakukan operasi jantung perdana pada Jumat (6/12/2024).</p>
<p>Operasi yang dilakukan yaitu bedah pintas arteri koroner yang melibatkan kolaborasi 9 tenaga ahli RS Jantung Harapan Kita Jakarta dan dokter serta staf medis RS Jantung Sultra kepada pasien seorang lansia laki-laki.</p>
<p>Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berkesempatan mengunjungi pasien operasi jantung perdana di Kota Kendari ini pada Sabtu (7/12/2024).</p>
<p>Diketahui, RS Jantung Kendari sejak diresmikan 2023, menjadi tempat ke 24 di Indonesia yang bisa melakukan operasi jantung terbuka (bypass). Jenis operasi ini, salah satu bedah jantung dengan alur dan proses hang cukup rumit.</p>
<p>Saat tiba di RS Jantung Kota Kendari, Budi Gunadi langsung menuju ke ruang perawatan ICU Jantung lantai III. Dia ditemani Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto.</p>
<p>Saat bertemu pasien, Budi Gunadi sempat berbicara sedikit dengan pasien operasi. Direktur RS Jantung Harapan Kita Dr Iwan Dakota, serta spesialis jantung Dr dr Hananto Adriantoro serta tim dokter RS G Kita.</p>
<p>Dia berpesan kepada pasien, setelah operasi jantung, pasien sebaiknya berhenti total merokok, mengurangi asupan gula dan garam, memantau tekanan darah dan memperbanyak olahraga selama 30 menit sehari.</p>
<p>Dia mengatakan, saat ini Kementerian Kesehatan RI berupaya menyuplai peralatan maksimal bagi rumah sakit di Indonesia. Salah satunya, dengan bantuan alat Catheterization Laboratory (Cath Lab) bagi 514 rumah sakit di seluruh Indonesia. Hal ini akan memudahkan warga Sulawesi Tenggara agar tak perlu berobat lagi hingga ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan atau Jakarta untuk sakit stroke dan jantung.</p>
<p>&#8220;Harapan saya ketika RS Jantung Sulawesi Tenggara bisa pasang bypass, warga Kota Kendari tak perlu keluar ke Jakarta untuk operasi,&#8221; ujar Budi Gunadi.</p>
<p>Terkait bantuan peralatan, Budi Gunadi memastikan akan memberikan bantuan kepada RS Jantung Sultra. Namun, catatan penting, bantuan akan diberikan untuk peralatan yang paling sering digunakan.</p>
<p>&#8220;Misal, bantuan catch lab untuk rumah sakit jantung dalam sebulan harus digunakan oleh 150 pasien, bantuan peralatan untuk penyakit kanker harus digunakan 500 orang pasien,&#8221; ujar Budi Gunadi.</p>
<p>Dia melanjutkan, selain alat Catch Lab, yang paling penting untuk dibantu yakni sumber daya manusia. Dalam hal ini ketersediaan dokter spesialis pembuluh darah atau dokter penyakit dalam konsultan kardiovaskular. Begitupun untuk jenis penyakit stroke, harus ada spesialis saraf dan spesialis radiologi.</p>
<p>Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Anda Budhi Revianto mengapresiasi kunjungan Menteri Kesehatan RI. Kata Andap, kedatangan Budhi Gunadi menjadi salah satu perhatian penting pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap warga Sulawesi Tenggara.</p>
<p>&#8220;Apresiasi kami dari masyarakat Sultra, atas perhatian Presiden RI atas upaya peningkatan mutu kesehatan masyarakat dan sebagai langkah nyata sebagai implementasi gerak cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan,&#8221; ujar Andap Budhi Revianto.<br />
Dia berharap, dengan adanya bantuan yang diberikan pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas dokter di Sultra, mampu menciptakan tenaga medis profesional, terampil dan berdaya guna.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kepada Bapak Presiden RI Prabowo dan Menteri Kesehatan, dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, tetap memberikan bantuan beasiswa bagi jenjang dokter spesialis di Sulawesi Tenggara serta peningkatan kualitas peralatan rumah sakit,&#8221; kata Andap.</p>
<p>Diketahui, saat ini ketersediaan tenaga medis di RS Jantung Oputa Yi Koo sudah memiliki tim dokter jantung. Diantaranya, dokter Bedah jantung terdiri 3 orang spesialis. Saat ini, tiga orang dokter lainnya, dalam masa sekolah mengambil gelar spesialis.</p>
<p>Sisanya, nurse crab 2 orang, perawat anestesi 2 orang, perfusionis 2 orang (kurang 1 orang), dokter ICU 1 orang dan perawat ahli ICU 2 orang.</p>
<p>Direktur RS Jantung Sulawesi Tenggara, dr Algazali mengatakan, pihak Pemprov Sultra bangga usai berhasil menyelesaikan operasi perdana bedah jantung pintas arteri koroner. Kata dia, langkah ini merupakan program prioritas dari Gubernur Sulawesi Tenggara sebelumnya, Bapak Ali Mazi dan Wakil Gubernur Bapak Lukman Abunawas.</p>
<p>“Pembangunan rumah sakit ini dimulai pada tahun 2019 melalui PT SMI dengan dukungan dana PEN, yang menghasilkan berbagai peralatan canggih, termasuk CT Scan, mikroskop, dan berbagai peralatan medis lainnya. Alhamdulillah, peralatan-peralatan ini menjadikan RSJPDO Oputa Yi Koo sebagai rumah sakit dengan fasilitas terbaik di Sulawesi Tenggara,” ujar dr Algazali.</p>
<p>Selain itu, dr Algazali juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kesehatan, yang meskipun memiliki kesibukan padat, tetap meluangkan waktu untuk mengunjungi Sulawesi Tenggara demi mendukung kemajuan fasilitas kesehatan di daerah ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dinas Cipta Karya dan Kepala Dinas Kesehatan, serta berbagai pihak yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan rumah sakit ini.</p>
<p>Dalam sambutannya, dr. Al-Ghazali menekankan pentingnya penanganan penyakit jantung dan stroke, yang merupakan penyakit pembunuh diam-diam (silent killer). Ia berharap ke depan masyarakat Sulawesi Tenggara tidak perlu lagi pergi ke Makassar atau Jakarta untuk mendapatkan pelayanan medis, karena RSJPDO Oputa Yi Koo sudah siap memberikan layanan terbaik di bidang kesehatan jantung dan pembuluh darah.</p>
<p>Namun, ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini rumah sakit tersebut belum menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi tantangan yang tengah diupayakan agar masyarakat Sulawesi Tenggara dapat memanfaatkan fasilitas rumah sakit ini dengan lebih mudah. (*)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/rs-jantung-kendari-sukses-lakukan-operasi-perdana-bedah-pintas-arteri-koroner/">RS Jantung Kendari Sukses Lakukan Operasi Perdana Bedah Pintas Arteri Koroner</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/rs-jantung-kendari-sukses-lakukan-operasi-perdana-bedah-pintas-arteri-koroner/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasien Katarak Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan Berkat Aplikasi Mobile JKN</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/pasien-katarak-rasakan-kemudahan-layanan-kesehatan-berkat-aplikasi-mobile-jkn/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/pasien-katarak-rasakan-kemudahan-layanan-kesehatan-berkat-aplikasi-mobile-jkn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2024 06:25:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=109103</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Hudy (75) tak pernah absen mendampingi sang istri, Kartini (68), dalam setiap pengobatan untuk penyakit katarak yang sudah diderita istrinya sejak lima tahun silam. Dedikasinya untuk mendampingi proses penyembuhan sang istri mengungkap perjalanan panjang yang penuh kesabaran dan harapan untuk melihat kembali. Kartini diketahui mengalami masalah penglihatan sejak 2019 akibat katarak yang &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/pasien-katarak-rasakan-kemudahan-layanan-kesehatan-berkat-aplikasi-mobile-jkn/">Pasien Katarak Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan Berkat Aplikasi Mobile JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Hudy (75) tak pernah absen mendampingi sang istri, Kartini (68), dalam setiap pengobatan untuk penyakit katarak yang sudah diderita istrinya sejak lima tahun silam. Dedikasinya untuk mendampingi proses penyembuhan sang istri mengungkap perjalanan panjang yang penuh kesabaran dan harapan untuk melihat kembali.</p>
<p>Kartini diketahui mengalami masalah penglihatan sejak 2019 akibat katarak yang semakin memburuk pada kedua matanya. Namun, usaha untuk menjalani tindakan medis kerap terkendala oleh kondisi tekanan darah dan gula darahnya yang tidak stabil.</p>
<p>“Saat itu, tekanan darah dan gula yang selalu tinggi membuat istri saya tidak bisa langsung ditangani. Dokter menyarankan untuk stabilkan dulu kondisi kesehatannya,” ungkap Hudy.</p>
<p>Tidak ingin menyerah, Kartini mulai fokus pada pemulihan tekanan darah dan kadar gula agar bisa melanjutkan pengobatan. Perjuangan ini akhirnya membuahkan hasil tiga bulan lalu, saat Kartini dengan tekad kuat kembali menjalani pemeriksaan di puskesmas tempatnya terdaftar. Pihak Puskesmas kemudian memberikan rujukan ke Klinik Mata Kendari guna penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Hasil rangkaian pemeriksaan di klinik mata pun memberikan kabar baik bagi pasangan lanjut usia ini. Kartini dinyatakan cukup stabil untuk menjalani operasi katarak pada mata kirinya terlebih dahulu. Dengan dukungan penuh dari suaminya, ia pun membulatkan tekad untuk menjalani tindakan tersebut.</p>
<p>“Sambil mempersiapkan diri untuk tindakan operasi dengan harapan besar saya untuk mendapatkan penglihatannya kembali,&#8221; ungkap Kartini.</p>
<p>Operasi yang berlangsung beberapa minggu lalu itu berhasil tanpa komplikasi. Kini, Kartini dapat melihat kembali dengan mata kirinya. Hudy mengaku tak bisa menyembunyikan rasa syukur yang mendalam saat pertama kali melihat perubahan pada penglihatan istrinya.</p>
<p>“Melihat istri saya bisa melihat lagi, walau hanya dengan mata kiri saja, adalah anugerah yang tak terkira. Saya sangat bersyukur dengan kemudahan yang kami dapatkan. Layanan dokter dan perawat pun sangat membantu kami,” tuturnya.</p>
<p>Tidak hanya pelayanan yang baik, Hudy juga merasakan manfaat dari kemudahan dalam sistem antrean. Dengan menunjukkan aplikasi Mobile JKN pada ponselnya, ia bercerita bahwa antrean online membantu mempercepat proses administrasi tanpa perlu menghabiskan waktu lama di fasilitas kesehatan.</p>
<p>“Aplikasi antrean online ini sangat memudahkan. Kami tinggal memesan antrean dari rumah sebelum ke klinik, sehingga tidak perlu antre lama-lama di tempat,” jelasnya.</p>
<p>Meski penglihatannya mulai membaik, Kartini masih harus rutin menjalani kontrol lanjutan di Klinik Mata Kendari. Hudy berharap pengobatan ini dapat terus berjalan lancar hingga penglihatan istrinya benar-benar pulih.</p>
<p>Dalam setiap kontrol, Hudy dan Kartini selalu merasakan kenyamanan dari fasilitas yang mereka dapatkan, dari pelayanan di puskesmas hingga dukungan medis di klinik mata. Layanan ini memberikan mereka kemudahan, baik dari segi waktu maupun efisiensi, yang sebelumnya mungkin terasa lebih sulit dijangkau.</p>
<p>Hudy percaya bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada mereka adalah bentuk perhatian nyata dari pihak Puskesmas dan klinik Mata.</p>
