oleh

ARF: Caleg Berkualitas Tak Nodai Pemilu dengan Amplop

KENDARI, DETIKSULTRA.COM-
Calon legislatif di Sultra menginginkan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, tanpa diwarnai kecurangan.

Hal ini menjadi poin penting sejumlah caleg menyusul mulai maraknya kabar soal indikasi bagi-bagi bahan pokok oleh caleg unruk menarik simpatik dimasyarakat.

Dalam diskusi publik yang di selenggarkan Komunitas Rumah Hijau disebuah warkop di Kendari yang menghadirkan sejumlah caleg parpol sebagai pemateri, mengungkapkan bahwa praktek seperti itu hanya menodai integritas pemilu, dimana suara masyarakat ingin didapatkan dengan cara-cara tak berkualitas.

Caleg DPR RI asal Golkar Sultra, Abdul Rahman Farizi (ARF) dalam diskusi menegaskan, bahwa calon wakil rakyat yang maju pemilu harus berkualitas, bukan hanya pepesan kosong yang bisa kalah debat oleh kalangan birokrasi saat mereka benar – benar duduk dilegislatif dan tengah memperjuangkan nasib rakyat.

Saat ini, tambah ARF, kualitas birokrasi atau pemerintah daerah pendidikannya minimal sudah S2.

“Coba cek, hampir semua kepala dinas S2 sudah jarang S1, melawan kualitas anggota DPR yg masih S1 atau SMA. Maka kita sudah bisa bayangkan ketika berdebat siapa yang akan mengendalikan perdebatan itu,” pungkasnya.

Lanjut ARF, maju dilegislatif pertanda caleg siap dengan pertarungan politik secara positif tanpa dinodai oleh praktek kecurangan.

Kini masyarakat yang harus jeli, menentukan pilihan wakil rakyat yang benar-benar siap memikul amanah memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Data pemilih berusia di bawah 40 tahun jumlahnya 1 juta orang dari total sekitar 1,7 juta DPT. Artinya kualitas pemilu 2019 didominasi generasi milenial dan saya tidak yakin generasi ini akan sama dengan yang lain secara tidak sadar memilih karena sekedar sembako yang jumlahnya tak seberapa,” ujarnya.

Reporter : M15
Editor : Dahlan

Loading...

Komentar

News Update