oleh

Catat! Ini Kerugian Banjir dan Konflik Sosial di Sultra

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Saat ini beberapa Daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang dilanda musibah bencana alam dan bencana sosial sehingga hal ini menyebabkan banyak kerugian yang dialami baik itu kerugian fisik maupun materi.

Data yang dihimpun oleh Korem 143 Halu Oleo menyebutkan, kerugian beberapa Kabupaten yang tertimpa bencana alam sudah mencapai miliaran rupiah.

Terparah bencana banjir terjadi di Kabupaten Konawe, Konawe Utara (Konut) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Kolaka Timur (Koltim).

Bencana Banjir di Konawe, meliputi yang 10 kecamatan yakni Wonggeduku, Pondidaha, Konawe, Amonggedo, Wonggeduku Barat, Wawotobi, Anggotoa, Sampara, Morosi dan Kecamatan Bondoala.

Jumlah rumah terendam banjir sebanyak 1.887 rumah, jumlah KK terdampak banjir 1887 KK (65. 189 Jiwa), sawah yang terendam 1.602 Ha.

Di Kabupaten Konawe Utara (Konut) meliputi 6 kecamatan diantaranya Kecamatan Asera, Andowia, Oheo, Landawe, Langgowia, dan Kecamatan Wiwirano, dengan jumlah rumah hanyut 72 rumah, rumah terendam banjir 1.009 rumah, jumlah KK terdampak banjir 1.081 KK (4.198 Jiwa).

Di Kabupaten Konawe Selatan (Bencana Banjir dan Longsor) meliputi 4 Kecamatan yaitu, Kecamatan Tinanggea, Lalembu, Mowila, dan Kecamatan Angata, kerusakan jalan poros Angata – Benua (Akibat Longsor), jumlah rumah terendam banjir 152 rumah, jumlah KK terdampak banjir 152 KK, sawah yang terendam 64 Ha.

Untuk data kerugian Kolaka Timur akibat banjir terdata mencakup 5 Kecamatan yakni, Kecamatan Loea, Ladongi, Tirawuta, Dangia dan Kecamatan Lambadia, jumlah rumah terendam banjir sebanyak 205 rumah, jumlah KK terdampak banjir 205 KK dan sawah yang terendam sebanyak 392 Ha.

Adapun kerugian Korban bencana sosial di Kabupaten Buton, diantaranya rumah yang terbakar 87 Unit rumah, dua orang meninggal dunia (Desa gunung Jaya) 700 orang mengungsi (Warga DS Gunung Jaya) satu unit mobil pickup milik kepada desa gunung Jaya hangus terbakar, satu unit sepeda motor hangus terbakar ( Warga Desa Gunung Jaya).

Reporter: Musdar
Editor: Dahlan

Loading...

Komentar

News Update