<p>“Ini adalah rasa syukur yang tidak bisa dibandingkan. Semua upaya dari tim medis dan dukungan teknologi seperti aplikasi antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN dan terlebih lagi Program JKN yang pelayanan semakin baik, membuat kami merasa sangat terbantu,” tuturnya.</p>
<p>Pasangan ini pun optimistis bahwa pengobatan yang Kartini jalani akan memberikan hasil yang optimal. Sembari menanti pemulihan penuh, Hudy dan Kartini berharap agar teknologi dan pelayanan kesehatan yang mereka rasakan saat ini bisa terus berkembang untuk memberikan kemudahan bagi pasien lainnya yang membutuhkan. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/pasien-katarak-rasakan-kemudahan-layanan-kesehatan-berkat-aplikasi-mobile-jkn/">Pasien Katarak Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan Berkat Aplikasi Mobile JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/pasien-katarak-rasakan-kemudahan-layanan-kesehatan-berkat-aplikasi-mobile-jkn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terapi Berkala Tanpa Kendala, Program JKN Bawa Harapan Baru Bagi Ibu dan Anak</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/terapi-berkala-tanpa-kendala-program-jkn-bawa-harapan-baru-bagi-ibu-dan-anak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/terapi-berkala-tanpa-kendala-program-jkn-bawa-harapan-baru-bagi-ibu-dan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2024 06:18:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=109097</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Rispayanti (35), seorang ibu rumah tangga asal Kota Kendari, merasa sangat bersyukur dan terbantu berkat kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui program ini, Rispayanti bisa mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan, termasuk untuk terapi anaknya, Freyza (4), yang saat ini menjalani terapi tumbuh kembang. Kepercayaan dirinya terhadap program ini semakin kuat, seiring &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/terapi-berkala-tanpa-kendala-program-jkn-bawa-harapan-baru-bagi-ibu-dan-anak/">Terapi Berkala Tanpa Kendala, Program JKN Bawa Harapan Baru Bagi Ibu dan Anak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Rispayanti (35), seorang ibu rumah tangga asal Kota Kendari, merasa sangat bersyukur dan terbantu berkat kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Melalui program ini, Rispayanti bisa mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan, termasuk untuk terapi anaknya, Freyza (4), yang saat ini menjalani terapi tumbuh kembang.</p>
<p>Kepercayaan dirinya terhadap program ini semakin kuat, seiring dengan kemajuan yang mulai tampak pada Freyza setelah menjalani terapi selama dua bulan terakhir.</p>
<p>Sejak awal, Rispayanti mendaftarkan diri dan keluarganya sebagai peserta JKN, sehingga semua kebutuhan kesehatan mereka mendapat jaminan penuh.</p>
<p>Hal ini sangat membantu dalam mengurangi beban biaya, terutama bagi Freyza, yang membutuhkan terapi khusus.</p>
<p>“Alhamdulillah, selama ini tidak ada kendala layanan yang kami alami. Dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dimana saya terdaftar, kami mendapatkan rujukan atas indikasi medis ke dokter anak,” ujar Rispayanti.</p>
<p>Pada tahap awal, Freyza diperiksakan ke dokter anak, yang kemudian merekomendasikan terapi medik sebagai bagian dari penanganan tumbuh kembangnya.</p>
<p>Freyza menunjukkan tanda-tanda keterlambatan bicara di usia empat tahun, ia belum mampu mengeluarkan kata-kata dengan jelas. Hal ini membuat Rispayanti khawatir dan merasa perlu untuk segera mengambil langkah-langkah medis yang tepat.</p>
<p>“Melihat kondisinya, saya merasa perlu membawa Freyza ke dokter untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut agar ia bisa berkembang dengan baik,” tuturnya.</p>
<p>Freyza sebelumnya juga sempat berkonsultasi dengan psikolog anak sebagai bagian dari pemeriksaan tumbuh kembangnya.</p>
<p>Setelah mendapatkan panduan dan informasi lebih lanjut, Rispayanti menyadari pentingnya terapi yang berkesinambungan agar Freyza dapat mengoptimalkan kemampuannya.</p>
<p>“Para petugas kesehatan sangat membantu. Mereka menjelaskan semua proses dan langkah-langkah terapi yang dibutuhkan, sehingga saya merasa lebih tenang,” katanya.</p>
<p>Selama dua bulan terakhir, Freyza telah rutin menjalani terapi medik, dan hasilnya mulai menunjukkan perkembangan positif.</p>
<p>Rispayanti menyatakan bahwa ada kemajuan yang signifikan meskipun baru berupa perubahan kecil.</p>
<p>“Perkembangan ini tentu memberi saya harapan. Saya percaya jika terapi ini dilanjutkan secara konsisten, Freyza bisa mencapai potensi terbaiknya,” imbuhnya.</p>
<p>Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan memberikan akses yang luas untuk berbagai jenis pelayanan kesehatan, termasuk terapi medik bagi anak-anak yang membutuhkan.</p>
<p>Bagi masyarakat seperti Rispayanti, yang sangat memperhatikan perkembangan anaknya, program ini memberikan rasa tenang sekaligus membantu dalam meringankan biaya yang mungkin besar bila harus ditanggung sendiri.</p>
<p>Rispayanti juga menekankan betapa pentingnya peran fasilitas kesehatan dalam mendukung program pemerintah seperti Program JKN ini.</p>
<p>Dalam setiap tahapan pengobatan Freyza, baik di FKTP maupun di rumah sakit rujukan, pelayanan yang diterima sangat memuaskan.</p>
<p>Petugas medis di berbagai fasilitas ini menurutnya sangat kooperatif, ramah, dan selalu siap memberikan informasi yang dibutuhkan.</p>
<p>“Pelayanan dari FKTP sampai ke dokter spesialis semuanya sangat baik dan berkualitas. Semua dokter dan petugas yang kami temui benar-benar perhatian pada kondisi Freyza,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Rispayanti merasa proses administrasi Program JKN di berbagai fasilitas kesehatan yang ia kunjungi cukup mudah dan tidak berbelit-belit.</p>
<p>Hal ini membuatnya semakin yakin dan percaya pada kualitas layanan yang diberikan oleh Program JKN.</p>
<p>“Saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari program ini. Semua biaya pengobatan anak saya ditanggung, sehingga saya tidak perlu khawatir lagi dengan biaya terapi yang mungkin cukup besar,” ungkapnya.</p>
<p>Rispayanti berharap agar Program JKN bisa terus berjalan dan semakin baik ke depannya, sehingga lebih banyak masyarakat bisa merasakan manfaat yang sama seperti yang ia alami.</p>
<p>Ia juga mendorong para orang tua untuk tidak ragu memeriksakan anak mereka jika ada kebutuhan terapi atau dukungan kesehatan lainnya.</p>
<p>“Untuk para orang tua, jangan takut atau merasa sungkan untuk menggunakan Program JKN. Program ini sangat membantu, terutama untuk pengobatan jangka panjang seperti terapi yang sedang dijalani Freyza. Dengan JKN, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu, baik secara finansial maupun psikologis,” tutupnya. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/terapi-berkala-tanpa-kendala-program-jkn-bawa-harapan-baru-bagi-ibu-dan-anak/">Terapi Berkala Tanpa Kendala, Program JKN Bawa Harapan Baru Bagi Ibu dan Anak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/terapi-berkala-tanpa-kendala-program-jkn-bawa-harapan-baru-bagi-ibu-dan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekrutmen Peserta JKN, BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda Kolaka Timur dan Baznas</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/rekrutmen-peserta-jkn-bpjs-kesehatan-sinergi-dengan-pemda-kolaka-timur-dan-baznas/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/rekrutmen-peserta-jkn-bpjs-kesehatan-sinergi-dengan-pemda-kolaka-timur-dan-baznas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 05:21:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=106895</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Kendari terus berupaya meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Daerah Kolaka Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kolaka Timur. Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam Program Sinergi Rekrutmen Peserta &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/rekrutmen-peserta-jkn-bpjs-kesehatan-sinergi-dengan-pemda-kolaka-timur-dan-baznas/">Rekrutmen Peserta JKN, BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda Kolaka Timur dan Baznas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Kendari terus berupaya meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Daerah Kolaka Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kolaka Timur.</p>
<p>Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam Program Sinergi Rekrutmen Peserta JKN, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kolaka Timur, Senin (23/9/2024).</p>
<p>Bupati Kolaka Timur, Abd Azis menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Ia menekankan bahwa kolaborasi ini adalah bukti komitmen Pemda untuk memastikan seluruh warga, terutama yang kurang mampu, mendapatkan hak dasar mereka dalam hal kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mendukung kerja sama ini dan menyambut positif inisiatif dari BPJS Kesehatan dan Baznas. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan masyarakat Kolaka Timur, khususnya mereka yang layak menerima ini atau bagi mereka yang tidak mampu, untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,&#8221; ujar Azis.</p>
<p>Sementara itu, mewakili Baznas Kolaka Timur, Slamet WR menegaskan komitmen Baznas untuk mendukung program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam hal kesehatan.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan dan Pemda adalah bagian dari misi Baznas untuk memastikan masyarakat miskin mendapatkan akses kesehatan yang layak.</p>
<p>Program ini sejalan dengan tujuan sosial Baznas untuk membantu mereka yang kurang mampu.</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk terus mendukung Program JKN ini, agar masyarakat yang paling membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Kerja sama ini sangat strategis, dan kami berharap dapat berjalan lancar ke depannya,&#8221; ungkap Slamet.</p>
<p>Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono menyatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan cakupan Program JKN.</p>
<p>&#8220;Kerja sama ini sangat krusial dalam memperluas jangkauan kepesertaan JKN di Kolaka Timur. Dengan kolaborasi bersama Pemda dan Baznas, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat dari Program JKN, sehingga akses layanan kesehatan dapat merata,&#8221; ujar Rinaldi.</p>
<p>Sebanyak 75 penduduk Kabupaten Kolaka Timur akan didaftarkan sebagai peserta JKN dalam tahap awal program ini.</p>
<p>BPJS Kesehatan menargetkan jumlah ini akan terus bertambah dalam beberapa bulan mendatang, seiring dengan evaluasi dan pengawasan rutin yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan bersama Pemda.</p>
<p>&#8220;Kami akan terus memantau perkembangan program ini dengan melakukan evaluasi bulanan. Data peserta yang terdaftar akan selalu diperbarui agar tetap valid dan tepat sasaran,&#8221; lanjut Rinaldi.</p>
<p>Pihaknya juga menegaskan pentingnya kepatuhan peserta JKN dalam hal pembayaran iuran, baik bagi peserta mandiri maupun pekerja yang didaftarkan oleh pemberi kerja.</p>
<p>Rinaldi menjelaskan bahwa jika status peserta tidak aktif karena iuran yang belum dibayar, peserta akan terkendala dalam mengakses layanan kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada para peserta, baik yang dibantu iurannya maupun yang mandiri, untuk tidak menunggak pembayaran iuran. Status kepesertaan yang aktif sangat penting agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dengan cepat dan tanpa hambatan administrasi,&#8221; tegas Rinaldi.</p>
<p>Penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat.</p>
<p>BPJS Kesehatan, bersama mitra kerjanya, akan terus memperkuat sinergi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program JKN.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal yang baik untuk lebih banyak lagi masyarakat Kolaka Timur yang mendapatkan hak mereka atas jaminan kesehatan,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;BPJS Kesehatan akan terus berkomitmen untuk mendukung program ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak demi tercapainya Indonesia yang sehat,&#8221; pungkas Rinaldi.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kolaka Timur, Abd Azis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, serta perwakilan dari BAZNAS Kolaka Timur, Slamet WR dan Shohibul Ulum.</p>
<p>Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam memastikan masyarakat Kolaka Timur dapat mengakses layanan kesehatan yang layak. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/rekrutmen-peserta-jkn-bpjs-kesehatan-sinergi-dengan-pemda-kolaka-timur-dan-baznas/">Rekrutmen Peserta JKN, BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda Kolaka Timur dan Baznas</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/rekrutmen-peserta-jkn-bpjs-kesehatan-sinergi-dengan-pemda-kolaka-timur-dan-baznas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditangani dengan Sigap, Warga Kendari Ini Berterima Kasih dengan Program JKN</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/ditangani-dengan-sigap-warga-kendari-ini-berterima-kasih-dengan-program-jkn/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/ditangani-dengan-sigap-warga-kendari-ini-berterima-kasih-dengan-program-jkn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 04:19:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=106891</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Rusnadi (38), Aparatur Sipil Negara (ASN), dilarikan ke IGD RS Hermina Kendari akibat sakit perut yang tak tertahankan. Kondisinya yang semakin parah membuat tim medis harus bertindak cepat, dan berhasil menyelamatkannya dari usus buntu yang serius. Rusnadi awalnya hanya merasa sakit perut ringan yang sering ia atasi dengan obat pereda nyeri. Namun, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ditangani-dengan-sigap-warga-kendari-ini-berterima-kasih-dengan-program-jkn/">Ditangani dengan Sigap, Warga Kendari Ini Berterima Kasih dengan Program JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Rusnadi (38), Aparatur Sipil Negara (ASN), dilarikan ke IGD RS Hermina Kendari akibat sakit perut yang tak tertahankan.</p>
<p>Kondisinya yang semakin parah membuat tim medis harus bertindak cepat, dan berhasil menyelamatkannya dari usus buntu yang serius.</p>
<p>Rusnadi awalnya hanya merasa sakit perut ringan yang sering ia atasi dengan obat pereda nyeri. Namun, pada malam kejadian, rasa sakit yang ia rasakan tiba-tiba menjadi intens, berbeda dari yang sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Biasanya setelah minum obat, sakitnya hilang. Tapi malam itu, sakitnya semakin kuat, sampai saya tidak bisa menahannya lagi. Sekitar tengah malam, saya memutuskan pergi ke IGD RS Hermina,” ungkapnya.</p>
<p>Tanpa berpikir panjang, ia menuju rumah sakit meski sudah larut malam. Sesampainya di IGD, tim medis langsung bertindak cepat.</p>
<p>&#8220;Begitu saya tiba, perawat dan dokter langsung sigap menangani saya. Saya benar-benar merasakan profesionalisme mereka, apalagi saat saya kesakitan di tengah malam seperti itu,&#8221; ungkapnya penuh syukur.</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam oleh dokter, diketahui bahwa ia mengalami usus buntu yang sudah dalam kondisi cukup parah.</p>
<p>Rusnadi mengakui bahwa sebelumnya ia sama sekali tidak menyadari bahwa ia menderita penyakit usus buntu.</p>
<p>&#8220;Saya tidak pernah tahu bahwa saya punya usus buntu. Sebelumnya, setiap kali saya merasa sakit perut, saya hanya minum obat pereda nyeri, dan semuanya kembali normal. Tapi kali ini berbeda,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Setelah dokter memberikan diagnosa, Rusnadi diberitahu bahwa ia harus segera menjalani operasi untuk mencegah kondisi yang lebih serius.</p>
<p>&#8220;Mendengar saya harus segera dioperasi, perasaan saya campur aduk. Waktu itu, saya sendirian di Kendari karena istri dan orang tua saya tinggal di Kabupaten Konawe Selatan. Saya sempat khawatir, tapi akhirnya saya sadar bahwa saya harus segera mengambil keputusan,&#8221; ujar Rusnadi.</p>
<p>Karena situasi yang mendesak, ia pun menandatangani persetujuan untuk menjalani operasi pada keesokan harinya.</p>
<p>&#8220;Dokter menjelaskan bahwa kondisi usus buntu saya sudah cukup parah dan tidak bisa ditunda. Operasi harus segera dilakukan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Operasi pun dilangsungkan dengan lancar keesokan harinya, dan Rusnadi kini sedang dalam masa pemulihan.</p>
<p>&#8220;Saya sangat berterima kasih kepada tim dokter dan perawat di RS Hermina. Selama saya dirawat, mereka benar-benar memberikan pelayanan yang luar biasa. Saya merasa aman dan sangat terbantu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selama proses perawatan, Rusnadi tidak hanya merasakan pelayanan medis yang baik, tetapi juga kepedulian dari pihak rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Tim dokter dan perawat selalu tanggap dalam membantu saya. Setiap kali saya butuh sesuatu, mereka dengan cepat datang dan memberikan bantuan. Saya tidak pernah merasa diabaikan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Di samping itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang membantu dirinya mendapatkan akses ke pelayanan medis berkualitas.</p>
<p>&#8220;Program JKN ini sangat membantu saya, terutama dalam situasi seperti ini. Saya sangat berharap program ini bisa terus berjalan dan membantu lebih banyak masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan kualitas pelayanan yang saya terima, saya tidak ragu memberikan acungan jempol untuk Program JKN,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan harapan tinggi terhadap masa depan pelayanan kesehatan di Indonesia, Rusnadi menutup kisahnya dengan optimisme.</p>
<p>&#8220;Semoga pelayanan seperti ini bisa terus ada dan membantu masyarakat luas. Kesehatan adalah hal yang sangat penting, dan kita harus bersyukur dengan adanya Program JKN yang mempermudah akses kita terhadap layanan kesehatan,&#8221; pungkasnya. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ditangani-dengan-sigap-warga-kendari-ini-berterima-kasih-dengan-program-jkn/">Ditangani dengan Sigap, Warga Kendari Ini Berterima Kasih dengan Program JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/ditangani-dengan-sigap-warga-kendari-ini-berterima-kasih-dengan-program-jkn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komitmen Wujudkan Pilkada Damai, AJP-ASLI Tak Kerahkan Massa saat Pengundian Nomor Urut</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-wujudkan-pilkada-damai-ajp-asli-tak-kerahkan-massa-saat-pengundian-nomor-urut/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-wujudkan-pilkada-damai-ajp-asli-tak-kerahkan-massa-saat-pengundian-nomor-urut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 07:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[AJP-ASLI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=106545</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu (AJP-ASLI), memilih tidak mengerahkan massa saat tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut di Kantor KPU Kendari, Senin (23/9/2024) malam nanti. Hal itu merupakan wujud komitmen menciptakan pilkada damai. Dengan adanya lima paslon pada Pilwakot Kendari 2024, pengerahan massa &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-wujudkan-pilkada-damai-ajp-asli-tak-kerahkan-massa-saat-pengundian-nomor-urut/">Komitmen Wujudkan Pilkada Damai, AJP-ASLI Tak Kerahkan Massa saat Pengundian Nomor Urut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu (AJP-ASLI), memilih tidak mengerahkan massa saat tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut di Kantor KPU Kendari, Senin (23/9/2024) malam nanti.</p>
<p>Hal itu merupakan wujud komitmen menciptakan pilkada damai. Dengan adanya lima paslon pada Pilwakot Kendari 2024, pengerahan massa tentunya sangat rawan menimbulkan gesekan. Terlebih, kegiatan dilaksanakan malam hari, yang membuat aparat tentunya bakal kesulitan untuk mengendalikan massa dari para kandidat.</p>
<p>AJP mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator relawan serta sayap parpol pengusung maupun parpol pendukung. Ia menginstruksikan agar tidak ada iring-iringan massa yang mengawal. Semua itu dilakukan juga bentuk kecintaan terhadap para relawan dan upaya menjaga kondusivitas pilkada.</p>
<p>“Intinya, tidak ada pengerahan massa. AJP-ASLI hanya akan didampingi istri dan parpol. Kita komitmen ciptakan pilkada damai, jangan ada gesekan, apalagi ribut-ribut,” kata dia.</p>
<p>Seluruh relawan, AJP menyebut telah diarahkan untuk berkumpul di Posko Pemenangan AJP-ASLI. Pihaknya sudah menyiapkan fasilitas nonton bareng alias nobar live streaming tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut. Jadi, relawan bisa menyaksikan dari situ.</p>
<p>“Sudah diputuskan di posko saja, jadi semua relawan nonton live streaming. Jadinya kan relawan bisa lebih aman dan nyaman,” tuturnya.</p>
<p>Disinggung soal nomor urut 1-5, AJP menyebut semua nomor baik. Olehnya itu, ia tidak masalah mendapatkan nomor apa saja. Yang penting, ada menjaga proses pilkada untuk melahirkan pemimpin berkualitas dan memastikan pesta demokrasi aman dan lancar.</p>
<p>“Tidak masalah kok dengan nomor berapa saja. Yang utama, bagaimana memastikan pilkada ini melahirkan pemimpin berkualitas, dan tentunya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Reporter: Sunarto </strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-wujudkan-pilkada-damai-ajp-asli-tak-kerahkan-massa-saat-pengundian-nomor-urut/">Komitmen Wujudkan Pilkada Damai, AJP-ASLI Tak Kerahkan Massa saat Pengundian Nomor Urut</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-wujudkan-pilkada-damai-ajp-asli-tak-kerahkan-massa-saat-pengundian-nomor-urut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kendari Melahirkan Anak Prematur dengan Dukungan Program JKN</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kendari-melahirkan-anak-prematur-dengan-dukungan-program-jkn/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kendari-melahirkan-anak-prematur-dengan-dukungan-program-jkn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 09:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=105910</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Maseati (42), seorang karyawan swasta asal Tunggala, Kota Kendari, baru saja melahirkan anak ketiganya, seorang bayi perempuan, melalui operasi sesar di Rumah Sakit Aliyah 2. Anak ketiganya ini lahir prematur pada usia kehamilan delapan bulan dengan berat badan 1,9 kg, yang tergolong Berat Lahir Rendah (BBLR). Bayi dengan berat 1,9 kg memerlukan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kendari-melahirkan-anak-prematur-dengan-dukungan-program-jkn/">Warga Kendari Melahirkan Anak Prematur dengan Dukungan Program JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Maseati (42), seorang karyawan swasta asal Tunggala, Kota Kendari, baru saja melahirkan anak ketiganya, seorang bayi perempuan, melalui operasi sesar di Rumah Sakit Aliyah 2.</p>
<p>Anak ketiganya ini lahir prematur pada usia kehamilan delapan bulan dengan berat badan 1,9 kg, yang tergolong Berat Lahir Rendah (BBLR).</p>
<p>Bayi dengan berat 1,9 kg memerlukan perhatian khusus karena menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk masalah pernapasan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.</p>
<p>Perawatan intensif di rumah sakit menjadi sangat penting bagi bayi Maseati.</p>
<p>Selama proses persalinan, Maseati mengalami kontraksi terus-menerus dan sesak napas, sehingga tim medis memutuskan untuk melakukan operasi sesar.</p>
<p>Berkat dukungan penuh dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), seluruh biaya persalinan dan perawatan ditanggung sepenuhnya tanpa kendala berarti.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bersyukur dengan adanya Program JKN ini. Semua biaya persalinan dan perawatan ditanggung sepenuhnya, sehingga kami tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan,&#8221; ujar Maseati.</p>
<p>Selain dukungan finansial, fasilitas rumah sakit yang bersih dan pelayanan yang baik menjadi faktor penting dalam pemulihan Maseati dan bayinya.</p>
<p>Pelayanan medis yang ramah dan profesional dari para dokter dan perawat memberikan rasa nyaman selama perawatan.</p>
<p>Maseati sudah diperbolehkan pulang ke rumah dua hari yang lalu setelah kondisinya dinyatakan membaik. Namun, bayinya masih harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Awalnya bayi saya mengalami sesak napas dan banyak lendir, namun alhamdulillah sekarang sudah tidak sesak lagi. Berat badan bayi saya juga terus dipantau oleh dokter untuk memastikan pertumbuhannya berjalan dengan baik,&#8221; tambah Maseati.</p>
<p>Menurut dokter yang menangani kasus ini, kondisi bayi prematur dengan berat badan rendah memerlukan perawatan intensif selama beberapa hari ke depan.</p>
<p>Dokter dan perawat memantau setiap perkembangan kondisi bayi, mulai dari pernapasan hingga berat badan.</p>
<p>Menariknya, Maseati menceritakan bahwa saat melahirkan anak pertama dan kedua, dia juga menggunakan Program JKN dan tidak mengalami kendala dalam pelayanan.</p>
<p>&#8220;Saya merasa sudah tidak ada lagi perbedaan layanan antara pasien JKN dan pasien umum, semuanya diperlakukan setara,&#8221; jelas Maseati.</p>
<p>Maseati juga telah mendaftarkan bayinya sebagai peserta Program JKN semenjak lahir. Langkah ini penting untuk memastikan sang bayi mendapatkan perlindungan kesehatan sejak dini.</p>
<p>Kisah Maseati menjadi contoh nyata dari manfaat Program JKN dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.</p>
<p>Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah banyak membantu masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perawatan medis yang mahal.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, Program JKN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan di berbagai daerah, sejalan dengan visi pemerintah untuk memberikan akses kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.</p>
<p>&#8220;Program JKN benar-benar membantu kami dalam situasi sulit ini. Tanpa program ini, mungkin kami akan kesulitan membiayai perawatan intensif untuk bayi kami,&#8221; ujar suami Maseati.</p>
<p>Program JKN telah memberikan manfaat besar bagi banyak keluarga di Indonesia. Dengan cakupan yang luas dan pelayanan yang setara, program ini terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di Indonesia.</p>
<p>Bagi Maseati dan keluarganya, dukungan ini memberikan harapan dan optimisme. Mereka berharap agar bayi mereka dapat tumbuh sehat dan kuat dengan bantuan dan perhatian yang diberikan oleh tim medis.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua yang telah membantu kami. Semoga bayi kami bisa segera pulang dan tumbuh sehat,&#8221; tutup Maseati. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kendari-melahirkan-anak-prematur-dengan-dukungan-program-jkn/">Warga Kendari Melahirkan Anak Prematur dengan Dukungan Program JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kendari-melahirkan-anak-prematur-dengan-dukungan-program-jkn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kota Kendari Ungkap Kepuasan Layanan saat Dirawat Akibat Impaksi Gigi</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kota-kendari-ungkap-kepuasan-layanan-saat-dirawat-akibat-impaksi-gigi/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kota-kendari-ungkap-kepuasan-layanan-saat-dirawat-akibat-impaksi-gigi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2024 07:24:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=105059</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Sertin Serangga (34), mengungkapkan kepuasannya terhadap layanan kesehatan yang diterimanya selama menjalani perawatan di RS Aliyah 2 Kota Kendari. Sertin, yang mengalami impaksi pada empat gigi bungsunya, menyatakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali memberikan manfaat dengan menanggung seluruh biaya perawatan medisnya. Sekitar enam bulan lalu, Sertin mulai merasakan sakit gigi. Keluhan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kota-kendari-ungkap-kepuasan-layanan-saat-dirawat-akibat-impaksi-gigi/">Warga Kota Kendari Ungkap Kepuasan Layanan saat Dirawat Akibat Impaksi Gigi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Sertin Serangga (34), mengungkapkan kepuasannya terhadap layanan kesehatan yang diterimanya selama menjalani perawatan di RS Aliyah 2 Kota Kendari.</p>
<p>Sertin, yang mengalami impaksi pada empat gigi bungsunya, menyatakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali memberikan manfaat dengan menanggung seluruh biaya perawatan medisnya.</p>
<p>Sekitar enam bulan lalu, Sertin mulai merasakan sakit gigi. Keluhan ini semakin mengganggu aktivitas sehari-harinya dan intensitasnya terus meningkat seiring waktu.</p>
<p>Setelah melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdaftar, ditemukan bahwa Sertin mengalami impaksi pada keempat gigi bungsunya, yaitu di bagian kiri dan kanan atas serta bawah.</p>
<p>Kondisi medis ini menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan memerlukan tindakan medis lebih lanjut.</p>
<p>“Saya merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi ini. Rasa sakitnya benar-benar luar biasa dan mengganggu aktivitas saya. Ketika dokter menyarankan operasi untuk mengatasi impaksi gigi, kekhawatiran terbesar saya adalah mengenai biaya yang harus ditanggung,” kata Sertin.</p>
<p>Untuk penanganan lebih lanjut, Sertin dirujuk dari Kolaka ke RS Aliyah 2 Kota Kendari.<br />
Operasi dilakukan oleh dokter bedah mulut yang berpengalaman.</p>
<p>Sertin mengungkapkan pelayanan yang diterimanya di rumah sakit tersebut sangat memuaskan.</p>
<p>“Operasi berjalan lancar, dan saya merasa bahwa semua proses ditangani dengan sangat baik dan penanganan yang tepat. Seluruh tenaga medis, baik dokter maupun perawat, sangat ramah dan profesional,” tambahnya dengan rasa senang.</p>
<p>Selama perawatan di RS Aliyah 2, Sertin menegaskan tidak ada biaya tambahan yang dikenakan. Semua biaya, termasuk tindakan medis dan rawat inap, sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.</p>
<p>“Saya tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan atau administrasi yang rumit. Program JKN benar-benar memberikan jaminan yang saya butuhkan dalam situasi ini,” ungkapnya.</p>
<p>Kondisi kesehatan Sertin perlahan-lahan membaik setelah operasi, dan ia melaporkan kemajuan yang positif dalam proses pemulihan.</p>
<p>Ia sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh Program JKN dalam memastikan kualitas layanan medis yang ia terima saat itu.</p>
<p>Sertin juga memberikan apresiasi tinggi terhadap fitur rujukan online yang tersedia di aplikasi Mobile JKN.</p>
<p>“Aplikasi Mobile JKN sangat membantu dalam proses rujukan. Dengan fitur ini, saya tidak perlu lagi mencetak kertas rujukan dan menunggu lama di faskes. Semuanya menjadi lebih mudah dan efisien,” ujarnya dengan penuh senyum.</p>
<p>Lebih lanjut, Sertin menyoroti kemudahan yang dirasakannya saat menggunakan fitur antrean online di Aplikasi Mobile JKN.</p>
<p>Antrean online adalah fitur yang sangat berguna baginya. Sebelumnya, antrean di fasilitas kesehatan sering memakan waktu lama dan tidak jarang membuat saya frustrasi.</p>
<p>&#8220;Namun, dengan adanya fitur antrean online, saya dapat melakukan pendaftaran secara elektronik dan memprediksi jadwal layanan,” jelasnya dengan senyuman terpancar diwajahnya.</p>
<p>Sebagai informasi, program JKN, yang merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan akses kesehatan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat, terbukti efektif dalam membantu peserta yang membutuhkan perawatan medis.</p>
<p>BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk memastikan setiap pelayanan kesehatan kepada peserta ditangani dengan cepat, tepat dan tanpa hambatan.</p>
<p>Dengan adanya dukungan dari Program JKN dan kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi Mobile JKN, peserta seperti Sertin dapat menjalani perawatan medis dengan lebih tenang, mengetahui bahwa biaya perawatan mereka sepenuhnya ditanggung dan proses administrasi dilakukan dengan cara yang lebih efisien.</p>
<p>Ini adalah contoh nyata bagaimana program kesehatan nasional dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat medis. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kota-kendari-ungkap-kepuasan-layanan-saat-dirawat-akibat-impaksi-gigi/">Warga Kota Kendari Ungkap Kepuasan Layanan saat Dirawat Akibat Impaksi Gigi</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/warga-kota-kendari-ungkap-kepuasan-layanan-saat-dirawat-akibat-impaksi-gigi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Dewas BPJS Kesehatan Sebut Program PESIAR Penting Pastikan UHC di Kota Kendari</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dewas-bpjs-kesehatan-sebut-program-pesiar-penting-pastikan-uhc-di-kota-kendari/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dewas-bpjs-kesehatan-sebut-program-pesiar-penting-pastikan-uhc-di-kota-kendari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 05:23:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=104194</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; BPJS Kesehatan terus berkomitmen memperluas serta meningkatkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR). Program yang dijalankan ini untuk mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC) demi memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program PESIAR melibatkan serangkaian kegiatan yang meliputi pemetaan data penduduk, penyisiran wilayah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dewas-bpjs-kesehatan-sebut-program-pesiar-penting-pastikan-uhc-di-kota-kendari/">Ketua Dewas BPJS Kesehatan Sebut Program PESIAR Penting Pastikan UHC di Kota Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; BPJS Kesehatan terus berkomitmen memperluas serta meningkatkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR).</p>
<p>Program yang dijalankan ini untuk mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC) demi memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh masyarakat Indonesia.</p>
<p>Program PESIAR melibatkan serangkaian kegiatan yang meliputi pemetaan data penduduk, penyisiran wilayah berdasarkan hasil pemetaan, serta kegiatan advokasi dan sosialisasi.</p>
<p>Melalui program ini, BPJS Kesehatan berusaha memastikan pendaftaran peserta JKN mencakup semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau.</p>
<p>Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat mendapatkan manfaat dari Program JKN.</p>
<p>Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir, menjelaskan program ini melibatkan kolaborasi dengan perangkat daerah dan berbagai pemangku kepentingan terkait memastikan upaya pencapaian cakupan JKN berjalan dengan optimal.</p>
<p>&#8220;Program PESIAR ini dirancang untuk memberikan solusi dalam meningkatkan cakupan kepesertaan JKN. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi dan menjangkau masyarakat, khususnya masyarakat desa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN,&#8221; katanya melalui kunjungannya di Kendari, Kamis (25/7/2024).</p>
<p>Dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta Agen PESIAR, kami berharap dapat melakukan pemetaan data penduduk secara lebih akurat dan efektif.</p>
<p>Per 30 Juni 2024, Kantor Cabang Kendari telah melibatkan 43 desa dan kelurahan dalam Program PESIAR, dengan bantuan 43 agen PESIAR yang ditunjuk secara khusus.</p>
<p>Di Kota Kendari sendiri, terdapat tiga kelurahan yang menjadi fokus utama program PESIAR, yaitu Kelurahan Kemaraya, Watu-Watu, dan Puuwatu.</p>
<p>&#8220;Ketiga kelurahan ini didukung oleh tiga agen PESIAR yang bertugas memastikan bahwa proses pemetaan, advokasi, dan pendaftaran peserta JKN berjalan dengan baik,&#8221; kata Abdul Kadir.</p>
<p>Ia menekankan untuk menjaga cakupan kepesertaan JKN bukanlah tugas yang mudah dan memerlukan lebih dari sekadar pelaksanaan program PESIAR. Selain upaya yang dilakukan melalui program ini, diperlukan juga dukungan dan inovasi dari pemerintah daerah.</p>
<p>Diharapkan pemerintah daerah dapat mengembangkan strategi tambahan untuk mendukung Program JKN dan mempercepat cakupan kepesertaan.</p>
<p>Sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga capaian UHC dengan cakupan di atas 98%.</p>
<p>&#8220;Untuk mempercepat pencapaian target UHC, kita harus terus membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Ini termasuk mempermudah akses ke fasilitas kesehatan serta menyederhanakan proses administrasi kepesertaan JKN,&#8221; ungkapnya</p>
<p>&#8220;Dengan membuat pendaftaran dan administrasi lebih mudah diakses, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menjadi peserta dan berkontribusi pada pencapaian UHC sesuai dengan target RPJMN,&#8221; tambah Abdul Kadir.</p>
<p>Ditempat yang sama, Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusuf, program PESIAR ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan jumlah kepesertaan JKN di wilayahnya.</p>
<p>Olehnya itu ia sangat mengapresiasi upaya BPJS Kesehatan dalam memilih Kelurahan Watu-watu sebagai salah satu lokasi Program PESIAR.</p>
<p>&#8220;Program ini tidak hanya meningkatkan jumlah peserta JKN, tetapi juga memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah. Meskipun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, kami berharap kolaborasi ini akan terus memudahkan akses peserta ke layanan kesehatan serta informasi terkait Program JKN,&#8221; ujar Yusuf.</p>
<p>Ia berharap sinergi ini akan terus meningkatkan efisiensi dalam sinkronisasi data dan pengurusan administrasi kepesertaan JKN. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dewas-bpjs-kesehatan-sebut-program-pesiar-penting-pastikan-uhc-di-kota-kendari/">Ketua Dewas BPJS Kesehatan Sebut Program PESIAR Penting Pastikan UHC di Kota Kendari</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/ketua-dewas-bpjs-kesehatan-sebut-program-pesiar-penting-pastikan-uhc-di-kota-kendari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komitmen Kuat RSU Tiara Sentosa Terapkan Antrean Online, Pangkas Waktu Tunggu Peserta</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-kuat-rsu-tiara-sentosa-terapkan-antrean-online-pangkas-waktu-tunggu-peserta/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-kuat-rsu-tiara-sentosa-terapkan-antrean-online-pangkas-waktu-tunggu-peserta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 08:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=103820</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; BPJS Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Peningkatan mutu pelayanan dengan berbagai inovasi terus menjadi fokus utama BPJS Kesehatan. Berbagai inovasi berbasis digital telah dikembangkan secara bertahap, salah satunya penerapan sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN. Rumah Sakit Umum (RSU) Tiara Sentosa telah &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-kuat-rsu-tiara-sentosa-terapkan-antrean-online-pangkas-waktu-tunggu-peserta/">Komitmen Kuat RSU Tiara Sentosa Terapkan Antrean Online, Pangkas Waktu Tunggu Peserta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; BPJS Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Peningkatan mutu pelayanan dengan berbagai inovasi terus menjadi fokus utama BPJS Kesehatan.</p>
<p>Berbagai inovasi berbasis digital telah dikembangkan secara bertahap, salah satunya penerapan sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN.</p>
<p>Rumah Sakit Umum (RSU) Tiara Sentosa telah menerapkan pendaftaran atau antrean online bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya di Kota Kendari.</p>
<p>Melalui penerapan sistem online ini, rumah sakit dapat mengetahui kebutuhan pasien, mereduksi waktu tunggu, meningkatkan kepuasan pasien dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.</p>
<p>Salah satu rumah sakit di Sultra yang telah menerapkan layanan tersebut yakni RSU Tiara Sentosa.</p>
<p>Rumah sakit tersebut menjadi layanan kesehatan terbaik dalam penerapan sistem pendaftaran online berdasarkan catatan BPJS Kesehatan Cabang Kendari.</p>
<p>Direktur RSU Tiara Abuhaera mengungkapkan kendati menjadi penyelenggara sistem pendaftaran online terbaik di Sultra, pihaknya terus melakukan pembenahan serta evaluasi.</p>
<p>“Beberapa upaya yang telah dilakukan RSU Tiara dalam memaksimalkan layanan tersebut yakni pertama, seluruh stakeholder khususnya admisi menganjurkan kepada pasien dari peserta JKN untuk mendaftar secara online melalui Aplikasi Mobile JKN,&#8221; katanya, Senin (24/6/2024).</p>
<p>&#8220;Bagi peserta JKN yang belum mengetahui caranya, maka petugas kami mengajarkan kepada mereka bagaimana cara mengunduh, registrasi dan menggunakan,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Dalam bimbingan yang dilakukan petugas RSU Tiara ini, tentunya tugas mereka hanya mendampingi dan yang melakukan semuanya adalah pasien maupun keluarga pasien, sehingga ke depannya mereka bisa melakukannya secara mandiri.</p>
<p>Dokter spesialis penyakit dalam ini mengatakan adanya beberapa hambatan dalam pelaksanaan sistem pendaftaran online ini, misalnya saja pasien tidak memiliki smartphone.</p>
<p>Sehingga dalam kondisi ini, pihak rumah sakit menerapkan sistem pendaftaran manual untuk mengatasi kendala yang dihadapi pasien.</p>
<p>“Kami tetap menyediakan antrean manual untuk peserta JKN yang tidak dapat diakomodir lagi permasalahannya oleh pihak kami, namun ini menjadi pilihan terakhir bagi peserta JKN,” ungkapnya.</p>
<p>Kendala kedua yakni pasien tidak mengetahui cara mengunduh, mendaftar, hingga menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Ketiga, pasien tidak memiliki kuota internet.</p>
<p>&#8220;Jika mereka masih terkendala terkait hal itu maka kami membantu dengan menyambungkan jaringan wifi yang terdapat pada Rumah Sakit Tiara Sentosa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kendala berikutnya yakni peserta JKN yang lupa membawa kartu kontrolnya, untuk itu petugas akan membantu mengisi kembali kartunya.</p>
<p>&#8220;Untuk mengatasi hal itu juga, kami juga mengembangkan sistem pesan otomatis via WhatsApp untuk mengingatkan kepada pasien agar tidak lupa membawanya saat melakukan kontrol di rumah sakit.,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Manajemen RSU Tiara juga turut merasakan pelayanan yang efektif untuk peserta JKN dalam penerapan antrean online ini.</p>
<p>“Melalui penerapan sistem online ini layanan kesehatan bisa lebih maksimal dan efektif jika dibandingkan dengan pendaftaran manual. Apa yang berjalan saat ini saya rasa sudah bagus tinggal bagaimana kita memotivasi masyarakat untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pasien Roslina (45) mengatakan sistem antrean online yang diterapkan RSU Tiara memudahkannya dalam mendaftar ketika hendak ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah dengan antrean online ini kami sebagai pasien dimudahkan dalam pendaftaran, jadi ketika datang di rumah sisa menunggu saja,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sebagai informasi, RSU Tiara Sentosa merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Kota Kendari yang telah dilengkapi poli umum, poli spesialis penyakit dalam, poliklinik geriatri, poliklinik kebidanan dan penyakit kandungan, poliklinik anak, poliklinik gigi, poliklinik bedah. (kjs)</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-kuat-rsu-tiara-sentosa-terapkan-antrean-online-pangkas-waktu-tunggu-peserta/">Komitmen Kuat RSU Tiara Sentosa Terapkan Antrean Online, Pangkas Waktu Tunggu Peserta</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/komitmen-kuat-rsu-tiara-sentosa-terapkan-antrean-online-pangkas-waktu-tunggu-peserta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadir dengan Berbagai Manfaat, PNS Ini Nyaman Berobat Berkat JKN</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/hadir-dengan-berbagai-manfaat-pns-ini-nyaman-berobat-berkat-jkn/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/hadir-dengan-berbagai-manfaat-pns-ini-nyaman-berobat-berkat-jkn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2024 03:53:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=102812</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus menghadirkan berbagai manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu manfaatnya dirasakan Statiswaty (43), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Universitas Halu Oleo (UHO) yang telah menemukan kenyamanan dan kepuasan dalam pelayanan kesehatan melalui JKN. Pengalamannya ini terutama diperkaya dengan penggunaan aplikasi mobile JKN, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/hadir-dengan-berbagai-manfaat-pns-ini-nyaman-berobat-berkat-jkn/">Hadir dengan Berbagai Manfaat, PNS Ini Nyaman Berobat Berkat JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus menghadirkan berbagai manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Salah satu manfaatnya dirasakan Statiswaty (43), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Universitas Halu Oleo (UHO) yang telah menemukan kenyamanan dan kepuasan dalam pelayanan kesehatan melalui JKN.</p>
<p>Pengalamannya ini terutama diperkaya dengan penggunaan aplikasi mobile JKN, sebuah aplikasi inovatif yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan.</p>
<p>Ketika Statiswaty menemukan benjolan yang mencurigakan di tubuhnya, ia segera memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter keluarga di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat dirinya terdaftar.</p>
<p>Melalui aplikasi Mobile JKN, ia dapat dengan mudah mengambil nomor antrean secara online.</p>
<p>&#8220;Dengan aplikasi ini, saya tidak perlu lagi menunggu lama di tempat praktek dokter keluarga. Saya bisa mengambil nomor antrean melalui aplikasi Mobile JKN dan melihat nomor yang sedang dilayani secara real time,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Statiswaty menambahkan aplikasi ini sebagai jawaban praktis dari kemudahan layanan yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.</p>
<p>Selain itu, mobile JKN juga menyediakan informasi mengenai jadwal praktek dokter, lokasi fasilitas kesehatan terdekat, dan riwayat pelayanan kesehatan yang telah diterima oleh peserta.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian, kita dapat merencanakan kunjungan kesehatan dengan lebih baik dan efisien. Semua ada di satu aplikasi, jadi sangat praktis,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ketika dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Kendari, Statiswaty kembali merasakan manfaat dari aplikasi ini. Ia dapat memantau proses rujukannya dan memastikan semua prosedur administrasi telah terpenuhi.</p>
<p>&#8220;Pelayanan medis dan administrasi di RS Hermina Kendari sangat memuaskan. Saya merasa tenang dan nyaman dalam menjalani proses pengobatan ini fitur rujukan online memastikan pasien tidak perlu berulang kali datang ke fasilitas kesehatan hanya untuk urusan administrasi, sehingga menghemat waktu dan tenaga,” ungkapnya.</p>
<p>Diakuinya mulai dari perawat yang penuh dengan senyum ramah membantunya hingga saat bertemu dengan dokter pun dengan sangat antusias melihat kondisinya.</p>
<p>Statiswaty berharap Program JKN dan berbagai inovasi lainnya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Ia berharap program ini dapat terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, memastikan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas tetap terjamin.</p>
<p>&#8220;Keberadaan aplikasi Mobile JKN sebagai sarana untuk mempermudah akses dan pengelolaan layanan kesehatan juga menjadi bukti nyata bagaimana teknologi dapat memberikan dampak positif dalam pelayanan kesehatan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dengan terus berinovasi, ia berharap agar BPJS Kesehatan dapat memberikan layanan yang semakin baik dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.</p>
<p>&#8220;Program JKN dan hadirnya berbagai inovasi seperti aplikasi mobile JKN sangat penting bagi kita semua. Mereka memastikan kita bisa mendapatkan perawatan yang kita butuhkan tanpa harus khawatir tentang biaya dan akses,&#8221; tegas Statiswaty.</p>
<p>Berbagai hal tersebut menjadi bukti kehadiran BPJS Kesehatan secara tidak langsung membentuk sebuah ekosistem layanan kesehatan yang baik di Indonesia.</p>
<p>Ini adalah langkah penting menuju sistem kesehatan yang lebih inklusif dan efisien, yang dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Contohnya selain untuk antrean dan akses rujukan, aplikasi ini juga menyediakan berbagai fitur lainnya yang mempermudah pengguna dalam mengelola layanan kesehatan.</p>
<p>Misalnya, peserta dapat memeriksa status keanggotaan dan iuran JKN, sehingga mereka selalu tahu apakah ada tunggakan atau tidak.</p>
<p>&#8220;Ini ada beberapa hal yang dapat membantu dan memastikan bahwa peserta tetap aktif dan dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/hadir-dengan-berbagai-manfaat-pns-ini-nyaman-berobat-berkat-jkn/">Hadir dengan Berbagai Manfaat, PNS Ini Nyaman Berobat Berkat JKN</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/hadir-dengan-berbagai-manfaat-pns-ini-nyaman-berobat-berkat-jkn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penderita TBC di Sultra Capai 2.024 Kasus, Kota Kendari Terbanyak</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/penderita-tbc-di-sultra-capai-2-024-kasus-kota-kendari-terbanyak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/penderita-tbc-di-sultra-capai-2-024-kasus-kota-kendari-terbanyak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 10:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=102652</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kasus tuberkulosis (TBC) di wilayah Sultra mencapai 2.024 kasus. Sedangkan berdasarkan data pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pada tahun 2022 lalu, diestimasikan 10,6 juta orang menderita penyakit TBC di Indonesia, di mana 1,3 juta di antaranya meninggal karena penyakit tersebut. Diketahui, tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/penderita-tbc-di-sultra-capai-2-024-kasus-kota-kendari-terbanyak/">Penderita TBC di Sultra Capai 2.024 Kasus, Kota Kendari Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kasus tuberkulosis (TBC) di wilayah Sultra mencapai 2.024 kasus.</p>
<p>Sedangkan berdasarkan data pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pada tahun 2022 lalu, diestimasikan 10,6 juta orang menderita penyakit TBC di Indonesia, di mana 1,3 juta di antaranya meninggal karena penyakit tersebut.</p>
<p>Diketahui, tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru.</p>
<p>Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengatakan saat ini jumlah kasus TBC di Provinsi Sultra sebanyak 2.024 pasien.</p>
<p>Kasus terbanyak berada di Kota Kendari sebanyak 453 pasien, dan kasus terendah di Kabupaten Konawe Kepulauan sebanyak 21 pasien.</p>
<p>Untuk tingkat kesembuhan tertinggi berada di Kabupaten Buton Tengah sebesar 91 persen, dan untuk yang terendah di Kabupaten Konawe Utara sebesar 59 persen.</p>
<p>&#8220;Sedangkan angka kematian tertinggi di Muna sebesar 10 persen, dan yang terendah di Buton Selatan sebesar 2 persen,&#8221; ungkapnya, Kamis (13/6/2024).</p>
<p>Andap menjelaskan saat ini angka kematian akibat TBC di Sultra sebesar 6 persen. Pemprov Sultra akan terus berupaya dengan langkah-langkah strategis untuk menekan angka di bawah target yakni 5 persen.</p>
<p>Dirinya juga mengungkapkan terdapat beberapa kendala dalam penanggulangan TBC di Sultra yakni faktor SDM, logistik, laboratorium yang memadai, serta program yang belum optimal di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).</p>
<p>Untuk itu, ada enam langkah mengatasi penyakit tuberkulosis berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).</p>
<p>Pertama, pembentukan koalisi organisasi TBC di tingkat provinsi dan kabupaten kota. Kemudian memperluas layanan diagnosa dengan ketersediaan mesin tes cepat molekuler hingga level puskesmas.</p>
<p>&#8220;Langkah lainnya yakni memperluas layanan pengobatan pasien resisten obat di lima kabupaten kota. Memaksimalkan dukungan partner konsorsium penabulu dengan mendorong ekspansi ke kabupaten kota lainnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Bimtek dalam rangka mendorong kabupaten kota untuk maksimalkan APBD II guna penanganan program TBC. Terakhir mendukung program inovasi untuk dilakukan percontohan bagi kabupaten kota lainnya.</p>
<p>Terkait enam langkah tindak lanjut akan terus direport perkembangannya sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan.</p>
<p>&#8220;Intinya, kami akan terus melakukan action untuk menindaklanjuti arahan Pak Mendagri dalam hal penanggulangan TBC di Provinsi Sultra,&#8221; tutupnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/penderita-tbc-di-sultra-capai-2-024-kasus-kota-kendari-terbanyak/">Penderita TBC di Sultra Capai 2.024 Kasus, Kota Kendari Terbanyak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/penderita-tbc-di-sultra-capai-2-024-kasus-kota-kendari-terbanyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Batuk Pilek pada Anak, Terapkan Hidup Bersih dan Sehat</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-batuk-pilek-pada-anak-terapkan-hidup-bersih-dan-sehat/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-batuk-pilek-pada-anak-terapkan-hidup-bersih-dan-sehat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 10:03:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=98768</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Masuk musim pancaroba seperti sekarang, para orang tua diminta untuk mewaspadai batuk pilek pada anak. Terapkan hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah terjadinya batuk pilek. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim B. Yanuarso mengatakan, untuk mencegah batuk pilek pada anak disarankan para orang tua mengarahkan anak &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-batuk-pilek-pada-anak-terapkan-hidup-bersih-dan-sehat/">Cegah Batuk Pilek pada Anak, Terapkan Hidup Bersih dan Sehat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Masuk musim pancaroba seperti sekarang, para orang tua diminta untuk mewaspadai batuk pilek pada anak. Terapkan hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah terjadinya batuk pilek.</p>
<p>Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim B. Yanuarso mengatakan, untuk mencegah batuk pilek pada anak disarankan para orang tua mengarahkan anak hidup bersih dan sehat seperti rajin mencuci tangan.</p>
<p>“Hidup bersih dan sehat itu penting apalagi di musim pancaroba macam sekarang, jika perlu tetap menggunakan masker khususnya bagi anak yang mengalami batuk pilek agar tidak menularkan ke anak-anak yang lain,” ungkapnya melalui webinar, Selasa (20/2/2024).</p>
<p>Sementara dr. Rina Triasih, M.Med (Paed), Phd, Sp. A (K) menjelaskan, batuk merupakan reaksi spontan tubuh untuk mengeluarkan “benda asing” atau lendir yang berlebih dari saluran napas. Batuk juga merupakan mekanisme pertahanan tubuh.</p>
<p>Batuk disebabkan beberapa faktor yakni kuman penyakit seperti bakteri, virus dan jamur. Adapula karena iritasi mekanis/kimia dalam hal ini polusi dari asap dan debu, serta tersedak. Penyebab lainnya ialah alergi.</p>
<p>“Untuk batuk yang perlu diwaspadai ialah batuk yang disertai sesak atau napas cepat yang merupakan ciri pneumonia, sementara batuk darah merupakan ciri dari tuberkulosis, adapun batuk yang diderita selama lebih dari dua minggu menandakan tuberkulosis dan asma,” paparnya.</p>
<p>Dia menambahkan, waspada pula pada batuk menggonggong yang merupakan ciri penyakit Croup yakni penyakit saluran pernapasan pada anak yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau alergi.</p>
<p>Tidak hanya itu, para orang tua pun perlu mewaspadai batuk pada bayi, batuk yang disertai muntah, terlebih jika bibir dan kuku anak membiru.</p>
<p>Pneumonia sendiri merupakan penyakit yang mematikan, ditingkat global terhitung 1,3 juta anak meninggal karena penyakit ini. Artinya setiap 39 detik ada satu meninggal karena pneumonia.</p>
<p>“Bagaimana mencegah batuk pilek pada anak? Sayangnya untuk mencegah batuk pilek kita belum ada vaksin khusus terutama bagi selesma yakni infeksi pada saluran pernapasan bagian atas (ISPA) karena virus, yang ada vaksin khususnya ialah influenza,” terang dia.</p>
<p>Namun untuk mencegah batuk pilek yang terpenting ialah menerapkan hidup bersih yang terkadang disepelekan orang seperti rutin mencuci tangan hingga menutup mulut ketika batuk. Hal tersebut penting untuk mencegah maupun menularkan batuk pilek ke orang lain.</p>
<p>“Memenuhi kebutuhan tubuh dengan makan-makanan yang bergizi pun bisa membantu mencegah batuk pilek, hindari minuman dingin terlebih di musim pancaroba atau musim penghujan karena minuman dingin dapat memproduksi lendir lebih banyak,” pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-batuk-pilek-pada-anak-terapkan-hidup-bersih-dan-sehat/">Cegah Batuk Pilek pada Anak, Terapkan Hidup Bersih dan Sehat</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/cegah-batuk-pilek-pada-anak-terapkan-hidup-bersih-dan-sehat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Demam Urine Tikus di Musim Hujan, Berikut Gejalanya</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-demam-urine-tikus-di-musim-hujan-berikut-gejalanya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-demam-urine-tikus-di-musim-hujan-berikut-gejalanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 13:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=97976</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengimbau kepada warga di wilayah Sultra agar waspada akan berbagai penyakit yang muncul saat musim hujan, salah satunya ancaman leptospirosis. Meski belum ada temuan di wilayah Sultra, namun penyakit ini harus menjadi perhatian kepada seluruh pihak agar tak ada kasus ke depannya. Diketahui, &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-demam-urine-tikus-di-musim-hujan-berikut-gejalanya/">Waspada Demam Urine Tikus di Musim Hujan, Berikut Gejalanya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengimbau kepada warga di wilayah Sultra agar waspada akan berbagai penyakit yang muncul saat musim hujan, salah satunya ancaman leptospirosis.</p>
<p>Meski belum ada temuan di wilayah Sultra, namun penyakit ini harus menjadi perhatian kepada seluruh pihak agar tak ada kasus ke depannya.</p>
<p>Diketahui, leptospirosis atau yang dikenal sebagai demam urine tikus, merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari genus leptospira.</p>
<p>Andap menyampaikan, penyakit ini umumnya muncul di negara-negara dengan iklim tropis dan subtropis, terutama di kepulauan dengan curah hujan tinggi dan potensi banjir.</p>
<p>“Masyarakat yang tinggal di wilayah banjir dan pemukiman dengan populasi tikus yang tinggi berisiko tertular leptospirosis. Karena itu perlu dilakukan langkah antisipasi,” ungkap Andap, Rabu (31/1/2024).</p>
<p>Ia juga menekankan kelompok-kelompok seperti mereka yang rutin beraktivitas olahraga air, petani, peternak, petugas kebersihan, hingga petugas pemotongan hewan juga rentan terhadap penyakit ini.</p>
<p>Menurut data Kemenkes, sumber utama penularan leptospirosis berasal dari tikus, anjing, babi, sapi, dan kambing. Umumnya dapat ditularkan melalui urine binatang yang mengandung bakteri leptospirosa.</p>
<p>Gejalanya yakni demam 38 derajat celsius, sakit kepala, badan lemah, nyeri betis hingga kesulitan berjalan, kemerahan di selaput putih mata, kulit kekuningan, pembesaran hati dan limpa, serta tanda-tanda kerusakan ginjal.</p>
<p>“Gejala leptospirosis ini memiliki masa inkubasi yaitu antara 2-30 hari dengan rata-rata berlangsung 7-10 hari,” ujarnya.</p>
<p>Andap menjelaskan, pencegahan leptospirosis dapat dilakukan dengan cara simpan makanan dan minuman agar aman dari tikus, menyediakan dan menutup rapat tempat sampah dan tamping air.</p>
<p>Selanjutnya meningkatkan perangkap tikus, pakai sepatu boot jika ke daerah basah atau kotor, cuci tangan dan kaki setelah bekerja di sawah, kebun, selokan dan lain lain, menjaga kebersihan lingkungan, dan tutup luka perban kedap air</p>
<p>“Jika mengalami leptospirosis ringan atau berat, maka segera ke puskesmas atau sarana kesehatan terdekat, segera minta bantuan ke tenaga medis untuk penanganan penyakit leptospirosis,” pungkasnya. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-demam-urine-tikus-di-musim-hujan-berikut-gejalanya/">Waspada Demam Urine Tikus di Musim Hujan, Berikut Gejalanya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-demam-urine-tikus-di-musim-hujan-berikut-gejalanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Pasien DBD di Sultra Meninggal Dunia</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/satu-pasien-dbd-di-sultra-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/satu-pasien-dbd-di-sultra-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DetikSultra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 06:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=97501</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI, DETIKSULTRA.COM &#8211; Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Sulawesi Tenggara (Sultra), Hasmudin mengatakan, satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Sultra meninggal dunia. Kata Hasmudin, kasus meninggal dunia tersebut akibat DBD adalah seorang balita berusia empat tahun dari Kota Kendari yang masuk pada 2 Januari 2024 lalu. Namun sebelumnya pasien tersebut dirawat &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/satu-pasien-dbd-di-sultra-meninggal-dunia/">Satu Pasien DBD di Sultra Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI, DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Sulawesi Tenggara (Sultra), Hasmudin mengatakan, satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Sultra meninggal dunia. Kata Hasmudin, kasus meninggal dunia tersebut akibat DBD adalah seorang balita berusia empat tahun dari Kota Kendari yang masuk pada 2 Januari 2024 lalu.</p>
<p>Namun sebelumnya pasien tersebut dirawat di RS Hati Mulia sekitar satu pekan. Selanjutnya dirujuk ke RS Bahteramas Sultra dengan kondisi yang sudah berat atau shock syndrome.</p>
<p>Pasien ketika diterima oleh RSUD Bahteramas langsung dilakukan perawatan intensif dan berhasil bertahan selama beberapa jam. Namun akhirnya dinyatakan meninggal.</p>
<p>&#8220;Pasien langsung dilakukan perawatan intensif ketika kami menerima namun Tuhan berkehendak lain, pasien akhirnya meninggal dunia,&#8221; terangnya di RS Bahteramas, Selasa (16/1/2023).</p>
<p>Ia mengatakan sejak 1 sampai 16 Januari 2024 ini, pihaknya telah menangani sebanyak 65 pasien DBD. Namun masih ada 39 pasien pasiem yang masih rawat inap.</p>
<p>Selain kasus DBD di Kendari, pasien rujukan juga ada dari Buton Utara (Butur) Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan kabupaten/kota lainnya.</p>
<p>Olehnya itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan penyakit tersebut. Jika ada indikasi gejala DBD maka segera ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p>&#8220;Nantinya akan dilakukan pemeriksaan trombosit, jika ada penurunan maka ada indikasi gejala DBD. Kami di RS Bahteramas hanya melakukan perawatan, tugas kita semua adalah melakukan langkah pencegahan karena ini merupakan penyakit endemik,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto mengatakan rasa duka citanya atas meninggalnya pasien bernama Reza. Ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan.</p>
<p>&#8220;Kami juga turut prihatin terhadap kondisi kesehatan anak-anak kita di Sultra dan mendoakan kesembuhan bagi mereka,&#8221; kata Andap.</p>
<p>Ia juga menekankan perlunya respons serius untuk menangani situasi ini. Dalam menghadapi endemi DBD yang diperkirakan berlanjut hingga Maret-April.</p>
<p>&#8220;Selamatkan keluarga kita, selamatkan tetangga kita, selamatkan seluruh masyarakat Sultra,&#8221; ucap mantan Kapolda Sultra itu. (bds)</p>
<p><strong>Reporter: Muh Ridwan Kadir</strong><br />
<strong>Editor: Wulan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/satu-pasien-dbd-di-sultra-meninggal-dunia/">Satu Pasien DBD di Sultra Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/satu-pasien-dbd-di-sultra-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Menggunakan Sabun Antibakteri Untuk Anak</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/pentingnya-menggunakan-sabun-antibakteri-untuk-anak/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/pentingnya-menggunakan-sabun-antibakteri-untuk-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Dec 2023 21:32:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=96486</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebersihan anak adalah aspek yang tak boleh diabaikan dalam menjaga kesehatannya. Dalam hal ini, penggunaan sabun antibakteri bagi anak menjadi pilihan yang harus dipertimbangkan karena memiliki segudang manfaat. Artikel ini akan membahas manfaat sabun antibakteri untuk anak serta memberikan tips memilih sabun yang tepat bagi orang tua. Manfaat Sabun Antibakteri untuk Anak Dalam menghadapi ancaman &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/pentingnya-menggunakan-sabun-antibakteri-untuk-anak/">Pentingnya Menggunakan Sabun Antibakteri Untuk Anak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kebersihan anak adalah aspek yang tak boleh diabaikan dalam menjaga kesehatannya. Dalam hal ini, penggunaan sabun antibakteri bagi anak menjadi pilihan yang harus dipertimbangkan karena memiliki segudang manfaat.</p>
<p>Artikel ini akan membahas manfaat sabun antibakteri untuk anak serta memberikan tips memilih sabun yang tepat bagi orang tua.</p>
<h2>Manfaat Sabun Antibakteri untuk Anak</h2>
<p>Dalam menghadapi ancaman bakteri dan virus penyakit, sabun antibakteri dapat memberikan perlindungan tambahan untuk anak-anak yang aktif berkegiatan dan memiliki risiko terpapar mikroorganisme penyebab penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat dari sabun antibakteri:</p>
<ol>
<li><strong> Perlindungan Tambahan dari Penyakit Menular</strong></li>
</ol>
<p>Sabun antibakteri dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit menular. Anak-anak. Mengingat tingkat aktivitas dan eksplorasi harian anak-anak, mereka rentan terhadap berbagai bakteri dan virus penyakit.</p>
<p>Sabun antibakteri bekerja efektif membersihkan kuman dan bakteri yang dapat menjadi pemicu penyakit seperti flu dan diare.</p>
<p>Dengan kemampuannya membunuh dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya pada kulit, sabun antibakteri memberikan perlindungan tambahan yang sangat penting dalam meminimalkan risiko infeksi pada anak-anak.</p>
<ol start="2">
<li><strong> Kebersihan Kulit Maksimal</strong></li>
</ol>
<p>Penggunaan sabun antibakteri membawa manfaat signifikan dalam mencapai kebersihan kulit maksimal, terutama ketika anak terlibat dalam aktivitas di luar ruangan yang meningkatkan risiko terpapar bakteri.</p>
<p>Sabun antibakteri dirancang khusus untuk membersihkan dan melindungi kulit dari mikroorganisme berbahaya, yang mungkin lebih persisten atau lebih umum ditemui di lingkungan luar ruangan.</p>
<ol start="3">
<li><strong> Formulasi Khusus untuk Anak</strong></li>
</ol>
<p>Beberapa sabun antibakteri dibuat khusus untuk anak-anak dengan mempertimbangkan kebutuhan kulit yang masih sensitif pada usia tersebut.</p>
<p>Formulasi khusus ini dirancang dengan kelembutan ekstra, menghindari bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit anak.</p>
<p>Sabun ini tidak hanya membersihkan dan melindungi dari kuman, tetapi juga menyesuaikan diri dengan karakteristik kulit yang lebih halus dan sensitif pada anak-anak.</p>
<h2>Tips Memilih Sabun Antibakteri yang Bagus untuk Anak</h2>
<p>Memilih <strong><a href="https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-anak/sabun-antibakteri-untuk-anak">sabun antibakteri yang aman untuk anak</a></strong> merupakan langkah penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit mereka. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan.</p>
<ol>
<li><strong> Pilih Sabun Berbahan Alami</strong></li>
</ol>
<p>Sebelum membeli disarankan untuk membaca label dengan teliti dan memeriksa kandungan bahan yang terdapat dalam sabun tersebut.</p>
<p>Sebaiknya, pilihlah sabun yang mengandung bahan-bahan alami seperti aloe vera, chamomile, atau tea tree oil.</p>
<p>Keberadaan bahan-bahan alami ini tidak hanya memberikan efek pembersihan yang efektif, tetapi juga memberikan perlindungan alami terhadap kulit anak.</p>
<ol start="2">
<li><strong> Bebas Dari Bahan Berbahaya</strong></li>
</ol>
<p>Ketika memilih sabun antibakteri untuk anak, sangat penting untuk memastikan bahwa sabun tersebut bebas dari bahan-bahan berbahaya seperti paraben, sulfat, dan pewarna buatan.</p>
<p>Bahan-bahan ini memiliki potensi untuk menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif, terutama pada kulit anak.</p>
<p>Paraben, sebagai contoh, merupakan bahan pengawet yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit pada beberapa individu.</p>
<ol start="3">
<li><strong> Pilih Sabun dengan Tingkat Keasaman Seimbang</strong></li>
</ol>
<p>Kulit bayi cenderung bersifat asam hingga normal, dengan kadar pH berkisar antara 5,5–7. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih sabun yang memiliki kadar pH seimbang atau paling mendekati kondisi alami kulit bayi.</p>
<p>Pemilihan sabun dengan tingkat keasaman yang sesuai membantu menjaga keseimbangan kulit, mencegah iritasi, dan memastikan bahwa proses pembersihan tidak merusak lapisan pelindung alami kulit bayi.</p>
<h2>Tempat Membeli Sabun Mandi Anak</h2>
<p>Untuk mendapatkan sabun mandi anak yang berkualitas dan aman, Anda dapat menjelajahi koleksi sabun mandi anak di KALStore.</p>
<p>KALStore menyediakan berbagai produk perawatan anak dengan formulasi yang ramah dan telah teruji klinis. Dengan berbelanja di KALStore, Anda dapat memberikan yang terbaik untuk kulit si kecil.</p>
<p>Dengan memahami manfaat sabun antibakteri untuk anak dan menerapkan tips pemilihan yang tepat, Anda dapat memberikan perlindungan optimal terhadap kesehatan kulit si kecil. Jangan lupa untuk beli sabun mandi anak di KALStore, karena kesehatan anak adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.</p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/pentingnya-menggunakan-sabun-antibakteri-untuk-anak/">Pentingnya Menggunakan Sabun Antibakteri Untuk Anak</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/pentingnya-menggunakan-sabun-antibakteri-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Diare pada Anak, Berikut Cara Penanganannya</title>
		<link>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-diare-pada-anak-berikut-cara-penanganannya/</link>
					<comments>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-diare-pada-anak-berikut-cara-penanganannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 12:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://detiksultra.com/?p=96096</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI,DETIKSULTRA.COM &#8211; Memasuki musim penghujan, diare menjadi penyakit yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak karena dapat menyebabkan kematian. Unit Kerja Koordinasi Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Himawan Aulia Rahman, menjelaskan, kasus diare di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pada 2013 terdapat 7 persen kasus diare untuk semua usia, sementara pada balita &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-diare-pada-anak-berikut-cara-penanganannya/">Waspada Diare pada Anak, Berikut Cara Penanganannya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDARI,DETIKSULTRA.COM</strong> &#8211; Memasuki musim penghujan, <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/selain-dbd-pasien-ispa-dan-diare-berpotensi-meningkat-saat-musim-hujan/">diare</a> menjadi penyakit yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak karena dapat menyebabkan kematian.</p>
<p>Unit Kerja Koordinasi Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Himawan Aulia Rahman, menjelaskan, kasus diare di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pada 2013 terdapat 7 persen kasus diare untuk semua usia, sementara pada balita sebanyak 18,5 persen. Pada 2018 terdapat 8 persen kasus diare untuk semua usia, balita 12,3 persen dan pada bayi 10,6 persen kasus diare.</p>
<p>“Perlu diketahui, penyebab kematian balita di dunia 8,5 persen itu ialah diare. Kenapa? karena kandungan cairan pada tubuh balita lebih banyak ketimbang orang dewasa,” tuturnya dalam zoom meeting, Jumat (24/11/2023).</p>
<p>Kandungan cairan pada balita ialah 80 persen, anak dan remaja 70 persen, dewasa muda 60 persen dan dewasa tua yakni 55 persen. Sementara jika diare itu membuat cairan tubuh berkurang drastis.</p>
<p>Penyebabnya utama diare adalah infeksi baik itu karena virus, bakteri dan parasit. Namun yang paling banyak terjadi karena terinfeksi rotavirus.</p>
<p>Terkait faktor risiko itu bermacam-macam bisa dari perilaku, khusus balita itu karena non-ASI, MPASI terlalu dini misal umur empat bulan sudah MPASI, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang buruk.</p>
<p>Bisa juga karena lingkungan seperti ketersediaan air bersih yang kurang, kurangnya jamban serta kebersihan lingkungan yang buruk. Ada pula karena faktor individual.</p>
<p>Himawan menyebut, faktor risiko terjadinya diare di Indonesia yakni hampir 49,50 persen penduduk Indonesia masih belum melakukan praktik cuci tangan yang benar, fasilitasi sanitasi yang kurang banyak hingga air minum yang layak.</p>
<p>“Orang tua perlu mengenali tanda dehidrasi pada anak, yakni anak lebih rewel dan lemas, mata jadi lebih cekung, kulit kembali lambat setelah dicubit, tampak kehausan, buang air kecil lebih jarang dan warnanya lebih tua,” papar dia.</p>
<p>Apa yang mesti dilakukan untuk rehidrasi atau mengembalikan cairan tubuh? langkah awal bisa minum oralit, zinc selama 10 hari berturut-turut, teruskan atau makan antibiotik secara selektif dan nasihat pada ibu atau keluarga. Hal ini juga disebut Lima Langkah Tuntaskan Diare (Lintas Diare).</p>
<p>“Pemberian oralit dengan dosis 10mL/kg setiap diare cair. Misalnya anak berat badan (BB) 10kg maka berikan 100 mL tiap diare cair. satu bungkus oralit dilarutkan dalam dalam 200 mL,” jelasnya.</p>
<p>Dia menegaskan, tidak ada obat instan dalam mengatasi diare butuh waktu minimal 7 hari hingga kembali normal. Pemberian oralit sangat membantu pengganti cairan. Sebagian kaus diare yang berlangsung kurang dari seminggu tidak membutuhkan antibiotik.</p>
<p>Cara mencegah diare, tetap berikan ASI, kebersihan perorangan, lingkungan, imunisasi lengkap, pemberian MPASI yang lengkap, penyediaan air minum yang bersih dan selalu memasak makanan. (bds)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter: Septiana Syam</strong><br />
<strong>Editor: Biyan</strong></p><p>The post <a href="https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-diare-pada-anak-berikut-cara-penanganannya/">Waspada Diare pada Anak, Berikut Cara Penanganannya</a> first appeared on <a href="https://detiksultra.com">DetikSultra.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://detiksultra.com/kesehatan/waspada-diare-pada-anak-berikut-cara-penanganannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
